4. LAPORAN HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN
4.1 Laporan Hasil Penelitian
Analisis deskriptif bertujuan untuk menggambarkan profil dan jawaban responden terhadap pertanyaan-pertanyaan dalam kuesioner untuk masing-masing variabel. Variabel dalam penelitian adalah variabel bebas yaitu Fasilitas Fisik (X1), Produk (X2),Harga (X3),Promosi (X4), dan Layanan (X5). Sedangkan variabel tak bebasnya adalah Loyalitas pelanggan (Y).
4.1.1 Diskripsi Identitas Responden
Berikut ini adalah gambaran karakteristik responden : a. Jenis Kelamin Responden
Jenis kelamin responden dalam penelitian ini dapat dilihat pada tabel 4.1:
Tabel 4.1 Deskripsi Jenis Kelamin Responden
Jenis Kelamin Jumlah Responden Persentase (%)
Laki-laki 24 24
Perempuan 76 76
Total 100 100%
Sumber: lampiran 3, diolah
Berdasarkan tabel 4.1 dapat diketahui bahwa mayoritas responden adalah berjenis kelamin perempuan sebesar 76 orang atau 76%. Sedangkan sisanya responden laki-laki berjumlah 24 orang atau 24%.
b. Profesi
Umur Responden dalam penelitian ini dapat dilihat pada tabel 4.2:
Tabel 4.2 Deskripsi Profesi Responden
Profesi Responden Jumlah Responden Persentase (%)
Pelajar / Mahasiswa 10 10
Pegawai negeri 35 35
Wiraswasta 25 25
Pegawai swasta 23 23
Professional 7 7
Lainnya…. 0 0
Total 100 100%
Sumber: lampiran 3, diolah
Berdasarkan tabel 4.2 dapat diketahui mayoritas responden berprofesi sebagai pegawai negeri dengan jumlah responden sebanyak 35 orang (35%), untuk responden yang berprofesi sebagai wiraswasta ada sebanyak 25 orang (25%), untuk responden yang berprofesi sebagai pegawai swasta sebanyak 23 orang, untuk responden yang berprofesi sebagai pelajar atau mahasiswa ada sebanyak 10 orang (10%), dan untuk responden yang berprofesi sebagai professional ada sebanyak 7 orang atau (7%).
4.1.2 Analisis Deskripsi Jawaban Responden
Sebagaimana dijelaskan dalam definisi operasional variabel dalam penelitian ini antara lain Fasilitas Fisik (X1), Produk (X2),Harga (X3),Promosi (X4),Layanan (X5),dan Loyalitas pelanggan(Y) yang ditunjukkan sebagai berikut :
4.1.2.1 Nalisis Deskripsi Variabel Fasilitas Fisik (X1)
Sebagaimana dijelaskan dalam definisi Fasilitas Fisik (X1) yang merupakan salah satu variabel bebas dengan beberapa indikator yang ditunjukkan pada Tabel 4.3 sebagai berikut :
Tabel 4.3 Hasil Penilaian Rata-rata Variabel Fasilitas Fisik (X1)
No. Pernyataan Rata-Rata
1. Guess Galaxy Mall memiliki desain toko yang
menarik 3.88
2. Pengelompokkan produk di Guess Galaxy Mall
tertata rapi 3.68
3. Outlet Guess memiliki lokasi yang strategis 3.44 Rata-Rata Variabel Fasilitas Fisik (X1) 3.67
Sumber : Lampiran 3, diolah
Tabel 4.3 menunjukkan responden setuju bahwa Guess “Galaxy Mall memiliki desain toko yang menarik” dengan nilai rata-rata tertinggi yaitu sebesar 3.88. Sedangkan secara umum pernyataan variabel Fasilitas Fisik (X1) mendapat nilai rata-rata dari responden sebesar 3.67, yang berarti responden memberikan penilaian Setuju. Hal ini menunjukkan failitas fisik menurut responden dipersepsikan baik.
4.1.2.2 Analisis Deskripsi Variabel Produk (X2)
Sebagaimana dijelaskan dalam definisi Produk (X2) yang merupakan salah satu variabel bebas dengan beberapa indikator yang ditunjukkan pada Tabel 4.4 .
