• Tidak ada hasil yang ditemukan

ILMU EKONOMI DAN PERMASALAHANNYA dalam kont

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2018

Membagikan "ILMU EKONOMI DAN PERMASALAHANNYA dalam kont"

Copied!
15
0
0

Teks penuh

(1)

EKOMOMI MIKRO

Nama : Lina Ayu Wandira NIM : 15622222

MALAM2

PROGRAM STUDI AKUNTANSI FAKULTAS EKONOMI

(2)

BAB I

PENDAHULUAN

Kemajuan ilmu pengetahuan bahwa ilmu ekonomi sangat berguna dan bermanfaat dalam kehidupan sehari-hari. Demikian ilmu pengatahuan

menempatkan kedudukannya sejajar dengan ilmu lain. Peranan pemerintah dalam perekonomian negara di bagi menjadi 2, yaitu jangka panjang dan jangka pendek. Dimana pada jangka panjang pemerintah harus

menghantarkan masyarakat kepada kemakmuran, kesejahteraan lahir dan batin, serta harus menghadapi masalah jangka panjang seperti masalah pertumbuhan ekonomi. Sedangkan dalam jangka pendek pemerintah di tuntut untuk selalu dapat membantu menciptakan iklim usaha yang kondusif mendukung semua pihak. Sedangkan dipihak lain masih harus menghadapi masalah-masalah ekonomi jangka pendek yang terkenal dengan istilah ‘tiga penyakit pokok ekonomi. Dan sesungguhnya keberhasilan pemerintah dalam jangka panjang tidak terlepas dari kemampuan menangani masalah-masalah ekonomi jangka pendek ini. Sistem Ekonomi sangat berpengaruh besar pada keberhasilan pemerintah dalam mencapai misi memakmurkan dan

mensejahterakan perekonomian masyarakatnya.Bahkan tidak hanya pemerintah, pihak swasta pun menggunakan sistem ekonomi demi

tercapainya kemakmuran dan kesejahteraan baik untuk diri sendiri ataupun pihak-pihak lainnya. Dengan adanya keterkaitan ini maka masalah ekonomi dan sistem ekonomi dapat mempengaruhi kegiatan ekonomi.

RUMUSAN MASALAH

1. Apa yang di maksud dengan ilmu ekonomi dan sebutkan macam-macam system ekonomi ?

2. Apa saja masalah-masalah yang timbul dalam sistem ekonomi ? 3. Apa yang di maksud dengan barang dan jasa?

4. Apa sajakah jenis barang ekonomi?

(3)

BAB II

PEMBAHASAN

PENGERTIAN ILMU EKONOMI DAN PERMASALAHANNYA

1.PENGERTIAN ILMU EKONOMI

Kata “Ekonomi” berasal dari bahasa yunani oikos artinya keluarga , rumah tangga dan nomos yang artinya peraturan , aturan dan hokum . Secara garis besar di artikan sebagai aturan rumah tangga atau manajemen rumah tangga.

Ilmu ekonomi menurut para ahli : 1.Prof.Paul Anthony Samuelson

Ilmu ekonomi adalah studi tentang manusia dalam kegiatan hidup mereka sehari-hari untuk mendapat dan menikmati kehidupan.

2.Suherman Rosydi

Ilmu ekonomi adalah salah satu cabang ilmu pengetahuan yang berdaya upaya untuk memberikan pengetahuan dan pengertian tentang gejala – gejala masyarakat yang timbul karena perbuatan manusia dalam usahanya untuk memenuhi kebutuhan atau mencapai kemakmuran.

3.Ensiklopedia Indonesia

Ilmu ekonomi adalah ilmu pengetahuan yang mempelajari usaha-usaha manusia untuk mencapai kemakmuran serta gejala-gejala dan hubungan yang timbul dari usaha tersebut.

Arti ilmu ekonomi secara menyeluruh adalah ilmu yang mempelajari bagaimana orang dan masyarakat menentukan pilihan mengenai

penggunaan sumberdaya yang langka dan mempunyai kemungkinan

(4)

adanya ketidakseimbangan antara kebutuhan manusia yang tidak terbatas dengan alat pemuas kebutuhan yang jumlahmya terbatas.Permasalahan itu kemudian menyebabkan timbulnya kelangkaan. Semetara yang di maksud dengan ahli ekonomi adalah orang yang menggunakan konsep ekomi.

