• Tidak ada hasil yang ditemukan

limbah konstruksi di jakarta

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2017

Membagikan "limbah konstruksi di jakarta"

Copied!
14
0
0

Teks penuh

(1)

-x:fff-

{

lS$l{:

'f

$7S-S24'l

Volume.

Vil

No.

2

Januari

2013

Vera A R Fasaribu, $.$os., MSP

Bangun $ihotang, ST, M.Pd

Ir. Sibuk Ginting, MSME

Hendricus Marbun

FartahiH. Lumbangaol

Ros Anita Sidabutar', Fransiska Pasaribu'

Pardamean Sinurat, ST., MT

(2)

lurnsl

palip'wltni

ISSN: 1979-9241

Daftar Isi

Analisis Ketimpangan Gender di Bidang Pendidikan Menengah

pada Kabupaten Humbang Hasundutan Tahun 2012

Vera A R Pasaribu, S.Sos, MSP Halaman 1s.d. 15

Pengaruh Pembelajaran Multimedia dan Kecerdasan Interpersonal terhadap Hasil Belajar Mata Pelajaran Tune Up Motor Bensin Siswa SMK Negeri 5 Medan

Bangun Sihotang, ST' M.Pd

Halaman 16 s.d.32

Pengaruh Penggunaan Reflektor terhadap Peningkatan Kinerja Panel Surya 10 WP

Ir.

Sibuk Ginting, MSME

Halaman 33 s.d.42

Pengaruh Shategi Pembelajaran dan Minat Berwirausaha terhadap Hasil Belajar Kelistrikan Otomotif Siswa SMK Ekaprasetya Medan

Pengaruh Penambahan Serat Kawat dan Serat Kayu

pada Kuat Tekan kan Kuat

lrntur

Beton

Ros

Anita

Sidabutarr, Fransiska Pasaribu2

Halaman 67 s.d.74

Perancangan Mesin Fengiris Umbi Serbaguna Penggerak Motor Listrik

Pardamean Sinurat, ST.,

MT

Hala:nan 75 s.d. 89

The Effect of tnstructional Strategies and Students'

Motivation

on

Students'

Achievement

in

Writing

Narrative Essay

Nurmahyuni Asrul

Halaman 90 s.d. 102

Volume: Vll No.

2

Januan2013 Eendricus Marbun

Pengelolaan Limbah Konstruksi di Jakarta

Partahi H. Lumbangaol

(3)

hurral

polip,ubi

PENGELOLAAI\I

LIMBAH

KONSTRTJKSI DI

JAKARTA

Partahi H. Lumbangaol

Dosen Fakultas Teknik Universitas HKBP Nommensen ([email protected])

ABSTRACT

This

paper

deals

with

construction waste

relation

to

wban

solid

waste manogement issues.

management

in

Jakorta

ond

its

As

the largest industry

in

ony

1

economy, construction industry is a major consummer of natural resources and a major generator

of

solid

waste. Attempts

to

reuse its wqste stream would considerably reduces its natural resources consumption. Despite thefact, information qnd studies on

the management

of

this wcute streqm in Jaknrto hos been very limited.

Observations and interviews with contractor and waste trader/tronsporter in Jakarta reveal that the nvmogement of this woste stream hos been cqrried out by waste

trader/transporter

in

the

obsence

of

government

policy

ond

regulation.

Waste

generated

from

one construction

project

is

usually re-used

by

other projects. In

between these oroiects a network of woste trader/transporter are actively seeking and channelling the waste material.

Factors giving rise to these (re-use) activities consist offactors internal to the

waste materials and factors external to waste materials. The former includes quontity,

quality of waste materiol, and distonce/locotion where wqste

qe

generated. The later

includes

the

readily

available

low

cost labor,

incremental method

of

housing

construction, as well as the high demand on hootsing in Jabotabek

Key words: waste, construction, industry

(4)

-F

Iurnal polip,rultii

I. Pendahuluan

Sebagai suatu industri terbesar dalam perekonomian,

industri

konsrrurs.

membutuhkan sangaJ-b_1nYak bahan baku yang dihasilkan melalui penambangan

bahan-bahan alam. Rees (1999) memperkirakan bahwa 40% dan seluruh eksnakii material tambang yang bersifat tidak dapat terbaharui (non-renewabte)berakar pada kebutuhan industri konstruksi. Rees (1999) juga mencatat bahwa 30% daritotal penggunaan energi

dunia sangat berkaitan dengan upaya pembangunan gedung maupun pengoperasian gedung.

.

