Kajian Teknik Pengendalian Gulma pada Pertumbuhan Vegetatif Awal Tanaman Tebu (Saccharum officinarum L.)
Teks penuh
Dokumen terkait
Efikasi Herbisida Pratumbuh Metil Metsulfuron Tunggal dan Kombinasinya dengan 2,4-D, Ametrin, atau Diuron terhadap Gulma pada Pertanaman Tebu( Saccharum officinarum L.)
Secara umum aplikasi herbisida Maron 80 WP (Diuron 78.5%) memberikan hasil yang berbeda nyata dengan perlakuan tanpa pengendalian (kontrol) dalam menekan bobot kering gulma
Hasil analisis ragam menunjukkan bahwa perlakuan pupuk anorganik tidak memberikan pengaruh nyata terhadap bobot kering total gulma pada umur pengamatan 21, 41, dan 55
Pengamatan jumlah anakan pada beberapa umur pengamatan, rata-rata menunjukkan bahwa jumlah anakan tanaman tebu pada perlakuan aplikasi herbisida Ametrin (dosis 3 l
Pada umur 120 hst, penggunaan herbisida Glifosat dosis 4 l/ha sebelum tanam dan penyiangan pada umur 2 bulan dapat meningkatkan tinggi tanaman sebesar 23,77%, jumlah anakan
Pengamatan jumlah anakan pada beberapa umur pengamatan, rata-rata menunjukkan bahwa jumlah anakan tanaman tebu pada perlakuan aplikasi herbisida Ametrin (dosis 3 l
Pengamatan jumlah anakan pada beberapa umur pengamatan, rata-rata menunjukkan bahwa jumlah anakan tanaman tebu pada perlakuan aplikasi herbisida Ametrin (dosis 3 l
Tabel 5 menjelaskan bahwa pada umur 90 hst perlakuan tanpa kompos blotong dengan dosis pupuk nitrogen 750 kg ha-1 nyata menghasilkan rata – rata diameter batang yang lebih besar