• Tidak ada hasil yang ditemukan

Tauhid Sebagai Prinsip Ilmu Pengetahuan (Studi Analisis Ismail Raji al Faruqi)

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2021

Membagikan "Tauhid Sebagai Prinsip Ilmu Pengetahuan (Studi Analisis Ismail Raji al Faruqi)"

Copied!
25
0
0

Teks penuh

Referensi

Dokumen terkait

Maka dari itu dapat disimpulkan bahwa munculnya ide Islamisasi ilmu pengetahuan yang dikemukakan oleh Ismail Raji Al-Faruqi adalah untuk membangkitkan semangat

Untuk mencapai kelima sasaran di atas, al-Faruqi menetapkan dua belas langkah sistematis yang mengarah pada tercapainya Islamisasi ilmu pengetahuan. Untuk memperjelas

Kehendak Ilahi, demikian al-Faruqi mesti bersifat kemasyarakatan. Bersama dengan dua aksioma bahwa etika tindakan dan eksistensi nyata dari suatu jaringan sosial yang terus

“Keyakinan dan kesaksian bahwa tidak ada Tuhan selain Allah. Nama Tuhan adalah Allah dan menem- pati posisi sentral dalam setiap kedudukan, tindakan, dan pemikiran setiap

Dari fenomena di atas muncul problematika dikalangan umat muslim pada umumnya dan cenkiawan muslim pada khususnya, yaitu apakah ilmu pengetahuan yang berkembang telah

selama manusia itu sendiri telah menguasai ilmu-ilmu islam sehingga bisa menjadi filter untuk dirinya sendiri. Sedangkan al-Attas lebih mengutamakan

Walaupun dalam aspek-aspek tertentu kemajuan Barat ikut memberi andil positif bagi umat, namun al-Faruqi melihat bahwa kemajuan yang dicapai umat Islam bukan sebagai

Yang pertama ialah : Apa yang telah di sumbangkan oleh Islam, mulai dari Qur‟an hingga para modernis masa kini, kepada keseluruhan permasalahan yang di lingkup oleh disiplin-disiplin