• Tidak ada hasil yang ditemukan

BAB IX PENETAPAN INDIKATOR KINERJA DAERAH

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2022

Membagikan "BAB IX PENETAPAN INDIKATOR KINERJA DAERAH"

Copied!
16
0
0

Teks penuh

(1)

Pemerintah Kabupaten Jembrana

RPJMD SEMESTA BERENCANA KABUPATEN JEMBRANA 2016-2021 IX-1

BAB IX

PENETAPAN INDIKATOR KINERJA DAERAH 9.1 Pengukuran Indikator Kinerja

Sebagai Renstrada, capaian kinerja RPJMD setiap tahun diukur dari dimensi akuntabilitas dengan menggunakan Laporan Kinerja Instansi Pemerintah (LKjIP).

Sistem Renstra dengan LKjIP-nya dikelola dalam bentuk Sistem Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah (Sistem AKIP). Sistem AKIP terdiri atas: subsistem perencanaan, subsistem pengukuran kinerja dan subsistem pelaporan kinerja. Dalam modul Pengukuran dan Analisis Kinerja disebutkan bahwa pengukuran kinerja merupakan subsistem kedua dari Sistem AKIP, yaitu setelah subsistem perencanaan kinerja (Meneg PAN, 2008 : 2). Pengukuran kinerja merupakan proses membandingan kinerja dengan ukuran berupa indikator kinerja. Pengukuran kinerja dilakukan dengan membandingkan realisasi dengan target yang direncanakan sesuai dengan peraturan perundang-undangan.

Pengukuran kinerja dilakukan setelah pelaksanaan kegiatan sesuai dengan penetapan kinerja dalam dokumen perencanaan.Hasil pengukuran kinerja yang dilengkapi dengan analisis dan evaluasi atas capaian kinerja disajikan dalam pelaporan kinerja. Berdasarkan Peraturan Pemerintah Nomor 39 Tahun 2006 tentang Tata Cara Pengendalian dan Evaluasi Pelaksanaan Rencana Pembangunan, mewajibkan setiap penyelenggara negara baik di pusat maupun di daerah untuk melakukan pengukuran mengenai realisasi fisik maupun keuangan setiap triwulan.Pada tahun 2014 Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi mengeluarkan Peraturan MenPan RB Nomor 53 Tahun 2014 tentang Petunjuk Teknis Perjanjian Kinerja, Pelaporan Kinerja Dan Tata Cara Reviu Atas Laporan Kinerja Instansi Pemerintah.

Pengukuran Indikator Kinerja didasarkan pada Peraturan MenPan RB Nomor 53 Tahun 2014 tersebut.

Dalam Sistem AKIP dilakukan pengukuran capaian keuangan dan fisik seluruh program, sub program, kegiatan, dan kegiatan. Khusus bagi pemerintah daerah, kewajiban melakukan pengukuran kinerja juga diamanatkan oleh Peraturan Pemerintah Nomor 58 Tahun 2006 tentang Pengelolaan Keuangan Daerah dan Permendagri Nomor 13 Tahun 2006 sebagaimana telah diubah menjadi Permendagri Nomor 59 Tahun 2007 tentang Pedoman Pengelolaan Keuangan Daerah.

9.2. Indikator Kinerja Utama

Indikator Kinerja adalah ukuran kuantitatif dan atau kualitatif yang menggambarkan tingkat pencapaian suatu sasaran atau tujuan yang ditetapkan organisasi.Indikator kinerja harus merupakan sesuatu yang akan dihitung dan diukur serta digunakan untuk menilai tingkat kinerja.Ukuran kuantatif dan kualitatif yang menggambarkan tingkat pencapaian suatu kegiatan dan sasaran yang telah ditetapkan.

Indikator kinerja memberikan penjelasan baik secara kuantitatif maupun secara kualitatif mengenai apa yang diukuruntuk menentukan apakah tujuan sudah tercapai.

Indikator kinerja memberikan penjelasan sesuatu yang mengindikasikan terwujudnya

kinerjayang diinginkan.Indikator kinerja memberikan penjelasan Ukuran kinerjayang

digunakan untuk mengetahui upaya dalam mencapai hasil dan hasil kerja yang

dicapai.Indikator kinerja adalah alat ukuruntuk menilai keberhasilan pembangunan

secara kuantitatif dan kualitatif (PP No. 8/2008). Indikator kinerja adalah alat

ukurspesifik secara kuantitatif dan/atau kualitatif yang terdiri dari unsur masukan,

(2)

Pemerintah Kabupaten Jembrana

RPJMD SEMESTA BERENCANA KABUPATEN JEMBRANA 2016-2021 IX-2

proses, keluaran, hasil, manfaat, dan/atau dampak yang menggambarkan tingkat capaian kinerja suatu kegiatan (PP No. 6/2008).

Indikator kinerja berfungsi untuk ; Memperjelas tentang apa, berapa dan bagaimana kemajuan pelaksanaan kegiatan/program dan kebijakan organisasi;

Menciptakan konsensus yang dibangun oleh berbagai pihak terkait untuk menghindari kesalahan interpretasi selama pelaksanaan kebijakan/program/kegiatan dan dalam menilai kinerjanya; Membangun dasar bagi pengukuran, analisis dan evaluasi kinerja organisasi/unit kerja; Mewujudkan transparansi dan akuntabilitas pemerintahan daerah; Salah satu dasar dalam menentukan jumlah anggaran; dan sebagai dasar dalam pembangunan arsitektur kinerja

Indikator kinerja utama (IKU) adalah indikator kinerja yang digunakan untuk mengukur kinerja yang akan diperjanjikan olehkepala perangkat daerah dengan Bupati.Mekanisme penetapan/penyusunan IKU dapat digambarkan sebagai berikut :

Gambar 9.1

Mekanisme Penetapan IKU

IKU

Indikator Kinerja Kunci

(IKK)

Standar Pelayanan

Minimal (SPM)

Indikator Kinerja Mandiri

Tujuan Penyusunan Indikator Kinerja; Penyusunan Indikator Kinerja dimaksudkan untuk menyiapkan alat ukur dalam mengukur Rencana Pembangunan serta hasil-hasilnya.Setiap stake holder dan komponen masyarakat dapat menilai kinerja pemerintah sejak perencanaan, pelaksanaan maupun kontrol sosial guna mewujudkan kabupaten yang sejahtera, berkeadilan, beriman dan berbudaya.

