• Tidak ada hasil yang ditemukan

USULAN PENELITIAN DOSEN MADYA

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2021

Membagikan "USULAN PENELITIAN DOSEN MADYA"

Copied!
25
0
0

Teks penuh

(1)

1 Kode/Nama Rumpun Ilmu : 421 / TEKNIK SIPIL

USULAN PENELITIAN

DOSEN MADYA

PEMODELAN STRUKTUR BAJA TIPE

CONCENTRICALLY BRACEDFRAMES (CBF) DAN ECCENTRICALLY BRACED FRAMES (EBF) PADA PEMBEBANAN GEMPA DINAMIK

TIM PENGUSUL Ketua:

Yusep Ramdani, ST., MT. (NIDN. 04-1209-7501) Anggota:

Murdini Mukhsin, Ir.,, MT. (NIDN. 00-0511-5501)

UNIVERSITAS SILIWANGI

FEBRUARI 2017

(2)
(3)

3

DAFTAR ISI

Halaman Judul Halaman Pengesahan Daftar Isi Ringkasan Bab I Pendahuluan Bab II Tinjauan Pustaka Bab III Metode Penelitian

Bab IV Biaya dan Jadwal Penelitian IV.1 Anggaran Biaya

IV.2 Jadwal Penelitian Daftar Pustaka

Lampiran

Lampiran 1. Justifikasi Anggaran Penelitian

Lampiran 2. Susuan Organisasi Tim Peneliti dan Pembagian Tugas Lampiran 3. Biodata Ketua dan Anggota

(4)

4

RINGKASAN

Semakin berkembangnya teknologi material memberikan tantangan kepada para insinyur untuk menemukan hal yang semakin inovatif dan menantang dalam dunia konstruksi dikarenakan permintaan model struktur berlantai banyak semakin banyak digunakan untuk bangunan perkantoran, apartemen, perkuliahan dan lain-lain. Penggunaan struktur baja sebagai elemen struktur telah sampai pada tingkat kesetaraan penggunaannya dibandingkan dengan elemen beton, beton komposit ataupun beton prategang.

Menurut SNI Baja 03-1729-2002, rangka baja SRPM dapat diklasifikasikan menjadi, Struktur Rangka Pemikul Momen Khusus (SRPMK), Struktur Rangka Pemikul Momen Menengah (SRPMM) dan Struktur Rangka Pemikul Momen Biasa (SRPMB). Struktur Rangka Pemikul Khusus (SRPMK) didesain untuk memiliki daktilitas yang lebih tinggi dan dapat berdeformasi inelastik pada saat gaya gempa terjadi.

Proses perencanaan struktur dilakukan melalui analisis pembebanan gravitasi, angin dan gempa. Peraturan-peraturan tentang kegempaan dan struktur baja diterapkan dalam pemodelan, analisis dan perencanaan struktur sehingga hasil penelitian dapat memberikan gambaran optimasi elemen struktur baja untuk gedung berlantai banyak dengan pembebanan gempa dinamik.

(5)

5

BAB I

PENDAHULUAN

I.1. Latar Belakang

Indonesia adalah negara kepulauan dengan karakteristik wilayah gempa yang tersebar mulai Sabang sampai Merauke. Karakteristik gempa yang terjadi di wilayah Indonesia akan mempengaruhi proses perancangan struktur jembatan, gedung, bendungan dan infrastruktur lainnya. Analisa beban gempa dalam perhitungan struktur gedung sangat penting, karena sistem kolom bersentuhan langsung dengan tanah keras sebagai media pelepasan energi sesaat pada saat terjadi gempa bumi. Secara otomatis besarnya gempa bumi akan mempengaruhi bentuk elemen kolom, bahan kolom, bentuk balok dan ketinggian gedung.

Gambar 1.1. Pertemuan 3 (tiga) lempeng di wilayah Indonesia

Dalam beberapa dekade terakhir pembangunan gedung berlantai banyak telah dilakukan secara luas di seluruh dunia. Penggunaan secara luas gedung berlantai banyak dilakukan dalam rangka efisiensi penggunaan lahan untuk ditempati. Perkembangan teknologi analisis struktur dengan menggunakan software aplikasi telah mempercepat proses analisa dan perencanaan struktur gedung dengan beragam bentuk, bahan, metode pelaksanaan dan pembebanan.