Masalah ekonomi merupakan masalah mendasar yang terjadi disemua negara. Oleh karena itu, dalam menyikapi permasalahan ekonomi tiap

negara, masing-masing negara menganut sistem ekonomi yang sesuai dengan kondisi dan ideologi negara yang bersangkutan. Sistem menurut Chester A. Bernard, adalah suatu kesatuan yang terpadu, yang di dalamnya terdiri atas bagian-bagian dan masing-masing bagian memiliki ciri dan batas tersendiri. Suatu sistem pada dasarnya adalah “organisasi besar” yang

menjalin berbagai subjek (atau objek) serta perangkat kelembagaan dalam suatu tatanan tertentu. Subjek atau objek pembentuk sebuah sistem dapat berupa orang-orang atau masyarakat, untuk suatu sistem sosial atau sistem kemasyarakatan dapat berupa makhluk-makhluk hidup dan benda alam, untuk suatu sistem kehidupan atau kumpulan fakta, dan untuk sistem informasi atau bahkan kombinasi dari subjek-subjek tersebut.

Perangkat kelembagaan dimaksud meliputi lembaga atau wadah tempat subjek (objek) itu berhubungan, cara kerja dan mekanisme yang menjalin hubungan subjek (objek) tadi, serta kaidah atau norma yang

mengatur hubungan subjek (objek) tersebut agar serasi. Kaidah atau norma yang dimaksud bisa berupa aturan atau peraturan, baik yang tertulis

maupun yang tidak tertulis, untuk suatu sistem yang menjalin hubungan antar manusia. Secara toritis, pengertian sistem ekonomi dapat dikatakan sebagai perpaduan dari aturan–aturan atau cara–cara yang menjadi satu kesatuan dan digunakan untuk mencapai tujuan dalam perekonomian.

Sedangkan menurut Gilarso ( 1992:486 ) sistem ekonomi adalah keseluruhan cara untuk mengordinasikan perilaku masyarakat (para konsumen, produsen, pemerintah, bank, dan sebagaiannya) dalam menjaankan kegiatan ekonomi (produksi, distribusi, konsumsi, investasi, dan sebagaiannya) sehingga

menjadi satu kesatuan yang teratur dan dinamis, dan kekacauan dapat dihindari. Lalu menurut McEachren, sistem ekonomi dapat diartikan sebagai seperangkat mekanisme dan institusi untuk menjawab pertanyaan apa, bagaimana, dan untuk siapa barang dan jasa diproduksi.

MACAM-MACAM SISTEM EKONOMI

(5)

ekonomi tradisional, sistem ekonomi terpusat atau komando, sistem ekonomi pasar dan sitem ekonomi campuran.

1. Sistem Ekonomi Tradisional Sistem ekonomi tradisional merupakan sistem ekonomi yang diterapkan oleh masyarakat zaman dahulu. Dalam sistem ekonomi ini, nilai-nilai sosial, kebudayaan, dan kebiasaan masyarakat setempat sangat berpengaruh kuat. Dalam bidang produksi, biasanya

mereka hanya memproduksi untuk diri sendiri saja. Oleh karena itu, sistem ekonomi tradisional ini sangat sederhana sehingga tidak lagi bisa menjawab permasalahan ekonomi yang semakin berkembang. Ciri-ciri Sistem Ekonomi Tradisional, sebagai berikut:

a) aturan yang dipakai adalah aturan tradisi, adat istiadat, dan kebiasaan b) kehidupan masyarakatnya sangat sederhana

c) kehidupan gotong-royong dan kekeluargaan sangat dominan d) teknologi produksi yang digunakan masih sangat sederhana e) modal yang digunakan sedikit

f) transaksi jual beli dilakukan dengan cara barter

g) kegiatan produksi sepenuhnya bergantung pada alam dan tenaga kerja h) hasil produksi terbatas hanya untuk keluarga atau kelompoknya saja. 2. Sistem Ekonomi Terpusat atau Komando Sistem ekonomi komando sering juga disebut sebagai sistem ekonomi sosialis atau terpusat. Sistem ekonomi komando merupakan sistem ekonomi yang menghendaki

