• Tidak ada hasil yang ditemukan

ANALISIS FAKTOR YANG MEMPENGARUHI PERILAKU IBU DALAM PENANGANAN DEMAM PADA ANAK BALITA DI PUSKESMAS DEPOK I SLEMAN YOGYAKARTA

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2018

Membagikan "ANALISIS FAKTOR YANG MEMPENGARUHI PERILAKU IBU DALAM PENANGANAN DEMAM PADA ANAK BALITA DI PUSKESMAS DEPOK I SLEMAN YOGYAKARTA"

Copied!
10
0
0

Teks penuh

Gambar

Tabel 2. Distribusi Frekuensi Ibu Menurut
Tabel 5 Distribusi Frekuensi Ibu Menurut
Tabel 11 Tabulasi Silang Hubungan Tingkat Sosial dan Ekonomi Ibu Dengan Perilaku Ibu Dalam Penangan Demam Pada Anak Balita Tahun 2016 (n=50)

Referensi

Dokumen terkait

Kesimpulan dari penelitian ini adalah tingkat pengetahuan dan keadaan lingkungan merupakan faktor yang berpengaruh terhadap kejadian demam tifoid tetapi perilaku ibu merupakan

Berdasarkan hasil penelitian yang diperoleh bahwa di Puskesmas Tegalrejo Kota Yogyakarta, tingkat pengetahuan ibu tentang gizi dalam kategori tinggi sebanyak 57

Berdasarkan hasil penelitian dan pembahasan, maka dapat disimpulkan bahwa gambaran pengetahuan ibu tentang karies gigi sebagian besar pada kategori cukup sebanyak

Sebagian besar responden memiliki sikap pada kategori cukup sebanyak 79,2% yaitu dengan kejadian pada kategori tidak anemia sebanyak 50,9%, hasil ini didukung dengan upaya

Hasil dari penelitian ini adalah tingkat pengetahuan masyarakat sebagian besar berada pada kategori sedang, hal tersebut menunjukkan bahwa tingkat pengetahuan

Tabel 1.1 Menunjukan bahwa kejadian kejang demam berulang pada anak balita sebagian besar yaitu 82 anak (77,4%) terjadi pada usia 0-24 bulan, 80 anak (75,5%)berjenis kelamin

Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) sebagian besar tingkat pengetahuan ibu premenopause masuk dalam kategori cukup sebanyak 55 orang (78,6%); (2) sebagian

Berdasarkan Diagram 4 dapat diketahui sebagian besar ibu balita atau sebanyak 41,1 % 37 orang mempunyai sikap kurang terhadap kunjungan ulang pada program MTBS di wilayah Puskesmas II