• Tidak ada hasil yang ditemukan

d. Kebutuhan ruang parkir dan ruang - ruang luar lainnya

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2022

Membagikan "d. Kebutuhan ruang parkir dan ruang - ruang luar lainnya"

Copied!
25
0
0

Teks penuh

(1)

BAB IV

SKEMATIK DESAIN

4.1. KONSEP PERUMUSAN BENTUK

Secara umum bangunan lama Saptohoedojo terdiri dari bangunan yang terbagi menjadi dua bagian, yakni galeri dan restaurant.

*w*At».i»< mk.wi..mLL^±Wtmi:-.,^.*^m».mkmkiim<mmm

Gambar 2.20. Bangunan Lama Saptohoedojo

Faktor lain yang mempengaruhi bentuk dalam rancangan Redesain Galeri Saptohoedojo adalah :

a. Site yang terletak tepat disisi Jl Raya Yogya - Solo

b. Bentukan Site / Lahan

c. Sudut pandang dari luar bangunan

d. Kebutuhan ruang parkir dan ruang - ruang luar lainnya

e. Sirkulasi bangunan

(2)

4.2 IDENTIFIKASI BANGUNAN

Skematik desain

Redesain Galeri Seni Saptohoedojo

Identifikasi bangunan

• Bangunan lama Galeri Saptohoedojo

"^f.

,

Ejtki ^*HS^^

^^^^B

m p

gg i j j *^«u>

" " " - • ^ ^« . „ — «" * * * ~* * . - . . * « , « . « *

NW»«sr-•»».-'»*• *$*,«i«te - ^ i « > b

Ciri khas bangunan galeri lama yang ditandai dengan bentuk atap yang menjadi icon bagi galeri tersebut

i Proses Redesain Galeri Saptohoedojo

Latar belakang konsep sejarah / history : Pelestarian beberapa bagian dari bangunan lama yamg dipertahankan sebagai salah satu penanda bagi para pengunjung.

Latar belakang desain bangunan : Penggabungan bagian bangunan lama dengan bangunan baru.

B a g i a n b a n g u n a n l a m a y a n g d i p e r t a h a n k a n

Bentuk b a n g u n a n t>aru dangan K o n s e p m o d e m

(3)

w m % i w m -

•.••a ,mi . i t .•*•*'.•»•£..*•* .ws •.»«? .»«i •••»•{ -US' .!»*•.•»»&

j Bangunan baru * Atap Bangunan lama *Bangunan baru j

Exhibition hall Galeri seni&Museum Restaurant

Fasade lama sebagai apresiasi peninggalan

Saptohoedojo / sebagai ciri, sejarah dan nilai

historycal dari sebuah perjalanan menciptakan sebuah galeri seni.

(4)

4.3. PENEKANAN KONSEP EDUKASI PADA BANGUNAN Penekanan Konsep Edukasi / Education pada bangunan

Penjabaran Konsep Edukasi:

Tema edukasi ditampilkan pada desain dan penerapannya pada bangunan, ditekankan kepada bagaimana pengunjung dapat mema hami sertadapatmenikmati saranapenciptaan dansejarah dari benda seniitu tercipta.

Bangunan lama

(Proses identifikasi)

Perlu tidaknya konsep edukasi pada penerapan bangunan lama sebagai nilai tambah bagipenig katan pengunjung pada masa yang akan datang

Identifikasi ruang - ruang yang dapat mendukung terciptanya satu sarana yang dapat salingterkait

Penciptaaan ruang - ruang yang dapat mendukung terciptanya satu sarana yang dapat saling terkait

Bangunan baru

Isi dan pemahaman

dari tema edukasi

Penyediaan wadah bagi pengunjung galeri

Perpustakaan, Audiovisual, Workshop, dll

Penciptaaan ruang - ruang yang dapat mendukung terciptanya satu sarana yang dapat saling terkait

Penerapan ruang

Penerapan ruang

pada desain

(5)

4.4 P E N E K A N A N KONSEP ENTERTAIN PADA B A N G U N A N

Penekanan Konsep Entertaint pada bangunan

Penjabaran Konsep Entertaint:

Tema entertaint ditampilkan pada desain sebagai salah satu wadahyangdapat menarik perhatian masyarakat umum agar timbul rasa ketertarikan sehingga pengunjung tertarik.

