• Tidak ada hasil yang ditemukan

Cara Cepat dan Praktis Menghafal UUD

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2018

Membagikan "Cara Cepat dan Praktis Menghafal UUD"

Copied!
28
0
0

Teks penuh

(1)

Cara Cepat dan Praktis Menghafal UUD

1945

Endi Yuana S Tips dan Trick

MENGHAFAL UUD 1945

Teknik Cepat Menghafal UUD 1945

(2)

Ahh...Memang

Bisa

Bro

menghafalkan UUD 1945 secara

instan

??

Memang sih kalau dipikir banyak banget isinya dan tidak mungkinlah kita menghafalkannya secara instant begitu saja.Namun yang dipentingkan terlebih dahulu adalah tekad dan kemauan dari Mas

Bro maupun Mbak ataupun Sistasekalian untuk berusaha belajar menghafalkanya. Karena segala sesuatu yang tidak dilakukan dengan tekad dan kemauan yang kuat pasti hasilnya hanya akan berbuah"NOL BESAR".

Dah tidak usah banyak tanya lagi ya.... ?? , kalo anda sudah mempunyai tekat dan kemauan yang kuat mari akan saya lanjutkan. Setubuh ?? Eh... Setuju khan ??? Oke kalau setuju berarti saya lanjutken.

LANJUTKEN MEMBACA >>

Sebelum Menghafal Pasal tiap-tiap Bab UUD1945 sebaiknya ingat ini dulu :

UUD 1945 terdiri atas : 20 BAB, 73 PASAL, 194 AYAT, 3

PASAL ATURAN PERALIHAN DAN 2 PASAL ATURAN TAMBAHAN

(3)

Syarat untuk menghafal sebaiknya ambil inti dari setiap pasal dan jangan secara keseluruhan ataupun menghafalkannya sama persis apa yang ditulis pada buku, namun buatlah seasyk mungkin atau sesuaikan dengan kebiasaan kamu yang kamu sukai semisal sambil merokok apa gimana.

Jadi begini >>

BAB I BENTUK NEGARA DAN KEDAULATAN

(Bab 1 hanya ada satu pasal saja)

Pasal 1

ayat 1 => Indonesia itu negara Kesatuan bentuknya Republik ayat 2 => Kedaulatan ditangan rakyat diatur Undang2

ayat 3 => Indonesia adalah negara hukum

BAB II MPR (Pasal 2,3)

(Bab 2 isinya tentang MPR (pasal 2 & 3))

Pasal 2

ayat 1 => MPR itu terdiri dari DPR & DPD dipilih melalui pemilu ayat 2 => MPR bersidang minimal 1 kali dalam 5 tahun

(4)

Pasal 3

ayat 1 => MPR berwenang merubah dan mengatur Undang2 ayat 2 => MPR melantik presiden & Wapres

ayat 3 => MPR dapat memberhentikan Presiden & Wapres

BAB III KEKUASAAN PEMERINTAH NEGARA

(PRESIDEN)

(terdiri pasal 4, 5, 6A,7A-B-C,8,9,10,11,12,13,14,15,16 )

Pasal 4

ayat 1 => Presiden memegang kekuasaan pemerintah di atur UUD

ayat 2 => Presiden dibantu oleh Wapres Pasal 5

ayat 1 => Presiden berhak mengajukan RUU kepada DPR ayat 2 => Presiden menetapkan peraturan pemerintah untuk menjalankan UU

Pasal 6

ayat 1 => Persyaratan presiden (WNI,sehat, dsb) ayat 2 => next diatur Undang2

Pasal 6A

ayat 1=> Presiden & Wapres dipilih langsung oleh rakyat

ayat 2 => Di usung oleh parpol/gabungan parpol

ayat 3 => Meraih suara >50% dgn minimal 20% ditiap provinsi

ayat 4 => Jika tidak ada pasangan calon

(5)

