SILABI METODOLOGI PENELITIAN
PERTEMUAN POKOK BAHASAN
1
2
3
4
5
6 7
Ikhtisar pengertian-pengertian pokok :
Metodologi, metode dan teknik, penelitian, ilmu, dan teknologi
Logika dan penalaran ilmiah pada penyusunan kerangka penalaran/berfikir, perumusan hipotesis, penyimpulan hasil penelitian
Metode dan teknik dalam proses penelitian : Identifikasi dan perumusan masalah, pemecahan masalah melalui kajian pustaka untuk menyusun kerangka penalaran dan perumusan hipotesis
Pengujian hipotesis melalui pengumpulan dan analisis data, penyajian data dan interpretasi, penyimpulan hasil penelitian.
Penulisan naskah ilmiah :
Penyusunan usulan penelitian dan laporan penelitiandalam bentuk karya ilmiah sesuai langkah penelitian
Referensi :
Nazir, M. 2003. Metode Penelitian. Ghalia Indonesia, Jakarta.
Surakhmad, W. 1994. Pengantar Penelitian Ilmiah. Tarsito,
Bandung.
Arikunto, S. 1996. Prosedur Penelitian. Rineka Cipta, Jakarta.
Hadi, S. 2004. Metodologi Research. ANDI, Yogjakarta.
MATERI I
PENELITIAN (Research) :
•
Kegiatan memperluas pengetahuan (knowledge) dengan
menggunakan metode tertentu dan memenuhi persyaratan
tertentu
•
Penyelidikan secara hati-hati dan sempurna terhadap suatu
masalah, sehingga diperoleh jawaban yang tepat terhadap
masalah tersebut.
PENGETAHUAN (knowledge) :
Segala sesuatu yang diketahui
ILMU PENGETAHUAN (Science) :
•
Pengetahuan yang disusun secara sistematis sedemikian rupa
sehingga isinya dapat dipertanggungjawabkan kebenarannya
•
Ilmu disusun berdasarkan pengetahuan yang sudah ada,
dikumpulkan, diatur dan disusun sehingga pengetahuan yang
sudah diketahui secara umum dalam ilmu akan dapat diketahui
dengan lebih masuk akal (logis)
•
TEKNOLOGI (Technology)
Hasil dari penerapan ilmu yang digunakan dalam kegiatan
sehari-hari
EKS : teknologi dlm pertanian, peternakan, kedokteran, farmasi
dsb
ILMU
ILMU DASAR/ILMU MURNI
•
ILMU-ILMU ALAM/NATURAL
SCIENCE
•
ILMU-ILMU SOSIAL/SOCIAL
SCIENCE
•
ILMU KEMANUSIAAN/HUMA
NIORA
ILMU TERAPAN/APPLIED
SCIENCE/teknologi
Eks :
•
Ilmu Pertanian
•
Ilmu Ternak
•
Kimia farmasi
PENELITIAN
PENELTIAN
DASAR
PENELITIAN
PENGEMBANGAN
PENELITIAN
TERAPAN
ILMU BARU
ILMU BARU
TEKNOLOGI
BARU
BENTUK PERLUASAN ILMU
ILMU DASAR
(Id)
Id
Penelitian dasar
ILMU DASAR
(Id)
pengembangan
ILMU TERAPAN
(It)
It
ILMU TERAPAN
(It)
It
Pengembangan
ILMU DASAR
(Id)
Id
ILMU TERAPAN
(It)
PENELITIAN
ILMU PENGETAHUAN TTG OBJEK ATAU FENOMENA
(GEJALA) DI ALAM
Memahami suatu SISTEM
•
Sistem terdiri dari subsistem dalam suatu hierarki
•
Pemahaman thd suatu sistem dpt tercapai dg mengetahui
relasi/hubungan antar sistem dg subsistemnya
•
Eks : tanaman sbg organisme merupakan sistem (i)
subsistemnya : Organ (i-1), jaringan (i-2), sel (i-3) dst
•
Tanaman juga merupakan sistem dari suprasistem
(ekosistem) bisa disimbulkan dg i-1 dan memiliki relasi dg
