• Tidak ada hasil yang ditemukan

4. TEMUAN LAPANGAN DAN ANALISA

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2022

Membagikan "4. TEMUAN LAPANGAN DAN ANALISA"

Copied!
14
0
0

Teks penuh

(1)

4. TEMUAN LAPANGAN DAN ANALISA

4.1. Temuan Lapangan

Di dalam melakukan magang di perusahaan Positive - Auto Bridal 17, penulis melakukan pengumpulan data yang diperlukan untuk melakukan analisa terhadap permasalahan perusahaan. Berikut ini ada beberapa macam data yang dikumpulkan dan realisasi kerja yang dilakukan oleh penulis selama proses magang :

4.1.1. Produk dan Daftar Harga

Tabel 4.1. Produk dan Daftar Harga Positive – Auto Bridal 17 Car Wash Price List

Kategori

Treatment I II III IV

Ice Cream Car Wash (reduced price) Rp 35.000 Rp 35.000 Rp 35.000 Rp 40.000 ICW + Wax (Mesin Poles) + Glass Rp 110.000 Rp 110.000 Rp 115.000 Rp 125.000 Deep Cleaning Vacum &

Aromatherapy by "HYLA" Tanpa Cuci Rp 30.000 & Dengan cuci Rp 25.000

Tar Removal

Extra

Rp 25.000 Rp 30.000 Rp 30.000 Rp 35.000

Priority I II III IV

Superior Wash

Rp 135.000 Rp 135.000 Rp 140.000 Rp 150.000 SCW plus & Hyla

Prolong Rp 100.000 Rp 100.000 Rp 110.000 Rp 120.000

Priority = Jalur antrian khusus hidrolis no.1

(2)

Care Price List

Prolong : pencucian mobil tanpa air dengan pelumasan khusus untuk melindungi cat

Dalam sistem dari Positive - Auto Bridal 17 ini sedikit unik, karena apabila ada seseorang konsumen yang datang bersamaan dengan menginginkan pelayanan jasa yang berbeda maka pihak dari Positive - Auto Bridal 17 lebih memprioritaskan pelanggan-pelanggan yang memilih pelayanan jasa prioritas.

Kategori

Treatment I II III IV

Body Care Rp 360.000 Rp 395.000 Rp 430.000 Rp 460.000

Body Per Panel Rp 70.000 Rp 75.000 Rp 85.000 Rp 95.000

Exterior Rp 460.000 Rp 515.000 Rp 580.000 Rp 615.000

Undercariage Care Rp 150.000 Rp 170.000 Rp 200.000 Rp 225.000 Interior Care Rp 265.000 Rp 280.000 Rp 315.000 Rp 350.000

Engine Care Rp 150.000 Rp 165.000 Rp 180.000 Rp 200.000

Windshield Care Rp 55.000 Rp 65.000 Rp 75.000 Rp 80.000 Windshield Scratch Removal Rp 70.000 Rp 80.000 Rp 90.000 Rp 95.000

Windows Care 2 Baris Rp 100.000 3 Baris Rp 140.000

Deluxe Grooming Rp 680.000 Rp 770.000 Rp 830.000 Rp 900.000 Rust Prooving by Shell Rp 825.000 Rp 925.000 Rp 975.000 Rp 1.100.000 Teflon Protection only for Body,

Exterior, Deluxe Extra Rp 285.000

1 year Teflon Plan with Prolong Extra Rp 1.100.000

(3)

1. Superior Wash 2. Prolong 3. Car Care

Pelayanan-pelayanan di atas akan secara otomatis didahulukan dan mobil dari konsumen akan segera masuk pada Hydrolic 1, di mana Hydrolic 1 ini merupakan tempat melakukan proses pencucian mobil yang tercepat dari yang lainnya.

Untuk menggunakan mesin hidrolik 1, konsumen sebaiknya menelepon terlebih dahulu, sehingga mesinnya dapat disiapkan oleh pihak Positive - Auto Bridal 17.

Biasanya untuk jasa car wash, jenis car wash yang paling favorit bagi customer adalah Ice Cream Car Wash. Pengerjaan cuci mobil jenis Ice Cream sendiri biasanya memakan waktu kira-kira 45 menit. Sedangkan untuk cuci mobil jenis cuci wax+hyla rata-rata menghabiskan waktu sekitar 1 jam. Untuk mempermudah customer, perusahaan ini memberikan fasilitas untuk booking terlebih dahulu. Jadi misalnya ada customer yang ingin mencuci mobilnya atau mobilnya mau disalon, maka customer tersebut dapat membooking lebih dahulu dengan menghubungi Positive - Auto Bridal 17 untuk membuat janji kemudian customer hanya membawa mobilnya ke Positive - Auto Bridal 17.