Pasal 7

=> Masa jabatan presiden 5 tahun

Pasal 7A

=> MPR dapat memberhentikan Presiden atas usul DPR

Pasal 7B

ayat 1 => Cara Memberhentikan presiden

DPR mengajukan ke MPR terlebih dulu meminta MK untuk memeriksa

ayat 2 => Pengawasan Presiden adalah fungsi DPR

ayat 3 => Syarat pengajuan ke MK

sekurangnya 2/3 jumlah hadir dari 2/3 dari 2/3 jumlah anggota DPR

ayat 4 => Jangka Pemeriksaan MK maximal 90 hari

ayat 5 => Jika terbukti, DPR meneruskan usul ke MPR

ayat 6 => MPR wajib sidang maksimal 30 setelah menerima permintaan

ayat 7 => Keputusan MPR harus dihadiri 3/4 jumlah anggota dan disetujui min 2/3 jumlah hadir

Pasal 7C=> Presiden tidak bisa membubarkan DPR

Pasal 8 => Setelah Presiden berhenti

Pasal 9 => Sumpah dan janji Presiden

Pasal 10

=> Presiden memegang kekusaaan tertinggi AD,AL,AU

Pasal 11

(6)

perjanjian dengan persetujuan DPR

ayat 2 => Presiden membuat perjanjian internasional dengan persetujuan DPR

ayat 3 => lebih lanjut diatur UU

Pasal 12

=> Presiden menyatakan keadaan bahaya

Pasal 13 (Duta & Konsul)

ayat 1 => Presiden mengangkat DUTA & KONSUL

ayat2 => dengan pertimbangan DPR

ayat 3 => menerima duta negara lain

Pasal 14

ayat 1 => Presiden memberikan grasi dan rehabilitasi dgn pertimbangan MA

ayat 2 => Presiden memberikan amnesti & abolisi dgn pertimbangan DPR

Pasal 15

=> Presiden memberikan gelar, tanda jasa dll

Pasal 16

=> Presiden membentuk Dewan Pertimbangan

BAB IV DEWAN PERTIMBANGAN AGUNG

**sudah dihapus bro**

Untuk sementara kita pending dulu ya ??

(7)

---

---Oke kita

LANJUTKEN

BAB V KEMENTERIAN NEGARA Pasal 17

ayat 1 => Presiden dibantu menteri

ayat 2 => Menteri diangkat dan diberhentikan oleh Presiden ayat 3 => menteri membidangi urusan tertentu

ayat 4=> lebih lanjut diatur UU

BAB VI PEMDA (Pasal 18, 18 A,B) Pasal 18

ayat 1 => NKRI dibagi atas kabupaten & kota ayat 2 => asas otonomi & tugas pembantuan ayat 3 => DPRD dipilih melalui pemilu

ayat 4 => Kepala daerah dipilih secara demokratis

ayat 5 => otonomi seluas-luasnya kecuali urusan pemerintahan ayat 6 => menetapkan peraturan daerah

ayat 7 => lebih lanjut diatur UU

Pasal 18A => Hubungan pemerintah pusat & daerah

Pasal 18B => Negara mengakui daerah khusus/istimewa (1), hukum (2)

(8)

Pasal 19

ayat 1 => DPR dipiluh melalui pemilu ayat 2 => susunan DPR

ayat 3 => Bersidang min 1x setahun Pasal 20

ayat 1 => kekuasaan membuat Undang2

ayat 2 => RUU dibahas antara Presiden dan DPR

ayat 3 => Jika ditolak, tidak bisa diajukan lagi pada masa itu ayat 4 => Presiden mengesahkan RUU yang disetujui

ayat 5 => Jika Presiden tidak mengesahkan, dalam 30 hari RUU sah menjadi UU

Pasal 20A

ayat 1 => DPR memiliki fungsi anggaran, legislasi, dan pengawasan

ayat 2 => Hak DPR Interpelasi, angket, menanyakan pendapat ayat 3 => Hak anggota DPR mengajukan pertanyaan, pendapat, hak imunitas

ayat 4 => lebih lanjut diatur UU

Pasal 21 => Anggota DPR berhak mengajukan RUU Pasal 22

ayat 1 => Ihwal memaksa Perpu ayat 2 => Perpu persetujuan DPR ayat 3 => tidak disetujui Perpu dicabut Pasal 22A => lebih lanjut

(9)

