• Tidak ada hasil yang ditemukan

PERANCANGAN KOMUNIKASI VISUAL PENGENALAN SUGAR GLIDER SEBAGAI HEWAN ASLI ASAL PAPUA - Unika Repository

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2019

Membagikan "PERANCANGAN KOMUNIKASI VISUAL PENGENALAN SUGAR GLIDER SEBAGAI HEWAN ASLI ASAL PAPUA - Unika Repository"

Copied!
7
0
0

Teks penuh

(1)

PERANCANGAN KOMUNIKASI VISUAL

PENGENALAN SUGAR GLIDER

SEBAGAI HEWAN ASLI ASAL PAPUA

L. ALVINA SUTOWIDJOJO

(2)

HALAMAN PENGESAHAN

Judul:

PERANCANGAN KOMUNIKASI VISUAL PENGENALAN SUGAR GLIDER SEBAGAI HEWAN ASLI ASAL PAPUA

Nama: L. Alvina Sutowidjojo NIM: 09 . 13 . 0007

Program Studi: Desain Komunikasi Visual Fakultas: Arsitektur dan Desain

Universitas: Universitas Katolik Soegijapranata

Semarang, Juli 2014

Mengesahkan

Dekan Fakultas Arsitektur dan Desain Kaprogdi Desain Komunikasi Visual Koordinator Proyek Akhir DKV

Ir. Tri Hesti Mulyani, M.T.

(3)

HALAMAN PENGESAHAN

Judul:

PERANCANGAN KOMUNIKASI VISUAL PENGENALAN SUGAR GLIDER SEBAGAI HEWAN ASLI ASAL PAPUA

Nama: L. Alvina Sutowidjojo NIM: 09 . 13 . 0007

Program Studi: Desain Komunikasi Visual Fakultas: Arsitektur dan Desain

Universitas: Universitas Katolik Soegijapranata

Semarang, Juli 2014

Mengesahkan

Pembimbing I Pembimbing II

Penguji I Penguji II Penguji III

Ir. IGN. Dono Sayoso, M.SR.

(4)

PERNYATAAN ORISINALITAS

Nama: L. Alvina Sutowidjojo NIM: 09 . 13 . 0007

Program Studi: Desain Komunikasi Visual Fakultas: Arsitektur dan Desain

Universitas: Universitas Katolik Soegijapranata

Judul:

PERANCANGAN KOMUNIKASI VISUAL PENGENALAN SUGAR GLIDER SEBAGAI HEWAN ASLI ASAL PAPUA

Menyatakan bahwa proyek akhir ini adalah hasil karya saya sendiri serta telah mengikuti peraturan akademik dalam melakukan kutipan. Apabila di kemudian hari ditemukan adanya bukti plagiasi, manipulasi, dan/atau pemalsuan data maupun bentuk-bentuk kecurangan yang lain, saya bersedia menerima sanksi dari Program Studi Desain Komunikasi Visual, Universitas Katolik Soegijapranata Semarang. Demi kepentingan akademis, maka saya bersedia dan menyetujui bentuk publikasi dari karya ilmiah ini.

Semarang, Juli 2014

(5)

Puji dan syukur penulis haturkan atas berkat dan rahmat Tuhan dalam mendampingi proses pengerjaan Proyek Akhir periode 04 sehingga mampu berjuang hingga akhir dan dapat menyelesaikannya dengan baik, yang membantu agar tetap bersemangat ketika terjadi kendala - kendala dan proses - proses yang cukup lama dalam pengerjaan Proyek Akhir ini.

Penulis berterimakasih juga kepada keluarga, orang terdekat, dosen dan teman - teman seperjuangan kelompok bimbingan Bu Lilian (Geng S), seluruh dosen dan staf FAD, dan teman - teman satu angkatan Proyek Akhir yang selalu membarikan motifasi dan semangat dalam pengerjaan Proyek Akhir periode 04 tahun ajaran 2013/2014.

Sugar Glider adalah topik perancangan yang diambil penulis. Merupakan suatu topik yang menarik dikarenakan memang masih belum banyak yang membahas topik yang sama mengenai Sugar Glider ini. Merupakan hal yang baru dan masih sangat segar untuk dibahas dilihat dari mulai terciptanya komunitas pecinta hewan ini, hal itu tentu sangat membantu penulis dalam hal pengumpulan data mengenai Sugar Glider. Maka penulis ucapkan terima kasih sebesar - besarnya kepada pihak pengurus maupun anggota Komunitas Pecinta Sugar Glider Indonesia (KPSGI) atas ilmu yang telah diberikan, atas kritikan - kritikan dan masukan -masukannya. Diharapkan perancangan ini dapat terjadi timbal balik untuk membantu komunitas dalam penyampaian materi mengenai Sugar Glider kepada masyarakat luas secara fun dan tidak monoton.

