Teknologi ORC-AQYLON
untuk Pembangkit Listrik
Energi Terbarukan
Solusi Pasokan Listrik untuk Daerah Tertinggal di Indonesia
A g e n d a
1.
Pengantar CEO and Co-founder AQYLON, Perancis
2.
Alasan Memilih Energi Terbarukan
3.
Karakteristik Daerah – Kebutuhan Listrik
4.
Teknologi Organic Rangkine Cycle (ORC) - AQYLON
5.
Alasan Menggunakan Teknologi ORC- AQYLON
6.
Teknologi ORC – AQYLON untuk Pembangkit Listrik berbahan baku
batubara kalori rendah
7.
Pendayagunaan Teknologi ORC – AQYLON
8.
Mitra Pengguna teknologi ORC AQYLON
Pierre Convert
CEO and Co-founder AQYLON,
Perancis
Dengan penurunan kualitas sumber daya alam, perubahan iklim dan kemanusiaan, pembangkit energi adalah salah satu tantangan terbesar yang dihadapi oleh dunia saat ini. Sekitar 50% dari bahan bakar yang digunakan untuk
menghasilkan daya pada pembangkit konvensional dan 60% dari energi yang digunakan dalam proses industri, telah terbuang percuma.
Kita dapat memanfaatkan panas yang dihasilkan oleh industri dan sumber-sumber terbarukan untuk
menghasilkan energi bersih, efisien, dan hemat biaya untuk mendukung pembangunan berkelanjutan.
Alasan Memilih Energi
Terbarukan
a) Untuk mendapatkan alternatif sumber energi selain dari energi fosil.
b) Untuk mengurangi dampak perubahan global melalui pengurangan emisi penyebab efek rumah kaca
c) Untuk mendayagunakan sumberdaya alam terbarukan (katagori limbah) menjadi produk bernilai ekonomi.
d) Bagi Indonesia, tersedia jalur alternatif penyediaan listrik bagi penduduk dan industry yang termasuk daerah tertinggal
Karakteristik Daerah - Kebutuhan Listrik
a) Kebutuhan pasokan listrik sangat mendesak sehingga perlu Pembangkit Listrik,
b) Wilayah yang membutuhkan tersebar pada setiap
kabupaten dengan karakteristik ekologi dan budaya yang berbeda.
c) Kebutuhan listrik berkisar 1-10 MW pada sentra sentra pertumbuhan ekonomi di setiap kabupaten dan kota.
d) Kawasan Industri – Kawasan Ekonomi Khusus membutuhkan pasokan listrik: 10-50 MW.
e) Keterbatasan dana pembangunan untuk membangun sendiri pembangkit listrik sehingga mitra investasi.
Teknologi ORC
AQYLON, Perancis
merupakan satu sistem
energi yang mampu
mendayagunakan panas
menjadi listrik dengan
tingkat efisiensi tinggi,
dan dapat diandalkan
menjadi pemasok listrik
untuk daerah tertinggal
dan industri daerah di
Indonesia.
Alasan menggunakan teknologi ORC- AQYLON:
1. Multi input bahan baku sehingga dapat digunakan dengan pilihan asupan biomassa, sinar matahari, panas bumi, dan limbah panas dari mesin pabrik.
2. Teknologi terkemas dalam paket container – modular sehingga mudah dipindahkan dan mampu mencapai wilayah pedalaman atau daerah yang tidak terjangkau jaringan listrik PLN.
3. Tersedia paket modular untuk kapasitas neto produksi listrik 100 KWe hingga 5 MWe, dan cocok untuk daerah yang memiliki sentra-sentra ekonomi yang saling terpisah, dan mampu memenuhi kebutuhan listrik pada tingkat desa dan kecamatan.
4. Waktu pembangunan hanya 12 bulan, termasuk pengiriman dan pekerjaan sipil untuk pendukung pabrik.
5. Modal investasi yang terjangkau.
6. Biaya pengoperasian dan pemeliharaan lebih murah.
Keunggulan Teknologi ORC - AQYLON
Teknologi ORC telah terbukti kemampuannya sebagai solusi yang efektif untuk pendayagunaan energi suhu rendah yang berasal dari sinar matahari, panas bumi, biomassa, dan limbah panas industri.
Berpeluang untuk mengolah limbah padat dari
industry/pabrik pertanian – perkebunan-kehutanan seperti kelapa sawit, sawmill, dan pabrik
penggilingan padi,
Mampu disinergikan dengan sistem boiler berbahan baku biomassa dan batubara kalori rendah.
Bersinergi dengan sistem Carbon Capture & Storage
jika menggunakan bahan baku batubara pada sistem boilernya untuk mengurangi emisi karbon.
Skema kerja Teknologi ORC AQYLON : Limbah Sawit
Teknologi ORC ini mendayagunakan panas dalam boiler pembakaran limbah sawit sebagai sumber energi yang dikonversi oleh modul ORC-AQYLON untuk menghasilkan listrik.
Nilai efisiensi netto untuk pembangkit listrik berkapasitas 4 MWe berbahan baku limbah sawit adalah 20,4%.
Produksi listrik adalah 4.000 kWe
Estimasi kebutuhan limbah sawit: 41.400 t/tahun dengan kapasitas produksi sekitar 4 MWe.
Sistem pendingin menggunakan aliran udara dan air
Skema kerja Teknologi ORC AQYLON : Batubara
Teknologi ORC ini mendayagunakan panas dalam boiler pembakaran batubara sebagai
sumber energy yang dikonversi oleh modul ORC-AQYLON untuk menghasilkan listrik.
Nilai efisiensi netto untuk pembangkit listrik berkapasitas 10 MWe berbahan baku batubara adalah 20,5%.
Produksi listrik adalah 3 kWh/kg
Estimasi kebutuhan batubara: 159,537 t/tahun dengan kapasitas produksi sekitar 10 MWe.
Sistem pendingin menggunakan aliran udara dan air
Manfaat lain dari Teknologi ORC – AQYLON:
untuk Pembangkit Listrik berbahan baku
batubara kalori rendah
Teknologi ORC – AQYLON juga
dapat dimanfaatkan sebagai
penghasil listrik dengan
mendayagunakan batubara kalori
rendah (< 5000 kCal/kg).
Jika berbahan baku batubara maka
system ORC-AQYLON akan
dilengkapi dengan perangkat
penangkap karbon dan menyalurkan
penyimpanannya ke laut, karena
Tim Kerja AQYLON – Perancis
AQYLON SAS merupakan perusahaan asal Perancis yang menjadi penggagas dan produsen teknologi ORC.
AQYLON SAS telah menjalin kerjasama dengan PT. Insan Fajar
Mandiri Nusantara untuk mendukung program penyediaan pasokan listrik Indonesia dengan konsep GREEN TECHNOLOGY.
Teknologi ORC ini merupakan salah satu kanal alih teknologi energi
Pendiri Aqylon: Guillaume Jeangros dan Dr. Syukri M. Nur usai penandatangan dokumen yang
menunjuk PT. IFMN yang menjadi agen pemasaran teknologi ORC di Indonesia.
Foto bersama Vice President AQYLON, Mr. Antonio dengan CEO OPSICO, Mr. Agus Hartanto usai
Terimakasih
Kontak:
Dr. Syukri M. Nur
HP: 081150150
Email: [email protected]
Budi Susilo
HP: +62-81280002151