i
OPTIMALISASI PRODUKSI POT BUNGA
MENGGUNAKAN MODEL DE NOVO PROGRAMMING
(Studi Kasus : Usaha Mandiri Pot Bunga Yusuf, Selat Panjang) TUGAS AKHIR
D i aj ukan sebagai Sal a h Sat u S yarat untuk Memperoleh Gelar Sarjana Sains
pada Program Studi Matematika
oleh:
Adinda Siti Nurjanah 11850420430
FAKULTAS SAINS DAN TEKNOLOGI
UNIVERSITAS ISLAM NEGERI SULTAN SYARIF KASIM RIAU PEKANBARU
2023
ii
LEMBAR PERSETUJUAN
OPTIMALISASI PRODUKSI POT BUNGA MENGGUNAKAN MODEL DE NOVO PROGRAMMING
(Studi Kasus : Usaha Mandiri Pot Bunga Yusuf, Selat Panjang)
TUGAS AKHIR
oleh:
ADINDA SITI NURJANAH 11850420430
Telah.diperiksa.dan.disetujui.sebagai.laporan.tugas.akhir di.Pekanbaru, pada tanggal 12 Januari 2023
Ketua Program Studi Pembimbing
Wartono, M.Sc. Elfira Safitri, M.Mat
NIP. 19730818 200604 1 003 NIK. 130 517 049
iii
LEMBAR PENGESAHAN
OPTIMALISASI PRODUKSI POT BUNGA MENGGUNAKAN MODEL DE NOVO PROGRAMMING
(Studi Kasus : Usaha Mandiri Pot Bunga Yusuf, Selat Panjang)
TUGAS AKHIR
oleh:
ADINDA SITI NURJANAH 11850420430
Telah dipertahankan di depan sidang dewan penguji sebagai salah satu syarat untuk memperoleh gelar Sarjana Sains
Fakultas Sains dan Teknologi Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim Riau di Pekanbaru, pada tanggal 12 Januari 2023
Pekanbaru, 12 Januari 2023 Mengesahkan
Dekan Ketua Program Studi
Dr. Hartono, M.Pd. Wartono, M.Sc.
NIP. 19640301 199203 1 003 NIP. 19730818 200604 1 003 DEWAN PENGUJI
Ketua : Wartono, M.Sc Sekretaris : Elfira Safitri, M.Mat Anggota I : Mohammad Soleh, M.Sc Anggota II : Sri Basriati, M.Sc
iv
LEMBAR HAK ATAS KEKAYAAN INTELEKTUAL
Tugas Akhir yang tidak diterbitkan ini terdaftar dan tersedia di Perpustakaan Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim Riau adalah terbuka untuk umum dengan ketentuan bahwa hak cipta pada penulis. Referensi kepustakaan diperkenankan dicatat, tetapi pengutipan atau ringkasan hanya dapat dilakukan seizin penulis dan harus disertai dengan kebiasaan ilmiah untuk menyebutkan sumbernya.
Penggandaan atau penerbitan sebagian atau seluruh Tugas Akhir ini harus memperoleh izin dari Dekan Fakultas Sains dan Teknologi Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim Riau. Perpustakaan yang meminjamkan Tugas Akhir ini untuk anggotanya diharapkan untuk mengisi nama, tanda peminjaman dan tanggal pinjam.
v
LEMBAR PERNYATAAN
Dengan ini saya menyatakan bahwa dalam Tugas Akhir ini tidak terdapat karya yang pernah diajukan untuk memperoleh gelar kesarjanaan di suatu Perguruan Tinggi, dan sepanjang pengetahuan saya juga tidak terdapat karya atau pendapat yang pernah ditulis atau diterbitkan oleh orang lain kecuali yang secara tertulis diacu dalam naskah ini dan disebutkan dalam daftar pustaka.
Pekanbaru, 12 Januari 2023 Yang membuat pernyataan,
ADINDA SITI NURJANAH 11850420430
vi
LEMBAR PERSEMBAHAN
“Allah Tidak Akan Membebani Seseorang Melainkan Sesuai Dengan Kesanggupannya”
Dengan menyebut nama allah yang maha pengasih lagi maha penyayang
Alhamdulillah, puji dan syukur kehadirat allah swt yang telah memberikan rahmat dan kemudahan dalam menuntut ilmu, sehingga dapat menyelesaikan tugas akhir ini dengan baik. Tak lupa shalawat serta salam kepada baginda Rasulullah saw, yakni nabi Muhammad
shallallahu’alaihiwassalam yang telah membawa manusia dari zaman kejahiliyahan menuju jalan yang penuh dengan ilmu pengetahuan.
Kupersembahkan tugas akhir ini kepada orang yang sangat kusayangi
***Bapak dan Mamak***
Terimakasih kepada yang tersayang bapak A.Rahman dan ibu Dewi Utari yang telah memberikan semangat dalam pengerjaan tugas akhir ini, terimakasih selalu mendoakan dinda setiap harinya. Semoga tugas akhir yang dinda selesaikan ini bisa menjadi hadiah
kecil yang dapat dibanggakan oleh bapak dan mamak. Maaf jikalau dinda terlambat menyelesaikan hadiah ini. Terimakasih bapak dan mamak
***Dosen Pembimbingku Ibu Elfira Safitri, M.Mat ***
Terimakasih sudah meluangkan waktu ibu untuk memberikan bimbingan, pengarahan, masukan dalam menyelesaikan Tugas Akhir ini.
***Yang Tersayang***
Terimakasih untuk mbak iaa, bang poter, adikku indah dan keponakanku adelia, yang selalu memberikan semangat dalam pengerjaan tugas akhir ini
***Sahabat dan Teman-Teman***
Terimakasih untuk CIBIRIT (Nissa, Diani, Eka, Gina, Anne, dan Imah), dan Dhea.
