Buku Panduan
Pendahuluan
Lemak Kasar atau Lemak Total
Karbohidrat &
Natrium
Protein
Metode analisis kuantitatif untuk berbagai makronutrien dalam bahan makanan disebut analisis proksimat. Secara historis, analisis nutrisi dilakukan pertama kali pada 1861 dan sejak itu terus dikembangkan, dimodifikasi, dan ditingkatkan. Analisis ini mencak-up perpaduan berbagai teknik untuk menentukan kandungan protein, lemak, air, abu, dan karbohidrat yang terdokumentasi dengan baik dan banyak digunakan dengan adanya kewajiban hukum untuk menampilkan data ini pada kemasan.
Nona Keju
Fakta Nutrisi
Ukuran Penyajian per 100 g
Energi 244 kkal/101 kj
Protein
15 g
Lemak Total
16 g
– Lemak Jenuh 9,0 g
– Lemak Trans
1,4 g
Karbohidrat
3,5 g
– Gula
0,7 g
Natrium
0,64 g
Kjeldahl
Extraction Units
NIR
Emmi Keju 31 % Keju segar 5 % Bubuk/konsentrat 3 % Produk/layanan lain 5 % Produk susu 31 % Produk segar 25 %
Keju tua (seperti Emmentaler AOP, Le Gruyère AOP, atau Appenzeller®), fondue, raclette
Mozzarella, ricotta, mascarpone, selai keju, dan sejenisnya
Terutama susu bubuk
Kami memiliki layanan logistik profesional yang berlokasi strategis khususnya di Swiss, yang juga kami sediakan untuk perusahaan lain.
Susu, krim, dan mentega
Yoghurt atau minuman berbahan dasar susu (seperti Emmi Caffe Latte), pencuci mulut
Kelompok produk
Mayoritas produk kami terbuat dari susu sapi. Dalam beberapa tahun terakhir, per-mintaan produk susu kambing atau domba terus meningkat, sehingga kami pun harus meningkatkan penawaran di area ini. Oleh karena itu, selain susu sapi, kami juga mem-proses semakin banyak susu kambing (teru-tama menjadi keju segar, tetapi juga keju, yoghurt, dan minuman susu) dan juga susu domba dalam skala lebih kecil (menjadi keju, yoghurt, mentega, dan minuman susu) di Swiss. Di luar Swiss pun (Belanda, Spanyol, dan AS), kami memiliki sejumlah lokasi yang khusus memproses susu kambing selama beberapa dekade.
Perkembangan analisis proksimat
Sebagai pemroses susu Swiss terkemuka, Emmi memiliki hubungan erat dengan agrikultur dan penduduk Swiss. Sekitar 6500 produsen susu memasok bahan baku penting untuk berbagai macam produk susu Emmi. Kontrol proses dan bukti kepatuhan terhadap peraturan merupa-kan komponen penting dari standar internasional ini. Beberapa unsur penting bagi Emmi dalam konteks ini antara lain efisiensi penerapan konsep HACCP (Analisis Risiko dan Titik Kontrol Kritis) yang berdasarkan kontrol diri dan telah dibuat di industri makanan, serta pemeriksaan berkelanjutan atas semua proses untuk potensi perbaikan.
Di peternak Lab Eksternal Susu yang diambil dari produsen susu
Pada tahap pemerahan susu, kandungan lemak sudah ditentukan den-gan NIR untuk melihat
seberapa kaya susu yang dihasilkan.
Susu dikirim untuk pengujian ke laboratorium eksternal guna penentuan lemak dan proteinn-ya, yang merupakan bagian tak terpisahkan dari rantai proses. Susu dalam satuan kilogram dikirimkan per batch dan
kand-ungan lemak dan proteinnya
diperhitungkan untuk pemba-yaran susu (Milchgeld). Uang ini merupakan investasi peternak.
Susu dengan kandungan lemak dan protein yang tel-ah ditentukan sebelumnya tiba di Emmi. Sampel susu
diambil langsung dari tangki untuk menentukan
le-mak (pemeriksaan cepat dengan NIR) sebelum
ba-gian susu alikuot dikeluarkan.
Distribusi ke pengguna akhir
Standardisasi susu Pemantauan produk akhir
Susu disentrifugasi untuk memisahkan susu krim dan skim. Susu standar dengan kadar konsentrasi lemak yang berbeda dihasilkan dengan menyesuaikan kandungan lemak. Lemak dan berat
ker-ing ditentukan dengan pemeriksaan cepat NIR.