Seiring dengan konsumsi material yang sangat banyak ini, industri konstruksi

juga merupakan penghasil limbah padat yang iangai besar.

Di

negara-negara indusfi,

Bossink dan Brouwer (1996) memperkirakan bahwa

l5

hingga:O% timUair padat yang

dibuang ke landfill merupakan limbah konstruksi. Limbah

ini

berasal dari'konstruksi

bangulan baru maup-un.perubuhan bangunan tua. Survey oleh

wilson et

al

(20a1) menunjukkan bahwa lebih dari separuh limbah padat yang dikelola pada I

I

kota besar

di Eropah merupakan limbah konstruksi.

Sementara itu, upaya pengelolaan limbah konstruksi di Jakarta sampai saat ini

masih merupakan suatu kegiatan yang belum terpetakan dalam dokumerrtasi ikniah maupun perangkat hukum pengelolaan lingkungan. Pembuat keputusan dalam bidang pengelolaan lingkungan mgnganggap hal ini bukanlah prioritas. Dari banyak penelitian

mengenai pengelolaan

llt!"t

padat yang dilakukan Ai fakartu (Maniatis

ei

at

19g7,

Medina 1998,

Siculx

1992, Simpson 1993, Soerjani 19g4, wuiandari 2001), masih

sedikit yang membahas ataupun mendokumentasfuan pengelolaan limbah konstruksi

ini.

Pihak industri konstruksi juga tidak pernah meneliti b*.upu banyak limbah yang mereka hasilkan dan bagaimana cara pengelolaan limbah teisebut setelah OiangtJt keluar lokasi proyek. Selain iflr, pihak industri konstruksi juga merasa bahwa saripai

level tertentu, material yang terbuang menjadi limbah

titatr

Oipertritungkan dal'am

anggaran biaya' Upaya mencegah terbuangnya material sampai pada level-yang lebih

rendah akan menjadi tambahan biaya selain memperlambat waktu-penyelesaian pioyek.

Sehubungan dengan itu, tulisan

ini

bertujuan untuk

:

pertama

-

memaparkan

upaya pengelolaan limbah konstruksi dalam pengelolaan sampah secara umurn dan

kedua

-

memaparkan faktor-faktor teoritis yang terkait dalam upaya daur ulang sampah

konsh'uksi

di

Jakarta.

Dr?

y*g

digunakan bersumber dari survey literatur-maupun pengamatan dan observasi

_langsung pada beberapa proyek

p.*-bungrrn*

,uupun

q9-nlbuhan bangunan yang dilakukan penulis di Jakarta.

-neiA**t*..iod"

yang

t;l;h

dilakukan, penulis mengakui. bahwa apa yang disampaikan bukanlah menipakan

sesuatu yang bersifat kuantitatif tentang pengelolaan limbah tersebut di Jakarta, ietapi

lebih bersifat kualitatif dan eksploratif untuk mendapatkan pemahaman tentang prattek

pengelolaan iimbah konstruksi )'ang sampai saat

ini

*asit

sangat jarang

jiLfiti

Oi

Jakarta.

(5)

lwsl

potipuleai

II.

Studi pustaka

Man aj e me n p e rsampa hqn Ko ta

Dari

survey terhadap

ll

kota_

b:r.q

qi

Eropah

(Mrson et

ar

Z.,l)terrihai

bahwa manajemen

p"rrurpuir- yrrg

r*r,ni

dip;;'e[kurroirunu

merupakan hasir dan

F:tr.trXi'#Hffiitil#fr

il#g"Hgi'#:;fr,i3,.1

.*,d*,*er,iui,r*

matauntukmel;Jiharakeyhatanf

;ry;"J.*;ilr,fi

,"l.T"rrT.ftH*:,Tffi

i:![,H,

T[IJli

man pend uauk 6e-ngan mempertim banekan

faktor-rakto.

"rilo*i

r,

il;;

;;;llil,H*il;

Hffi'

;:r

ffi

,,,.tiri

:H

Jffi :;,H$,

tH'#H

merubah pendekaran

iirl-i"*",

***r*;

,r"rili,-uL

,rnu

lebih tlrintegrasi.

Upaya

pengeroraan.

riqJr

1"si 'r.ruurur_

turvu-'irau**p"t

pengumpuran

dan

pembuanga'.

unY111reurtffi

*.iiprriprogram

untu-t

r"rgrrangi

jumrah timburan (produksi) sampah maupun jumiatr

sampah

ydil;;;#r.