***Terimakasih Untuk Seluruh Dosen Program Studi Matematika Fakultas Sains dan Teknologi***
~Adinda Siti Nurjanah~
vii
OPTIMALISASI PRODUKSI POT BUNGA MENGGUNAKAN MODEL DE NOVO PROGRAMMING
(Studi Kasus : Usaha Mandiri Pot Bunga Yusuf, Selat Panjang)
ADINDA SITI NURJANAH NIM : 11850420430
Tanggal sidang : 12 Januari 2023 Tanggal wisuda : 2023
Program Studi Matematika Fakultas Sains dan Teknologi
Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim Riau Jl. HR. Soebrantas No. 155 Pekanbaru
ABSTRAK
Usaha Mandiri Pot Bunga Yusuf merupakan usaha menengah yang memproduksi berbagai macam pot bunga yaitu: pot jenis mangkuk minimalis, pot jenis mangkuk sedang, pot jenis guci besar, pot jenis persegi sedang dan pot jenis persegi minimalis. Saat memproduksi pot bunga, produsen harus memaksimalkan penggunaan bahan baku agar tidak terdapat sisa yang menyebabkan tidak optimalnya keuntungan. Karena itu, dibutuhkan sebuah model yang dapat digunakan untuk mengoptimalkan penggunaan bahan baku, salah satunya adalah model De Novo Programming. Tujuan penelitian ini adalah mengetahui banyaknya jumlah produksi pot bunga untuk memperoleh keuntungan secara maksimum. Metode yang digunakan pada penelitian ini adalah metode Simpleks. Berdasarkan hasil penelitian diperoleh Usaha Mandiri Pot Bunga Yusuf, Selat Panjang harus: memproduksi pot jenis mangkuk minimalis sebanyak 137 unit, pot jenis guci besar sebanyak 62 unit, dan Jumlah pot jenis persegi minimalis sebanyak 54 unit, dengan keuntungan maksimum yang diperoleh sebesar Rp.
4.025.000.
Kata Kunci: Model De Novo Programming, Model Linear Programming, Metode Simpleks
viii
OPTIMIZATION OF FLOWER POTS PRODUCTION USING THE DE NOVO PROGRAMMING MODEL
(
Case Study: Usaha Mandiri Pot Bunga Yusuf, Selat Panjang)Adinda Siti Nurjanah NIM : 11850420430
Date of Final Exam: January, 12th 2023 Date of Graduation: 2023
Mathematics Program Study Faculty of Science and Technology
State Islamic University of Sultan Syarif Kasim Riau Soebrantas Street No.155 Pekanbaru
ABSTRACT
Usaha Mandiri Pot Bunga Yusuf, Selat Panjang is a medium-sized business that produces various kinds of flower pots, namely: minimalist bowl type pots, medium bowl type pots, large jar type pots, medium square type pots and minimalist square type pots. When producing flower pots, producers must maximize the use of raw materials so that there are no leftovers that cause non-optimal profits.
Because of that, we need a model that can be used to optimize the use of raw materials, one of which is the De Novo Programming model. The purpose of this study was to determine the number of flower pots produced to obtain maximum profit. Based on the results of the study, it was found that the Mandiri Flowerpot Yusuf, Selat Panjang business had to produce 137 minimalist bowl-type pots ( ), 62 units of large jar-type pots ( ), and 54 units of minimalist square-type pots ( ), so the maximum profit earned is Rp. 4,025,000.
Keywords:. De Novo Programming model, Linear Programming model, Simplex method
ix
KATA PENGANTAR
Assalamu’alaikum Warahmatullahi Wabarakatuh.
Alhamdulillahirabbil’alamiin. Puji syukur penulis ucapkan kepada Allah Subhanahu wa Ta’ala karena atas rahmat dan hidayah-Nya penulis diberi kemudahan untuk menyelesaikan tugas akhir dengan judul “Optimalisasi Produksi Pot Bunga Menggunakan Model De Novo Programming (Studi Kasus: Usaha Mandiri Pot Bunga Yusuf, Selat Panjang)”. Shalawat dan salam juga selalu tercurah kepada Nabi Muhammad Sallallahu’alaihi Wasallam, semoga kelak seluruh umatnya mendapat syafa’at dari beliau. Penulisan tugas akhir ini dimaksudkan untuk memenuhi salah satu syarat dalam rangka menyelesaikan studi Strata 1 (S1) di Program Studi Matematika, Fakultas Sains dan Teknologi, Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim Riau.
Selama penyusunan tugas akhir ini penulis banyak sekali mendapatkan bimbingan, arahan, dan masukan dari berbagai pihak baik secara langsung maupun tidak langsung. Oleh karena itu, penulis mengucapkan terima kasih khususnya kepada kedua orangtua tercinta Bapak A.Rahman dan Ibu Dewi Utari serta keluarga yang senantiasa mendo’akan, melimpahkan kasih sayang, perhatian dan materi yang tak terhingga. Selain itu, penulis juga mengucapkan terimakasih kepada:
1. Bapak Prof. Dr. Hairunas, M.Ag., selaku Rektor Universitas Islam Negri Sultan Syarif Kasim Riau.
2. Bapak Dr. Hartono, M.Pd., selaku Dekan Fakultas Sains dan Teknologi Universitas Islam Negri Sultan Syarif Kasim Riau.
3. Bapak Wartono, M.Sc., selaku Ketua Program Studi Matematika Fakultas Sains dan Teknologi Universitas Islam Negri Sultan Syarif Kasim Riau.
4. Bapak Nilwan Andiraja, S.Pd, M.Sc., selaku Sekretaris Program Studi Matematika Fakultas Sains dan Teknologi Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim Riau.
x
5. Ibu Rahmawati, M.Sc., selaku Pembimbing Akademik yang telah memberikan dukungan serta arahan kepada penulis selama perkuliahan.
6. Ibu Elfira Safitri, M.Mat., selaku Pembimbing yang telah meluangkan waktu kepada penulis, mengarahkan, mendukung dan membimbing penulis dengan penuh kesabarannya dalam penulisan Tugas Akhir ini.
7. Bapak Mohammad Soleh, M.Sc., selaku Penguji I yang telah memberikan kritikan dan saran dalam penulisan Tugas Akhir ini.
8. Ibu Sri Basriati, M.Sc., selaku Penguji II yang telah memberikan kritikan dan saran dalam penulisan Tugas Akhir ini.
9. Semua Bapak dan Ibu dosen Program Studi Matematika Fakultas Sains dan Teknologi yang telah memberikan banyak ilmu kepada penulis selama kuliah.
10. Sahabat-sahabatku (imah, eka, gina, diani, nissa, dhea, anne) yang tak henti- hentinya dan tak bosan memberikan nasehat serta motivasi kepada penulis saat penulis putus asa.
11. Untuk Pro-Team MLBB khususnya RRQ Hoshi yang sedikit banyaknya sudah memberikan penulis hiburan saat pengerjaan Tugas Akhir ini.
12. Untuk semua pihak yang tidak bisa disebutkan satu persatu karena telah memberikan supportnya saat penulis stuck dengan Tugas Akhirnya.
Penulis menyadari bahwa dalam penulisan tugas akhir ini masih terdapat banyak kekurangan. Oleh karena itu, penulis mengharapkan kritik dan saran yang membangun dari semua pihak demi kesempurnaan tugas akhir ini. Semoga tugas akhir ini bermanfaat dan dapat memberikan kontribusi bagi perkembangan ilmu pengetahuan. Aamiin ya Rabbal’alamiin.