Semakin berkembangnya teknologi material memberikan tantangan kepada para insinyur untuk menemukan hal yang semakin inovatif dan menantang dalam dunia konstruksi dikarenakan permintaan model struktur berlantai banyak semakin banyak

(6)

6 digunakan untuk bangunan perkantoran, apartemen, perkuliahan dan lain-lain. Penggunaan struktur baja sebagai elemen struktur telah sampai pada tingkat kesetaraan penggunaannya dibandingkan dengan elemen beton, beton komposit ataupun beton prategang. Untuk penggunaan elemen struktur berlantai banyak, elemen struktur baja dikombinasikan dengan penggunaan sistem rangka struktur penahan beban lateral gempa berupa sistem rangka bresing.

I.2. Rumusan Masalah

Indonesia merupakan daerah pertemuan 3 (tiga) lempeng tektonik besar, yaitu lempeng Indo-Australia, Eurasia dan lempeng Pasific. Pertemuan lempeng ini memberikan akumulasi energi tabrakan sampai suatu titik dimana lapisan bumi tidak lagi sanggup menahan tumpukan energi sehingga lepas. Pelepasan energi sesaat ini berupa percepatan gelombang seismik, tsunami, longsor, dan liquefaction akan menimbulkan berbagai dampak terhadap bangunan-bangunan sipil diantaranya:struktur gedung, jembatan, bendungan, jalan dan lainnya.

Berdasarkan permasalahan tersebut, penelitian ini dilakukan untuk mengkaji Pemodelan Struktur Baja Tipe Concentrically Braced Frames (CBF)dan Eccentrically Braced Frames (EBF) pada pembebanan gempa dinamik dengan perumusan masalah sebagai berikut:

a) Bagaimanakah pengaruh beban gempa dinamik di wilayah Indonesia dapat berpengaruh terhadap desain struktur baja?

b) Ketika beban gempa statik dan beban gempa dinamik bekerja pada struktur baja, apakah akan memberikan perilaku yang sama atau berbeda pada setiap elemen struktur baja?

c) Apakah perbedaan dalam pemilihan tipe CBF dan EBF dapat dioptimalkan dalam proses desain elemen struktur baja?

I.3. Tujuan Penelitian

Tujuan Penelitian ini adalah :

a) Melakukan proses analisa beban gempa statik dan dinamik yang bekerja pada struktur baja berdasarkan zonasi gempa di wilayah Indonesia terkini.

b) Melakukan desain elemen struktur baja berdasarkan beban gravitasi, beban angin dan beban gempa.

(7)

7 c) Melakukan optimasi perancangan elemen struktur baja pada variasi pemilihan

bentuk bresing, jenis bahan dan jumlah lantai gedung.

I.4. Batasan Penelitian

Batasan penelitian yang dilakukan adalah:

a) Penelitian dilakukan dengan pemilihan lokasi struktur baja di wilayah Indonesia. b) Proses analisa struktur baja dilakukan dalam model 3 dimensi (3D) dengan

menggunakan software aplikasi SAP 2000.

c) Optimasi meliputi pemilihan bentuk bresing, jenis bahan dan jumlah lantai gedung. d) Penggunaan beban gempa dinamik berupa beban analisa respon spektra.

(8)

8

BAB II

TINJAUAN PUSTAKA

II.1. Umum

Perencanaan struktur bertujuan untuk menghasilkan suatu struktur aman, nyaman dan ekonomis serta memenuhi kaidah-kaidah perancangan struktur. Mengingat Indonesia adalah wilayah yang rawan terjadi gempa, maka salah satu cara untuk mengurangi kerusakan bangunan akibat gempa tersebut adalah dengan cara merencanakan bangunan tahan gempa berdasarkan peraturan-peraturan yang ada di Indonesia.

Implementasi dari peraturan-peraturan tersebut adalah dengan melakukan perencanaan struktur bangunan dengan pendekatan finite element method (metode elemen hingga). Salah satu cara mengaplikasikan metode tersebut dapat dilakukan dengan bantuan pengunaan software aplikasi. Khususnya untuk struktur baja yang memiliki jumlah lantai banyak, maka elemen kolom harus dapat berperan dalam mereduksi beban gempa dengan pemodelan dapat dilakukan dalam ruang 3 dimensi (3D). Untuk melakukan pendekatan idealisasi tersebut maka diperlukan pemodelan struktur berdasarkan material bahan yang digunakan. Salah satu bentuk pemodelan tersebut diantaranya penggunaan baja sebagai elemen struktur kolom dan balok.