BAB VIIA DPD ( Pasal 22C-22D) Pasal 22C

ayat 1 => DPD dipilih melalui Pemilu

ayat 2 => jumlah tiap daerah sama, jumlah seluruh tidak lebih dari 1/3 jumlah anggota DPR

ayat 3 => Bersidang min 1X setahun ayat 4 => next UU

Pasal 22D

ayat 1 => Mengajukan RUU tentang daerah ayat 2 => DPD ikut membahas RUU

ayat 3 => DPD mengawasi pelaksanaan uu daerah ayat 4 => DPD dapat diberhentikan

BAB VIIB PEMILU Pasal 22E

ayat 1 =>Asas Pemilu Luber & Jurdil ayat 2 => Pemilu untuk untuk pilih siapa?? ayat 3 => DPR & DPD dilakukan oleh parpol ayat 4 => Peserta anggota DPD = perseorangan ayat 5 => Pemilu diselenggarakan KPU

ayat 6 => next UU

---

(10)

Pasal 23

ayat 1 => APBN ditetapkan tiap tahun untuk rakyat

ayat 2 => RAPBN diajukan Presiden, dibahas DPR dengan pertimbangan DPD

ayat 3 => Jika RAPBN tidak disetujui DPR, menggunakan RAPBN tahun lalu

Pasal 23A => Pajak & pungutan diatur Undang2 Pasal 23B => Mata uang & harga ditetapkan UU Pasal 23C => Hal lain diatur UU

Pasal 23D => Negara punya bank sentral diatur UU

BAB VIII A BPK (Pasal 23 E, F, G) Pasal 23 E

ayat 1 => BPK pengelola keuangan

ayat 2 => hasil pemeriksaan keuangan diserahkan DPR,DPD ayat 3 => hasil ditinjak lanjuti badan/lembaga negara

Pasal 23F

ayat 1 => Anggota BPK dipilih DPR ayat 2 => Pimpinan BPK dipilih anggota Pasal 23G

ayat 1 => Berkedudukan di Ibukota, memiliki perwakilan setiap provinsi

ayat 2 => next diatur UU

(11)

Pasal 24

ayat 1 => Kekuasaan kehakiman untuk menegakkan hukum ayat 2 => Kekuasaan dilakukan oleh MA & badan dibawahnya ayat 3 => Badan lain di atur UU

Pasal 24A

ayat 1 =>MA mengadili pada tingkat kasasi, menguji peraturan perundang-undangan di bawah undang-undang terhadap undang-undang.

ayat 2 => Hakim Agung harus memiliki integritas dan kepribadian baik & pengalaman

ayat 3 => Calon Hakim Agung diusulkan Komisi Yudisial kepada DPRD

ayat 4 => Ketua dan wakil ketua MA dipilih dari/oleh hakim agung ayat 5 => Susunan, kedudukan, keanggotaan, dan hukum diatur UU

Pasal 24 B

ayat 1 => Komisi Yudisial bersifat mandiri yang berwenang mengusulkan hakim agung

ayat 2 => Anggota Komisi Yudisial harus mempunyai pengetahuan & tdk tercela

ayat 3 => Anggota Yudisial diangkat dan diberhentikan oleh Presiden disetujui DPRD

ayat 4 => Susunan & keanggotaan Komisi Yudisial diatur UU ***Pasal 24C***

(12)

terakhir yang putusannya bersifat

final untuk menguji UU terhadap Undang-Undang Dasar ayat 2 => MK wajib memutuskan pendapat DPR mengenai dugaan pelanggaran oleh Presiden.

ayat 3 => MK mempunyai 9 orng hakim konstitusi diajukan 3 orang oleh MA, 3 orang oleh DPR dan 3 orang oleh Presiden. ayat 4 => Ketua & wakil MK dipilih dari/oleh hakim konstitusi. ayat 5 => Hakim konstitusi harus pengalaman

ayat 6 => Pengangkatan dan berhenti hakim konstitusi di atur UU Pasal 25 =>Syarat2 hakim ditetapkan UU

BAB IXA**) WILAYAH NEGARA

Pasal 25****) =>NKRI adalah sebuah negara kepulauan yang berciri Nusantara (batas & wilayah)

BAB X WARGA NEGARA DAN PENDUDUK Pasal 26

ayat 1 => Warga Indonesia adalah penduduk asli yang sah ayat 2 => Penduduk WNI dan orang asing yang bertempat tinggal di Indonesia.

ayat 3 => hal lain diatur UU Pasal 27

ayat 1 => Semua warga negara kedudukannya sama di dalam hukum

(13)

penghidupan yang layak bagi kemanusiaan.

ayat 3 => Setiap warga negara berhak dan wajib ikut serta dalam upaya pembelaan negara.

