• Tidak ada hasil yang ditemukan

RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN (RPP)

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2022

Membagikan "RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN (RPP)"

Copied!
17
0
0

Teks penuh

(1)

RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN (RPP)

Nama Sekolah : SMPN I Palupuh Konsep : Gerak Mahkluk Hidup Pembelajaran ke- : 1

Kelas/semester : VIII / 1

Materi Pokok : Sistem Gerak pada Manusia Alokasi Waktu : 3 pertemuan (8Jp)

A. Kompetensi Inti :

KI-3 : Memahami pengetahuan (faktual, konseptual dan prosedural) berdasarkan rasa ingin tahu tentang ilmu pengetahuan, teknologi, seni, budaya terkait fenomena dan kejadian nampak nyata

KI-4 : Mencoba, mengolah dan menyaji dalam ranah konkret (menggunakan, mengurai, Merangkai, memodifikasi dan membuat) dan ranah abstrak (menulis, membaca, Menghitung, menggambar dan mengarang) sesuai dengan yang dipelajari di Sekolah dan sumber lain yang sama dalam sudut pandang/teori

B.Kompetisi Dasar dan Indikator

Kompetensi Dasar Indikator Pencapaian Kompetensi 3.1 Menganalisis gerak

pada mahkluk hidup, sistim gerak pada manusia dan upaya menjaga kesehatan sistim gerak

3.1.1 Mengidentifikasi alat gerak

3.1.2 Menguraikan komponen penyususn pada sistim gerak manusia

3.1.3 Menyebutkan macam-macam tulang rangka manusia 3.1.4 Menjelaskan fungsi rangka manusia

3.1.5 Menjelaskan struktur tulang

3.1.6 Menjelaskan proses osifikasi tulang 3.1.7 Menjelaskan fungsi sendi

3.1.8 Mengidentifikasi jenis sendi yang bekerja pada setiap gerakan

3.1.9 Menjelaskan 3 jenis jaringan otot

3.1.10 Menjelaskan mekanisme kerja otot bisep dan trisep 3.1.11 menjelaskan upaya menjaga kesehatan sistim gerak 4.1 Menyajikan karya

tentang berbagai gangguan pada sistim gerak, serta upaya menjaga kesehatan sistim gerak manusia

4.1.1 Melakukan pengukuran diameter otot lengan

4.1.2 Menggambar jaringan otot polos, otot lurik dan otot jantung

4.1.3 Mengkomunikasikan hasil penggalian informasi dan diskusi dalam bentuk presentasi kelas 4.1 4 Membuat booklet tentang hubungan asupan gizi dengan olah raga terhadap kesehatan sistim gerak manusia

C.Tujuan Pembelajaran Pertemuan pertama

Kompetensi Dasar Tujuan Pembelajaran

(2)

3.1 Menganalisis gerak pada mahkluk hidup, sistim gerak pada manusia dan upaya menjaga kesehatan sistim gerak

 Siswa dapat mengidentifikasi komponen alat gerak melalui pengamatan

 Siswa dapat menguraikan komponen alat gerak yang bekerja melalui pengamatan

 Siswa dapat menyebutkan macam-macam tulang rangka manusia berdasarkan hasil pengamatan

 Siswa dapat menjelaskan fungsi rangka manusia berdasarkan hasil pengamatan

 Siswa dapat menjelaskan struktur tulang melalui data hasil pengamatan

 Siswa dapat menjelaskan proses osifikasi tulang setelah membaca penjelasan dalam buku

 4.1 Menyajikan karya tentang berbagai gangguan pada sistim gerak, serta upaya menjaga kesehatan sistim gerak manusia

 Melakukan pengamatan struktur tulang

 Menggambar jaringan tulang rawan dan tulang keras

 Mengkomunikasikan hasil penggalian informasi dan diskusi dalam bentuk presentasi kelas

Pertemuan kedua

Kompetensi Dasar Tujuan Pembelajaran

3.1 Menganalisis gerak pada mahkluk hidup, sistim gerak pada manusia dan upaya menjaga kesehatan sistim gerak

 Siswa dapat menjelaskan fungsi sendi setelah mengamati pergerakan manusia

 Siswa dapat menjelaskan 3 macam sendi berdasarkan sifatnya

 Siswa dapat mengidentifikasi kerja jenis sendi melalui simulasi model sendi

4.1 Menyajikan karya tentang berbagai gangguan pada sistim gerak, serta upaya menjaga kesehatan sistim gerak manusia

 Melakukan simulasi gerak sendi pada tubuh manusia

 Mengkomunikasikan hasil penggalian informasi dan diskusi dalam bentuk presentasi kelas