::lT.

nl".iffi

biff

ffi

ff

iH

Jfr:

pen gelo laan in

i

sering d i rormu ras ikan menj

ad i

prioritas u'uma.'

rri.-.*r[',"fr#i1,,

"ffi"]:ii,ff;;*+

*

r,,a,i

i

r",j,ai

ff

Tlg:$:;ru?;,mf

;ffi

r&'i**"a,ii,ffi,;ffi

;i*;l^'A,,tr;W:;m

*.r=ffitffill;.orientasi

pengelolaan

.*rrnt

bergeser

menjadi upaya reduksi emisi

illfl

#ffi

;ffi?HT.,'#-#:S,tT:]j**ift

;f,*;H]:ifl

#

,ujrou***x-#+lffirunu,;'gg:*ffigr1':,*,lgu

Mengingat besarnya kontribusi industri

konstruksi pada timburan sarnpah, maka jenis sampah

yang menjadi tarset utaml daur

"i*il;

koh-kota tersebut aaatatr

fff',!1"1'J#li?:il,,f,?:ru;Xflii',,tTl*r*;:#Jkonsumsimate.iaifr

aa adalah juga inousi.i

tonrorLii''

"'**

uvposlt material produk daur ulang

inl';r;ff

"

Daur [Jlang Sampah

Meskipun ur

rit.*t,.

^

or"rf

ffi

il%#l-fllmj Jffi1f;

3l i:i,#-.";*

no,*

rahun, survey

tentang sampah yrn g

.

b.rhrr

jir#uilr.*.

;;rr*

-#"ii"

rffifrrr?f;*#,;fr#

IHif*ffi

li$i',d:;.,Hm*'****ffijg

jj:li,*,*;n?r*;.

oapar m em i r

iki

n i rai, m anraat

b.si

;

ih-#"r,

i,

p"Ji

-*"i*

;;':"#"1

"It,m;"I{:

Apakah sampah ini akan

aibuangitiu

fr*ir1*,r.*

"r,""

i"dr*rg

dari faktor-fakror

yang mempengaruhi nilai ekonorii.

n*rliiur

daur ulang.

Volume:

Vll

No.

2

Januari 2013

(6)

--*

,&

*

tl.

rl.

Irr*Ur*pq*leai

---y,,#i:H.Jfi

:Hffiil,ffi

,i:I,;Hf

##,'f.ffi;menunjukkanbahr.:

1 rr---,.,

Volume:

Vll

No.

2

Januan2Ol3

r.

Kuantitas

_

kuantitas samoah

v--'-'

rsrvr

Dcuagal oerlkut:

mempensarur,ilir.l."ff

#,rTr*#?"ifTiltru#i$.ft

Hm*,X

ekonomis

vanq.lagih

a**a*e

;Lh

-16

#?"1

sangatrah

;;;:;pry.

pemanfaatan

nirai

ini

r,*y"-il"nguntungkan

d;r;"

dirakukan

**k.

iumrah

ffi

ii*

ilHilffil,11t

*:*

m,ffi

f

#i',r.

;

il;;

#;T

J"* pur,

l'"ffi?'ffi',""##;"Ji*ilb"'p"'dd;#T'lH1,3,xn,i[:rx

ffi

m;t#

xfltn1;fi,#:rfrli rtrx,iln:.xtr*]*T_,trf

2.

Kuar itas

-

u:l,T_i"teriar

yang

*":

i,,":ry"

j;:

:,,11ffi,

:;;

;

;rr,r,

F"",ffi

#*,I=:i"?'ffi -#-d6uffi

,*"Hf

di,".';;;;.i,"i0"r,

'o,oe",d.:i"T1!ffiilth'':H#;

Tffir

j#i

kerusakan

r1.1,"rla";;;;,,n,:.

*o,n

jauh, kuatitas

i,-1i"ii

u"nt

I--**p*

ffiHXx','#:trT:::l

jH#;,,:t",*i;il#fi

ixff

il:H'::ml[X

3.

rarak dan

rokasi

jarak

aun

*,,inifidl,ffil:l*

; ;;_

iTf

,:trffi

*

:",?mt;nT;;d;*il

#*#=i{

-

o# niilr

;*u

n*fr

rffi

iffi*tT*#ifl''i,.'jfr*t'ffi1fi

df,}ffiiH.

maka lokasi y,

tr#t?$;il:,*T:',;H:l,T*H,,,*H{##:t:i$$ll,atr}r

u lang dan pihak vang membutuhkin'

pro,

r"r.i*iL"-*#rTXr?'u"r-ut"lui

au*

Selain Ouimby.(1f75), Bower (]9l7)mencatar emoat

i,i:llx?-H,ru

m*

gffi

"

r",,,

o

i

iil;

;ffi

.]fl,,Tx:'lsJHf

,[:i:

i;llx$i"Ti'fitJ*::*#ffi

;,.**r

frt

f,:Tl,:flI};,

**"gir:xt;

rTl:

x"filnr';

rurtr*r"d"tr

:Hffi

l*ffi

#dffffi

sebagai pesainmva.