Bangunan lama (Proses identifikasi)

Perlu tidaknya konsepentertaint pada penerapan bangunan lama sebagai nilai tambah bagi penkj katan pengunjung pada masa yang akan datang

Pagelaran wayang kulit bagi pengunjung resto yang bersifat

indoor

Suatu nilai terobosan kegiatan yang mampu menarik minat orang yang melintas untuk mau berkunjung

Penciptaaan ruang terbuka yang dapatmendukung terciptanya satu sarana yangdapa!saling terkait

Bangunan baru

Isi dan pemahaman

dari tema entertaint

Penyediaan wadah bagi pengunjung galeri&umum

Rg.Pentas seniyang bersifat

umum

Penerapan ruang

Penerapan ruang pada desain

(6)

4.5 PENEKANAN KONSEP EDUKASI PADA SIRKULASI BANGUNAN

Penekanan Konsep Edukasi pada pola sirkulasi di dalam bangunan Penjabaran Konsep Edukasi pada desain:

Pemahaman ilmu ditampilkan pada desain secara terurut agar pengunjung paham dan jelas akan proses pembelajaran seni.

/ / / / /

Lantai 1 Lantai 2 Lantai 1 Lantai 1

Pengenalan Saptohoedojo pada eksistensinya dalam

dunia seni Penje)asan secara global

tentang apa dan bagaimana sebuah karya seni

Penyajian secara langsung

Pembelajaran

secara langsung

(7)

4.6 PENEKANAN KONSEP ENTERTAIN PADA SIRKULASI BANGUNAN

Penekanan Konsep Entertaint pada pola sirkulasi di dalam dan luar bangunan Penjabaran Konsep Entertaint pada desain :

Penciptaan ruang yang dapat menyajikan hiburan ditampilkan pada desain secara terbuka /open space pada panggung pentas seni yang menjadi cenfer ofpoint dimaksudkan agar pengunjung dapat menikmati secara langsung dalamvbentuk

pementasan seni.

Lata!

Feoppng.'Guesi

Lara7

OmsBuHnj

fepjBg/Guat

Ertarcs

rtaesBy PanpgMasSai

Entana

(8)

4.7 SISTEM POLA STRUKTUR

•STRUKTUR

Struktur menggunakan sistem grid dengan besaran modul

a m

5

*

5

Pola Grid

-l^-sffc

'**%y% L,-JaJLJ..i

Potontfan - B

Penggunaan konsep dengan metode pencahayaan alami terdapat pada Ruang Pamer C

Hrj .1 I i h>

vtft . CI..-. , , ,7tm%fa

Potongan - A

Konsep tradisional pada atap galeri, dengan latar belakang bangunan tropis

Pada atap bangunan menggunakan sistem struktur kayu dengan penutup atap genteng

Secara umum bangunan ini menggunakan sistem konstruksi rangka dan kolom

Struktur pondasi dengan metode footplate dengan kolom menerus.

Menggunakan lantai basement sebagai ruang service yang berfungsi sebagai

lahan parkir serta penempatan Rg Pentas Seni, Rg Persiapan pentas, dan Gudang

(9)

4.7.1 POLA STRUKTUR LANTAI

£3a o*. iro-k

Babk r'duk

. #4b _

Balck ncu<

%lb

Bai'JK 'ndbK m/.-ib

• tta:ok ana* - Bal-kar-ak -• Balck a"i3k

2b; JU

•- Bao* onak 21/JO

• liJ o* irdi-k

B4lok r-3uk

Balck ncti<

jj^-lb

#..,b

* lio:ok ana*

Balck^ak

2b/jl)

• Balok a-ak.

