• Tidak ada hasil yang ditemukan

Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan (4)

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2018

Membagikan "Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan (4)"

Copied!
4
0
0

Teks penuh

(1)

Pendidikan Pancasila dan

Kewarganegaraan

Bab 1

Menapaki Jalan Terjal Penegakan Hak Asasi

Manusia di Indonesia

Kelompok 2

Kelas : XI MIA 5

Anggota :

- Tania Prinsisli Yamaha

- Tiffany

- Andre Ardiansyah

- Yashinta Syahfitri

- Amar Satria Muharam

- Anisa Eka Putri

SMA Negeri 2 Kota Jambi

Tahun ajaran 2015/2016

(2)

Kasus pelanggaran HAM yang bersifat berat, meliputi : - Pembunuhan masal (genisida)

- Pembunuhan sewenang-wenang atau di luar putusan pengadilan - Penyiksaan

- Penghilangan orang secara paksa

Perbudakan atau diskriminasi yang dilakukan secara sistematis

Masih belum adanya kesepahaman pada tataran konsep hak asasi manusia antara paham yang memandang HAM bersifat universal (universalisme) dan paham yang memandang setiap bangsa memiliki paham HAM tersendiri berbeda dengan bangsa yang lain terutama dalam pelaksanaannya (partikularisme);adanya pandangan HAM bersifat individulistik yang akan mengancam kepentingan umum (dikhotomi antara individualisme dan kolektivisme);kurang berfungsinya lembaga – lembaga penegak hukum (polisi, jaksa dan pengadilan); danpemahaman belum merata tentang HAM baik dikalangan sipil maupun militer.

Jenis HAM yang diatur dalam UUD 1945 Pasal 28 C dan 28 D

28 C

Ayat 1 = Hak mengembangkan diri. Ayat 2 = Hak untuk memajukan diri. 28 D

Ayat 1 = Hak atas pengakuan,jaminan,perlindungan hukum. Ayat 2 = Hak untuk bekerja dan mendapat upah.

(3)

Pasal 28C

• (1) Setiap orang berhak mengembangkan diri melalui pemenuhan kebutuhan dasarnya, berhak mendapat pendidikan dan memperoleh manfaat dari ilmu pengetahuan dan teknologi, seni dan budaya, demi meningkatkan kualitas hidupnya dan demi kesejahteraan umat manusia.

• Makna: Maksudnya setiap orang berhak untuk mengembangkan diri dalam hal pendidikan, teknologi dan pengetahuan, seni budaya untuk meningkatkan kualitas hidupnya dan demi kesejahteraan manusia terutama rakyat indonesia. Keluarga berkewajiban membantu mewujudkanhal ini, jika keluarga kurang mampu maka negara berkewajiban membantu mewujudkan hal ini terutama bagi warga negara yang memiliki kemauan dan kemampuan yang besar.

• (2) Setiap orang berhak untuk memajukan dirinya dalam memperjuangkan haknya secara kolektif untuk membangun masyarakat, bangsa dan negaranya.

• Makna: Setiap orang berhak memajukan dirinya secara kolektif unntuk membangun masyarakat, bangsa dan negara indonesia. Setiap orang berhak mencalonkan dirinya untuk menjadi pilihan rakyat dalam hal pembangunan negara dalam arti dapat ikut serta dalam calon Presiden, DPR,MPR,Mentri,Bupati,gubernur, bahkan RT. Atau jika terbeban, dapat membangun bangsa secara sukarela melalui Lembaga Swadaya Masyarakat atau semacamnya. Semuanya dari rakyat, oleh rakyat, dan untuk rakyat.

Pasal 28D

(1) Setiap orang berhak atas pengakuan, jaminan, perlindungan, dan kepastian hukum yang adil serta perlakuan yang sama dihadapan hukum.

• Makna: setiap orang berhak atas pengakuan dalam arti diakui oleh negara , jaminan dan perlindungan dari negara itu sendiri serta perlakuan yang sama dihadapan hukum . (2) Setiap orang berhak untuk bekerja serta mendapat imbalan dan perlakuan yang adil dan layak dalam hubungan kerja. Makna : Untuk mendapatkan pekerjaan yang layak dan imbalan yang pentas memang tergantung kepada persiapan para pencari kerja tapi pemerintah juga berkewajiban menciptakan banyak lapangan pekerjaan agar tingkat pengangguran semakin menurun dan kesejahteraan masyarakat dapat meningkat.

(4)

munculnya berbagai partai politik. Tinggal bagaimana para partisipan politik benar-benar bekerja sesuai dengan tugasnya tanpa adanya penyimpangan

Referensi

Dokumen terkait

Penanganan perkara dimulai dengan pemberian peringatan (1 sampai 3) dan proses pengadilan dilaksanakan apabila pelaku pelanggaran tidak mengindahkan peringatan sebelumnya..

Menyikapi permasalahan-permasalahan seperti yang disebutkan di atas, penulis mempunyai ide dan wacana yang dituangkan dalam Tugas Akhir ini yaitu untuk membuat

Sebab yang mendasari hadis ini adalah dari Abdillah ibnu Abi „Auf berkata: tatkala sahabat Muadz datang dari Syam maka ia bersujud kepada Nabi Muhammad Shallallahu „Alaihi Wa

Bentuk perlakuan terhadap kelompok eksperimen adalah siswa diberi perlakuan (diajar) dengan menggunakan metode pembelajaran Modeling The Way. Sedangkan kelompok

Upaya yang dilakukan oleh Pemerintah kabupaten Ngada adalah Pemerintah bersama-sama dengan DPRD harus segera membuat Peraturan Daerah dan melibatkan masyarakat serta

Dan apabila dikatakan kepada mereka,” nafkahkanlah sebagaian dari rizeqi yang diberikan Allah kepadamu,” maka orang-orang yang kafir itu berkata kepada orang-orang yang

Metode turbidimetri (nephelometri) yaitu pengukuran variasi kekeruhan suspensi kolodial kitin selama kitinolisis. Pengukuran ini bersifat cepat dan akurat tapi tidak cocok untuk