lingkungan (i-2)
•
Relasi tanaman dg lingkungannya (i-1 + i-2)
Metodologi Penelitian
Ilmu yg mempelajari metode dan teknik penelitian
•
Metode dan Teknik adalah bentuk-bentuk khusus prosedur
atau cara kerja untuk mencapai tujuan
•
Metode : bentuk khusus prosedur dalam suatu cabang
aktivitas mental mengacu pd sisi konsepsi (konsep)
•
Teknik : bentuk khusus prosedur dalam suatu cabang
Proses Penalaran ; mempergunakan sejumlah proposisi yg
dianggap benar untuk menghasilkan proposisi baru
•
Premis : proposisi yg dijadikan dasar penalaran
- Premis Major : proposisi yg bersifat umum/luas
- Premis minor : proposisi yg bersifat khusus/sempit
•
Konklusi : simpulan
•
Hubungan premis dg konklusi disebut konsekuensi
Logika :
Metode yang diciptakan untuk meneliti ketepatan penalaran
Penalaran
suatu bentuk pemikiran (berisi konsep dan proposisi)
•
Konsep : lambangnya kata (bahasa)
Eks : tanaman, benih, hama, penyakit
•
Proposisi : rangkaian konsep, lambangnya kalimat (bahasa)
PENALARAN
•
Deduktif : konklusi lebih sempit dari premis
•
Induktif : konklusi lebih luas dari premis
Umum/universal
Khusus/partikular
deduktif
•
Dalam deduksi harus ada premis major disamping premis
minor
•
Sifat penalaran : Logis atau tidak logis
- Penalaran logis : bentuk valid/tepat
- penalaran tidak logis : kesimpulan menyesatkan
•
Syarat konklusi benar :
- premis benar
- susunan benar
PENALARAN ILMIAH
Penalaran yg mempergunakan cara dan alat ukur
Yg lebih akurat
Penalaran ilmiah dalam menyusun kerangka berpikir,
merumuskan hipotesis dan kesimpulan dilakukan secara
bolak-balik antara deduksi dengan induksi
INDUKSI
GENERALISASI DARI PROPOSISI YG KHUSUS
Proposisi Partikular Proposisi Universal
Ciri-ciri induksi :
•
Premis merupakan proposisi empiris
•
Konklusi lebih luas dari premis
•
Konklusi memiliki kredibilitas rasional(probabilitas), tidak
mutlak benar
DEDUKSI
TUJUAN PENELITIAN
MENEMUKAN, MENGEMBANGKAN DAN MENGUJI
KEBENARAN ILMU PENGETAHUAN
PENELITIAN
ILMU
Proses Hasil
KEBENARAN
PENELITIAN
ILMU
Proses Proses Hasil
Almack (1930)
Whitney (1960)
KEBENARAN :
A. Kebenaran Ilmiah
1. Kebenaran Ilmiah diterima karena 3 hal :
* Koheren : konsisten dg pernyataan sebelumnya yg dianggap benar
* Koresponden : memiliki hubungan secara faktual dg objek dr pernyataan tersebut
B. Kebenaran nonilmiah
1. Penemuan secara kebetulan
2. Penemuan secara akal sehat
3. Penemuan melalui wahyu
4. Penemuan secara intuitif
5. Penemuan secara trial and error
6. Penemuan secara spekulatif
7. Penemuan kebenaran karena kewibawaan
Persyaratan penelitian :
1. Sistematis : dilaksanakan menurut pola tertentu, shg mencapai tujuan
2. Berencana : dilaksanakan dg unsur kesengajaandan telah dipikirkan langkah-langkahnya
3. Mengikti konsep Ilmiah (John Dewey and Kelly) • Adanya masalah
