• Tidak ada hasil yang ditemukan

Peramalan Pasar Penjualan Batik Menggunakan Metode Extreme Learning Machine (ELM)

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2017

Membagikan "Peramalan Pasar Penjualan Batik Menggunakan Metode Extreme Learning Machine (ELM)"

Copied!
17
0
0

Teks penuh

Gambar

Gambar 2.2. Data Runtun Waktu Dengan Pola Tren (Tanjung, 2012)
Gambar 2.3. Data Runtun Waktu Dengan Pola Siklus (Tanjung, 2012)
Gambar 2.4. Data Runtun Waktu Dengan Pola Musiman (Tanjung, 2012)
Gambar 2.5. Struktur Umum ELM
+3

Referensi

Dokumen terkait

Berdasarkan hasil pengujian dan analisis, didapatkan kesimpulan nilai MAPE terbaik yang dihasilkan dari penelitian ini adalah sebesar 1,012% dengan menggunakan

Hasil uji coba dalam penelitian menujukkan bahwa metode ELM memiliki error yang baik diukur dengan tingkat kesalahan Mean Absolute Percentage Error (MAPE) sebesar

Berdasarkan proses training, didapatkan output dengan tingkat keakuratan peramalan extreme learning machine, Mean Square Error (MSE) paling kecil yaitu 0,0082

Dikerjakan dengan menggunakan cap (alat yang terbuat dari tembaga yang dibentuk sesuai dengan gambar atau motif yang dikehendaki). Bentuk gambar/desain pada batik

untuk bias sebanyak jumlah data latih. Menghitung pada output weight. Hal ini untuk mendapat output weight ini, hal yang pertama yang harus dilakukan ini

Berdasarkan hasil pengujian dan analisis menggunakan confusion matrix dengan memakai data penyakit TB Puskesmas Dinoyo Tahun 2018-2019 diperoleh nilai akurasi tertinggi

Metode Extreme Machine Learning (ELM) disarankan untuk digunakan dalam peramalan penjualan PT Semen Indonesia (persero) tbk tahun selanjutnya karena memiliki

Sedangkan proses pembelajaran menggunakan metode Backpropagation dengan parameter perubahan hidden layer berjumlah 4, E-poch maksimal 3000 , dan pengaturan momentum