Pekanbaru,12 Januari 2023 Penulis
Adinda Siti Nurjanah 11850420430
xi
DAFTAR ISI
LEMBAR PERSETUJUAN ... ii
LEMBAR PENGESAHAN ... iii
LEMBAR HAK ATAS KEKAYAAN INTELEKTUAL ... iv
LEMBAR PERNYATAAN ... v
LEMBAR PERSEMBAHAN ... vi
ABSTRAK ... vii
ABSTRACT ... viii
KATA PENGANTAR ... ix
DAFTAR ISI ... xi
DAFTAR SIMBOL ... xiii
DAFTAR TABEL ... xiv
BAB I PENDAHULUAN ... 1
1.1 Latar Belakang ... 1
1.2 Rumusan Masalah ... 2
1.3 Batasan Masalah ... 3
1.4 Tujuan Penelitian ... 3
1.5 Manfaat Penelitian ... 3
1.6 Sistematika Penulisan ... 3
BAB II LANDASAN TEORI ... 5
2.1 Linier Programming ... 5
2.2 Model De Novo Programming ... 7
2.3 Metode Simpleks ... 10
BAB III METODOLOGI PENELITIAN ... 21
BAB IV HASIL DAN PENELITIAN ... 23
4.1 Deskripsi Data ... 25
xii
4.2 Penyelesaian Model De Novo Programming Menggunakan
…………Metode Simpleks ... 27
BAB V KESIMPULAN ... 31
5.1 Kesimpulan ... 31
5.2 Saran ... 31
DAFTAR PUSTAKA ... 35
LAMPIRAN ... 37
DAFTAR RIWAYAT HIDUP ... 38
xiii
DAFTAR SIMBOL
: Fungsi tujuan;
: Parameter fungsi tujuan;
: Variabel keputusan;
: Indeks;
: Nilai kanan Batasan;
: Biaya per unit sumber ; : Total biaya yang ada;
: Kapasitas bahan baku;
: Banyaknya bahan baku per unit.
xiv
DAFTAR TABEL
Tabel 2.1 Memodelkan Linear Programming ... 6
Tabel 2.2 Perbedaan Linear Programming dan De Novo Programming ... 9
Tabel 2.3 Awal Simpleks ... 11
Tabel 2.4 Bahan Baku Kerupuk Rajang Contoh 2.1 ... 12
Tabel 2.5 Keuntungan Kerupuk Rajang Contoh 2.1 ... 13
Tabel 2.6 Awal Simpleks Contoh 2.1 ... 16
Tabel 2.7 Iterasi 1 Contoh 2.1 ... 18
Tabel 2.8 Iterasi 2 Contoh 2.1 ... 20
Tabel 2.9 Solusi Optimal Contoh 2.1 ... 22
Tabel 4.1 Komposisi Bahan Baku Produksi Pot Bunga ... 25
Tabel 4.2 Ketersediaan Bahan Baku ... 26
Tabel 4.3 Keuntungan Setiap Jenis Pot Bunga ... 26
Tabel 4.4 Awal Simpleks Optimasi Produksi Pot Bunga ... 30
Tabel 4.5 Simpleks Iterasi 1 Optimasi Produksi Pot Bunga ... 31
Tabel 4.6 Simpleks Iterasi 2 Optimasi Produksi Pot Bunga ... 32
Tabel 4.7 Solusi Optimal Optimasi Produksi Pot Bunga ... 33
1
BAB I
PENDAHULUAN
1.1 Latar Belakang
Peluang bisnis adalah peluang bagi organisasi untuk menjual barang atau jasa kepada konsumen untuk memperoleh keuntungan. Untuk mempergunakan peluang bisnis yang ada secara optimal, peluang bisnis yang dapat dimanfaatkan salah satunya berada dalam sektor produksi. Produksi merupakan kegiatan menghasilkan barang atau jasa yang bertujuan untuk memenuhi kebutuhan konsumen dan memperoleh keuntungan, namun dalam proses produksi harus dilakukan perencanaan agar tidak terjadi pemborosan terhadap bahan baku produksi yang digunakan. Perencanaan adalah merupakan awal dalam melaksanakan proses produksi yang dilakukan sebagai bagian dari upaya untuk memperoleh tujuan yang telah ditentukan oleh perusahaan [1]
Perencanaan produksi merupakan suatu fungsi administrasi yang berkaitan dengan proses pengambilan keputusan yang akan ditetapkan oleh manajemen perusahaan demi mendapatkan hasil yang sesuai [2]. Beberapa keadaan yang harus diperhatikan dalam teknik perencanaan produksi, termasuk sumber daya perusahaan yang tersedia secara optimal untuk memperoleh keuntungan yang maksimal [3]. pada kasus produksi tidak menutup kemungkinan jika terjadi kesalahan produksi seperti kelebihan bahan baku saat melakukan proses produksi. Kesalahan produksi yang terjadi dapat menyebabkan pemborosan bahan baku yang berakhir dengan kerugian, maka dibutuhkan perencanaan produksi agar tidak terjadi pemborosan. Oleh karena itu, dibutuhkan sebuah model untuk mengoptimalkan perencanaan produksi, salah satunya adalah model De Novo Programming.
Model pemrograman De Novo merupakan cara untuk mengoptimalkan program linier yang ada dan dapat merancang solusi yang optimal. Pada model pemrograman De Novo, batasan sumber daya atau bahan baku diatur seefisien mungkin agar tidak
2
menghasilkan pemborosan [4]. Kelebihan dari model pemrograman De Novo adalah terdapatnya pengaturan terkendala dari sumber daya sedemikian rupa sehingga tidak ada residu yang dihasilkan, yang berarti bahwa mengoptimalkan penggunaan sumber daya sehingga manfaat yang diperoleh lebih besar dan maksimum [5]. Untuk memperoleh keuntungan yang maksimal, bahan baku yang digunakan disusun seefisien mungkin agar tidak menghasilkan scrap, sehingga model pemrograman De Novo cocok untuk menyelesaikan kasus perencanaan produksi [6].
