BAB IV ANALISIS TENTANG METODE PENENTUAN AWAL WAKTU SALAT DENGAN JAM ISTIWA DALAM KITAB SYAWARIQ AL-ANWAR
Teks penuh
Dokumen terkait
Perhitungan awal waktu salat dalam kitab Natijah al-Miqaat dengan menggunakan rubu’ mujayyab sebagai alat bantu hitungnya jika dibandingkan dengan penentuan awal
Mulai dari zuhur, saat tergelincirnya matahari, kemudian asar, saat bayang-bayang benda sama dengan bendanya, magrib setelah matahari terbenam seluruhnya, isya saat
Wadhifah, Nashifatul, “Studi Analisis metode Penentuan Awal Waktu Salat Dengan Jam Istiwa’ Dalam Kitab Syawariq Al-Anwar”, Skripsi Fakultas Syari’ah IAIN
Ihtiyâth suatu langkah pengaman dengan menambah pada waktu Salat (Untuk Zuhur, Ashar, Magrib, Isya, Shubuh serta Imsak dan Dhuha) atau mengurangkan ( untuk terbit
Musyaiyadah “Studi Analisis Metode Penentuan Awal Waktu Salat dengan Jam Istiwa’ dalam Kitab Syawariqul Anwar”, Skripsi Srata 1Fakultas Syari’ah dan Ekonomi Islam
mencari sudut waktu mempertimbangkan panjangnya busur siang 4 (niṡfunnahār) dan busur malam 5 (niṡfullail), sehingga dalam rumus- rumus yang dipakai pada waktu
Dalam perhitungan waktu salat Duwi Arsana, beliau hanya memasukkan data -0.8333 sebagai kerendahan ufuk ketika waktu salat maghrib dan waktu terbit, jika
Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa Perspektif fikih ibadah terhadap peredaran bumi dalam penentuan waktu salat yaitu pada waktu Zuhur saat matahari tergelincir, waktu Asar saat