Beda Kinerja dengan Indikator Kinerja; Kinerja tidak sama dengan indikator

kinerja.Kinerja merupakan Untuk kerja dan prestasi kerja atau hasil kerja yang

diwujudkan dalam melakukan suatu kegiatan/program atau mencapai tujuan dan

sasaran tertentu; contoh Menurunnya kemiskinan. Meningkatkan Pendapatan Asli

Daerah, dan Menurunkan putus sekolah.Indikator kinerjamerupakan suatu variabel

yang digunakan untuk mengukur sebuah perubahan, baik secara langsung maupun

tidak langsung terhadap suatu kondisi; contoh Angka Kemiskinan, Pendapatan Asli

(3)

Pemerintah Kabupaten Jembrana

RPJMD SEMESTA BERENCANA KABUPATEN JEMBRANA 2016-2021 IX-3

Daerah, dan Angka Putus Sekolah. Ilustrasi Kinerja dan Indikator Kinerja Serta Target Kinerja

• Kinerja : Menurunnya kemiskinan

• Indikator Kinerja : Angka kemiskinan(persentase penduduk yang masuk kategori miskin terhadap jumlah penduduk )

• Target Kinerja : 3,0%

Indikator Kinerja menurut Permen PAN RB terdiri atas: Masukan(Input), Keluaran (Output), Hasil (Outcome), dan Dampak (Impact). .Masukan (Input)“Apa yang digunakan dalam bekerja” adalah segala Sumberdaya yang memberikan konstribusi dalam menghasilkan output ( Uang, SDM, Mitra kerja, Alat dll).Indikator ini mengukur jumlah sumberdaya seperti anggaran (dana), SDM, peralatan, material, dan masukan lainnya yang dipergunakan untuk melaksanakan kegiatan.Dengan meninjau distribusi sumberdaya, dapat dianalisis apakah alokasi sumberdaya yang dimiliki telah sesuai dengan rencana stratejik yang ditetapkan.

Contoh:

• Jumlah dana yang dibutuhkan

• Tenaga yang terlibat

• Peralatan yang digunakan

• Jumlah Bahan yang digunakan

Keluaran (Output)“Apa yang dikerjakan dan dihasilkan (barang) atau dilayani (proses)” adalah Produk/barang/jasa adalah yang dihasilkan dalam proses/kegiatan yang menggunakan input. Dengan membandingkan keluaran dapat dianalisis apakah kegiatan yang terlaksana telah sesuai dengan rencana. Keluaran merupakan apa yang dikerjakan dan dihasilkan (barang) atau dilayani (proses).

Indikator ini harus sesuai dengan lingkup dan sifat kegiatan instansi.

Contoh:

• Jumlah jasa/kegiatan yang direncanakan

 Jumlah orang yang diimunisasi/vaksinasi;

 Jumlah permohonan yang diselesaikan;

 Jumlah pelatihan/peserta pelatihan.

• Jumlah barang yang akan dibeli/dihasilkan

 Jumlah pupuk/obat/bibit yang dibeli;

 Jumlah volume gedung yang dibangun

 panjang jembatan yang dibangun;

 Meter panjang jalan yang dibangun/direhab.

Hasil (Outcome) “Apa yang ingin dicapai” adalahManfaat yang diperoleh dari jangka menengah untuk beneficiaries tertentu sebagai hasil dari output.

Pengukuran indikator outcome seringkali rancu dengan pengukuran indikator

keluaran (output). Indikator outcome lebih utama daripada sekedar output, walaupun

produk telah berhasil dicapai dengan baik, belum tentu outcome dari kegiatan

tersebut telah tercapai. Outcome menggambarkan tingkat pencapaian atas hasil lebih

tinggi yang mungkin menyangkut kepentingan banyak pihak

(4)

Pemerintah Kabupaten Jembrana

RPJMD SEMESTA BERENCANA KABUPATEN JEMBRANA 2016-2021 IX-4

Contoh:

- Peningkatan langsung hal-hal yang positif:

 Cakupan kunjungan Ibu hamil K4

 Kunjungan wisata

 Cakupan bina kelompok pedagang/usaha informal

 Rasio Rumah Sakit per satuan penduduk - Penurunan langsung hal-hal negatif:

 Prevalensi gizi buruk

Dampak (Impact) “Apa yang ingin diubah” adalah Hasil Pembangunan daerah yg diperoleh dari pencapaian outcome.Indikator dampak untuk mengukur keberhasilan sasaran.Indikator ini menggambarkan keberhasilan pembangunan daerah yang diperoleh dari pencapain berbagai program prioritas terkait.

Contoh:

- Peningkatan hal yang positif :

 Laju pertumbuhan ekonomi.

- Penurunan hal yang negatif:

 Angka kemiskinan.

 Tingkat Pengangguran Terbuka.

Syarat-syarat indikator kinerja; spesifik dan jelas, dapat diukur secara

obyektif, relevan, dapat dicapai, penting, dan menunjukkan keberhasilan, fleksibel dan

sensitif terhadap perubahan, dan efektif.Penetapan Indikator kinerja Daerah terhadap

Capaian Kinerja Penyelenggaraan Urusan Pemerintahan Kabupaten Jembrana

disajikan pada tabel 9.1.

(5)

Pemerintah Kabupaten Jembrana

RPJMD SEMESTA BERENCANA KABUPATEN JEMBRANA 2016-2021 IX-5

Tabel 9.1

Penetapan Indikator Kinerja Daerah

Terhadap Capaian Kinerja Penyelenggaraan Urusan PemerintahanKabupaten Jembrana

No Bidang Urusan Pemerintahan IndikatorKinerja Program(outcome)

Bidang Urusan Pemerintahan Indikator Kinerja Program

(outcome)

Target Capaian Kinerja

SKPD Penanggung Jawab

2016 2017 2018 2019 2020 2021

(1) (2) (3) (4) (5) (6) (7) (8) (9) (10)

I Indikator Makro

1 Pertumbuhan PDRB (berdasarkan harga berlaku)

6,65 6,08-6,73 6,44-7,13 6,83-7.56 7,29-8,07 7,76-8,59 7,76 - 8,59 Bappeda dan PM

2 Indek Pembangunan Manusia

Bappeda dan PM

3 Laju inflasi

4,71 5,70-6,22 4,40-4,74 5,53-5,95 5,04-5,43 5,35-5,76 5,35 –5,76 Bappeda dan PM

4 PDRB Perkapita harga berlaku (Juta/tahun)

20.8 26.36-28.58 29.37-30.05 33.26-34.34 37.67-39.24 43.04-45.11 43.04-45.11 Bappeda dan PM

5 Indek Gini

0.402 0,367-0,356 0,346-0,333 0,325-0,310 0,303-0,285 0,279 -0,258 0,279 -0,258 Bappeda dan PM

6 Persentase Penduduk Dibawah Garis Kemiskinan

3.95 3,90-3,82 3,86-3,78 3,83-3,75 3,79-3,71 3,75 - 3,68 3,75 - 3,68 Bappeda dan PM