't"

ru'

"r;iil,l:i{;:T

leratura1

/ ke b ij akan

n"milffi

;;;

.

fi

fiTritrL::H1531.L{":itrr-,fl

t*r

j"u"#m:ry#?:,{"ffi

rr_?

n

"il

uji,i,i ffi

#

::l"tat

d

i

da ur u I an g akan

bil,#H;#

llii,il

f

H

:il[]"',"#H

rap upaya daur ulang

*.*pur.**tii"iruo*ru*,

penting.

(7)

-=...TrF

!rr*"1?rtip,toleai

;;gryffiffisisd*:g"tx

yang

secara langsunp ,r^--ri^T-^"^,truralkan diatas. Tidak

aa"

^^-;:-"

ue{ganrun-s

,

aterial tersebut daplt

Limbah konstruksi

Secara r

tt-trt;,H#fffi

#tffi#J:mft}x-frffi

ir;^ui"*;Iff

:ffi

bervariasi

a-

t".I"-.,11:E

uYKeTasan. Komposisi

-rrl-.li'..1":t?.3._konsbuksi,

di rarcukan.

s"uuptu,gl.i,

;*^.3;

r"'p";i;il.,;'"T

peket'aan konst

p-r.rl"i.i.,rllh?:[Htr,J;,JJH#*H-:ffi1:,* jffi?ffi

ffi;:

s:ffiJJ'}%

{i,

r"ilo#liuga

ditentuu*

ol.l

sumber rimbah yang

fr{#ffi

',{'Etl-ffi,'*4ffi*i#*ffi}#tHffiiffi

,#i,fj:tH:iflL'ffiil*ffikm

fr'trffiL*q'#*;*+*r*,dru:3f,ry

tifl+iffi

*

iN*ffi,ffi

l,xl;l#**+ru;**#+*'Er

iffi

l+*,'#$#i#fif;ft

ilt:at#'ffl{iffi

tlryj#d;lii

(8)

pa(ieu{eii

::l=S*1,#;ffi41;.flHr#Jf#j;,fq

ada

di

,akarra. upaya pengeroraan oreh

#ii::,,ffi

:-#*ln.xla*$*;ri:b*Ffi:'#,Ht'ffi

n:*

luar proyek atau rnen

9ry,9fififfiffixflH-**,tr*mffi

Ta ble I,Kom posisi

lim bah

konstrulci di

beberapa

tntcoonaoEi

I998 (Austrqlia;t'r

negara

usera ts98

(us4; rzr

t

at.op-EG-(Ausrafiat (3)

-gotrint--E?

tsrouwers 1996

(The Netherlands)(a)

---.-.--.--J

steet E.5%

Metal2%

won-renous-Gffi

(lo/o'l Metal

t.t**

'=-Uoncmte < :oz *vtrvrsLc O. l-/o

Glass

0.42"

-"wer 7.2o/^

:-__

'?Ckaprno lTot^

ffi

ffiffi

Paie7ffih"]t;;

-

ffi#ie--

W%-

HTMPH-

Plasterboara-lD3%-Drywatti% lacHneT%

warcr 6.lu/o

1

sant time-?emEG

:-

-___-T"d;,ie. -lmet

i

qd

wood) 2% r raarus o-y-ln

-<

tnsulation 3oZ

Ptastic?P--rrmber l3.golo ryu sneet l.5oZ General

t5,2y Sweepings

mffimz-

#*ffi

ffirszl_

(l) tttew administration New arfmi comol

W;:j1#i:i::::{:tiil,}f;s;T;me,measuredonsi,e

ilil

;:;'j#,*r

tr[fiffi

li

;;,sl

iltrffi

tr

*f

a)

(3) (4)

Volume: Vil No.2

Januari 2013

(9)

furuul pobp,wlsi

III.

Sumber-sumber limbah konstruksi di Jakarta

Secara umum sumber limbah konstruksi di Jakarta terdiri dari:

(l)

perubuhan

bangunan,

(2)

konstruksi dan renovasi gedung,

(3)

renovasi maupun perbaikan kecil

Volume:Vll No.

