“Catur adalah seni mencari kebenaran”
Amateur To Master
AURRVELLIS VESSUVIOLA DEXQUE
LIMITED EDITION
“
Aku mendedikasikan buku ini untuk Adik perempuanku dan yang paling utama untuk TUHAN, yakni sosok misterius yang menyebalkan, yang selalu menghantui hidupku selama bertahun-tahun. Aku bermimpi, suatu ketika aku mendayung perahuku ke tengah badai dan berbaring di sana dalam keabadian. Aku merindukan saat dimana aku duduk di tepi pantai bersamamu dan menghabiskan waktu di kekekalan. Terima kasih karena telah memberiku pilihan untuk tidak menjadi orang beragama. Terima kasih karena telah menciptakanku sebagai manusia dan bukan sebagai robot doktrin. Dan di atas semuanya terima kasih untuk orang-orang atheis yang kau ciptakan. Tanpa mereka, peradaban ini tidak akan mengenal teknologi.
PROLOGUE
DARI HATI SAYA UNTUK HATI ANDA
Catur adalah seni mencari kebenaran dan untuk mencari sebuah kebenaran, kita harus kuat, berani, tidak mudah menyerah, tidak mengenal kompromi, tidak takut mati dan mendengarkan kata hati. Dalam permainan catur kita tidak menunjukkan kepada lawan kita bahwa kita benar dan dia salah melainkan dengan rendah hati kita menunjukkan mana yang benar dan mana yang salah.
Ini bukanlah permainan bagi mereka yang lemah dan berjiwa pengecut namun bagi mereka yang memiliki karakter dan kepribadian yang kuat. Catur tidak hanya berbicara soal menang dan kalah melainkan tentang pengorbanan, rasa hormat, cinta dan harapan. Di sinilah kita akan bertemu muka dengan muka dengan diri kita, sebagaimana adanya kita dan bukan seperti yang dikatakan oleh orang lain.
Di sinilah kita akan berhadapan dengan seluruh keberadaan kita, dengan semua ego, kelemahan, keangkuhan dan keterbatasan yang kita miliki.
Catur tentu saja bukanlah tujuan akhir dari kehidupan ini. Namun di sinilah kita belajar untuk menghidupkan dan memelihara gagasan-gagasan dan prinsip-prinsip yang kita yakini yang mungkin tidak bisa diterima oleh orang lain di kehidupan nyata. Di sinilah kita bisa menjadi diri kita sendiri sebagaimana adanya kita. Catur adalah permainan kemanusiaan dan oleh sebab itu tidak ada tempat bagi keangkuhan. Catur adalah permainan kehidupan, yang kita hidupi dengan hidup kita sendiri bagi kehidupan orang lain.
Aurrvellis Vessuviola Dexque
CHAPTER ONE
: PSICHOLOGY & PHILOSOPHYSejarah Catur : ……….1
Daftar Juara Dunia : ……….5
Basic Style : ……….8
Type Pemain Catur : ……….8
Moral & Psikologi : ……….11
CHAPTER TWO :
POSISIONALMaterial Advantage : ………22
Tempo : ………24
Quality : ………27
Initiative : ………28
King Safety : ………29
The Center : ………30
Pawn Structure : ………34
Compensation : ………39
Minor Pieces : ………39
Development : ………44
Mobility and Space : ………45
Weak Square : ………48
Zugzwang : ………49
Prophylaxis : ………51
Loose Piece : ………52
CHAPTER THREE :
TACTICALDouble Threat : ………55
The Exchanges : ………64
Forcing Move : ………66
1 CHAPTER ONE
PSICHOLOGY & PHILOSOPHY
- SEJARAH CATUR
Catur dipercaya berasal dari India pada zaman kekaisaran Gupta, sekitar abad ke-6 dan dikenal dengan sebutan Chaturanga, yang berarti empat divisi militer yaitu: Infantry, Kavaleri, Elephantry dan Chariotry; merujuk pada Pion, Kuda, Lover dan Benteng.
Dari India, catur kemudian menyebar ke Persia (Iran) dan ke negara-negara Muslim setelah penaklukkan Persia (663-644 M). Catur akhirnya mencapai Eropa pada abad ke- 9 dan berkembang menjadi permainan modern seperti yang kita kenal sekarang. Bukti tertulis mengenai perkembangan catur pada abad ke-15 terdapat pada buku: The Repeticion de Amores y Arte de Ajedrez (Repetition of Love and the Art of Playing Chess) yang ditulis oleh biarawan Spanyol Luis Ramirez de Lucena yang diterbitkan di Salamanca pada tahun 1497. Lucena dan kemudian Master Portugis Pedro Damiano, Master Italy Giovanni Leonardo Di Bona, Giulio Cesare Polerio dan Gioachino Greco, dan Master Spanyol, Pastor Ruy Lopez De Segura mulai mengembangkan Elemen-elemen Pembukaan dan menganalisa permainan Endgame secara sederhana.
Pada abad ke-18, pusat kehidupan catur berpindah dari Eropa selatan ke Perancis. Dua Master Perancis yang paling terkenal pada masa itu adalah François-Andre Danican Philidor, seorang pemusik, yang menemukan pentingnya Pion dalam strategi catur dan Louis-Charles Mahe de La Bourdonnais, yang memenangkan sebuah pertandingan terkenal melawan Master Irlandia, Alexander McDonnell pada tahun 1834. Pusat permainan catur pada masa ini adalah di rumah-rumah kopi di kota-kota besar Eropa seperti misalnya di Cafe de la Regence, Paris dan Simpson's Divan, London. Bersamaan dengan perkembangan catur pada abad ke-19, berbagai organisasi catur juga ikut berkembang. Banyak klub catur, buku catur dan Journal catur bermunculan. Terdapat juga pertandingan corresponence antar kota; seperti misalnya pertandingan antara Club Catur London melawan klub Catur Edinburgh pada tahun 1824.
2 - KELAHIRAN CATUR MODERN
Turnamen catur modern pertama diselenggarakan oleh Howard Staunton, pemain catur terbaik Inggris. Turnamen ini dilangsungkan di London pada tahun 1851 dan dimenangkan oleh pemain Jerman, Adolf Anderssen, yang pada waktu itu relatif tidak dikenal. Permainan tactical Anderssen yang briliant dan gaya menyerangnya yang indah, menjadi ciri khas permainan catur pada masa itu. Wawasan lebih dalam mengenai permainan catur datang dari dua pemain muda Amerika yakni Paul Morphy, seorang Jenius catur yang memenangkan semua pertandingan pentingnya melawan para saingannya (Kecuali Howard Staunton, yang menolak bertanding), termasuk Anderssen, selama karir caturnya yang singkat antara tahun 1857 dan 1863; dan Wilhelm Steinitz yang oleh banyak pihak dianggap sebagai peletak dasar permainan catur modern.
Penelitian dan pemahaman posisional dari Steinitz merevolusi permainan catur.
Pertandingannnya melawan Johannes Zukertort pada tahun 1886 dianggap sebagai pertandingan kejuaraan dunia yang pertama dan membuat dia diakui sebagai juara dunia pertama. Steinitz kehilangan gelarnya pada tahun 1894 kepada Emanuel Lasker, yang mempertahankan gelarnya selama 27 tahun.
Di akhir abad ke-19, jumlah turnamen catur meningkat drastis. Beberapa sumber mengatakan bahwa pada tahun 1914 title Grandmaster pertama kali diberikan oleh Tsar Nicholas II dari Russia kepada Lasker, Capablanca, Alekhine, Tarrasch, dan Marshall. Tradisi pemberian gelar Grandmaster ini kemudian diteruskan oleh World Chess Federation (FIDE), yang didirikan pada tahun 1924 di Paris. Masa kekuasaan Lasker sebagai juara dunia berakhir di tangan Jose Raoul Capablanca (1921–1927), Pemain jenius yang hingga hari ini masih dianggap sebagai salah satu pemain terhebat sepanjang masa. Dia pernah tidak terkalahkan selama delapan tahun (1916-1924).
Penggantinya adalah Alexander Alekhine, seorang pemain tactical yang sangat kuat, yang meninggal sebagai juara dunia pada tahun 1946. Dia pernah sekali kehilangan gelarnya kepada Max Euwe pada tahun 1935, namun kemudian merebut gelarnya kembali dua tahun kemudian.
Selama perang dunia, teori catur mengalami Revolusi oleh para pemikir Hypermodernist seperti Aron Nimzowitsch dan Richard Reti. Mereka menganjurkan agar pemain catur menguasai petak pusat dengan menggunakan Kuda dan Lover
3 daripada dengan Pion untuk memancing lawan menguasai petak pusat dengan Pion mereka yang kemudian akan menjadi target serangan.
Setelah kematian Alekhine, juara dunia yang baru segera dicari melalui sebuah turnamen elite yang diselenggarakan oleh FIDE. Turnamen ini dimenangkan oleh Mikhail Botvinnik yang kemudian memulai era di mana Uni-Soviet mendominasi dunia catur. Botvinnik berpartisipasi dalam pertandingan kejuaraan dunia selama 15 tahun sejak dia memenangkan gelarnya pada tahun 1948. Dia mempertahankan gelarnya pada tahun 1951 dan 1954. Pada tahun 1957, dia dikalahkan oleh Vasily Smyslov, namun kemudian memenangkan kembali gelarnya dalam sebuah pertandingan ulang pada tahun 1958. Pada tahun 1960, dia kehilangan gelarnya kepada Mikhail Tal, seorang jenius Tactical yang luar biasa. Botvinnik kembali memenangkan gelarnya dalam pertandingan ulang pada tahun berikutnya.Pada tahun 1961, FIDE mengeluarkan aturan baru yang menyatakan bahwa juara dunia yang kalah tidak lagi memiliki hak untuk pertandingan ulang.