• Merumuskan masalah • Menetapkan hipotesis • Mengumpulkan data • Membuat kesimpulan
• Membuat generalisasi dan implikasi
Berdasarkan syarat tersebut penelitian dibagi 3 langkah utama (Arikunto, S., 1996) :
A. Persiapan
B. Pelaksanaan
Perincian lebih detail dari tahapan penelitian
1. Mengidentifikasi masalah
2. Studi pendahuluan
3. Perumusan masalah
4. Perumusan Kerangka pemikiran dan hipotesis
5. Memilih pendekatan
6. Menentukan variabel dan sumber data
7. Menentukan dan menyusun instrumen
8. Mengumpulkan data
9. Menganalisis data
10.Menarik kesimpulan dan membuat implikasi
11.Membuat laporan
1. IDENTIFIKASI MASALAH
MASALAH
PENELITIAN
JAWABAN
MASALAH
HIPOTESIS
KESIMPULAN
RASIONALISTIK/
BERNALAR
PERTIMBANGAN DALAM MENENTUKAN MASALAH
1. Interested Topic (diminati peneliti)
2. Managable Topic (berada dlm jangkauan kemampuan peneliti)
3. Obtainable Data (ada kemudahan dlm memperoleh data)
4. Significant Topic (bermanfaat, original, menarik)
Masalah (terlihat langsung atau tak langsung)
Identifikasi dan Seleksi
Mengembangkan Masalah :
1. Jadilah sarjana dalam bidang khusus (Rummel) • Cari kekurangan dr suatu uraian
• Perhatikan uraian yg bertentangan satu sama lain • Teliti problem yg timbul dr tata kerja yg menarik
perhatian
2. Bersikap kritis dalam membaca dan mendengar
3. Mengungkap kembali gagasan riset
Sumber Masalah :
1. Observasi lapangan
2. Diskusi
3. Ahli riset/Dosen
2. Studi Pendahuluan
Kegiatan eksplorasi secara lebih mendalam thd
Permasalahan yg akan diteliti
Secara garis besar permasalahan/problema dlm penelitian terbagi 3, yaitu ;
1. Problema mengetahui status dan mendeskripsi fenomena (penelitian deskriptif)
2. Problema membandingkan dua fenomena atau lebih
3. Problema untuk mencari hubungan antara dua fenomena • Korelasi sejajar
• Korelasi sebab akibat
Masalah dinyatakan dlm Judul Penelitian
Syarat sebuah judul :
• Dinyatakan secara singkat dan jelas
• Terdiri atas kata ilmiah yang disebut variabel
• Mencerminkan sifat dari problema/hubungan antar variabelnya (untuk yg sifatnya hubungan)
Cara melakukan studi pendahuluan :
1. Membaca literatur
2. Konsultasi dengan pakar
Manfaat studi pendahuluan :
1. Memperjelas masalah
2. Menjajagi kemungkinan dilanjutkannya penelitian
3. Mengetahui apa yg telah dihasilkan orang lain untuk penelitian serupa dan bagian mana dr permasalahan yg belum terpecahkan
3. MERUMUSKAN MASALAH
MEMBERI DEFINISI/BATASAN, KEPENTINGAN
DAN MANFAAT PENELITIAN
Uraian rumusan masalah meliputi :
1. Definisi dr terminologi variabel dlm judul
2. Alasan pemilihan judul atau Pentingnya penelitian
3. Problematik penelitian/rumusan masalah : pertanyaan yg diajukan dalam penelitian yg akan dijawab setelah
penelitian selesai
4. Tujuan dan kegunaan penelitian : sesuatu yg diperoleh setelah penelitian selesai dan untuk apa kegunaannya
4.