7 Angka Kriminalitas

21.00 15.00 14.00 13.00 12.00 10.00 10.00 Bappeda dan PM

II Indikator Kinerja Utama Pada Masing-masing Urusan

1 PENDIDIKAN

Rata-rata lama sekolah 7,87 8,0 8,3 8,7 8,8 8,9 9,0

Angka melek huruf 90,39 90,39 91,30 91,50 91,60 91,70 91,80

APK PAUDNI (%) 60,52 61,07 62,05 63,25% 64,12% 65,01% 65,89% Dikporaparbud

Cakupan layanan pendidikan dasar Sembilan tahun Dikporaparbud

APK SD/MI (%) 107,65 108,00 108,50 109,00 109,50 110,00 110,50

APK SMP/MTs (%) 120,00 121,00 122,00 123,00 124,00 125,00 126,00

APM SD/MI (%) 94,78 95,00 95,50 96,00 96,50 97,00 97,50

APM SMP/MTs (%) 100 100 100 100 100 100 100

Angka melanjutkan SD/MI(%) 99,41 99,54 99,65 99,76 99,85 99,92 100

Angka melanjutkan SMP/MTs(%) 99,40 99,46 99,50 99,55 99,58 99,60 99,70

DO SD/MI(%) 0,01 0,00 0,00 0,00 0,00 0,00 0,00

DO SMP/MTs(%) 0,14 0,00 0,00 0,00 0,00 0,00 0,00

Cakupan layanan pendidikan menengah(%)

75,60 75,60 - - - Dikporaparbud

APK SMA/SMK (%) 110,00 111,00 112,00 113,00 114,00 115,00 116,00

APM SMA/SMK (%) 80,19 80,25 80,40 80,50 80,60 80,70 80,75

DO SMA/SMK (%) 0,24 0,00 0,00 0,00 0,00 0,00 0,00

(6)

Pemerintah Kabupaten Jembrana

RPJMD SEMESTA BERENCANA KABUPATEN JEMBRANA 2016-2021 IX-6

No Bidang Urusan Pemerintahan IndikatorKinerja Program(outcome)

Bidang Urusan Pemerintahan Indikator Kinerja Program

(outcome)

Target Capaian Kinerja

SKPD Penanggung Jawab

2016 2017 2018 2019 2020 2021

(1) (2) (3) (4) (5) (6) (7) (8) (9) (10)

Cakupan layanan pendidikan non formal(%) 75 76 77 78 79 80 81 Dikporaparbub

Cakupan peningkatan mutu tenaga pendidik dan kependidikan

(%) 70 70 70 72 75 77 80 Dikporaparbud

Cakupan peningkatan mutu manajemen pelayanan

pendidikan(%) 70 70 70 75 75 80 90 Dikporaparbud

2 KESEHATAN

Persentase cakupan ketersediaan obat dan perbekalan

kesehatan 80 80 85 90 95 95 95 DinasKesehatan

Presentase cakupan pelayanan kesehatan

70 70 75 80 85 90 90 DinasKesehatan

Cakupan Pengembangan Obat Bahan Asli Indonesia 1 kali 1 kali 2 kali 2 kali 1 kali 3 kali 4 kali DinasKesehatan

Persentase Jumlah Desa/ Kelurahan Siaga Aktif(%) 70 70 75 85 90 95 95 DinasKesehatan

Persentase Penurunan Gizi Buruk ( %) 0,01 0,5 0.5 0,45 0,40 0.35 0,30 DinasKesehatan

Vakupan pengembangan lingkungan sehat 60 60 65 70 75 80 85 DinasKesehatan

Persentase cakupan pelayanan kasus penyakit menular dan

tidak menular 80 80 80 85 85 90 90 DinasKesehatan

Cakupan standar pelayanan kesehatan 80 80 80 80 85 90 90 DinasKesehatan

Persentase Desa Kelurahan UCI(%) 100 100 100 100 100 100 100

Persentase masyarakat yang terlayani(%) 100 100 100 100 100 100 100 RSU Negara

Persentase Sarana dan Prasarana Rumah sakit yang diadakan - - - RSU Negara

Persentase pelayanan kesehatan BLUD(%) 90 90 91 92 93 94 94 RSU Negara

Cakupan peningkatan sarana dan prasarana puskesmas dan

puskesmas pembantu 80 80 80 85 85 90 90 DinasKesehatan

Cakupan jaminan kesehatan masyarakat 0 0 60 65 70 75 80 DinasKesehatan

Persentase Cakupan Pelayanan Kesehatan Lansia(%) 50 50 65 65 70 75 80 DinasKesehatan

Cakupan Pengawasan dan Pengendalian Kesehatan

Makanan(kali) 10 kali 10 kali 15 kali 25 kali 30 kali 40 kali 42 kali DinasKesehatan

menurunnya angka kematian ibu dan angka kematian

bayi/balita 70 70 75 80 85 90 95 DinasKesehatan

3 PEKERJAAN UMUM DAN PENATAAN RUANG

Prosentase Pembangunan Sarana dan Prasarana Aparatur 80,60 18,36 8,30 8,30 3,60 3,60 3,60 PU

Prosentase pembangunan jalan dan jembatan 83,62 89,65 93,10 94,83 96,55 98,28 99,00 PU

Prosentase peningkatan sistem draenase dan pembangunan 4 Paket 44 48 50 54 59 65 PU

(7)

Pemerintah Kabupaten Jembrana

RPJMD SEMESTA BERENCANA KABUPATEN JEMBRANA 2016-2021 IX-7

No Bidang Urusan Pemerintahan IndikatorKinerja Program(outcome)

Bidang Urusan Pemerintahan Indikator Kinerja Program

(outcome)

Target Capaian Kinerja

SKPD Penanggung Jawab

2016 2017 2018 2019 2020 2021

(1) (2) (3) (4) (5) (6) (7) (8) (9) (10)

trotoar

Proporsi Panjang Jaringan Jalan dalam Kondisi Baik (%) 47,96 59,11 70,26 81,42 87,61 93,79 99,00 PU

Prosentase pemetaan data jalan dan jembatan 87,46 - 91,64 - 95,82 - 100 PU

RasioJaringan Irigasi (m/ha) 13 Paket 10.000 M’ 17.700 M’ 17.700 M’ 17.700 M’ 17.700 M’ 17.700 M’ PU

Rumah tangga pengguna air bersih (%) 70 95,51 96,61 97,71 100 100 100 PU

Prosentase terbangunya sarana prasana penanggulangan

banjir 3.000 M’ 20 30 35 50 60 80 PU

Meningkatnya jumlah pembangunan peningkatan

infrastruktur - 8 Unit 8 Unit 1Unit 1Unit - - PU

Prosentase rehabilitasi pebaangunan infrastruktur perdesaan 9,38 13,45 18,43 20,59 22,63 24,81 26,98 PU