pengaturan perekonomian dilakukan oleh pemerintah secara terpusat. Oleh karena itu, dalam sistem ekonomi ini peranan pemerintah dalam berbagai kegiatan ekonomi sangat dominan. Tokoh yang memopulerkan sistem ekonomi komando adalah Karl Marx. Ia adalah seorang ahli filsafat

berkebangsaan Jerman. Bukunya yang terkenal berjudul Das Capital. Dalam sistem ekonomi komando, semua kegiatan ekonomi diatur dan direncanakan oleh pemerintah. Pihak swasta tidak memiliki kewenangan dalam kegiatan perekonomian. Semua permasalahan perekonomian yang meliputi what, how, dan for whom semuanya dipecahkan melalui perencanaan pemerintah pusat sehingga semua alat produksi dikuasai oleh pemerintah. Sistem

ekonomi komando banyak dianut oleh negara-negara di Eropa Timur dan Cina. Berdasarkan uraian di atas, dapat disimpulkan ciri-ciri Sistem Ekonomi Terpusat adalah sebagai berikut:

(6)

b) kegiatan ekonomi yang meliputi produksi, distribusi, dan konsumsi diatur oleh Negara

c) semua alat produksi dikuasai oleh negara sehingga kepemilikan oleh individu atau pihak swasta tidak diakui. Sistem ekonomi sosialis memiliki kelebihan dan kekurangan. Kelebihan yang dimiliki oleh sistem

ekonomi ini, diantaranya :Tingkat inflasi dan pengangguran dapat ditangani dengan baik , sebab perekonomian di kendalikan oleh pemerintah

pusat,Kegiatan produksi dan distribusi dapat dilaksanakan dengan mudah, sebab pemerintah memiliki seluruh sumber daya dan faktor-faktor produksi, Jarang terjadi krisis ekonomi karena kegiatan ekonomi direncanakan oleh pemerintah.

Kelemahan Sistem Ekonomi Terpusat, diantaranya sebagai berikut ,menghambat kreativitas masyarakat dalam melakukan kegiatan perekonomian sebab kegiatan perekonomian telah diatur dan ditentukan oleh pemerintah pusat,terjadinya monopoli yang merugikan

masyarakat,terjadinya ketidaksesuaian barang yang dibutuhkan oleh masyarakat, yang disebabkan oleh sulitnya pemerintah daam menghitung semua kebutuhan masyarakat. Contoh negara yang dapat dikatakan

mendekati sistem ekonomi komando adalah Kuba, Rusia, Korea Utara, dan RRC, walaupun RRC saat ini mulai meninggalkan sistem ekonomi komando dalam perekonomiannya.

3. Sistem Ekonomi Pasar Dalam beberapa buku sumber, istilah sistem

ekonomi pasar disebut juga sebagai laissez-faire. Kata laissez-faire berasal dari bahasa Perancis yang artinya “biarlah mereka melakukan

pekerjaan yang sesuai dengan mereka”. Selain di istilahkan laissez-faire, Sistem ekonomi pasar disebut sebagai sistem ekonomi kapitalis. Istilah ini muncul dikarenakan dalam sistem ekonomi kapitalis berlaku “Free Fight Liberalisme” (sistem persaingan bebas), artinya siapa yang memiliki dan mampu menggunakan kekuatan modal secara efektif dan efisien akan dapat memenangkan pertarungan dalam bisnis. Paham yang mengagungkan

kekuatan modal sebagai syarat dalam memenangkan pertarungan ekonomi disebut Kapitalisme. Tokoh yang memopulerkan sistem ekonomi pasar adalah Adam Smith. Bukunya yang terkenal berjudul An Inquiry into the Nature and Causes of the Wealth of Nation. Adam Smith menyatakan bahwa “perekonomian akan berjalan dengan baik apabila pengaturannya

diserahkan kepada mekanisme pasar atau mekanisme harga”. Teori ini kemudian dikenal dengan sebutan The Invisible Hands. Sistem ekonomi pasar merupakan suatu tata cara pengaturan kehidupan pereekonomian yang didasarkan kepada Mekanisme pasar yaitu interaksi antara

(7)

kekuatan modal yang dimiliki oleh setiap individu. Ciri-ciri Sistem Ekonomi Pasar, di antaranya sebagai berikut:

a) setiap individu memiliki kebebasan untuk memiliki faktor-faktor produksi b) perekonomian diatur oleh mekanisme pasar

c) peranan modal dalam perekonomian sangat menentukan bagi setiap individu untuk menguasai sumber-sumber ekonomi sehingga dapat menciptakan efisiensi

d) peranan pemerintah dalam perekonomian sangat kecil

e) hak milik atas alat-alat produksi dan distribusi merupakan hak milik perseorangan yang dilindungi sepenuhnya oleh Negara

f) setiap kegiatan ekonomi didasarkan atas pencarian keuntungan g) kegiatan perekonomian selalu berdasarkan keadaan pasar.