4.1.2. Pesaing

Untuk pesaingnya sendiri, Positive - Auto Bridal 17 sendiri memiliki 2 pesaing yang kuat, yaitu Fit Gloss dan In and Out. Dua pesaing Positive - Auto Bridal 17 tersebut menjual jasa yang sama, yaitu pencucian mobil. Namun, mereka memiliki kelebihan dan kekurangannya masing – masing.

4.1.3. Standart Operating Prsedure (SOP)

Pihak Positive - Auto Bridal 17 tidak memiliki Standart Operating Prsedure(SOP) dalam melakukan proses pencucian mobil. Hal itu bisa bedampak negatif bagi proses kerjanya. Terlihat dari konsumen yang terlalu sering mengantri terlalu panjang, terkadang konsumen terpaksa harus menunggu lama. Padahal jika terdapat SOP, seharusnya proses pengerjaan lebih efektif.

(4)

4.1.4. Traffic Pengunjung

Untuk jumlah pengunjung sendiri, ada perbedaan yang cukup signifikan antara weekend dan weekdays. Untuk week-end sendiri, pengunjung yang datang rata – rata 60 mobil, maksimal 70 mobil. Sedangkan saat weekdays, pengunjung yang datang hanya 30 mobil. Sedangkan kapasitas dari Positive - Auto Bridal 17 sendiri adalah 60 mobil per harinya.

Untuk traffic line, penulis mengamati sebanyak dua kali, yaitu saat pagi hari, jam 08.30 – 09.00, dan juga saat sore hari, yaitu jam 15.30 – 16.00.

4.1.5. Target Market

Untuk target pasarnya, pihak Positive - Auto Bridal 17 sendiri menyasar masyarakat dengan kelas ekonomi menengah ke atas, yaitu kelas B, A, dan A+.

Hal itu dikarenakan, dari pihak Positive - Auto Bridal 17 melihat, pangsa pasar yang masih luas untuk kalangan menengah ke atas.

Hal itu diketahui, karena kita bisa melihat karakter bagaimana karakter dari konsumen untuk kalangan menengah ke atas, yaitu mereka lebih menyukai kepraktisan. Untuk kalangan masyarakat tersebut, biasanya mereka ingin mendapatkan hasil yang cepat dan sempurna, tanpa memikirkan biaya yang harus dikeluarkan.

Untuk itu, dengan mengetahui pasar yang dituju, maka pihak Poitive sendiri memang mengutamakan service yang dimiliki, di mana karyawan telah diberikan training untuk ramah terhadap konsumen, agar konsumen puas dengan pelayanan yang diberikan, dan kembali lagi ke Positive - Auto Bridal 17.

Untuk konsumen dari Positive - Auto Bridal 17 sendiri, teradiri dari mahasiswa dan orang bekerja. Tipe orang bekerja sendiri, dibagi dua, yaitu pemilik perusahaan, dan pegawai dari sebuah perusahaan.

Ada beberapa konsumen yang memiliki karakter yang sama dalam melakukan service di Positive - Auto Bridal 17, yaitu umur mobil maksimal 10 tahun, konsumen merupakan anggota komunitas tertentu, konsumen yang care tehadap mobilnya, dan konsumen yang menyukai otomotif.

(5)

4.2. Analisa Temuan Lapangan

4.2.1. Harga dan Produk Positive - Auto Bridal 17

Dari sisi harga, pihak Positive - Auto Bridal 17 sendiri diwajibkan untuk mengikuti harga yang telah ditetapkan oleh pihak Auto – Bridal. Namun, harga dari pihak Positive - Auto Bridal 17 juga tidak mahal. Dikatakan tidak mahal, karena pihak Positive - Auto Bridal 17 menggunakan sistem price – quality effect, di mana konsumen bukan merupakan konsumen yang sensitif terhadap harga akan produk atau jasa, karena lebih mementingkan kualitas, prestige, atau eksklusifitas (Kotler, 2000, p.460).

Dengan pelayanan yang memuaskan yang diberikan Positive - Auto Bridal 17, didukung dengan keramahan pelayanan dari karyawan, membuat konsumen merasa puas, dan memiliki ikatan emosional dengan Positive - Auto Bridal 17.

