-Bachelor of Science Mathematics (UI, 1974)
- Bachelor of Science Physics (UNAS, 1980)
- Sarjana Pendidikan Fisika (IKIP Jakarta, 1991)
- Magister of Theoretical Physics (UI, 1997)
-Magister of Psychometric (UI, 2003)
-
International Training Course on Leadership Development (NIE, Singapura 2007)
-Doctor of Psychometric (UI, 2010)
Ketua Pusat Pelayanan Informasi Data Publik
Dinas Pendidikan Proviinsi DKI Jakarta
T im Teknis Penilai Jabatan Fungsional Guru Tingkat Pusat
Biro Kepegawaian Kemdikbud
Pernon Akbar
Nama Lengkap :
Pernon Akbar
Pangkat / Gol :
Pembina Utama / IV.e
NIP
: 195305091985031005
Alamat
: Jl. Crysant No. 3, Jakarta Utara
:
[email protected]
KEMENTERIAN PENDIDIKAN DAN KEBUDAYAAN 2013
KEGIATAN
Penilaian DUPAK dan
Bukti Fisik
Keputusan MENPAN Nomor 26 Tahun 1989
Keputusan MENPAN Nomor 84 Tahun 1993
Peraturan MENPAN dan RB Nomor 16 Tahun 2009
Jabatan Fungsional Guru dan Angka Kreditnya
sudah 2 kali disempurnakan
Ketentuan pelaksanaan peraturan tersebut juga disempurnakan
Pernon AkbarJENJANG JABATAN FUNGSIONAL GURU
(Permenneg PAN & RB No.16/2009, pasal 17)
Guru
Pertama
Guru
Muda
Guru
Madya
Guru
Utama
Penata Muda, IIIa
Penata Muda Tingkat I, IIIb
Penata, IIIc
Penata Tingkat I, IIId
Pembina, IVa
Pembina Tingkat I, IVb
Pembina Utama Muda, IVc
Pembina Utama Madya, IVd
Pembina Utama, IVe
100
150
200
300
400
550
700
850
1050
50
50
100
100
150
150
150
200
Kebutuhan
angka kredit (AKK), PKB (AKPKB), dan Unsur
Penunjang (AKP)
untuk kenaikan pangkat dan jabatan
42
38
81
78
119
119
116
155
5
5
10
10
15
15
15
20
AKK AKPKB AKP
Pernon Akbar
3+0
3+4
3+6
4+8
4+12
4+12
5+14
5+20
AK PB/BK
KONVERSI NILAI PK GURU (ke Skala 100)
Keterangan:
Nilai PKG (100) maksudnya nilai PK Guru dalam skala 0 - 100 menurut Permenneg PAN & RB No. 16 Tahun 2009
Nilai PKG adalah nilai PK GURU yang diperoleh dalam proses PK GURU sebelum dirubah dalam skala 0 – 100 menurut Permenneg PAN & RB No. 16 Tahun 2009
Nilai PKG Tertinggi adalah nilai tertinggi PK GURU yang dapat dicapai, misalnya PK GURU pembelajaran (14 kompetensi) adalah 56 berasal dari 14 x 4 bagi
Contoh: Nilai PKG(100) = (49/56) x 100 = 87,50
100
tertinggi
GURU
PK
Nilai
GURU
PK
Nilai
(100)
GURU
PK
Nilai
Pernon AkbarMenghitung Angka Kredit (pembelajaran/pembimbingan
Keterangan:
AKK adalah angka kredit kumulatif minimal yang dipersyaratkan untuk kenaikan pangkat
AKPKB adalah angka kredit PKB yang diwajibkan (sub unsur pengembangan diri, karya ilmiah, dan/atau karya inovatif), minimal 90%
AKP adalah angka kredit unsur penunjang sesuai ketentuan (paling banyak 10%)
JM adalah jumlah jam mengajar (tatap muka) guru di sekolah/madrasah atau jumlah konseli yang dibimbing oleh guru BK/Konselor
JWM adalah jumlah jam wajib mengajar (24 – 40 jam tatap muka per minggu) bagi guru kelas atau mata pelajaran atau jumlah konseli (150 – 250 konseli per tahun) yang dibimbing oleh guru
BK/Konselor
NPK adalah prosentase perolehan hasil penilaian kinerja 4 adalah waktu rata-rata kenaikan pangkat (reguler), 4 tahun
JM/JWM = 1 bagi guru yang mengajar 24-40 jam tatap muka per minggu atau bagi guru BK/Konselor yang membimbing 150 – 250 konseli per tahun.