II.2. Struktur Baja

Menurut SNI Baja 03-1729-2002, rangka baja SRPM dapat diklasifikasikan menjadi, Struktur Rangka Pemikul Momen Khusus (SRPMK), Struktur Rangka Pemikul Momen Menengah (SRPMM) dan Struktur Rangka Pemikul Momen Biasa (SRPMB). Struktur Rangka Pemikul Khusus (SRPMK) didesain untuk memiliki daktilitas yang lebih tinggi dan dapat berdeformasi inelastik pada saat gaya gempa terjadi.

Deformasi inelastik akan meningkatkan redaman dan mengurangi kekakuan dari struktur, hal ini terjadi pada saat gempa ringan bekerja pada struktur. Dengan demikian, SRPMK dianjurkan untuk didesain pada gaya gempa yang lebih ringan dibandingkan dengan gaya gempa yang bekerja pada SRPMM dan SRPMB. Pada SRPMB, struktur diharapkan dapat mengalami deformasi inelastik secara terbatas pada komponen struktur dan sambungan-sambungannya akibat gaya gempa rencana. Dengan demikian, pada SRPMB kekakuan yang ada lebih besar dibandingkan dengan kekakuan pada SRPMK. Berdasarkan penjelasan di atas maka portal dapat dikelompokan sebagai berikut: a. Portal penahan momen atau Moment Resisting Frame (MRF)

(9)

9 b. Portal dengan elemen pengaku atau Braced Frame (BF) yang terdiri atas berpengaku

eksentrik (EBF) dan berpengaku konsentrik atau (CBF).

Menurut Mustopo, M., perilaku struktur pada sistem Momen Resisting Frame (MRF) dan Sistem Concentrycally Braced Frame (CBF) frame yang tanpa berpengaku dan berpengaku Kosentris dijadikan dasar untuk mengetahui Perilaku dan stabilitas pada sistem portal bajadengan berpengaku eksentrik (Eccentially Braced Frame)Struktur Rangka Berpengaku Eksentrik (SRBE) telah dikenal memiliki kelebihan dibandingkan Struktur Rangka Pemikul Momen maupun Struktur Rangka Berpengaku Konsentrik (SRBK). SRBE memiliki kekakuan yang lebih tinggi dibandingkan SRPM dan memiliki daktilitas yang lebih tinggi dibandingkan SRBK. Peran bresing sebagai pengaku dan link yang daktail sebagai penyerap energi gempa yang efektif, secara bersama-sama meningkatkan kinerja SRBE sebagai struktur baja tahan gempa. Studi yang dilakukan sejauh ini telah membuktikan bahwa SRBE dengan link yang pendek menunjukkan kinerja yang lebih baik sebagai penyerap energi akibat beban lateral siklik, yaitu melalui kelelehan geser yang stabil dan efektif.

Menurut Wijaya Y., P., 2010, Perilaku Portal dengan pengaku eksentris (Eccentrically Braced Frame) bertujuan untuk mengetahui sejauh mana besarnya peyerapan energi dan menentukan model serta penempatan link yang paling efektif terhadap portal yang mengalami pembebanan secara siklik Pada portal dianalisis penempatan penyerapan energi apakah berada pada link untuk memastikan bahwa elemen selain link tetap berperilaku elastis saat elemen link telah mencapai kelelehan, juga dilakukan pengecekan terhadap kemungkinan terjadinya tekuk pada bresing yang memberikan hasil bahwa sistim portal berpengaku eksentrik memberikan nilai lebih bila dibanding dengan sistim lainnya (Wijaya, Y.P., 2010)

(10)

10 Gambar 2.1 Jenis-jenis konfigurasi SRBE

Sumber: AISC, 2010

Gambar 2.2 Jenis-jenis konfigurasi SRBK Sumber: AISC, 2010

(11)

11

BAB III

METODE PENELITIAN III.1. Umum

Dalam penelitian ini digunakam model struktur baja dengan menggunakan balok dan kolom sebagai elemen frame. Kemudian dibuat 3 model dengan variasi konfigurasi struktur yang terdiri atas: struktur Moment Resisting Frame (MRF), Portal dengan elemen pengaku atau Braced Frame (BF) yang terdiri atas berpengaku eksentrik (EBF) dan berpengaku konsentrik atau (CBF).