Tabel 4.4 Hasil Penilaian Rata-rata Variabel Produk (X2)
No. Pernyataan Rata-Rata
1. Produk yang ditawarkan sesuai dengan Trend pada saat itu 3.45 2. Tersedianya berbagai alternative pilihan pada tiap-tiap jenis
produk yang ditawarkan (model,warna,design,ukuran) 3.91 3. Tersedianya jenis-jenis produk yang ditawarkan (tas,
pakaian, jam tangan) 3.35
4. Tersedianya banyak kategori produk yang ditawarkan 3.27 5. Konsisten dalam menjaga kelengkapan produk yang
ditawarkan 3.04
Rata-Rata Variabel Produk (X2) 3.40
Sumber : Lampiran 3, diolah
Tabel 4.4 menunjukkan responden setuju bahwa pada outlet Guess Galaxy Mall tersedia berbagai alternative pilihan pada tiap-tiap jenis produk yang ditawarkan dengan nilai rata-rata tertinggi yaitu sebesar 3.91. sedangkan secara umum pernyataan variabel Produk (X2) mendapat nilai rata-rata dari responden sebesar 3.40, yang berarti responden memberikan penilaian netral. Hal ini menunjukkan untuk produk menurut responden dipersepsikan cukup.
4.1.2.3 Analisis Deskripsi Variabel Harga(X3)
Sebagaimana dijelaskan dalam definisi Harga(X3) yang merupakan salah satu variabel bebas dengan beberapa indikator yang ditunjukkan pada Tabel 4.5 sebagai berikut :
Tabel 4.5 Hasil Penilaian Rata-rata Variabel Harga(X3)
No. Pernyataan Rata-Rata
1. Harga yang ditawarkan sesuai dengan kualitas
produk yang diberikan 4.21
2. Harga yang ditawarkan sesuai dengan kualitas
pelayanan yang diberikan 4.49
Rata-Rata Variabel Harga(X3) 4.35
Sumber : Lampiran 3, diolah
Tabel 4.5 menunjukkan responden sangat setuju bahwa “Harga yang ditawarkan sesuai dengan kualitas pelayanan yang diberikan” dengan nilai rata- rata tertinggi yaitu sebesar 4.49. sedangkan secara umum pernyataan variabel Harga mendapat nilai rata-rata dari responden sebesar 4.35, yang berarti responden memberikan penilaian sangat setuju. Hal ini menunjukkan untuk harga menurut responden dipersepsikan sangat baik.
4.1.2.4 Analisis Deskripsi Variabel Promosi (X4)
Sebagaimana dijelaskan dalam definisi Promosi(X4) yang merupakan salah satu variabel bebas dengan beberapa indikator yang ditunjukkan pada Tabel 4.6 sebagai berikut :
Tabel 4.6 Hasil Penilaian Rata-rata Variabel Promosi(X4)
No. Pernyataan Rata-Rata
1. Program promosi penjualan menarik pembeli 3.87 2. Komunikasi penjualan yang dilakukan karyawan
Guess mempengaruhi pembelian 3.72
3. Iklan pada Guess menarik minat anda 3.44
Rata-Rata Variabel Promosi(X4) 3.68
Sumber : Lampiran 3, diolah
Tabel 4.6 menunjukkan responden setuju bahwa “Program promosi penjualan menarik pembeli” dengan nilai rata-rata tertinggi yaitu sebesar 3.87.
Sedangkan secara umum pernyataan variabel promosi mendapat nilai rata-rata dari responden sebesar 3.68, yang berarti responden memberikan penilaian Setuju.
Hal ini menunjukkan promosi menurut responden dipresepsikan baik. Hal ini menunjukkan untuk promosi menurut responden dipersepsikan baik.