2 b/30 t i l J«J

kin ok irduk

B4lok ir-Cuk

-j^-Mb

Balck

Jg/tb

ncSUK

..

B

ii.3(OK irKiti-v

• Bo'ok 3na<

.2b./j.O

-• Balck a-ak

.iVJU .._.... ZhUil -

• - Ba ok irdk-k

3il/4i

>— • Balck nctiK 3_, lb -

a

1 Ba ok ana' 2b/JO

- Balck a~ak.

2b/30

- boo*, onafc

Ua Ok ir 01. k j_V'4:>

a

Balck n«u«

V 1

r Book ana* Balck a-ak •• Liaoicanok

2V-S0 2b/ 30 2i.;ja

Ba ok irduk

•»•-••

• • - *

-- Balok^arak

zvitj

" » -

Balck niSUK"

- w» -

-• Balck a"ak 2b/3U

- *4i-

... .Z^/JiU

• »• •-

B--jlok '^-Uk Jtj/4b

Balck n£Uk

m-ib .«•-

aa'OK indt/-.

•* Bciok ana*

2VJ0

- Balckj a~ak

2b/J*>

-• BaTijk aiak 2b/JC

- !3a dK anak /3/JC

Ba ok irA-k

Balok i"3uk

Balck nau<

•• Bo^ ok ana*.

2b/iU

BdlQk;iirsk 2b/3U

•• Balck a-ak 21/30

•• ba;o»: anak 2^JH

Ba ok irdLk

^ _S^'4Ji ... ..

. ...

uabk nauk

___jjfc^i

•m—

Balck ncu*

_._. . 3^-lb .

••-»

aa:oK mdu-.

«i4i-

•• Balck o~£k 2VJU

03loi< a"ak

.ib/^'J

Ba ok anak 2 i / J «

Bale* ana*

Ba ok irdtk

Balok -~cvk

: $» ..

a

Balck nsiM j_< lb

-' liCi:Dk a no*

! 2b/JO

••

Baloliarak 2b/3(j

•- Balck a-ak 2 b/30

-- 6a.o<c anak ZVJO

* Bo ok irdLk

Uijlok .r^Suk

a

Balck nsjuk m ; i b

•' Baok ana*

2b/3D

BalokiJrok 2b/ 30

• balck ar,ak 2 b,Hi

ba'o* cnak

' BaO-- irdLk J_/4.k .

Udiok i-auk

3^/4b .

a

Balck nCu-

'Ja!o< mdL<

•- Bcok. ana*

:.2VJfl. „ - ...

• BaoK irdLk

j^'li ..

A B C

RENCANA BALOK LT1

13

12

11

10

(10)

4.7.2 POLA STRUKTUR LANTAI 2

Kolom Ktraktur 50/50

a

Balok induk

3ij/45

Balok anak 25/30

a

a

Baiok induk 3_/45

a

50/ 50

Balak mdbk 3^'4 5

a

Baiok. mauk

30/45

a

Balok nduk 3_/4S

a

- Balok anak 25/30

Balok induk

30/45

a

'- Batuk jridK 25/3D

• Balok anak 25/30

• Balok anak 25/30

Balok induk

W5

a a

Balok nduk

30/45

a

Balok induk

30745

a

- Balok anak 25/3D

- Balok anak 25/30

Balok anak 25/30

Balok induk

3045

a a

Baiok nduk

a

Baiok induk

40/45

a

• Balok anak 25/30

- Saio* anak 25/30

Balok anak 25/30

Baiok tnduk

m'45 a a

Balok anak 25/315

a

Balok rduk

W45

• BdiOit andk 25/30

a

Balok induk

30/45

Balok anak 25/30

a

a a

Baiok 'nduk

,3045

a

Balok rduk

30-45 .

a

Balok induk

30'45

a

Baick anak 25/30

Baiok anak.