JM/JWM = JM/24 bagi guru yang mengajar kurang dari 24 jam tatap muka per minggu atau JM/150 bagi guru BK/Konselor yang membimbing kurang dari 150 konseli per tahun
4
NPK
JWM
JM
AKP)
AKPKB
(AKK
tahun
per
kredit
Angka
Pernon Akbar150
Unsur
utama
≥90%
135
Pendidikan
119
Penilaian
Kinerja
Guru
Kegiatan Pembelajaran
dan Tugas Tambahan
PKB
Pengembangan
Diri
4
Compulsory
Publikasi Ilmiah
Karya Inovatif
12
Unsur penunjang≤10%
15
KEBUTUHAN ANGKA KREDIT
(Guru Madya IV/a ke Guru Madya IV/b)
NO K O M P E T E N S I Cara Menilai A. Pedagogik
1. Menguasai karakteristik peserta didik Pengamatan & Pemantauan 2. Menguasai teori belajar dan prinsip-prinsip pembelajaran yang mendidik Pengamatan
3. Pengembangan kurikulum Pengamatan
4. Kegiatan pembelajaran yang mendidik Pengamatan
5. Pengembangan potensi peserta didik Pengamatan & Pemantauan
6. Komunikasi dengan peserta didik Pengamatan
7. Penilaian dan evaluasi Pengamatan
B. Kepribadian
8. Bertindak sesuai dengan norma agama, hukum, sosial dan kebudayaan nasional Pengamatan & Pemantauan 9. Menunjukkan pribadi yang dewasa dan teladan Pengamatan & Pemantauan
10. Etos kerja, tanggung jawab yang tinggi, rasa bangga menjadi guru Pengamatan & Pemantauan
C. Sosial
11. Bersikap inklusif, bertindak obyektif, serta tidak diskriminatif Pengamatan & Pemantauan
12. Komunikasi dengan sesama guru, tenaga kependidikan, orang tua, peserta didik, dan masyarakat Pemantauan
D. Profesional
13. Penguasaan materi, struktur, konsep dan pola pikir keilmuan yang mendukung mata pelajaran yang diampu Pengamatan
14. Mengembangkan keprofesionalan melalui tindakan yang reflektif Pemantauan
Format 1A.(1)
Pernon Akbar
Nama Guru
:
NIP/Nomor Seri Karpeg
:
Pangkat /Golongan Ruang
:
Terhitung Mulai Tanggal
NUPTK/NRG
:
Nama sekolah
:
Alamat Sekolah
:
Tanggal mulai bekerja di sekolah ini
:
Periode penilaian
:
LAPORAN DAN EVALUASI
PENILAIAN KINERJA GURU MATA PELAJARAN
Pernon Akbar
PERSETUJUAN
(persetujuan ini harus ditandatangani oleh penilai dan guru yang dinilai)
Penilai dan guru yang dinilai menyatakan telah membaca dan memahami semua aspek yang ditulis/dilaporkan dalam format ini dan menyatakan setuju
Nama guru: Nama Penilai:
Tanda tangan Tanda Tangan
--- ---
Kriteria Nilai
Kompetensi 1 : Mengenal karakteristik peserta didik 1 2 3 4 Kompetensi 2 : Menguasai teori belajar dan prinsip-prinsip
pembelajaran yang mendidik
1 2 3 4
Kompetensi 3 : Pengembangan kurikulum 1 2 3 4
Kompetensi 4 : Kegiatan pembelajaran yang mendidik 1 2 3 4 Kompetensi 5 : Memahami dan mengembangkan potensi 1 2 3 4 Kompetensi 6 : Komunikasi dengan peserta didik 1 2 3 4
Kompetensi 7 : Penilaian dan Evaluasi 1 2 3 4
Kompetensi 8 : Bertindak sesuai dengan norma agama, hukum, Sosial, dan kebudayaan nasioal Indonesia
1 2 3 4
Kompetensi 9 : Menunjukkan pribadi yang dewasa dan teladan 1 2 3 4 Kompetensi 10 : Etos kerja, tanggung jawab yang tinggi,
