ANALISIS PENGARUH PENERAPAN BALANCED SCORECARD TERHADAP PENINGKATAN KINERJA PERUSAHAAN (STUDI KASUS PADA PERUSAHAAN DAERAH AIR MINUM (PDAM) LAMONGAN)
Teks penuh
Gambar
Dokumen terkait
Berdasarkan uraian yang telah dijelaskan pada bab sebelumnya tentang pengukuran kinerja perspektif keuangan dan perspektif pelanggan menggunakan konsep Balanced
Kinerja perusahaan pada semua perspektif yaitu perspektif keuangan, perspektif pelanggan, perspektif bisnis internal dan perspektif pertumbuhan dan pembelajaran menunjukkan hasil
Berdasarkan hasil analisis yang dilakukan, dapat diketahui bahwa perspektif keuangan belum menunjukkan indikasi yang baik, sedangkan perspektif pelanggan, proses bisnis internal
Berdasalkan hasil pengujian, dapat diambil kesimpulan kinerja PDAM Kota Denpasar dari perspektif pelanggan, proses bisnis internal, pembelajaran dan pertumbuhan termasuk
Balanced Scorecard memandang kinerja dari perspektif keuangan (finansial), pelanggan, proses bisnis internal, pembelajaran dan pertumbuhan.. Namun ada keterbatasan
Balanced Scorecard mengukur kinerja dari empat perspektif, yaitu perspektif keuangan, perspektif pelanggan, perspektif bisnis internal, dan perspektif pertumbuhan
Selanjutnya adalah kinerja pada perspektif pelanggan akan memberikan dampak pada perspektif keuangan pada PDAM Kota Malang tahun 2012 – 2014 yang diukur dengan
Kinerja perusahaan pada semua perspektif yaitu perspektif keuangan, perspektif pelanggan, perspektif bisnis internal dan perspektif pertumbuhan dan pembelajaran menunjukkan hasil