 Membuat booklet tentang proses kerja sendi

Pertemuan ketiga

Kompetensi Dasar Tujuan Pembelajaran

3.1 Menganalisis gerak pada mahkluk hidup, sistim gerak pada manusia dan upaya menjaga kesehatan sistim gerak

 Siswa dapat menggambar 3 jenis otot setelah mengamati preparat awetan

 Siswa dapat membedakan 3 jenis otot melalui hasil pengamatan

 Siswa dapat mengidentifikasi kerja otot di bawah kesadaran dan diluar kesadaran

 Siswa dapat menjelaskan mekanisme kerja otot bisep dan trisep melalui data hasil pengamatan dan pengukuran

(3)

 Siswa dapat mencari informasi mengenai gangguan pada sistim gerak dan upaya penanggulangannya setelah melakukan observasi wawancara ke dokter di Puskesmas setempat

 Siswa dapat membuat booklet tentang hubungan asupan gizi dan olah raga terhadap kesehatan sistim gerak manusia

 Siswa dapat mengkomunikasikan hasil

pencarian informasi mengenai gangguan pada sistim gerak dan upaya penanggulangannya dengan mengadakan penyuluhan dengan teman- temannya di kelas lain

4.1 Menyajikan karya tentang berbagai gangguan pada sistim gerak, serta upaya menjaga kesehatan sistim gerak manusia

 Melakukan pengukuran diameter otot lengan

 Menggambar jaringan otot polos, otot lurik dan otot jantung

 Mengkomunikasikan hasil penggalian informasi dan diskusi dalam bentuk presentasi kelas

 Membuat booklet tentang hubungan asupan gizi dengan olah raga terhadap kesehatan sistim

gerak manusia

D. Materi Pembelajaran

Aspek Materi Ajar

Fakta

Pertemuan 1

 Sistim alat gerak manusia di bangun oleh rangka, otot dan sendi

(4)

Konsep Secara garis besar, tulang penyusun rangka tubuh terbagi menjadi tiga bagian, yaitu tulang tengkorak, tulang anggota badan, dan tulang anggota gerak.

TulangTengkorak

Tersusun atas tulang pipi, tulang rahang, tulang mata, tulang hidung, tulang dahi, tulang ubun-ubun, tulang pelipis, dan tulang baji.

 TulangAnggotaBadan

 TulangBelakang

 Tulang Dada

 TulangRusuk

 TulangPanggul

 TulangAnggotaGerak

 Tulang anggota gerak bagian atas atau tangan terbentuk dari tulang lengan atas (humerus), tulang pengumpil (radius), dan tulang hasta (ulna).

 Tulang penyusun anggota gerak bagian bawah adalah tulang paha (femur), tulang betis (fibula), dan tulang kering (tibia).

 Macam tulang berdasarkan bentuknya

(5)

Prinsip

Prosedu r

Fakta

Konsep

Tulang pipa Tulang pipih Tulang pendek

Tulang tidak beraturan

Sistem gerak terdiri atas tulang, sendi, dan otot. Ketiganya bekerja sama dan berperan memberi bentuk tubuh, sebagai alat gerak, jalan, dan berlari serta melakukan berbagai aktivitas lainnya.

 RangkaTubuh

 Memberi bentuk, contohnya tulang tengkorak yang memberi bentuk pada wajah.

 Sebagai penopang tubuh, contohnya tulang kaki yang menopang seluruh tubuh.

 Melindungi organ-organ dalam, contohnya tulangtulang rusuk yang melindungi jantung dan paru-paru.

 Alat gerak pasif.

 Tempat melekatnya otot, misalnya pada tulang kering (tibia) menempel otot.

Proses osifikasi tulang terjadi ketika tulang kekurangan calsium sehingga terjadi pengapuran yang mengakibatkan tulang menjadi rapuh

Mengidentifikasi jenis-jenis tulang penyusun rangka melalui model rangka

Pertemuan 2

Sinartrosis

Sinartrosis adalah persendian yang tidak memperbolehkan pergerakan.