Jika produksi produk akhir memerlukan kadar konsentrasi yang
lebih tinggi, krim (lemak) dan bubuk susu skim (protein)
ditam-bahkan.
Susu kemudian diproses menjadi produk akhir. Kendali mutu serta konfirmasi informasi kandun-gan pada label dilakukan di laboratorium atau di lini produksi.
Hasil lab memastikan keseragaman produk, ter-masuk:
• persetujuan sterilitas
• kontrol parameter fisik, kimia, dan sensorik, serta
• pengujian penyimpanan
Produk akhir dikeluarkan untuk pengguna akhir. Aspek keamanan makanan bersifat vital; sebali-knya, analisis proksimat bersifat komersial. Susu diproses menjadi beberapa jenis susu standar yang
selanjutn-ya digunakan sebagai bahan baku untuk produk akhir, seperti susu pasteurisasi, keju, dan yoghurt. Selama produksi produk akhir, tidak dilakukan penentuan kandungan lebih lanjut.
Dalam lini
Sebelum pembekuan akhir, BUCHI NIRMaster™ menentukan lemak dan zat kering dalam campuran pasta es krim.
Luar lini
Kendali mutu membutuhkan pengawasan produk akhir, seperti yo-ghurt atau caffé latte, untuk menentukan nilai sasaran kandungan lemak dengan metode referensi yang ada.
Aplikasi Ekstraksi Soxhlet Ekstraksi Panas Ekstraksi ECE
Cokelat AOAC 963.15
AOAC 920.75 ISO 23275-1:2006
LFGB §64
Produk Susu ISO 3890-1:2009 LFGB §64
Roti, sereal, kacang AOAC 945.16
AOAC 948.22 ISO 11085:2008AOAC 2003.05 LFGB §64
Daging ISO 1443:1973 AOAC 991.36
ISO 1444:1996 LFGB §64
Penentuan lemak dengan ekstraksi
Ekstraksi Lemak
Lemak (gravimetri)
antara lemak total maupun lemak kasar
Apakah Anda memilih bahan pelarut dari daftar ini?
• Petroleum eter • Dietil eter • n-Heksana • Kloroform Jenis sampel Apakah sampel makanan Anda membutuhkan hi-drolisis sebelum ekstraksi? Hubungi ahli: [email protected] Ya Tidak Tidak Ya Manual Hydrolysis Unit E-416 RSD rendah (
«
1 %) Lemak < 5 %Lemak < zat yang dapat diekstrak-si
Sebagian besar bebas lemak
Lemak ≈ zat yang dapat diekstraksi
Ya
Ekstraksi SOX
Ekstraksi SOX: Soxhlet Ekstraksi HE: Ekstraksi Panas
Ekstraksi ECE: Ekstraksi Berkelanjutan Ekonomis (Twisselmann) Sampel
Makanan olahan
Bukan makanan olahan
• Bahan Mentah • Produk Alami
• Biaya adalah kunci • Konsumsi pelarut (70 mL) • Kemudahan adalah hal penting • Kemampuan reproduksi tinggi (RSD) Jenis sampel Banyak residu setelah hidrolisis dan/atau lemak < 5 %? Makanan olahan Sesuai dengan SOX Sesuai dengan metode lain?
Lihat standar dan peraturan
Tidak Tidak
Ya
Ya
Bukan makanan olahan
• Bahan Mentah • Produk Alami
• Sampel rendah lemak (< 5 %)
• Kemampuan reproduksi tinggi (RSD
«
1 %)• Keamanan analisis tinggi
• Proses sangat halus pada suhu rendah • Kecepatan adalah kunci
• Konsumsi pelarut (90 mL)
• Sesuai dengan pemasok instrumen lain Tidak Ya Ekstraksi SOX Ekstraksi ECE Ekstraksi HE Ya
Penentuan protein dengan Kjeldahl
Berapa banyak sampel protein yang Anda miliki untuk diproses per hari?