Mekanisme kerja gaya-gaya yang bekerja pada rangka bresing baik itu konsentrik atau eksentrik dapat ditunjukkan oleh Dewobroto (2012) seperti gambar di bawah.

Gambar 3.1 Aliran gaya-gaya pada sistem rangka bresing Sumber: Dewobroto, 2012

III.2. Lokasi Penelitian

Dalam penelitian ini struktur baja yang direncanakan berada di wilayah Tasikmalaya.

III.3. Teknik Pengumpulan Data

Proses penelitian dilakukan dengan cara menjabarkan peraturan SNI terkini mengenai pembebanan gempa sesuai zonasi kegempaan di wilayah Indonesia, standar peraturan struktur baja. Kemudian dilakukan analisis struktur dengan pemodelan 3 dimensi (3D) menggunakan software aplikasi SAP 2000. Data-data hasil analisis struktur berupa gaya-gaya dalam dianalisa sebagai data perencanaan struktur.

(12)

12

III.4. Tahapan Penelitian

Untuk mendapatkan optimasi struktur baja akibat beban gempa maka perlu dilakukan beberapa pemodelan struktur, kemudian hasil dari analisis struktur dibandingkan untuk mendapatkan konfigurasi bentuk paling optimum. Adapun langkah-langkahnya lebih lengkap dijelaskan dengan bagan alir sebagai berikut:

Gambar 3.2. Bagan alir penelitian

STUDI LITERATUR

- Konsep dan teori - Review peraturan-peraturan

VERIFIKASI SOFTWARE

- Analisis 3D struktur baja

PEMODELAN STRUKTUR

-Pemodelan masing masing variasi konfigurasi struktur baja dengan menggunakan software SAP 2000

ANALISIS MODAL

- Bentuk Modal - Perioda waktu

- Frekuensi - Defleksi maksimum - Reaksi dan gaya dalam

ANALISIS DINAMIK

- Diagram tegangan - Gaya dalam elemen

- Defleksi

KESIMPULAN DAN SARAN

(13)

13

BAB IV

BIAYA DAN JADWAL PENELITIAN

IV.1. Biaya Penelitian

Penelitian ini dilakukan dengan mempertimbangkan jumlah tenaga peneliti, waktu, dan anggaran biaya penelitian. Secara garis besar biaya yang digunakan untuk menyelesaikan penelitian ini diuraikan pada Tabel 4.1. Detail biaya penelitian ini dicantumkan pada Lampiran 1.

Tabel 4.1. Anggaran Biaya Penelitian

No. Jenis Pengeluaran Biaya yang Diusulkan (Rp)

1. Bahan habis pakai dan peralatan 8.800.000

2. Perjalanan 1.860.000

3. Lain-lain (publikasi, dll) (10-15%) 1.750.000

Total 12.410.000

IV.2. Jadwal Penelitian

Rentang waktu 1 (satu) tahun yang dibutuhkan dalam menyelesaikan penelitian disajikan pada tabel berikut.

Tabel 4.2. Jadwal Penelitian

1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12

1 Diskusi

2 Analisis Pembebanan Dan Pemodelan

3 Analisis Struktur

4 Optimasi Dan Perancangan Struktur 5 Kesimpulan hasil penelitian

6 Laporan dan publikasi

(14)

Ke-14

DAFTAR PUSTAKA

AISC (2005), “Seismic Provision for Structural Steel Building”, Chicago, American

Institute of Steel Construction.

Departemen Pekerjaan Umum, (2012), “ Tata Cara Perhitungan Struktur Baja untuk

Bangunan Gedung “, SNI-03-2012, Jakarta

Mustopo M., “Kajian Kinerja Link Yang Dapat Diganti Pada Struktur Rangka Baja Berpengaku Eksentrik Tipe Split-K”, ITB-Bandung

Wijaya, Y., P., 2010, “Studi Stabilitas Pada Sistem Portal Baja Berpengaku Eksentrik (Eccentrically Braced Frame)” Jurnal Rekayasa Sipil, Vol. 6, 2010, Padang

(15)

15

Lampiran-1. Justifikasi Anggaran Penelitian. 1. Peralatan penunjang

Material Justifikasi Pemakaian Kuantitas

Harga Satuan

(Rp)

Harga (Rp)

Kertas A4 Laporan 2 50.000 100.000

Tinta Cetak Cetak hasil 2 150.000 300.000

SUB TOTAL (Rp) 400.000 0

2. Bahan Habis Pakai

Material Justifikasi Pemakaian Kuantitas

Harga Satuan

(Rp)

