• Tidak ada hasil yang ditemukan

Perkembangan Beton Geopolimer Triwulan dan Januarti Jaya Ekaputri

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2021

Membagikan "Perkembangan Beton Geopolimer Triwulan dan Januarti Jaya Ekaputri"

Copied!
7
0
0

Teks penuh

(1)

1

Perkembangan Beton Geopolimer

Triwulan dan Januarti Jaya Ekaputri

Latar Belakang

Fly Ash adalah merupakan limbah dari beberapa Industri yang ada di negara kita yang

memakai batu bara sebagai bahan bakarnya. Jumlah Fly Ash cukup berarti , sebagai misal

jumlah Fly Ash di salah satu PLTU bisa berkisar 2 juta ton/tahun dan dari data terakhir, Februari

2013 jumlah Fly Ash di Industri Kertas Leces berkisar 60 ton/hari.

Lumpur Sidoarjo merupakan material alam yang terus menerus keluar dari perut bumi sejak

tanggal 26 Mei 2006. Lumpur Sidoarjo merupakan musibah bagi penduduk sekitarnya, lumpur

tersebut belum banyak dimanfaatkan oleh masyarakat, padahal volume lumpur yang keluar

mencapai ± 150.000 meter kubik per hari, dan telah menutupi 800 hektar tanah warga sekitar.

Sejumlah geologi dari 17 negara mengadakan simposium dan bersepakat Lumpur Sidoarjo tidak

akan berhenti menyembur (Metrotvnews.com 2011).

Beton geopolimer adalah jenis beton yang 100 % tidak menggunakan semen. Fly ash dari

hasil pembakaran batu bara digunakan sebagai sumber material untuk membuat binder yang

dibutuhkan . Beton Geopolimer ini terbentuk dari reaksi kimia antara Fly ash dan aktivator

tertentu (Davidovits,1994). Oleh karena itu, jenis aktivatornya harus sesuai dengan jenis fly

ash yang dipakai

.

Hasil penelitian yang telah dilakukan, kuat tekan dari beton geopolimer mempunyai nilai

yang cukup berarti, namun sementara ini yang menjadi kendala adalah harga aktivator yang

tidak murah, karena aktivator yang dipakai masih dalam skala laboratorium.

Dari hal hal tersebut diatas bisa dipikirkan bagaimana kalau memanfaatkan kedua material

tersebut ( Fly ash dan lumpur Sidoarjo) menjadi beton goepolimer yang bermanfaat dan

mempunyai nilai ekonomis.

Permasalahan yang ada.

Bagaimana memanfaatkan meterial yg kurang bermanfaat tersebut ( Fly ash dan lumpur

Sidoarjo) menjadi campuran geopolimer yang mempunyai nilai ekonomis

Kegiatan yang sudah dilaksanakan.

1. Memanfaatkan Flyash sebagai perekat (binder) dan beton geopolimer

2. Memanfaatkan lumpur Sidoarjo, Flyash, serta serat sebagai beton ringan

geopolimer dengan pengembang foam atau Aluminium powder

Hasil Penelitian

Pada penelitian yang telah dikerjakan , dilakukan secara bertahap mulai dari beton geopolimer

yang memakai murni fly ash sampai beton ringan geopolimer dengan memanfaatkan lumpur

Sidoarjo, fly ash dan material lain yang diuraikan dibawah ini.

(2)

2 Hasil dari campuran binder dan beton geopolimer dengan bahan murni Fly ash ditampilkan pada Tabel1 dan 2.

Tabel.1 : Nilai kuat tekan Binder Geopolimer (material Fly ash) umur 28 hari

Tabel. 2: Nilai kuat tekan Beton Geopolimer (material Fly ash) umur 28 hari

Tabel 1 dan 2 tersebut menunjukkan bahwa kuat tekan geopolimer baik yang berupa binder ataupun beton mempunyai nilai kuat tekan yang cukup berart.

b.Binder Geopolimer dan Geopolimer ringan dengan bahan Fly ash dan lumpur Sidoarjo dengan foam sebagai pengembang.

Hasil dari campuran binder geopolimer dan geopolimer ringan dengan bahan Fly ash dan lumpur Sidoarjo ditampilkan mulai Tabel 3. 4 dan 5.

Untuk binder geopolimer maupun geopolimer ringan yang memanfaatkan campuran antara fly ash dan lumpur bakar Sidoarjo dibuat dengan 3 (tiga ) macam curing , yaitu tanpa steam, dengan steam 3 jam serta steam 6 jam.

