• Tidak ada hasil yang ditemukan

PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN INVESTIGASI KELOMPOK (GROUP INVESTIGATION) TERHADAP KETERAMPILAM MEMPRESENTASIKAN HASIL PENELITIAN OLEH SISWA KELAS XI SMA NEGERI 2 SUNGAI KANAN TAHUN PEMBELAJARAN 2013/2014.

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2017

Membagikan "PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN INVESTIGASI KELOMPOK (GROUP INVESTIGATION) TERHADAP KETERAMPILAM MEMPRESENTASIKAN HASIL PENELITIAN OLEH SISWA KELAS XI SMA NEGERI 2 SUNGAI KANAN TAHUN PEMBELAJARAN 2013/2014."

Copied!
17
0
0

Teks penuh

Gambar

TABEL : ............................................................................................................
GAMBAR 4.1 DIAGRAM DISTRIBUSI FREKUENSI KEMAMPUAN MEMPRESENTASIKAN  HASIL PENELITIAN TANPA MODEL   INVESTIGASI KELOMPOK

Referensi

Dokumen terkait

Metode penelitian yang digunakan adalah eksperimen semu (quasi- experimental design), dengan desain penelitian Randomized Control Group Pretest-postest design (desain

Penelitian ini adalah penelitian pra eksperimen dengan desain penelitian Pre Test and Post Test Group yang bertujuan untuk mendeskripsikan seberapa besar minat dan hasil

Metode penelitian yang digunakan adalah metode eksperimen dengan desain Pre Experimental Designs (one group pre test post test design). Populasi dan sampel penelitian ialah

Penelitian ini merupakan penelitian Quasy Experiment atau eksperimen semu dengan menggunakan desain penelitian Posttest Only Control Group Design (Sugiyono, 2014).

Tingginya hasil belajar fisika siswa kelas eksperimen 1, disebabkan karena kelas ekperimen 1 menggunakan model pembelajaran kooperatif tipe group investigation ,

Desain penelitian yang digunakan adalah posttest only control group design dengan menggunakan kelas eksperimen (penerapan model pembelajaran inkuiri terbimbing) dan kelas

Penelitian ini merupakan penelitian eksperimen semu (Quasi Experiment) dengan desain The Non-Equivalent posttest only Control Group Design. Sampel dalam penelitian

Desain eksperimen semu kelompok eksperimen maupun kelompok kontrol tidak dipilih secara random yang disebut dengan desain nonequivalent control group