Prosentase legalisasi ranperda RDTR dan peraturan zonasi

kawasan perkotaan 2 Paket 60 64 68 72 76 80 PU

Rasio bangunanber-IMB per satuanbangunan (%) 25,80 25,90 26,00 26,40 26,60 26,80 100 PU

RasioruangterbukaHijau per SatuanLuas Wilayah ber

HPL/HGB (%) 25,00 25,20 25,40 25,50 25,80 25,90 30,00 PU

4 PERUMAHAN RAKYAT DAN KAWASAN PEMUKIMAN

Rumah layak huni (%) 90,99 91,69 92,39 93,09 93,79 94,49 94,49 PU

Rumah tangga bersanitasi (%) 91,29 92,99 94,69 96,39 98,89 100 100 PU

Persentase terwujudnya fasilitasi dan sarana permukiman - - 19 Desa 20 Desa 16 Desa 6 Desa 6 Desa PU

5 KETENTERAMAN, KETERTIBAN UMUM, DAN PELINDUNGANMASYARAKAT

Persentase penegakan peraturan perundang-undangan (%)

85 85 85 85 85 85 85 Satpol PP

6 SOSIAL

Angka kemiskinan 3,8 3,7 3,6 3,5 3,4 3,3 3,2

Persentase menurunnya Angka PMKS(%) 3,5 0,1 0,1 0,2 0,2 0,3 0,3 Dinas Kesos Nakertrans

Persentase menurunnya Angka PMKS(%) 3,5 0,1 0,1 0,2 0,2 0,3 0,3 Dinas Kesos Nakertrans

Persentase capaian pemberdayaan lembaga kesejahteraan sosial

60 62 64 66 68 70 72 Dinas Kesos Nakertrans

7 TENAGA KERJA

Tingkat Pengangguran terbuka 2,95 2,95 2,75 2,65 2,55 2,45 2,35 Dinas Kesos Nakertrans

Cakupan tenaga kerja yang berkompeten 50 55 57 60 62 65 67 Dinas Kesos Nakertrans

Cakupan perlindungan lembaga ketenaga kerjaan 5 4 3 3 2 2 2 Dinas Kesos Nakertrans

8 PEMBERDAYAAN PEREMPUAN DAN PERLINDUNGAN ANAK

Penyelesaian pengaduan perlindungan perempuan

85% 85% 86% 87% 88% 89% 90% Kantor PPKB

(8)

Pemerintah Kabupaten Jembrana

RPJMD SEMESTA BERENCANA KABUPATEN JEMBRANA 2016-2021 IX-8

No Bidang Urusan Pemerintahan IndikatorKinerja Program(outcome)

Bidang Urusan Pemerintahan Indikator Kinerja Program

(outcome)

Target Capaian Kinerja

SKPD Penanggung Jawab

2016 2017 2018 2019 2020 2021

(1) (2) (3) (4) (5) (6) (7) (8) (9) (10)

dan anak dari tindakan kekerasan

Partisipasi angkatan kerja perempuan

80% 80% 82% 84% 86% 88% 90% Kantor PPKB

Rasio KDRT

0,03% 0,03% 0,03% 0,02% 0,02% 0,01% 0,01% Kantor PPKB

Jumlah organisasi wanita aktif

19 unsur 19 unsur 19 unsur 19 unsur 19 unsur 19 unsur 19 unsur Kantor PPKB

9 KETAHANAN PANGAN

Persentase terpenuhinya bahan pangan masyarakat (%) 88 88 90 91 93 95 97 BPMPD

Persentase terpenuhinya bahan pangan masyarakat (%) 88 88 90 92 95 96 97 BPMPD

skor pola pangan harapan tingkat konsumsi(%) 71,8 87,8 88 89 90 91 92 BPMPD

Persentase penanganan rawan pangan(%) 70.079 ton GKG 70.079 ton GKG 71.480 tob GKG 73.000 ton GKG 74.460 ton

GKG 75.950 ton GKG 77.371 ton GKG Dinas PPP

10 PERTANAHAN

Persentase asset tanah Pemerintah kabupaten jembrana

386 45 45 45 45 45 45 SEKDA

Bagian Pemerintahan Jlh ijin pertanahan yg menjadi urusan pemerintah daerah

415 20 20 20 20 20 20 Bagian Pemerintahan SEKDA

Persentase penyelesaian kasus pertanahan yang menjadi urusan

pemerintah daerah 100 100 100 100 100 100 100 SEKDA

Bagian Pemerintahan

11 LINGKUNGAN HIDUP

Terpenuhinya pelayanan adminintrasi perkantoran 100 100 100 100 100 100 100 LHKP

Presentase terpeliharanya secara rutin/berkala

dinas/operasional 70 70 75 80 85 90 95 LHKP

Tersedianya Pakaian Kerja Lapangan 100 100 100 100 100 100 100 LHKP

Persentase Tingkat layanan persampahan 55 55 60 65 70 75 80 LHKP

Tingkat ketaatan perusahaan yang memiliki Dampak

Lingkungan 60 65 70 75 80 80 85 LHKP

Tingkat Dokumen yang memuat informasi Lingkungan Hidup 4 Dokumen 6 dokumen 6 dokumen 6 dokumen 6 dokumen 6 dokumen 8 dokumen LHKP

Persentase Luas Ruang Terbuka Hijau 23 23 25 26 27 28 30 LHKP

Indeks Kualitas Lingkungan Hidup (IKLH) 66.5 66.8 67.2 67.5 68.2 68.5 68.8 LHKP (K Pusat)

Peningkatan Kontribusi Sumber Daya Hutan dan Lingkungan

Hidup Terhadap Penerimaan Devisa/PNBP 0 0 0 0 0 0 0 LHKP (K Pusat)

Derajat Keberfungsian Ekosistem 60 65 68 70 72 74 76 LHKP (K Pusat)

12 ADMINISTRASI KEPENDUDUKAN DAN CATATAN SIPIL

Persentase masyarakat yang memiliki dokumen

kependudukan dan ketersediaan database kependudukan(%) 90 90 92 93 94 95 96 Dapdukcapil

(9)

Pemerintah Kabupaten Jembrana

RPJMD SEMESTA BERENCANA KABUPATEN JEMBRANA 2016-2021 IX-9

No Bidang Urusan Pemerintahan IndikatorKinerja Program(outcome)

Bidang Urusan Pemerintahan Indikator Kinerja Program

(outcome)

Target Capaian Kinerja

SKPD Penanggung Jawab

2016 2017 2018 2019 2020 2021

(1) (2) (3) (4) (5) (6) (7) (8) (9) (10)