MERUMUSKAN KERANGKA
PEMIKIRAN DAN HIPOTESIS
KERANGKA PEMIKIRAN : kegiatan bernalar/alur berpikir peneliti untuk memecahkan masalah dalam penelitian dengan mempergunakan POSTULAT
POSTULAT/anggapan dasar ; dasar pemikiran yg
Bahan Pustaka :
• Primer : publikasi berkala memuat hasil penelitian • Sekunder : textbook, ensiklopaedi, atlas
• Tersier : Current contens, abstract
Alur Bernalar dlm Kerangka Pemikiran
DEDUKSI DAN INDUKSI
HIPOTESIS
JAWABAN SEMENTARA THD MASALAH
PENELITIAN YG KEBENARANNYA MASIH HRS DIUJI
Berdasarkan Hipotesis Peneliti bekerja
Mengumpulkan Informasi
Ciri Hipotesis yg Baik : • Hipotesis dapat diuji
• Hipotesis jelas, terbatas dan sederhana
• Secara logis ada hubungan dg kerangka berpikir • Hipotesis menyatakan hubungan antar variabel
Peranan Hipotesis :
• Memberi batas jangkauan kerja peneliti
• Mempersiapkan peneliti pd kondisi fakta dan hubungan antar fakta
• Alat sederhana memfokuskan fakta yg tercerai berai jd kesatuan yg menyeluruh
Sumber untuk menggali Hipotesis
•
Ilmu Pengetahuan• Wawasan
• Bahan literatur
• Data yg tersedia
• Analogi atau kesamaan
5. MEMILIH PENDEKATAN
MENENTUKAN BAGAIMANA METODE/CARA
MEMPEROLEH INFORMASI (DATA & FAKTA)
UNTUK MENGUJI HIPOTESIS
METODE PENELITIAN :
1. Metode Sejarah 2. Metode Deskriptif
3. Metode eksperimental
4. Metode Grounded Research
5. Metode kaji terap (action research)
Metode Eksperimental
Penelitian yg dilakukan dg mengadakan
Manipulasi thd objek penelitian dan
ada pengendalian oleh peneliti
Rancangan Percobaan/Experimental Design
Rangkaian kegiatan berupa langkah-langkah yg
dipersiapkan secara kritis dan seksama mengenai
berbagai aspek untuk dapat diselenggarakan dalam
bentuk percobaan hingga diperoleh informasi yg
6. MENENTUKAN VARIABEL DAN SUMBER DATA
VARIABEL : Objek penelitian yg memiliki nilai bervariasi
Jenis Variabel :
• Dependent variable/variabel terikat • Independent variable/variabel bebas
Model matematis hubungan variabel bebas dan terikat
Y = f (X)
Variabel dalam penelitian : • Perlakuan
• Respons
Variabel memiliki indikator/ciri
•Variabel perlakuan, indikatornya taraf perlakuan •Variabel respons:
- Statis : besarannya tidak dipengaruhi waktu, pengukuran satu kali
- Dinamis : besarannya dipengaruhi waktu, pengukuran beberapa kali
Sifat variabel menentukan metode analisisnya
SUMBER DATA
SUBJEK DARIMANA INFORMASI DAPAT DIPEROLEH
Wilayah sumber data :
• Populasi : penelitin dilakukan thd semua anggota populasi • Sampel : penelitian dilakukan thd sebagian anggota
7. MENENTUKAN DAN MENYUSUN INSTRUMEN
Pertimbangan penelitian sampling :1. Mengurangi kerepotan 2. Meningkatkan ketelitian 3. Efisiensi
4. Penelitian bersifat destruktif
5. Menekan bias akibat reliabilitas peneliti 6. Populasi terlalu besar
Penentuan Jumlah Sampel • Besarnya populasi
• Homogenitas populasi
• Resiko implikasi dari penelitian • Kemampuan peneliti
Prinsif sampling : sampel mewakili kondisi populasi sebenarnya
Teknik Sampling : • Cara Random • Cara Ordinal • dsb
Instrumen : alat bantu bagi peneliti untuk memperoleh data
Instrumen penelitian observasi : chek list berisi rincian variabel respons (indikator variabel respons)