Sistem ekonomi pasar memiliki kelebihan dan kekurangan. Kelebihan

yang dimiliki oleh sistem ekonomi ini, diantaranya :Menumbuhkan kreativitas masyarakat dalam penyelenggaraan perekonomian, sebab masyarakat diberi kebebasan dalam menentukan kegiatan perekonomian,Kualitas produk yang dihasilkan menjadi lebih baik, sebab terjadinya persaingan yang ketat,

Efisiensi dan efektivitas penggunaan faktor-faktor produksi dapat tercapau dengan baik, sebab tindakan ekonomi yang dilakukan didasarkan kepada motif pencrian keuntungan yang sebesar-besarnya. Kelemahan sistem ekonomi pasar, diantaranya sebagai berikut: Sulitnya melakukan

pemerataan pendapatan dikarenakan prinsip yang belaku adalah free fight liberalism, dimana kunci untuk memenangkan persaingan adalah

modal,Tidak tertutup kemungkinan munculnya monopoli yang merugikan masyarakat, Terapat kesenjangan yang besar antara pemilik modal dan golongan pekerja sehingga yang kaya lebih kaya dan yang miskin bertambah miskin.

4. Sistem Ekonomi Campuran Sistem ekonomi campuran merupakan suatu tata cara kehidupan perekonomian yang dikendalikan dan diawasi oleh pemerintah, tetapi masyarakat masih mempunyai kebebasan yang cukup luas untuk menentukan kegiatan-kegiana ekonomi yang ingin mereka jalankan. Sistem ekonomi campuran sering kali disebut sebagai perpaduan antara sistem ekonomi pasar dan sistem ekonomi

(8)

sistem ekonomi pasar dan sistem ekonomi terpusat. Pemikiran

selanjutnya mengenai sistem ekonomi campuran didasarkan pada fakta di lapangan yaitu tidak ada satu negara yang menerapkan sistem ekonomi pasar atau sistem ekonomi komando secara murni. Atau sebaiknya, di suatu negara yang menganut sistem ekonomi pasar, pemerintah masih turut mengendaikan beberapa sektor yang di anggap menguasai hajat hidup orang banyak. Ciri-ciri Sistem Ekonomi Campuran, di antaranya sebagai berikut:

a) hak milik individu atas faktor-faktor produksi diakui, tetapi ada pembatasan dari pemerintah

b) kebebasan bagi individu untuk berusaha tetap ada sehingga setiap

individu memiliki hak untuk mengembangkan kreativitasnya sesuai dengan kemampuan yang dimilikinya

c) kepentingan umum lebih diutamakan

d) campur tangan pemerintah dalam perekonomian hanya menyangkut faktor-faktor yang menguasai hajat hidup orang banyak

e) pelaku ekonomi terdiri atas individu, pemerintah dan swasta.

2.MASALAH – MASALAH EKONOMI

Berdasakan pada keterbatasan pada sumber daya yang ada maka manusia harus memilih barang-barang yang mana yang perlu di hasilkan agar mendapatkan hasil kepuasan yang maksimum karenanya timbullah masalah-masalah pokok ekonomi berikut ini :

1.Masalah Ekonomi Klasik

Teori ini menyatakan bahwa sesuai dengan pemikiran Adam Smith , David Ricardo , dan Jhon Stuart Mill ialah Teori Ekonomi klasik dapat

menunjukkan dan melihat betapa pentingnya masalah ekonomi yang berperan sebagai kesatuan dari proses produksi,distribusi dan komnsumsi demi kemakmurn masyarakat.