4.2.2. Pesaing Positive - Auto Bridal 17

Ada dua pesaing utama dari Positive - Auto Bridal 17 sendiri, yaitu Fit Gloss dan In and Out. Setelah berhasil mengidentifikasi pesaing, maka yang harus dilakukan adalah mengkaji pesaing, yaitu dengan mencari informasi mengenai kekuatan dan kelemahan pesaing, serta memutuskan untuk menghindari atau menyerang pesaing (Kotler, 2004, p.808).

Berikut adalah perbandingan kekurangan dan kelebihan Positive - Auto Bridal 17 dengan para pesaingnya, yaitu :

(6)

Tabel 4.2. Kekurangan dan Kelebihan Positive – Auto Bridal 17 dan para pesaingnya

Nama Perusahaan Kelebihan Kekurangan

Positive - Auto Bridal 17

a. Merupakan franchise dari Auto – Bridal yang sudah terjamin kualitasnya

b. Memiliki 3 mesin hidrolik, sehingga proses mencucinya bisa menampung mobil lebih banyak

a. Memiliki proses mencuci yang lebih lama dari para

pesaingnya, yaitu 20 menit b. Memiliki harga yang lebih

mahal daripada para pesaingnya

Fit Gloss

a. Memiliki lokasi yang lebih dahulu daripada Positive - Auto Bridal 17 dan In and Out

b. Memiliki harga paling murah di antara para pesaingnya (untuk jasa cuci mobil plus vacuum)

a. Hanya memiliki 2 mesin hidrolik, sehingga mencuci menjadi terburu – buru dan hasilnya tidak maksimal

In and Out

a. Memiliki rekor mencuci tercepat, yaitu hanya 8 menit b. Merupakan pioneer,

perusahaan cuci mobil pertama yang menggunakan jasa cuci mobil drive-thru

a. Dikarenakan menggunakan mesin, sehingga bisa membuat mobil menjadi baret

b. Memiliki lokasi yang paling terakhir di antara Positive - Auto Bridal 17 dan Fit Gloss

Dari data di atas, maka Positive - Auto Bridal 17 bisa menyerang para pesaingnya, karena Positive - Auto Bridal 17 lebih unggul. Meskipun memiliki kekurangan, namun kekurangan tersebut tertutupi oleh keunggulan dari Positive - Auto Bridal 17.

(7)

4.2.3. Standart Operating Prsedure (SOP)

Pihak Positive - Auto Bridal 17 ternyata tidak memiliki Standart Operating Prosedure (SOP) dalam proses kerjanya. Menurut EPA (2001), pengembangan dan penggunaan SOP merupakan salah satu faktor kesuksesan sistem kualitas, di mana SOP menyediakan informasi untu melakukan suatu pekerjaan dengan benar bagi tiap personil, dan mempermudah dalam menerapkan kekonsistenan dalam kualitas dan integritas suatu produk atau hasil akhir.

Dikarenakan tidak menggunakan SOP, maka terkadang mobil di Positive - Auto Bridal 17 harus mengantre lebih lama, dan karyawan menjadi terburu – buru dalam bekerja. Tentu hal itu bisa berdampak buruk bagi perkembangan Positive - Auto Bridal 17 sendiri. Tanpa SOP yang jelas, bisa – bisa konsumen menjadi kecewa dengan pelayanan dari Positive - Auto Bridal 17.

Diharapkan dengan penulis membuatkan SOP, maka proses kerja di Positive - Auto Bridal 17 menjadi lebih teratur, dan konsumen mengecewakan konsumen.

4.2.4. Traffic Pengunjung

Perbedaan pengunjung antara week - end dan weekdays cukup signifikan, yaitu sebanyak 50%. Hal ini disebabkan oleh beberapa faktor :

1. Ketika weekend (Sabtu), terkadang ada perusahaan yang libur, sehingga bisa bersantai – santai dan melakukan perawatan mobil.

2. Saat weekend (Sabtu dan Minggu), konsumen pasti akan memiliki acara.

Oleh karena itu, mereka pasti ingin mobilnya juga bersih dan sempurna.

3. Sedangkan saat hari Minggu, biasanya orang akan mencuci mobil, karena biasanya, setelah digunakan saat hari Sabtu, mobilnya menjadi kotor, sehingga orang mencuci lagi.

4. Saat hari kerja, orang cenderung sibuk. Sehingga konsumen cenderung malas apabila harus khusus ke suatu tempat untuk melakukan cuci mobil.