2S/3Q

• Balok anak 25/30

Baiok anak 25,30

Balok induk

3045

a

Baick induk 4_7'4b

a

Balok nduk

30/45

a

Baiok induk 3—/45

a

' Baiok anak 25/30.

Balok anak 25/30.

Balok anak . 25/30

Baiok anak 25/30.

Balok induk

3045

a

Baiok mdu*

3045

Balok anak 25/30

a

Balok rduk

3045 ..

Baiok. anak 25/30

a

Balok induk

30/45

Baiok anak 25/30

a

a

Baiok induk

30/45

Balok anak 25/30

a

Balok. nduk 30/45 .

• Balok anak 25/30

a

Baiok tnduk

30'45

- Balok anak 25/30

a

a

Baiok induk 3_/45

• Balok anak.

25/30

a

Baiok nduk

3045

- Baiok anak 25/30

a

Balok induk

30/45

- Baluk anak 25/30

a

a

Balok .nduk

3045

a

Baiok .fduK

30/45

a

Balok induk

30/45

a

A B C D

RENCANA BALOK LT 2

13

12

11

10

(11)

4.7.3 POLA STRUKTUR LANTAI 3

'.o cm sLfi^ij'

Balok irduk

-

3alo> iriduk

/||-'45

SaiOK tnduk.

Ba.Qk 'idjk Jiv'45

1 BaToR'anak 25/30

BafoSana".

25/30

• SaloVana-.

2!V3U

Balokanak 25/30

^4i

-

aalaK induk

... : w« . .

Ua. Ok ')di.ik

3^,45

BaloK'anak 25/3D

BalolTaria*

25/30

• 3afoVana-v Balok'a^ak

25/30

. 3_/4,5

-

Salok indtik

3^45

:

&4iOf< tnduk

:

EU ok nduk

m;45

• Ba'ck'anak 25/30

-• Safo< anax 2'j/iO

• Balok anak 25/30

&41ok irdu*

3^/45

:

, 3^45

B

Ba ok i-iduk

ms45

• B3^ok'anak 25/30

•- Bakjk'anak 25/30

Ba'ok a^ak 25/30

• Bdlok irduk 3_/45

:

Salon induk

Ba/ok iduk

J^V'45

•- Ba*ok/anak 25/30

••" Salok'anjk 2 5/3D

•- Saiok anak 25/ 30

Bdlok irijLK

. 3^/4.5

:

- Balok ana-.

25/30

:

25/3Q

B4 ok induk

3^-43

- r3a!ok'a".ak 25/JU

• m :

Salok induk 30/45

S31ok mcauk

'

Ba.ok ;lduk

W45

•- Ba ok arak 25/30

- - Balok ana*

25/30 2-V3Q

• Bafok avak 25/30

Baiok trdu*

:** -

-

Bale* induk

. ^'45 .

... :W.45 .. .

-

Ba.ok 'iauk

• Baickanak 2.5/30

Babk ana* •- 3ak>k'a->ak 25/30

•Baloka-^ak 2S/iD

*

Sato* mdufc

... . ^ «

:

Ha^ok i-iduk

. i^'4i

Ba:ok a^-.ak 25/30

Baick anak

.25/30

Balok anak, 2i/3Q

Balok anaK 25/JO

&a!ok irdLk

. ^>'4S ..

'

Balak irtdok .. . _m<45

m

OaSoK induk

• f

Ba.ok nduk

. /||/4s .

• Balck-anak

-ZSiiq ._..

BafolTana*.

25i31 -

•• 3ak>*"arv3k .. .._2i_JJ3 ..-.. _

Batok'a^ak ..IhijOX- ._...

FMtok irduk

. 3^/43 ..

Salok induk . 3—(45

m :

aa^ak '-iduk

. 3^-45 ..

- BaloVanak 25/30

BafoVana-.

25/30

• Safoi'a'-iak 25/JO

B.aloi'a-iak 25/30

&4lak tndk.K . m/4S

m - -

Bal-'k induk

3J^45

m :

aaiOK nduk

*-:--

pj/ajik ildUk

..*«.. .