Harga (Rp)

Analisis data 21 hari 4 0rang 100.000 8.400.000

SUB TOTAL (Rp) 8.400.000 3. Perjalanan

Perjalanan Justifikasi Perjalanan Kuantitas

Harga Satuan

(Rp)

Biaya per Tahun (Rp)

Transportasi Tasikmalaya-Bandung (PP) Perjalanan dinas bertujuan untuk melakukan studi literatur dan verifikasi software aplikasi

2 430.000 860.000

Transportasi lokal 20 50.000 1.000.000

SUB TOTAL (Rp) 1.860.000

4. Lain-lain

Kegiatan Justifikasi Kuantitas

Harga Satuan

(Rp)

Biaya per Tahun (Rp)

Publikasi,Seminar Lain-lain (administrasi, publikasi, seminar, laporan) 1 1.750.000 1.750.000 SUB TOTAL (Rp) 1.750.000 TOTAL ANGGARAN YANG DIPERLUKAN DALAM SATU

(16)

16

Lampiran 2. Susunan Organisasi Tim Peneliti dan Pembagian Tugas

No. Nama / NIDN InstansiAsal Bidang Ilmu AlokasiWaktu (jam/minggu) UraianTugas 1. Yusep Ramdani/ 04-1209-7501 Universitas Siliwangi Teknik Sipil 4,5 Melakukan analisis dan perencanaan struktur 2. Murdini Mukhsin/ 00-0511-5501 UniversitasSili wangi Teknik Sipil 3 Mengolah dan menganalisis data

(17)

17

Lampiran 3. Biodata Ketua Dan Anggota Peneliti 1. Biodata Ketua Peneliti

A. Identitas Diri

1 Nama Lengkap Yusep Ramdani, M.T. 2 Jenis Kelamin Laki-laki

3 Jabatan Fungsional Lektor 4 NIK

5 NIDN 04-1209-7501

6 Tempat dan Tanggal Lahir Tasikmalaya, 12 September 1975

7 E-mail [email protected]

8 Hp 085223109594

9 Alamat Kantor Jl. Siliwangi No 24 Tasikmalaya 10 No Telepon/Faks (0265)323537

11 Mata Kuliah yang Diampu Fisika Dasar I

Teknologi Bahan Konstruksi Analisis Struktur II

Struktur Baja II Rekayasa Jembatan

Analisis Struktur dengan Matrik

B.Riwayat Pendidikan

S1 S2

Nama Perguruan Tinggi Universitas Gajah Mada Yogyakarta

PPs-ITB Bandung

Bidang Ilmu Struktur Rekayasa Struktur

Tahun Masuk-Lulus 1994-1999 2002-2005

Judul Skripsi/Tesis Pengaruh

Penambahan Abu Sekam Padi Terhadap Kuat Tekan Beton

Analisis Struktur Jembatan Cabel Stayed Terhadap Beban Gempa Dinamis

Nama Pembimbing/Promotor Hrc. Priosulistio, Phd Ir. Sudarmono, Msc.

Prof. Dr. Amrinsyah Nasution

C.Pengalaman Penelitian dalam 5 Tahun Terakhir

No. Tahun Judul

1 2011 Perencanaan Dinding

Penahan Tanah Type Gravity Wall Terhadap Stabilitas Gaya Eksternal

2 2011 Menentukan Dimensi

Armor Pada Perencanaan Suatu Break Water

(18)

18

3 2012 Analisis Hubungan Bentuk

Geometri Dan Kuat Tekanpaving Block

4 2013 Pemetaan daerah irigasi

Kabupaten ciamis dengan sistem database berbasis GIS

5 2013 Pembangunan sistem

database peta Jaringan Jalan Kota Banjar

6 2013 Kajian bangunan pemecah

gelombang di Pantai Batukaras dan Pantai Madasari

7 2013 Analisis Struktur Pintu

Gerbang UNSIL

8 2015 Kajian Perencanaan Struktur

Jembatan Fly-Over Batas Kota Tasikmalaya dan Kab. Ciamis

9 2015 Pemetaan Dan

Pengembangan SDA Di Kota Tasikmalaya Dengan Sistem Data Base Berbasis GIS

10 2016 Pemetaan Dan

Pengembangan SDA Di Kota Tasikmalaya Dengan Sistem Data Base Berbasis GIS

11 2016 Optimasi Sistem Struktur

Cable-Stayed

Akibat Beban Gempa

D.Pengalaman Pengabdian Kepada Masyarakat dalam 5 Tahun Terakhir

NO . Tahun KEGIATAN PENGABDIAN PADA MASYARAKAT BENTUK 1 2010 Perencana Pembangunan Mesjid Di Perumahan Graha Siliwangi, Kelurahan Mangkubumi, KotaTasikmalaya. Perencanaan