rasa bangga menjadi guru,
1 2 3 4
Kompetensi 11 : Bersikap inklusif, bertindak objektif serta tidak diskriminatif
1 2 3 4 Kompetensi 12 : Komunikasi dengan sesama guru, tenaga kependidikan,
orang tua peserta didik, dan masyarakat
1 2 3 4
Kompetensi 13 : Penguasaan materi struktur konsep dan pola pikir keilmuan
yang mendukung mata pelajaran yang di ampu
1 2 3 4
Kompetensi 14 : Mengembangkan keprofesian melalui tindakan reflektif 1 2 3 4
Nilai PKG Min 14 – Maks 56
Kompetensi Pedagoggik Kompetensi Kepribadian Kompetensi Sosial Kompetensi Profesional
Format hasil penilaian kinerja Guru MP
Pernon Akbar Format 1A (3)
Kriteria Nilai
Kompetensi 1 : Menguasai teori dan praksis pendidikan 1 2 3 4 Kompetensi 2 : Mengaplikasikan perkembangan fisiologis dan psikologis
serta prilaku konseli
1 2 3 4
Kompetensi 3 : Menguasai esensi layanan BK dalam jalur, jenis dan jenjang satuan pendidikan
1 2 3 4
Kompetensi 4 : Beriman dan bertaqwa kepada Tuhan Yang Maha Esa 1 2 3 4 Kompetensi 5 : Menghargai dan menjunjung tinggi nilai-nilai
kemanusiaan, individualitas dan kebebasan memilih
1 2 3 4
Kompetensi 6 : Menunjukkan integritas dan stabilitas kepribadian yang kuat 1 2 3 4 Kompetensi 7 : Menampilkan kinerja berkualitas tingi 1 2 3 4 Kompetensi 8 : Mengimplementasikan kolaborrasi internal di tempat bekerja 1 2 3 4 Kompetensi 9 : Berperan dalam organisasi dan kegiatan profesi BK 1 2 3 4 Kompetensi 10 : Mengimplementasikan kolaborasi antar profesi 1 2 3 4 Kompetensi 11 : Menguasai konsep dan praksis penilaian untuk memahami
kondisi, kebutuhan dan masalah konseling
1 2 3 4
Kompetensi 12 : Menguasai kerangka teoritik dan praksis BK 1 2 3 4
Kompetensi 13 : Merancang program BK 1 2 3 4
Kompetensi 14 : Mengimplementasikan program BK yang komprehensif 1 2 3 4 Kompetensi 15 : Menilai proses dan hasil kegiatan BK 1 2 3 4 Kompetensi 16 : Memiliki kesadaran dan komitmen terhadap etika profesional 1 2 3 4 Kompetensi 17 : Menguasai konsep dan praksis penelitian dalam BK 1 2 3 4
Nilai PKG Min 17 –
Maks 68
Format hasil penilaian kinerja Guru BK
Kompetensi Pedagoggik Kompetensi Kepribadian Kompetensi Sosial Kompetensi Profesional Pernon Akbar Format 1A (3)
Nama : NIP : Tempat/Tanggal Lahir : Pangkat/Jabatan/Golongan : TMT sebagai guru : Masa kerja : Jenis kelamin : Pendidikan Terakhir/Spesialisasi : Program Keahlian yang diampu : Nama Instansi/Sekolah : Telp/Fax : Kelurahan : Kecamatan : Kabupaten/Kota : Provinsi :
FORMAT PENGHITUNGAN ANGKA KREDIT PK GURU KELAS/MATA PELAJARAN
Format 1A (4)
a.
Nilai PK Guru Kelas / Mata pelajaran
Konversi nilai PK GURU ke dalam skala 0 – 100 sesuai Permenneg PAN & RM No. 16 Tahun 2009 dengan rumus
Berdasarkan hasil konversi ke dalam skala nilai sesuai dengan peraturan tersebut, selanjutnya ditetapkan sebutan dan persentase angka kreditnya
Perolehan angka kredit (untuk pembelajaran) yang dihitung berdasarkan rumus berikut ini.