5. Terkadang, konsumen datang setelah jam operasional. Hal ini biasanya disebabkan oleh kemacetan jalan. Tapi biasanya, dari pihak Positive - Auto Bridal 17 terpaksa menolak, karena banyak pegawai yang sudah pulang.

Hal ini tentu mengecewakan konsumen.

(8)

Berdasarkan teori kepuasan dari Kotler, konsumen akan merasa puas akan suatu produk atau jasa apabila harapan mereka terpenuhi. Dengan harapan akan dilayani oleh pihak Positive - Auto Bridal 17, maka setelah pulang bekerja, konsumen rela untuk menempuh perjalanan menuju Positive - Auto Bridal 17. Namun ternyata, pihak Positive - Auto Bridal 17, menolak melayani konsumen dikarenakan konsumen datang melampaui jam operasional.

Hal itu tentu menimbulkan kekecewaan di hati konsumen, karena ternyata hasil yang diterima tidak sesuai dengan harapannya.

4.2.5. Target Market

Target maket dari Positive - Auto Bridal 17 sendiri sudah tepat, yaitu kalangan menengah ke atas. Hal itu dikarenakan, penjualan jasa ini memang untuk orang yang menyukai kepraktisan dengan hasil yang maksimal, tanpa memikirkan dari segi biaya.

Ada 5 syarat untuk menentukan target market tersebut sudah tepat atau belum (Grewal dan Levy, 2008, p.222), yaitu : identifiable, substantial, reachable, responsive, profitable.

Berdasarkan teori di atas, maka target pasar Positive - Auto Bridal 17 sudah memenuhi syarat, karena :

1. Positive - Auto Bridal 17 mampu mengidentifikasi karateristik konsumen potensialnya (identifiable), yaitu masyarakat kalangan menengah ke atas, yang menyukai kepraktisan dan mendapat hasil yang maksimal dari pelayanan yang dibelinya.

2. Target pasar Positive - Auto Bridal 17 memiliki kekuatan untuk membeli (substansial), karena masyarakat kalangan menengah ke atas memiliki penghasilan di antara Rp 2.000.000,00 – Rp 5.000.000,00.

3. Target pasar Positive - Auto Bridal 17 dapat dijangkau dan mengetahui akan jasa yang di jual oleh Positive - Auto Bridal 17 (reachable), dikarenakan lokasi dari Positive - Auto Bridal 17 di Jl.

(9)

Jemursari, yang merupakan jalanan yang padat, dan juga dekat dengan lokasi Universitas.

4. Target pasar Positive - Auto Bridal 17 memiliki reaksi positif akan jasa Positive - Auto Bridal 17 (responsive), hal ini dapat dilihat dari traffic pengunjung yang cukup ramai.

5. Target pasar Positive - Auto Bridal 17 memberikan profit yang signifikan pada Positive - Auto Bridal 17 (profitable) untuk pengembangan usaha.

Berdasarkan data di atas, maka segmen pasar Positive - Auto Bridal 17 adalah niche marketing (Grewal dan Levy, 2008, p. 253), dikarenakan Positive - Auto Bridal 17 melayani sebuah segmen pasar tertentu. Segmen pasar yang dipilih, disesuaikan dengan kepribadian para pelanggan yang datang biasanya ke Positive - Auto Bridal 17.

Positive - Auto Bridal 17 juga kurang memperhatikan pasar. Sekarang ini, sudah banyak wanita yang juga memiliki dan mengendarai mobil sendiri.

Namun ternyata, Positive - Auto Bridal 17 juga belum melihat pasar tersebut sebagai sebuah pasar potensial. Bila Positive - Auto Bridal 17 bisa menyasar banyak segmen, tentu hal itu bisa meningkatkan penjualan dari Positive - Auto Bridal 17 sendiri.

(10)

1. TIPE KONSUMEN a. Mahasiswa

1. Untuk mahasiswa, mahasiswa yang suka datang ke Positive - Auto Bridal 17 adalah mahasiswa perantauan. Di mana, mereka malas untuk mencuci mobil sendiri dikarenakan mereka biasanya hidup sendiri.

Baik mereka memiliki rumah di Surabaya, atau mereka yang tinggal di rumah kost.