Pasal 28

Kemerdekaan berserikat dan berkumpul, mengeluarkan pikiran dengan lisan dan tulisan diatur UU

BAB XA**) HAM Pasal 28A

Setiap orang berhak untuk hidup serta berhak mempertahankan hidup dan kehidupannya.** )

Pasal 28 B

ayat 1 => Setiap orang berhak membentuk keluarga dan melanjutkan keturunan melalui perkawinan yang sah.** )

ayat 2 => Setiap anak berhak atas kelangsungan hidup, tumbuh, dan berkembang serta berhak atas perlindungan dari kekerasan dan diskriminasi.** )

Pasal 28C

ayat 1 => Setiap orang berhak mengembangkan diri melalui pemenuhan kebutuhan dasarnya, berhak mendapat pendidikan dan memperoleh manfaat dari ilmu pengetahuan dan teknologi, seni dan budaya, demi meningkatkan kualitas hidupnya dan demi kesejahteraan umat manusia.** )

(14)

masyarakat, bangsa dan negaranya.**) Pasal 28D

ayat 1 => Setiap orang berhak atas pengakuan, jaminan, perlindungan, dan kepastian hukum yang adil serta perlakuan yang sama dihadapan hukum.**)

ayat 2 => Setiap orang berhak untuk bekerja serta mendapat imbalan dan perlakuan yang adil dan layak dalam hubungan kerja.**)

ayat 3 => Setiap warga negara berhak memperoleh kesempatan yang sama dalam pemerintahan.**)

(1) Setiap orang berhak atas status kewarganegaraan.** )

Pasal 28E

ayat 1 => Setiap orang berhak memeluk agama dan beribadat pendidikan & pengajaran

ayat 2 => Setiap orang berhak atas kebebasan meyakini

kepercayaan, menyatakan pikiran dan sikap, sesuai dengan hati nuraninya.**)

ayat 3 => (3) Setiap orang berhak atas kebebasan berserikat, berkumpul dan mengeluarkan pendapat.**)

Pasal 28F

(15)

Pasal 28G

ayat 1 => Setiap orang berhak atas perlindungan diri pribadi, keluarga, kehormatan, martabat, dan harta benda yang di bawah kekuasaannya, serta berhak atas rasa aman dan perlindungan dari ancaman

ayat 2 => Setiap orang berhak untuk bebas dari penyiksaan atau perlakuan yang merendahkan derajat martabat manusia dan berhak memperoleh suaka politik dari negara lain.** )

Pasal 28H

ayat 1 => Setiap orang berhak hidup sejahtera lahir dan batin, bertempat tinggal, dan mendapatkan lingkungan hidup yang baik dan sehat serta berhak memperoleh pelayanan kesehatan.**) ayat 2 => Setiap orang berhak mendapat kemudahan dan perlakuan khusus untuk memperoleh kesempatan dan manfaat yang sama guna mencapai persamaan dan keadilan.** )

(1) Setiap orang berhak atas jaminan sosial yang memungkinkan pengembangan dirinya secara utuh

sebagai manusia yang bermartabat.**)

(4) Setiap orang berhak mempunyai hak milik pribadi dan hak milik tersebut tidak boleh diambil alih secara sewenang-wenang oleh siapapun.** )