100
tertinggi
PKG
Nilai
PKG
Nilai
(100)
PKG
Nilai
4
NPK
(JM/JWM)
AKP)
-AKPKB
-(AKK
tahun
satu
Kredit
Angka
FORMAT PENGHITUNGAN ANGKA KREDIT PK GURU KELAS/MATA PELAJARAN
Guru yang dinilai, Penilai,
Jakarta,
Kepala Sekolah
91
100
Amat baik
76
90
Baik
61
75
Cukup
51
60
Sedang
≤50
Kurang
Permennegpan & RB No.16/2009
KONVERSI NILAI KINERJA
125%
100%
75%
50%
25%
dari jumlah angka kredit yang dibutuhkan per tahun
Pernon Akbar
PENILAIAN KINERJA
4
3
2
1
Kinerja di atas standar
Kinerja yang tidak diterima
Kinerja sesuai standar
Kinerja di bawah standar
ANGKA KREDIT PEMBELAJARAN
PER TAHUN
(Contoh 1)
Amat
baik
[{150 – (4 + 12) – 15} × 24/24 × 125%]/4 37,188
Baik
[{150 – (4 + 12) – 15} × 24/24 × 100%]/4 29,750
Cukup
[{150 – (4 + 12) – 15} × 24/24 × 75%]/4
22,312
Sedang
[{150 – (4 + 12) – 15} × 24/24 × 50%]/4
14,875
Kurang
[{150 – (4 + 12) – 15} ×(24/24) × 25%]/4 7,438
Guru Madya, Pembina Gol IV.a bertugas mengajar Kimia (Angka kredit pembelajaran
dipersyaratkan)
ANGKA KREDIT PEMBIMBINGAN
PER TAHUN (Contoh 2)
Amat
baik
[{150 – (4 + 12) – 15} ×(150/150) × 125%]/4 37,188
Baik
[{150 – (4 + 12) – 15} ×(150/150) × 100%]/4 29,750
Cukup
[{150 – (4 + 12) – 15} ×(150/150) × 75%]/4 22,312
Sedang [{150 – (4 + 12) – 15} ×(150/150) × 50%]/4 14,875
Kurang
[{150 – (4 + 12) – 15} ×(150/150) × 25%]/4 7,438
Guru Madya, Pembina Gol IV/a bertugas sebagai Konselor atau Guru BK (Angka kredit
pembimbingan dipersyaratkan)
• Kepala bengkel = 50% X + 50% Y
• Kepala perpustakaan = 50% X + 50%Y
• Kepala laboratorium = 50% X + 50% Y
• Wakil kepala sekolah = 50% X + 50% Y
NILAI KINERJA
(guru dengan tugas tambahan)
• Kepala sekolah = 25% X + 75% Y
• Kepribadian dan Sosial
• Kepemimpinan
• Pengembangan Sekolah/Madrasah
• Pengelolaan Sumber Daya
• Kewirausahaan
• Supervisi
Kepala Sekolah
• Kepribadian dan Sosial
• Kepemimpinan
• Pengembangan Sekolah/Madrasah
• Kewirausahaan
• Bidang Tugas
Wakil Kepala
Sekolah
• Kepribadian
• Pengelolaan Lingkungan dan P3
• Sosial
• Pengorganisasian Guru/Laboran/Teknisi
• Pengelolaan dan Administrasi
• Pengelolaan Pemantauan dan Evaluasi
• Pengembangan dan Inovasi
Kepala
Laboratorium/B
engkel
KOMPONEN PK GURU TUGAS TAMBAHAN
• Merencanakan program perpustakaan
• Melaksanakan program perpustakaan
• Mengevaluasi program perpustakaan
• Kembangkan koleksi perpustakaan
• Mengorganisasi layanan jasa informasi perpustakaan
• Menerapkan teknologi informasi dan komunikasi
• Mempromosikan perpustakaan & literasi informasi
• Mengembangkan kegiatan perpustakaan sebagai sumber
belajar kependidikan
• Memiliki integritas dan etos kerja
• Mengembangkan profesionalitas kepustakawanan
Kepala
Perpustakan
• Kepribadian
• Sosial
• Perencanaan
• Pengelolaan Pembelajaran
• Pengelolaan Sumber Daya Manusia
• Pengelolaan Sarana Prasarana
• Pengelolaan Keuangan
• Ealuasi dan Pelaporan
Ketua
Program
Keahlian
KOMPONEN PK GURU TUGAS TAMBAHAN
UNSUR UTAMA DAN PENUNJANG TUGAS GURU
(Lampiran I Permenpan dan RB No. 16 Tahun 2009)
NO
UNSUR
SUBUNSUR
I Pendidikan A. Pend. Sekolah dan mendapat ijazah/gelar ( 3) B. Diklat prajabatan dan memperoleh STTPP atau
sertifikat (1)
II Pembelajaran/ Bimbingan & Tugas
Tertentu
A. Melaksanakan proses pembelajaran (1)
B. Melaksanakan proses pembimbingan (1)
C. Melaksanakan tugas lain yang relevan dengan fungsi sekolah (13)