4.1.2.5 Analisis Deskripsi Variabel Layanan (X5)
Sebagaimana dijelaskan dalam definisi Layanan (X5) yang merupakan salah satu variabel bebas dengan beberapa indikator yang ditunjukkan pada Tabel 4.7 sebagai berikut :
Tabel 4.7 Hasil Penilaian Rata-rata Variabel Layanan(X5)
No. Pernyataan Rata-Rata
1. Ketanggapan karyawan Guess di dalam melawani
konsumen baik 3.87
2. Kesopanan karyawan Guess di dalam melayani
konsumen baik 4.26
3. Kebersihan di dalam outlet Guess baik 3.79 4. Karyawan Guess mampu memahami keluhan dari
konsumen 3.65
5. Penguasaan product knowledge yang dimiliki karyawan
Guess baik 3.92
Rata-Rata Variabel Promosi(X4) 3.90
Sumber : Lampiran 3, diolah
Tabel 4.7 menunjukkan responden sangat setuju bahwa bahwa
“kesopanan karyawan Guess di dalam melayani konsumen baik” dengan nilai rata-rata tertinggi yaitu sebesar 4.26. sedangkan secara umum pernyataan variabel layanan mendapat nilai rata-rata dari responden sebesar 3.90, yang berarti responden memberikan penilaian Setuju. Hal ini menunjukkan untuk layanan menurut responden dipersepsikan baik.
4.1.2.6 Analisis Deskripsi Variabel Loyalitas pelanggan(Y)
Sebagaimana dijelaskan dalam definisi Loyalitas pelanggan (Y) yang merupakan salah satu variabel bebas dengan beberapa indikator yang ditunjukkan pada Tabel 4.8 sebagai berikut :
Tabel 4.8 Hasil Penilaian Rata-rata Variabel Loyalitas Pelanggan (Y)
No. Pernyataan Rata-Rata
1. Anda akan membeli lebih dari 1 jenis produk yang
ditawarkan oleh Guess 3.82
2. Anda akan merekomendasikan produk Guess ke
orang lain 4.17
3. Anda akan memprioritaskan produk Guess
dibandingkan produk lain yang sejenis 3.85 4. Anda akan membeli produk Guess lagi dalam kurun
waktu tertentu 3.79
Rata-Rata Variabel Loyalitas Pelanggan (Y) 3.91
Sumber : Lampiran 3, diolah
Tabel 4.8 menunjukkan responden sangat setuju bahwa mereka akan merekomendasikan produk Guess ke orang lain dengan nilai rata-rata tertinggi yaitu sebesar 4.17. sedangkan secara umum pernyataan variabel Loyalitas mendapat nilai rata-rata dari responden sebesar 3.91, yang berarti responden memberikan penilaian Setuju. Hal ini menunjukkan Loyalitas menurut responden dipresepsikan baik.
4.1.3 Uji Validitas dan Reliabilitas 4.1.3.1 Uji Validitas
Uji validitas dilakukan untuk mengukur sah atau tidaknya suatu kuisioner. Berikut hasil pengujian validitas dengan perhitungan koefisien korelasi Pearson Product Moment .
Tabel 4.9 Hasil Uji Validitas Variabel Pernyataan Koefisien
Korelasi Sig rtabel Kesimpulan Fasilitas Fisik
(X1)
X1.1 0.691 0.000 0.1292 Valid
X1.2 0.702 0.000 0.1292 Valid
X1.3 0.740 0.000 0.1292 Valid
Produk (X2)
X2.1 0.711 0.000 0.1292 Valid
X2.2 0.771 0.000 0.1292 Valid
X2.3 0.562 0.000 0.1292 Valid
X2.4 0.592 0.000 0.1292 Valid
X2.5 0.625 0.000 0.1292 Valid
Harga (X3) X3.1 0.897 0.000 0.1292 Valid
X3.2 0.904 0.000 0.1292 Valid
Promosi (X4)
X4.1 0.744 0.000 0.1292 Valid
X4.2 0.742 0.000 0.1292 Valid
X4.3 0.755 0.000 0.1292 Valid
Layanan(X5)
X5.1 0.696 0.000 0.1292 Valid
X5.2 0.711 0.000 0.1292 Valid
X5.3 0.808 0.000 0.1292 Valid
X5.4 0.600 0.000 0.1292 Valid
X5.5 0.455 0.000 0.1292 Valid
Loyalitas(Y)
Y3.1 0.764 0.000 0.1292 Valid
Y3.2 0.739 0.000 0.1292 Valid
Y3.3 0.805 0.000 0.1292 Valid
Y3.4 0.798 0.000 0.1292 Valid
Sumber: Lampiran 4, data diolah
Berdasarkan Tabel 4.9 di atas menunjukkan bahwa hasil pengujian validitas indikator dari semua variabel bebas maupun variabel terikat menunjukkan valid, karena nilai korelasi lebih besar dari rtabel sehingga dinyatakan bahwa semua variabel penelitian telah valid.
