PERENCANAAN DAN KEUANGAN JGK. PENDEK
o
Manajemen keuangan jangka pendek sering disebut
manajemen modal kerja (
working capital management
).
o
Keuangan jangka pendek meliputi:
1. Berapa level kas yg sesuai untuk disimpan perusahaan di
tangan (bank) agar bisa membayar tagihan-tagihan?
2. Berapa jumlah yg harus dipinjam perusahaan dalam jangka
pendek?
3. Berapa jumlah kredit yg harus diberikan kepada pelanggan?
o
Elemen-elemen dasar dari keputusan keuangan jangka
pendek:
1. Aktivitas-2 operasional jangka pendek perusahaan.
2. Identifikasi beberapa alternatif kebijakan keuangan jangka
pendek.
MELACAK KAS DAN MODAL KERJA BERSIH
o
Aset lancar dalam neraca meliputi:
– Kas
– Sekuritas yg diperdagangkan
– Piutang
– Inventori (persediaan)
o
Kewajiban lancar dalam neraca meliputi:
– Hutang dagang (hutang usaha)
– Biaya (
expenses payable
), termasuk pajak, gaji.
– Wesel bayar (yg akan jth tempo).
o
Persamaan laporan neraca dasar :
o
Modal kerja bersih + Aset tetap = Hutang jgk panjang + Ekuitas.
o
Modal kerja bersih = (Kas + Aset lancar lain) – Kewajiban
lancar.
MELACAK KAS DAN MODAL KERJA BERSIH
o
Aktivitas yang meningkatkan kas (sumber-sumber kas):
– Meningkatkan hutang jngka panjang (meminjam dana untuk
jangka panjang).
– Meningkatkan ekuitas (menjual saham)
– Meningkatkan kewajiban lancar (mendapatkan pinjaman 90
hari)
– Mengurangi aset lancar selain kas (menjual inventori untuk
kas)
– Mengurangi aset tetap (menjual properti).
o
Aktivitas yg mengurangi kas (penggunaan kas):
– Mengurangi hutang jangka panjang (mebayar hutang jangka
panjang)
– Mengurangi ekuitas (membeli kembali saham)
– Mengurangi kewajiban lancar (membayar pinjaman 90 hari)
– Meningkatkan aset lancar selain kas (membeli inventori
secara tunai)
Pertanyaan-2 Konsep
1. Jika hutang usaha meningkat hingga $100, apakah
ini mengindikasikan sumber atau penggunaan kas?
2. Bagaimana jika piutang usaha meningkat hingga
$100?
3. Apa perbedaan antara kas dengan modal kerja
bersih?
4. Apakah modal kerja bersih selalu meningkat ketika
kas meningkat?
SIKLUS OPERASIONAL DAN SIKLUS KAS
o
Siklus operasional (
operating cycle
) : periode antara waktu
memperoleh inventori dan penghimpunan kas dan piutang.
o
Periode inventori (
inventory period
) : waktu yg diperlukan
untuk mendapatkan dan menjual inventori.
o
Periode piutang usaha (
accounts receivable period
) : waktu yg
diperlukan mulai dari penjualan inventori dan pengumpulan
piutang.
AKTIVITAS JANGKA PENDEK TERDIRI DARI :
Kejadian
Keputusan
1. Pembelian bahan baku
1. Berapa banyak inventori untuk dipesan
2. Pembayaran tunai
2.
Apakah meminjam atau menurunkan saldo
kas
3. Memproses produk
3.
Pilihan teknologi produksi yg akan digunakan
4. Menjual produk
4. Apakah kredit harus diberikan kepada
pelanggan tertentu
SIKLUS OPERASIONAL DAN SIKLUS KAS
o
Pada suatu hari, sebut saja hari 0, kita membeli inventori
secara kredit senilai $1.000. Kita membayar tagihan tsb 30
hari kemudian, dan setelah 30 hari lagi berlalu, seseorang
membeli inventori senilai $1.000 tsb dengan harga $1.400.