(9)

Aspek-aspek pada masalah ekonomi klasik :

a.Produksi

Pada permasalahan ini merupakan permasalahan yang dianggap sebagai cara untuk memproduksi barang dan jasa yang akan di butuhkan oleh masyarakat.

b.Distribusi

Masalah distribusi ini memiliki posisi dengan bagaimana benda-benda pemuas kebutuhan itu dapat sampai dengan pihak konsumen yang

membutuhkan. Dengan demikian telah di ketahui bahwa jika barang dan jasa yang tak dapat sampai di pihak konsumen secara tepat maka nilai gunanya itu tidak ada dan juga pemuas kebutuhan pun tidak dapat diperoleh.

c.Konsumsi

Masalah konsumsi ini mengandung masalah-masalah yang membahas tentang apa yang menjadi alat pemuas kebutuhan masyarakat itu produksi sebagai alat yang memang dapat digunakan oleh ihak konsumen.Dengan demikian barang atau jasaa yang diproduksi oleh masyarakat pun haryys merupakan barang dan jasa yang tepat,maksudnya disini adalah barang dan jasa yang memang sebenarnya di butuhkan dan mampu di beli oleh

konsumen.

2.Masalah Ekonomi Modren

Masalah modren ini mencakup pada pilihan dan kelangkaan.Yang di maksud dengan kelangkaan merupakan penyebab yang di lakukan oleh suatu pihak ataupun sebaliknya sehingga hadir empa pertanyaan yang mendasar yaitu mengenai What,How,Who,dan For whom . Meskipun setiap masyarakat mengalami dan menghadapi sebuah pertanyaan yang

sama,tetapi cara mengatasinya berbeda. Perbedaan inilah yang

menghadirkan beberapa system ekonomi. Empat maslag fundamental dalam perekonomian yang tekagg dialami oleh setia masyarakat :

a.What(Apa)

(10)

b.How(Bagaimana)

Bagaimana cara yang akan di lakukan untuk proses produksi ? Apakah ini memunculkan keuntungan yang begitu besar? Atau Apakah jika terdapat barang modal yang berupa bangunan akan dijadikan sebagai kantor ataupun gudang/pabrik ? . Pertanyaan-pertanyaan ini senantiasa harus dituntaskan dan di jelaskan dengan bijak. Bahwa ketika melakukan kesalahan dalam produksi maka akan berdampak pada kerugian,tak ketinggalan juga

mengenai kelebihan ataupun kekurangan produksi pun dapat mengakibatkan kerugian. Hal inilah yang disebabkan karena aktivitas-aktivitas produksi membutuhkan biaya/anggaran.

c.Who(Siapa)

Siapa ini adalah pelaku produksi,maka ketika itu ada banyak pihak yang dapat melakukan produksi misalnya saja

pemerintah,swasta(pengusaha),atau koperasi. Inilah merupakan salah saru bentuk modrenisasi,yaitu spesialisasi.Spesialisi berarti setiap kemampuan pihak memiliki suatu kemampuan dan keahlian ataupun keterampilan yang khsusus.

d.For whom(untuk siapa)

yang di maksud dengan untuk siapa bahwa yang berkenaan pada baranf yang diproduksi itu apakah untuk segmen pasar ataukah untuk pihak masyarakat umum.

3.BARANG DAN JASA

A.Barang

Barang merupakan hasil atau keluaran(output) berwujud fisik(tangible) dari proses transformasi sumberdaya,sehingga bisa

dilihat,diraba,disentuh,dirasa,dipegang,disimpan, dipindahkan dan mendapat perlakuan fisik yang lainnya.

Ditinjau dari aspek daya tahannya terdapat dua macam barang yaitu : a.Barang tidak tahan lama(nondurable goods)

Barang yang berwujud yang biasanya habis di konsumsi dalam satu atau beberapa kali pemakaiannya.Contoh : sabun,minuman , makanan

(11)

Barang yang berwujud yang biasanya bisa bertahan lama dengan banyak pemakaiannya(umur ekonomisnya untuk pemakaian normal adalah satu tahun atau lebih).Contoh:tv,lemari,kulkas,mobil,computer,dan lain-lain.

B.Jasa(service)

Jasa merupakan aktivitas ,manfaat atau kepuasan yang ditawarkan untuk di jual.contoh:bengkel ,reparasi,kursus,lembaga pendidikan.