4.1.3.2 Uji Reliabilitas
Uji reliabilitas digunakan untuk mengetahui apakah pertanyaan yang diajukan terhadap responden akan memberikan jawaban yang cenderung konsisten.
Uji reliabilitas pada penelitian ini dilakukan pada variabel fasilitas fisik, produk, harga, layanan, promosi, dan Loyalitas Konsumen. nilai koefisien korelasi product moment lebih besar daripada nilai r dalam tabel pada = 5%. Hasil uji reliabilitas terhadap kedua variabel tersebut dapat dilihat pada tabel 4.10 berikut :
Tabel 4.10 Hasil Uji Reliabilitas
Variabel Alpha Kesimpulan
Fasilitas Fisik (X1) 0.695 Reliabel
Produk (X2) 0.640 Reliabel
Harga(X3) 0.766 Reliabel
Promosi(X4) 0.688 Reliabel
Layanan(X5) 0.637 Reliabel
Loyalitas(Y) 0.758 Reliabel
Sumber: Lampiran 5, diolah
Dari tabel 4.10 dapat dilihat bahwa variabel loyalitas konsumen (Fasilitas Fisik, Produk, Harga, Promosi, dan Layanan, ) mempunyai nilai koefisien korelasi product moment yang lebih besar dari r tabel, sehingga semua variabel tersebut dinyatakan reliabel.
4.1.4 Hasil Analisis Regresi Linear Berganda
Berdasarkan dari hasil perhitungan diperoleh persamaan regresi linier berganda pada tabel 4.11.
Tabel 4.11 Hasil Analisis Regresi Linier Berganda Model
Unstandardized Coefficients
t hitung Sig
B Std. Error
Constant -2.328 0.480 -4.849 0.000
Fasilitas Fisik (X1) 0.204 0.095 2.153 0.034
Produk (X2) 0.216 0.105 0.151 0.042
Harga (X3) 0.297 0.058 5.155 0.000
Promosi (X4) 0.195 0.097 2.020 0.046
Layanan (X5) 0.703 0.102 6.888 0.000
R = 0.879 R Square = 0.773 F Hitung = 64.079 Sig. = 0.000
Ftabel = (df:5/94; α = 2%) = 2.31 ttabel = (df:94; α=5%/3) =1.9855
Sumber: Lampiran 6, Data Diolah
Berdasarkan hasil perhitungan tersebut diatas, diperoleh persamaan regresi linier berganda sebagai berikut :
Y = -2.328 + 0.204X1 + 0.216X2 + 0.297X3+ 0.195X4+ 0.703X5
Interprestasi dari model regresi diatas adalah sebagai berikut :
1. Konstanta (a) yang dihasilkan sebesar -2.328 menunjukkan bahwa besarnya nilai Loyalitas(Y) sebesar -2.328 jika Fasilitas Fisik (X1), Produk (X2), Harga (X3), Promosi (X4),dan Layanan (X5) adalah konstan.
2. Nilai koefisien Fasilitas Fisik (β1) sebesar 0.204 menunjukkan bahwa jika variabel Fasilitas Fisik (X1) ditingkatkan, maka akan mengakibatkan peningkatan Loyalitas ssebesar 0.204 dengan asumsi variabel lain konstan.
3. Nilai koefisien Produk (β2) sebesar 0.216 menunjukkan bahwa jika variabel Produk (X2) ditingkatkan, maka akan mengakibatkan peningkatan Loyalitas sebesar 0.216, dengan asumsi variabel lain konstan.
4. Nilai koefisien Harga (β3) sebesar 0.297 menunjukkan bahwa jika variabel Harga (X3) ditingkatkan, maka akan mengakibatkan peningkatan Loyalitas sebesar 0.297, dengan asumsi variabel lain konstan.