Botvinnik akhirnya kehilangan gelarnya untuk selamanya di tangan Grandmaster Armenia Tigran Petrosian, seorang jenius Pertahanan dan pemain Posisional yang sangat kuat. Dia menjadi juara dunia antara tahun 1963–1969. Penggantinya adalah Boris Spassky dari Rusia (1969–1972), seorang pemain serba bisa yang menguasai permainan Tactical dan posisional yang sama baiknya.Pertandingan perebutan gelar berikutnya, yang disebut-sebut sebagai pertandingan abad ini melibatkan pertarungan antara Boris Spassky melawan Bobby Fischer, sang jenius yang mengalahkan lawan- lawannya dengan skor yang keterlaluan. Bobby Fischer memenangkan pertandingan ini dan menjadi juara dunia (1972-1975). Pada tahun 1975, Fischer menolak mempertahankan gelarnya melawan Anatoly Karpov karena FIDE menolak syarat- syarat yang diajukannya. FIDE kemudian melucuti gelarnya dan mengangkat Karpov menjadi juara dunia berikutnya.
Karpov mempertahankan gelarnya dua kali melawan Viktor Korchnoi dan mendominasi dunia catur di era 1970-an dan awal 1980-an dengan kesuksesan di sejumlah turnamen. Karpov kehilangan gelarnya pada tahun 1985, di tangan Garry
4 Kasparov. Antara tahun 1984-1990, Karpov dan Kasparov telah bertanding dalam lima pertandingan perebutan gelar dan Karpov tidak pernah merebut gelarnya kembali.
Pada tahun 1993, Garry Kasparov dan Nigel Short memutuskan hubungan dengan FIDE dan mendirikan organisasi tandingan. Professional Chess Association (PCA), untuk mengatur pertandingan perebutan gelar mereka sendiri. Sejak saat itu sampai tahun 2006, terdapat dua juara dunia yakni versi FIDE dan PCA. Pada tahun 2000, Kasparov kehilangan gelarnya setelah dikalahkan oleh Vladimir Kramnik. Pada tahun 2006, diadakan pertandingan penyatuan gelar di mana Kramnik berhasil mengalahkan juara FIDE, Veselin Topalov dan menjadi juara dunia tak terbantahkan. Pada bulan September 2007, Kramnik kehilangan gelarnya setelah dikalahkan oleh Viswanathan Anand dari India.
5 - DAFTAR JUARA DUNIA
1886-1894 Wilhelm Steinitz (CZECH)
1894-1921 Emanuel Lasker (GER)
1921-1927 Jose Raoul Capablanca (CUB)
1927-1935 Alexander Alekhine (USSR)
1935-1937 Machgielis Max Euwe (NL)
1937-1946 Alexander Alekhine (USSR)
1948-1957 Mikhail Botvinnik (USSR)
1957-1958 Vasily Smyslov (USSR)
1958-1960 Mikhail Botvinnik (USSR)
1960-1961 Mikhail Tal (USSR)
1961-1963 Mikhail Botvinnik (USSR)
1963-1969 Tigran Petrosian (USSR)
1969-1972 Boris Spassky (USSR)
1972-1975 Bobby Fischer (USA)
1975-1985 Anatoly Karpov (USSR)
1985-2000 Garry Kasparov (USSR/RUS)
7 - ELO RATING
Elo rating sistem ditemukan oleh Arpad Elo dan merupakan sistem paling umum yang digunakan oleh FIDE dan organisasi lainnya. Di bawah ini adalah daftar Elo rating dan Kategorinya. Untuk menentukan di mana posisi anda.
ELO RATING
RATING RANGE CATEGORY
2600+ Super Grandmaster
2400–2600 Grandmaster (GM) dan International Master (IM)
2300–2400 FIDE Master (FM)
2200–2300 FIDE Candidate Master (CM) dan Master Nasional
2000–2200 Candidate Master dan Experts
1800–2000 Class A
1600–1800 Class B
1400–1600 Class C
1200–1400 Class D
Di bawah 1200 Novice
8 - BASIC STYLE
Permainan catur dikelompokkan dalam dua style utama yakni:
POSISIONAL
Posisional berbicara tentang bagaimana mengontrol lapangan permainan, menempatkan buah catur pada posisi yang benar, menyatukan dan memaksimalkan potensi mereka, membangun inisiatif, menyiapkan rencana, menciptakan tekanan psikologis terhadap lawan, tidak mencoba memenangkan permainan dengan cara yang cepat namun terus memelihara ancaman dan tekanan terhadap lawan sambil mengumpulkan keuntungan-keuntungan kecil hingga membesar dan akhirnya, sekali lagi tetap memelihara ancaman dan tekanan terhadap lawan.
Josh Waltzkin, dalam bukunya The Art Of Learning, berkata:
“Jangan pernah mencoba untuk memenangkan permainan dengan cara yang instant. Jangan pernah berpikir mengenai kombinasi jika kita bukanlah pemikir, tetapi bermainlah selangkah demi selangkah, aktifkan seluruh buah catur yang dimiliki, tempatkan perwira pada posisi yang tepat, kontrollah petak pusat, bangunlah struktur Pion yang kuat. akhirnya gunakanlah semua itu untuk menciptakan ancaman dan biarkan ancaman itu tetap ada. Ingatlah! Ancaman jauh lebih kuat daripada eksekusi.”
TACTICAL
Merupakan kebalikkan dari posisional. Style ini berbicara tentang bagaimana mengeksekusi sebuah rencana untuk mendapatkan keuntungan. Secara umum tactical disama-artikan dengan kombinasi, pengorbanan, jebakan, atau cara meraih keuntungan material. Tactical berbicara mengenai eksekusi, mengenai penyerangan dan bagaimana menewaskan raja lawan.
- TYPE PEMAIN CATUR
Dalam permainan catur kita harus memiliki strategi yang berbeda, tergantung type permainan lawan yang kita hadapi dan type permainan kita sendiri. Secara khusus pemain catur dibagi dalam sembilan type yakni:
1. Technical
Merupakan type pemain catur yang selalu menggunakan pembukaan yang sama dan memahami pembukaan itu dengan sangat baik. Pemain catur dengan type ini cenderung kesulitan dan merasa tidak nyaman ketika berhadapan dengan lawan yang memainkan pembukaan yang jarang dikenal atau tidak terlalu familiar. menghadapi situasi semacam ini mereka seringkali berjuang keras dan melakukan berbagai upaya mati-matian untuk membawa permainan ke arah yang mereka pahami. mereka jarang melakukan serangan balik karena pada dasarnya mereka memiliki naluri alami sebagai penyerang dan oleh karena itu mereka tidak akan mengizinkan dirinya menjadi objek serangan. Meskipun ego semacam ini merupakan kelemahan mereka
9 yang paling mendasar namun pemahaman mereka yang sangat mendalam dalam teori catur, membuat mereka menjadi lawan yang nyaris sulit dikalahkan.
2. Posisional
Type ini agak sedikit berbeda dengan Technical. Pemain posisional cenderung menggunakan pembukaan yang berbeda-beda dalam permainan mereka. Mereka juga lebih bergantung pada pemahaman pribadi dan pengalaman mereka sendiri dalam menghadapi bahaya di papan catur.
Perbedaan mendasar dengan type Technical terletak pada sisi psikologis di mana mereka cenderung tidak memiliki masalah saat berhadapan dengan pembukaan atau posisi yang tidak familiar. Mereka juga tidak keberatan menjadi objek serangan karena mereka mampu bertahan dan melakukan serangan balik dengan sangat baik. Type pemain jenis ini akan dengan mudah menghadapi lawan yang secara alami berjiwa Tactical, di mana mereka seringkali mengendalikan permainan secara bertahap dan membiarkan lawannya kehabisan tenaga dalam penyerangan, untuk selanjutnya melakukan serangan balik yang brutal dan mematikan.
3. Attacking
Pemain jenis ini sangat menyukai inisiatif. Yang mereka inginkan adalah selalu dan selalu menyerang lawan. walaupun begitu, kebanyakan dari mereka bukanlah penganalisa yang baik.
Kemampuan mereka lebih didorong oleh naluri alami tentang bagaimana mendominasi dan menyerang. Dalam situasi nyata, mereka sering mengalami kesulitan saat berhadapan dengan type Technical yang seringkali tidak memberi mereka kesempatan untuk berkembang dan memberikan kesulitan psikologis dengan mengarahkan permainan ke arah yang tidak mereka inginkan. Kelemahan mereka lainnya adalah rendahnya kemampuan dalam bertahan dan tidak memiliki kekuatan psikologis yang cukup kuat ketika menghadapi serangan atau tekanan lawan.