Tabel.3 : Nilai kuat tekan Binder Geopolimer ( Fly ash dan lumpur Sidoarjo bakar) umur 21 hari No Molaritas

aktivator

Nilai Kuat Tekan rata2 binder (MPa) 1 8 25.7 2 10 25.8 3 12 52.1 4 14 71.2 No Molaritas aktivator

Nilai Kuat Tekan rata2 beton (MPa) 1 8 47.7 2 10 48.6 3 12 27.2 4 14 51.2

No Perawatan Nilai Kuat Tekan rata2 binder (MPa)

1 Tanpa steam 44.1

2 Steam 1 53.7

(3)

3 Dari Tabel 3 terlihat bahwa binder geopolimer yang memanfaatkan lumpur bakar Sidoarjo mempunyai nilai kuat tekan yang tidak jauh berbeda dengan yang memakai murni fly ash.

Tabel.4 : Nilai Berat Volume Binder Geopolimer Ringan

( Fly ash dan lumpur Sidoarjo bakar yang memakai Foam) umur 21 hari

Tabel.5 : Nilai Kuat Tekan Binder Geopolimer Ringan

( Fly ash dan lumpur Sidoarjo bakar yang memakai Foam) umur 21 hari

Dari Tabel 4 dan 5 menunjukkan bahwa dengan penambahan foam dapat menurunkan berat volume binder geopolimer ringan sampai dibawah 1000kg/m3, namun juga menurunkan nilai kuat tekan . Nilai kuat tekan masih cukup berarti untuk prosentase foam 1 atau 2, namun dengan bertambahnya

prosentase foam penurunan nilai kuat tekan cukup tinggi.

c.Binder Geopolimer ringan dengan bahan Fly ash dan lumpur Sidoarjo dengan foam sebagai pengembang dan diperkuat dengan serat.

Hasil dari campuran tersebut ditampilkan mulai Tabel 6 No Berat Foam

(%)

Berat Volume Binder Geopolimer Ringan rata2(kg/m3)

Dengan cara Perawatan Tanpa Steam Steam 1 Steam 2

1 1 1068 938 906 2 2 857 779 770 3 3 688 675 671 4 4 677 579 558 No Berat Foam (%)

Kuat Tekan Binder Geopolimer Ringan rata2 (MPa)

Dengan cara Perawatan Tanpa Steam Steam 1 Steam 2 1 1 6.33 6.69 7.09

2 2 2.77 3.07 3.56

3 3 1.33 1.39 1.44

(4)

4 Tabel.6 : Nilai Berat Volume Binder Geopolimer Ringan berserat

( Fly ash dan lumpur Sidoarjo bakar yang memakai Foam dan serat kenaf ) umur 21 hari

Tabel.7: Nilai Kuat Tekan Binder Geopolimer Ringan berserat

( Fly ash dan lumpur Sidoarjo bakar yang memakai Foam dan serat kenaf ) umur 21 hari

Tabel 6 dan 7 menunjukkan adanya penambahan serat dapat menaikan nilai kuat tekan , tapi juga menaikkan nilai berat volumenya, namun nilai tersebut mqasih tidak jauh dari 1000kg/m3

d.Binder Geopolimer dan Geopolimer ringan dengan bahan Fly ash dan lumpur Sidoarjo dengan Al powder sebagai pengembang.

Hasilnya ditampilkan mulai Tabel 8

Tabel.8 : Nilai Berat Volume Binder Geopolimer Ringan

( Fly ash dan lumpur Sidoarjo bakar yang memakai Al powder ) umur 21 hari No Berat serat Berat Volume Binder Geopolimer Ringan rata2

(kg/m3) Dengan cara Perawatan Tanpa Steam Steam 1 Steam 2

1 1 1109 1083 1028

2 2 1136 1121 1117

3 3 1152 1170 1146

No Berat serat Kuat Tekan Binder Geopolimer Ringan rata2 (MPa)

Dengan cara Perawatan Tanpa Steam Steam 1 Steam 2

1 1 6.61 6.77 6.96

2 2 7.34 8.15 8.45

3 3 6.74 7.12 7.48

No Berat Al Powder

Berat Volume Binder Geopolimer Ringan rata2 (kg/m3)

Dengan cara Perawatan Tanpa Steam Steam 1 Steam 2

1 1 646 646 617

(5)

5 Tabel.9 : Nilai Kuat Tekan Binder Geopolimer Ringan

( Fly ash dan lumpur Sidoarjo bakar yang memakai Al powder ) umur 21 hari

Dengan adanya Al powder , bisa menurunkan nilai berat volume yang cukup berarti , namun penurunan nilai kuat tekan juga berarti , lebih rendah dari pada nilai kuat tekan jika pengembangnya foam.

e.Binder Geopolimer ringan dengan bahan Fly ash dan lumpur Sidoarjo dengan Al powder sebagai pengembang dan diperkuat dengan serat.