Dibedakan menjadi dua :

 Sinartrosis sinfibrosis: sinartrosis yang tulangnya dihubungkan jaringan ikat fibrosa . Contoh: persendiantulang tengkorak.

 Sinartrosissinkondrosis: sinartrosis yang dihubungkanolehtulangrawan.

(6)

Prinsip

Prosedu r

Fakta

Contoh: hubunganantarsegmenpadatulangbelakang.

Diartrosis

Diartrosis adalah persendian yang memungkinkan terjadinya gerakan. Dapat dikelompokkan menjadi:

 Sendi peluru: persendian yang memungkinkan pergerakan kesegala arah. Contoh: hubungan tulang lengan atas dengan tulangbelikat.

 Sendi pelana: persendian yang memungkinkan beberapa gerakan rotasi, namun tidak ke segala arah. Contoh: hubungan tulang telapak tangan dan jari tangan.

 Sendi putar: persendian yang memungkinkan gerakan berputar (rotasi).

Contoh: hubungan tulang tengkorak dengan tulangbelakang I (atlas)

 Sendi luncur: persendian yang memungkinkan gerak rotasi pada satubi dang datar.

Contoh: hubungan tulang pergerlangan kaki.

 Sendi engsel: persendian yang memungkinkan gerakan satu arah.

Contoh: sendi siku antara tulang lengan atas dan tulang hasta.

Amfiartosis

Merupakan persendian yang dihubungkan oleh jaringan tulang rawan sehingga memungkinkan terjadinya sedikit gerakan.

 Sindesmosis: Tulang dihubungkan oleh jaringan ikat serabut dan ligamen.

Contoh: persendianantara fibula dan tibia.

 Simfisis: Tulang dihubungkan oleh jaringan tulang rawan yang berbentuk seperti cakram pergerakan, misalnya persendian antartulang tengkorak. Contoh: hubungan antararuas-ruas tulangbelakang.

Pada kerangka tubuh manusia terdapat kuranglebih 200 tulang yang saling berhubungan.Hubungan antartulang disebut sendi atau artikulasi.Pada system gerak manusia, persendian mempunyai peranan penting dalam proses terjadinya gerak.

Minyak sinovial yang terdapat pada persambungan sendi akan memudahkan terjadinya gerakan sendi.

Pada orang lanjut usia, produksi minyak ini berkurang sehingga menyebabkan rasa nyeri ketika terjadi gerakan sendi.

Melakukan simulasi macam-macam gerakan sendi Pertemuan 3

(7)

Konsep

Prinsip

Semua pergerakan tubuh kita melibatkan otot.Otot merupakan alat gerak aktif.Otot berfungsi membentuk tubuh, sebagai alat pergerakan, menjaga kestabilanpersendian,dan memproduksi panas tubuh.Dalam kehidupan sehari- hari,kita mengenal otot sebagai daging.Otot merupakan jaringan yang terdiri dari sel-sel otot.Otot mampu menggerakan tulang dikarenakan mempunyai kemampuan berkontraksi.

JENIS-JENIS OTOT

Otot manusia terdiri atas tiga, yaitu : A. Otot Polos

Otot polos merupakan prnyusun organ-organ bagian dalam, misalnya saluran pencernaan dan saluran pernafasan. Kontraksi otot polos tidak dapat dikendalikan secara sadar tidak akan dapat menentukan kapan usus harus berkontraksi dan kapan harus berhenti. Ototiniberbentuk gelondong, ujungnya meruncing, berinti satu terletak ditengah sel, bekerja lambat dan teratur,sertabekerja di luar kesadaran manusia. Otot polos terdapat pada dinding usus, pembuluh darah, saluran kelamin, dinding rahim, dan saluran ekskresi.

B. Otot Lurik

Otot lurik melekat pada rangka sehingga disebut otot rangka. Gerakannya dipengaruhi oleh saraf sadar, batasan sel-selnya tidak jelas, berbentuk silindris, memiliki banyak inti di tepi sel, dan terdapat bagian terang gelap (lurik) karena adanya protein otot (aktin dan meiosin). Otot ini menempel pada tulang dengan perantaraan urat (tendon). Jika tendon melekat pada tulang yang bergerak disebut insersi, sedangkan jika melekat pada tulang yang tidak dapat bergerak disebut origo.Otot lurik mampu menggerakan tulang karena dapat berkontraksi (memendek) dan memanjang (relaksasi).