5. Nilai koefisien Promosi (β4) sebesar 0.195 menunjukkan bahwa jika variabel Promosi (X4) ditingkatkan, maka akan mengakibatkan peningkatan Loyalitassebesar 0.195, dengan asumsi variabel lain konstan.
6. Nilai koefisien Layanan (β5) sebesar 0.703 menunjukkan bahwa jika variabel Layanan (X5) ditingkatkan, maka akan mengakibatkan peningkatan Loyalitas sebesar 0.703, dengan asumsi variabel lain konstan.
4.1.5 Analisis Koefisien Korelasi dan Koefisien Determinasi
Tabel 4.12 Koefisien Korelasi Dan Koefisien Determinasi
Model Summaryb
,879a ,773 ,761 ,27607
Model 1
R R Square
Adjusted R Square
Std. Error of the Est imat e
Predictors: (Constant), Lay anan (X5), Harga (X3), Fasilitas f isik/Suasana (X1), Produk (X2), Promosi (X4) a.
Dependent Variable: Loy alit as (Y) b.
Sumber: Lampiran 6, Data Diolah
Nilai koefisien korelasi (R) menunjukkan seberapa erat hubungan antara variabel bebas (Fasilitas Fisik (X1), Produk (X2), Harga (X3), Promosi (X4), dan Layanan(X5)), dengan variabel tak bebas Loyalitas Konsumen (Y), besarnya nilai koefisien korelasi adalah 0.793. Nilai tersebut menunjukkan bahwa hubungan variabel Strategi Fasilitas Fisik (X1), Produk (X2), Harga(X3), Promosi(X4), dan Layanan(X5) dengan variabel Loyalitas Konsumen (Y) adalah sangat erat atau sangat kuat karena nilai 0.879 hampir mendekati nilai 1.
Nilai koefisien determinasi atau R2 digunakan untuk mengukur seberapa jauh kemampuan model dalam menerangkan variasi variabel tak bebas (Y) yaitu variabel Loyalitas. Hasil dari perhitungan SPSS diperoleh nilai R2 = 0.773 yang berarti bahwa sebesar 77.3% Loyalitasdapat dijelaskan oleh variabel Fasilitas Fisik, Produk, Promosi, dan Layanan. Sedangkan sisanya 22.7% dipengaruhi oleh variabel lain diluar model yang diteliti.
4.1.6 Pengujian Hipotesis
Sehubungan dengan perumusan masalah dan hipotesis penelitian yang diajukan sebagaimana diuraikan pada bagian sebelumnya, maka dapat dijelaskan bahwa variabel-variabel yang mempunyai hubungan Loyalitas Konsumen (Y) adalah Fasilitas Fisik (X1), Produk (X2), Harga(X3), Promosi(X4), dan Layanan(X5).
4.1.6.1 Uji F (Uji Simultan)
Uji Simultan (uji F) menunjukkan bahwa seluruh variabel bebas yaitu variabel bebas yang terdiri dari Fasilitas Fisik (X1), Produk (X2), Harga(X3), Promosi(X4), dan Layanan(X5) pengaruh signifikan secara simultan terhadap variabel terikat (Loyalitas Konsumen).
Tabel 4.13 Hasil Perhitungan Uji F
Model Anova Sum of Squares Df Mean Square Fhit
Regression 24.418 5 4.884 64.079
Residual 7.164 94 0.076
Total 31.582 99
Sumber: Lampiran 6, Data Diolah
Langkah-langkah pengujian : 1. Hipotesis
H0 : β1 = β2 = β3 = β4 = β5 = 0 artinya variabel tFasilitas Fisik (X1), Produk (X2), Harga(X3), Promosi(X4), dan Layanan(X5) tidak berpengaruh signifikan secara simultan terhadap Loyalitas Konsumen (Y).
H1 : β1 β2 β3 β4 β5 0 artinya variabel tFasilitas Fisik (X1), Produk (X2), Harga(X3), Promosi(X4), dan Layanan(X5) berpengaruh signifikan secara simultan terhadap Loyalitas Konsumen (Y).