4. Calculating
Secara umum mereka adalah pemikir dan pekerja Keras. Mereka memiliki intuisi yang tajam dan menganalisa dengan kekuatan dan ketelitian. Lawan mereka bisa merasakan dominasi otak mereka saat berhadapan. Mereka selalu berusaha memperhitungkan posisi selangkah di depan lawan dan selalu terjaga untuk melakukan serangan saat lawan melakukan kesalahan. Lawan mereka yang paling berat mungkin adalah type Technical, yang juga memiliki kemampuan analisa yang sama baiknya.
10 5. Dynamic
Pemain Dynamic adalah pemain posisional yang baik namun naluri mereka cenderung berada di sisi Tactical. Mereka selalu memainkan pembukaan yang sudah dikenal baik dan selalu berusaha memimpin dalam permainan. Mereka tidak pernah takut mempraktekkan ide-ide mereka di papan catur dan selalu bermain dengan stabil. Mereka cenderung tidak mengalami kesulitan psikologis saat berhadapan dengan berbagai macam posisi dan memiliki kemampuan dalam bertahan dan menyerang yang sama baiknya. Walaupun begitu, kebiasaan mereka yang suka mencoba-coba langkah dan gaya permainannya yang cenderung mudah ditebak membuat mereka sering berdiri di sisi yang kalah.
6. Logical
Jenis pemain semacam ini selalu memandang dan menganalisa permainan mereka secara logis.
Tactic dan strategi mereka relatif solid di seluruh situasi permainan walaupun tidak terlalu spektakuler. Mereka mampu beradaptasi dengan baik terhadap berbagai posisi yang tidak familiar dengan menggunakan pendekatan pemikiran mereka yang logis. Walaupun mereka tidak memiliki konsep yang jelas tentang posisi yang mereka hadapi namun mereka berusaha keras menemukan langkah terbaik dengan analisa yang objective. Mereka cenderung mengelak untuk menggunakan strategi yang tidak orthodox dan lebih suka bermain aman. walaupun begitu, jika diperlukan, mereka juga tidak akan pernah merasa takut berhadapan dengan komplikasi dan tidak ragu menyerempet bahaya.
7. Intuitive
Intuitive adalah type yang mengagumkan. Ketika berhadapan dengan mereka, anda biasanya akan dengan cepat merasakan bahwa mereka memahami dengan baik di mana posisi yang tepat bagi buah caturnya. Tidak penting permainan yang mereka hadapi berlangsung secara tactical atau posisional mereka akan dengan mudah beradaptasi dan melangkah dengan penuh percaya diri. Mereka akan dengan cepat menemukan solusi bagi masalah yang sedang mereka hadapi, di mana type yang lain mungkin memerlukan waktu yang lebih lama. Namun kepercayaan mereka yang berlebihan terhadap intuisi justru merupakan kelemahan mereka yang paling mendasar.
Sama seperti kepercayaan mereka terhadap instinct di tengah situasi rumit yang membutuhkan kesabaran, yang pada akhirnya selalu menuntun pada kekalahan.
11 8. Practical
Pemain dalam kelompok ini hanya memiliki sedikit cita rasa dalam permainan catur. Mereka memandang dan memahami catur sebagai sebuah permainan yang tujuan utamanya adalah untuk menang dan bukan untuk mencari langkah terbaik. Mereka selalu bermain cepat sembari menakut-nakuti lawan dengan serangan kilat. Mereka selalu menggunakan pembukaan yang mereka kenal baik dan itu biasanya lebih dari satu. Namun mereka juga seringkali meninggalkan teori guna mencari kemungkinan posisi yang lebih baik di luar pembukaan yang sudah ada, yang mana ini biasanya berakhir dengan kekalahan karena kurangnya analisa dan terlalu terburu-buru dalam melangkah.
9. Tricky
Type pemain seperti ini seringkali dipandang sebagai kelompok yang tidak diinginkan karena mereka bermain dengan cara yang tidak lazim dan di luar teori yang umum. Mereka biasanya memainkan langkah-langkah yang tidak kita perkirakan dan ini terlihat aneh dan membingungkan. Mereka tidak pernah menyerah dan secara Constant selalu mencari kesempatan untuk menjebak dan menyerang lawan. Permainan Mereka sangat menghibur karena sumber daya imajinasi mereka yang menarik. Mereka sangat berbeda dengan type yang lain karena naluri alami mereka yang tidak orthodox. Namun bisa dikatakan, mereka adalah type yang paling lemah.
- MORAL DAN PSIKOLOGI
a. Bermain Dengan Hati
“Jangan pernah memandang remeh lawanmu selemah apapun dia” kalimat ini pastinya pernah didengar oleh semua dari kita dan semua dari kita juga pasti memahaminya dengan penuh pengertian. Namun dalam banyak kasus kita seringkali melihat aturan suci ini dilanggar, terutama oleh mereka-mereka yang merasa dirinya hebat. Sebagai pemain catur kita seharusnya memiliki kerendahan hati dan rasa hormat terhadap lawan yang kita hadapi, entah kuat ataupun lemah mereka, penghormatan harus terus ada di dalam diri kita.
Ada sebuah pepatah classic yang berkata: “saat kita memandang remeh lawan, kita pada dasarnya telah memberikan setengah dari kekuatan yang kita miliki kepadanya,”
untuk membuktikan kebenaran ucapan ini, marilah kita kembali ke masa lalu.
12 Pada tahun 1927 di Buenos Aires, Argentina, dilangsungkan pertandingan perebutan gelar antara Jose Raoul Capablanca melawan Alexander Alekhine. Sebagai juara dunia, Capablanca difavoritkan akan mempertahankan gelarnya dan mengalahkan Alekhine dengan mudah. Faktanya jelas, Capablanca adalah pemain terhebat pada masa itu dan dia tidak pernah kalah dari Alekhine. Namun prediksi banyak pihak justru tidak terbukti dan Capablanca secara mengejutkan tumbang dengan skor 6-3.
Baik Capablanca maupun seluruh dunia bertanya-tanya, bagaimana mungkin hal ini terjadi. Namun pertanyaan ini tampaknya tidak perlu dijawab karena keduanya tahu apa sebabnya dan itu adalah karena ”Sikap memandang remeh.” Faktanya adalah Alekhine telah mempersiapkan dirinya secara teratur selama Berbulan-bulan sebelum pertandingan. Dia berlatih keras dan mempelajari permainan Capablanca secara teliti.
Di sisi lain Capablanca justru melenggang ke sana kemari dengan santai. Dia tidak mempersiapkan dirinya secara serius karena dia menganggap Alekhine sebagai pemain yang lemah namun justru hal inilah yang mengakibatkan kekalahannya.
Seolah tidak belajar dari pengalaman tersebut, di kemudian hari, Alekhine juga melakukan tindakan yang sama. Dia menenggak alkhohol sesaat sebelum pertandingan perebutan gelar melawan Max Euwe, akibatnya dia kalah dan kehilangan gelarnya.
Ketika menyadari kekalahannya, Alekhine marah-marah dan menunjuk minuman keras sebagai penyebab kekalahannya.
Ketika kita mengalami kekalahan kita seharusnya memiliki kerendahan hati untuk menerimanya. Seorang pemain catur yang tidak pernah bisa menerima kekalahan dan selalu mencari-cari alasan untuk membela diri pada dasarnya menunjukkan bahwa dia adalah pemain yang lemah dan memiliki moral yang rendah. Anda tidak bisa berkata,
“saya khilaf,” saat anda meletakkan buah catur pada posisi yang salah sehingga dimakan gratis oleh lawan. Anda tidak boleh membuat alasan. Catur sama seperti sejarah dan sejarah tidak pernah mengenal kata “Seandainya.”
Salah satu kisah aktual mengenai pentingnya rasa hormat dan kerendahan hati dalam permainan catur adalah sebuah kisah yang terjadi beberapa tahun yang lalu di sebuah kejuaraan Internasional. Hari itu, seorang Grandmaster yang sangat terkenal
13 menemukan dirinya berhadapan dengan seorang pemain catur yang tidak hanya tidak dikenal, namun juga tidak memiliki gelar dan Elo rating. Mengetahui bahwa lawan yang dihadapinya bukan siapa-siapa, sang Grandmaster bermain sambil membaca majalah.
Dia bahkan tidak memandang lawannya dan ada moment lucu di mana dia memindahkan buah caturnya dengan tanpa melihat. Saat permainan memasuki langkah kesekian. Grandmaster tersebut baru menyadari kalau posisinya terjepit. Dia segera memperbaiki diri dan berkonsentrasi untuk membalikkan keadaan namun terlambat.
Posisinya tidak lagi tertolong dan dia kalah.