C. Otot Jantung

Otot jantung terletak di jantung. Berbentuk silindris yang bercabang-cabang dan memiliki inti di tengah serabut. Gerakan otot jantung dipengaruhi oleh saraf tidak sadar (otonom). Otot ini secara khusus hanya membentuk organ jantung

KERJA OTOT

Otot bekerja karena memiliki kemampuan untuk mengkerut (kontraksi) dan mengembang kembali (relaksasi). Otot akan berkontraksi bila ada rangsang yang mengenai sel otot tersebut. Kerja otot dapat dibedakan menjadi dua, yaitu:

1. Otot Antagonis.

Otot antagonis bekerja secara berlawanan. Contohnya antara lain:

a. Gerakan otot ekstensor (meluruskan) pada otot bisep dan gerakan otot

(8)

Prosedu r

fleksor (membengkokkan) pada otot trisep.

b. Gerakan otot abduktor (menjauhi badan) dan otot adduktor (mendekati badan) pada gerakan tangan kesamping badan

c. Gerakan otot supinator (menengadahkan) dan otot pronator (menelungkup) pada gerakan tangan menelungkup dan menengadah d. Gerakan otot depressor (menurunkan) dan otot elevator (menaikkan)

pada gerakan mengangkat bahu ke atas 2. Otot Sinergis.

Ototsinergis bekerja secara bersama-sama (mengerut dan berkontraksi).

Contohnya otot leher pada waktu memutar kepala.

Simulasi gerak otot pada tubuh

Pengaruh makanan terhadap pembentukan otot, terutama pada olahragawan

E.Alokasi Waktu Beban

Belajar

Waktu Bentuk Kegiatan / Tugaas

TM 320”

8x40”

1. Menjelaskan rangka sebagai alat gerak pasif 2. Menjelaskan sendi sebagai alat gerak 3. Menjelaskan otot sebagai alat gerak aktif

PT 60” Menyusun laporan mengenai gangguan pada sistim alat gerak

KMTT 60” Carilah informasi melalui wawancara dengan dokter di Puskesmas mengenai upaya menjaga kesehatan alat gerak.

Buatlah berupa artikel dan sosialisasikan dengan teman mu di kelas lain.

F. Pendekatan / Strategi / Metode Pembelajaran 1. Pendekatan : Scientific

2. Metode : Diskusi, observasi 3. Model : Discovery Learning G.Kegiatan Pembelajaran

Pertemuan pertama (3x40”)

Kegiatan Langkah-langkah Pembelajaran Alokasi

Waktu 1. Pendahuluan  Memberi salam dan memeriksa kesiapan siswa dalam

mengikuti pelajaran

 Meminta ketua kelas untuk memimpin doa

 Mengecek kehadiran siswa

Stimulation (Stimulasi/pemberian rangsangan)

 Guru mempersilahkan salah seorang siswa laki-laki

10”

(9)

untuk tampil ke depan

 Guru menyuruh siswa tersebut bergerak dengan berjalan kaki secara perlahan

 Guru bertanya, struktur apa saja yang di miliki Andi Ketika dia akan melangkah menggerakkan kakinya

 Guru memperlihatkan model rangka manusia dan bertanya : dapatkah rangka ini bergerak tanpa otot ?

 Guru mengelompokkan siswa menjadi beberapa kelompok heterogen

Inti Problem Statement (Pernyataan/Identifikasi masalah)

 Tiap kelompok ditugaskan untuk mengamati tulang rangka manusia berdasarkan model rangka/gambar

 Guru mengajukan pertanyaan

Ada berapa jumlah tulang yang menyususn rangka tubuh manusia ?

Ada berapa macam jenis tulang, dapatkah kamu mengelompokkannya ?

