MENITI JALAN MENUJU
TAUHID
Disusun
olehSyekh:
Muhammad
binJamil Zainu
Tt» Otmpi
niW OMm
ftrCJtGuKtonctloCommunlttw«tNtsecmAro ntyimUWmmlm
-FrontolO.P.DotM-Y«namihHoaprtalTeL:2328226 2350194-F»j 2301465 Indonesi P.O.Boi 51584 RiyacSh11553
i Jm LH n_r
Disusun
oleh:Syekh Muhammad Bin JamiC Zainu
(PengajardiDaarulHaditsal-Khairiyah,diMalikah al-Mukarramah)
Penerjemah dan Layout:
ShoCahuddin fi6du[ Rahman Yajji, Lc
Penerjemah resmi
di:Kantor Kerjasama Da’wah, Bimbingan dan Penyuluhan
untuk Orang-Orang Asing
diSyifaa,Riyadh
Tip.4200620-4222626
P.O. Box. (31717)Riyadh
(11418)AWTii
JutOtAi
.jp\jjll-
.jjJJl
yLe j
**jJlJUcu*rji I JiCj Jl£P~> \
V
X 'lYJ>
o-\^^\.-A£r-£V-o
:dA^ij5*UbjaJ')
—
S01
— O
(pPrjiP) t^y>P-J>\X£-—1^rr/
i >a
r r.
y
(
http://www.eboobmuilimgrali5.blog5pot.co.id
(MenitiJalan(MenujuTauhid «3»
m M'm
Latar Belakang Penulisan
s s
^
/
^
S')
<Uil Jlj «Ui -k»i-l
y yy ss s s '
. . . ’jmui<«r»4
^
Saya menerima surat dari seseorang berkewarganegaraan Turkidaridaerah Konva,yangisinyasebagaiberikut:
“Kepada yang terhormat,
Muhammad
bin Jamil Zainu, gurudiDaaruulHadits al-KhairiyahdiMekkah.”Ustadz kami yang terhormat, saya adalah seorang mahasiswaFakultasSvari'ah diKonva.Sayatelahmenerjemahkan buku anda
yang
berjudul “al-Aqidah al-Islamiyah” dan buku“Ahtruhah’’kedalamBahasaTurki, tetapisayajuga membutuhkan kisahhidupandauntukdicetak.
Sayasangatmengharapkankesediaan Syekhyangterhormat untukmengirimkaninformasi-informasi itukealamatsaya.
Dari sekarang sayamengucapkan banyakterimakasih.
Dan
salamsejahterabagiyangmengikuti petunjuk.ll1
Tertanda, Bilal Baruji
<n
Salam inihanya untuk non muslim, olehkarena itudilarangmenggunakan salamsepertiini untuk sesama muslim.Adapunsalam untuk sesama muslim adalahas-salamu alaikum warohmatullahiwabarokatuh. (pent.)
Meniti JaCan Menuju^Tauhid
«4»
Kemudian
beberapa rekan saya dari kalangan mahasiswa, jugamemintakuuntuk menulis kisahperjalananhidupdantahapan- tahapanyang akujalanisejakkecilhinggaberusiasekitar70tahun.Juga kisahbagaimana akumeniti jalanmenuju Tauhid dan Aqidah Islamyangbenar,Aqidahpara Salafus Sholeh(generasipendahulu yang sholeh) yang selalu bersandar kepada dalil-dalil Al-Qur’an dan Hadits Shohih.
Dan
iniadalah nikmatyangsangatbesaryang tidakdiketahui kecualioleh orangyangmerasakannya.Sungguhbenar apayangdisabdakanolehRasulullahjg:
“Orang yang merasakan lezatnya iman adalah orangyangredha menjadikan Allah sebagai Tuhannya, Islam sebagai
agamanya
danMuhammad
sebagairasulnya.” [H.R.Muslim]Semoga
pembacamenemukan
dalam kisah ini 'ibrah dan pelajaranyangberguna untuk mengetahui kebenarandarikebatilan.Saya
memohon
kepada AllahA
I, semoga buku inibermanfaat untuk orang-orang muslim, dan menjadikanusaha ini
murnikarena Allah
#
semata.Muhammad
JamilZainu 1/1/1415H
Meniti JaCanMenuju‘Tauhid
«5>
Kelahiran Dan Masa Pertumbuhan
1. Saya dilahirkan di kota Hilb. Suria pada tahun 1925
M,
berdasarkan apayangtermaktub di dalam Paspor, bertepatan dengan tahun 1344 H. Usia saya sekarang 73 tahun. Ketika berusia kira-kira 10 tahun, sayamasuk
madrasah,khusus untuk belajarmembaca
danmenulis.2. Saya menjadi murid di madrasah “Daar Huffadz
”
selama 5 tahun,danselamaitupula saya menghapalAl-Qur’andengan baik sesuaidengan
hukum-hukum
tajwidnya.3. Di Hilb, saya
masuk
madrasah yang bernama "Kulliyah asv- Svar’iyah at-Tajhizivah" yang sekarang telah bergantinama
menjadi “Tsanawiyah Syar’ivah” yang berada dibawah
koordinasi Departemen Wakaf. Madrasah ini mengajarkan ilmu-ilmusyari’ahseperti Tafsir.Fiqhdengan
madzhab Imam Abu
Hanifah, Nahuw. Sharaf. Tarikh, Hadits dan ilmu-ilmu hadits, dansebagainya. Selain itu. sayajugabelajarilmu-ilmuumum
seperti Fisika,Kimia. Matematika.BahasaPerancis,dan ilmu-ilmulainyangpernah dikuasaiolehorang-orangmuslim dulusepertiIlmuJabar (Aritmatika).a-
Dan
seingat saya, saya pernah belajar Ilmu Tauhid dari satu kitab yang berjudul “al-Hushun al-Harnidiyah”.Suatu kitab yang berfokus hanya pada pembahasan tentang Tauhid Rububiyah dan penetapan
bahwa
alaminimemiliki Penciptadan
Tuhan Dan
ternyatakemudian, menjadi jelas bagi saya, bahwa hal itu adalah suatu kesalahanyang banyakmenimpa
orang-orang Islam,para penulis, perguruan-perguruan tinggi dan madrasah- madrasah yang mengajarkan ilmu-ilmu syariat Karena orang-orangMusyrikyangmemerangi Rasulullah%
jugamengakui (Tauhid Rububiyah) bahwa Allah-lah
Yang
Menciptakanmereka. Allah berfirman:Meniti JaCanMenuju Tauhuf
<6»
b-
“Z)a« sungguh, jika
kamu
bertanya kepada mereka:“Siapakah yang menciptakan mereka, niscaya mereka akan menjawab: Allah”,
maka
bagaimanakahmerekadapat dipalingkan(darimenyembahAllah)?” (Q.S.az-Zukhruf: 87)Adapun
Tauhid Uluhiyah yang menjadi dasar keselamatan seorang muslim, tidak sayapelajari,bahkan saya sama sekali tidak punya pengetahuan tentang itu.Kenyataan yang sama, juga dialami oleh madrasah dan perguruan tinggi lain yang tidak mengajarkannya dan tidakdipelajarisamasekaliolehparasiswa.