III Pengembang Keprofesian Berkelanjutan
A. Melaksanakan pengembangan diri (diklat & keg kolektif unt peningkatan kompetensi) (10)
B. Melaksanakan publikasi ilmiah (23)
C. Melaksanakan karya inovatif (12)
IV Penunjang Tugas Guru
A. Perolehan gelar/ijazah diluar bid yg diampunya (3)
B. Melaksanakankegiatan yg mendukung tugas guru (9)
C. Perolehan penghargaan/tanda jasa (4)
80 kegiatan
ANGKA KREDIT UNSUR UTAMA PENDIDIKAN Berdasarkan Permenpan & RB No 16 Tahun 2009
NO. UNSUR SUB UNSUR KEGIATAN ANGKA
KREDIT PELAKSANA 1. PENDIDIKAN 1. Mengikuti pendidikan
dan memperoleh gelar/ijazah/akta
1 Doktor (S3) 2 00
Sem ua Jenjang 2 Pasca Sarjana (S2) 150 Semua Jenjang 3 Sarjana/Diploma IV 100 Semua Jenjang
Ijazah sebelum tahun 2005:
Mendapat gelar kesarjanaan lainnya (S1, S2, S3)
Sarjana non LPTK di samping
yang telah diperoleh atau sarjana bukan
kependidikan yang tidak sesuai dengan bidang
tugasnya Angka Kredit = 5
S1, S2, S3 LPTK yang tidak sesuai dengan bidang
tugasnya Angka Kredit = 15
Dimasukkan pada Unsur Utama Pendidikan
ANGKA KREDIT UNSUR PENUNJANG
Pendukung Pendidikan berdasarkan
Angka kredit Unsur Penunjang Pendidikan
Permenpan & RB No. 16 Tahun 2009
1. S1 Angka Kredit 5
2. S2 Angka Kredit 10
3. S3 Angka Kredit 15
ANGKA KREDIT UNSUR PENDIDIKAN
DAN PENDUKUNG TUGAS GURU
NO UNSUR UTAMA
PENDIDIKAN
SATUAN HASIL
BUKTI FISIK
ANGKA
KREDIT
1
Mengikuti pendidikan
dan memperoleh
gelar/ijazah/akta
1. Doktor/S3
2. Magister/S2
3.
Sarjana/S1/D4
IJAZAH
dilegalisir oleh Dekan Fak, Ketua ST, Dirpoltek, Koordinator Kopertis Surat Ijin Belajar/Tugas belajar200
150
100
2
Mengikuti pelatihan
prajabatan bagi guru
calon pegawai
/program induksi
STTP
disahkan oleh Kepala Sekolah/Madrasah
SERTIIFIKAT
disahkan oleh Kepala Sekolah/Madrasah
NO
UNSUR
PENUNJANG
SATUAN HASIL
BUKTI FISIK
ANGKA
KREDIT
1
Memperoleh gelar/
Ijazah yg tidak
sesuai dgn bidang
yang diampunya
1.Doktor/S3
2.Magister/S2
3.Sarjana/S1/D4
IJAZAH
dilegalisir oleh Dekan Fak, Ketua ST, Dirpoltek, Koord Kopertis Surat Izin Belajar/Tugas Belajar15
10
5
2
Melaksanakan
kegiatan yg
mendukung tugas
guru
1. Membimbing siswa dlm praktik kerja nyata/ praktik
industri/ekstrakurikuler dan yang sejenisnya
-SURAT TUGAS
dari Kepsek/Madrasah- LAPORAN
hasil membimbing siswaKriteria:
- Sesuai dengan spesialisasi keahlian/ kependidikannya - Siswa yg dibimbing adalah
siswa dari sekolah/madrasah tempat guru bertugas
NO
UNSUR
PENUNJANG
SATUAN HASIL
BUKTI FISIK
ANGKA
KREDIT
2. Sebagai pengawas ujian
penilaian dan evaluasi
terhadap proses dan hasil
belajar tingkat:
a. Sekolah
b. Nasional
SK
dari Kepsek/Madrasah0,08
0,08
NO SUB
UNSUR
SATUAN HASIL
BUKTI FISIK
ANGKA
KREDIT
3.Menjadi anggota organisasi
profesi sebagai:
a. Pengurus aktif
b. Anggota aktif
SK, fotocopy Kartu Anggota,
Surat Pernyataan dari Ketua bahwa ybs aktif sbg pengurus/anggota
Kriteria: anggota yang memiliki
profesi/keahlian yang sama, bersifat nasional/regional dan diakui oleh pemerintah/Kemdikbud
1
0,75
4. Menjadi anggota
kepramuka-an sebagai:
a. Pengurus aktif
b. Anggota aktif
SK, fotocopy kartu anggota
1
0,75
NO SUB
UNSUR
SATUAN HASIL
BUKTI FISIK
ANGKA
KREDIT
5. Menjadi Tim Penilai Angka
Kredit
- Sertifikat Tim Penilai
yang di tandatangani oleh Mendikbud - Fotocopy SK Tim Penilai
-Surat Keterangan PJYBW , dhi Sekretaris