Persentase masyarakat yang memiliki dokumen

kependudukan dan ketersediaan database kependudukan(%) 90 90 92 93 94 95 96 Dapdukcapil

Prosesntase kepemilikan KTP 95 95 96 97 98 99 100 Dapdukcapil

13 PEMBERDAYAAN MASYARAKAT DAN DESA

Persentase desa tertib administrasi (%) 60 65 70 75 80 85 90

Persentase jumlah organisasi dan lembaga desa yang aktif(%) 86 87 88 89 90 91 92 BPMPD

Persentase lembaga keuangan mikro di kelurahan dan desa

yang aktif(%) 85 85 86 87 88 89 90 BPMPD

Persentase masyarakat yang ikut dalam musrenbang(%) 87 87 88 89 90 91 92 BPMPD

Persentase aparatur desa yang kompeten(%) 88 88 89 90 91 92 93 BPMPD

Jumlah desa Mandiri (Desa)

4 4 6 8 10 12 14 BPMPD

14 PENGENDALIAN PENDUDUK DAN KELUARGA BERENCANA

Cakupan Sasaran PUS menjadi peserta KB Aktif 79.99% 79.99% 80% 81% 82% 83% 84% Kantor PPKB

Age Spesific Fertility Rate 54 54 50 49 47 46 45 Kantor PPKB

Cakupan Sasaran PUS yang ingin ber KB menjadi peserta

KB (Unmet need) 2,36% 2,36% 2,34% 2,32% 2,30% 2,28% 2,26% Kantor PPKB

Keluarga Pra Sejahtera dan Keluarga Sejahtera I 13% 13% 13% 12% 11% 10% 10% Kantor PPKB

Cakupan kesertaan berKB bagi kelompok Tribina dan

UPPKS 92,50 % 92,50 % 93 % 93,50 % 94 % 94,50 % 95 % Kantor PPKB

Cakupan sekolah yang mempunyai PIK Remaja 39,13 % 39,13 % 60,87 % 69,32 % 80,43 % 91,31 % 100 % Kantor PPKB

Rata-rata jumlah anak per keluarga 1.8% 1.8% 1.7% 1.7% 1.6% 1.6% 1.6% Kantor PPKB

15 PERHUBUNGAN

Persentase cakupan peningkatan pembangunan prasarana dan

fasilitas perhubungan 0% 1,50% 2,20% 33,45% 20,95% 20,95% 20,95%

Dinas Perhubungan, Komunikasi Dan

Informatika Persentase cakupan peningkatan rehabilitasi dan

pemeliharaan prasarana dan fasilitas LLAJ 38% 56% 42% 32% 34% 40% 43%

Dinas Perhubungan, Komunikasi Dan

Informatika

Persentase cakupan peningkatan pelayanan angkutan 19% 6% 7% 17% 17% 17% 17%

Dinas Perhubungan, Komunikasi Dan

Informatika Persentase cakupan peningkatan pembangunan sarana dan

prasarana perhubungan 0% 0% 0% 0% 100% 0% 0%

Dinas Perhubungan, Komunikasi Dan

Informatika

(10)

Pemerintah Kabupaten Jembrana

RPJMD SEMESTA BERENCANA KABUPATEN JEMBRANA 2016-2021 IX-10

No Bidang Urusan Pemerintahan IndikatorKinerja Program(outcome)

Bidang Urusan Pemerintahan Indikator Kinerja Program

(outcome)

Target Capaian Kinerja

SKPD Penanggung Jawab

2016 2017 2018 2019 2020 2021

(1) (2) (3) (4) (5) (6) (7) (8) (9) (10)

Persentase pemasangan fasilitas perlengkapan jalan 30,52% 6,22% 26,20% 12,02% 10,56% 7,02% 7,45%

Dinas Perhubungan, Komunikasi Dan

Informatika

Persentase kendaraan laik jalan 43,75% 0,00% 31,25% 6,25% 6,25% 6,25% 6,25%

Dinas Perhubungan, Komunikasi Dan

Informatika

16 KOMUNIKASI DAN INFORMATIKA

Persentase tingkat masyarakat yang mendapat informasi 47% 23% 40% 60% 30% 30% 30%

Dinas Perhubungan, Komunikasi Dan

Informatika

Persentase sistem informasi pelayanan publik 92% 4% 0% 4% 0% 0% 0%

Dinas Perhubungan, Komunikasi Dan

Informatika Persentase peningkatan media layanan penyebarluasan

informasi pembangunan daerah 92,31% 92,31% 92,31% 100,00% 100,00% 100,00% 100,00%

Dinas Perhubungan, Komunikasi Dan

Informatika

17 KOPERASI DAN USAHA KECIL MENENGAH

Persentase peningkatan jumlah UMKM yang memiliki

legalitas usaha 29,68 31,00 32,00 33,00 34,00 35,00% 36,00 Perindagkop

Persentase Peningkatan Jumlah UMKM memiliki

Kewirausahaan 8,29 9,00 10,00 11,00 12,00 13,00 14,00 Perindagkop

Persentase peningkatan Jumlah UMKM yang memiliki daya

saing dan promosi 1,57 2,00 3,00 4,00 5,00 5,00 5,00 Perindagkop

Persentase peningkatan Jumlah Koperasi aktif dan berkualitas 3,37 3,37 3,26 3,16% 3,06% 2,97 2,88 Perindagkop

18 PENANAMAN MODAL

Jumlah peningkatan investor berskala nasional (PMA/PMDN) 222 250 275 303 335 370 410 Bappeda & PM

Jumlah peningkatan nilai investasi berskala nasional

(PMA/PMDN) 116M 120M 130M 140M 150M 160M 170M Bappeda & PM

19 KEPEMUDAAN DAN OLAHRAGA

Persentase Meningkatnya peran pemuda(%) 10 10 10 15 20 25 30 Dikporaparbud

Persentase Meningkatnya jumlah peserta olahraga(%) 10 10 15 15 20 20 30 Dikporaparbud

Persentase meningkatnya Sarana dan Prasarana Olahraga

(%) 10 10 15 15 15 20 25 Dikporaparbud

20 STATISTIK

Persentase data/ informasi tentang pembangunan 100 85 90 91 92 93 94 Bappeda & PM

Ketersediaan data informasi/ statistic daerah

60 65 70 - - - - Bappeda dan PM

(11)

Pemerintah Kabupaten Jembrana

RPJMD SEMESTA BERENCANA KABUPATEN JEMBRANA 2016-2021 IX-11

No Bidang Urusan Pemerintahan IndikatorKinerja Program(outcome)

Bidang Urusan Pemerintahan Indikator Kinerja Program

(outcome)

Target Capaian Kinerja

SKPD Penanggung Jawab

2016 2017 2018 2019 2020 2021

(1) (2) (3) (4) (5) (6) (7) (8) (9) (10)