Penelitian terdahulu tentang model De Novo Programming yang dilakukan oleh [7] dimana hasil penelitiannya adalah keuntungan yang dipreroleh perusahaan lebih besar dengan menggunakan De Novo Programming daaripada keuntungan perusahaan yang diperoleh secara real. Selain itu penelitian juga dilakukan oleh [3]
dengan hasil penelitian diperoleh keuntungan dengan perencanaan produksi yang matang sehingga keuntungan yang didapat maksimum dan mengoptimalkan jumlah produksi roti. Penelitian menggunakan De Novo Programming juga dilakukan oleh [2] menghasilkan jumlah produksi agar mendapatkan keuntungan maksimum serta mengoptimalkan sumber daya yang tersedia agar tidak terdapat sisa bahan baku dengan menggunakan metode simpleks. Berdasarkan [2], penulis tertarik melakukan penelitian dengan menggunakan model De Novo Programming dengan kasus yang berbeda. Sehingga penlis mengangkat judul penelitian “Optimalisasi Produksi Pot Bunga Menggunakan Model De Novo Programming (Studi Kasus: Usaha Mandiri Pot Bunga Yusuf, Selat Panjang)”
3 1.2 Rumusan Masalah
Berdasarkan uraian dari latar belakang, maka rumusan masalah pada penelitian ini adalah bagaimana penyelesaian model De Novo Programming dalam memaksimalkan keuntungan pada Usaha Mandiri Pot Bunga Yusuf, Selat Panjang ?
1.3 Batasan Masalah
Agar penelitian yang dilakukan dapat menghasilkan penelitian yang fokus dan akurat, maka diberikan Batasan masalah sebagai berikut:
1. Terdiri dari dua kendala yaitu : biaya bahan baku dan komposisi bahan baku 2. Terdiri dari 5 variabel keputusan yaitu: pot jenis mangkuk minimalis, pot jenis
mangkuk sedang, pot jenis guci besar, pot jenis persegi sedang dan pot jenis persegi minimalis.
3. Kasus yang digunakan merupakan kasus maksimum
4. Data yang digunakan merupakan data yang berasal dari Skripsi Nur Ain Hera Septia Tahun 2021
1.4 Tujuan Penelitian
Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui penyelesaian dari model De Novo Programming dalam memaksimalkan keuntungan pada Usaha Mandiri Pot Bunga Yusuf, Selat Panjang.
1.5 Manfaat Penelitian
Dengan menerapkan model De Novo Programming dalam memaksimalkan keuntungan penjualan berdasarkan proses produksi diharapkan akan be rmanfaat dalam menambah wawasan beserta penerapannya. Dan diharapkan penelitian ini bisa dijadikan pertimbangan toko dalam mengambil strategi dalam memproduksi sebuah produk.
4 1.6 Sistematika Penulisan
Sistematika penulisan tugas akhir ini terdiri dari 5 bab yang masing-masing bab berisi sub-bab yang berfungsi sebagai penjelas dari setiap materi yang dibahas, diantaraya:
BAB I PENDAHULUAN
Pada bab ini menjelaskan tentang Latar Belakang, Rumusan Masalah, Batasan Masalah, Tujuan Penelitian, Manfaat penelitian dan Sistematika Penulisan.
BAB II LANDASAN TEORI
Pada bab ini dijelaskan mengenai hasil studi literatur yang digunakan dalam mengerjakan proposal tugas akhir ini.
BAB III METODE PENELITIAN
Pada bab ini dijelaskan mengenai langkah-langkah penelitian yang akan dilakukan . Langkah-langkah yang digunakan juga akan dijelaskan dalam sebuah diagram alur yang sistematis .
BAB IV HASIL DAN PEMBAHASAN
Bab ini berisi mengenai penjelasan bagaimana penyelesaian persoalan optimalisasi produksi pot bunga menggunakan model De Novo Programming.
BAB V PENUTUP
Bab ini berisi kesimpulan dan saran dari hasil dan pembahasan.
5
BAB II
LANDASAN TEORI
Bab ini menjelaskan mengenai referensi yang digunakan untuk memecahkan masalah penelitian. Tinjauan Literatur Ini digunakan sebagai panduan untuk membantu peneliti fokus pada penelitiannya. Dimana pada bab ini akan disampaikan teori terkait Model De Novo Programming .
2.1 Linear Programming
Menurut [8], Linear Programming merupakan metode matematik pada pengalokasian sumber daya yang terbatas demi mendapatkan suatu tujuan yaitu mengoptimumkan laba produksi dan menekan biaya produksi. Linear Programming sering diaplikasikan untuk permasalahan ekonomi, industri dan lain lain. Linear Programming berhubungan dengan penjabaran suatu masalah didalam kehidupan sehari hari sebagai prosedur matematik yang terdiri atas fungsi tujuan dan fungsi kendala. Berikut adalah beberapa istilah dalam linear programming.
1. Variabel keputusan
Variabel keputusan merupakan variabel yang akan digunakan dalam membentuk model matematik. Variabel keputusan dapat ditulis dengan . 2. Fungsi tujuan
Fungsi tujuan merupakan fungsi yang akan digunakan untuk memaksimumkan laba atau meminimumkan biaya produksi.
3. Fungsi pembatas (constraint)
Fungsi pembatas merupakan kendala yang dihadapi dalam masa produksi suatu barang.
6 4. Pembatas tanda
Pembatas tanda menguraikan apakah variabel keputusan diduga hanya berharga non negatif atau boleh berharga positif, boleh juga negatif.
Tabel 2.1 Data untuk Memodelkan Linear Programming
Sumber Penggunaan Sumber Per Unit Banyaknya Sumber
Aktivitas 1 2 … n Yang digunakan
1 …
2 …
…
Kontribusi perunit …
Terhadap variabel
Berdasarkan Tabel 2.1, dapat dibentuk formulasi sebagai berikut [9]:
Maksimumkan/Minimumkan
∑
(2.1)
Dengan kendala
(2.2)
Keterangan
: Fungsi tujuan;
….. :.Variabel.keputusan;
7 ….. : koefisien fungsi tujuan;
: Koefisien fungsi kendala;
: Koefisien ruas kanan.
Menurut [10], Linear Programming dapat diselesaikan dengan dua metode yaitu metode grafik dan metode simpleks.
2.2 Model De Novo Programming
Menurut [11] berpendapat mengenai cara memandang sistem dan bagaimana memilih sistem terbaik dari sistem yang sudah ditentukan sebelumnya, serta menciptakan suatu sistem yang optimum dan berfokus untuk menghasilkan desain yang optimum untuk sistem yang sangat produktif dengan banyak kriteria. Berikut adalah perbedaan antara desain yang dapat mengoptimumkan sebuah sistem dengan mendesain suatu sistem agar mendapatkan hasil yang optimal
1. Pendekatan Linier Programming adalah pendekatan untuk mengoptimumkan sebuah …prosedur dimana setiap kendala dari sumber yang ada dianggap telah ditentukan …lebih dahulu dan jika pemakaian sumber yang ada tidak habis (terdapat residual) …maka diperkirakan tidak mempengaruhi performa sistem.
2. Pendekatan De Novo Programming merupakan pendekatan untuk menciptakan prosedur yang optimum dimana sumber yang ada akan diatur agar tidak menghasilkan sisa dan dapat menimbulkan pemborosan.