 Guru menyuruh siswa mengamati tulang paha ayam yang telah di buka

bagaimanakah struktur tulang yang telah kamu amati ?

apakah tulang dibangun oleh materi hidup ? Data Collection (Pengumpulan Data)

 Siswa mengidentifikasi susunan tulang yang menyusun tubuh manusia

 Siswa mengelompokkan beberapa jenis tulang berdasarkan bentuknya

 Siswa mengidentifikasi struktur tulang dan mencocok kannya dengan gambar struktur tulang pada buku paket

 Siswa mempelajari proses osifikasi dari buku paket Data Processing (pengolahan Data)

 Siswa menyususn hasil pengamatan dalam tabel dan embuat pengelompokan berdasarkan bentuk tulang

 Siswa menjawab pertanyaan pada lembar kegiatan

 Siswa membuat deskripsi tentang osifikasi

 Siswa mengambil kesimpulan Verification (Pembuktian)

 Guru meminta salah satu kelompok untuk mempresentasikan tentang susunan dan

pengelompokan tulang rangka pada tubuh manusia serta struktur tulang berdasarkan hasil pengamatan di depan kelas

 Kelompok lain memverifikasi data dengan

membandingkan hasil pengamatannya dengandituntun

100”

(10)

guru

 Guru memeriksa pekerjaan siswa yang lain serta membahasnya melalui penyamaan konsepsi Generalization (Menarik kesimpulan/generalisasi)

 Masing-masing kelompok membuat analisis dan sim pulan untuk hasil diskusinya

 Secara kelompok membuat kesimpulan tentang Fungsi rangka manusia

Jenis tulang penyusun rangka Bentuk-bentuk tulang

Proses osifikasi

Penutup  Siswa bersama guru menyimpulkan pelajaran

 Siswa melakukan refleksi terhadap kegiatan yang sudah dilakukan

 Siswa diberi tugas untuk mencari informasi tentang gangguan pada tulang dan yang sering terjadi dalam krhidupan sehari-hari

 Siswa menyimak informasi mengenai rencana tindak lanjut pembelajaran

10”

Pertemuan kedua (2x40”)

Kegiatan Langkah-langkah Pembelajaran Alokasi Waktu Pendahuluan Memberi salam dan memeriksa kesiapan siswa

dalam mengikuti pelajaran

Meminta ketua kelas untuk memimpin doa Mengecek kehadiran siswa

Mengamati (pemberian rangsangan)

 Guru memperlihatkan gambar orang tua yang sulit melakukan gerakan

 Guru bertanya kepada siswa bagaimana pergerakan orang tersebut

 Menurutmu mengapa anggota gerak orang tersebut sulit digerakkan ?

Guru menyampaikan tujuan pembelajaran yang ingin di capai

Guru mengelompokkan siswa menjadi beberapa kelompok heterogen

10”

Inti Menanya (Identifikasi masalah)

 Guru memancing siswa bertanya dengan

memperlihatkan gambar olahragawan tolak peluru

 Diharapkan siswa bertanya bagaimana lengan bisa melempar bola besi tersebut

Mencoba (bereksperimen)

60”

(11)

 Siswa melakukan simulasi gerak sendi

 Siswa menggambar macam sendi gerak

 Siswa mendiskusikan pembuatan laporan hasil diskusi

Mengasosiasi (pengolahan data)

 Siswa menarik kesimpulan dari data tentang sendi gerak

 Membuat outlet laporan dan booklet dan pembagian tugas sesuai dengan yang telah direncanakan

 Siswa mengambil kesimpulan

 Salah satu kelompok mempresentasikan hasilnya didepan kelas

 Kelompok lain memverifikasi data dengan

membandingkan hasil pengolahannya dituntun guru

 Masing-masing kelompok membuat analisis dan simpulan untuk hasil diskusinya

 Guru membimbing kelompok membuat kesimpulan tentang

- Mekanisme kerja sendi - Jensi-jenis sendi - Macam sendi gerak

Penutup  Siswa bersama guru menyimpulkan pembelajaran

 Siswa melakukan refleksi terhadap kegiatan yang sudah dilakukan

 Siswa mengerjakan tes tertulis

 Siswa menyimak informasi mengenai rencana tindak lanjut pembelajaran

10”

Pertemuan ketiga (3x40”)

Kegiatan Langkah-langkah Pembelajaran Alokasi Waktu Pendahuluan Memberi salam dan memeriksa kesiapan siswa

dalam mengikuti pelajaran Mengecek kehadiran siswa

Meminta ketua kelas untuk memimpin doa Mengamati (pemberian rangsangan)

 Guru memperlihatkan gambar orang yang terkena penyakit polio dan olahragawan yang cedera ototnya

 Guru bertanya kepada siswa bagimana pergerakan orang tersebut

 Menurutmu mengapa gerakannya jadi terganggu padahal tulangnya tidak patah ?