Jasa memiliki empat karakteristik utama yang membeddakan dari barang yaitu:

1.Intangibility

Maksudnya tidak dapat dilihat,diirasa,dicium,didengar atau diraba sebelum dibeli dan dikonsumsi.Jasa berbeda dengan barang , bila barang dapat dimiliki maka jasa hanya bisa dikonsumsi tetapi tidak dimiliki.Misalnya telepon dalam jasa telekomunikasi , pesawat dalam jasa angkutan udara ,makanan dalam jasa restoran.

2. Inseparavility

Barang biasanya diproduksi,kemudian dijual,lalu dikonsumsi.sedangkan jasa di lain pihak,umumnya dijual terlebih dahulu,baru kemudian diproduksi dan di konsumsi secara bersamaan.interaksi antara penyedia jasa dan pelanggan merupakan ciri khusus dalam pemasaran jasa.ada dua tipe operasi jasa yaitu produktion-centered service operations dan customer-centered service

operations. 3. Variability

Jasa bersifat sanget variabel karena merupakan non-standardized

output,artinya banyak variasi bentuk,kualitas dan jenis,tergantung pada siapa,kapan,dan di mana jasa tersebut di hasilkan.Tiga tahap dalam pengendalian

a. Melakukan investasi dalam seleksi dan pelatihan personil yang baik b. Melakukan standardisasi proses pelaksanaan jasa

(12)

Jasa merupakan komoditas tidak tahan lama dan tidak dapat di simpan.hal ini tidak jadi masalah bila permintaan tetap karena mudah untuk

menyiapkan pelayan untuk permintaan tersebut sebelumnya.

Proses Jasa

Proses didefinisikan sebagai serangkaian aktivitas yang di lakukan secara berulang-ulang dan barsamaan untuk mentransformasikan input yang disediakan pemasok menjadi output yang diterima oleh pelanggan. Faktornya meliputi:

a. Sumberdaya manusia(manpower) b. Mesin(machine)

c. Bahan baku(material) d. Metode(method)

e. Ukuran(measurement) f. Lingkungan(environment)

Variasi Jasa

Diartikan sebagai perbedaan antara tindakan atau aktivitas tertentu dengan hasil yang di targetkan.ada dua tipe variasi yaitu:common cause dan special cause.variasi ini diakibatkan oleh interaksi berbagai aspek proses yang mempengaruhi setiap kejadian dan/ atau aspek –aspek yang di kendalikan manajemen dan merupakan bagian dari sistem

Biaya kualitas jasa

Biaya kualitas merupakan biaya yang terjadi atau mungkin akan terjadi atau mungkin akan terjadi karena kualitas yang buruk.Biaya kualitas dapat

dikelompokkan menjadi:

a. The price of conformance(voluntari cost) -Biaya pencegahaan

-Biaya deteksi/penilaian

(13)

-Biaya kegagalan internal -Biaya kegagalan eksternal

Contoh item-item biaya kualitas jasa/layanan yang bersifat departmental basis:

a. Akutansi b. Administratif c. Klerikal

d. Pemrosesan data e. Finansial/keuangan f. Pemasaran

g. Personalia

h.manajemen proyek i.jaminan kualitas j.keamanan

4.BARANG EKONOMI DAN BARANG BEBAS

A.Barang Ekonomi

Barang ekonomi adalah barang berguna yang jumlah permintaannya lebih banyak dibandingkan dengan jumlah yang tersedia. Contoh sederhananya adalah beras, semua orang Indonesia rata-rata mengkonsumsi beras, akan tetapi pasokannya tidak selalu lancar, sehingga ketika terjadi kelangkaan pasti serta merta akan terjadi kenaikan harga untuk menyesuaikan dengan permintaan yang ada.

Jenis-jenis barang ekonomi:

Berdasarkan segi kepemilikan:

1. Barang privat, yaitu barang yang kepemilikannya dimiliki seseorang. 2. Barang publik, yaitu barang yang kepemilikannya dimiliki publik,

contohnya jalan dan jembatan umum.