Pembeli belum akan membayar sebelum 45 hari.
o
Siklus operasional =
Periode inventori + Periode Piutang Usaha
o
105 hari = 60 hari + 45 hari
o
Periode hutang usaha (
accounts payable period
): waktu antara
penerimaan inventori dan pembayarannya (30 hari)
o
Siklus kas (
cash cycle
) jangka waktu antara pengeluaran kas dan
penghimpunan kas (105 – 30 hari = 75 hari)
Hari
Aktivitas
Efek Kas
Garis Waktu Arus Kas dan Aktivitas Operasional Jgk Pendek pada
Perusahaan Manufaktur Biasa.
•
Siklus operasional adalah periode mulai dari pembelian inventori hingga
diterimanya kas.
SIKLUS OPERASIONAL DAN KAS
Informasi Laporan Neraca:
Item
Permulaan Akhir Rata-rata
Inventori : $ 2.000.000 $ 3.000.000 $ 2.500.000
Piutang usaha : 1.600.000 2.000.000 1.800.000
Hutang usaha : 750.000 1.000.000 875.000
Laporan Laba Rugi:
Penjualan bersih (kredit) : $ 11.500.000
Biaya produk terjual
: 8.200.000
Perputaran inventori : Biaya produk terjual = $ 8,2jt = 3,28 kali
Rata-rata inventori 2,5jt
Artinya : kita membeli & menjual inventori sebanyak 3,28X dlm setahun
Periode inventori : 365 hari = 365 = 111,3 hari Perputaran inventori 3,28
SIKLUS OPERASIONAL DAN KAS
Perputaran piutang : Penjualan kredit . = $ 11,5jt = 6,4 kali
Rata-rata piutang usaha 1,8jt
Artinya : kita memutar piutang sebanyak 6,4 kali dlm setahun
Periode piutang : 365 hari = 365 = 57 hari
Perputaran piutang 6,4
Pelanggan memerlukan waktu 57 hari untuk membayar.
Siklus operasional = Periode inventori + Periode piutang usaha
= 111 hari + 57 hari = 168 hari.
Hal ini menjelaskan bahwa rata-rata terdapat waktu 168 hari antara waktu kita mendapatkan inventori dan menghimpun kas dari penjualan.
Perputaran hutang : Biaya produk yg terjual = $ 8,2jt = 9,4 kali
Rata-rata hutang 0,875jt
Periode hutang : 365 hari = 365 = 39 hari
Perputaran hutang 9,4
KASUS SLOWPAY COMPANY
Informasi Laporan Neraca Slowpay Company: Item Permulaan Akhir
Inventori : $ 5.000.000 $ 7.000.000 Piutang usaha : 1.600.000 2.400.000 Hutang usaha : 2.700.000 4.800.000
Laporan Laba Rugi:
Penjualan bersih (kredit) : $ 50.000.000 Biaya produk terjual : 30.000.000 Pertanyaan :
1. Berapa waktu yg diperlukan oleh Slowpay untuk mengumpulkan piutangnya? 2. Berapa lama produk berada dalam gudang sebelum terjual
3. Berapa lama Slowpay membayar tagihan mereka?
KASUS SLOWPAY COMPANY
Perhitungan tiga rasio:
Perputaran inventori = $ 30.000.000 / 6.000.000 = 5 kali Perputaran piutang = $ 50.000.000 / 2.000.000 = 25 kali Perputaran hutang = $ 30.000.000 / 3.750.000 = 8 kali Periode yang dibutuhkan:
Periode inventori = 365 / 5 = 73 hari Periode piutang = 365 / 25 = 14,6 hari Periode hutang = 365 / 8 = 45,6 hari
Secara keseluruhan Slowpay Co menghimpun penjualan dalam 14,6 hari, inventori berada di gudang selama 73 hari, dan tagihan-tagihan dibayar kira-kira setelah sekitar 46 hari.
UKURAN BESARNYA INVESTASI DLM ASET LANCAR
Kebijakan keuangan jangka pendek yg fleksibel terhadap aset lancar :
1.