Pasal 28I

(16)

hukum, dan hak untuk tidak dituntut atas dasar hukum yang berlaku surut adalah hak asasi manusia yang tidak dapat dikurangi dalam keadaan apapun.** )

ayat 2 => Setiap orang bebas dari perlakuan yang bersifat diskriminatif atas dasar apapun dan berhak

mendapatkan perlindungan terhadap perlakuan yang bersifat diskriminatif itu.**)

ayat 3 => Identitas budaya dan hak masyarakat tradisional dihormati selaras dengan perkembangan zaman dan peradaban.**)

ayat 4 => Perlindungan, pemajuan, penegakan, dan pemenuhan HAM adalah tanggung jawab negara, terutama pemerintah.** ) ayat 5 => Untuk menegakkan dan melindungi hak asasi manusia sesuai dengan prinsip negara hukum yang demokratis, maka pelaksanaan HAM dijamin, diatur, dan dituangkan dalam UU Pasal 28J

ayat 1 => Setiap orang wajib menghormati HAM dalam tertib kehidupan bermasyarakat, berbangsa, dan bernegara.** ) ayat 2 => Dalam menjalankan hak dan kebebasannya, setiap orang wajib tunduk kepada pembatasan yang ditetapkan UU dengan maksud semata-mata untuk menjamin pengakuan serta penghormatan atas hak dan kebebasan orang lain dan untuk memenuhi tuntutan yang adil sesuai

(17)

masyarakat demokratis.** )

BAB XI A G A M A Pasal 29

ayat 1 => Negara berdasar atas Ketuhanan YME

ayat 2 => Negara menjamin kemerdekaan tiap-tiap penduduk untuk memeluk agamanya masing-masing dan untuk beribadat menurut agamanya dan kepercayaannya itu.

BAB XII PERTAHANAN DAN KEAMANAN NEGARA**)

Pasal 30ayat 1 => Tiap-tiap warga negara berhak dan wajib ikut serta dalam usaha HANKAM

ayat 2 => HANKAM dilaksanakan TNI dan Polisiayat 3 => TNI terdiri atas Angkatan Darat, Angkatan laut dan Angkatan

Udara ayat 4 => Kepolisian Negara Republik Indonesia sebagai alat negara yang menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat bertugas melindungi, mengayomi, melayani masyarakat, serta menegakkan hukum.**)ayat 5 => Susunan TNI & Polisi, keikutsertaan rakyat diatur UU

BAB XIII PENDIDIKAN DAN KEBUDAYAAN Pasal 31

(18)

ayat 3 => Pemerintah mengusahakan dan menyelenggarakan satu sistem pendidikan nasional, yang

meningkatkan keimanan dan ketakwaan serta ahlak mulia dalam rangka mencerdaskan kehidupan

bangsa, yang diatur dengan undang-undang.****)

ayat 4 => Negara memprioritaskan anggaran pendidikan

sekurang-kurangnya 20% dari anggaran pendapatan dan belanja negara serta dari anggaran pendapatan dan belanja daerah untuk memenuhi kebutuhan penyelenggaraan pendidikan nasional.****)

ayat 5 => Pemerintah memajukan ilmu pengetahuan dan teknologi dengan menunjang tinggi nilai-nilai agama dan persatuan bangsa untuk kemajuan peradaban serta kesejahteraan umat manusia.****)

Pasal 32 ayat 1 =>

Negara memajukan kebudayaan nasional Indonesia di tengah peradaban dunia dengan menjamin kebebasan masyarakat dalam memelihara dan mengembangkan nilai-nilai

budayanya.**** ) ayat 2 =>

Negara menghormati dan memelihara bahasa daerah sebagai kekayaan budaya nasional.**** )

BAB XIV

(19)

SOSIAL****) Pasal 33

(1) Perekonomian disusun sebagai usaha bersama berdasar atas asas kekeluargaan.

(2) Cabang-cabang produksi yang penting bagi negara dan yang menguasai hajat hidup orang banyak

dikuasai oleh negara.

(3) Bumi dan air dan kekayaan alam yang terkandung di

dalamnya dikuasai oleh negara dan dipergunakan untuk sebesar-besar kemakmuran rakyat.