10”

(12)

Guru menyampaikan tujuan pembelajaran yang ingin di capai

Guru mengelompokkan siswa menjadi beberapa kelompok heterogen

Inti Menanya (Identifikasi masalah)

 Guru memancing siswa bertanya dengan

memperlihatkan gambar olahragawan angkat besi sedang beraksi

 Diharapkan siswa bertanya bagaimana otot bisa mengankat barbel tersebut

Mencoba (bereksperimen)

 Siswa mengukur diameter otot bisep dan trisep ketika sedang berkontraksi

 Siswa menggamabr otot lurik, otot polos dan otot jantung berdasarkan pengamatan awetan preparat

 Siswa mendiskusikan pembuatan laporan hasil pencarian informasi gangguan pada sistim gerak dan upaya penanggulangannya

 Siswa merencanakan penyuluhan pada teman dikelas lain dan pembuatan booklet tentang hubungan asupan gizi dan olah raga terhadap sistim gerak Mengasosiasi (pengolahan data)

 Siswa menarik kesimpulan dari data tentang otot bisep dan trisep, otot yang bekerja di bawah kesadaran dan tidak bekerja dibawah kesadaran

 Membuat outlet laporan dan booklet dan pembagian tugas sesuai dengan yang telah direncanakan

 Siswa mengambil kesimpulan

 Salah satu kelompok mempresentasikan hasilnya didepan kelas

 Kelompok lain memverifikasi data dengan

membandingkan hasil pengolahannya dituntun guru

 Masing-masing kelompok membuat analisis dan simpulan untuk hasil diskusinya

 Guru membimbing kelompok membuat kesimpulan tentang

- Mekanisme kerja otot - Jeni-jenis otot

- Gangguan pada sistim gerak dan upaya penanggulangannya

- Hubunganasupan gizi dan olah raga terhadap kesehatan sistim gerak manusia

100”

Penutup  Siswa bersama guru menyimpulkan pembelajaran

 Siswa melakukan refleksi terhadap kegiatan yang sudah dilakukan

 Siswa mengerjakan tes tertulis

 Siswa menyimak informasi mengenai rencana tindak 10”

(13)

lanjut pembelajaran

H.Penilaian Proses dan Hasil Belajar

Aspek Indikator Teknik Bentuk

Instrumen

Waktu Penilaian Pengetah

uan

 Mengidentifikasi susunan tulang

 Mengelompokkan jenis-jenis tulang

 Menjelaskan struktur tulang

 Menjelaskan fungsi rangka manusia

 Menjelaskan proses osifikasi

 Menjelaskan fungsi sendi

 Mengidentifikasi kerja jenis sendi

Penilai an Harian

Soal pilihan ganda

Kegiatan penilaian harian

Sikap  Menunjukkan perilaku yang nampak (sikap terbuka dan antusias)

Obser vasi

Jurnal perkembang an sikap (instrumen terlampir)

Selama kegiatan pembelaja ran Keteram

pilan

 Mengukur otot bisep dan trisep pada saat kontraksi dan relaksasi

 Membuat laporan tertulis hasil pencarian informasi ke Puskesmas

 Membuat booklet tentang pengaruh asupan gizi dan olah raga terhadap kesehatan sistim gerak manusia

Penilaia n kinerja

Rubrik penilaian kinerja (instrumen terlampir)

Kegiatan pratikum dan presentasi

I.Media, Alat dan Sumber Pembelajaran 1. Media : model/gambar rangka manusia

Charta persendian 2. Alat/bahan

Tulang paha ayam yang masih segar Preparat tiga jenis otot

Mikroskop 3. Sumber belajar

Teksbook kelas VIII semester 1

Lembar kerja yang ada dalam buku paket

Palupuh, Juli 2022

Mengetahui

Kepala SMPN I Palupuh Guru Mata Pelajaran

JUNAIDI, S.Pd WIDIRIYANI, S.Pd

NIP. 19680202 199412 1 002 NIP. 19671219 199103 2 006

(14)

PENILAIAN

Metode dan Bentuk Instrumen

Metode Bentuk Instrumen

Tes Tertulis Pilihan Ganda

Tes Untuk Kerja Tes Penilaian kinerja sistem rangka Pengamatan Sikap Lembar Pengamatan Sikap dan