Sementara Allah $£ memerintahkan seluruh rasul untukmengajak manusiaketauhidini.Penutupparanabi.
Rasulullah
M
juga pernah menda’wahikaumnya
kepada Tauhid Uluhiyah ini, tetapi ternyata mereka menolak, berpaling danmenyombongkan
diri, sebagaimana dikisahkanolehAllah p. tentang mereka:“Sesungguhnya
mereka
dahulu apabila dikatakan kepada mereka: Laa ilaaha Ulatlah (Tiada tuhanyang
berhak disembah kecuali Allah) merekamenyombongkan
diri. (Q.S. ash-Shaffat: 35)Sikap
sombong
ini muncul, karena orang-orang Musyrik Arab itu. mengetahui maknanya,bahwa
orang yang menyebutkan kalimat ini. tidak bolehmemohon
kepadaselainAllahjfe.Sementaraitu.ada sebagian orang- orang
Muslim
mengucapkan kalimat ini, tetapi mereka justrumemohon
kepadaselainAllah sehingga karena perbuatannyaitu.merekatelahmerusakkalimattauhidini.Meniti JaCanMenuju'Tauhid
c-
Adapun
TauhidSifat, madrasahinisebagaimanamadrasah lain di berbagai negara Islam -dan ini memprihatinkan- telahmena’wilkan(menafsirkan)ayat-ayatyangberkaitan dengantauhidsifat.Saya ingat,
bahwa
madrasah ini telah menafsirkan firman Allah“(Yaitu) Tuhan Yang
Maha
Pemurah, Yangbersemayamdiatas ‘Arsy” (Q.S.Thaha:5)
Dimana
mereka mengartikan kalimat istawa’ (bersemayam) dengan pengertian istaula' (menguasai) denganberpatokanpadakata-kataseorangpenyair:*
",Sekelompok orangtelahmenguasaiIrak, tanpapedang
dan tanpapertumpahandarah.”
Ibnul Jauzi berkata: “Pelantun syair ini tidak diketahui.”
Ulama
lain mengatakanbahwa
penyairnya adalah seseorangyangberagamaNasrani.Sementaraitu.pengertiankata istawa
’
terdapatdalam haditsBukhariketika menafsirkan firman Allah
<^>
“DanDia berkehendak menujulangit”(Q,S.al-Baqorah: 29) Mujahid dan
Abu
‘Aliyah berkata: “Yang dimaksuddengankataistawa’adalah “diatas”dan "tinggi”(1
1
LihatShohih Bukhari dalamKitabTauhid1/175
<8 > Meniti Ja CanMenuju'Taufiitf
Jadi, apakah pantas seorang muslim meninggalkan perkataan seorang tabi’in dalam Kitab Shohih Bukhari, kemudian mengambil perkataan seorang penyair yang tidak dikenal? Ini adalah ta’wil (tafsir) salah yang mengingkari ketinggian Allah 3®yang bersemayandiatas
‘Arsy dan juga bertentangan dengan aqidah
Imam Abu
Hanifah,Imam
Malik danimam-imam
lainnya.Imam Abu
Hanifah, yang merupakanImam madzhab
yang mereka pelajari, berkata: “Barangsiapa yang mengatakan: “Sayatidaktahuapakah Tuhankudi langitatau dibumi.”Maka
iatelahkafir, karena AllahM
berfirman:"(Yaitu) Tuhan Yang
Maha
Pemurah, Yang bersemayamdiatas ‘Arsy’’ (Q.S. Thaha:5)Dan
'ArsyAllah 3®di atastujuhlapis langit. (2)4. Sayaberhasil mendapatkanijazah dan lulus
SM A
pada tahun 1948. Saya juga lulus seleksi untuk dikirim ke Perguruan Tinggi Al-Azhar, tetapi saya tidak berangkat karena alasan kesehatan.Kemudian
sayamasuk Madrasah
MuallimindiHilb dan bekerja sebagai guru selama kira-kira 29 tahun untuk kemudian meninggalkanprofesiini.5. Setelahmeninggalkanprofesiguru,sayake
Mekah
padatahun 1399 H, untuk melaksanakanumrah
dan berkenalan dengan SyekhAbdul AzizbinBaaz. Ketikabeliaumengetahuibahwa
Aqidahkuadalah aqidahsalaf(orangyangmengikuti nabidan para sahabat) beliau mengangkatku sebagai pengajar di MesjidilHaram
padawaktu hajian. Ketikamusim
haji selesai, beliau mengirimku ke Yordania untuk tugas da’wah.(2)
LihatSyarah ‘Aqidah Thohawiyah,hal.322
'MenitiJaCanMenuju Tauhid
Kemudian
sayaberangkat ke sanadantinggaldikotaRumtsa, di Mesjid Jami' Sholahuddin. Saya ditunjuk menjadi Imam, Khatib dan guru Al-Qur’an. Terkadang saya mengunjungi sekolah-sekolah persiapan dan mengarahkan mereka untuk berpegang teguh kepada Aqidah Tauhid, dan merekapun dengansenanghatimenerimaseruanini.6. Pada bulan
Ramadhan
tahun 1400 H, saya kembali melaksanakanumrah
ke Mekah, dan tinggal di sana hinggamusim
haji. Saya berkenalan dengan salah seorang murid Daarul Hadits al-Khairiyah di Mekah. Ia memintaku untuk mengajar di madrasah mereka, karena kebetulan mereka sedangmembutuhkan
guru-guru, terutama guru bidangstudi Musthalahul Hadits. Lalu saya menghubungi kepala sekolahnya dan menyanggupi permintaan saya, lalu meminta agar saya mengambil surat rekomendasi dari Syekh Abdul AzizbinBaaz. Lalubeliaumenulissuratdanmemintakepada kepala sekolahituagarmengangkatsaya sebagai salahseorang guru di madrasah yang ia pimpin.Maka
sayapun mengajar Tafsir.Tauhid. Al-Qur'anKarimdan ilmu-ilmulainnya.Mengikati Tarekat Naksabandiab
Sejak kecil saya selalu mengikuti pelajaran dan halaqah dzikirdimesjid.
Suatu ketika, pemimpin Tarekat Naksabandiah melihatku, lalu ia mengajakku ke pojok mesjid dan memberiku wirid-wirid Tarekat Naksabandiah.
Namun,
karena usiaku yang masihbelia, saya belummampu membaca
wirid-wirid itu sesuai dengan petunjuknya, tetapisayatetapmengikutipelajaranmereka bersama teman-temansayadaripojokanmesjidSayamendengarlantunan qasidah dan nyanyian mereka, dan ketika sampai pada peny ebutan
nama
syekh mereka, dengan serta merta. mereka meninggikan dan mengencangkansuara. Teriakan« 10|> Meniti JatanMenuju dauhid
keras di tengah
malam
ini sangatmenggangguku
danmembuatku
takutdanmerinding.
