• Tidak ada hasil yang ditemukan

Pengaruh efektifitas herbisida diuron 500 g l sc dalam pengendalian gulma pada tanaman tebu (Saccharum officinarum l)

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2017

Membagikan "Pengaruh efektifitas herbisida diuron 500 g l sc dalam pengendalian gulma pada tanaman tebu (Saccharum officinarum l)"

Copied!
77
0
0

Teks penuh

Gambar

Gambar 2. Kondisi Lahan Percobaan di PG Rajawali II Unit Subang
Tabel 1. Rekapitulasi Sidik Ragam pada Tiap Waktu Pengamatan
Gambar 3. Cleome rutidosperma (kiri atas),  Borreria alata (kanan atas),
Tabel 5.  Pengaruh Pengendalian Gulma terhadap Persentase Penutupan Gulma
+7

Referensi

Dokumen terkait

Efikasi Herbisida Glifosat 16% terhadap Pertumbuhan Gulma pada Tanaman Kopi (Coffea sp.) Telah Menghasilkan. Pengaruh Tingkat Dosis Herbisida Isopropilamina Glifosat dan Selang

Herbisida ametrin, diuron, dan 2,4-D merupakan herbisda pratumbuh yang sering digunakan untuk mengendalikan gulma pada pertanaman tebu sedangkan metil metsulfuron lebih

Efikasi Herbisida Pratumbuh Metil Metsulfuron Tunggal dan Kombinasinya dengan 2,4-D, Ametrin, dan Diuron Terhadap Gulma Pada Pertanaman Tebu (Saccharum officinarum L.) Lahan

EFEKTIVITAS DUA FORMULAS1 HERBISIDA GLIFOSAT UNTUK PENGENDALIAN GULMA PADA PERTANAMAN TEBU. (Sacchanun offiinamm L.) DI

Rata-rata tinggi tanaman padi menunjukkan bahwa perlakuan pengendalian gulma dengan herbisida Oksifluorfen 240 g/l dosis 2.4–3.6 l/ha pada pengamatan 3 MSA menunjukkan tinggi

Pengamatan jumlah anakan pada beberapa umur pengamatan, rata-rata menunjukkan bahwa jumlah anakan tanaman tebu pada perlakuan aplikasi herbisida Ametrin (dosis 3 l

Analisis ragam bobot kering tanaman tebu menunjukkan bahwa perlakuan aplikasi herbisida campuran ametrin + diuron (dosis 3 kg ha -1 + 1,5 kg ha -1 ) memiliki hasil yang

Pengamatan jumlah anakan pada beberapa umur pengamatan, rata-rata menunjukkan bahwa jumlah anakan tanaman tebu pada perlakuan aplikasi herbisida Ametrin (dosis 3 l