21 PERSANDIAN

Rasio dokumen persandian terhadap kebutuhan 30 35 37 40 45 50 55 Sekretaris Daerah

22 KEBUDAYAAN

Cakupan Pengelolaan Adat Budaya (%)

75 77 80 83 85 90 95 Dikporaparbud

Cakupan Benda, situs dan kawasan cagar budaya

yang dilestarikan (%)

75 77% 80% 85% 87% 90 95 Dikporaparbud

Cakupan Pelaksanaan Festival Seni dan Budaya (%)

85 86 87 90 93 95 97 Dikporaparbud

23 PERPUSTAKAAN

Persentase pemustaka

55 57 59 61 63 65 67 Kantor Perpustakaan Dan

Arsip Presentase peningkatan kunjungan ke perpustakaan umum

daerah 55 57 59 61 63 65 67 Kantor Perpustakaan Dan

Arsip Persentase Meningkatnya jumlah sarana dan prasarana pada

perpustakaan umum Kabupaten Jembrana 50 62.5 70 77.5 85 92.5 100 Kantor Perpustakaan Dan

Arsip Jumlah bahasa dan sastra yang tergali yang terkait dengan

naskah kuno 0 0 2 2 2 2 2 Kantor Perpustakaan Dan

Arsip

24 KEARSIPAN

Persentase instansi pemerintah yang pengelolaan kearsipan

mengacu kepada peraturan perundang-undangan(%) 30 40 50 60 70 90 100 Kantor Perpustakaan Dan

Arsip Persentase instansi pemerintah yang menitipkan arsipnya di

depo 30 40 50 60 70 90 100 Kantor Perpustakaan Dan

Arsip Persentase instansi pemerintah yang menitipkan arsipnya di

depo 30 40 50 60 70 90 100 Kantor Perpustakaan Dan

Arsip Persentase instansi pemerintah yang mendapat pembinaan

kearsipan(%) 50 60 70 80 90 95 100 Kantor Perpustakaan Dan

Arsip Persentase Pegawai dilingkungan Pemkab yang mendapat

bintek kearsipan 50 60 70 80 90 95 100 Kantor Perpustakaan Dan

Arsip

25 PERIKANAN DAN KELAUTAN

Jumlah kawasan konservasi perairan (kawasan) 2 1 1 1 1 1 1 DKPK

Persentase cakupan pengawasan Pengawasan dan

Pengendalian Sumber Daya Kelautan 90 91 95 96 97 97 97 DKPK

Persentase cakupan bina kelompok nelayan 20 20 30 40 50 60 70

Persentase Produksi Perikanan budidaya 90 90,73 90,81 91,74 92,84 93,89 95,10 DKPK

Persentase Produksi perikanan perikanan tangkap 80 88,04 89,59 91,20 94,63 97,18 97,93 DKPK

Persentase Cakupan Bina kelompok nelayan 60 60 65 70 75 80 85 DKPK

(12)

Pemerintah Kabupaten Jembrana

RPJMD SEMESTA BERENCANA KABUPATEN JEMBRANA 2016-2021 IX-12

No Bidang Urusan Pemerintahan IndikatorKinerja Program(outcome)

Bidang Urusan Pemerintahan Indikator Kinerja Program

(outcome)

Target Capaian Kinerja

SKPD Penanggung Jawab

2016 2017 2018 2019 2020 2021

(1) (2) (3) (4) (5) (6) (7) (8) (9) (10)

Persentase Konsumsi Ikan 18 18 22 24 26 29 31 DKPK

Ketersediaan kawasan Minapolitan 1 1 1 1 1 1 1 DKPK

26 PARIWISATA DAN EKONOMI KREATIF

Jumlah Wisatawan yang berkunjung

(orang)

156.247 171.871 189.059 207. 965 228. 761 251. 637 276.800 Dikporaparbud

Cakupan Pengembangan Destinasi Pariwisata (%)

60 62 65 70 75 80 85 Dikporaparbud

Cakupan Pembinaan Usaha Pariwisata (%)

10 - 15 20 30 40 50 Dikporaparbud

27 PERTANIAN

NTP 104,19 104,19 104,20 104,22 104,24 104,26 104,30 Dinas PPP

Persentase perolehan harga gabah petani sesuai dengan

HET(%) 25 25 30 35 40 45 50 Dinas PPP

Persentase Peningkatan pengetahauan dan keterampilan

petani 50 50 55 57 60 65 70 Dinas PPP

Produksi tanaman pangan dan holtikultura 4 4 6 8 10 12 14 Dinas PPP

Produksi Tanaman Perkebunan 3 3 5 7 9 11 12

Persentase meningkatnya pengetahuan dan ketrampilan

penyuluh 2 2 % 2 2 2 2 2 Dinas PPP

Penurunan tingkat kesakitan hewan 15 15 14,5 14 13,5 13 12,5 Dinas PPP

Prosnetase peningkatan populasi ternak melalui pelaksanaan

inseminasi buatan 10 10 12 14 15 17 20 Dinas PPP

28 KEHUTANAN

Jumlah luas Taman hutan Raya(Ha) 0 0 1000 1000 1000 1000 1000 DKPK

29 ENERGI DAN SUMBER DAYA MINERAL

Persentase Pengendalian Bidang Pertambangan 18,70 34,95 51,12 67,45 83,75 100 100 PU

Persentase terwujudnya pengendalian rakyat terhadap

kerusakan lingkungan - 20 22 24 26 28 30 PU

30 PERDAGANGAN

Kontribusi sektor Perdagangan terhadap PDRB (%) 9,87 9,87 9,90 9,95 10 8,80 9,0

Persentase Pengawasan Peredaran barang dan jasa di pasar. 200 25 25 25 25 25 25 DinasPerindagkop

Persentase Alat UTTP yang di tera/tera ulang. 1.304 48 50 60 65 70 75

Persentase Peningkatan Nilai Ekspor 221.832.284.250 5 6,58 7,10 7,26 8,15 8,68 DinasPerindagkop

Persentase Peningkatan Pasilitas Perdagangan. 18 16,67 0,11 0,11 0,11 0,11 0,11 DinasPerindagkop

Persentase Peningkatan Legalitas Usaha Perdagngan 1.784 11,49 10 7 5 8 6 DinasPerindagkop

Persentase Fluktuasi Harga Barang Kebutuhan Bahan Pokok. 10 10 10 10 10 10 10 DinasPerindagkop

(13)

Pemerintah Kabupaten Jembrana

RPJMD SEMESTA BERENCANA KABUPATEN JEMBRANA 2016-2021 IX-13

No Bidang Urusan Pemerintahan IndikatorKinerja Program(outcome)