Ada banyak pelajaran berharga yang bisa kita petik dari kisah-kisah di atas. Kita semua bisa mengambil hikmah dari kegagalan-kegagalan yang mereka lakukan untuk memperbaiki diri kita sendiri dan orang lain. Catur adalah permainan kerendahan hati dan oleh karena itu tidak ada tempat bagi keangkuhan. Menutup bagian ini, izinkan saya membagikan sebuah kisah inspiratif dari hati saya bagi hati anda:
“Suatu ketika, sebuah kapal perang yang kuat dan megah berlayar di tengah lautan yang gelap. Dari jauh para awak kapal melihat cahaya yang makin lama makin mendekat ke arah mereka. Ketika mereka melapor kepada kapten kapal, sang kapten berkata dengan angkuh: “Itu pasti kapal Nelayan. Suruh mereka minggir!”
para awak kapal kemudian berteriak ke arah cahaya itu: “minggir! Kapal perang mau lewat!” suara dari balik cahaya menjawab: “kalian yang harus minggir!”
mendengar itu sang kapten menjadi marah dan dengan kesal dia berteriak:
“menyingkir kalian dari hadapan kami. Apa kalian tidak tahu kalau ini kapal perang!?” Suara dari balik cahaya menjawab: “kalian yang harus menyingkir,... ini mercusuar!”
b. Bermain Dengan Logika
Bagaimana seharusnya kita berpikir dalam permainan catur? Ketika kita katakanlah belajar sepakbola kita tidak hanya belajar bagaimana menendang melainkan juga berlari. Namun ketika seseorang belajar bermain catur, hal-hal yang selalu dipelajari adalah mengenai pembukaan, bagaimana mengontrol petak pusat, bagaimana mengembangkan permainan atau bagaimana menang dengan cara yang cepat dan indah.
Tentu saja ini adalah hal-hal yang harus dipelajari. Namun catur adalah permainan pikiran dan ironisnya, hampir semua pemain pemula tidak pernah belajar bagaimana caranya berpikir sebelum membuat sebuah langkah.
14 Tidak penting bagaimana mereka berpikir, para pemain catur yang memiliki Elo rating di bawah 1500, selalu membuat sebuah langkah berdasarkan naluri dan bahkan tanpa berpikir atau mereka mungkin berpikir namun terlalu malas untuk menganalisa. Mereka biasanya membuat langkah tanpa memperhitungkan konsekuensi dari langkah tersebut dan seringkali melangkah dengan tergesa-gesa.
Di lingkungan sekitar kita bisa menemukan sangat banyak pemain catur yang telah bermain katakanlah dua puluh atau tiga puluh tahun. Mereka mempelajari pembukaan, mereka mengenal teori catur, mereka selalu membaca buku catur dan mengikuti berbagai kejuaraan di tingkat lokal bahkan nasional, namun permainan mereka hanya begitu-begitu saja dari tahun ke tahun. Tidak ada yang spektakuler, tidak ada yang berkembang. Mengapa? Karena mereka bermain tanpa berpikir. Mereka hanya bersandar pada naluri dan tidak mau bekerja keras mempergunakan akal pikiran.
Mereka bermain tanpa konsep dan tanpa usaha. Mereka tidak berjuang untuk menemukan langkah terbaik namun sebaliknya justru berharap langkah terbaiklah yang menemukan mereka. Akhirnya, ketika mereka memenangkan sebuah permainan, mereka biasanya menang karena lawan melakukan blunder classic yakni salah meletakkan perwiranya sehingga dimakan secara gratis.
Dalam permainan catur, seringkali kita menemukan moment di mana buah catur yang kita miliki berhadapan muka dengan muka dengan buah catur lawan. Ketika hal ini terjadi sebuah pertanyaan mungkin melintas di benak kita: “Apakah saya harus memakan buah catur lawan?” pemain yang lemah akan langsung menjawab “ya” dan dengan serakah melahap apa yang ada di depannya tanpa pernah menganalisa terlebih dahulu apakah buah catur yang dimakan itu beracun atau tidak. Sebagai nasehat, dalam situasi semacam ini anda pertama-tama harus menarik nafas dan sesudah itu memperhitungkan resiko yang mungkin terjadi jika anda memakan atau tidak buah catur lawan.
Ketika pemain yang kuat memiliki kemampuan menganalisa yang jauh lebih baik dibanding pemain yang lemah, hal ini pada dasarnya adalah sesuatu yang membedakan antara pemain amatir dengan pemain profesional. Seorang Grandmaster akan dengan seketika mengetahui mana posisi yang baik dan mana yang tidak dan memiliki
15 jangkauan visi yang lebih jauh. Walaupun pada kenyataannya seorang Master Nasional mungkin memiliki kemampuan menganalisa yang sama baiknya dengan Grandmaster, namun mereka tidak memiliki kesimpulan akurat yang sama.
Kemampuan analisa adalah bagian terbesar yang memisahkan berbagai kelas dalam permainan catur. Master Nasional pada dasarnya memiliki cara berpikir yang sama dengan Grandmaster guna menentukan mana langkah yang terbaik dan mana yang tidak dan apa yang mungkin terjadi sesudahnya. Namun perbedaannya, ketika sampai pada kesimpulan akhir, Grandmaster akan menyimpulkan: “Ini adalah langkah yang terbaik bagi saya – jika saya tidak menemukan langkah yang lebih baik maka saya akan bahagia dengan langkah ini.” Sebaliknya, Master Nasional akan melihat posisi yang sama kemudian berkata: “saya tidak memenangkan material, saya tidak melihat sesuatu yang spesial, jadi saya akan memainkan langkah yang lain.”
Jadi kesimpulannya adalah seorang Grandmaster (Elo rating 2400+) tidak memiliki kemampuan analisa yang lebih baik dibanding Master Nasional/Master FIDE, namun mereka memiliki kesimpulan dan hasil evaluasi yang lebih akurat. Karena itu seorang Grandmaster akan dengan mudah memilih mana langkah yang terbaik di antara begitu banyak langkah alternatif yang tersedia.
Kebanyakan dari kita menghabiskan begitu banyak waktu untuk menganalisa langkah- langkah yang tidak perlu atau yang hampir tidak mungkin terjadi. Kita terlalu sibuk mencari langkah-langkah yang mungkin memenangkan perwira dan tidak mau bekerja keras untuk menyusun rencana guna menciptakan langkah-langkah tersebut. Yang kita lakukan hanyalah menunggu sampai langkah-langkah seperti itu tercipta dengan sendirinya. Ini adalah “Ide yang jahat dan berbahaya,”
c. Bermain Dengan Kepercayaan
Jadi bagaimana seharusnya kita berpikir dalam permainan catur untuk menghasilkan langkah-langkah yang berkualitas? Mari kita selesaikan masalah ini dengan pengamatan yang mendalam sebagai berikut:
1. Apakah anda tidak mendapatkan hasil yang anda inginkan dalam permainan catur?
2. Jika memang demikian berarti ada sesuatu yang salah dengan langkah anda.
3. Jika langkah anda salah berarti anda sedang bermasalah dengan pikiran dan emosi anda.
16 4. Dan jika pikiran dan emosi anda bermasalah berarti anda perlu merevisi kepercayaan
anda.
Saat anda mampu mengubah kepercayaan anda maka itu akan : 1. Secara otomatis mengubah emosi dan cara berpikir anda.
2. mengubah langkah-langkah anda, dan…
3. memperbaharui pengalaman dan hasil yang anda dapatkan.
Mungkin anda berpikir bahwa kepercayaan hanyalah sebuah istilah yang dipakai dalam dunia agama dan tidak ada hubungannya dengan permainan catur? Yah mungkin anda benar. Tentu saja dalam permainan catur anda hanya berpikir, mencari langkah terbaik, menyusun rencana dan mengkalkulasi posisi. Kepercayaan tidak ada hubungannya.
Namun, dan ini penting, walaupun kepercayaan secara langsung tidak memiliki dampak apa-apa terhadap teknik yang kita miliki namun secara psikologis hal ini mempengaruhi seluruh situasi dalam permainan catur.
Sebagai contoh: katakanlah anda percaya kalau anda adalah seorang pemain catur dengan type Attacking. Kepercayaan ini akan tersimpan di alam bawah sadar anda dan secara tidak langsung akan menjadi sebuah sugesti yang pada akhirnya mempengaruhi permainan anda. Suatu ketika saat anda bermain dan mendapati diri anda terjebak dalam sebuah posisi dimana hanya kesabaran dan permainan posisional yang bisa menanggulangi situasi tersebut, anda pasti tidak bisa menahan diri untuk keluar menyerang. Anda mungkin mengorbankan Pion atau bahkan perwira untuk mendapatkan ruang tembak dan memuaskan jiwa tactical anda yang haus darah.
Pada akhirnya bukan anda lagi yang bermain catur melainkan ego yang anda miliki.
Anda terus bermain menyerang karena anda percaya bahwa anda memang demikian, terlebih lagi jika banyak orang menonton permainan anda dan pastinya anda menyadari bahwa mereka percaya bahwa anda adalah pemain yang sangat kuat. Jadi anda merasa terdorong, bukan saja oleh tuntutan dari dalam namun juga karena dorongan dari luar.
Orang-orang yang menonton percaya bahwa anda hebat dan anda berusaha membuktikan kalau hal itu memang benar demikian. Kemudian anda akan berjuang keras untuk menang dengan cara seindah mungkin - Karena kepercayaan dan ego anda menuntut demikian. Pada akhirnya, ketika anda kalah, anda pada dasarnya kalah bukan karena anda lemah melainkan karena anda salah meletakkan kepercayaan.
17 Kepercayaan adalah hal yang penting dan vital karena secara psikologis ini akan mempengaruhi kita dalam keseluruhan situasi. Dalam permainan catur, kita harus percaya dengan pembukaan yang kita mainkan.