Dan
ketikausiakusemakinmenanjakdewasa,salahseorang kerabat mengajakku ke mesjid di daerah kami untuk mengikuti acarayang merekanamakan
al-Khatam.Kami
dudukmelingkar, kemudiansalahseorang syekhmembagikan
kepadakamibatu-batu kecildanberkata: “al-Fatihahasy-Syarifdanal-lkhlasasy-Syarif.Lalu dengan jumlah batu-batu kecil itu, kami
membaca
surah al-Fatihah, surah al-lkhlas, istighfar dan sholawat dengan bentukbacaansholawatyangtelahmerekahapal.Dan
diantarabentuk sholawatyangsaya ingat adalah:^ '
"YaAllah, berilah sholawat untuk
Muhammad
sebanyakbinatang melata.”Mereka
membaca
sholawat inidengan suara kerasdi akhir dzikir.Dan
selanjutnya, syekh yang ditugaskan itu menutupnya dengan ucapan rabithah syarifah (ikatan mulia). Mereka mengucapkannya dengan tujuanmembayangkan
wujud syekhnya saat menyebut namanya, karena syekh itulah -menurut perkiraan mereka-yangmengikatmereka denganAllahi!§.Mereka merendahkansuara kemudianberteriakdanterbuai dalam kekhusu’an, saat itu saya melihat salah seorang diantara mereka melompat ke atas kepala orang-orang yang hadir dari tempat yang tinggi karena kesedihan yang
mendalam
bagaikan permainansulap, sayaherandengantingkahdan suarayangkeras iniketikamenyebutnama
syekhtarekatmereka.Suatu ketika saya berkunjung ke rumah salah seorang kerabatkudan mendengarnya melantunkannyanyiandarikelompok Tarekat Naksabandiah.yangberbunyi:
Jh J* ^
\Meniti Jalan‘MenujuTauhid « 11 »
Tunjuki aku, demiAllah, tunjuki aku, kepadasyekh penolong, tunjukiaku.
s s "
\ly LtJ
Svekh
yang menyembuhkan
orangyang
sakitdanmenyembuhkan
orang yanggila.Sayaberdiri didepanpinturumah,dan belumsempat
masuk
kedalam,laluberkatakepadatuanrumah: “Apakahsyekhituyangmenyembuhkan
orangyang
sakitdan oranggila?"Iaberkata: "la, betul.’’ Lalu saya berkata kepadanya: "Nabi Isa bin
Maryam
,ss®yang
telah diberikanAllahM
mukjizatmenghidupkan orangyang
mati,
menyembuhkan
orangyang
buta sejaklahirdanorang yang berpenyakitsopak, tetapi iatetapmengatakan “denganidzinAllah".Kemudian ia berkata kepadaku: “
Dan
syekh kami juga melakukannya denganidzinAllah.”Lalu sayamenyanggahnya: “'Tapimengapa
andataditidakmengatakannya "denganidzinAllah”?” Karena penyembuh yang sebenarnya adalah Allah semata,sebagaimana perkataan Ibrahim dalamAl-Qur'an:r t s
“
Dan
apabila aku sakit, Dialah Yangmenyembuhkan
aku.”(Q.S. Asy-Syu’ara: 80)
Beberapa Catatan Tentang Tarekat NaksabancBah
1. Ciri khusus tarekat ini adalah wirid-wirid mereka yang tidak dikeraskan. Jaditarekat ini tidak
mengandung
tari-tariandan tepuk tangan sebagaimana padatarekat-tarekatterkenal lainnya.2. Dzikir-dzikir yang dilakukan secara berkelompok dan pembagian batu-batu kecil untuk setiap orang, lalu mereka diperintahkan
membaca
sesuatu dan meletakkan batu-batu kecil di dalam gelas berisi air untukdiminum
dengan niatMeniti JaCan Menuju‘Tauhid
<n)
kesembuhan, semuanyaituadalahtermasuk perbuatan bid’ah yang pernah diingkari oleh salah seorang sahabat nabi yang mulia, AbdullahbinMas’ud
*
ketikamasukkedalammesjiddan melihat sekelompokorangyang duduk melingkardan di tanganmerekaterdapat batu-batukecil. Salahseorangdiantara merekaberkata: “Bertasbihlah kaliansebanyakbatu-batukecil
yang adaditangan kalian!"
Beliau mencela perbuatan mereka sambil berkata:
“Perbuatanapa
yang
kalianlakukanini?”Mereka menjawab:‘Wahai
Abu
Abdurrahman, kami bertakbir, bertahlil dan bertasbih dengan batu-batu ini.”
Lalu beliau berkata:
“Hitunglah dosa-dosa kalian, dan saya menjamin
bahwa
segala kebaikanmu tidak akan sia-siasedikitpun. Celakalah kalian wahai umatMuhammad, mengapa
begitu cepat kalian binasa? Sahabat-sahabat rasul kalian masih banyakyang
masih hidup, baju mereka belum hancur, perabot mereka belum pecah, dan demi yang jiwaku ada di tangan-Nva, (apakah) petunjukkalian lebihbaikdaripetunjukMuhammad
‘M?Ataukalian telah
membuka
pintukesesalan?”Bila kita
menggunakan
logika yang murni, apakahmungkin
petunjukmereka yanglebihbaikdari pada petunjuk Rasulullah £|. karena mereka telah mendapatkan taufik (petunjuk) untuk melaksanakan suatu amalan yang tidak diketahui oleh beliau Sg?. atau mungkin mereka yang sesat?.Kemungkinan
pertama jelas salah, karena tidak ada seorangpunyang lebihbaikdari Rasulullah Bilademikian, berarti tersisakemungkinan yangterakhir.3. RabithahSyarifah (ikatan mulia). Istilahini. menurut mereka adalah
menggambaran
wujud syekh, seolah-olah ia datang mengawasimereka, ketikanamanya
disebutdalamdzikir.131
HaditsHasandiriwayatkan olehad-Darami danat-Tabarani
Meniti JalanMenuju‘Tauhid
Sehingga kita dapat melihat, bagaimana mereka melakukannya dengan penuhkekhusu’andanberteriak-teriak dengan suarayang tidakjelas.
Dan
inilah derajatIhsan yang sebenarnya, yang menurut mereka dijelaskan dalam sabda Rasulullahy i/ y } y y y y
jli1o\j
“Ihsan itu adalah engkau
menyembah
Allah seakan-akan engkau melihat-Nva, bila engkau tidak melihat-Nyamaka
sesungguhnyaDiamelihatmu.” [H.R.Muslim]Dalam
haditsini,Rasulullah$£memberikanpetunjuk,agar kitamenyembah
Allah seakan-akankita melihat-Nya,danbila kitatidak melihat-Nya.maka
sesungguhnya Dia melihatkita.Inilah derajat Ihsan yang ditujukan hanya kepada Allah iid semata. Tetapi mereka justru
mempersembahkan
Ihsan ituuntuk syekh mereka.