(4) Perekonomian nasional diselenggarakan berdasar atas demokrasi ekonomi dengan prinsip

kebersamaan, efisiensi berkeadilan, berkelanjutan, berwawasan lingkungan, kemandirian, serta dengan menjaga keseimbangan kemajuan dan kesatuan ekonomi nasional.****)

(5) Ketentuan lebih lanjut mengenai pelaksanaan pasal ini diatur dalam undang-undang.****)

Pasal 34

(1) Fakir miskin dan anak-anak terlantar dipelihara oleh negara.**** )

(2) Negara mengembangkan sistem jaminan sosial bagi seluruh rakyat dan memberdayakan masyarakat yang lemah dan tidak mampu sesuai dengan martabat kemanusiaan.**** )

(20)

umum yang layak.****)

(4) Ketentuan lebih lanjut mengenai pelaksanaan pasal ini diatur dalam undang-undang.****)

BAB XV

BENDERA, BAHASA, DAN LAMBANG NEGARA, SERTA LAGU KEBANGSAAN **)

Pasal 35

Bendera Negara Indonesia ialah sang merah Putih. Pasal 36

Bahasa Negara ialah Bahasa Indonesia. Pasal 36A

Lambang Negara ialah Garuda Pancasila dengan semboyan Bhineka Tunggal Ika.**

Pasal 36B

Lagu Kebangsaan ialah Indonesia Raya.**) Pasal 36C

Ketentuan lebih lanjut mengenai Bendera, Bahasa dan Lambang Negara, serta Lagu Kebangsaan diatur dengan

undang-undang.**)

BAB XVI PERUBAHAN UUD Pasal 37

(21)

Permusyawaratan Rakyat apabila diajukan oleh sekurang-kurangnya 1/3 dari jumlah anggota Majelis

Permusyawaratan Rakyat.****)

(2) Setiap usul perubahan pasal-pasal Undang-Undang Dasar diajukan secara tertulis dan ditunjukkan

dengan jelas bagian yang diusulkan untuk diubah beserta alasannya.****)

(3) Untuk mengubah pasal-pasal Undang-Undang Dasar, sidang Majelis Permusyawaratan Rakyat dihadiri

oleh sekurang-kurangnya 2/3 dari jumlah anggota Majelis Permusyawaratan Rakyat.**** )

(4) Putusan untuk mengubah pasal-pasal Undang-Undang Dasar dilakukan dengan persetujuan sekurangkurangnya

lima puluh persen ditambah satu anggota dari seluruh anggota Majelis Permusyawaratan

Rakyat.****)

(5) Khusus mengenai bentuk Negara Kesatuan Republik Indonesia tidak dapat dilakukan perubahan.**** )

ATURAN PERALIHAN Pasal I

Segala peraturan perundang-undangan yang ada masih tetap berlaku selama belum diadakan yang baru

(22)

Semua lembaga negara yang ada masih tetap berfungsi sepanjang untuk melaksanakan ketentuan

Undang-Undang Dasar dan belum diadakan yang baru menurut Undang-Undang Dasar ini.**** )

Pasal III

Mahkamah Konstitusi dibentuk selambat-lambatnya pada 17 Agustus 2003 dan sebelum dibentuk segala kewenangannya dilakukan oleh Mahkamah Agung.**** )

ATURAN TAMBAHAN Pasal I

Majelis Permusyawaratan Rakyat ditugasi untuk melakukan peninjauan terhadap materi dan status hukum

Ketetapan Majelis Permusyawaratan Rakyat Sementara dan Ketetapan Majelis Permusyawaratan Rakyat

untuk diambil putusan pada sidang Majelis Permusyawaratan Rakyat tahun 2003.**** )

Pasal II

Dengan ditetapkannya perubahan Undang-Undang Dasar ini, Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia tahun 1945 terdiri atas Pembukaan dan pasal-pasal****)

(23)

Undang-undang dasar Negara Republik Indonesia tahun 1945 sesudah amandemen terdiri dari pembukaan dan pasal-pasal. Bagian pasal-pasal terdiri dari 20 BAB, 37 pasal, 3 pasal peralihan, dan 2 aturan tambahan.

Untuk dapat mengerti dan paham seluruh isi dari konstitusi ini harus kita pelajari satu-persatu pasal demi pasal mulai dari awal.

Kali ini saya akan berbagi cara mempelajari cara belajar pasal-demi pasal UUD 1945 agar lebih mudah diingat.