2

Januan2Ol3

Perubuhan Bongunan

Perubuhan bangunan biasanya dilakukan s@ara manual

oleh

.kontraktor

bongkaran'. Umumnya kegiatan 'kontraktor bongkaran'ini bersifat informal

t

"p"

s*"at

izin

usaha dan karenanya tidak

dikenrk* p"jut

oleh pemerintafr.

fergantui;

drrt kontrak kerja dengan pemilik proyek 'kontrak*or bongkaram'dapat menjali koniaktor

yang murni menjual jasa n_rgmbongkar gedung rnuupun sebagai pembeli gedung beLs

yang

bertujuan mengambil

material

bangunan

-dan

,nJn3uut

yu

kJmbafi]

Dari

Iiy}|T*rei,'konhaktor

bongkaran' diperkirakan bahwa untul bangunan

d";g*

luas lantai 200 m'akan dihasilkan sebanyak lg0 m3 limbah.

Dalam

prole-s

kerjany4

kontraktor

bongkaran

biasanya

berusaha

memaksimalkan jumlah material yang dapat dijual kembali. Penjualan material ini

biasanya dilakukan sebelum bangunan dibongkar. Sehingga, peierjaan .kontaktor

bangunan'

ini

tidak

jryne

dilakukan dibawah

peogu**ui-p"a"g*i

mateaai uetas

yang telah membayar harga beli material tersebut. Dalam setiap pemfingkaran

*r"h,

pedagang material bekas- yang terlibat dapat lebih dari satu tergantung

diri

jenis bahan y-ang diperdagangkan. lJpaya menjual material

ini

biasanya

iilukuf* r"i".ti

tlnor.

thT"

pihak yang memberikan penawaran terbaik yang

dipilih

oleh'.kontraktor

bongkaran' sebagai pembeli materiai tertentu.

Konstruksi dan renovdsi bangunon

.

Proyek-proyek konstruksi umumnya menghasilkan limbah yang didominasi komponen

kayu.

Hal

ini

dikarenakan metode -pembangunan di -

faflarta

banyak menggunakan kayu

-sebagai bahan bangunan maupun sebagai

alat

bantu daiam pengecoran beton. Selain itu limbah lain yang dihasilkan adalah iotongan besi, pecahan

batq puing dan kemasan-kemasan bekas. Fada proyek konstlksi,

ji.uutr'*;r

dipilah-pilah 9l9h

pefga

pada akhir periode terja trarian sesuai dengan instrur<si oari mandor. Pemilihan

ini

berarjuan untuk memudalkan penjualan ataupun pembuangan limbah ini.

Material yang bernilai

jual

tinggi _seperti

kay,,

besi, kantong semen dijual

secara periodik kepada pengumpul mateiial uet<as. seaangtcan puing-p-uing

b*g;;

dibuang dengan cara membayar tukang angkut untuk ilernbawanya keluar lokasi proyek. Oleh tukang angkut, material puing

ini

selanjutnya dljual kejada totasitot<asl

yang membutuhkannya sebagai material tirnbunan. -

g;dadkan

wawanc.ua dengan tukang angkut diketahu-i bahwa jumlah lirnbah yang dihasilkan dari proyek

t*gu;;

seluas 200 m2 adalah sebanyak 6 m3 puing.

I

I

I

(10)

lunal

poliprolpii

fV. Pengelolaan Limbah Konstruksi di

Jakarta

Daram praktek sehari-hari, upa{a. peageroraan

yang banyak

d,akukan

di

Jakarta adalah penggun&rn kembali maierial

beki

auium

iia"roi

konstruksi. Berbeda

dengan negu.a-n"ga.a industri,

,0"**1r*g

unaan (re-use) materiar

bekas

di

Jakarta

berlangsung secara spontan dalam

u"ntutilegi"t^"

.r."rJ*i

informal tanpa adanya intervensi perangkat

lykyyp.J*r

r*e

mendukung.

Pengelolaan,limbah yang dihasifian

a*i

rrr-t

kegiatan konstruksi

maupun perubuhan gedung biasanya

dikdhakk;

",rh

uhJffidi;r

uhma maupun pemilik

proyek kepada

*UT:,

T:"tj:r3jut

yu,

rirU"r,

iri'Jipl.ilo,,rr,

dan disalurkan oleh

tukang puing - sebagai penerima tugas -

ke tempat-tempat penampungan ataupun outret

sesuai dengan spesifikaii atau jenisiimbah yang dibutuirkan oi"rr

r*irg-masing

outlet.

Apabila outret yang sesuai tidak ditemukan

,,itu

ri.b;h ;;;unan

ini

ditimbun pada

tempat penyimpanan ataupun dibuang ke tempat_pembuangan sampah.

