• Tidak ada hasil yang ditemukan

Penerapan Konseling Behavioral dengan Teknik Desensitisasi Sistematis untuk Mereduksi Kecemasan Berkomunikasi dalam Mengikuti Proses Pembelajaran pada Siswa Kelas VII C SMP Negeri 3 Singaraja Tahun Pelajaran 2013/2014

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2021

Membagikan "Penerapan Konseling Behavioral dengan Teknik Desensitisasi Sistematis untuk Mereduksi Kecemasan Berkomunikasi dalam Mengikuti Proses Pembelajaran pada Siswa Kelas VII C SMP Negeri 3 Singaraja Tahun Pelajaran 2013/2014"

Copied!
9
0
0

Teks penuh

Gambar

Tabel 01. Hasil Kuesioner Kecemasan Berkomunikasi Pada Siklus I
Tabel 0.2. Hasil Evaluasi Terhadap Hasil Tindakan Konseling Behavioral dengan Teknik  Desensitisasi Sistematis Siklus II
Gambar 02. Grafik Persentase Kecemasan berkomunikasi Siklus II  Memperhatikan  gambar  02  di  atas

Referensi

Dokumen terkait

Naime sudionice navode kako je većina radionica edukativnog tipa, te da je sve usmjereno na to da nešto nauče, da nauče kako da pomognu svojoj djeci s učenjem i sl, te da su

Apa saja sumberdaya yang dibutuhkan untuk pelaksanaan program eliminasi filariasis di Kabupaten Bengkalis dan bagaimana penggunaannyab. (dana, SDM, logistik,

Berkenaan dengan kondisi tersebut di atas maka tantangan yang dihadapi dalam pembangunan pertahanan nasional tahun 2009 adalah meningkatkan kemampuan Alutsista TNI

Islam sebagai agama rahmatan lil ‘alamin ternyata telah menunjukkan bagaimana setiap muslim harus bertindak dan mempunyai kepribadian. Sesungguhnya banyak orang yang

Berdasarkan uraian di atas, maka akan dilakukan pengujian aktivitas mukolitik ekstrak etanol daun tembelekan ( Lantana camara Linn.) dengan menggunakan mukus usus sapi yang

Fisikastudycenter.com- Contoh Soal dan Pembahasan tentang Induksi Elektromagnetik, Materi Fisika Kelas 3 SMA (Kelas 12). Contoh mencakup ggl induksi pada kumparan, kawat

Penelitian ini dilakukan untuk mendapatkan bukti empiris dan mengetahui apakah praktik pengungkapan CSR akan mengurangi perilaku manajemen laba oleh perusahaan, dengan

Kesimpulan ini didasarkan pada nilai R 2 = 0,728 yang artiya adalah bahwa kinerja para karyawan diperusahaan sebesar 72,8% ditentukan oleh variasi yang terjadi pada aspek