Pendekatan De Novo Programming dapat digunakan dalam menangani problem mengenai optimasi dan dikerjakan dengan strategi sistem keseluruhan yang berarti, selain menetapkan rangkaian sempurna yang dapat mengoptimumkan hasil, dan menawarkan suatu usulan penggunaan sumber yang terstruktur melalui budget yang ada dikarenakan keterbatasan budget merupakan ketentuan penting dalam pendekatan De Novo Programming [7]. Perumusan pendekatan De Novo Programming adalah sebagai berikut [7]:
8 Fungsi Tujuan:
Maksimum: (2.3)
Kendala:
∑
∑
∑
(2.4)
Berdasarkan Persamaan (2.4) dapat diuraikan kembali menjadi:
( ) ( ) ( )
( ) ( ) ( )
Misalkan:
……(2.5)
……(2.6)
……(2.7)
Sehingga diperoleh kendala baru sebagai berikut:
(2.8)
∑
(2.9)
Keterangan:
: Biaya per unit sumber ; : Total biaya yang ada;
: Kapasitas bahan baku;
: Banyaknya bahan baku perunit.
9
Sehingga De Novo Programming dapat dirumuskan sebagai berikut:
Maksimum Kendala
………... (kendala baru)
… (kendala Linear Programming)
(2.10)
Model De Novo Programming dapat diselesaikan dengan menggunakan metode Simpleks. Berikut adalah perbedaan model Linear Programming dan model De Novo Programming [12].
Tabel 2.2 Perbedaan Model Linear Programming dan Model De Novo
…………Programming
No Model Linear Programming Model De Novo Programming 1 . Fungsi tujuan:
Fungsi tujuan:
2 . Kendala sumber daya:
Kendala sumber daya:
Kendala Budget:
Kendala Linear Programming
3 . Kendala non negatif:
Kendala non negatif:
10
Berdasarkan pada Tabel 2.2 terdapat perbedaan pada point nomor dua dimana pada model De Novo Programming akan ditambahkan kendala baru yaitu kendala budget yang diperoleh melalui persamaan yang telah dicari sebelumnya,
2.3 Metode Simpleks
Metode simpleks merupakan penanganan masalah program linier dengan menemukan pemecahan masalah yang layak dan mempergunakan tata cara yang iteratif, demi mendapatkan penyelesaian yang optimal [13]. Untuk merampungkan permasalahan dengan memakai metode simpleks harus melengkapi syarat sebagai berikut [14]:
1. Semua persamaan bertanda ( )
a. Jika fungsi kendala bertanda maka dapat dibentuk persamaan bertanda = dengan cara menambahkan variabel slack atau mengurangi variabel surplus.
b. Ruas kanan dapat dibentuk menjadi bilangan non negatif dengan mengalikan masing-masing ruas dengan -1
c. Arah pertidaksamaan akan berubah setelah pertidaksamaan dikalikan -1 2. Semua variabel yang ada adalah variabel non negatif
3. Fungsi tujuan yang akan dicapai adalah maksimum atau minimum
Menurut [15] , Langkah-langkah penyelesaian metode simpleks adalah sebagai berikut:
1. Membuat model program linear
2. Mengubah fungsi tujuan dan fungsi kendala kedalam bentuk baku
Terdapat beberapa hal yang harus diperhatikan sebelum mengubah bentuk umum kedalam bentuk baku
a. Jika fungsi kendala bertanda maka akan diubah menjadi tanda = dengan menambahkan variabel slack
b. Jika fungsi kendala bertanda maka akan diubah menjadi tanda = dengan menambahkan variabel surplus
11
c. Jika fungsi kendala bertanda = maka persamaan akan ditambah variabel buatan (artifisial).
3. Menyusun persamaan kedalam tabel
Tabel 2.3 Tabel Awal Simpleks dalam Bentuk Umum
Variabel Basis Z NK
Z 1 - - - 0 0 0 0
0 1 0 0
0 0 1 0
0 0 0 1
4. Memilih kolom pivot
Kolom pivot merupakan kolom yang berada dibaris dengan negatif terbesar 5. Memilih baris pivot
Baris pivot dapat ditentukan dengan mencari nilai indeks positif terkecil dengan cara sebagai berikut:
(2.11) Keterangan:
I : Indeks NK : Nilai Kanan
6. Menetapkan elemen pivot dengan cara melihat pertemuan antara kolom pivot dan baris pivot
7. Melakukan eleminasi Gauss-Jordan sampai seluruh angka pada baris bernilai positif untuk kasus maksimasi.
8. Solusi optimal diperoleh Ketika baris sudah bernilai positif atau nol
12 Contoh 2.1: [16]
Sebuah UMKM memproduksi sebuah produk berupa kerupuk rajang dengan 3 jenis berbeda yaitu: kerupuk rajang original, kerupuk rajang mini, dan kerupuk rajang super. Berikut adalah data penjualan, data permintaan dan data produksi kerupuk Rajang dari masing-masing jenis.
Tabel 2.4 Bahan Baku Kerupuk Rajang
Jenis Jenis Bahan Baku (Kg)
Produk T.Tapioka B.Putih Garam Micin Penyedap rasa
Terasi
Ori 0.0025 0.00069 -
Mini 1 0.01 0.29375 0.0025 0.00069 0.002
Super 1 0.02 0.0311 0.005 0.00138 0.002
Ketersediaan(Kg) 2800 42 85 18 4.416 4
Harga (Kg) 4500 20000 8510 34000 36321 60000
Tabel 2.4 di atas merupakan data bahan baku yang digunakan untuk memproduksi kerupuk rajang beserta harga dan ketersediaan bahan baku. Selanjutnya, terdapat tabel 2.5 yang merupakan tabel keuntungan kerupuk rajang yang didalamnya terdapat biaya produksi, harga jual, dan jumlah permintaan kerupuk rajang dari setiap jenisnya.
Tabel 2.5 Keuntungan Kerupuk Rajang
Jenis produk Biaya produksi
Harga jual Keuntungan
Ori 6996 9500 2504
Mini 7116 10000 2884
Super 7793 10000 3207
Bagaimana penyelesaian model De Novo Programming dalam memaksimalkan keuntungan pada sebuah UMKM-X?
13 Penyelesaian:
Berdasarkan Contoh 2.1 dapat diselesaikan dengan Langkah Langkah sebagai berikut:
Langkah 1: Menentukan variabel keputusan dan fungsi tujuan.
Variabel keputusan
: Banyaknya kerupuk Rajang original yang akan diproduksi;
: Banyaknya kerupuk Rajang mini yang akan diproduksi;
: Banyaknya kerupuk Rajang super yang akan diproduksi.