2. Selain itu, mahasiswa yang sering datang ke Positive - Auto Bridal 17, adalah mahasiswa yang ikut dalam sebuah komunitas tertentu, atau memiliki banyak teman. Dengan karakter ini, biasanya mereka mudah dipengaruhi oleh teman – temannya yang tergabung dalam komunitas yang sama.

b. Orang bekerja

Tipe orang bekerja sendiri, dibagi dua, yaitu pemilik perusahaan, dan pegawai dari sebuah perusahaan. Namun, untuk konsumen Positive - Auto Bridal 17 sendiri, adalah pemilik perusahaan. Untuk pemilik perusahaan sendiri, masih dibagi dua :

1. Pemilik perusahaan yang menggunakan jasa sopir

Untuk pemilik perusahaan yang menggunakan jasa sopir, biasanya konsumen yang sudah bapak – bapak, atau berumur. Pada awalnya pemilik melihat sendiri kinerja yang dilakukan oleh Positive - Auto Bridal 17. Setelah percaya, maka pemilik akan mengutus sopirnya untuk menunggu pencucian mobil di Positive - Auto Bridal 17.

2. Eksekutif Muda

Tipe yang kedua adalah eksekutif muda. Konsumen ini, biasanya membawa sendiri mobilnya, tanpa memakai jasa sopir. Untuk tipe ini, mereka lebih senang bila datang sendiri ke Positive - Auto Bridal 17.

(11)

2. Karakter Konsumen

Sopir 4%

Keluarga 1%

Pemilik Mobil 95%

Gambar 4.1. Karakter Konsumen Positive – Auto Bridal 17

Berdasarkan survey, ternyata sebagian besar orang yang datang ke Positive - Auto Bridal 17 adalah pemilik mobil, yaitu sebesar 95%.

Sedangkan yang meminta sopir untuk mencuci mobil hanya 3%, dan yang meminta tolong kepada keluarganya hanya 2%.

Tabel 4.3. Kebiasaan Konsumen Positive Auto – Bridal 17

Berdasarkan survey yang dilakukan, ternyata sebagian besar konsumen yang datang ke Positive - Auto Bridal 17, selalu melihat proses pengerjaan mobilnya (sebesar 50%). Bila tidak sedang mengamati mobilnya, konsumen melakukan hal lainnya, seperti makan, minum,

Kegiatan Persentase

Nongkrong 2%

Main Laptop 5%

Membaca buku, koran, atau

majalah 3%

Main HP (Telpon, SMS, BBM) 10%

Nonton TV 10%

Makan – Minum 10%

Merokok 10%

Melihat proses pengerjaan

mobilnya 50%

(12)

bermain HP, nonton TV, dan merokok ( masing – masing sejumlah 10%).

Yang paling jarang dilakukan konsumen adalah bermain laptop (5%), membaca (3%), dan hanya sekedar nongkrong (2%).

Dari data di atas, dapat ditarik kesimpulan, bahwa biasanya, konsumen yang datang ke Positive - Auto Bridal 17 adalah konsumen yang memang memperhatikan keadaan mobilnya.

Melalui data di atas, maka diketahui konsumen dari Positive - Auto Bridal 17 menggunakan kegiatan secara fisik untuk menilai dan mempelajari akan manfaat yang didapat dari jasa yang dibeli (Swastha dan Handoko, 2000).

Berdasarkan teori di atas, berarti konsumen Positive - Auto Bridal 17 melakukan kegiatan – kegiatan fisik dalam membeli jasa untuk mobilnya. Hal itu terlihat dari besarnya prosentasi konsumen yang memperhatikan proses pengerjaan mobilnya (50%).

Maka, pihak Positive - Auto Bridal 17 harus memberikan pelayanan yang memuaskan konsumen, dan memperhatikan keluhan – keluhan, serta pertanyaan konsumen. Karena, konsumen dari Positive - Auto Bridal 17 adalah konsumen yang memperhatikan mobilnya, sehingga apabila pelayanan yang diberikan tidak memuaskan, maka bisa – bisa konsumen tidak akan kembali ke Positive - Auto Bridal 17.