8. PENGUMPULAN DATA
Setiap variabel respons hrs dibuat batasan yg jelas agar tak meragukan & menimbulkan bias
Data : hasil pencatatan peneliti (angka & fakta)
DATA
INFORMASI
MENARIK
KESIMPULAN
Analisis Data : • Editing
• Tabulasi data • Analisis
Interpretasi Data :
Membaca hasil analisis data secara kritis dan rasional/ pemberian makna thd hasil analisis data
Membahas :
Membandingkan deduksi kerangka pemikiran dg hasil
analisis data dan didukung hasil penelitian orang lain yang relevan
9. MENGANALISIS DATA
SESUAI DG RUMUSAN MASALAH,
HIPOTESIS, RANCANGAN PERCOBAAN,
10. MENARIK KESIMPULAN DAN
MEMBUAT IMPLIKASI/SARAN
KESIMPULAN :
•
Kristalisasi hasil interpretasi dan pembahasan
Yg merupakan jawaban thd problematik penelitian
•
Dirumuskan dalam kalimat yg tegas, padat,
Susunan kata yg baik dan benar
SARAN
DISUSUN BERDASARKAN KESIMPULAN,
MERUPAKAN IMPLIKASI PENELITIAN, BERUPA HAL-HAL YG DIANJURKAN DAN YG HARUS DIPERBAIKI DARI PENELITIAN DAN RELEVAN DG KEGUNAAN PENELITIAN
11. PENULISAN LAPORAN ILMIAH/TESIS
MENGIKUTI SISTEMATIKA DAN TATA CARA
JUDUL PENELITIAN
1. SPURIOUS TITLE
JUDUL YANG TERDIRI DARI 1 VARIABEL DAN BERSIFAT NGAMBANG
2. NORMATIVE TITLE
JUDUL YANG TERDIRI ATAS DUA VARIABEL TETAPI TDK TERDAPAT HUBUNGAN ANTAR VARIABELNYA
3. JUDUL YANG TERDIRI ATAS DUA VARIABEL ATAU LEBIH YANG SALING BERHUBUNGAN
FORMAT PENULISAN USULAN PENELITIAN
JUDUL
LEMBAR PENGESAHAN KATA PENGANTAR
DAFTAR ISI DAFTAR TABEL DAFTAR GAMBAR DAFTARA LAMPIRAN BAB I PENDAHULUAN
1.1 Latar Belakang Penelitian
1.2 Identifikasi dan Rumusan Masalah 1.3 Tujuan Penelitian
1.4 Kegunaan Penelitian
BAB II KAJIAN PUSTAKA, KERANGKA PEMIKIRAN DAN
HIPOTESIS
2.1 Kajian Pustaka
2.2 Kerangka Pemikiran 2.3 Hipotesis
BAB III METODE PENELITIAN
3.1 Metode yang Digunakan 3.2 Operasionalisasi Variabel
3.3 Sumber dan Cara Penentuan Data 3.4 Teknik Pengumpulan Data
3.5 Rancangan Analisis dan Uji Hipotesis DAFTAR PUSTAKA
FORMAT TESIS BAB I PENDAHULUAN
1.1 Latar Belakang Penelitian
1.2 Identifikasi dan Rumusan Masalah 1.3 Tujuan Penelitian
1.4 Kegunaan Penelitian
BAB II KAJIAN PUSTAKA, KERANGKA PEMIKIRAN DAN HIPOTESIS
2.1 Kajian Pustaka
2.2 Kerangka Pemikiran 2.3 Hipotesis
BAB III METODE PENELITIAN
3.1 Metode yang Digunakan 3.2 Operasionalisasi Variabel
3.3 Sumber dan Cara Penentuan Data 3.4 Teknik Pengumpulan Data
3.5 Rancangan Analisis dan Uji Hipotesis IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN
4.1 4.2 dst.
V KESIMPULAN DAN SARAN 5.1 Kesimpulan
JUDUL PENELITIAN
MENCERMINKAN ISI PENELITIAN YANG MENGANDUNG VARIABEL ATAU HUBUNGAN VARIABEL
LEMBAR PENGESAHAN
TANDA PERSETUJUAN KOMISIS PEMBIMBING YANG MENYATAKIAN BAHWA USULAN PENELITIAN LAYAK DISEMIRKAN ATAU TESIS LAYAK DIUJI
LEMBAR PERNYATAAN
LEMBAR INI BERISI PERNYATAAN TENTANG
1. TESIS YG DIAJUKAN ADALAH ASLI DAN BLM PERNAH DIAJUKAN UNTUK MENDAPATKAN GELAR DI UNWIM ATAU UNIVERSITAS LAINNYA
2. MURNI GAGASAN, RUMUSAN DAN PENELITIAN PENULIS TANPA BANTUAN PIHAK MANAPUN KECUALI ARAHAN KOMISI PEMBIMBING
3. TIDAK TERRDAPAT KARYA YG TELAH DITULIS ATAU DIPUBLIKASIKAN ORG LAIN , KECUALI DICANTUMKAN SEBAGAI ACUAN YG DISEBUTKAN PENGARANGNYA DAN DITULIS DALAM DAFTAR PUSTAKA SESUAI