Terima kasih banyak kepada dosen pembimbing penulis yaitu Bu Lilian yang telah banyak meluangkan waktu untuk membimbing, mengarahkan, dan memberikan masukan - masukan yang sangat banyak yang sangat berguna selama proses Proyek Akhir ini. Terima kasih atas kesabaran Bu Lilian dalam memberi asistensi, nasehat, kritikan dan masukan kepada penulis, dan mohon maaf apabila selama proses penyusunan Proyek Akhir ini penulis secara sengaja atau tidak sengaja membuat Bu Lilian kecewa atas perbuatan atau kata - kata yang kurang berkenan di hati. Tak ada gading yang tak retak, tak ada manusia yang sempurna, apabila penulis ada kesalahan, mohon maaf sebesar - besarnya.

Tak lupa juga kepada seluruh dosen DKV Unika yang juga telah membantu penulis dalam memberikan masukan - masukan untuk perancangan Proyek Akhir ini, atas bimbingannya selama ini dari awal hingga

Dengan adanya perancangan ini diharapkan agar dapat terealis dan berguna bagi komunitas KPSGI dalam penyampaian materi mengenai Sugar Glider, yang selama ini komunitas hanya menjelaskan berupa dokumen penting pada website komunitas dan penulis tahu benar tak sedikit yang tidak mau membaca dan sekedar bertanya secara asal pada forum diskusi. Semoga media edukasi yang dirancang dapat membantu menumbuhkan rasa keingintahuan masyarakat yang lebih, sehingga materi ilmu mengenai Sugar Glider dapat dengan mudah terserap masyarakat dan tidak ada lagi pertanyaan - pertanyaan yang sama yang ditanyakan secara berulang dikarenakan malas membaca, terutama untuk cara merawat Sugar Glider.

Dari semua itu juga sangat diharapkan agar dapat menambah jumlah anggota komunitas yang memiliki satu visi dan misi, dan menyadarkan kepada masyarakat luas untuk mengetahui benar hewan ini serta turut menjaga dan melestarikan Sugar Glider, sebagai salah satu kekayaan satwa milik Indonesia.

Penulis

(6)

HALAMAN JUDUL

HALAMAN PENGESAHAN ... i

PERNYATAAN ORISINALITAS ... iii

KATA PENGANTAR ... iv

ABSTRAK ... v

DAFTAR ISI ... vi

BAB I PENDAHULUAN I.1. Latar Belakang Masalah ... 1

I.2. Identifikasi Masalah ... 3

I.3. Pembatasan Masalah ... 3

I.4. Perumusan Masalah ... 3

I.5. Tujuan Penelitian ... 4

I.6. Manfaat Penelitian ... 4

I.7. Metode Penelitian ... 4

I.8. Sistematika Penulisan ... 5

BAB II TINJAUAN UMUM II.1. Kerangka Berpikir ... 6

II.2. Landasan Teori ... 6

III.3. Kajian Pustaka ... 10

III.4. Studi Komparasi ... 15

BAB III STRATEGI KOMUNIKASI III.1. Analisis ... 16

III.2. Sasaran Khalayak (Target Audience) ... 22

III.3. Strategi Komunikasi ... 22

BAB IV STRATEGI KREATIF IV.1. Konsep Verbal ... 29

IV.2. Konsep Visual ... 31

IV.3. Visualisasi Desain ... 32

BAB V KESIMPULAN DAN SARAN V.1. Kesimpulan ... 39

V.2. Saran ... 39

DAFTAR PUSTAKA ... 40

(7)

Sugar Glider memliki nama ilmiah Petaurus Breviceps. Hewan ini merupakan satwa asli asal Papua. Namun sayang banyak yang tidak mengetahui keberadaan hewan ini dan juga masih banyak masyarakat yang kurang memahami pentingnya kelestarian hewan ini, terlihat dari maraknya penjual nakal yang kurang bertanggung jawab mengambil hewan ini secara liar tanpa memperdulikan ekosistem.

Media informasi mengenai Sugar Glider sebenarnya cukup banyak beredar di berbagai situs luar negeri dan pada suatu komunitas, namun hal itu bagi kebanyakan orang masih dirasa kurang efisien dikarenakan menggunakan media - media itu saja dan kebanyakan berupa tulisan - tulisan saja. Maka dari itu perancangan komunikasi visual secara interaktif untuk mengenalkan hewan ini secara lebih mendalam dirasa sangatlah penting. Hal ini juga didukung dengan adanya komunitas pecinta Sugar Glider yang memiliki visi dan misi untuk turut menjaga dan melestarikan hewan asli Indonesia ini. Dalam hal itu, maka dibutuhkan data yang lengkap menggunakan metode studi pustaka, observasi, kuisioner, dan wawancara. Metode ini digunakan untuk mendapat data valid seberapa banyak masyarakat yang mengetahui Sugar Glider beserta data - data mengenai Sugar Glider yang nantinya akan digunakan sebagai materi pesan pada perancangan.