Misalkan saja anda selalu memainkan pembukaan French Defence ketika memegang buah hitam. Anda sangat akrab dan mempercayai pembukaan ini. Namun ada situasi di mana anda ingin mencoba sesuatu yang baru. Jadi anda tiba-tiba mengganti pembukaan anda dengan katakanlah Caro-Kann, yang sebenarnya tidak anda kuasai dan tidak anda percayai. Akhirnya karena anda sendiri tidak mempercayai dan tidak menguasai pembukaan ini maka anda bermain tanpa tujuan.
Pada situasi ini anda seperti orang yang berjalan dalam gelap, anda melangkah dengan naluri dan tidak tahu apa yang harus dilakukan selanjutnya. Anda mungkin menang, namun tidak merasa puas dan anda bertanya-tanya: mengapa? Jawabannya jelas karena anda berjalan di jalan yang tidak anda percayai. Anda bermain dengan cara yang tidak anda yakini. Jika anda tidak bisa mempercayai pembukaan yang anda gunakan, maka itu artinya anda tidak memiliki cukup kepercayaan terhadap kemampuan anda sendiri.
d. Bermain Dengan Otak
Catur adalah permainan hidup mati. Karena itu, setiap langkah yang kita buat seharusnya didasarkan pada analisa logis yang sesuai fakta-fakta. Di bawah ini adalah prinsip-prinsip dasar cara berpikir seorang Grandmaster:
1. Prinsip Dasar Cara Berpikir Seorang Grandmaster Sebelum melangkahkan buah caturnya:
1. Carilah langkah alternatif dan jangan mainkan langkah yang pertama kali muncul di benak anda sebelum anda memastikan kalau itu yang terbaik.
2. Analisa setiap langkah alternatif dan kalkulasi tiga atau empat langkah ke depan masing-masing langkah alternatif tersebut, lalu pilih yang terbaik. Untuk memperoleh kemampuan berpikir tiga atau empat langkah ke depan, anda disarankan untuk menyelesaikan problem catur yang ada di buku atau majalah catur atau di internet, dengan hanya melihat gambarnya saja kemudian selesaikanlah problem tersebut di dalam pikiran anda.
18 3. Evaluasi posisi anda dan lawan anda secara objektif dan buatlah sebuah kesimpulan siapa yang memiliki posisi terbaik dan mengapa. Anda bisa melakukan hal ini dengan mengevaluasi 7 prinsip posisional yang dijelaskan pada halaman lain buku ini. Untuk menambah wawasan dan pengalaman, anda sebaiknya menonton ulasan pertandingan para Grandmaster di youtube. Saya merekomendasikan anda untuk menonton di situs Chessnetwork, Chess Club and Scholastic of Saint Louis dan di situs catur lainya.
Menonton pertandingan catur lebih memiliki dampak bagi otak dan pengalaman dibandingkan dengan membaca buku.
4. Setelah mengevaluasi semua elemen di atas maka tibalah saatnya bagi anda untuk mengambil kesimpulan.
5. Setelah memperoleh sebuah kesimpulan barulah anda mengambil keputusan langkah apa yang akan anda mainkan. Ingat, apapun langkah yang akan anda mainkan, langkah tersebut harus menjamin keselamatan posisi anda terlebih dahulu.
6. Perhatikan pertahanan anda sebelum menyerang. Menyerang hanyalah sebagian dari permainan catur, Bertahan adalah bagian lainnya. Ketika berada dalam posisi yang seimbang, Anda harus memegang prinsip Bertahan Sambil Menyerang. Ketika berada dalam posisi unggul barulah anda Menyerang Sambil Bertahan.
7. Abaikan naluri dan berpikirlah secara logis.
2. Prinsip Dasar Cara Berpikir Seorang Grandmaster Ketika Lawan Melangkahkan Buah Caturnya:
1. Kalkulasi ancamannya! jika langkah tersebut bukanlah sebuah ancaman atau masih bisa diabaikan maka anda bisa fokus untuk menyusun serangan.
2. Jika langkah tersebut adalah sebuah ancaman maka pertama-tama anda harus menganalisa sebuah langkah di pihak anda guna mengantisipasi ancaman tersebut. Pada situasi ini anda disarankan menggunakan langkah Prophylaxis.
3. Anggaplah semua langkah lawan sebagai ancaman yang mematikan. Dan tugas anda adalah menetralisir ancaman tersebut sambil merancang serangan balik.
4. Selalu dan selalu perhatikan pertahanan anda.
5. Konsentrasi ke papan catur dan jangan ke lawan.
Tentu saja prinsip-prinsip yang tertulis di atas hanyalah garis besarnya saja. Anda bisa menemukan prinsip-prinsip yang lebih mendetail di sepanjang bagian buku ini dan di dalam pengalaman anda sendiri. Ingatlah, 50 persen kemampuan yang dimiliki seorang pemain catur berasal dari teori dan sisanya dari pengalaman.
19 e. Bermain Dengan Motivasi Dan Antusiasme
Jujur atau tidak, semua pemain catur pasti pernah bermain melawan dirinya sendiri.
Anda meletakkan papan catur, mengatur buahnya dan mulai melangkahkannya. Anda bermain sendiri namun seolah-olah melawan orang lain. Tentu saja dalam permainan imajinasi ini anda selalu menjadi pihak yang menang, namun benarkah? Berapa kali anda dikalahkan oleh diri sendiri? Bukankah anda pernah sampai pada situasi di mana anda dikalahkan oleh “lawan yang tidak kelihatan itu?” Lantas siapa yang sebenarnya anda hadapi dalam permainan tersebut? Diri anda? Orang lain? Atau….. EGO yang tersembunyi di dalam diri anda? Lantas mengapa anda bisa kalah saat bermain melawan diri sendiri? Karena anda tidak memiliki motivasi. Sejak awal anda bermain hanya untuk kepuasan batin dan menghibur diri sendiri. Ini menjadi semacam pelarian akibat kekalahan yang anda derita sebelumnya di permainan sebenarnya atau sebagai bentuk pelampiasan keangkuhan anda yang haus pujian dan pemujaan,….. atau,……anda sedang menipu diri.
Tulisan di atas hanyalah sebuah Intermezzo. Namun saya menggunakkannya untuk menganalisa kelemahan kita sebagai pemain catur. Sadarkah anda kalau semua pemain catur memiliki batas kemampuannya masing-masing? Anda bisa belajar dan terus belajar namun satu ketika anda akan sampai pada tahap di mana anda tidak bisa maju lagi dan itu adalah batas kemampuan anda. Namun apakah yang sebenarnya membatasi kemampuan kita untuk terus berkembang? Yang pertama adalah antusiasme dan yang kedua adalah motivasi. Saat anda bermain melawan diri sendiri, anda bermain dengan antusiasme namun tanpa motivasi. Saat bermain melawan orang lain anda mungkin memiliki motivasi namun terkadang itu tanpa antusiasme.
Berapa banyak dari kita yang dulunya bermain catur demi kesenangan sekarang bermain demi uang dan harga diri. Anda bermain demi sebuah pembuktian dan itu mempengaruhi seluruh aspek permainan anda. Anda menjadi tergesa-gesa dalam melangkah, tidak fokus, tidak berpikir, tidak membuat rencana, tidak ini dan tidak itu.
Singkatnya anda tidak menikmati permainan anda karena anda mengejar uang, pembuktian dan harga diri.
20 Menutup bagian ini saya menasehatkan anda untuk…. “menikmati permainan anda.”
Karena suatu hari akan tiba masanya dan akan datang saatnya di mana anda tidak bisa bermain lagi dan ketika saat itu tiba, anda akan merindukan saat ini.
- PLANNING
Sebuah pepatah classic berkata, “Bermain catur tanpa rencana ibarat membangun tembok tanpa batu bata,” Sebuah tindakan yang sia-sia.
Kemampuan untuk mengevaluasi posisi dan menyusun rencana (Planning) adalah salah satu hal paling berharga yang bisa kita pelajari dari permainan catur. Namun sayangnya ini justru merupakan prinsip yang paling sering diabaikan oleh kebanyakkan pemain pada umumnya. Untuk itu, bagian ini akan menjelaskan kepada anda, mengapa dan bagaimana rencana itu.
Jadi apakah yang dimaksud dengan rencana? Sebelum masuk lebih dalam, marilah terlebih dahulu kita memahami definisi rencana dalam permainan catur.
Rencana adalah proses memanfaatkan keuntungan dan meminimalisir kelemahan yang didasarkan pada diagnosa menyeluruh terhadap posisi dan situasi guna menjamin masa depan permainan - Harry Golombek dalam Encyclopedia of Chess
Ok! sekarang kita tahu apa yang dimaksud dengan rencana. Lantas bagaimana kita membuat salah satunya?
Menurut IM Jeremy Silman dalam bukunya "How to Reassess Your Chess,"
21 Tujuan dari permainan catur adalah menciptakan berbagai ketidakseimbangan (Imbalances) pada prinsip-prinsip posisional dan merencanakan permainan melalui ketidakseimbangan prinsip-prinsip tersebut. Lantas apa saja prinsip-prinsip posisional yang bisa menciptakan ketidakseimbangan dalam permainan catur?
Berikut ini adalah 5 prinsip posisional yang mempengaruhi sebuah rencana 1. Superior Minor Pieces
2. Pawn Structure 3. Space
4. Material Adventige 5. Control Of A Key File
Jadi bagaimana caranya kita menyusun Sebuah Rencana?