Dan
ini termasuk perbuatan syirikyang dilarangAllah#
dalamfirman-Nva:> >'
“Dan sembahlahAllahdanjanganlah
kamu
mempersekutukan-A
'yadengansesuatupun." (Q.S.an-Nisaa’: 36) Jadi, dziktr itu adalah ibadah yang hanya ditujukan kepada Allah p- semata dantidakboleh mempersekutukan-Nva dengan yang lain. Walaupun iamalaikat, seorang rasul ataupun seorang syekhyangjustru kedudukannya di bawahpararasul. Sehingga larangan mempersekutukan Allah ip dengan mereka, menjadi lebih jelas. Sebenarnya penggambaran syekh mereka ketika menyebutkan namanya, juga terdapat dalam Tarekat Svadzaliah dantarekat-tarekatsufi lain,yang akandijelaskankemudian.4. Teriakan keras yang mereka lakukan ketika menyebut
nama
syekh mereka, atau ketikamemohon
pertolongankepadaselain Allah, seperti kepada ahlul baitdan orang-orang yangdekaty yy
yy
kepadaAllah
#
adalah termasuk perbuatanmungkar, bahkan termasuk perbuatansyirikyangsangat dilarang.Berteriakdengansuara keras ketikamenyebut
nama
Allah adalah suatu kemungkaran, karena bertentangan dengan firman Allah$?•:"Sesungguhnyaorang-orangyangberimanituadalahmereka
yang
apabila disebutnama
Allah gemetarlah hati mereka.”(Q.S. al-Anfal: 2)
Juga bertentangandengansabda Rasulullah *:
«
UIP % ^
‘ ))> * '* ' •
‘Wahai manusiasekalian, kasihanilahdirikalian (pelan-pelan dalam berdoa) karenakalian tidakmemanjatkan doa kepada
Dzatyang
tulidanDzatyang
tiada, tetapikalianmemanjatkan doa kepada YangMaha Mendengar
danMaha
Dekat, danDia selalu bersamamu.’’ [Muttafaqun Alaihi]
Bilamenyebut
nama
Allah#
dengansuarayangkerasitudilarang,
maka
berteriak, khusyu’ dan menangis ketika menyebutnama
syekh mereka termasuk kemungkaran yang lebih besar. Karena perbuatan ini termasuk bentuk“kegembiraan” yang digambarkan oleh Allah tentang keadaanorang-orang musyrikdalamfirman-Nya:
y , ' * ff *i f
s
^
'^3 P
- > •.* i • ’ • - •
'J/
Meniti JalanMenuju Tauhid <15j>
“
Dan
apabilahanyanama
Allahsajayangdisebut,kesallahhati orang-orangyangtidakberiman kepada kehidupanakhirat, dan apabilanama
sembahan-sembahanselainAllahyangdisebut, tiba-tibamerekabergirang gembira.” (Q.S.az-Zumar:45)5. Sikapghuluw(berlebih-lebihan) terhadap syekhtarekat, serta keyakinan
bahwa
syekh mereka itulah yang dapatmenyembuhkan
orang yang sakit. Padahal Allah menyebutkanperkataannabi IbrahimasdalamAl-Qur’an:t /
/ z /• /
“Dan
apabila aku sakit, Dialah Yangmenyembuhkanku.
’’(Q.S. asy-Syu’ara: 80)
Demikianpuladengankisahseorang
pemuda
mu’minyang berdoakepadaAllah untuk orang-orangyangsakit,laluAllahmenyembuhkan
mereka, ketika seorang kerabat raja berkata kepadanya:"Kamu
akan mendapatkanhartayang banyakini,bilaengkaudapatmenyembuhkanku.”Lalu
pemuda
ituberkata:“Saya tidak dapat
menyembuhkan
seseorang, karena yang dapatmenyembuhkan
ituadalah Allahjj&bilaengkauberiman kepadaAllahjjfcmaka
saya akanmemohon
kepadaAllahM
danmenyembuhkanmu.”[H.R.Muslim]
6. Penyebutanlafadztunggal (**')ribuan kali adalah wirid(dzikir) mereka. Padahal dzikir dengan menggunakan lafadz
(^)
tidak memiliki landasan syar’i, baik dari RasulullahM, para sahabat, paratabi’inmaupun
dariparaimam-imam
mujtahidin.Perbuatan ini diadopsi dari perbuatan bid'ah orang-orang Sufi. Karena lafazh (*&') dalam Bahasa Arab adalah mubtada’ (awal kalimat) yang tidakmengandung
khabar (keterangan dan berita),sehingga kalimatitumenjaditidaklengkap.Seandainya seseorang menyebut
nama “Umar”
berkali- kali, dan kitabertanya kepadanya: “Apayang andainginkan dariUmar?” Kemudian
orang tersebut tidak menjawab apa-Meniti JaCanMenuju‘Tauhid <17>
rumahnya. Saya
kagum
dengan kelembutan ucapan dan perkataannya, serta ketawadhuan dan kedermawanannya. Saya meminta kepadanya wirid-wirid Tarekat Syadzaliah, lalu iamemberikuwirid-wiridkhusustarekatini.
Merekabiasanyaduduk-duduk berkelompokdipojok mesjid yangdihadiribeberapaorangpemuda. Disitulahmerekaberdzikir- dzikir setelah Sholat Jum’at.
Suatu ketika, saya datang bertandang ke rumahnya. Saya melihatgambar-gambarparasyekh Tarekat Syadzaliah tergantung di atas dinding. Lalu saya mengingatkannya tentang larangan menggantungkan gambar-gambar. Tetapi ia tidak mengindahkan peringatansaya. Padahalhaditstentangitusangatjelas,daniapun tahuitu,yaitusabda Rasulullahsg:
"Sesungguhnya
rumah yang
di dalamnya terdapatgambar-
gambar, tidak akan dimasuki oleh para malaikat. ”[H.R. Tirmidzi dan mengatakan
Hasan
Shohih]Kira-kirasetahunkemudian,ketikadalamperjalananumrah, saya inginsinggahmengunjungi syekhini.Laluia
mengundangku
untukmakan malam
bersamaanakkudan temanku.Setelah selesai, iabertanyakepadaku: “Apakah anda ingin mendengar nasyid-nasyid (lagu-lagu)
agama
dari parapemuda
itu?” Lalu saya menjawab: “Ya”
Kemudian
ia menyuruh parapemuda
yang ada di sekelilingnya -sementara jenggot menghiasi wajah mereka- untuk melantunkan nasyid itu. Lalumereka mulai melantunkannya dengansatusuara.Ringkasannasyidituadalah:Jj\
MS-Mi
<Mm j
c/'Barangsiapa
yang menyembah
Allah karena ingin mendapatkan surga, atau karenatakutkepadaneraka,maka
ia telahmenyembah
berhala."Meniti JalanMenuju‘Taufeid
< 18»
Lalu sayaberkatakepadaorangitu: “Allah
M
menyebutkan satuayatdalam Al-Qur’anyang
memujiparanabi,yang
bunyinya sebagai berikut:y } y
yy
y sy •Sesungguhnya mereka adalah orang-orangyang selalu bersegera dalam (mengerjakan) perbuatan-perbuatan yang baik dan mereka berdoa kepada
Kami
dengan harap dancemas.” (Q.S.al-Anbiya: 90)Kemudian
syekh itu berkata kepadaku: "Bait syair iniadalah untuk SayidAbdul Ghanian-Nabulsi”
Saya balik bertanya: “
Apakah
perkataan syekh, lebih didahulukan atasfirman Allah, sementara kedua perkataan itu bertolakbelakang?”Salah seorang yang mendendangkan lagu itu menjawab:
"SayidinaAli 4*berkata: "Orang yang
menyembah
Allahkarena inginmendapatkansurgaadalahibadahnya parapedagang."Saya langsung menyanggah: “Di buku
mana
andamenemukan
perkataan Sayidina Ali 4* ini?Apa
benar beliau berkatasepertiitu?”