Dari pengamatan yang oitaliukan penulis

teriihai bahwa hampir semua jenis

matenal limbah kon_struksi diferora

d;;,":,

cara penggunaan

kembali. contoh_contoh

material dan penggunaan yang umum adallah;

r

besi

-

dirangkai kembaii untuk

dipaki

sebagai turangan korom-korom praktis

maupun sebagai sengkang

t

kayu

-

tergantung bentuk dan mutu kayunya.ada yang

diproses menjadi kusen,

panel-panel pintu, sebagai pagar daram proyek-proyrn-u*gun"n,

dan ada yang digunakan sebagai cetakin *u,ipun p'-ny*ggah

pada saat pengecoran.

'

bat*

keram,q genteng lmateiial

i*i

tuiu'rrl

'-;;ild';acat

yang ada hanya

minimal maka digunakan iembali sebagaimana

material baru

'

;:::;:&:iT:,:*il?ang

-

digunakan kembari

..uugd

b"hao atap maupun pasar

o

puing

-

materiar yang

terdiri dari

agregat harus maupun kasar, dan pecahan_

pecahan bata dinding ataupun pecahanLtlon

aigonar<an s'eilagai uahan timbrnan

o

alat

plumbing, assesori burgun*n, pipa, insdrr"ri

ii;ik'_

digunakan kembari

sebagaimana penggunaan as

liiya.

Dari sisi sunlai, rimbah yang dihasilkan

-dj Jakarta dapat di pilah_pilah maupun

diproses secara manuar

d",

.;;;a;;;gr,r

biaya yang

ieratif rendah. Hal

ini dikarenakan populasi buryLr

ralriirggi'ri"a"

oli;fiiy#!

.ratir

rendah daoat

menekan ongkos

yang

dibutun[an

frtut

.n"rrp.or",

fu#"i-;;;.'ffi;

;Hi

Renovas i moupun perbaiknt_perba ikan kec

il

3**:::*_dihasilian

tegiatan-ini umumnya sangat sedikit dan suri

diperkirakan.

Penans-rrr",

l-"'-ll

rrrr qrrrurrulJa sangar seoll(lt clan sulit unruk

densan aAtA

-.-ujTlTl:^_l-uTy"

Iangsung dilakukan

oleh pemitik

il;;i'

f*-#"iffi

#T?,:13'

,*"flT1y,";;i";&"i}ffi

l''JrL".T,,li}"T,r..il

ffiHfr

*lffi

,"f

lr:*H,#*:"'ryly:;;";;;#il'ffi

;H'LH$:

pengumpul sampah ini diketahui bahwa

fi";#-;;;;.;;:::-'

qensan perusas

digunakan kembari oteh merer.o

-,.^r--.^'b*lans,

masil dapat

diguntkln

rJ;r";

fl

ffiffi

ff#Tll;i:*

m::*

"T'#

ylE[-Jffii

ffiil'

;ffi Tffidrffi;

bahan timbunan disekitar totasi

mereta:;;

*' "

Dsuatsar uaran

:T*'

p,

Tg

sebaga i

ataupun kamet bekas akan rtin,trqicoa.ri-j

^lif]tryg

bisa dipakai

ttp"ttik"yrffii;

ataupun karpet bekas akan dipakai sendiri or.h

,.r.ku.

(11)

i

lr*rl,"t

Ptoleai

Volume:

Vll

No.

2

Januan 2013
(12)

-

industri bata dan genteng yang memerrukan kayu bekas sebagai bahan

bakar

-

1n{ustri baja yang mengolah potongan besi sebagai

UJu*U"t

-

industri kecil informlr

vqg

r"ngoluh kal-ng

b"i",

;;;un

kantong sampah bekas

Berdasarkan uraian diaras penuris merii'at upaya oaur ulung

fi ug;il;i;g.

sangat terbantu oleh adanya pengguna limbah paaa

saat aan

totali

yuri

tia'ur.

:*r,

berbeda dgngan penghasil

liruat.b"ng*

kata lain 'coinciience market,

merupakan

suatu karakteristik daur ulang ini.

Berdasarkan.evaluasi terhadap fa\t9r-faktor yang diuraikan

euimby

(rg75)

9i1*,

dapat disimpul.kT

P*umeskipun

faktor'kuantitaf'untuk limbah konstruksi di

Jakarta belum diketahui dengan jelas, faktor 'kualitas'

o-

i"lt"r

Jarak/lokasi, yang dimiliki cukup potensil untut men3aOi pendorong upaya

d"*;i*g.