1. Lakukan evaluasi pihak mana yang memiliki Minor pieces (Kuda dan Lover) yang lebih superior.
2. Lakukan evaluasi siapa yang memiliki pawn Structure yang lebih baik.
3. Lakukan evaluasi siapa yang memiliki lebih banyak ruang gerak (space) 4. Lakukan evaluasi siapa yang memiliki keunggulan material
5. Lakukan evaluasi siapa yang memiliki keunggulan control terhadap key File
Sesudah melakukan evaluasi maka langkah selanjutnya adalah menentukan Tujuan yang ingin dicapai, kemudian sesudah tujuan itu ada, anda mulai menjalankan rencana untuk mencapainya. Ingatlah, pertama-tama anda harus membuat sebuah rencana dan sesudah itu kembangkan buah catur anda melalui rencana tersebut.
Pada chapter dua dan tiga anda akan mempelajari dasar-dasar permainan Posisional dan Tactical. Penguasaan terhadap kedua hal ini sangat menentukan seluruh aspek permainan termasuk penyusunan rencana dalam permainan yang sesungguhnya.
22 CHAPTER TWO
THE ART OF POSISIONAL
Posisional berbicara tentang bagaimana mengontrol permainan, membuat rencana dan menciptakan tekanan. Permainan posisional membutuhkan kesabaran, kemampuan analisa yang tepat dan hati-hati, dan kemampuan membuat rencana yang berdampak serta memiliki tujuan yang konsisten. Ini berarti bahwa setiap buah catur yang kita gerakkan memiliki tujuan jangka panjang yang telah kita rencanakan.
Permainan Posisional Terdiri Dari Elemen-Elemen Sebagai Berikut:
- MATERIAL ADVANTAGE
Memiliki buah catur lebih banyak dari lawan di atas papan berarti memiliki Keuntungan Material (Material Advantage). Jika posisi permainan sama, maka bisa dipastikan pemain yang memiliki keuntungan material akan memenangkan permainan. Namun terkadang dalam permainan catur, seorang pemain terlalu sibuk atau terlalu asyik bertahan/menyerang sehingga dia lupa untuk menghitung berapa banyak Pion/perwira yang dia miliki di atas papan dan berapa yang dimiliki lawannya. Para pemain catur harus tahu dengan pasti jumlah buah catur yang masih dimiliki olehnya dan oleh lawannya.
Karena tidak semua buah catur memiliki nilai yang sama maka otoritas catur menggunakan Point sistem sebagai berikut untuk menentukan pemain mana yang memiliki keuntungan material:
Buah Catur Nilai
King Tidak Ternilai
Queen 9
Rook 5
Bishop 3
Knight 3
Pawn 1
Point sistem di atas tidak dimaksudkan untuk menentukan pemenang dari sebuah pertandingan melainkan sebagai acuan untuk menilai keunggulan salah satu pihak.
23 Dalam situasi nyata definisi nilai di atas tidak sepenuhnya benar. Karena dalam permainan yang sebenarnya akan ada saat di mana kita mungkin memiliki Kuda yang lebih efektif dibanding Benteng atau Lover yang lebih memiliki mobilitas dibanding Kuda. Dalam kasus ini nilai dari buah catur tergantung situasi yang ada di atas papan.
Seringkali dalam permainan, seorang pemain yang telah memiliki kelebihan material seperti misalnya menang perwira atau bahkan menang Ster/Menteri, dan memiliki posisi yang aman, tanpa adanya tekanan atau serangan dari lawan, menemukan dirinya kalah di akhir permainan. Ini adalah suatu hal yang memalukan, aneh dan benar-benar tidak masuk akal. Hal seperti ini bisa terjadi karena kurangnya pemahaman, pengetahuan dan bahkan kesadaran tentang pentingnya keunggulan material. Beberapa pemain bahkan berpikir bahwa keunggulan jumlah Pion bukanlah sebuah keunggulan dalam arti yang sebenarnya.
Perhatikan diagram di atas. Jika anda bermain sebagai putih, apa yang akan anda lakukan untuk memenangkan permainan? Mari kita mulai menganalisa:
1. Anda sebagai putih memiliki keunggulan jumlah Pion.
2. Anda memiliki Pion bebas di petak d4.
Secara teori, “Seorang pemain yang memiliki keunggulan jumlah Pion, tidak memiliki Pion lemah dan mempunyai Pion bebas, 99% akan memenangkan permainan jika tidak terdapat perwira lawan di atas papan dan rajanya berada dalam keadaan aktif.”
Jadi berdasarkan teori di atas, yang harus anda lakukan adalah memakan kuda hitam dan mengaktifkan raja untuk mengawal pion bebas mencapai petak promosi.
24 Kebanyakkan dari kita berpikir bahwa yang dimaksud dengan keunggulan material adalah keunggulan perwira. Ini salah! Keunggulan material juga berarti keunggulan jumlah Pion meskipun hanya satu dan diagram di atas membuktikan kepada kita bahwa itu benar.
Tahukah anda salah satu perbedaan paling mendasar antara seorang Grandmaster dan seorang amatir? Seorang Grandmaster mampu memanfaatkan keunggulan-keunggulan kecil untuk memperoleh keuntungan yang besar. Di sisi lain, seorang amatir tidak bisa memanfaatkan keunggulan-keunggulan kecil dan hanya bisa menghasilkan keuntungan yang kecil saat dia memiliki keunggulan yang besar.
- TEMPO
Dalam dunia catur tempo merujuk pada “giliran melangkah” atau langkah itu sendiri.
Ketika seorang pemain meraih sebuah posisi yang diinginkannya beberapa langkah lebih sedikit dari yang seharusnya, dia pada dasarnya memiliki keuntungan tempo. Dan tentu saja ketika dia meraih posisi yang dia inginkan dengan lebih banyak langkah dari pada yang seharusnya, dia kehilangan tempo. Begitu juga ketika seorang pemain memaksa lawannya untuk membuat langkah-langkah yang tidak diperlukan sementara di saat bersamaan dia mengembangkan permainannya, dia pada dasarnya juga sedang memenangkan tempo karena lawannya menyia-nyiakan langkah.
Contoh Tempo
Mari kita andaikan bahwa anda ingin memindahkan Benteng anda ke petak h8. Jika Benteng tersebut langsung dipindahkan ke sana maka anda hanya membutuhkan satu langkah saja. Namun bagaimana kalau Benteng tersebut singgah terlebih dahulu ke petak h3, h5, atau h7 dan baru sesudah itu menuju ke petak h8? Itu berarti anda menyia-nyiakan langkah dan itu berarti anda kehilangan tempo.
25 Pada gambar di samping kita melihat bahwa siapapun yang melangkah lebih dulu akan memenangkan permainan ini adalah contoh sempurna tentang pentingnya tempo.
Gaining Tempo
Gaining Tempo (Memenangkan Tempo) merupakan aturan tidak tertulis yang harus ditaati ketika kita membuat sebuah langkah, itu artinya langkah-langkah yang kita buat seharusnya mengandung tujuan memenangkan tempo. Memenangkan tempo dapat diraih salah satunya dengan mengembangkan buah catur sambil menyerang perwira lawan, seperti terlihat pada diagram di bawah ini:
Pada gambar di samping kita melihat bagaimana Ster hitam melangkah terlalu awal ke petak pusat. Putih memanfaatkan situasi ini dengan melangkahkan Kudanya, menyerang Ster hitam dan di saat bersamaan mengembangkan Kuda tersebut. putih memenangkan tempo sementara hitam kehilangan tempo.
Losing Tempo
Dalam beberapa situasi Endgame (babak akhir), ada saatnya di mana seorang pemain harus dengan sengaja membuat dirinya kehilangan tempo (Losing Tempo) untuk meraih keuntungan, seperti terlihat pada diagram di bawah ini:
26 Putih melakukan skak pada petak h8 dan hitam hanya memiliki satu langkah pembelaan yakni memblock skak tersebut dengan Lovernya di petak h5 sehingga membuat Lover tersebut terkena serangan pin. Dalam posisi ini, karena Lover hitam tidak bisa bergerak sementara hitam sendiri kini hanya tinggal menyisakan sebuah langkah legal bagi dirinya yakni menggerakkan rajanya ke petak h3, maka putih dengan sengaja membuang tempo dengan melangkahkan Bentengnya ke petak h7 atau h6. Hitam kini berada dalam situasi zugzwang dan dia terpaksa memindahkan rajanya ke petak h3, meninggalkan Lover-nya yang kemudian dimakan oleh Benteng putih.
Spare Tempo (Tempi)
Dalam Endgame, Spare Tempo adalah tindakan yang harus dilakukan. Spare tempo dalam endgame adalah langkah Pion yang tidak mengubah posisi di papan catur namun sangat berguna untuk membuat lawan kehabisan langkah dan berada pada posisi zugzwang. Seperti terlihat pada diagram di bawah ini:
Pada gambar di samping kita melihat bahwa putih memiliki dua spare tempo (tempi) yakni pada petak f3 dan h3 sementara hitam hanya memiliki satu yakni pada petak f6. Pada posisi di samping, langkah Pion ke f6 adalah satu-satunya langkah terbaik yang dimiliki hitam karena langkah yang lain akan membuat dia kalah.
