• Tidak ada hasil yang ditemukan

P SOP K3 003 Prosedur Pelatihan K3

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2017

Membagikan "P SOP K3 003 Prosedur Pelatihan K3"

Copied!
2
0
0

Teks penuh

(1)

Logo dan Nama

Perusahaan

PROSEDUR PELATIHAN K3

No Dok : P/SOP/K3/003 Terbit : 01 Februari 2013 No Rev : 0

Tgl Rev : -Hal : 1/2

A. TUJUAN

Tujuan prosedur ini ialah untuk memberi panduan mengenai tata-cara pengadaan pelatihan K3 Perusahaan.

B. RUANG LINGKUP

Prosedur ini berlaku di semua wilayah Perusahaan termasuk cabang.

C. REFERENSI

Panduan (Manual) Sistem Manajemen Keselamatan dan Kesehatan Kerja Perusahaan.

D. DEFINISI

-E. TANGGUNG JAWAB

1. Sekretaris P2K3 wajib mengidentifikasi kebutuhan pelatihan karyawan

berdasarkan struktur organisasi, bahaya dan resiko K3 serta kompetensi yang dibutuhkan yang terkandung dalam suatu pekerjaan.

2. HRD wajib memfasilitasi pelaksanaan Pelatihan K3 sebagaimana mestinya.

F. PROSEDUR

1. Persiapan Data.

1.1. Struktur Organisasi Perusahaan.

1.2. Hasil Identifikasi Bahaya, Penilaian dan Pengendalian Resiko K3. 1.3. Hasil Identifikasi Peraturan Perundang-undangan dan Persyaratan K3

Lainnya.

1.4. Hasil Investigasi Insiden/Kecelakaan Kerja.

1.5. Hasil Partisipasi dan Konsultasi K3 tenaga kerja maupun pihak luar. 1.6. Data-data lain yang relevan (hasil audit, pengukuran, dsj).

2. Identifikasi Kebutuhan Pelatihan K3.

2.1. Sekretaris P2K3 melakukan identifikasi pelatihan K3 berdasarkan data-data di atas.

2.2. Sekretaris P2K3 menentukan jadwal (target) dan penyelenggara pelaksanaan pelatihan K3.

2.3. Hasil identifikasi pelatihan K3 didokumentasikan di formulir identifikasi pelatihan K3 (P/FRM/K3/004).

2.4. Pelatihan dapat dilaksanakan sesuai jadwal apabila identifikasi pelatihan K3 sudah diperiksa oleh Ketua P2K3 dan disetujui oleh Pimpinan Perusahaan.

3. Pelaksanaan Pelatihan K3.

3.1. Pelatihan K3 dilaksanakan sesuai jadwal yang terdapat pada formulir identifikasi pelatihan K3.

3.2. Pelaksanaan Pelatihan K3 difasilitasi oleh HRD.

3.3. Sekretaris P2K3 dan HRD mencatat semua peserta yang hadir dalam formulir daftar hadir peserta pelatihan K3 (P-FRM-K3-005).

3.4. Pelaksanaan Pelatihan K3 didokumentasikan oleh HRD dan Sekretaris P2K3.

4. Laporan Pelatihan K3.

4.1. Sekretaris P2K3 membuat laporan pelaksanaan pelatihan K3 dengan format isi sebagai berikut :

(2)

Logo dan Nama

Perusahaan

PROSEDUR PELATIHAN K3

No Dok : P/SOP/K3/003 Terbit : 01 Februari 2013 No Rev : 0

Tgl Rev : -Hal : 2/2

b. Latar Belakang. c. Tujuan.

d. Judul Pelatihan K3.

e. Waktu dan Tempat Pelaksanaan. f. Penyelenggara.

g. Peralatan dan Bahan. h. Peserta.

i. Dana Anggaran.

j. Pelaksanaan Pelatihan K3. k. Dokumentasi Pelatihan K3. l. Kesimpulan.

m. Penutup.

4.2. Format Penomoran Laporan Pelaksanaan Pelatihan K3 : XXX /P/K3/PEL-K3/YY/ZZZZ.

a. XXX = tiga digit nomor laporan (contoh : 001, dst).

b. YY = angka romawi bulan diadakannya pelatihan K3 (contoh : VII = untuk bulan Juli, dst).

c. ZZZZ = tahun diadakannya pelatihan K3 (contoh : 2015, dst).

G. DOKUMEN TERKAIT

1. Formulir Identifikasi Pelatihan K3 (P/FRM/K3/004). 2. Formulir Daftar Hadir Pelatihan K3 (P/FRM/K3/005).

H. LAMPIRAN

1. Formulir Identifikasi Pelatihan K3 (P/FRM/K3/004). 2. Formulir Daftar Hadir Pelatihan K3 (P/FRM/K3/005). 3. Contoh Format Laporan Pelaksanaan Pelatihan K3.

Disusun

Sekretaris P2K3 Ketua P2K3Disetujui MengetahuiDirektur Sekretaris P2K3Diperiksa

Referensi

Dokumen terkait

Program pelatihan institusional berbasis kompetensi yang dilaksanakan oleh UPT Pelatihan Kerja Mojokerto tersebut akan dapat sesuai dengan harapan apabila didasari

Tinjauan Manajemen dilaksanakan melalui kegiatan Rapat Pimpinan minimal 1 kali dalam satu tahun ajaran atau di luar jadwal rencana, apabila ada hal-hal penting yang berkaitan

Diterbitkan oleh LPPM IST AKPRIND Yogyakarta 40 evaluasi pelatihan peserta dapat menerapkan K3 listrik dalam melaksanakan pengerjaan pembangkit Listrik Tenaga Surya

Hasil dari kegiatan pelatihan yang dilaksanakan pada LPD Desa Adat Piling yang diikuti oleh seluruh pengurus LPD yang terdiri dari ketua, sekretaris, bendahara, dan pegawai

Program pelatihan institusional berbasis kompetensi yang dilaksanakan oleh UPT Pelatihan Kerja Mojokerto tersebut akan dapat sesuai dengan harapan apabila didasari

Bernard Keys dan Joseps Wolfe dalam Richard L.Daft (2011:122), mengemukakan bahwa pelatihan dan pengembangan merupakan upaya terencana yang dilakukan oleh perusahaan untuk

Pelatihan Keselamatan dan Kesehatan Kerja K3 Umum dan Kelistrikan Setelah dilakukan sosialisasi, dilaksanakan pelatihan Keselamatan dan Kesehatan Kerja K3 Umum dan Kelistrikan kepada

Peluang kegagalan dari pelatihan tersebut tetap ada, meskipun telah dilakukan tahapan identifikasi sebagaimana yang dilaksanakan oleh Coach Carter, namun kegagalan tersebut dalam