2. Besarnya nilai
F tabel = F (df regresi, df residual)= F (k, n – k – 1 ) F tabel = F0.05 (5, 94) = 2.31
3. Daerah kritis atau daerah penolakan Bila F hitung F tabel maka H0 ditolak Bila F hitung < F tabel maka H0 diterima 4. Fhitung = 64.079
Gambar 4.1
Daerah Penerimaan H0 dan Penolakan H0 Uji F 5. Kesimpulan
Karena F hitung F tabel yaitu 64.079 ≥ 2.31, maka H0 ditolak pada tingkat signifikansi 5 % sehingga dapat diambil kesimpulan bahwa semua variabel bebas (variabel bebas yang terdiri dari Fasilitas Fisik (X1), Produk (X2), Harga(X3), Promosi(X4), dan Layanan(X5))) berpengaruh secara signifikan terhadap variabel terikat Y (Loyalitas Konsumen).
4.1.6.2 Uji t (Uji Parsial)
Untuk menguji hipotesis digunakan uji t yang menunjukkan pengaruh secara parsial dari masing-masing variabel bebas terhadap variabel terikat (tak bebas). Pada tahapan ini dilakukan pengujian terhadap pengaruh variabel bebas yang terdapat pada model yang terbentuk untuk mengetahui apakah variabel bebas (X) yang ada dalam model secara parsial mempunyai pengaruh yang signifikan terhadap variabel terikat (Y).
Daerah Penerimaan Ho
2.31
Daerah Penolakan Ho
64.079 0
Tabel 4.14 Hasil Perhitungan Uji t
Model Anova thitung ttabel
Fasilitas Fisik (X1) 2.153 1.9855
Produk (X2) 2.059 1.9855
Harga (X3) 5.155 1.9855
Promosi (X4) 2.020 1.9855
Layanan (X5) 6.888 1.9855
Sumber: Lampiran 6, Data Diolah
a. Uji Parsial Antara Variabel Fasilitas Fisik (X1) Terhadap Loyalitas Konsumen (Y)
Untuk menguji hipotesis digunakan uji t yang menunjukkan pengaruh secara parsial variabel Fasilitas Fisik(X1) terhadap variabel Loyalitas Konsumen (Y).
Hipotesis :
1. H0 : 1 = 0 (Artinya, variabel Fasilitas Fisik(X1) tidak mempunyai pengaruh yang signifikan terhadap variabel Loyalitas Konsumen)
H1 : 1 ≠ 0 (Artinya, variabel Fasilitas Fisik(X1) mempunyai pengaruh yang signifikan terhadap variabel Loyalitas Konsumen)
2. = 0,05/2 = 0.025 dengan df (n - k - 1) = 94 dimana ttabel = 1.9855 3. thitung = 2.153
Gambar 4.2 Kriteria Daerah Penerimaan Atau Penolakan Variabel X1 2.153
1.9855
Daerah penolakan H0 Daerah Daerah penolakan H0
penerimaan H0
-1.9855
0
4. Kesimpulan :
Berdasarkan perhitungan diperoleh thitung sebesar 2.153 lebih besar dari ttabel sebesar 1.9855 maka H0 ditolak pada tingkat signifikansi 5% sehingga kesimpulannya secara parsial variabel Fasilitas Fisik (X1) mempunyai pengaruh signifikan terhadap Loyalitas Konsumen.
b. Uji Parsial Antara Variabel Produk (X2) Terhadap Variabel Loyalitas Konsumen (Y)
Untuk menguji hipotesis digunakan uji t yang menunjukkan pengaruh secara parsial variabel Produk (X2) terhadap variabel Loyalitas Konsumen (Y).
Hipotesis :
1. H0 : 2 = 0 (Artinya, variabel Produk (X2) tidak mempunyai pengaruh yang signifikan terhadap variabel Loyalitas Konsumen)
H1 : 2 ≠ 0 (Artinya, variabel Produk(X2) mempunyai pengaruh yang signifikan terhadap variabel Loyalitas Konsumen)
2. = 0,05/2 = 0.025 dengan df (n - k - 1) = 94 dimana ttabel = 1.9855 3. thitung = 2.059
Gambar 4.3 Kriteria Daerah Penerimaan Atau Penolakan Variabel X2
4. Kesimpulan :
Berdasarkan perhitungan diperoleh thitung sebesar 2.059 lebih besar dari ttabel sebesar 1.9855 maka H0 diterima pada tingkat signifikansi 5%
sehingga kesimpulannya secara parsial variabel Produk (X2) mempunyai pengaruh signifikan terhadap Loyalitas Konsumen.