(19)

19 2

2010 Pengukuran Luas Wilayah (Pemetaan) Wilayah RT 04/RW 03, Lengkong Kaler, Kota Tasikmalaya

Pemetaan

3 2013

Perencanaan gedung program pasca sarjana Universitas Siliwangi Tasikmalaya

Perencanaan

4 2013

Perencanaan pintu gerbang utama Universitas Siliwangi Tasikmalaya

Perencanaan dan

pelaksanaan

E.Publikasi Artikel Ilmiah dalam Jurnal dalam 5 Tahun Terakhir

No. Tahun Judul Volume/Nomor/Tahun

1 2010 Analisis Base Shear Pada Struktur Portal

Jurnal Sitrotika, Volume 6, Nomor 1, Januari 2010. ISSN 1693-9670

2 2010 Analisis Bentuk Geometri

Struktur Menara Base Tranceiver Stasion

Jurnal Sitrotika, Volume 6, Nomor 2, Juli 2010.

ISSN 1693-9670

3 2010 Perencanaan Bentuk

Struktur Jembatan Cable-Stayed

Jurnal Sitrotika, Volume 6, Nomor 2, Juli 2010.

ISSN 1693-9670

4 2011 Perencanaan Dinding

Penahan Tanah Type Gravity Wall Terhadap Stabilitas Gaya Eksternal

Jurnal Sitrotika, Volume 7, Nomor 1, Januari 2011. ISSN 1693-9670

5 2011 Menentukan Dimensi

Armor Pada Perencanaan Suatu Break Water

Jurnal Sitrotika, Volume 7, Nomor 2, Juli 2011.

ISSN 1693-9670

6 2015 Pengaruh Bentuk Geometri

Terhadap Kuat Tekan Paving Block

Jurnal Sitrotika, Volume 11, Nomor 2, Juli 2015.

ISSN 1693-9670 Semua data yang saya isikan dan tercantum dalam biodata ini adalah benar dan dapat dipertanggungjawabkan secara hukum. Apabila di kemudian hari ternyata dijumpai ketidak-sesuaian dengan kenyataan, saya sanggup menerima sanksi.

Demikian biodata ini saya buat dengan sebenarnya untuk memenuhi salah satu persyaratan dalam pengajuan Penelitian Dosen Madya Tahun 2017.

(20)

20

Tasikmalaya, 08 Februari 2017, Pengusul,

(21)

21

2. Biodata Anggota Peneliti A.Identitas Diri

1 Nama Lengkap Ir. Murdini Mukhsin, , MT. 2 Jenis Kelamin Laki-laki

3 Jabatan Fungsional Lektor

4 NIP 195511051992021001

5 NIDN 00-0511-5501

6 Tempat dan Tanggal Lahir Bantul, 5 Nopember 1955

7 E-mail [email protected]

8 Hp 081392624500

9 Alamat Kantor Jl. Siliwangi No 24 Tasikmalaya 10 No Telepon/Faks (0265)323537

11 Mata Kuliah yang Diampu Manajemen Konstruksi Ekonomi Rekayasa Dasar Dasar Pemetaan Geologi Rekayasa

Statistik Dan Probabilitas

B.Riwayat Pendidikan

S1 S2

Nama Perguruan Tinggi Universitas Gadjah Mada Yogyakarta

Universitas Islam Indonesia

Bidang Ilmu Geodesi Manajemen

Konstruksi

Tahun Masuk-Lulus 1974-1986 2006-2008

Judul Skripsi/Tesis Pemruman Untuk

Pembersihan Alur Masuk Pelabuhan Cilacap Analis Tingkat Kesesuaian Mutu Perumahan Menurut Persepsi Konsumenpada Pembangunan Perumahan Di Tasikmalaya Jawa Barat

(22)

