Hikayat Negeri Johor - Repositori Institusi Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan
Teks penuh
Dokumen terkait
Laki-laki muda itu diantar oleh nakhoda menghadap Syahbandar, lalu berkata, “Tuanku Syahbandar, hamba datang hendak melaporkan bahwa istri hamba dibawa lari orang yang membawa
Gde Ubaya menduga-duga bahwa orang itu pasti raja Selaparang beserta permaisurinya, sedangkan wanita yang masih muda itu pastilah sang Putri Denda Mandalika.. Karena itu,
Dalam kisah E, Raja Aceh juga bernama Sultan Iskandar Muda, tetapi ditambah kata 'Zulkarnaen' di belakangnya. Raja ini juga digam- barkan
Aladin pun masuk ke gua untuk meng- ambillampu wasiat itu. la menuju ke tempat yang ditunjukkan kakek itu. Apa yang dice- ritakan kakek itu benar.
ngaku sebagai Oatuk Hitam. Apakah kau ingin mati?" tanya Datuk Lintang ketika dia yakin bahwa Panglima Jati bukan Datuk Hitam.. "Aku akan melayani tantanganmu,
P ada masa setelah Raja Haji Fisabilillah dimakamkan di Pulau Penyengat , Sultan Mahmud yang berkuasa penuh di kerajaan Riau mengeluarkan surat perintah kepada para ahli
Besok aku tetap harus menghadap Raja Bumijo Gugoto untuk melaporkan kejadian tentang sebongkah emas yang aku terima dari raja, ternyata di dalamnya hanyalah batu
Raja Sahrisatan suka hatinya. Ahl~ nujum itu pun ber- mahan diri untuk pulang. Diam-diam ia masuk ke istana. Permaisuri yang mendengar bahwa Zuhrah adalah Sultan