KETENTUAN YG BERLAKU
ABSTRACT
KEPALA TULISAN BERISI :
NAMA, TH, JUDUL, TESIS MAGISTER (MM/MP) PROGRAM PASCASARJANA UNWIM, KOMISI PEMBIMBING TANPA GELAR
ISI ABSTRACT :
BERISI TUJUAN, PENDEKATAN, METODE,
HASIL /KESIMPULAN DAN IMPLIKASI PENELITIAN PENULISAN :
ABSTRAK
KEPALA TULISAN BERISI :
NAMA, TH, JUDUL, TESIS MAGISTER PROGRAM
PASCASARJANA UNWIM, KOMISI PEMBIMBING TANPA GELAR
ISI ABSTRACT :
BERISI TUJUAN, PENDEKATAN, METODE,
HASIL /KESIMPULAN DAN IMPLIKASI PENELITIAN PENULISAN :
DITULIS DALAM BAHASA INDONESIA, 1 SPASI, 150 – 200 KATA
KATA PENGANTAR
MENGANTARKAN TULISAN BERISI JUDUL, TUJUAN
PENULISAN, UCAPAN TRIMAKASIH PADA BERBAGAI PIHAK ATAS TERSELENGGARANYA PENELITIAN DAN
PENULISAN TESIS SERTA HARAPAN MANFAAT DR TESIS
DAFTAR TESIS
SUSUNAN TESIS SESUAI DG TATA URUT /SISTEMATIKA TESIS
DAFTAR TABEL
SUSUNAN TABEL SECARA SISTEMATIS YANG TERDAPAT DALAM TESIS
DAFTAR GAMBAR
SUSUNAN GAMBAR SECARA SISTEMATIS YANG TERDAPAT DALAM TESIS
DAFTAR LAMPIRAN
BAB I PENDAHULUAN
MENGURAIKAN MASALAH PENELITIAN SECARA UMUM YG DISAJIKAN SECARA RINGKAS DAN PADAT MELIPUTI
1.1 Latar Belakang Penelitian
Mencerminkan dinamika pemikiran mengapa fenomena ygdihadapi layak diteliti , secara garis besar berisi :
Pernyataan tentang fenomena yg akan diteliti, diangkat dari masalah teoritis atau masalah praktis yang dirumuskan berupa Tema sentral atau Problem issue sebagai gambaran
kondisional dan situasional fenomena yg dihadapi sehingga layak untuk diteliti
Argumentasi tentang masalah penelitian (menunjukkan
permasalahan sebagai perbedaan antara das sein dan das sollen (teori yg ada), disertai argumentasi data empiris yang melandasi pendeskripsian timbulnya fenomena
gambaran apa yang diharapkan dari hasil penelitian seperti dampak positif sebagai pencanangan manfaat secara praktis dan teoritis
1.2 Identifikasi dan Rumusan Masalah
Identifikasi masalah : penjabaran dari tema sentral Rumusan masalah :
• Hal-hal spesifik yg dipertanyakan terkait dengan masalah yang dihadapi/diteliti
•Dinyatakan dengan jelas, tegas dan konkrit tentang masalah yang akan diteliti berupa kalimat pertanyaan
• Mengarah pada faktor-faktor apa yg mempengaruhi fenomena, bagaimana pengaruh faktor terhadap fenomena dan seberapa besar pengaruh faktor terhadap fenomena
1.3 Tujuan Penelitian
1.4 Kegunaan Penelitian
Mengungkapkan secara spesifik manfaat yang hendak dicapai dari ;
Aspek teoritis berupa sumbangan terhadap Ilmu Pengetahuan
Aspek praktis (guna laksana) yaitu manfaat yg dapat dicapai dari penerapan hasil penelitian dalam kegiatan praktek
BAB II KAJIAN PUSTAKA, KERANGKA PEMIKIRAN DAN HIPOTESIS
Mengemukakan dengan ringkas, jelas dan padat tentang hasil kajian pustaka yang terkait dengan masalah penelitian untuk kemudian menguraikan kerangka berpikir peneliti dan
merumuskan hipotesis
2.1 Kajian Pustaka
Membahas pustaka yg berhubungan dengan masalah penelitian, difokuskan pada aspek-aspek yang relevan dengan rumusan masalah, diulas secara kritis berdasarkan kepustakaan yang ada lengkasp dengan nama pengarangnya dan tahun serta
pernyataannya.