10 – 40 sampel per hari 40 – 140 sampel per hari
< 10 sampel per hari
Solusi «Kjeldahl Basic» Solusi «Fleksibilitas Kjeldahl» Solusi «Throughput Kjeldahl»
Digester IR
SpeedDigester K-425 SpeedDigester K-439Digester IR KjelDigester K-449Digester Blok
Netralisasi Scrubber K-415 (DuoScrubEco) Netralisasi Scrubber K-415 (DuoScrubEco) Netralisasi Scrubber K-415 (TripleScrubEco)
Distillation Unit K-350 KjelFlex K-360 Sistem KjelMaster
K-375/K-376
Analisis proksimat hemat biaya dengan NIR
Jenis sampel? NIRFlex N-500 Liquids NIRFlex N-500 Solids + Transflectance cover NIRFlex N-500 Solids NIRMaster
+ Transflectance cover NIRMaster
Cairan
(transparan, semi-transparan, suspensi)
Padatan
(bubuk, bubuk halus, ser-buk, biji utuh)
Pr
oduksi
Dalam lini
Area aplikasi «Ekstraksi»Lemak «Kjeldahl»Protein Proksimat«NIR»
R&D
+++
+++
++
Produksi
+
+
+++
Pemeriksaan barang
+
+
+++
Kendali mutu/pemberian label
+++
+++
++
Karakteristik
Kisaran aplikasi
+
++
+++
Variasi dalam jenis sampel
+++
+++
++
Throughput otomatis
++
++
+
Kecepatan analisis
+
+
+++
Kesesuaian 1)
+++
+++
+
Deteksi bahan pencemar
+
++
(NPN)+++
Pengoperasian tanpa
pengawasan
++
+++
+
Tidak ada kontak dengan
zat kimia
+
+
+++
Penilaian perlindungan
ingress (IP)
+
(IP 20)+
(IP 20)+++
(IP 65)Biaya awal rendah
+++
+++/++/+
2)+
Biaya kerja rendah
++
+
+++
Ramah lingkungan
++
+
+++
Data Teknis
Throughput dalam waktu
9 jam ~ 18 sampel 120 sampel ~ 190 sampel
Waktu analisis ~ 2 j/sampel 200 mnt/20 sampel 16 – 60 dtk/sampel
Jumlah sampel maksimal 10 g > 4 g/400 mL 395 cm 3)
Batas deteksi (LOD) 0,1 % 0,02 mg N 0,1 %
Pelanggan referensi
Penentuan protein, TVBN, dan pepsin
Grobest Corporation Co. Ltd., Thailand
Konsumen: produsen pakan ikan/udang yang terkemuka
Aplikasi: protein, TVBN (Nitrogen Dasar Volatil Total), dan pepsin ditentukan
untuk tujuan QC untuk bahan baku dan barang jadi dengan bantuan Solusi Kjeldahl.
NIRFlex® N-500 untuk analisis sosis CPF Food Products Co. Ltd., Thailand
Konsumen: khusus pada produksi sosis
Aplikasi: menggunakan Solusi NIR beberapa komponen seperti protein, lemak,
air, dan garam dianalisis untuk pemeriksaan bahan baku.
Kendali mutu susu formula bayi
Mead Johnson Nutrition, USA
Konsumen: pemimpin global di industri nutrisi bayi, yang dikenal dengan jajaran
merek utama Enfa yang terkenal, termasuk susu formula bayi Enfamil®.
Aplikasi: BUCHI NIRFlex N-500 digunakan untuk penilaian kualitatif maupun
kuantitatif untuk bahan baku yang masuk. Kalibrasi NIR spesifik formula telah dikembangkan di lokasi untuk mengukur kuantitas protein, air, dan lemak dari susu formula yang sedang diproses maupun yang sudah jadi.
Penentuan protein dalam sampel tepung terigu
TS Flourmill Co. Ltd., Thailand
Konsumen: TS Flour Mill Co., Ltd. (Thailand) didirikan pada 2007 dan berfokus
pada kendali mutu dari bahan baku sampai produk akhir.
Aplikasi: Unit distilasi otomatis digunakan untuk penentuan kandungan protein
dalam sampel tepung gandum untuk memeriksa kualitas bahan baku selama proses produksi dan dalam produk akhir.
Pilih yang cocok untuk Anda
2) Biaya awal produk Kjeldahl sangat bergantung pada tingkat otomatisasi
3) Bergantung pada komposisi sampel, bahan pengemas. Tidak ada kerja shift yang dianggap.
1) Berdasarkan peraturan aplikasi seperti AOAC, ISO, DIN, dll.
+++
paling dapat diterapkanlebih dapat diterapkan dapat diterapkan