Tim Penilai yang menerangkan jumlah DUPAK yg dinilai selama kurun waktu
tertentu
Kriteria: sekurang-kurangnya telah 1 tahun sebagai Tim Penilai
6. Menjadi tutor/pelatih/instruktur
Setiap 2 JAMPEL
-Surat Tugas,
-Fotocopy jadwal Kegiatan - Laporan Pelaksanaan Kegiatan Kriteria:
-Sesuai dengan bidang keahliannya -Kegiatan diselenggarakan oleh
pemerintah/yayasan/organisasi/lembaga donor yang diakui pemerintah
0,04
NO SUBUNSUR
KEGIATAN
BUKTI FISIK
ANGKA
KREDIT
3 Perolehan penghargaan/ tanda jasa1. Memperoleh tanda jasa Satya
Lancana Karyasatya: a. 30 tahun b. 20 tahun c. 10 tahun SERTIFIKAT/PIAGAM 3 2 1
2. Memperoleh penghargaan /tanda jasa
SERTIFIKAT/PIAGAM
Kriteria:
-Penghargaan atas prestasi dalam
pengabdiannya secara terus menerus dan berkesinambungan dalam waktu yang relatif lama kepada nusa bangsa dan negara di bidang
pendidikan/kemanusiaan /kebudayaan
-Guru yg mendapat penghargaan Guru Berprestasi Tk Nasional diberikan AK tambahan untuk KenaikanJabatan/KP
• Kriteria menilai IJAZAH:
1. Perguruan tinggi terakreditasi BAN PT
2. Bukan pendidikan kelas jauh, kecuali program kerjasama
Pemda dengan perguruan tinggi tertentu dalam rangka
penuntasan guru minimal berkualifikasi S1/DIV .
3. Pendidikan jarak jauh yang diakui HANYA Universitas Terbuka
4. SK/surat izin belajar. Perlu dicermati izin belajar tidak
mengganggu pelaksanaan tugas; kalau perguruan tinggi
diketahui di lokasi yang sangat jauh (lintas propinsi/lintas
kabupaten/kota, lebih dari 60 Km) maka Guru tersebut harus
tugas belajar.
5. SK Tugas belajar dan SK pembebasan sementara
6. SK pengaktifan/pengangkatan kembali
•
http://ban-pt.kemdiknas.go.id/direktori.php
ALAMAT UNTUK MENGETAHUI AKREDITASI PRODI PERGURUAN TINGGISesuai Surat Edaran Dirjen Dikti tanggal 23 September 2002
Masyarakat dimohon agar mewaspadai dan berhati-hati terhadap berbagai
tawaran pendidikan tinggi yang bercirikan sebagai berikut:
1.
Menawarkan berbagai macam gelar dari luar negeri, atau gelar-gelar
dari lembaga yang menggunakan nama asing seperti halnya:
•
Harvard International University
• World Association of Universities and Colleges
• American World University
• Northern California Global University,
• Edtracon International Institute,
• Institute of Business & Management “Global”,
• American Management University,
• American Global University,
• American International Institute of Management and Technology,
• Jakarta Institute of Management Studies (JIMS),
Lanjutan . . .
•
AIMS School of Business Law
•
Washington International University
•
American Institute of Management Studies
•
International Distance Learning Program (IDLP)
•San Pedro College of Business Administration
•Kennedy Western University,
•
University of Berkley,
•
Berkley International University
•American Genesco University
2.
Menawarkan berbagai macam kemudahan seperti
halnya alih kredit, mahasiswa pindahan, keringanan
SPP, pembebasan SPP, beasiswa, kuliah jarak jauh,
program ekstensi, kuliah mandiri, jaminan wisuda,
pemendekan lama studi, dan kemudahan lain yang
sejenis.
3.
Menawarkan berbagai program yg berbeda dengan
kaidah dan norma pendidikan tinggi seperti halnya
kelas paralel, kelas jauh, program kerjasama, kelas
akhir pekan, kelas eksekutif, program yg
dipadatkan/dimampatkan, ujian persamaan dan bentuk
lain yg sejenis.