Kemudian
orangitudiam.Saya berkata kepadanya: “Apakah masuk akal, Ali 4t mengatakan sesuatu
yang
bertentangan dengan Al-Qur'an sementara beliau termasuk salah seorang sahabat Rasulullah#
dantermasukdiantaraorang yangdikabarkanmasuk surga?"
Kemudian
teman saya menoleh dan berkata: “AllahM
menjelaskan sifat orang-orang
mu
'min dengan memuji mereka dalamfirman-Nya:4 ^
“Lambung
mereka jauh dari tempat tidurnya (senantiasa melakukan sholat), sedang mereka berdoa kepada Tuhannya denganrasatakutdanharap.“ (Q.S. as-Sajadah: 16)Meniti JaCanMenuju‘Taufiuf <19»
Tetapi merekatetapsajabelumpuasdenganpenjelasanini.
Saya meninggalkan perdebatan dengan mereka, lalu pergi ke mesjid untuksholat.
Salah seorang diantara
pemuda
itumenemui
kami dan berkata kepadaku: "Kami bersama kalian, kebenaran bersamakalian, tetapikamitidakbisa
ngomong
ataumendebatsyekh.’’Saya lalu bertanya kepadanya: "
Mengapa
kalian tidak mengatakanyang hak(benar)?”"Bila kami berbicara kepada mereka, kami akan dikeluarkan daripenginapan.”Demikianiamenjawab.
Inilahcara
umum
orang-orangSufi.Parasyekhorang-orangSufimemberiwasiatkepada murid- muridnya agar tidak
membantah
syekh mereka, betapapun kesalahanyangmerekalakukan.Mereka memiliki suatu istilah yang terkenal: "Tidak akan beruntung, bila seorang murid berkata kepada syekhnya
“
Mengapa
”?”Merekasepertinyapura-puratidaktahu sabda Rasulullah%:
"Setiap anakcucu
Adam
melakukan kesalahan, dan sebaik-baik orangyang
melakukankesalahan adalah orangyangbertaubat.” [HaditsHasan, H.R.Ahmad
danTirmidzi]Demikianpuladenganperkataan
Imam
Malikra:M
Ly
'y
“Setiap perkataan orang akan diambil atau ditolak, kecuali perkataan RasulullahSAW.”
/D
Meniti JalanMenuju Tauhid
«20^
Majelis Sholawat Untuk Nabi
Saya pergi bersama beberapa orang syekh ke salah satu mesjid untuk menghadiri majelis ini. Lalu kami ikutdalam salah satu halaqah(lingkaran) dziki'r, sementara mereka melakukannya sambil menari. Antarasatu dengan yang lain saling berpegangan tangan. Menggerak-gerakkan tubuhdenganmiringkekiridan ke kanan.
Dengan
suara yang ditinggikan dan direndahkan. Mereka menyebutkankata-kata(... **') (... <*')Setiaporangdalamlingkaranitu.keluardaribarisanmenuju ke tengah lingkaran.
Kemudian
memberi isyarat (tanda) dengan tangankepadaparahadirinsupayamemberisemangat agarmereka yangmenarisemakingesitdanbergerakmemiringkanbadan.Ketika tiba giliranku, pimpinan mereka memberi isyarat
kepadakuuntuk ketengah,agar dapat
menambah
gerakan dantarian mereka. Salah seorang syekhyang bersama denganku,memohon
kepada pimpinan itu untuk membiarkanku, karena fisikku yang lemah.Karena iatahu
bahwa
saya tidak senangdenganperbuatansemacam
ini. lamenatapkudiamdantidakbergerak.Pimpinan itupun membiarkanku dan
memaklumi
keenggangankukeluarke tengahlingkaran.Saya mendengar bait-bait svair dengan suara yang indah.
Tetapi isi syair itu tidak terlepas dari permintaan tolong dan bantuan kepadaselain Allah.
Saya jugamenyaksikan
kaum
wanitadudukditempatyang agaktinggimenontonkaum
lelaki. Salah seorangdiantarawanita- wanita itu mutabarrij (tidak menutup aurat) dengan memperlihatkan rambut,betis, tangandanlehernya. Saya berusaha mengingkarinya dalam hati, kemudian menyampaikan hal itukepada pimpinan majelis: "Wanita yang ada di atas itu, tidak menutup auratnya, seandainya engkau mengingatkan ia dan wanita-wanitayanglainagarmereka mengenakanjilbabdimesjid,
maka
haIitusungguh merupakan amatan yangbaik.”
‘Meniti ‘JaCan Menuju‘Tauhid «2lii
“Kami tidak mengingatkan
kaum
wanita, dan tidak mengatakansesuatukepadamereka."Demikiankatapimpinanitu.Saya menanyakan alasannya mengatakan hal itu, lalu dijawab: “Bilakamimenasehati mereka,merekatidakakandatang lagiuntuk menghadirimajelisdzikirini.”
Saya berkata dalam hati: “La haula
wa
la quwwata illa billah, (tiada daya dan kekuatan kecuali dengan (pertolongan) Allah), dzikirapaini?Dimana kaum
wanitanyanampak
seperti itudantidakseorangpun
yang
menegurmereka.Apakah
Rasulullah,#redhadengan keadaansepertiini,sementarabeliau bersabda:
/ s s s * * s s Osf * } s
t s is s
“Barangsiapa yang melihat kemungkaran,
maka
hendaklah iamengubahnya
dengan tangannya, bila tidak mampu,maka
cukuplah dengan lisannya, bila tidak mampu,maka
cukuplah denganhatinya,danitulahselemah-lemah iman." (H.R.Muslim)Tarekat Qodiriah
Salah seorang syekh tarekat ini
mengundangku
bersama syekhyang mengajari sayailmunahuw
dantafsir.Kamipun
pergi ke rumah syekh itu. Setelah selesaimakan
malam, orang-orang yang hadirkemudian berdiri, berdzikir. melompat, goyangke kiridankekanan dan menyebutlafadz(... “*') (.. .
Saya hanya berdiri dan tidak bergerak, kemudian saya dudukdibangkuhingga bagian pertamaselesai.
Saya melihat keringat mereka bercucuran, kemudian mengambil handuk dan membersihkannya.
Ketika waktu sudah mendekati tengah malam, saya tinggalkanmerekadanpergike rumah.
<22» Meniti JalanMenuju Tauhid
Pada hari kedua, saya bertemu dengan salah seorang diantara mereka. Ia juga seorang guru sepertiku. Saya katakan kepadanya: “Hinggakapankalianmelakukanini?"
Ia menjawab: “Hingga
jam
dua, setelah lewat tengah malam, lalukamimenujurumah
untuktidur.”
"LalukapankalianSholatSubuh?”Tanyasaya selanjutnya.
Ia menjawab: “Kami tidak Sholat Subuh tepat
pada
waktunya,bahkanterkadanglewat begitusaja."Sayahanyabisaberguman dalamhati: "MasyaAllah,dzikir
model apaini?yangtelahmelalaikan Sholat Subuh.’’
Saya teringat dengan perkataan ‘Aisyah ra yang menceritakankeadaanRasulullah £:
"Beliau selalu tidur di awal malam, dan menghidupkan akhir
malam
(dengan ShalatLail).’’