Selain itu diperlukan juga beberapa teori yang mendukung dalam menyusun perancangan ini terutama sebagai acuan ketika membuat desain visualisasi. Pembuatan desain pun didasarkan pada referensi - referensi terkait yang bersangkutan sesuai dengan teori yang ada sehingga diharapkan tercipta suatu visual yang nampak harmonis.

Perancangan ini tentu dibuat untuk memudahkan komunikator menyampaikan pesan kepada target sasaran mengenai seputar Sugar Glider. Dilihat dari aktifnya hewan ini maka media dirancang seinteraktif mungkin agar hewan ini dapat bergerak secara aktif dan target sasaran dapat turut berinteraksi dengan Sugar Glider, sehingga materi edukasi yang ada pada media interaktif tersebut dapat mudah ditangkap oleh target sasaran. Nantinya media edukasi interaktif ini dapat dijumpai pada gathering rutin komunitas KPSGI tiap regional maupun secara nasional, dan visualisasi materi edukasi yang terdapat pada media tersebut dapat diakses melalui website komunitas. Secara tidak langsung diharapkan juga dapat menambah anggota komunitas yang peduli terhadap Sugar Glider dan mau turut menjaga kelestarian Sugar Glider. Selain itu diharapkan agar masyarakat semakin mengenal dan turut menjaga kelestarian hewan ini.

Sugar Glider possess scientific name as Petaurus Breviceps. This animal is a native species from Papua. But unfortunately many people don’t know of the existence of these animals and also many people who do not understand the importance of the preservation of these animals, seen from the rise of rogue sellers who are less responsible for taking wild animals without considering the ecosystem. Information media about the Sugar Glider is actually pretty widely circulated in various overseas sites and in a community, but to most people it still less efficient due to the use only one media and mostly in the form to much writing course. So this design of interactive visual communication felt very important to introduce these animals more deeply. It is also supported by the community of Sugar Glider lovers who have a vision and mission to participate in maintaining and preserving the native animals of Indonesia. In that case, it is necessary to complete data using the method of literature review, observation, questioner, and interviews. This method is used to obtain valid data, how many people who know the data along with the Sugar Glider an also Sugar Glider data on which the material will be used as a message on this design.

Also required some theories that support in compiling this design primarily as a reference when making design visualization. The design was based on the related references in accordance with existing theory that is expected to create a harmonious visual apparent.

This design of course is designed to enable the communicators deliver the message to the target about Sugar Glider. Especially judging from these animals, media designed to be as interactive as possible so that these animals can move actively and target can also interact with the Sugar Glider, making educational materials available on the interactive media can be easily captured by the target. Later, this interactive educational media can be found on a regular gathering KPSGI community regionally and even nationally, and the visualization education materials which contained in them may be accessed through the website community. Indirectly also expected to add more to the community members who care about the Sugar Glider and would also preserve the Sugar Glider. In addition it is expected that more and more people get to know and also to preserve these animals.

Referensi

Dokumen terkait

Pada gambar 4.5 dan 4.6 tampak area cafe dengan gaya zen yang diaplikasikan pada dinding cafe yang menggunakan material dengan bata ekspos dengan finishing cat

Alasan peneliti tertarik meneliti di kecamatan Bangun Purba Kabupaten Deli Serdang adalah karena daerah ini merupakan salah satu pelaksana program simpan

Dari penelitian dan perhitungan yang telah dilakukan oleh peneliti, diperoleh bahwa tidak terdapat pengaruh yang signifikan antara minat belajarhasil belajar pada sistem

Dari kemampuan komunikasi matematis di kelas IV SDN 3 Sumberdadi, yaitu: 1) Dari 20 siswa 60% diantaranya belum mampu menyatakan pecahan senilai dalam gambar dan benda nyata; 2)

Google Maps Application Programming Interface (API) merupakan suatu fitur aplikasi yang dikeluarkan oleh google untuk memfasilitasi pengguna yang ingin

cakap karena telah lalai dan tidak memanfaatkan harta wakaf sesuai yang dikehendaki oleh wakif, maka permohonan para Pemohon Kasasi untuk mengganti nazhir yang tercatat pada

curah hujan lebih kecil dari evapotranspirasi potensial (CH < ETP) maka kandungan air dalam tanah akan berkurang bahkan terjadi sampai dalam keadaan defisit (D), dari hasil

Untuk komposit matriks polimer yang diperkukuhkan dengan gentian, (i) Senaraikan tiga fungsi fasa matriks. (ii) Bandingkan ciri-ciri mekanik yang dikehendaki pada fasa matriks dan