Bidang Urusan Pemerintahan Indikator Kinerja Program

(outcome)

Target Capaian Kinerja

SKPD Penanggung Jawab

2016 2017 2018 2019 2020 2021

(1) (2) (3) (4) (5) (6) (7) (8) (9) (10)

Persentase Peningkatan Pembinaan PKL dan Asongan 154 1,62 1,95 2,27 2,60 3,25 3,57 DinasPerindagkop

31 PERINDUSTRIAN

Kontribusi sektor Industri terhadap PDRB (%) 7,57 7,67 7,80 7,95 8,05 8,80 8,80

Persentase Peningkatan Jumlah IKM. 2,96 3,06 3,16 3,26 3,36 3,46 3,56 Perindagkop

Persentase Peningkatan Nilai Produksi IKM. 15 % 15 % 15 % 15 % 15 % 15 % 15 % Perindagkop

Persentase Peningkatan Jumlah Sentra IKM 30 % 25 % 25 % 25 % 25 % 25 % 25 % Perindagkop

32 TRANSMIGRAS

Persentase peningkatan transmigrasi 20 0,1 0,1 0,1 0,1 0,1 0,1 Dinas Kesos Nakertrans

33 PERENCANAAN PEMBANGUNAN

Persentase Jml kerjasama dengan dunia usaha/ lembaga Bappeda & PM

Cakupan dokumen perencanaan pengembangan kota kota

menengah dan besar 8 dok 2 dok 2 dok 2 dok 2 dok 2 dok 2 dok Bappeda & PM

Persentase pengingkatan kualitas kelembagaan perencanaan

pembangunan daerah Bappeda & PM

Persentase Jml Perda tentang perencanaan dan keuangan

daerah Bappeda & PM

Cakupan Dokumen perencanaan pembangunan ekonomi 10 2 2 2 2 2 2 Bappeda & PM

Persentase Jml dokumen perencanaan social budaya 15 3 3 3 3 3 3 Bappeda & PM

34 KEUANGAN

Persentase Peningkatan Pajak Daerah. 7 7 7 7 7 7 7 Dinas Pendapatan

Persentase Peningkatan Non Pajak Daerah. 7 7 7 7 7 7 7 Dinas Pendapatan

Persentase Wajib Pajak melaksanakan kewajiban tepat waktu. 82 82 84 86 88 90 92 Dinas Pendapatan

Tersedianya dokumen APBD, Perubahan APBD dan pertanggung jawaban APBD dokumen regulasi keuangan daerah lainnya

3 3 3 3 3 3 3 SETDA

Bagian Keuangan Meningkatnya kaulitas pengelolaan keuangan daerah

37 37 37 37 37 37 37 SETDA

Bagian Keuangan

35 KEPEGAWAIAN SERTA PENDIDIKAN DAN LATIHAN

Persentase ASN yang memenuhi standar kompetensi dalam

jabatan(%) 90 91 92 93 94 95 96

Persentase penanganan terhadap pelanggaran disiplin ASN

90% 90% 90% 90% 90% 90% 90% BKD

Persentase ASN yang memiliki sertifikat diklat peningkatan

kompetensi 70% 75% 80% 85% 90% 95% 95% BKD

Persentase administrasi kepegawaian yang diselesaikan tepat

waktu 90% 95% 95% 95% 95% 95% 95% BKD

(14)

Pemerintah Kabupaten Jembrana

RPJMD SEMESTA BERENCANA KABUPATEN JEMBRANA 2016-2021 IX-14

No Bidang Urusan Pemerintahan IndikatorKinerja Program(outcome)

Bidang Urusan Pemerintahan Indikator Kinerja Program

(outcome)

Target Capaian Kinerja

SKPD Penanggung Jawab

2016 2017 2018 2019 2020 2021

(1) (2) (3) (4) (5) (6) (7) (8) (9) (10)

36 PENELITIAN DAN PENGEMBANGAN

Persentase pelaksanaan kegiatan koordinasi dan

pengembangan sistem inovasi daerah (SIDa) dlm 1 tahun - - 100% 100% 100% 100% 100% Bappeda dan PM

Terkoordinasinya perencanaan berdasarkan penelitian (kajian) 100% 100% 100% 100% 100% 100% 100% Bappeda dan PM

Jumlah Pembinaan dan Penilaian Pengembangan IPTEKS

23 22 20 20 20 20 102 Bappeda dan PM

37 SEKRETARIAT DPRD

Persentase Meningkatnya Kapasitas Lembaga Perwakilan

Rakyat Daerah 90 90 90 90 90 90 90 Sekret. DPRD

Persentase Meningkatnya Kapasitas Lembaga Perwakilan

Rakyat Daerah 90 90 90 90 90 90 90 Sekret. DPRD

38 SEKRETARIAT DAERAH

Cakupan Persentase peningkatan pengharmonisasian penyusunan produk hukum daerah, peningkatan ketaatan

hukum masyarakat dan fasilitasi masalah hukum dan HAM 10 10 20 30 40 50 60 SETDA

Bag. Hukum dan HAM

39 INSPEKTORAT

Persentase SKPD yang mendapat nilai >CC hasil penilaian

Inspektorat 80 80 83 85 87 88 90 INSPEKTORAT

Persentase Notisi Review laporan keuangan/LKPD yang

ditindaklanjuti oleh SKPD dan SKPKD 100 100 100 100 100 100 100 INSPEKTORAT

Persentase rekomendasi hasil pemeriksaan yang tuntas

ditindaklanjuti 81 81 82 82 83 84 90 INSPEKTORAT

40 KESATUAN BANGSA DAN POLITIK DALAM NEGERI

Persentase organisasi kemasyarakatan yang aktif dalam

penguatan persatuan dan kesatuan bangsa 70 75 80 85 90 92 95 Kantor Kesbang Pol

Jumlah laporan dari anggota Kominda tentang IPOLEKSOSBUD

Kali

80 80 80 80 80 80 80 Kantor Kesbang Pol

Persentase organisasi siswa tingkat SMA Sederajat yang mendapat pemahaman tentang nasionalisme

70 70 70 70 70 70 70 Kantor Kesbang Pol

Jumlah rapat dan sosialisasi dan penanganan konflik sosial 80 80 80 80 80 80 80 Kantor Kesbang Pol

Persentase masyarakat yang menggunakan hak pilihnya dalam pemilu

70 70 70 70 70 70 70 Kantor Kesbang Pol

Persentase ormas yang mendapat pendidikan politik kebangsaan

70 70 70 70 70 70 70 Kantor Kesbang Pol

41 KECAMATAN MENDOYO

(15)

Pemerintah Kabupaten Jembrana

RPJMD SEMESTA BERENCANA KABUPATEN JEMBRANA 2016-2021 IX-15

No Bidang Urusan Pemerintahan IndikatorKinerja Program(outcome)