Fungsi tujuan
Maksimumkan (2.12)
Langkah 2: Menentukan kendala baru model De Novo Programming dan kendala
……….Linear Programming.
Kendala biaya bahan baku diperoleh dengan mengalikan koefisien masing-masing pada fungsi kendala dengan harga perunit pada Tabel 2.4 sehingga diperoleh:
= 4500(1) + 20000(0.01) +8510(0.0293) +34000(0.0025) + 36231(0.00069) = 5059;
= 4500(1) + 20000(0.01) + 8510(0.0293) + 34000(0.0025) + 36231(0.00069) +
…….60000(0.002) = 5179;
= 4500(1) + 20000(0.02) + 8510(0.0313) + 34000(0.005) + 36231(0.00138) +
…….60000(0.002) = 5506.
Selanjutkan akan dicari total biaya bahan baku dengan mengalikan ketersediaan bahan baku dengan harga perunit pada Tabel 2.5 sehingga diperoleh:
Kendala biaya bahan baku (budget)
( ) ( ) ( ) ( ) ( ) ( )
Dengan mensubstitusikan kedalam Persamaan (2.8) maka diperoleh:
; (2.13)
14
Selanjutnya, ditambahkan kendala Linear Programming
; (2.14)
; (2.15)
; (2.16)
; (2.17)
.416; (2.18)
; (2.19)
; (2.20)
; (2.21)
422. (2.22)
Langkah 3: Menyusun model De Novo Programming.
Berdasarkan Persamaan (2.13) sampai (2.22) model De Novo Programming sebagai berikut:
Maksimumkan Kendala
5059 +5179 +5506 15175346;
;
; ;
.416;
;
; 460 ; 422;
Langkah 4: Mengubah model De Novo Programming kedalam bentuk baku.
Selanjutnya mengubah fungsi tujuan dan fungsi kendala kedalam bentuk baku dengan menambahkan variabel slack pada setiap kendala yang bertanda . Sehingga diperoleh:
15 Maksimumkan
z – 2504 2884 – 3207 …….(2.23)
Kendala
5059 +5179 +5506 15175346 ; ; ;
; ;
;
; ; ;
;
Langkah 5: Menentukan variabel basis dan nonbasis
Setelah dikonversikan kedalam bentuk baku, selanjutnya akan ditentukan variabel basis dan non basis. Untuk metode simpleks yang benjadi variabel basis adalah sampai , sedangkan yang menjadi variabel nonbasis adalah sampai . Setelah ditentukan variabel basis dan nonbasis, elemen-elemen dari Persamaan (2.23) dimasukkan ketabel awal simpleks sebagai berikut:
16 Tabel 2.6 awal metode Simpleks
VB Z Solusi indeks
Z 1 -2504 -2884 -3207 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0
0 5059 5179 5506 1 0 0 0 0 0 0 0 0 0 15175346 2756.147
0 1 1 1 0 1 0 0 0 0 0 0 0 0 2800 2800
0 0.001 0.002 0.002 0 0 1 0 0 0 0 0 0 0 42 21000
0 0.0293 0.0293 0.0313 0 0 0 1 0 0 0 0 0 0 85 2715.655
0 0.0025 0.0025 0.005 0 0 0 0 1 0 0 0 0 0 18 3600
0 0.00069 0.00069 0.00138 0 0 0 0 0 1 0 0 0 0 4.416 3200
0 0 0.002 0.002 0 0 0 0 0 0 1 0 0 0 4 2000
0 1 0 0 0 0 0 0 0 0 0 1 0 0 428 0
0 0 1 0 0 0 0 0 0 0 0 0 1 0 460 0
0 0 0 1 0 0 0 0 0 0 0 0 0 1 422 422
Iterasi 1
Langkah 6: Selanjutnya menentukan kolom pivot
Kolom pivot ditentukan dengan melihat koefisien paling negative pada baris z. pada iterasi diatas koefisien paling negative yaitu pada kolom (-3027) yang terpilih menjadi kolom pivot
Kolom pivot Baris pivot
16
17 Langkah 7: Menentukan baris pivot
Baris pivot ditentukan dengan menghitung nilai indeks menggunakan Persamaan (2.11). variabel basis pada baris pembatas dengan nilai indeks positif terkecil akan berubah menjadi variabel nonbasis atau biasa disebut baris pivot . berdasarkan Tabel 2.6 yang menjadi baris pivot dengan nilai indeks positif terkecil adalah .
Langkah 8: Melakukan eliminasi Gauss-Jordan untuk mengubah tabel baru dan menghitung nilai z baru, yang dapat dilihat pada Tabel 2.7 berikut:
18 Tabel 2.7 iterasi 1 metode Simpleks
VB Z Solusi
z 1 -2504 -2884 0 3207 0 0 0 0 0 0 0 0 1 422
s1 0 5059 5179 0 1 0 0 0 0 0 0 0 0 0 12851814
s2 0 1 1 0 0 1 0 0 0 0 0 0 0 -1 2378
s3 0 0.001 0.002 0 0 0 1 0 0 0 0 0 0 -0.002 41.156
s4 0 0.0293 0.0293 0 0 0 0 1 0 0 0 0 0 -0.0313 71.7914
s5 0 0.0025 0.0025 0 0 0 0 0 1 0 0 0 0 -0.005 18
s6 0 0.00069 0.00069 0 0 0 0 0 0 1 0 0 0 -0.0014 3.83364
s7 0 0 0.002 0 0 0 0 0 0 0 1 0 0 -0.002 3.156
s8 0 1 0 0 0 0 0 0 0 0 0 1 0 0 428
s9 0 0 1 0 0 0 0 0 0 0 0 0 1 0 460
x3 0 0 0 1 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 422
Berdasarkan Tabel 2.7 nilai pada baris z masih ada yang bernilai negatif, sehingga iterasi dilanjutkan.
Kolom pivot
Baris pivot 18
19 Iterasi 2
Langkah 9: Menentukan kolom pivot
Kolom pivot ditentukan dengan melihat koefisien paling negatif pada baris z. pada iterasi diatas koefisien paling negatif yaitu pada kolom (-2884) yang terpilih menjadi kolom pivot.
Langkah 10: Menentukan baris pivot
Baris pivot ditentukan dengan menghitung nilai Indeks menggunakan Persamaan (2.11). variabel basis pada baris pembatas dengan nilai indeks positif terkecil akan berubah menjadi variabel nonbasis atau baris pivot. Berdasarkan Tabel (2.7) yang menjadi baris pivot dengan nilai indeks positif terkecil adalah .