Mempertahankan saldo dari kas dan sekuritas yg dapat diperdagangkan,
ke arah yg lebih tinggi.
2.
Membuat investasi yg lebih besar dalam inventori.
3.
Memberikan persyaratan kredit yg longgar, shg menghasilkan level
piutang usaha yg tinggi.
Kebijakan keuangan jangka pendek yg restriktif (ketat) :
Membuat keseimbangan kas rendah dan hanya membuat sedikit
investasi dlm sekuritas yg dpt diperjualbelikan.
Membuat investasi rendah dalam inventori.
Hanya memberikan sedikit penjualan kredit ataupun tidak ada sama
sekali, sehingga meminimalisasi piutang usaha.
UKURAN BESARNYA INVESTASI DLM ASET LANCAR
Mengelola aset lancar dapat diperkirakan pertukaran antara biaya yg
meningkat dan biaya yg turun dalam level investasi
1. Biaya yg meningkat dengan adanya peningkatan dalam level investasi dlm
aset lancar disebut biaya bawaan (
carryng cost
).
Semakin besar investasi
dalam aset lancar,
semakin besar
carryng costs
. Biaya bawaan merupakan
biaya kesempatan (
opportunity costs
) yg terkait dg aset lancar.
2. Biaya yg
akan turun
dengan adanya
peningkatan dalam level investasi
dalam aset lancar disebut biaya kekurangan (
sortage costs
). Umumnya
terdapat dua jenis :
1. Biaya-biaya perdagangan atau pemesanan. Biaya pialang, biaya persiapan produksi. 2. Biaya-biaya terkait dg kurangnya cadangan aman (safety). Contoh: biaya karena
ANGGARAN KAS
(Penjualan dan Penghimpunan Kas)
o Anggaran kas (cash budget) adalah alat utama dalam perencanaan keuangan jangka pendek.
o Fungsi penting anggaran kas adalah membantu manajer mengeksplorasi kebutuhan untuk pinjaman jangka pendek.
o Anggaran kas : mencatat perkiraan penerimaan kas (cash inflow) dan pengeluaran kas (cash outflow) untuk perencanaan periode berikutnya.
o Contoh aliran kas masuk Fun Toys
Peramalan penjualan/kuartal : Q1 Q2 Q3 Q4 Penjualan (dalam jutaan): $200 $300 $250 $400 Fun Toys memulai tahun ini dg piutang usaha $120 jt. Periode rata-rata piutang (penghimpunan kas) : 45 hari. Asumsi setiap kuartal : 90 hari.
ANGGARAN KAS
(Penjualan dan Penghimpunan Kas)
Penghimpunan kas = piutang usaha awal + ½ penjualan Q1 akan menghimpun kas = $ 120jt + ½ (200 jt) = $ 220 jt. Q2 akan menghimpun kas = $ 100jt + ½ (300 jt) = $ 250 jt. Q3 akan menghimpun kas = $ 150jt + ½ (250 jt) = $ 275 jt.
Q4 akan menghimpun kas = $ 125jt + ½ (400 jt) = $ 325 jt
Penjualan (dalam jutaan): $200 $300 $250 $400
Piutang akhir = Piutang awal + Penjualan – Penghimpunan
= ½ X Penjualan
Q1
Q2
Q3
Q4
Piutang awal
$ 120 jt
$ 100 jt
$ 150 jt
$ 125 jt
Penjualan
200 jt
300 jt
250 jt
400 jt
Penghimpunan kas
220 jt
250 jt
275 jt
325 jt
ANGGARAN KAS
(Pengeluaran Kas / Arus Kas Keluar)
Pengeluaran kas memiliki 4 kategori :
1. Pembayaran hutang usaha, seperti bahan baku (ke pemasok).
2. Gaji, pajak, biaya lain. Semua biaya reguler lain dalam bisnis yg memerlukan pengeluaran aktual. Depresiasi tidk termasuk.
