NAMA : Azyan Liyana Fatin
PRODI : Teknik Arsitektur NIM : 0610300723201130015
KAJIAN RUMAH JENGKI SEBAGAI SIMBOL STATUS SOSIAL MASYARAKAT PERKOTAAN DI INDONESIA
Perkembangan seni tradisional batik di daerah Pekalongan telah memberikan dampak yang besar terhadap seni arsitektural rumah tinggal di beberapa kota besar di Indonesia. Rumah tersebut kemudian dikenal dengan nama rumah jengki, yang merupakan simbol dari status sosial masyarakat di tingkat atas. Seperti halnya di Pekalongan, rumah jengki juga dibangun sebagai simbol dari status sosial masyarakat tingkat atas yang telah sukses dalam usaha batik.
Ciri dari rumah jengki yang berada di Pekalongan antara lan: 1. Digunakannya rooster
2. Adanya gevel 3. Atap pelana
4. Terbentuknya portico
5. Digunakannya batu alam sebagai salah satu elemen di sebagian dinding 6. Adanya dinding miring.
Selain di Pekalongan, terdapat juga rumah jengki di daerah Malang, Jawa Timur. Di daerah ini, rumah jengki ini sebagian dimiliki oleh pegawai DPRD setempat dan juga pekerja pabrik rokok di kota tersebut.
Ciri rumah jengki di daerah ini yaitu: 1. Atap pelana
Ciri tersebut hampir sama dengan rumah jengki yang ada di Pekalongan. Perbedaannya akan tampak pada atapnya. Meskipun sama-sama menggunakan atap pelana, namun di daerah Malang ini atap pelananya tidak bertemu pada bubungannya, melainkan dipisahkan oleh dinding, sehingga akan tampak seperti sebuah jambul. Sedangkan di daerah Pekalongan sendiri atap pelananya bertemu pada bubungannya.
Berbeda halnya dengan rumah jengki yang berada di Jakarta. Jika di Pekalongan rumah tersebut dibangun secara bertahap oleh antar saudagar batik, maka di Jakarta rumah jengki dibangun untuk menunjukkan bahwa pemilik rumah memang telah benar-benar mampu sebelum membangun rumah tersebut, karena rumah tersebut berada di daerah kawasan khusus untuk pemukiman idaman warga yang merupakan sebuah kawasan elit di daerah tersebut.
Ciri dari rumah jengki di Jakarta yaitu: 1. Adanya dinding miring
2. Digunakannya rooster dan gevel 3. Atap pelana
4. Digunakannya batu alam sebagai dekorasinya 5. Adanya portico