[Muttafaqun‘Alaihi]
Sementara orang-orang Sufi ini, melakukan hal yang sebaliknya. Mereka menghidupkanawal
malam
denganperbuatan bid’an dan goyangan, dan mengisi akhirmalamnya
dengantidur lalumelalaikanSholatSubuh.Allah 3&berfirman:
4 ^
“Maka
kecelakaanlah bagiorangyang
shalat, (yaitu)orang-orangyang
lalaidarishalatnya.” (Q.S. al-Ma'un:4-5)Maksudnya
adalah mereka yangmenunda
sholat hingga waktunyaterlewatkan.Rasulullah bersabda.
Meniti JaCanMenuju‘Tauhid <23 »
“Dua
raka’atSholat Subuh lebih baik dari dunia dengan segala isinya.”[H.R. Tirmidzi dan telah ditashih oleh al-Albani dalam ShohihulJami’]
Bertepuk Tangan Ketika Dzikir
Ketika saya di mesjid, dan halaqah dzikir berlangsung setelah Sholat Jum’at, saya duduk menonton mereka.
Dan
agar mereka semakin bersemangat, salah seorang diantara mereka melakukannya denganbertepuktangan.Lalu sayamemberi isyaratkepadanya,
bahwa
perbuatanitu adalahharam
dantidakbolehdilakukan.Tetapiiatidakberhentibertepuktangan.
Ketika selesai, saya menasehatinya, tetapi ia tidak menerimanya.
Dan
beberapasaatkemudian,sayamenemuinya
lagi untuk mengingatkannya,bahwa
tepuk tanganitu adalahtermasuk perbuatan orang-orang musyrik. Sebagaimana yang difirmankan olehAllah“Sembahyang mereka disekitarBaitullah itu, laintidakhanyalah siulandantepuktangan.” (QS.al-Anfaal: 35)
Laluiaberkata: “TetapiSyekh Fulan membolehkannya.” Saya berkata dalam hati
bahwa
telah berlaku atas mereka firman AllahSk:“Merekamenjadikan orang-orang alimnyadanrahib-rahibmereka sebagai tuhanselainAllahdan(jugamereka mempertuhankan)al-
MasihputraMaryam.” (Q.S. at-Taubah: 31) Ketika 'Adiybinat-Tha’i mendengarayatitu-ketikaitu beliau masih dalam keadaan Nasrani danbelum masuk Islam- ia
Meniti JaTanMenuju‘Tauhid
«24)>
berkata: "Wahai Rasulullah, kami tidak
menyembah
mereka.”Kemudian
Rasulullah$£bersabda:^ > Z
£ sl J ) , i «'g
't diyt Jjt
1ji-1
U
jiyya^ij< <011U
^))((^Ta\>e)D
:<
JT:
Jtt"Bukankah mereka(pararahibitu)menghalalkanuntukkalianapa yangAllah haramkan, lalu kalian menghalalkannyajuga?
Dan
merekamengharamkan
apayang
dihalalkan Allah, lalu kalianmengharamkannya
juga?
Iaberkata: "Betul.
” Lalu Rasulullahgg bersabda: “Itulahbentukpenyembahanterhadap mereka.” [Hadits hasanyangdiriwayatkan TirmidzidanBaihaqi]
Kemudian
saya menghadiri halaqah dzikir lain, di mesjid yang sama, dimana seseorang berdzikir sambil bertepuk tangan.Saya katakan kepadamerekasetelahselesai: “Sesungguhnyasuara andasangatindah, tetapitepuk tanganiniharam hukumnya.”Lalu ia menjawab: "Alunan laguyang kaminyanyikan tidaksempurna
bila tidakdisertaidengantepuktangan. Seorangsyekhyanglebih besar (alim) darianda pernahmelihatsayamelakukan ini dan ia tidakmengingkarinya (menegurku).”
Bila kita memperhatikan, sebenarnya orang-orang yang menghadiridzikirsepertiinitelahmelakukan pengingkaranterhadap
nama-nama
Allah,karenamenyebut (j* « j* 1^
‘ ‘Pergantian
nama
Allah dan penyimpangan ini.hukumnya
haram, dan karena itu.maka
orang yang melakukannya akan dihisabpadaharikiamatnanti.Memukul Dengan Besi
Di dekat rumah kami, ada sekelompok orang-orang Sufi.
Saya biasanya datang ke sana untuk mengetahui lebih jauh, dzikir yang mereka baca. Setelah Sholat Isya', orang-orang yang akan
‘MenitiJaCanMenuju‘Taufiid <f25|»
menyanyikanbait-baitlagu mulai berdatangan.Mereka semuatidak berjenggotdan menyenandungkanbaitsyairyangsama:
“Berilah kamisegelas arak, berilahkami
minuman
arak.” Mereka mengulang-ulang bait syair ini, sambil menggoyang- goyangkan tubuh mereka kekiri dan kekanan. Pimpinan kelompok mereka mengulangi bait syair mi, kemudian diikuti oleh para pengikutnya. Sehinggamerekasepertisebuah kelompok paduansuara.Mereka tidak merasa malu menyebutkan kata-katakhamar (arak)didalammesjidyangseharusnyadijadikantempatsholatdan
membaca
Al-Qur"an. Karena dalambait syairitubermakna khamar,sementara Allahjsltelahmengharamkan
khamarinidalam Al-Qur’andanjugaoleh Rasulullah%
dalamhadits-haditsnya.Kemudian
setelah itu. rebana mulai dipukul bertalu-talu dengansuarayangkeras.Lalusalah seorangdiantaramerekayang paling tua tampil kedepan,membuka
bajunya danberteriakdengan suarayangkeras: "Wahaikakek! 'Yang
mereka maksudkan adalah meminta pertolongan kepadasalahseorangnenekmoyang
merekadarikalangan Tarekat Rifa'iyah.Karena merekaterkenaldenganperbuatanini.Kemudian
iamengambilsepotongbesi danmenusukkannya ke dalam perutnya sambil berteriak dengan surar keras: "Wahai kakek!”
Setelah itu. seorang laki-laki berpakaian tentara datang denganjenggotyangtercukurhabis,mengambilgelasdarikacadan mengunyahnya dengangiginya.
Saya berkata dalam hati, bila tentara ini benar danjujur,
kenapa ia tidakberangkat berjihad melawan orang-orang Yahudi, bukankah itu lebih baik daripada
memecahkan
gelas dengan giginya.Dan
itu terjadi pada tahun 1967M
ketika orang-orang Yahudi merebut dan menguasai beberapa wilayah Arab disemenanjung Arab, sementara pasukan-pasukan Arab mengalami
'Meniti 'JalanMenuju'Tauhid
<26»
kekalahantelakdankerugian perangyangtidaksedikit. Sementara tentara yang satu ini, tidak bisa melakukuan apa-apa, bahkan ia
melakukankemaksiatanlaindengan
memotong
jenggotnya.Ada
beberapa halyang menjadicatatan atasperbuatan ini,diantaranyaadalah:
1. Sebagian orangmenganggap,bahwaperbuatandanaksiiniadalah termasuk karamah(kejadianyangterjadidiluarkebiasaan,yang timbuldariseorang walidanbukandari nabi).Merekatidak tahu bahwa sebenarnya perbuatan yang mereka lakukan itu adalah berasal dari setan-setanyang jugahadirberkumpuldi sekeliling mereka, yang senantiasa menolong mereka dalam kesesatan.