3. Pengeluaran modal. Pemblian aset berumr pnjang (aset tetap)
4. Biaya pembiayaan jangka panjang. Pembayaran bunga jangka panjang yg belum tertagih, pembayaran dividen.
Contoh aliran kas keluar Fun Toys
Dalam suatu kuartal, Fun Toys membeli bahan baku sebesar 60% dari prediksi penjualan kuartal
berikutnya. Pembayaran-nya kpd pemasok akan dibayar pada kuartal selanjutnya.
Gaji, pajak, dan biaya lain sebesar 20% dari penjualan. Bunga dan dividen sebesar $ 20jt perkuartal.
ANGGARAN KAS
(Pengeluaran Kas / Arus Kas Keluar)
Q1
Q2
Q3
Q4
Pembayaran hutang
(60% dari penjualan)
$ 120 jt
$ 180 jt $ 150 jt $ 240 jt
Gaji, pajak, biaya lain
(20% dari penjualan)
40 jt
60 jt
50 jt
80 jt
Pengeluaran modal
0
100 jt
0
0
Pembiayaan jgk panjang
(bunga dan dividen)
20 jt
20 jt
20 jt
20 jt
ANGGARAN KAS (Saldo Kas)
Prediksi arus bersih kas masuk (
net cash flow
) adalah
perbedaan antara penghimpunan kas dengan pengeluaran
kas.
Contoh Arus Kas Masuk Bersih untuk Fun Toys
Q1
Q2
Q3
Q4
Total penghimpunan kas
$ 220jt
$ 250jt
$ 275jt
$ 325
Total pengeluaran kas
180
360
220
340
ANGGARAN KAS (Saldo Kas)
Contoh saldo kas bersih Fun Toys
o
Fun Toys memulai tahun dengan saldo kas senilai $ 20jt.
o
Fun Toys mempertahankan saldo minimum untuk berjaga-jaga
mengantisipasi kesalahan peramalan senilai $ 10jt.
o
Perusahaan memulai kuartal I dg kas seniali $ 20jt. meningkat
menjadi $ 40jt selama kuartal tsb, hingga saldo akhir $ 60jt. Saldo
minimum kas sebesar $ 10 jt, sehingga surplus $ 50jt.
Q1
Q2
Q3
Q4
Saldo kas awal
$ 20jt
$ 60jt
-$ 50jt
$ 5jt
Arus kas masuk bersih
$ 40jt -$ 110jt
$ 55jt
-$15jt
Saldo kas akhir
$ 60jt
-$ 50jt
$ 5jt
-$10jt
TUGAS DIKUMPULKAN
PT. Kharista membuat ramalan penjualan tahun y.a.d. berdasarkan perkuartal.
Keterangan : Kuartal 1
Kuartal 2
Kuartal3
Kuartal 4
Penjualan : Rp 300jt
Rp 450jt
Rp 375jt
Rp 600jt
o
Piutang usaha di awal tahun sebesar : Rp 180.000.000
o
Periode piutang (rata-rata penghimpunan kas) adalah 45 hari, sehingga
setengah dari penjualan pada kuartal tertentu akan dihimpun pada kuartal
selanjutnya (setiap kuartal diasumsikan 90 hari).
o
Pembelian bahan baku dari pemasok: 50% dari prediksi penjualan kuartal
selanjutnya, dengan periode hutang 90 hari (dibayar pd kuartalal berikut).
o
Gaji, pajak, dan biaya rutin lain sebesar 25% dari penjualan.
o
Bunga dan dividen sebesar Rp 35.000.000 perkuartal.
o
PT Kharista merencanakan perluasan ruangan kantor yang menghabiskan
dana sebesar Rp. 150.000.000 pada kuartal ke 2.
o
Berdasarkan informasi tersebut, buatlah tabel :
– Penghimpunan kas.
- Pengeluaran kas.
– Arus kas masuk bersih.
PINJAMAN JANGKA PENDEK
Pinjaman Tanpa Agunan.
Cara paling umum untuk membiayai defisit kas sementara adalah mengatur pinjaman bank tanpa agunan jangka pendek.