Terlebih dahulu sebaiknya anda download UUD 1945 >

UUD 1945

Saya tidak memposting ulang pasal-demi pasal. silakan buka UUD 1945 sendiri agar lebih mudah

Untuk lebih mudah mengingat, sebaiknya dimulai dari mengingat inti dari setiap pasal.

Inti dari setiap pasal adalah bagian yang diberi garis bawah BAB I Bentuk dan Kedaulatan( Hanya 1 pasal)

Pasal 1 ayat 1> Indonesia> negara kesatuan berbentuk republik

ayat 2> Kedaulatan di tangan rakyat dilaksanakan berdasarkan UU ayat 3> Indonesia negara hukum

BAB II MPR

Pasal 2 ayat 1> MPR terdiri dari DPR dan DPD yg dipilih melalui PEMILU ayat 2> bersidang minimal 1 kali dalam 5 tahun

ayat 3> keputusan berdasarkan suara terbanyak Pasal 3 ayat 1> berwenang mengatur dan mengubah UUD ayat 2> melantik presiden dan wapres

ayat 3> memberhentikan presiden dan wapres

(24)

Pasal 4 ayat 1> Presiden memegang kekusaaan pemerintahan berdasarkan UUD ayat 2> Presiden dibantu wakil

Pasal 5 ayat 1> Presiden berhak mengajukan RUU kepada DPR

ayat 1> Presiden menetapkan peraturan pemerintah u/ menjalankan UU Pasal 6 > (Syarat Presiden)

Pasal 6A ayat 1> (Tata cara pemilihan Presiden) secara pasangan dipilih langsung oleh rakyat

Pasal 7B ayat1 > (Tata cara pemberhentian Presiden) DPR dapat mengajukan kepada MPR dengan terlebih dulu meminta MK untuk memeriksa

ayat2 > Maksud ini adalah fungsi pengawsan DPR disetujui min 2/3 jumlah hadir

Pasal 7C > Presiden tidak bisa membubarkan parlemen Pasal 8 > (Setelah Presiden berhenti)

Pasal 9 > (Sumpah dan janji Presiden)

Pasal 10 > Presiden memegang kekusaaan tertinggi TNI

(25)

ayat 2> Presiden membuat perjanjian internasional dengan persetujuan DPR

ayat 3> lebih lanjut

Pasal 12 > Presiden menyatakan keadaan bahaya Pasal 13 ayat 1> (DUTA dan KONSUL) mengangkat duta konsul ayat2 > dengan pertimbangan DPR

ayat 3> menerima duta dan konsul

Pasal 14 ayat 1> Presiden memberikan grasi dan rehabilitasi dgn pertimbangan MA

ayat 2> Presiden memberikan amnesti dan abolisi dgn pertimbangan DPR

Pasal 15 > Presiden memberikan gelar dll

Pasal 16 > Presiden membentuk dewan pertimbangan

BAB IV DEWAN PERTIMBANGAN AGUNG dihapus

BAB V KEMENTERIAN NEGARA

Pasal 17 ayat 1> Presiden dibantu menteri

ayat 2> diangkat dan diberhentikan Presiden ayat 3> menteri membidangi urusan tertentu ayat 4> lebih lanjut

BAB VI PEMDA

Pasal 18 ayat 1> NKRI dibagi atas daerah

ayat 2> asas otonomi dan tugas pembantuan ayat 3> DPRD dipilih melalui pemilu

ayat 4> Kepala daerah dipilih secara demokratis ayat 5> otonomi seluas-luasnya dengan kecuali ayat 6> peraturan daerah

(26)

Pasal 18A> (Hubungan pemerintah pusat daerah) wewenang berdasarkan kekhususan/keragaman, keuangan dll secara adil dan selaras

Pasal 18B> Negara mengakui daerah khusus/istimewa

BAB VII DPR (Pasal 19-22b)