Karena ketika mereka
memohon
pertolongan kepada nenek moyang,berartimerekatelahberpalingdaridzikrullahkepada perbuatanmempersekutukanAllah (syirik).Berdasarkan firman Allah
•K.
f 4 . ...t ,i c..y: >- >
, >'>
"
\(’+aLj
yy
‘ (jj**
y y j>>y yj*
jrjy
' \ ' ' }
’•’>>>-y. >' •
"
. - „ - •>. - >“Barangsiapa vang berpaling dari pengajaran Tuhan Yang
Maha
Pemurah (Al-Qur’an),Kami
adakan baginya syaitan (yangmenyesatkan)maka
syaitan itulahyangmenjadi temanyang
selalu menyertainya.Dan
sesungguhnyasyaitan-syaitan itu benar-benar menghalangi mereka darijalanyang benar dan mereka menyangkabahwa
mereka mendapatpetunjuk.” (Q.S. az-Zukhruf: 36-37)Allah mengejek mereka melalui perantaraan setan ini.
sehinggamereka bertambahsesat. Allah berfirman:
^ z ty y * s >}
llc a!
o
'Cjf Jaf
Meniti JaCanMenuju Tauhid
t
27 »2.
3.
“Katakanlah: “Barangsiapayangberadadidalamkesesatan,
maka
biarlah Tuhan YangMaha Pemurah
memperpanjang tempo baginya (yaitu memanjangkan usia dan membiarkan merekahidupdalamkesenangan).” (Q.S.Maryam:
75)Dan
tidakdiragukanlagi,bahwahalitu tetjadikarenabantuan dankemampuan
setanmelakukanitu. Nabi Sulaiman jugapernah meminta pertolongan kepada pasukannya untukmembawa
singgasana RatuBalkis, sebagaimana dalamfirman Allah. •" >, * *"A- \ 1
“Berkata “Ifrit (yang cerdik) darigolonganjin: “
Aku
akan datangkepadamu denganmembawa
singgasanaitukepadamu sebelumkamuberdiri daritempat dudukmu.’’
(Q.S.an-Naml:39) Orang-orang yang datang ke India, sebagaimana yang dilakukan oleh Ibnu Batutah dan yang lainnya, akan menyaksikanhalyanglebihbanyaklagidilakukanolehorang- orangMajusi.
Masalahnya bukan hanya masalah karamah dan wali, tetapi
memukul
danmenusuktubuhdenganbesiataudenganapasaja adalah termasuk perbuatansetanyangselaluhadirdimana
ada nyanyian dan musik yang merupakan seruling setan.Dan
kebanyakanorang-orangyang melakukanperbuatansepertiini.telah melakukan perbuatan maksiat, bahkan jelas-jelas
merupakan perbuatan syirik kepada Allah. Jadi bagaimana mungkin hal itu timbul
dan
para wali dan pemilik karamah.Sementara Allah 3&berfirman:
“Ingatlah, sesungguhnya wali-wali Allah itu, tidak ada kekhawatiran terhadap mereka dan tidak (pula) mereka bersedih hati. (Yaitu) orang-orangyang beriman danmereka
selalu bertakwa.” (Q.S.Yunus. 62-63)
‘Meniti 'JatanMenuju‘Tauhid
<28)
Yang
dimaksud dengan wali itu adalah orang yangmu’min
dan bertakwa yang menjauhi perbuatan syirik dan maksiat. Iasenantiasamemohon
pertolongankepada Allah&
semata,baik di saatsusah
maupun
dikala senang. Bolehjadikaramah akan datang kepadanya tanpa ia minta dan tanpa mempertontonkannyadi hadapanorang-orang.
4. Syekhul Islam, Ibnu Taimiyah berkata tentang perbuatan- perbuatan atau kejadian-kejadian ini, yang bersumber dari orang-orangsepertimereka: “Perbuatanmitidakakanmuncul, ketika mereka
membaca
Al-Qur’an atau ketikamelaksanakansholat, karenaamalan-amalaniniadalah bentuk ibadah
yang
disvariatkan, tanda keimanan dan ajaran Rasulullah
M
vangjustrudapatmengusirsetan.Sementaraperbuatanyang mereka lakukan adalah bid’ah, tanda kesyirikan, ajaran setan dan pengaruhfalsafat,yang semuanya dapat
mengundang
setan.’’
5. Salah seoranglaki-lakidari golongansalafiah(golonganyang mengikuti nabi, para sahabat dan tabi'in) pernah menyuruh salahseorangdi antaramereka yangmenusukdirinya dengan
besi, untuk
memasukkan
pentil kedalam matanya. Orangitu ternyata menolak dan takut, yang menunjukkanbahwa
iamemasukkan
besi ke dalam tubuhnya dengan besi khusus.Orang-orangyang pernah melakukan perbuatan
semacam
ini dan kemudianbertaubat,bercerita tentangadanya darahyang mengalirdarimerekalalu mencucinyasetelahitu.6. Seorang muslim yang dapatdipercaya, melihat dengan mata kepala sendiri, seorang tentara yang menusukkan tubuhnya dengan besiyang memiliki bentuk khusus. Ia melihat bekas- bekasdarahyangmembasahibesiitu. Ketikaorangitudibawa ke
komandan
tentara, iaberkatakepada orangitu: "Kamiakanmemukul
kedua kakimu dengan cambuk, bila engkau benar,maka
bersabardantahanlah.”Ketikaia mulaidipukul,iapun menangis, berteriak, meraung-raung, minta tolong dan tidak tahan dengan pukulan Tentara-tentara yang lainpun menertawakan danmengejeknya.Meniti'JaCati Menuju Tauhid j29]>
Kesimpulan Tentang Tarikat Qodiriyah
Memukul
tubuh dengan besi, tidak pernah dilakukanoleh nabi para sahabatnya, para tabi’in dan jugaimam-imam
mujtahid. Seandainya perbuatan tersebut
mengandung
kebaikan,tentulah mereka yang pertama kali melakukannya sebelum kita.
Tetapiperbuatantersebutadalah perbuatanbid’ahyangdilakukan oleh orang-orang sebelum mereka yang senantiasa meminta pertolongan kepada setan-setan. Mereka adalah orang-orang musyrikkepadaAllah
M.