Langkah 11: Melakukan eliminasi Gauss-Jordan untuk mengubah tabel baru dan menghitung nilai z baru yang dapat dilihat pada Tabel (2.8) berikut:
20 Tabel 2.8 iterasi 3 metode Simpleks
VB Z Solusi
z 0 -2504 0 0 3207 0 0 0 0 0 0 0 0 0 1319538.522
s1 0 5059 0 0 1 0 0 0 0 0 0 0 0 5179 10482984.43
s2 0 1 0 0 0 1 0 0 0 0 0 0 0 0 1920.608696
s3 0 0.001 0 0 0 0 1 0 0 0 0 0 0 0 40.24121739
s4 0 0.0293 0 0 0 0 0 1 0 0 0 0 0 -0.02837 70.45124348
s5 0 0.00069 0 0 0 0 0 0 1 0 0 0 0 -0.0025 16.85652174
s6 0 0.00069 0 0 0 0 0 0 0 1 0 0 0 -0.00069 3.51804
x2 0 0 1 0 0 0 0 0 0 0 500 0 0 -1 457.3913043
s8 0 1 0 0 0 0 0 0 0 0 0 1 0 0 428
s9 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 -500 0 0 0 454.2173043
x3 0 0 0 1 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 422
Berdasarkan Tabel 2.8 masih terdapat nilai z negatif, maka iterasi dilanjutkan Kolom pivot
Baris pivot 20
21 Iterasi 3
Langkah 12: Menentukan kolom pivot
Kolom pivot ditentukan dengan melihat koefisien paling negatif pada baris z. pada iterasi diatas koefisien paling negatif yaitu pada kolom (-2504) yang terpilih menjadi kolom pivot.
Langkah 13: Menentukan baris pivot
Baris pivot ditentukan dengan menghitung nilai Indeks menggunakan Persamaan (2.11). variabel basis pada baris pembatas dengan nilai indeks positif terkecil akan berubah menjadi variabel nonbasis atau baris pivot. Berdasarkan Tabel (2.8) yang menjadi baris pivot dengan nilai indeks positif terkecil adalah .
Langkah 14: Melakukan eliminasi Gauss-Jordan untuk mengubah tabel baru dan menghitung nilai z baruyang dapat dilihat pada Tabel (2.9) berikut:
22 Tabel 2.9 optimal metode Simpleks
VB Z Solusi
Z 0 0 0 0 1 0 0 0 0 0 0 0 0 0 1274187
0 0 0 0 1 0 0 0 0 0 0 0 0 10238 7903598
0 0 0 0 0 1 0 0 0 0 0 0 0 0 39
0 0 0 0 0 0 1 0 0 0 0 0 0 0 40
0 0 0 0 0 0 0 1 0 0 0 0 0 0.00093 55
0 0 0 0 0 0 0 0 1 0 500 0 0 0.0044 13
0 1 0 0 0 0 0 0 0 1449 0 1 0 -1 509
0 0 1 0 0 0 0 0 0 0 -500 0 0 0 457
0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 428
0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 454
0 0 0 1 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 422
Berdasarkan Tabel (2.9), dapat dilihat nilai pada baris z sudah bernilai positif maka dapat dikatakan solusi sudah optimahl, Sehingga diperoleh kesimpulan dengan memproduksi kerupuk Rajang ori sebanyak 509 Kg, kerupuk Rajang mini sebanyak 457 Kg dan kerupuk Rajang super sebanyak 422 Kg, maka UMKM akan memperoleh keuntungan maksimum
sebesar Rp. 1.274 187.
22
23
BAB III
METODE PENELITIAN
Langkah pertama dalam penelitian ini adalah melakukan studi literatur, dengan mencari referensi teoritis dalam buku, jurnal, artikel dan penelitian sebelumnya terkait dengan model De Novo Programming. Literatur data yang terkumpul dapat digunakan sebagai panduan dalam menyelesaikan permasalahan dalam penelitian ini.
Langkah -langkah dalam penelitian ini adalah sebagai berikut:
1. Mengambil data berdasarkan Skripsi Nur Ain Hera Septia (2021) 2. Membuat kendala baru berdasarkan Persamaan (2.8)
3. Membuat model De Novo Programming
4. Penyelesaian menggunakan metode Simpleks dengan Langkah-langkah sebagai berikut:
a. Mengubah dari bentuk standar ke bentuk baku b. Menyusun persamaan kedalam bentuk tabel
c. Memilih kolom pivot, yaitu kolom yang memiliki nilai negatif terbesar d. Memilih baris pivot, dengan cara mencari nilai indeks positif terkecil e. Menentukan elemen pivot yaitu dengan cara melihat perpotongan antara
kolom pivot dan baris pivot
f. Melakukan eleminasi Gauss-Jordan sampai seluruh angka pada bari z bernilai positif untuk kasus maksimasi.
g. Solusi optimal Ketika baris z sudah bernilai positif atau nol 5. Analsis dan kesimpulan
6. Selesai
24
Langkah-langkah diatas dapat digambarkan dalam flowchart sebagai berikut:
Gambar 3.1 FlowchartMetodologi Penelitian Mulai
Membuat model De Novo Programming
Mengambil data berdasarkan Skripsi Nur Ain Hera Septia (2021)
Penyelesaian menggunakan metode Simpleks
Solusi Optimal
Analisis dan Kesimpulan
Selesai
Membuat kendala baru
34
BAB V PENUTUP
Hasil perhitungan yang diperoleh dalam perhitungan masing-masing adalah sebagai berikut: dengan memproduksi pot jenis mangkuk minimalis ( ) sebanyak 54 unit, pot jenis guci besar ( ) sebanyak 62 unit, dan Jumlah pot jenis persegi minimalis ( ) sebanyak 137 unit, maka keuntungan maksimum yang diperoleh adalah sebesar Rp. 4.025.000.. Penggunaan model De Novo Programming dapat mengoptimalkan bahan baku yang tersedia sehingga diharapkan mampu memenuhi spesifikasi produk pot bunga yang telah ditetapkan dan keuntungan yang diperoleh maksimum.
dengan menggunakan model De Novo Programming untuk mengoptimalkan penggunaan bahan baku dan memaksimalkan keuntungan. Bagi para pembaca, penulis menyarankan agar menggunakan model De Novo Programming untuk kasus minimum dalam pemecahan optimalisasi lain dalam kehidupan sehari hari.