Hasil dari campuran tersebut ditampilkan mulai Tabel 10

Tabel.10: Nilai Berat Volume Binder Geopolimer Ringan

( Fly ash dan lumpur Sidoarjo bakar yang memakai Al powder dan serat kenaf ) umur 21 hari

3 3 634 625 598

No Berat Al Powder

Kuat Tekan Binder Geopolimer Ringan rata2 (MPa)

Dengan cara Perawatan Tanpa Steam Steam 1 Steam 2

1 1 1.59 1.63 2.05

2 2 1.43 1.24 1.93

(6)

6 Tabel .11 : Nilai Kuat Tekan Binder Geopolimer Ringan

( Fly ash dan lumpur Sidoarjo bakar yang memakai Al powder dan serat ) umur 21 hari

Peran serat pada campuran ini kurang berarti pada peningkatan nilai kuat tekan

Merujuk SNI 03-0349-1989

No Berat serat Berat Volume Binder Geopolimer Ringan rata2 (kg/m3)

Dengan cara Perawatan Tanpa Steam Steam 1 Steam 2

1 1 657.6 644.0 627.7

2 2 646.9 647.2 641.6

3 3 712.5 708.5 703.5

No Berat serat (%)

Kuat Tekan rata2 (MPa) Dengan cara Perawatan Tanpa Steam Steam 1 Steam 2

1 1 1.4 1.55 1.97

2 2 1.75 1.91 2.88

3 3 1.80 2.01 2.40

(7)

7 Daftar Pustaka

Metronews.com. 2011. Lima Tahun Semburan Lumpur Lapindo .

<http://www.metrotvnews.com/metromain/newsvideo/2011/05/27/129025/Lima-Tahun-Semburan-Lumpur-Lapindo/82>

Davitdovits, J. (1994). Properties of Geopolymer Cements. Saint-Queuntin, France.

I II III IV I II III IV Kuat Tekan Bruto Rata-rata Minimum N/mm2 10 7 4 2.5 7 5 3.5 2 Kuat Tekan Bruto Masing-masing Benda Uji Minimum N/mm2 9 6.5 3.5 2.1 6.5 4.5 3 1.7 Penyerapan Air Rata-rata Maksimum % 25 35 - - 25 35 - -

Gambar

Tabel 1 dan 2 tersebut menunjukkan bahwa kuat tekan geopolimer baik yang berupa binder ataupun  beton mempunyai nilai kuat tekan yang cukup berart
Tabel 6 dan 7 menunjukkan adanya penambahan serat dapat menaikan nilai kuat tekan , tapi juga  menaikkan nilai berat volumenya, namun nilai tersebut mqasih tidak jauh dari 1000kg/m 3

Referensi

Dokumen terkait

(1) Ketentuan sebagaimana dimaksud dalam Pasal 12 B ayat (1) tidak berlaku, jika penerima melaporkan gratifikasi yang 10 Pasal 12 B Undang-Undang Tipikor ini

Data fungsi paru berupa normal (FEV1/FVC ≥ 80%) dan rendah (FEV1/FVC ≤80%) sedangkan data illness perception terdiri dari masing-masing domain yaitu sembilan dimensi,

Sumber: Hasil Pengolahan Data.. Peta Jarak SMA Negeri dengan Pemukiman Penduduk di Kabupaten Lampung Tengah Tahun 2013. Jarak SMA Negeri dengan desa atau pemukiman

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk membuat Kurva Intensitas Durasi Frekuensi (IDF) dan mengetahui perubahan penggunaan lahan di Daerah Aliran sungai Bogowonto

Dalam menjamin mutu, relevansi, produktivitas, dan keberlanjutan kegiatan pelayanan/ pengabdian kepada masyarakat, unit pengelola program studi doktor menempuh

Hal ini bukan merupakan „impian yang mustahil‟ karena potensi Indonesia untuk menjadi global player keuangan syariah sangat besar, diantaranya: (i) jumlah penduduk

belajaran yang dikembangkan termasuk dalam kate- gori baik dan memenuhi kriteria kelayakan untuk di- laksanakan dalam pembelajaran di kelas; 2) hasil uji coba utama

Permasalahan yang akan diselesaikan pada proyek akhir ini adalah merancang dan membuat antena horn piramidal yang memiliki dua buah polarisasi untuk aplikasi