22

C.Pengalaman Penelitian dalam 5 Tahun Terakhir

No. Tahun Judul

1 2013 Analisis Manajemen

Konstruksi Dengan Metode PERT dan CPM Pada Struktur Gedung

2 2014 Analisa Waktu Pelaksanaan

Proyek Jembatan Menggunakan Metode PERT dan CPM

3 2015 Mengukur Tingkat

Kepuasan Penghuni Perumahan Dengan Cara Servqual

4 2016 Optimasi Sistem Struktur

Cable-Stayed

Akibat Beban Gempa

D.Pengalaman Pengabdian Kepada Masyarakat dalam 5 Tahun Terakhir

NO. Tahun KEGIATAN PENGABDIAN PADA MASYARAKAT BENTUK 1 2008 Perencana Pembangunan Mesjid Al Barokah, Lengkong Kaler, Kelurahan Lengkong, Kecamatan Tawang, Kota Tasikmalaya. Perencanaan 2 2010 Perencana Pembangunan Mesjid Di Perumahan Graha Siliwangi, Kelurahan Mangkubumi, KotaTasikmalaya. Perencanaan 3

2010 Pengukuran Luas Wilayah (Pemetaan) Wilayah RT 04/RW 03, Lengkong Kaler, Kota Tasikmalaya

(23)

23 4 2013 Penyusunan masterplan kampus Universitas Siliwangi Tasikmalaya. (Unsil Negeri)) Pemetaan

E.Publikasi Artikel Ilmiah dalam Jurnal dalam 5 Tahun Terakhir

No. Tahun Judul Volume/Nomor/Tahun

1 2012 Memprediksi Jumlah

Penumpang Pada Angkutan Umum Menggunakan Pendekatan Analisis Markov

Jurnal Sitrotika, Volume 8, Nomor 2, Januari 2012. ISSN 1693-9670

2 2015 Mengukur Tingkat

Kepuasan Penghuni Perumahan Dengan Cara Servqual

Jurnal Sitrotika, Volume 11, Nomor 2, Juli 2015.

ISSN 1693-9670 Semua data yang saya isikan dan tercantum dalam biodata ini adalah benar dan dapat dipertanggungjawabkan secara hukum. Apabila di kemudian hari ternyata dijumpai ketidak-sesuaian dengan kenyataan, saya sanggup menerima sanksi.

Demikian biodata ini saya buat dengan sebenarnya untuk memenuhi salah satu persyaratan dalam pengajuan Penelitian Dosen Madya Tahun 2017.

Tasikmalaya, 08 Februari 2017, Pengusul,

(24)
(25)

Gambar

Gambar 1.1. Pertemuan 3 (tiga) lempeng di wilayah Indonesia
Gambar 2.2 Jenis-jenis konfigurasi SRBK  Sumber: AISC, 2010
Gambar 3.1 Aliran gaya-gaya pada sistem rangka bresing  Sumber: Dewobroto, 2012
Gambar 3.2. Bagan alir penelitian
+2

Referensi

Dokumen terkait

Pada hari ini rabu tanggal dua puluh satu bulan Mei tahun dua ribu empat belas, kami Pokja 5 (lima) Unit Layanan Pengadaan Kordinator Wilayah Pengadilan Tinggi Sulawsi Tenggara

464.900.000,- (Empat ratus enam puluh empat juta sembilan ratus ribu rupiah) Tahun Anggaran 2016, maka bersama ini kami Kelompok Kerja I Unit Layanan Pengadaan

Situasi belajar dengan hasil belajar rendah seharusnya memerlukan inovasi baru yang memungkinkan pencapaian hasil belajar peserta didik kearah yang lebih

Selain penambahan jam kerja yang harus dilakukan oleh IKM adalah menambah operator di Stasiun penyiangan dan pencucian, perbaikan ini mampu menghilangkan waktu

Rencana Anggaran Biaya (RAB) Sekolah Dasar Kelas Jauh Rekap RAB, Daftar Harga Satuan Upah Bahan Dan Alat, RAB Rencana Anggaran Biaya (RAB) Sekolah Dasar Kelas Jauh Rekap RAB,

Penggunaan pupuk anorganik secara terus-menerus dan berlebihan tidak diimbangi dengan penggunaan pupuk organik dapat menyebabkan tanah menjadi keras dan

Statistika untuk Analisis Data Penelitian , Bandung : PT

II. Isilah titik di bawah ini dengan jawaban yang singkat dan tepat. Menurut bahasa qanaah berarti .... Dalam sebuah hadits dikatakan bahwa orang yang sederhana dan mau menerima