Bidang Urusan Pemerintahan Indikator Kinerja Program

(outcome)

Target Capaian Kinerja

SKPD Penanggung Jawab

2016 2017 2018 2019 2020 2021

(1) (2) (3) (4) (5) (6) (7) (8) (9) (10)

Persentase pelayanan administrasi perkantoran 100 100 100 100 100 100 100 Kantor Camat Mendoyo

Persentase terlaksananya program peningkatan sarana dan prasarana aparatur

100 100 100 100 100 100 100 Kantor Camat Mendoyo

Persentase peningkatan disiplin aparatur 100 100 100 100 100 100 100 Kantor Camat Mendoyo

Persentase pembinaan masyrakat 100 100 100 100 100 100 100 Kantor Camat Mendoyo

Persentase Evaluasi Rancangan Peraturan Desa tentang APBD Desa

100 100 100 100 100 100 100

Kantor Camat Mendoyo

Persentase Peningkatan Perijinan 100 100 100 100 100 100 100 Kantor Camat Mendoyo

42 KECAMATAN PEKUTATAN

Presentase Pelayanan Administrasi Peerkantoran 100 100 100 100 100 100 100 Kantor Kecamatan

Pekutatan

Presentase Peningkatan dan Prasarana Aparatur 100 100 100 100 100 100 100 Kantor Kecamatan

Pekutatan

Presentase Peningkatan Disiplin Aparatur 100 100 100 100 100 100 100 Kantor Kecamatan

Pekutatan

Presentase Pembinaan 100 100 100 100 100 100 100 Kantor Kecamatan

Pekutatan

Presentase Peningkatan Pelayanan Perijinan 100 100 100 100 100 100 100 Kantor Kecamatan

Pekutatan Presentase Evaluasi Rancangan Peraturan tentang APB desa

100 100 100 100 100 100

Kantor Kecamatan Pekutatan

43 KECAMATAN MELAYA

Persentase pelayanan perkantoran

100 100 100 100 100 100 100 Kantor Camat Melaya

Persentase terlaksananya program peningkatan sarana dan

prasarana aparatur 100 100 100 100 100 100 100 Kantor Camat Melaya

Persentase peningkatan disiplin aparatur 100 100 100 100 100 100 100 Kantor Camat Melaya

Persentase pembinaan masyarakat 100 100 100 100 100 100 100 Kantor Camat Melaya

Persentase Evaluasi Rancangan 100 100 100 100 100 100 100 Kantor Camat Melaya

Terdatanya UMKM di Kecamatan 100 100 100 100 100 100 100 Kantor Camat Melaya

44 KECAMATAN NEGARA

Presentase Pelayanan Administrasi Peerkantoran 95 95 95 95 95 95 95 Kantor Camat Negara

Persentase terlaksananya program peningkatan sarana dan

prasarana aparatur 90 90 90 90 90 90 90 Kantor Camat Negar

Persentase peningkatan disiplin aparatur 90 90 90 90 90 90 Kantor Camat Negar

Persentase pembinaan masyarakat 95 95 95 95 95 95 95 Kantor Camat Negar

(16)

Pemerintah Kabupaten Jembrana

RPJMD SEMESTA BERENCANA KABUPATEN JEMBRANA 2016-2021 IX-16

No Bidang Urusan Pemerintahan IndikatorKinerja Program(outcome)

Bidang Urusan Pemerintahan Indikator Kinerja Program

(outcome)

Target Capaian Kinerja

SKPD Penanggung Jawab

2016 2017 2018 2019 2020 2021

(1) (2) (3) (4) (5) (6) (7) (8) (9) (10)

Persentase terlaksananya program peningkatan pelayanan

perijinan 95 95 95 95 95 95 95 Kantor Camat Negar

Persentase terlaksananya program peningkatan kapasitas

aparatur pemerintah desa 90 90 90 90 90 90 90 Kantor Camat Negar

45 KECAMATAN JEMBRANA

75 75 79 83 87 91 96 Kantor Camat Jembrana

Presentase Pelayanan Administrasi Peerkantoran 90 90 92 9 96 98 100 Kantor Camat Jembrana

Presentase Peningkatan dan Prasarana Aparatur

90 90

92 94 96 98 100 Kantor Camat Jembrana

Presentase Peningkatan Disiplin Aparatur 90 90 92 94 96 98 100 Kantor Camat Jembrana

Presentase Pembinaan 90 90 92 94 96 98 100 Kantor Camat Jembrana

Presentase Peningkatan Pelayanan Perijinan 90 90 92 94 96 98 100 Kantor Camat Jembrana

Persentase peningkatan kapasitas aparatur pemerintah desa 90 90 92 94 96 98 100 Kantor Camat Jembrana

46 PENANGGULANGAN BENCANA

Persentase pencegahan dini dan penanggulangan bencana

alam 60 60 60 60 60 60 60 Kantor Satpol PP

47 PERIJINAN

Indek Kepuasan Masyarakat atas pelayanan perijinan 77,99 74,05 74,06 74,07 74,08 74,09 74,10 KPPT

Referensi

Dokumen terkait

Dengan demikian, dapat diketahui bahwa kawasan memberikan nilai ekonomi berdasarkan fungsinya sebagai penyedia jasa wisata sebesar Rp.. 240.467.467,- per

Dalam sinetron “Catatan Hati Seorang Istri”, kesetiaan yang ditunjukkan oleh seorang istri (Hana) dalam menghadapi suaminya yang berselingkuh adalah dengan tetap

Berdasarkan latar belakang yang telah diuraikan diatas, maka penulis merasa termotivasi dan tertarik untuk melakukan penelitian yang hasilnya akan dituangkan dalam

Kegiatan ajudikasi dalam pendaftaran tanah adalah untuk pendaftaran tanah yang pertama sekali merupakan prosedur khusus yang prosesnya dilakukan pada pemberian

Hasil uji lipat (folding test) kamaboko ikan Lele Dumbo (Clarias gariepinus) dengan suhu setting yang berbeda tersaji pada Tabel 5.. Berdasarkan hasil penelitian dapat

Setelah jabaran Latar Belakang pada bagian I di atas tentang kegiatan belajar- mengajar yang tepat sasar maka rumusan masalah yang kemudian teridentifikasi untuk

Beberapa pentigrafis dalam Komunitas Kampung Pentigraf Indonesia berencana untuk membuat pentigraf dan membukukannya lagi, ada juga yang berencana untuk

Melalui struktur organisasi yang baik, pengaturan pelaksanaan pekerjaan dapat diterapkan, sehingga efisiensi dan efektivitas kerja dapat diwujudkan melalui kerjasama dengan