Untuk mencegah terjadinya kekecewaan terhadap mutu
dan
legalitas
Pendidikan
tinggi,
maka
anggota
masyarakat diharapkan:
o Mencari informasi langsung ke Direktorat Dikti
dan/ atau Koordinator Kopertis Wilayah setempat
ttg status prodi/lembaga pendidikan tinggi
o Mencari informasi langsung ke BAN-PT ttg
peringkat akreditasi prodi lembaga pendidikan
tinggi
o Untuk memudahkan perolehan info tsb di atas,
maka dapat pula dilakukan dengan membuka
website www/dikti.org dan www.ban-pt.or.id
• Dra. Maria, Guru Biologi SMP Negeri 1 Kota Makassar memperoleh Ijazah S2
dengan gelar M.Pd., Prodi Pendidikan Kependudukan dan Lingkungan Hidup
Kekhususan Konservasi Lingkungan, Universitas Negeri Makassar. Berapa
tambahan angka kredit ijazah S2 tersebut?.
• Berdasarkan ijazah dan dokumen lainnya, maka Dra.
Maria mendapat tambahan angka kredit pendidikan
pada unsur utama sebesar … yang berasal dari selisih
angka kredit ijazah S2 dengan S1
•
• Drs. Ferry Tanzil, Guru Bahasa Indonesia di SMA Negeri 1 Kota Bukittinggi.
Memperoleh Ijazah S2 dengan gelar M.Pd., Prodi Manajemen Pendidikan,
dari Universitas Negeri Padang. Berapa Nilai Angka Kredit Ijazah S2
tersebut?.
• Cek sesuai kriteria:
• Prodi pada Ijazah S2 tidak sesuai dengan bidang studi yang diampu.
• Berdasarkan bukti fisik/ijazah dan surat izin belajar, Drs. Ferry Tanzil
mendapat angka kredit pendidikan unsur penunjang sebesar 10.
Abdul Haris, Guru SDN 1 Bandung Selatan, pangkat
Pembina golongan IV/a. Pada bulan Januari
mengajukan penilaian dengan melampirkan antara
lain ijazah S2 – Magister Pendidikan Prodi Teknologi
Pembelajaran Universitas PGRI Adi Buana Surabaya
dan surat izin belajar dari Bupati.
1. Akreditasi Prodi A PTP di Surabaya
2. Guru Kelas SDN1 Bandung Selatan
3. Surat Bupati menyatakan izin belajar di luar jam
kerja, tidak menganggu tugas-tugas kedinasan,
biaya sendiri, dan tidak menuntut penyesuian
ijazah kecuali formasi memungkinkan (??)
4. S1 PGSD, S2 TP
• Haryati, S.Pd., Guru Kelas V di SD Negeri 8 Jakarta Selatan.
- Pengurus PGRI Provinsi DKI Jakarta
- Anggota KKG (Kelompok Kerja Guru)
Pada tahun 2010, memperoleh Ijazah S2 Pend. Bahasa Indonesia
• Berapa angka kredit yang diperoleh sebagai pengurus dan
anggota organisasi profesi ?
• Angka kredit pendidikan S2?
•
• Bukti fisik yang dilampirkan:
Fotocopy Kartu Anggota PGRI dan KKG
Surat Keterangan dari Ketua Organisasi Profesi
menjelaskan status keanggotaan
Fotocopy ijazah yang telah dilegalisir
Angka kredit menjadi Pengurus PGRI: 1 anggota KKG:
0,75, dengan ketentuan telah menjadi
pengurus/anggota aktif minimal 1 tahun.
Angka kredit ijazah S2 dihitung sebagai unsur utama,
yaitu selisih AK ijazah S2 dan S1: 150 – 100 = 50
• Dyah Irianti, S.Pd., Guru SMP Neg 3 Semarang mengajar Biologi.
Memperoleh ijazah S2 Ilmu Administrasi, kosentrasi Ilmu
Administrasi Pendidikan
.
Yang bersangkutan tidak mendapat
surat izin belajar dari pejabat yang berwenang
• Bukti fisik yang harus dilampirkan?
• Berapa angka kredit ijazah ybs?
• Iis Suarningsih, Guru SMPN 3 Kab. Sumedang,
pendidikan DIII/AIII, mengajar IPS, Geografi,
memperoleh ijazah S1Pendidikan Geografi dari
STKIP Bale Bandung dengan gelar S.Pd, ijazah S1
ditetapkan oleh Ketua STKIP Bale Bandung pada 12
Oktober 2005.
• Bukti fisik yang harus diperiksa?
• Berapa angka kredit ijazah ybs?