2.059 1.9855
Daerah penolakan H0 Daerah Daerah penolakan H0
penerimaan H0
-1.9855
0
c. Uji Parsial Antara Variabel Harga (X3) Terhadap Variabel Loyalitas Konsumen (Y)
Untuk menguji hipotesis digunakan uji t yang menunjukkan pengaruh secara parsial variabel Harga (X3) terhadap variabel Loyalitas Konsumen (Y).
Hipotesis :
1. H0 : 3 = 0 (Artinya, variabel Harga (X3) tidak mempunyai pengaruh yang signifikan terhadap variabel Loyalitas Konsumen)
H1 : 3 ≠ 0 (Artinya, variabel Harga (X3) mempunyai pengaruh yang signifikan terhadap variabel Loyalitas Konsumen)
2. = 0,05/2 = 0.025 dengan df (n - k - 1) = 94 dimana ttabel = 1.9855 3. thitung = 5.155
Gambar 4.4 Kriteria Daerah Penerimaan Atau Penolakan Variabel X3
4. Kesimpulan :
Berdasarkan perhitungan diperoleh thitung sebesar 5.155 lebih besar dari ttabel sebesar 1.9855 maka H0 ditolak pada tingkat signifikansi 5% sehingga kesimpulannya secara parsial variabel Harga (X3) mempunyai pengaruh signifikan terhadap Loyalitas Konsumen.
d. Uji Parsial Antara Variabel Promosi (X4) Terhadap Variabel Loyalitas Konsumen (Y)
Untuk menguji hipotesis digunakan uji t yang menunjukkan pengaruh secara parsial variabel Promosi (X4) terhadap variabel Loyalitas Konsumen (Y).
Hipotesis :
1. H0 : 4 = 0 (Artinya, variabel Promosi (X4) tidak mempunyai pengaruh yang signifikan terhadap variabel Loyalitas Konsumen)
5.155 1.9855
Daerah penolakan H0 Daerah Daerah penolakan H0
penerimaan H0
-1.9855 0
H1 : 4 ≠ 0 (Artinya, variabel Promosi (X4) mempunyai pengaruh yang signifikan terhadap variabel Loyalitas Konsumen)
2. = 0,05/2 = 0.025 dengan df (n - k - 1) = 94 dimana ttabel = 1.9855 3. thitung = 2.020
Gambar 4.5 Kriteria Daerah Penerimaan Atau Penolakan Variabel X4
4. Kesimpulan :
Berdasarkan perhitungan diperoleh thitung sebesar 2.020 lebih besar dari ttabel sebesar 1.9855 maka H0 ditolak pada tingkat signifikansi 5% sehingga kesimpulannya secara parsial variabel Promosi (X4) mempunyai pengaruh signifikan terhadap Loyalitas Konsumen.
e. Uji Parsial Antara Variabel Layanan (X5) Terhadap Variabel Loyalitas Konsumen (Y)
Untuk menguji hipotesis digunakan uji t yang menunjukkan pengaruh secara parsial variabel Layanan (X5) terhadap variabel Loyalitas Konsumen (Y).
Hipotesis :
1. H0 : 5 = 0 (Artinya, variabel Layanan (X5) tidak mempunyai pengaruh yang signifikan terhadap variabel Loyalitas Konsumen)
H1 : 5 ≠ 0 (Artinya, variabel Layanan (X5) mempunyai pengaruh yang signifikan terhadap variabel Loyalitas Konsumen)
2. = 0,05/2 = 0.025 dengan df (n - k - 1) = 94 dimana ttabel = 1.9855 3. thitung = 6.888
2.020 1.9855
Daerah penolakan H0 Daerah Daerah penolakan H0
penerimaan H0
-1.9855
0
Gambar 4.6 Kriteria Daerah Penerimaan Atau Penolakan Variabel X5 4. Kesimpulan :
Berdasarkan perhitungan diperoleh thitung sebesar 6.888 lebih besar dari ttabel sebesar 1.9855 maka H0 ditolak pada tingkat signifikansi 5% sehingga kesimpulannya secara parsial variabel Layanan (X5) mempunyai pengaruh signifikan terhadap Loyalitas Konsumen.