V. Kesimpulan

salah satu karakteristik yang menarik dari pengelolaan limbah konstruksi di

Jakarta adalah upaya penggunaaokembali.mat":,"lhJk*

y*g-air*ili*i;i.h

jd;r,

tukang puing dan pedagang material bekas.

ouru*

r..giudo"yu

tukang puing juga bertindak sebagai penjual material ke setiap outt.t

yu,g"*rrLli

material bekas dari

tukang puing' Setain itu,..tul,Tg_puing juga.tidak

j;;;-L"nira*

,"u"g"i-p"ilurri

material puing ataupun rimbah

uangunan-oiTTl

_n"*i-rit

n-v"k

sebagai per$uar.

Keberadaan tukang puing dan pe.daging materiar

bei<as

ini

sangat rnembantu sebagi

t"Tput

penyimpanan sementara maupun penyangga pada saat ,coincidence

msrket,

pada tempat dan lokasi yang sama

tidal

ada.

upaya pengelolaan limbah konstruksi

di

Jakarta berlangsung secara spontan

tanpa campur tangan pemerintah maupun pihak industri tonstrufisi.

ti*rroyu

l't

"b.l,

yang dihasilkan

dari

suatu proyek konskuksi atau

b;rgk;;

bangunan

digunakan

kembali sebagai bahan baku dalam proyek

torrt

utri

[i";;;,

industri-industri tain selain konstruksi' Antara penghasii limbah dan penggunu iiniu"r, tersebut beroperasi

iaringg

-tukang-tukang puing yang secara

ahif

mJricari sumber maupun memasok

material bekas ini kepada y"ng

,r.butuhkan.

Pengguna utama limbah konstruksi

di

Jakarta adarah proyek_proyek rumah

tinggal. dlasan utama daram menggunakan materiar bekas adarah

;ili,i""gr.*gi

biaya konstruksi. Alasan-alasan

laiiiya

adalah

*tut..nJ;p",i*

mutu material yang

lebih baik dan untuk memenuhi kebutuhan pada saat material baru yang sejenis tidak

tersedia pada tempat dan waku yang sama sementara kebutuhan ini mendesak. Seberapa banyak material bekas

ini

dapat digunutun

t

r*uuli

dalam kasus

I*?ry.

tarlRaknra sangat dipengaruhi

oleh faktor-riho.

kuantitas, kualitas,

dan

jaravlokasi selain keterliuat

"

jurirrg* tukap

puing/bongkaran dan pedagang materiar

bekas' Sehubungan del8an ito

p"o.t-iti*

l*;itu,

teir,ffiL"u"*ar*

jaringan ini dan

hubungannya dengan industri konstruksi difiarapkan

ut"n."-*u".i

pemahaman yang

lebih

menyeluruh dan mendalam akan industri

konstruksi-L

up"yu pengelotaan

sampah di Jakarta.

Volume:

Vll

No.

2

Januari2013
(13)

t*l

?oli?ulpii

Referensi:

BossinlqB'A'G'' and Brouwers,H.J.H. (1996)'construction

waste: quantification and source evaruation" Jgyrnar

of

construcrioi

aiginrering

and Management,

vol.ll2,

no.

l,

pp.55-60

Bower,B'T' (1977)

'ilonomic

Dimensions

of

waste

Recycling and Re-use: some

Definitions, Facts, and Issues',

in

o.w.pd"

*?'wurr..,

I.

(eds)

Resource

li{,'#{;::,'r!{;:ir*rEconomicDimewiinsof

necyctng,L;;sr..C;rp

Guthrie,P' and MallegM. (1995) waste Minimisotion

and Recycling in construction _ a

review. CIRIA Special publication tZZ.Landin,

&iia

Maclaren,v'w',

*g-vu,c

(tggl)

;i"iio.

wu,i"d;dBehaviour

of

rndustriar-,?ffiif"l-Institutional

Establishm ents',

Giowti

ach*gr,

"or:i',

*.r,

Maniatis, K', vanhile,s., MartawijayqA.,

Buekens,A., and vershaete,w. (lgg7) ,Sorid

waste

Management

in

indonesia,

stutur

'*a

pltentiar,,

Resource snd

C onservation, vol. I 5, pp.2l 7 -290

McDonard,

B.,

and smithers,'rta. trqqgl^,Imprementing

a

waste management pran

during

the conllrction

phase

:t ,'or"j;;;;";.

study', construction

Management.and

Economis,vol.l6,

pp.it-lA

-

--i

*otnLi

3!',?i.)6,

Jr%H"t

c*p"*tiulr'in-

olu"toping

countr ies,, Biocycte. Poon,C'S',

enn,r.w.,

and

N_g,L.H.