Persyaratan :
o Batas kredit (a line of credit): perjanjian dengan pihak bank yang berisikan bahwa perusahaan memiliki otoritas untuk meminjam hingga jumlah tertentu
o Batas kredit ada yg bersifat terikat (commited) atau formal, yakni pemberi kredit mensyaratkan peminjam untuk melunasi kreditnya selama tahun ttt dengan dikenai biaya komitmen.
o Batas kredit yg bersifat tidak terikat (non commited) atau non formal, tidak memerlukan pengurusan surat-surat ttt dan tidak dikenakan biaya komitmen (cth: kartu kredit).
PINJAMAN JANGKA PENDEK
Pinjaman Tanpa Agunan.
o
Biaya dari Saldo Kompensasi.
o
Contoh kasus: sebuah perusahaan memiliki batas kredit sebesar $100.000 dengan
persyaratan saldo kompensasi 10%. Hal ini berarti 10% dari jumlah pinjaman harus
disisakan dalam rekening tanpa bunga. Tingkat bunga adalah 16%.
o
Misal perusahaan memerlukan uang $54.000 untuk membeli inventori. Berapa
harus pinjam? Berapa tingkat bunga efektif yg dibayar?
o
Jumlah pinjaman : $54.000 / (1 – 10%) = 54.000 / 0,9 = $60.000
o
Bunga untuk $60.000 dlm setahun = $60.000 x 16% = $9.600
PINJAMAN JANGKA PENDEK
Pinjaman Beragunan.
o Bank dan perusahaan keuangan lain sering memerlukan kea-manan untuk pinjaman jangka pendek seperti halnya pinjaman jangka panjang. Hal ini memerlukan jaminan atau agunan.
o Agunan untuk pinjaman jangka pendek bisa berupa piutang usaha, inventori atau keduanya.
o Pembiayaan piutang usaha (accounts receivable financing) meliputi penyerahan piutang (assigning receivables) atau anjak piutang (factoring receibales).
o Assigning receivable, pemberi pinjaman (bank) memiliki “piutang” sebagai jaminan tetapi peminjam masih bertanggung jawab jika piutang tidak dapat dihimpun.
PINJAMAN JANGKA PENDEK
Biaya Anjak Piutang.
o Contoh kasus: Lulu’s Pies memiliki rata-rata piutang usaha sebesar $ 50.000, penjualan kredit $ 500.000. Lulu melakukan anjak piutang dg mendiskonnya 3%. Artinya menjualnya 97 sen per dolar. Berapa tingkat bunga efektif dalam pembiayaan jangka pendek ini?
o Perputaran piutang = 500.000 / 50.000 = 10 kali. o Periode perputaran piutang 365 / 10 = 36,5 hari. o Tingkat bunga dalam 36,5 hari 0,03 / 0,97 = 3,09%.
o Dalam setahun bunga yg dibayar : APR = 10 x 3,09% = 30,9%
o Annual percentage rate (APR): tingkat bunga yg dibebankan per periode dikalikan jumlah periode pertahun.
o Tingkat bunga efektif (effective annual rate / EAR): tingkat bunga yg dinyatakan jika dimajemukkan.
PINJAMAN JANGKA PENDEK
Pinjaman Beragunan.
o Pinjaman Inventori. Pinjaman jangka pendek untuk membeli inventori, memiliki 3 bentuk dasar :
1. Surat pengakuan hutang (blanket inventori lien). Surat pengakuan hutang memberikan hak gadai kepada pemberi pinjaman untuk semua inventori peminjam.
2. Akad kepercayaan (trust receipt). Akad kepercayaan adalah alat di mana peminjam dapat menyimpan inventori spesifik dalam kepercayaan untuk pemberi kredit.
3. Pembiayaan gudang lapangan (field warehouse financing). Dalam pembiayaan gudang, perusahaan gudang publik (independen) bertindak sebagai agen kontrol untuk mengawasi inventori untuk pemberi pinjaman.
Sumber-sumber lain untuk dana jangka pendek yg digunakan oleh perusahaan adalah