5.1 Kesimpulan
Berdasarkan Pembahasan pada BAB IV diperoleh kesimpulan sebagai berikut :
5.2 Saran
Tugas akhir ini melakukan penelitian pada produksi pot bunga di Selat Panjang,
35
Daftar Pustaka
[1] I. K. Juliantara and K. Mandala, “Perencanaan dan Pengendalian Produksi Agregat pada Usaha Tedung Ud Dwi Putri Di Klungkung,” E-Jurnal Manajemen Universitas Udayana, vol. 9, no. 1, p. 99, Januari. 2020.
[2] R. S. Budianti, Y. Ramdani, dan Respitawulan, “Optimasi Produksi Buis Beton Menggunakan Model De Novo Programming pada Sakti Beton Jaya Mandiri,” Jurnal Riset Matematika, vol. 1, no. 1, pp. 46–56, Oktober. 2021.
[3] Susetyo Joko dan Asih Endang Widuri, “Optimasi Perencanaan Produksi Menggunakan Model De Novo Programming dengan Pendekatan Goal Programming pada Produksi Pembuatan Roti,” Jurnal Teknik Industri, pp.
264–270, 2020.
[4] A. Johannes et al., “Analisis Perhitungan Harga Pokok Produksi dengan Menggunakan Metode Full Costing sebagai Dasar Perhitungan Harga Jual (Studi Kasus pada Kertina’s Home Industry),” Jurnal Administrasi Bisnis, vol.
11, no 03 2018.
[5] I. Pavic, “Multicriterial Production Planning by De Novo Programming Approach 2,” Int. J. Production Economics, 1996.
[6] S. Chakraborty and D. Bhattacharya, “Optimal System Design under Multi- Objective Decision making using De-Novo Concept: A New Approach,” Int J Comput Appl, vol. 63, no. 12, pp. 20–27, Feb. 2013
[7] R. Oktaviano, Y. Ngatilah, dan F. Pulansari, “Perencanaan Produksi Sandal dengan Metode De Novo Programming Untuk Memaksimalkan Keuntungan di CV. Shakilla Waru, Sidoarjo,” Journal Of Industrial Engineering and Management, vol. 12, no. 02, pp. 67–75, 2017.
[8] H. A. Taha, Riset Operasi. Jakarta: Binarupa Aksara, 2003.
[9] M. Basuki, “Optimasi Keuntungan Produksi Kemplang Panggang menggunakan Linear Programming melalui Metode Simpleks,” Seminar Konferensi Nasional IDEC, May 2018.
[10] D. A. Dimyati Tjutju Darliah, Operations Research Model- model Pengambilan Keputusan. Bandung: Sinar Baru Algesindo, 2006.
[11] A. Jusoh, E. Kazimieras Zavadskas, and M. Kazemilari, “Application of Multiple Criteria Decision Making Techniques in Tourism and Hospitality
36
Industry: a Systematic Review,” Transformations in Business and Economic, vol. 15, no. 1, 2016.
[12] A. Widarman, H. S. Yudha, M. Rifqi, R. Kamal, and S. Wastukancana,
“Production Planning using De Novo Programming Method To Optimize Company Profit In Cv. Jaya Mukti Bangkit Purwakarta,” Jurnal Teknologika, vol. 2 no.2, 2018.
[13] S. Aini, A. Jamiluddin Fikri, R. Septiani Sukandar, F. Saintek, dan U. Bina Bangsa, “Optimalisasi Keuntungan Produksi Makanan Menggunakan Pemrograman Linier Melalui Metode Simpleks,” Jurnal Bayesian, vol. 1, no.
1, 2021.
[14] S. Lestari dan R. Abdullah, “Optimalisasi Pencampuran Batubara untuk Memenuhi Kriteria Permintaan Konsumen dengan Menggunakan Metode Simplek dan Evaluasi Biaya pada Proses Blending Batubara di Lokasi CV.
Tahiti Coal, Talawi, Sawahlunto, Sumatera Barat,” Jurnal Bina Tambang, vol.
3, no. 3, 2019.
[15] E. Safitri dan H. Najmi, “Penerapan Metode Branch dan Bound dalam Optimalisasi Produk Mebel (Studi kasus: Toko Mebel di Jalan Marsan Panam),” Jurnal Publikasi Ilmiah Matematika, vol. 5, no. 1, 2020.
[16] A. Yulianto, S. Husna, dan A. Syukri, “Penggunaan Model De Novo Programming dengan Pendekatan Min-Max Programming dalam Perencanaan Produksi,” Journal Of Industrial and Quality Engineering, vol. 8, no. 2, 2020.
[17] N. A. H. Septia, “Implementasi Metode Branch dan Bound dan Analisis Sensitivitas pada Optimasi Produksi Pot Bunga (Studi Kasus: Usaha Mandiri Pot Bunga Yusuf, Selat Panjang),” UIN Sultan Syarif Kasim Riau, Pekanbau, 2021.
37
Lampiran
Hasil pencarian metode simpleks menggunakan aplikasi POM-QM
38
Daftar Riwayat Hidup
Penulis dilahirkan di Pekanbaru, Riaupada tanggal 13 Juni 2000 dari pasangan Bapak A.Rahman dan Ibu Dewi Utari. Penulis merupakan anak kedua dari tiga bersaudara. Penulis menyelesaikan pendidikan formal Sekolah Dasar negeri 175 Pekanbaru pada tahun 2012. Pada tahun 2015, penulis menyelesaikan pendidikan Sekolah Menengah Pertama negeri 12 Pekanbaru dan pada tahun 2018 penulis menyelesaikan pendidikan Sekolah Menengah Atas Serirama YLPI Pekanbaru dengan jurusan Ilmu Pengetahuan Alam (IPA). Kemudian pada tahun 2018 penulis melanjutkan pendidikan ke Perguruan Tinggi di Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim Riau pada Program Studi Matematika.
Pada tahun 2020 penulis melaksanakan Kerja Praktek dan telah menulis laporan Kerja Praktek dengan judul „Penerepan Metode Bayes Dalam Mengestimasi Premi Resiko Pada Asuransi Penyakit Kritis‟‟ yang dibimbing oleh Bapak Aprijon, S.Si., M.Ed. dan diseminarkan pada tanggal 12 April 2021.
Kemudian penulis melaksanakan Kuliah Kerja Nyata (KKN) pada tahun yang sama di Desa Karya Indah, Dusun 2 Sei Pantau, Kec.Tapung Kabupaten Kampar dengan sistem online dikarenakan pandemi covid-19.
Pada tanggal 12 Januari 2023 penulis dinyatakan lulus dalam ujian sidang akhir dengan judul tugas akhir “Optimalisasi Produksi Pot Bunga Menggunakan Model De Novo Programming (Studi Kasus: Usaha Mandiri Pot Bunga Yusuf, Selat Panjang)” dibawah bimbingan Ibu Elfira Safitri, M.Mat.