Kajian pustaka penting sebagai pembanding untuk membahas hasil penelitian.
2.2 Kerangka Pemikiran
Alur pikir peneliti didasarkan pada premis-premis berupa teori yg diyakini kebenarannya dan hasil penelitian sebelumnya yang relevan untuk sampai pada simpulan berupa hipotesis yang merupakan jawaban sementara terhadap masalah yang diteliti.
2.3 Hipotesis (kerja/deduksi)
•Simpulan probabilistik sebagai jawaban atas masalah
BAB III: METODE PENELITIAN
Menegaskan pendekatan, metode, dan teknik yang
digunakan untuk mengumpulkan dan menganalisis data
yang dapat menjawab masalah atau menguji hipotesis.
Menjelaskan
pula
argumentasi
tentang
pemilihan
pendekatan atau metode dengan memperhatikan sifat-sifat
variabel yang diteliti dan jenis informasi yang diperlukan,
menguraikan struktur dan strategi penelitian yang
meliputi :
3.1 Metode yang Digunakan
Penetapan metode-metode yang digunakan dalam
penelitian sesuai dengan jenis penelitian.
3.2 Operasionalisasi Variabel
Menjabarkan variabel/ sub variabel kepada konsep,
indikator dan ukuran yang diarahkan untuk
memperoleh nilai variabel penelitian.
3.3 Sumber dan Cara Penentuan Data/ Informasi
Menguraikan sumber untuk memperoleh data baik
sumber primer maupun sekunder berikut cara
penentuannya.
3.4 Teknik Pengumpulan Data
Pengumpulan data secara teknis baik dengan
menggunakan kuesioner, wawancara, observasi atau
kombinasi.
3.5 Rancangan Analisis dan Uji Hipotesis
BAB IV: HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN
Bab ini memuat hasil penelitian dan pembahasan. Dalam penyajian ada dua versi yang dapat digunakan. Pertama, hasil penelitian disajikan dalam Sub Bab tersendiri terpisah dengan Pembahasan. Versi ini hanya menimbulkan masalah teknis penyajian karena hasil penelitian dibahas pada sub bab yang terpisah. Kedua, hasil penelitian diikuti langsung dengan pembahasan. Versi ini memberikan penyajian yang praktis karena pembahasan bersatu dengan hasil penelitian. Isi bab ini sedikitnya harus memuat uraian tentang fakta terhadap jawaban yang diajukan dalam Identifikasi Masalah. Fakta bisa deskriptif, verifikatif atau keduanya bergantung pada pertanyaan penelitian. Setiap hasil penelitian harus dibahas dengan menggunakan teori / referensi. Sub Bab ini disajikan sesuai dengan kebutuhan.
BAB V: KESIMPULAN DAN SARAN
5.1 Kesimpulan
Kesimpulan yang disajikan disini adalah kesimpulan penelitian ( kesimpulan statistik disajikan pada bab IV). Kesimpulan penelitian adalah jawaban yang disajikan secara ketat padat dan tidak menimbulkan interpretasi lain dari pertanyaan penelitian. Kesimpulan dapat menerima atau menolak hipotesis penelitian. Kadar menerima dan menolak pada dasarnya adalah sama selama penelitian yang digunakan berpedoman pada scientific research. Isi kesimpulan hendaknya mengungkap bagaimana terjadinya suatu masalah dan mengapa masalah itu terjadi. Karena itu dalam kesimpulan sudah implisit fakta masalah sebagai dasar untuk merumuskan saran.
5.2. Saran
Memuat dua jenis saran yaitu saran akademik dan saran praktis. Saran akademik adalah saran untuk pengembangan ilmu termasuk diperlukannya suatu penelitian lanjutan. Saran praktis adalah saran yang diarahkan untuk pemecahan masalah praktis yang terkait dengan objek penelitian.