Berdasarkan kondisi ini, Jika sekarang adalah giliran hitam melangkah maka dia hanya bisa melangkahkan Pionnya ke f6 yang kemudian akan dibalas putih dengan melangkahkan salah satu Pionnya ke f3 atau h3 dan sesudah itu hitam akan berada dalam posisi zugzwang.
Jika sekarang adalah giliran putih melangkah maka dia tinggal melangkahkan salah satu pionnya dan setelah langkah balasan hitam, putih sekali lagi melangkahkan pionnya yang lain dan membuat hitam kembali berada dalam situasi zugzwang.
Reserve Tempo
Setiap Pion pada dasarnya memiliki tempo cadangan, karena Pion yang berada pada Rank kedua memiliki kemungkinan melangkah satu atau dua petak. Dua kemungkinan langkah Pion ini bisa digunakan untuk memenangkan permainan dibabak akhir terutama ketika kedua belah pihak tinggal memiliki raja dan Pion di atas papan.
27 Pada posisi di samping kita melihat putih memiliki dua tempi yakni langkah Pion ke petak a3 dan a4 sementara hitam hanya punya satu tempi yakni langkah Pion a6 ke petak a5, karena langkah yang lain akan membuat dia kalah. Berdasarkan keadaan tersebut, siapapun yang memiliki giliran melangkah lebih dulu, hitam tetap akan kalah. Misalkan saja hitam melangkah lebih dulu, dia melangkah a5, putih membalas a4 dan hitam mengalami zugzwang. Jika putih memiliki giliran melangkah lebih dulu maka dia akan melangkah a3 dan sesudah langkah balasan hitam, a5, putih melangkah a4, dan hitam sekali lagi berada dalam situasi zugzwang.
- QUALITY
Istilah Quality (Kualitas) dalam permainan catur merujuk pada nilai buah catur berdasarkan situasi dalam permainan catur itu sendiri, dalam hal ini nilai buah catur cenderung berubah-ubah, tergantung situasi yang ada. Sebagai contoh adalah nilai sebuah Lover. Seperti yang sudah kita tahu, Lover secara teori bernilai 3 point. Namun dalam permainan yang sebenarnya, seringkali kita jumpai di mana lover yang secara teori memiliki nilai yang sama justru memiliki kualitas yang berbeda. Lover yang aktif tentu saja memiliki kualitas yang berbeda dengan lover yang pasif. Begitu juga dengan Kuda dan Benteng. Dalam situasi ini penting bagi kita untuk melihat mana perwira kita yang berkualitas dan mana yang tidak.
Pada gambar di samping kita melihat bahwa putih memiliki dua Benteng yang aktif dan berbahaya sementara kedua Benteng hitam begitu pasif, itu artinya Benteng putih lebih berkualitas dibanding Benteng hitam. Pada situasi ini putih memiliki kemungkinan lebih besar untuk menang.
28 Suatu ketika, Yuri Balashov, seorang Grandmaster Rusia yang sangat terkenal, terperangkap dalam permainan jenius dan kreatif dari Bobby Fischer. Di kemudian hari ia mengeluh kepada rekannya sesama Grandmaster, Yuri Razuvayev, sambil berkata: “Tidakkah kau lihat, Fischer nyaris tidak pernah memiliki perwira yang jelek. Dia selalu menukarkan perwira-perwiranya yang jelek dengan perwira lawannya yang bagus. Dia pada akhirnya memiliki perwira yang bagus sementara lawannya yang jelek.” Berbicara mengenai kualitas, inilah yang harus kita perbuat,
“Kita harus menukarkan perwira kita yang jelek dengan perwira lawan yang bagus.”
Ini adalah salah satu cara berpikir seorang Grandmaster yang harus kita tiru.
- INITIATIVE
Pemain yang memiliki Initiative adalah pemain yang membuat ancaman yang harus direspon lawan. Memiliki inisiatif sangat penting karena hal ini akan memaksa lawan meletakkan buah caturnya pada posisi bertahan.
Pada gambar di samping kita melihat bahwa putih memegang inisiatif karena memiliki ancaman matt dengan Benteng pada petak d6. Hitam harus merespon hal ini jika tidak dia akan terbunuh.
Saat anda memiliki inisiatif, itu adalah saat di mana anda memegang kendali permainan.
Karena memiliki hak melangkah lebih dulu maka itu artinya putih memegang inisiatif.
Jika anda bermain sebagai putih, anda harus berusaha tetap memegang inisiatif. Dan jika anda bermain sebagai hitam, anda harus berusaha merebut inisiatif. Tidak penting seberapa banyak keunggulan Pion atau perwira yang anda miliki. Jika lawan memiliki inisiatif dengan serangan-serangan yang harus anda respon maka kemungkinan besar anda akan kalah. Ingatlah, inisiatif lebih kuat dibanding keunggulan perwira dan lebih berbahaya dibanding perwira itu sendiri.
29 - KING SAFETY
“Keselamatan raja adalah hal terpenting dalam permainan catur,” karena tidak perduli seberapa banyak perwira lawan yang kita makan, seberapa kuat Pion pusat yang kita miliki atau seberapa lemah pertahanan lawan, jika raja kita diskakmat maka semua keuntungan ini akan menjadi tidak ada artinya.
Rokade (Castled)
Rokade merupakan salah satu cara bertahan paling efektif untuk melawan serangan.
Walaupun tidak sepenuhnya benar, namun secara teori, Rokade pendek lebih efektif dibandingkan Rokade panjang. Kita harus merokade raja, paling tidak sebelum mencapai langkah kedelapan.
Raja Di Tengah
Membiarkan raja berada di tengah lapangan permainan merupakan sebuah tindakan bunuh diri. Faktanya, petak pusat merupakan bagian terpenting dari lapangan permainan. Jadi secara logis, siapapun yang menguasai petak pusat berarti menguasai permainan. Jadi, jika anda membiarkan raja anda tetap berada di tengah dan tidak melakukan Rokade maka kemungkinan besar raja anda akan terbunuh, karena perwira lawan dan perwira anda fokus di petak pusat. Jadi ketika perwira lawan fokus menyerang raja anda, perwira anda justru fokus melindungi raja tersebut. Raja yang berada di tengah pada babak pembukaan dan babak tengah, cenderung melemahkan posisi yang kita miliki.
30 Raja Sebagai Predator
Di babak akhir saat perwira dan Pion tinggal sedikit, penting bagi anda untuk membawa raja ke medan pertempuran. Kekuatan raja di saat-saat seperti ini sangat penting dan berguna untuk menyerang dan mempertahankan posisi. jika raja tidak dilibatkan di babak akhir maka kemungkinan untuk menang sangat sulit. Adalah sebuah kesalahan jika raja terus bersembunyi di balik selimut sementara rakyatnya bertempur sendirian. Kekuatan raja sangat berguna terutama untuk mengawal Pion yang akan promosi menjadi menteri, atau mengancam dan mencegah pergerakkan Pion dan perwira lawan.
- THE CENTER
The Center (Petak Pusat), seperti terlihat pada gambar, merupakan wilayah terpenting dari lapangan permainan. Siapapun yang menguasai petak pusat berarti menguasai permainan dan memiliki kemungkinan yang lebih besar untuk menang. Karena itu penguasaan terhadap petak pusat sangat vital, karena akan menentukan masa depan permainan itu sendiri. Banyak pemain catur mengabaikan petak pusat. Ini adalah tindakan yang menyedihkan.
Seperti yang sudah kita ketahui, petak pusat adalah wilayah yang sangat strategis untuk dikuasai. Perwira yang berada di petak pusat akan dengan mudah menjangkau berbagai sudut lapangan, melakukan manuver dan menciptakan tekanan terhadap posisi lawan.
Seperti halnya sepakbola, catur juga demikian.
Menguasai lapangan tengah berarti menguasai permainan. Akan tetapi dalam banyak kasus kita melihat begitu banyak pemain catur yang lebih fokus pada sayap raja dan mengabaikan lapangan tengah. Sekali lagi, ini adalah pandangan yang salah dan bagian ini akan memberitahu anda mengapa.
31 Lima Aliran Catur
Seiring dengan berjalannya waktu, teori catur berkembang dan terus menemukan bentuknya hingga menjadi seperti yang kita kenal sekarang. Dari masa ke masa bermunculan para pakar yang kemudian merevolusi permainan catur menjadi lebih modern. Teori demi teori diperbaharui, yang lama dilupakan dan yang baru diingat- ingat. Teori catur berjalan melintasi zaman dan meninggalkan catatan para pemikir lama di belakang, diganti dengan pandangan segar dari para pemikir baru yang pada akhirnya juga akan ditinggalkan.
Akan tetapi walaupun teori-teori dari masa lalu telah dilupakan namun itu tidak berarti hilang. Teori mungkin berubah dan diperbaharui namun kenyataannya prinsip- prinsipnya tetap sama. Di masa sekarang kita melihat begitu banyak pemain catur, secara tidak sadar menganut teori-teori yang keliru, salah atau bahkan menyesatkan. Ini adalah sebuah kesalahan dan ini harus diperbaiki. Berikut ini adalah lima aliran dalam dunia catur yang bertumpu pada pandangan mereka mengenai petak pusat:
1. Romantisme
Dilahirkan pada pertengahan tahun 1800-an, Romantisme yang memuja keindahan menguasai dan mendominasi dunia catur. Ciri utama aliran ini adalah permainan yang indah, penuh serangan dan pengorbanan. Romantisme mengusung gaya permainan total Tactical dan mengabaikan lapangan tengah. Aliran Romantisme berpandangan bahwa lapangan tengah tidak penting, yang penting adalah menang dengan permainan indah.