Berdasarkan segi pemakaian:

(14)

2. Barang produksi, yaitu barang yang digunakan sebagai alat untuk memproduksi barang lain, contohnya mesin.

Berdasarkan segi sifat pemakaian:

1. Barang substitusi, yaitu barang yang bisa saling menggantikan pemakaiannya, contohnya beras dengan sagu atau jagung.

2. Barang komplementer, yaitu barang yang pemakaiannya harus secara bersama-sama, contohnya mobil dengan bensin.

Berdasarkan segi sifat barang:

1. Barang konkret, yaitu barang yang fisiknya dapat dilihat, contohnya komputer.

2. Barang abstrak, yaitu barang yang secara fisik tidak dapat dilihat contohnya lagu.

B.Barang Bebas

Barang bebas adalah barang berguna yang jumlah persediaannya lebih banyak dibandingkan dengan jumlah permintaannya. Contohnya udara, air sungai, pasir di sungai. Berbeda halnya jika yang dijadikan contoh adalah air PDAM, air ini adalah barang ekonomi, karena persediaan terbatas, tapi

permintaan jauh lebih banyak.

5.PENGERTIAN BARANG AKHIR ,BARANG MODAL DAN BARANG ANTARA

A.Barang Akhir

barang akhir (final good) adalah barang yang di hasilkan oleh berbagai kegiatan ekonomi dan dapat digunakan untuk memenuhi kebutuhan masyarakat, barang akhir dapat dibedakan ke dalam dua golongan yaitu: a. Barang tahan lama (durable good), misalnya mobil, tv, lemari es, perabot rumah tangga dll.

b. Barang tidak tahan lama (non-durable good), misalnya makanan segar, buah-buahan, sayur-sayuran.

B.Barang Modal

(15)

C.Barang Antara

barang antara (intermediate good), barang-barang yang belum menjadi barang akhir dan masih akan diproses lagi sebelum dapat digunakan oleh konsumen dinamakan barang antara. Contohnya adalah besi baja, tekstil.

BAB III PENUTUP SIMPULAN

Dalam kehidupan ekonomi sehari-hari, terdapat beberapa permasalahan yang mendasar dan harus dicarikan jalan keluarnya atau solusinya. Solusi yang ada untuk mengatasi hal ini, kita membutuhkan sistem ekonomi yang tepat dan sesuai dengan kondisi permasalahan ekonomi yang ada.Masalah ekonomi yang ditemui akan selalu berbeda dan berkembang di tiap waktu nya.Oleh sebab itulah diperlukan pengembangan dalam hal ilmu ekonomi, agar masalah ekonomi yang ada senantiasa diimbangi oleh pemecahannya yang berupa sistem ekonomi. Keterkaitan erat antara masalah ekonomi dan sistem ekonomi inilah sehingga kegiatan ekonomi dapat benar-benar

berjalan.Karena keduanya ini memiliki peranan yang sangat besar dan penting dalam ruang lingkup ekonomi.Jika saja tidak seimbang, maka

Referensi

Dokumen terkait

Ekonomi Islam tumbuh dan berkembang di Indonesia, sebagai alternatif dari sistem ekonomi yang terlebih dahulu ada yaitu ekonomi tradisional (komunal) dan kapitalis.

Secara garis besar, perkembangan aliran pemikiran dalam ilmu ekonomi diawali oleh apa yang disebut sebagai aliran klasik.. Aliran yang

1.3 Memahami metodologi ilmu ekonomi yang digunakan dalam mempelajari kajian ekonomi 1.4 Mengidentifikasi sistem ekonomi sebagai sistem.. yang mendasari aktifitas ekonomi dalam suatu

Momentum ini digunakan oleh Keynesian untuk menerapkan Sistem Ekonomi Alternatif yang telah berkembang ideologinya dipelopori oleh Karl mark, sistem ini

Pedoman Akademik Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Y.A.I MENETAPKAN Pertama Kedua Ketiga Keempat : : : : Mengangkat dosen yang namanya tercantum dalam daftar terlampir

Dalam ekonomi syariah di indonesia dari tahun ketahun akan semakin berkembang, yang sudah dibuktikan dengan adanya praktek nilai-nilai yang berdasarkah syariah islam yang sudah

DAFTAR PUSTAKA Aloysius Gunadi Brata, PEMBANGUNAN MANUSIA DAN KINERJA EKONOMI REGIONAL DI INDONESIA, Jurnal EKONOMI PEMBANGUNAN Kajian Ekonomi Negara Berkembang, Vol 7 2 2002 Lora

Dalam ekonomi syariah di indonesia dari tahun ketahun akan semakin berkembang, yang sudah dibuktikan dengan adanya praktek nilai-nilai yang berdasarkah syariah islam yang sudah