• 1. Ijazah diperiksa:
• a. Akreditasi PTS/PTM STKIP Bale Bandung
• buka website BAN PT
• b. Kesesuaian dg bidang studi yang
• diampu
• c. Lokasi tempat bertugas dengan PTS/PTM
• 2. Surat ijin belajar/tugas belajar
Nara Sumber : PERNON AKBAR
Waktu : 10 Jam Pelajaran
Bimbingan Teknis Calon Tim Penilai
Jabatan Fungsional Guru & Angka Kredit
Kementrian Kelautan dan Perikanan RI
Materi BIMTEK:
Penilaian DUPAK dan
Bukti Fisik
Penilaian DUPAK dan Bukti Fisik
57No
Waktu Keterangan
A Kamis – Jumat, 14 – 15 November 2013
1 Pengantar Penilaian DUPAK dan Bukti Fisik
(Mengenal Dokumen)
3 jp
2 Latihan Penilaian DUPAK dan Bukti Fisik
(Diskusi Kelompok)
5 jp
3 Pembahasan Hasil Penilaian Dupak dan
Bukti Fisik
(Perwakilan Kelompok)
2 jp
Bahan pelatihan : 1. Dokumen DUPAK
keg. sebelum pengamatan
keg. selama pengamatan di
atau luar kelas
keg. setelah pengamatan PENGUMPULAN FAKTA
(fakta dari: studi dokumen, diskusi, proses
pembelajaran/pembimbingan, wawancara kolega, siswa, orang tua) PEMANTAUAN PENGAMATAN PENILAI MEMAHAMI: - Pedoman PK Guru - Instrumen PK Guru - Indikator kompetensi
Nilai PK Guru
(14/17
kompetensi)
CATATAN HASIL: Pengamatan dan/atau/ pemantauan pemberian skor 0,1,2 indikator kinerja pemberian nilai 1,2,3, dan
4 per-kompetensi guru dan penilai setuju
Laporan hasil
PK Guru
Proses PK Guru
3
Pernon AkbarDaftar Usul Penetapan Angka
Kredit (
Lampiran I
)
Surat Pernyataan Melaksanakan
Tugas Pembelajaran/Bimbingan
dan Tugas Tertentu (
Lampiran II
)
Surat Pernyataan Melakukan
Pengembangan Keprofesian
Berkelanjutan (
Lampiran III
)
Surat Pernyataan Melakukan
Kegiatan Penunjang (
Lampiran IV
)
Daftar Usul Penetapan Angka Kredit,
MELIPUTI:
4
DOKUMEN USULAN:
1. Ijazah Terakhi
r
2. SK Pangkat / Jabatan
Terakhir
3. PAK Terakhir
4. SK Penyesuaian Jenjang
Jabatan
5. SK Penyesuaian Angka
Kredit
6. SK BKN NIP Baru
7. DP3 2 Tahun Terakhir
8. Kartu Pegawai
BUKTI FISIK MELAKSANAKAN
TUGAS PEMBELAJARAN/
BIMBINGAN DAN TUGAS
TERTENTU
Format 1A (4)
BUKTI FISIK MELAKUKAN
PENGEMBANGAN KEPROFESIAN
BERKELANJUTAN:
1. Kegiatan Pengembangan Diri
2. Publikasi Ilmiah
3. Karya Inovatif
BUKTI FISIK
MELAKUKAN
KEGIATAN
PENUNJANG
(IJazah, STTP, SK,
Laporan,Sertifikat,
Piagam
Lampiran DUPAK
MELIPUTI:
5
Pernon AkbarLakukan verifikasi hasil PK Guru , kemudian
verifikasi
Lampiran II
DUPAK dengan Bukti Fisik
(Format 1A (4)
Lakukan verifikasi
Lampiran III
DUPAK dengan melakukan
penilaian terhadap PD, Publikasi Ilmiah dan Karya Inovatif
Lakukan verifikasi
Lampiran IV
DUPAK dengan
melakukan penilaian bukti fisik
Hasil verifikasi Lampiran II, III, dan IV DUPAK
digunakan untuk verifikasi nilai AK pada
Lampiran I
DUPAK
Isilah Form PAK (
Lampiran V
) sesuai perolehan
AK pada
Lampiran I
DUPAK
Langkah Umum
Penilaian DUPAK dan Bukti Fisik
6
Mengenal Dokumen DUPAK
(contoh usulan pertama kali setelah diberlakukannya Permenneg PAN
No 16 Tahun 2009, masa penilaian 1 Juli 2010 s.d 31 Desember 2013)