(2001)

,On-site

sorting

of

constmction and

*i:jff:lr;f;

in

Hong

Koig,,

:

n

**",,,"i",i,,i,*rn

and

n

,v"rns,

Quirnby,T.H.E. (1975)

fecuctins:

The Arternative

to

Disposar. London: The John Hopkins University press.

Reddrop,A., and Ryan,

9.

geml

Hgusing construction waste : a research study by the

Nationar

Ke\

lentre,

fir

lesi&

at

R-krIT. commonwearth Deparfinent

of

Ut#y,

Science and Tourism.tanbera ,

Ar.t;ii;;'cou.*,n"ni

rubrishirg

Rees,w''.

(1999) 'The

built

environment and the ecosphere: a grobar

perspective,,

B u i I d i n g Re s,

y

h

*

Inform at i on, v ol.Zl,

"r.ii

;,'

;;;ie

_ZZO Saleh,

I.

(1999) 'Hry3-urs-$arlet Dynamics

In

dJ

M;poritan

Area:

A

case

study of the Informal Housing ptarkJts in the

Metropolitan Jabotabek-Indonesia, unpublished phD dissertation,IJniversity

of pensyrruriiu"

*^

J,uuraoeK-rrloonesla', seo, s., and Hwang,y. (1999)

'in

e.ti*uti",

orc""rr*iion

and Demolition Debris

in Seoul, Korea: Waste Amoun!

ip.,

qd.lstimati-nlna

odel,, Journal of the

A

ir

&

Was t e Man a ge men t A s s

oi

i a ti on, v ol. 49,pp.

q;,ir-ils

sicular, D.T.,

(r992)

scavingers,

ii"v"iit, *a

rril;o;;ir'r-otia

*^r"

manasement

in

Indonesia,

center

for

southeast

Asia

studie"s,

'uniu..rity

of

carifornia

Berkeley.

Volume:

Vll

No.

2

Januari2013
(14)

lur&al

palip,@l$i

Simpson,M. (1993) 'Lapaks and Bandar Convert MSW in lndonesia', BioCycle,vol.34,

no.6, pp.78-80.

Soerjani M. (1984) oRecent Waste Management in Cities in Indonesia', Conservation

&

Recycling, vol.7, nos.2-4, pp. 1 8 1-190

USEPA (1998) Characterization

of

Building-Related Construction and Demolition

Debris

in

The

United

States. (Report

by

Franklin

Associates). Reposrt

No.EPA530-R-98-0l0washington:

Municipal

Information

and

Analysis Branch(5306W) USEPA.

Wilson,EJ, McDougall,F.R., and Willmore,J. (2001) 'Euro-trash: searching Europe for

a more sustainable approach to waste management' Resoarces Conservation

&

Re cycl ing, vol.3

l,

pp.327 -3 46

Wulandari,R. (2001) 'Minimisasi Limbah Konstruksi pada Proyek rumah Tinggal', unpublished

final

project report,

Civil

Engineering Departmen! Faculty

of

engineering, University of lndonesia.

Volume:

Vll

No.

2

Januari2013

.,q

Referensi

Dokumen terkait

Dalam kegiatan ini mahasiwa praktikan belum mengajar secara penuh, baik dalam penyampaian materi, penggunaan metode maupun pengelolaan kelas tetapi masih dalam

Akan tetapi bila perusahaan yang dimaksud hingga pada saat dilakukan kajian situasi ternyata tidak memiliki data tentang pesaing atau pesaingnya belum terpetakan

Akan tetapi bila perusahaan yang dimaksud hingga pada saat dilakukan kajian situasi ternyata tidak memiliki data tentang pesaing atau pesaingnya belum terpetakan

Mengingat masih belum optimalnya pengelolaan limbah cair di RSUD Lubuk Basung maka disarankan kebijakan yang berkaitan dengan pengelolaan limbah perlu

Standar pengembangan perangkat lunak (software development) masih bersifat khusus belum mencakup semua perangkat lunak, juga belum adanya suatu mekanisme keputusan untuk outsourcing

Dalam kegiatan ini mahasiwa praktikan belum mengajar secara penuh, baik dalam penyampaian materi, penggunaan metode maupun pengelolaan kelas tetapi masih dalam

5) Sistem pengadministrasian usaha yang masih manual. Dalam rangka meningkatkan usaha di bidang pengelolaan paska panen padi, diperlukan dukungan anggaran untuk

1) Masih kurangnya koordinasi baik internal unit kerja maupun antar unit kerja di dalam pengusulan peserta diklat. 2) Belum ada mekanisme yang jelas atas