BaiclTanak

25/in

- aalok irdL:-

. 3J^45

a

Foot :*ate 20C /2CG fm: plate 20C.'200 Foot plate 20,/20

RENCANA PONDASI

13

12

11

10

(12)

4.8 SITE PLAN BANGUNAN

o

i . i . i

l i i i .1 l i > i

• i n iI I I i I I i l i I I i . i

) I < I .

i I I I i I n l i i i i

i . i » i S « * • i I i l i i i I i i . i i l l . i. 1.

J*

l>

Akses keluar

_.,—„..._ir„,-„ .__, -

Pedestrian

Basement

Akses f masuk '"

TO i C !

i _

<U !

4-1

< j

c !

*o i

31. Raya Yogya - Solo To Yogyakarta

ZZZXIZI PetWstrtan P«%s .1.

(13)

4.9 SITUASl BANGUNAN

SPBU Adisutjipto

t i i i

± i

. .

Ldhan kosong

„,. *U W *™ _

' *

1 ' i

^>>X>>>

JemDdtan t:mbang

SITUASl

Lahan kgsong

(14)

4.10 TAMPAK BANGUNAN

r.trtftnirnn miiiiiiiinii

l*ti*i^.i[*MffriT.

•syA1 jgMj^^iiktj' ikjaiiiiti|jtaBa*

ijjjjj:

f.af "D rr. i|S ^

T a m p a k Muka

en en axiom m a

a c n e D O D O D 3 0 D 0 0 : o a o o o

a a a o o n o a o o

P

13 12 11 10 9 7 6 5 4 3 2 1

Tampak Samping Kiri

^F D]P*ir T*Sa a[iF.«%a D8P*la a[pAsc

&J- 4?

2 3 4 5 6 7 9 10 11 12 13

Tampak Samping Kanan

(15)

4.11 POTONGAN BANGUNAN

.

Jim.

B H B

-i B" <

A B C D E F G H I

Potongan - A

i 'a* ^ """T™" • k • t

/^=i*="^-. A fflO fm

....x.j.. J 13- -^..^.1„

TiTT'

~ u r ~ ' - )"•• -'

I I 1

M r h

13 12 11 10 9 8 7 6 5 4 3 2

Potongan - B

(16)

4.12 PERSEPEKTIF EKSTERIOR

(17)
(18)
(19)
(20)
(21)
(22)
(23)
(24)
(25)

4.12 PERSEPEKTIF INTERIOR

PERSEPEKTIF RUANG PAMER

Gambar

Gambar 2.20. Bangunan Lama Saptohoedojo

Referensi

Dokumen terkait

[r]

Salah satu model pembelajaran yang dapat digunakan dalam pembelajaran adalah model pembelajaran student facilitator and explaining, model pembelajaran ini sangat efektif

Pengendalian mutu merupakan alat penting bagi manajemen produksi pengemasan produk untuk menjaga, memelihara, memperbaiki dan mempertahankan mutu produk agar sesuai dengan standar

 perlu diterjemahkan ke dalam bahasa Inggris  contoh pemuatan kata yang tidak penting:.. “Pengalaman dari Praktik Sehari-hari …” atau, “Beberapa Faktor yang

Pelaksanaan kegiatan ceramah terkait pemanfaatan teknologi informasi khususnya pemanfaatan software moodle bagi guru SMU/SMK menunjukkan bahwa media ini dapat

Sepanjang rute lomba, peserta diperkenankan melakukan gerak, bernyanyi dsb, dengan prinsip tidak mengganggu peserta lain dan tidak mengandung unsur SARA8.

Selain itu dalam penelitian yang dilakukan oleh Arief Nugroho yang berjudul Analisis Framing Pemberitaan Program bela Negara di media online metrotvnews.com dan

Adanya Penyuap adalah orang yang memberi suap. yaitu, orang yang menyerahkan harta atau uang atau jasa untuk mencapai tujuan. Penyuapan dilakukan oleh seseorang jika ia