Pada kenyataannya kemenangan menjadi hal kedua setelah keindahan permainan.
32 Tokoh populer aliran ini adalah Adolf Anderssen yang merupakan pemain terhebat pada masa itu. Namun pada masa sekarang, Romantisme dilupakan dan dianggap sebagai teori yang dangkal dan tidak bermutu. Pada era Romantisme, melangkahkan Ster adalah hal yang umum dilakukan di awal permainan namun di masa kini hal itu dipandang sebagai kesalahan serius. Pengabaian petak pusat menjadi “dosa” sekaligus alasan utama kemunduran aliran ini. Walaupun begitu, pada masa kini masih banyak pemain catur yang secara tidak sadar menganut aliran ini.
2. Classical
Aliran ini muncul dan berkembang pada era Paul Morphy dan Wilhelm Steinitz.
Kemunculan keduanya menghancurkan aliran romantisme yang bergaya tactical dan merevolusi dunia catur ke arah posisional. sebagai juara dunia pertama, Steinitz dianggap banyak pihak sebagai peletak dasar teori permainan modern. Ia adalah orang pertama yang menyarankan kepada para muridnya tentang pentingnya penguasaan petak pusat dengan menggunakan Pion. Para pendukung aliran ini seperti: Tarrasch, Lasker dan Capablanca yang mendominasi dunia catur pada masa itu, mengembangkan dan menyebarkan teori tersebut. Aliran classical dengan ciri khas penguasaan petak pusat menggunakan Pion, hingga hari ini masih terus bertahan dan memiliki banyak pengikut.
3. Hypermodernisme
Pada tahun 1920-an terjadi sebuah revolusi dalam dunia catur. Beberapa Master eropa seperti Reti, Nimzowitsch dan Gruenfeld mencetuskan teori baru yang kemudian melahirkan aliran Hypermodernisme yang mendominasi dunia catur selama beberapa dekade berikutnya. Menurut pandangan hypermodernisme, banyaknya Pion di petak pusat akan menyebabkan Pion-Pion tersebut menjadi overextended dan pada akhirnya menjadi target serangan. Nimzowitsch yang dianggap sebagai pemikir terbesar dalam dunia catur, mempercayai pentingnya peran Kuda dan Lover dalam pertarungan memperebutkan petak pusat. Warisannya, Pertahanan Nimzo-Indian, pada hari ini begitu populer di kalangan para Grandmaster selain juga warisannya yang lain yakni Prophylaxis.
4. Russian Dynamisme
selama tahun 1930-an, aliran classical dan hypermodernime saling berhadapan secara terbuka di medan pertempuran. Namun pada masa itu aliran classical jauh lebih populer,
33 di mana dua pembukaannya yakni Gambit menteri dan Ruy Lopez mendominasi dunia catur. Setelah kematian Alekhine, generasi Master Soviet yang mengambil-alih dunia catur, memperkenalkan sebuah philosophy baru yang kemudian melahirkan aliran Russian Dynamisme, yang merupakan penggabungan dari pandangan Hypermodernisme dan Classical.
5. Modernisme
Aliran ini diperkenalkan oleh Bobby Fischer. Inti dari teorinya adalah bahwa tiga aliran teori sebelumnya (Classical, Hypermodernisme dan Russian Dynamisme) merupakan pendekatan yang paling benar dalam dunia catur. Fischer dan kemudian Karpov dan Kasparov yang memenangkan banyak pertandingan dengan menggunakan pendekatan dari ketiga aliran ini pada akhirnya membuktikan kepada kita bahwa setiap teori benar menurut jalannya masing-masing.
Mobilitas Di Lini Tengah
Pernahkah anda menonton pertandingan sepakbola? Menurut anda apakah yang membuat tim-tim besar begitu kuat? Skill di atas rata-rata? Kerjasama tim? Penguasaan bola? Tentu saja semua jawaban ini benar, namun yang sebenarnya membuat mereka superior adalah dominasi mereka di lini tengah. Keunggulan skill, kerjasama tim dan penguasaan bola; semua itu diorganisir untuk menguasai lini tengah dan dalam permainan catur inilah yang harus kita lakukan.
Perhatikanlah kedua gambar di bawah ini dan lihatlah perbedaannya:
Pada gambar pertama kita melihat Kuda yang berada di lapangan tengah. Ada berapa kemungkinan langkah yang dia miliki? Ada delapan! Dan bagaimana dengan Kuda yang berada di luar lapangan tengah, ada berapa kemungkinan langkahnya? Hanya dua!
34 Kita bisa mengganti kuda di atas dengan Ster atau Lover dan kita akan mendapatkan kesimpulan yang sama yakni perwira yang berada di lapangan tengah memiliki ruang gerak, determinasi, dan mobilitas yang melebihi perwira yang ada di sisi sayap permainan. Tentu saja saya tidak sedang mengatakan bahwa kuda di petak pusat lebih kuat daripada Kuda di sisi sayap. Namun jika kita menginginkan dominasi dan mengendalikan permainan, akan lebih baik jika kita memfokuskan kekuatan yang kita miliki di lapangan tengah dan tentunya tanpa mengabaikan sisi sayap permainan.
- PAWN STRUCTURE
Dalam dunia catur ada sebuah kalimat bijak yang selalu dan selalu dikatakan berulang- ulang: “Pion adalah jiwa dari permainan catur!” kalimat ini diucapkan oleh Master perancis Andre Danican Philidor, sekitar dua ratus lima puluh tahun yang lalu. Namun apa artinya? GM Andrew Soltis memiliki jawabannya. Dalam bukunya yang berjudul
“Pawn Structure Chess,” dia menulis: “Setelah membaca berkali-kali nasehat Philidor, saya akhirnya sampai pada satu kesimpulan yakni kita seharusnya tidak perlu terlalu kuatir kehilangan Ster atau perwira lainnya. Namun yang perlu kita kuatirkan adalah struktur Pion yang kita miliki.”
GM Soltis kemudian menjelaskan mengapa pion sangat penting dalam strategi catur.
Jawabannya simple, karena walaupun pion adalah buah catur yang memiliki mobilitas yang terbatas dan lambat dalam seluruh permainan. Namun justru kekurangan inilah yang memberikan karakter terhadap posisi yang kita miliki dalam permainan sebenarnya. Struktur Pion menghamparkan arena pertempuran yang menguntungkan di pihak kita dan menyediakan benteng pertahanan dan ruang bagi armada perang yang kita miliki. Jika pion memiliki sebuah motto maka itu pasti adalah: ”Bersatu kita teguh bercerai kita runtuh,” hal ini benar karena selama pion berdiri bersama-sama maka bahkan Ster sekalipun tidak bisa berbuat apa-apa terhadap mereka. Itulah sebabnya mengapa Pion disebut sebagai jiwa dari permainan catur. Seperti yang diucapkan oleh seorang Grandmaster, “Semua Pion Adalah Ster”
35 Jenis-Jenis Pion Lemah
Pion Hanging
Pion Hanging adalah pion lemah karena berada pada file terbuka, tidak ditopang oleh pion lain sebagai penjaga, dan berada di wilayah kekuasaan lawan.
Pion Double
Pion double secara teori adalah pion yang lemah- walaupun tidak sepenuhnya benar. Pion jenis ini cenderung melemahkan posisi karena akan menjadi target serangan. Namun Pion double juga memiliki kekuatan tersendiri yakni kemampuan untuk mengontrol petak yang ada di sisinya masing-masing sehingga membuat perwira atau raja lawan kesulitan untuk memasuki petak-petak tersebut.
Pion Isolani
Ini adalah salah satu contoh pion lemah lainnya yang juga sebisa mungkin dihindari. Pion Isolani pada dasarnya adalah pion yang sendirian dan tidak memiliki teman untuk melindunginya sehingga mudah menjadi target serangan.
36 Pion Backward
Pion Backward menjadi sebuah kelemahan karena tidak memiliki kebebasan dalam bergerak dan rentan menjadi target serangan. Seperti terlihat pada diagram, Putih memiliki Pion backward yang melemahkan posisinya.
Pion tersebut tidak bisa maju karena akan dimakan oleh Pion hitam yang selanjutnya akan melangkah menuju petak promosi. di sini kita melihat, meskipun kedua pihak memiliki jumlah pion yang sama namun keberadaan Pion backward di pihak putih memberikan hitam kesempatan lebih besar untuk menang.
JENIS-JENIS PION KUAT Pion Bebas
Pion bebas adalah pion yang tidak dihalangi oleh pion lawan di depannya. pion jenis ini adalah sebuah keuntungan karena bisa menciptakaan tekanan terhadap posisi lawan dan bisa dipromosikan menjadi menteri, terutama pada babak akhir.
Pion Connected
Salah satu posisi terbaik bagi dua buah Pion atau lebih adalah sebelah-menyebelah (connected). Pion connected sepintas mirip dengan Pion hanging namun terdapat perbedaan mendasar di antara keduanya yakni Pion hanging memiliki file terbuka di depannya sehingga mudah menjadi target serangan Benteng. Lagipula pion hanging sendirian sementara Pion connected memiliki teman.