4.1.7 Koefisien Korelasi Parsial
Nilai korelasi parsial (r) menunjukkan berapa erat hubungan antara variabel bebas yang meliputi variabel Strategi Fasilitas Fisik (X1), Produk (X2), Harga (X3), Layanan (X5), dan Layanan (X5) parsial terhadap variabel terikat Loyalitas Pelanggan.
Tabel 4.15 Nilai Koefisien Korelasi Parsial
Variable r r2 %
Fasilitas Fisik (X1) 0.217 0.04709 4.7089
Produk (X2) 0.208 0.04326 4.3264
Harga (X3) 0.469 0.21996 21.9961
Promosi (X4) 0.204 0.04162 4.1616
Layanan (X5) 0.579 0.33524 33.5241
Sumber: Lampiran 7, Data Diolah
6.888 1.9855
Daerah penolakan H0 Daerah Daerah penolakan H0
penerimaan H0
-1.9855 0
Berdasarkan data yang didapat dilihat pada Tabel 4.13 diatas, terlihat bahwa nilai koefisien determinasi (r) terbesar adalah untuk variabel layanan (X5) sebesar 0.33524 artinya secara parsial variabel layanan (X5) memberikan pengaruh yang paling dominan terhadap Loyalitas dengan nilai prosentase hubungan sebesar 33.52%. Sedangkan yang memberikan pengaruh yang terkecil terhadap Loyalitas adalah variabel Layanan (X5) yaitu sebesar 4.32%.
4.2 Pembahasan
Berdasarkan hasil perhitungan dengan analisis regresi linear berganda diperoleh persamaan regresi model di bawah ini:
Y = -2.328 + 0.204X1 + 0.216X2 + 0.297X3+ 0.195X4+ 0.703X5
Dari nilai perolehan persamaan regresi model diketahui bahwa variabel Fasilitas Fisik (X1), Produk (X2), Harga (X3) Layanan (X5), dan Layanan (X5) menunjukkan nilai koefisien regresi positif, hal tersebut menunjukkan adanya arah positif atau hubungan searah dari variabel Fasilitas Fisik (X1), Produk (X2), Harga(X3) Promosi(X4), dan Layanan(X5) terhadap Loyalitas Pelanggan. Hal ini dapat diartikan bahwa jika semakin meningkat Fasilitas Fisik (X1), Produk (X2), Harga(X3) Promosi(X4), dan Layanan(X5) maka Loyalitas akan semakin meningkat, begitu pula sebaliknya jika semakin menurun Fasilitas Fisik (X1), Produk (X2), Harga(X3) Promosi(X4), dan Layanan(X5) maka Loyalitasa akan semakin menurun.
Hasil penelitian ini didukung oleh teori Kotler, (1994, p.262) yang menyatakan bahwa kualitas produk, pelayanan dan faktor lainnya akan membentuk pola loyalitas konsumen tertentu (consumer loyalty pattern), yaitu dari sangat loyal sampai sangat tidak loyal.
Seluruh variabel independen atau variabel bebas berpengaruh atau dapat menjelaskan variasi dari variabel terikat sebesar 77.3%. Hal ini dibuktikan dengan melihat nilai koefisien determinasi (R Square) sebesar 0.773 dari hasil analisis regresi linier berganda dalam lampiran, sedangkan sisanya yaitu 22.7% adalah dipengaruhi oleh faktor-faktor lain di luar model. Angka koefisien korelasi (R) menunjukkan hubungan keterikatan antara variabel bebas Fasilitas Fisik (X1), Produk (X2), Harga(X3) Promosi(X4), dan Layanan(X5) secara bersama-sama
terhadap Loyalitas (Y) sangat kuat karena menunjukkan angka sebesar 0.773 yang hampir mendekati nilai 1.
Variabel yang berpengaruh paling dominan parsial terhadap loyalitas adalah variabel Layanan (X5), karena mempunyai nilai korelasi parsial yang terbesar daripada variabel yang lain. Dalam hal ini indikator Layanan (X5) yang paling dominan dengan presentase sebesar 33.52% adalah terbukti.