Rasulullahjgtelahmengancam
perbuatan bid’ahinidalamsabdanya:JSji
ip
jo <ap
))z'
"Hendaklah kalianmenghindari hal-halbaruyangdiada-adakan, karenasetiapyangdiada-adakan adalahbid’ah, dansetiap bid’ah adalahkesesatan, dansetiap kesesatantempatnya adalahneraka.” [Haditsshohih diriwayatkanoleh Nasa’i]
Dan
perbuatan orang-orangahlibid’ahitutertolakdantidak diterima,berdasarkan sabda RasulullahSi:9
-dp ^
j*))“Barangsiapa yang melakukan saatu amalanyang bukan bagian dari urusan kami (agama Islam)
maka
amalan itu tertolak."[H.R. Muslim]
Orang-orangahlibid’ah.memintapertolongan kepada orang yang sudah meninggal dan kepada setan-setan. Perbuatan ini
termasuk perbuatansyirikyang mendapatkanperingatankerasdari Allah dalamfirman-Nya:
«30» Meniti JalanMenuju‘Tauhid
> * < / / / > // « •
“Sesungguhnya orang yang mempersekutukan (sesuatu dengan) Allah,
maka
pasti Allahmengharamkan
untuknya surga, dan tempatnyaialahneraka, dan tidaklahadabagiorang-orang zalimituseorang penolong.” (Q.S.al-Ma’idah:72) Rasulullah
%
jugabersabda:“Barangsiapayang meninggal dalam keadaania
memohon
kepada sesuatu selain Allah,maka
iaakanmasukneraka." [H.R.Bukhari]Dan
barangsiapayang mempercayai dan menolongmereka,maka
iatermasuk golongan mereka.Tarekat Maulawiyah
Di daerah saya, terdapat kelompok lain yang terkenal dengan
nama
Tarekat Maulawiyah. Mereka bermarkas di mesjid besar, tempat dimana sholat-sholat fardhu didirikan. Di situ terdapat banyak kuburan yang ditutup dengan kain kelambu.Nisannya dihiasidenganbatu-batu
marmer
yangindahdantinggi.Di atasnya tertulis ayat-ayat Al-Qur’an,
nama
orangyang sudah meninggal itu dan bait-bait syair.Kelompok
ini menghadiri perayaansetiap hari Jum’atataupada acara-acaratertentudenganmemakai
topiyangpanjangterbuatdari kulitberwarna abu-abudan beberapaalat-alat musikyang merekagunakanketika dzikirdapat didengardarikejauhan. Sayamelihat salahseorangdiantaramereka duduk di tengah lingkaran, kemudian berputar-putar sendiriandi tempatitu,dilakukanberkali-kalidantidakberanjakdaritempatnya.Mereka
menundukkan
kepalaketikamemohon
pertolongankepada syekh mereka.JalaluddinRumi
atauyanglainnya.Meniti‘JaCanMenuju‘Tauhid «31 »
1.
Yang
sangat aneh, adalah banyak di antara mesjid-mesjiddi beberapanegeri Islam,termasuk mesjidini,yang menguburkan orang-orang mati di dalam mesjid, mengikuti apa yang dilakukanolehorang-orangYahudi danNasrani.Rasulullah bersabda:
* t.
t'
' y.“Allah melaknat orang-orang Yahudi dan Nasrani
yang
menjadikan kuburan nabi-nabi mereka sebagai mesjid,perbuatanmereka mendapatkanperingatan.” [H.R.Bukhari]
Sholat menghadap ke kuburjuga terlarang, berdasarkan sabda Rasulullah
"Janganlah kalian duduk di atas kuburan dan janganlah kalian sholat
menghadap
kubur.” [H.R.Muslim
danAhmad]
Adapun membangun
kuburansecarapermanent. lengkap dengan kubah, dinding, tulisan dan pengecetan,maka
dengarlah larangan Rasulullahggtentangitu:"Beliau melarang mengecat kuburan atau mendirikan bangunandiatasnya.” [H.R.Muslim]
Dalam
riwayatlain:"Beliau melarang menulis sesuatu di atas kubur" [H.R.
Tirmidzidan Hakim, dantelah disepakati olehDzahabiy]
Meniti JaCanMenuju‘Tauhid
«32»
2. Menggunakan alat musik di mesjid dan ketika dzikir adalah termasuk perbuatan bid’ah orang-orang Sufi yang datang belakangan. Rasulullah
M
telahmelarangmusikdalamsabdanya:OjUilj
/ / z' "/ /
“Akan datang
pada
umatkukaum
yang menghalalkan zina, sutra, khamar dan alat musik.” [H.R. BukharidanAbu Daud
danditashiholehal-Albanidan lain-lain]Dikecualikandarialatmusikini,rebanayangdipukul pada hariraya‘iedatauuntuk
kaum
wanita pada acarapernikahan.3.
Kelompok
ini berpindahdarisatumesjidke mesjidlainuntuk mengadakan apa yang merekanamakan
an-Naitbah yaitu dzikir yang disertai dengan alat musik. Mereka begadang hingga larut malam, sehingga suara gaduh musik inimengganggu
pendudukdaerahitu.4. Saya mengenalsalahseorangdiantaramereka,ia
memakaikan
anaknya topi yang sering dipakai orang-orang kafir. Lalu dengan sembunyi-sembunyi saya mengambil topi itu dan merobeknya. Orang sufi itu,tidak menerimaperlakuankudan marahkepadaku. Saya katakan kepadanya: ",Saya melakukanitu karena rasa ghirahku (kecemburuan atas dasar Islam) terhadap
anakmu yang memakai
pakaian ala orang-orangkafir.
”Lalusayamintamaaf.
Orangsufi ini
memasang
tulisan diruangkerjanya:> »
“WahaiHadhrah
Maulana
Jalaluddin”Lalu saya bertanya kepadanya: "Bagaimana anda memanggil sykeh yang tidak mendengar dan tidak mengabulkanpermintaanini?
"
Dia hanyabisadiam membisu,tidakmenjawab.
InilahkesimpulantentangTarekat Maulawiyah.
Meniti JaCanMenuju‘Tauhid <33»
Pelajaran Aneh Dari Seorang Syekh Sufi
Suatuketika,sayapergibersamasalahseorangsyekhuntuk mengikuti pelajaran di salah satu mesjid. Di sana, orang-orang sudah berkumpul, baik guru-guru
maupun
parasyekh.Mereka
membaca
sebuahbukuberjudulal-Hikamkarangan Ibnu ‘Ajibah. Pelajaran merekatentang: “Mendidik jiwamenurut orang-orangSufi".Salah seorang diantara mereka
membaca
kisah aneh dari bukutersebutyangisinya:^
Salah seorang laki-laki dari golongan sufi masuk kamar mandi untuk mandi. Ketika orang sufi ini keluar dari kamar manditersebut, ia mencuri handuk yang khusus dipinjamkan oleh pemilik kamar mandi untuk orang yang mandi di tempat itu.
Ujung handuk dibiarkan kelihatan, agar orang-orang memergokinya mencuri, kemudian mereka mengejek dan menghardiknya. Dengan tujuan menghinakan dan mendidik dirinyadengancara-carasufi.
Dan
ternyata, setelahiakeluardarikamarmandi,pemilikkamar mandiitumengejarnya danmelihat ujung handuk nyembulkeluardari balik pakaiannya, lalu iapun menghardik dan memukulnya. Orang-orang yang mendengarnya, melihat syekh sufi yang mencuri handuk dari kamar mandiini.
lalumerekapunikutmenghardik, mengejek danberbagaihalyang dilakukan orang-orang ketika memergoki seorang pencuri.
Merekamendapatkangambaranyangjelekdanorangsufiini.
Seorang laki-laki dari kalangan sufi ingin mendidik dan menghinakandirinya.Laluiamemikulsekarungbuah-buahan yang disukai anak-anak.Laluiapun kepasar,danberkatakepadasetiap anakkecilyanglewat: "Ludahiwajahku,saya akanberibuahycmg kamusukai.
"
Lalu anakkecil itumeludahiwajah syekhitudan memberinyabuah.Demikianlahludah anak-anakkecil dijalan