Pasal 19 ayat 1> DPR dipiluh melalui pemilu ayat 2> susunan

ayat 3> bersidang min sekali setahun Pasal 20 ayat 1> (kekuasaan membuat UU)

ayat 2> RUU dibahas antara Presiden dan DPR

ayat 3> Jika ditolak, tidak bisa diajukan lagi pada masa itu ayat 4> Presiden mengesahkan RUU yang disetujui

ayat 5> Jika Presiden tidak mengesahkan, dalam 30 hari RUU sah menjadi UU

Pasal 20A ayat 1> DPR memiliki fungsi anggaran, legislasi, dan pengawasan ayat 2> Hak DPR Interpelasi, angket, menanyakan pendapat ayat 3> Hak anggota DPR hak mengajukan pertanyaan, hak menyatakan pendapat, hak imunitas

ayat 4> lebih lanjut

Pasal 21 ayat 1> Anggota DPR berhak mengajukan RUU Pasal 22 ayat 1> Ihwal memaksa Perpu

ayat 2> Perpu persetujuan DPR ayat 3> tidak disetujui dicabut Pasal 22A > perpu lebih lanjut

Pasal 22B > Anggota DPR dapat diberhentikan

BAB VIIA DPD ( Pasal 22C-22d)

Pasal 22C ayat 1> dipilih melalui Pemilu

ayat 2> jumlah tiap daerah sama, jumlah seluruh tidak lebih dari 1/3 jumlah anggota DPR

(27)

ayat 4> lebih lanjut

Pasal 22D ayat 1> Mengajukan RUU tentang daerah ayat 2> ikut membahas

ayat 3> mengawasi pelaksanaan uu tentang daerah ayat 4> dapat diberhentikan

BAB VIIB PEMILU

Pasal 22E ayat 1>Asas Pemilu ayat 2> untuk memilih siapa ayat 3> diikuti oleh siapa

ayat 4> Peserta DPD adalah perseorangan ayat 5> diselenggarakan oleh KPU ayat 6> lebih lanjut

BAB VIII HAL KEUANGAN( Pasal 23, A, B, C, D)

Pasal 23 ayat 1> APBN ditetapkan tiap tahun dengan terbuka dan bertanggung jawab

ayat 2> RAPBN diajukan Presiden, dibahas bersama DPR, dengan pertimbangan DPD

ayat 3> Jika tidak disetujui

Pasal 23A > Pajak dan pungutan lain diatur UU Pasal 23B > Mata uang

Pasal 23C > Hal lain

Pasal 23D > Negara memiliki bank sentral

BAB VIIIA BPK (Pasal 23 E, F, G) Pasal 23 E ayat 1> BPK bebas mandiri

ayat 2> hasil pemeriksaan diserahkan kepada ayat 3> tindak lanjut

(28)

Pasal 23G ayat 1> Berkedudukan di Ibukota dan memiliki perwakilan di daerah ayat 2> Lebih lanjut

BAB IX Kehakiman(Pasal 24-25)

Pasal 24 ayat 1> Kekuasaan kehakiman merdeka ayat 2> dilakukan oleh Mahkamah Agung ayat 3> badan lain

Referensi

Dokumen terkait

Pentingnya hukum perlindungan konsumen tentang tanggung jawab pelaku usaha atas produk yang merugikan konsumen yang menganut prinsip-prinsip hukum salah satunya tanggung jawab

• Transfusi darah atau komponen darah yang cukup dalam jangka waktu < 24 jam untuk mengganti. seluruh

Setelah persiapan, hal yang dilakukan praktikan selanjutnya yaitu merencanakan kegiatan mengumpulkan data tentang kebutuhan siswa terhadap materi layanan yang

DIAGRAM BLOK SISTEM KONTROL KECEPATAN

Skripsi yang berjudul Analisis Implementasi Kebijakan Konversi Minyak Tanah Ke LPG (Liquifield Petroleum Gas) di Kelurahan Tegalbesar Kecamatan Kaliwates

Metode turbidimetri (nephelometri) yaitu pengukuran variasi kekeruhan suspensi kolodial kitin selama kitinolisis. Pengukuran ini bersifat cepat dan akurat tapi tidak cocok untuk

Setelah peneliti mengumpulkan hasil observasi dan hasil evaluasi, maka peneliti menyimpulkan bahwa pembelajaran yang telah dilakukan pada pembelajaran siklus I

Tanggal 18 februari seluruh pengurus diwajibkan untuk datang ke sekret UKMP dalam sosialisasi kepengurusan dan persiapan pelantikan. atas perhatiannya saya