3. KONSUMEN POTENSIAL

Untuk meningkatkan penjualan jasa, Positive - Auto Bridal 17 harus mengetahui konsumen potensial yang dapat ditarik untuk menjadi pelanggan tetap. Ada beberapa poin yang harus dimiliki oleh calon konsumen, untuk bisa menjadi konsumen potensial :

a. Umur mobil maksimal 10 tahun

Dengan umur mobil maksimal 10 tahun, maka konsumen biasanya cenderung masih suka untuk merawat mobilnya. Karena, bila termasuk mobil tua, biasanya pemilik cenderung mencuci sendiri. Hal itu

(13)

disebabkan, pemilik biasanya merasa tidak perlu melakukan perawatan – perawatan khusus, kecuali untuk mobil antik yang memang dikoleksi.

b. Calon konsumen merupakan anggota sebuah komunitas tertentu Jika merupakan anggota dari suatu komunitas, maka konsumen tersebut merupakan calon yang potensial. Hal ini diketahui, melihat gaya hidup dari masyarakat Indonesia. Sebuah komunitas, bila salah satu anggotanya memberikan testimoni yang bagus mengenai sebuah produk atau jasa, dan menyarankan komunitasnya untuk mencoba, maka komunitasnya akan terpengaruh, dan tertarik untuk mencoba.

c. Calon konsumen care terhadap mobilnya

Calon konsumen yang potensial, adalah pemilik yang care terhadap mobilnya. Dengan begitu, maka pemilik tidak akan ragu untuk melakukan perawatan – perawatan khusus, agar mobilnya terawat, dan tampil maksimal.

d. Calon konsumen yang menyukai otomotif

Calon konsumen yang menyukai bidang otomotif, merupakan calon yang potensial juga. Hal itu bisa dilihat dari hobinya yang berbau otomatif. Orang yang menyukai otomotif, biasanya ingin selalu meng- update mobilnya dengan trend yang ada. Pemilik tidak akan segan untuk mencoba sesuatu yang baru, asal dengan peralatan terjamin dan penjelasan yang jelas.

4. TRAFFIC LINE

Dalam memilih lokasi bisnis, tentu terdapat beberapa pertimbangan.

Ada banyak cara untuk memilih lokasi bisnis yang tepat, salah satunya dengan cara survei lalu lintas mobil. Untuk survei lalu lintas mobil ini, sebaiknya dilakukan pada saat pergantian jam kerja (Meyer, Harris, Kohns, dan Stone III, 1998, p.529).

Dari teori di atas, maka penulis melakukan pengamatan pada pagi hari dan sore hari. Ternyata, terdapat perbedaan yang cukup signifikan antara pagi dan sore. Saat pagi hari, rata – rata ada 200 mobil yang

(14)

lewat. Tapi saat sore hari, jumlah mobil yang lewat mencapai 400 mobil.

Hal itu disebabkan, saat sore hari banyak orang yang pulang dari bekerja, sehingga jalanan sangat padat. Sedangkan saat pagi hari (08.30 – 09.00), orang sudah masuk kerja, sehingga mobil yang lewat tidak terlalu banyak.

Dari data di atas, kita dapat mengetahui bahwa lokasi Positive - Auto Bridal 17 cukup strategis. Dengan berada di jalanan yang cukup ramai, maka Positive - Auto Bridal 17 masih memiliki peluang usaha yang masih bisa dikembangkan lagi di kemudian hari.

Referensi

Dokumen terkait

Skripsi ini telah diuji dan dinyatakan sah oleh Panitia Ujian Tingkat Sarjana (S-1) Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Muhammadiyah Surabaya sebagai

Riset Kesehatan Dasar (Riskesdas) 2013 merupakan riset kedua yang mengumpulkan data dasar dan indikator kesehatan setelah tahun 2007 yang merepresentasikan gambaran

Kesimpulan yang diperoleh dari makalah ini yaitu perawatan sistem kelistrikan gedung RSG- GAS menggunakan metoda Non Destructive Testing (NDT) dapat dimanfaatkan untuk

Puji dan syukur kehadirat Tuhan Yang Maha Esa, yang telah melimpahkan rahmat dan karunia kepada penulis dapat menyelesaikan skripsi dengan judul “Sistem Deteksi Penyakit

Berdasarkan hasil uji statistik menggunakan chi-square secara komputerisasi, diperoleh nilai ρ value 0,002 (ρ < 0,05) berarti dari hasil tersebut, maka dapat

HUBUNGAN ANTARA DUKUNGAN SOSIAL DENGAN TINGKAT STRES PADA REMAJA HIPERTENSI DI WILAYAH. KERJA PUSKESMAS KEDUNGMUNDU

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara pengetahuan anemia gizi, body image dan perilaku kontrol berat badan dengan kejadian kurang gizi pada remaja putri di

Dalam hal pelayaran khususnya pada pengaturan dalam UU Pelayaran, ada hak privilege yang tidak dapat ditagih, meskipun tergolong hak privilege , hal ini disebutkan di dalam Pasal