Rubrik

INSTRUMEN

1. Dibawah ini merupakan fungsi tulang, kecuali a. Alat gerak Pasif

b. Sebagai pemberi bentuk tubuh

c. Sebagai pelindung bagi organ di dalamnya d. Sebagai alat gerak aktif

2. Anggota gerak di bawah ini yang merupakan alat gerak atas adalah a. Tibia

b. Fibula c. Hasta

d. Tulang tempurung

3 Sendi yang terdapat pada pangkal ibu jari disebut a. Sendi Engsel c. Sendi Pelana b. Sendi Peluru d. Sendi geser

4 Sendi yang tidak dapat digerakkan sama sekali terdapat pada a. Pergelangan tangan

b. Tulang tengkorak c. Sendi pada bahu

d. Sendi ada jari-jari tangan

5 Berikut ini merupakan contoh otot yang bekerja secara sadar dan tidak sadar yang disebutkan secara berturut-turut adalah ....

a. otot jantung dan otot gastronemius b. otot jantung dan otot dahi

c. otot jantung dan otot trisep d. otot bisep dan otot jantung

6 Gangguan pada tulang yang menyebabkan tulang rapuh disebut a. Skoliosis c. Osteoporosis

b. Patah tulang d. lordosis

7 Ketika tulang belakang seseorang membengkok ke samping, disebut dengan a. Kifosis c. Skoliosis

b. Lordosis d. Osteoporosis

(15)

KUNCI JAWABAN Nomor

Soal Jawaban Skor Keterangan

1. D 1

0

Jawaban benar Jawaban salah

2. C 1

0

Jawaban benar Jawaban salah

3. C 1

0

Jawaban benar Jawaban salah

4. B 1

0

Jawaban benar Jawaban salah

5. D 1

0

Jawaban benar Jawaban salah

6. C 1

0

Jawaban benar Jawaban salah

7. C 1

0

Jawaban benar Jawaban salah

a. Lembar Pengamatan Sikap

PENGAMATAN PERILAKU ILMIAH NO Nama

Siswa

Aspek yang dinilai Rasa

ingin tahu

Ketelitian dan kehati- hatian dalam melakukan percobaan

Ketekunandan tanggungjawab dalam belajar dan bekerja baik secara individu atau kelompok

Keterampilan berkomunikasi saat belajar

Jumlah

1 2 3 1 2 3 1 2 3 1 2 3

RUBRIK PENILAIAN PERILAKU NO Aspek yang dinilai Rubrik 1. Menunjukkan rasa ingin

tahu

2 : Menunjukkan rasa ingin tahu yang besar, antusias, aktif dalam me lakuka melakukan kegiatan kelompok

2: Menunjukkan rasa ingin tahu tetapi tidak terlalu antusias, baru terlihat aktif setelah disuruh

1: Tidak menunjukkan antusias dalam pengamatan , sulit terlibat aktif meskipun telah didorong untuk aktif

(16)

2. Ketelitian dan hati - hati 3 :Melakukan tugas kelompok sesuai prosedur dan serius 1: Melakukan tugas kelompok sesuai prosedur setelah

diberi petunjuk

1 : Tidak melakukan tugas kelompok, sulit terlibat aktif meskipun telah didorong untuk aktif

3. Ketekunan dan Tanggungjawab dalam belajar dan bekerja baik secara individu maupun kelompok

1 : Tekun menyelesaikan tugas sampai akhir sistem rangka, dan tepat waktu

2 : Berupaya tepat waktu dalam menyelesaikan tugas kelompok

1:Tidak berupaya sungguh-sungguh untuk menyelesaikan tugas

4. Berkomunikasi 3 : Dapat mempresentasikan data hasil sistem rangka dengan baik dan benar

2 : Berupaya sungguh-sungguh untuk presentasi, meskipun belum sempurna

1 : Tidak melakukan presentasi, meskipun disuruh maju oleh guru

Kriteria penskoran : Kriteria Penilaian

1. Baik 3 10 - 12 A

2. Cukup 2 7 – 9 B

3. Kurang 1 4 – 6 C

≤ 3 D

PENILAIAN SIKAP

Mata pelanjaran : IPA Semester : 1 (satu)

Kelompok : 1 Kelas : VIII

N O

NAMA SISWA

SKOR Komitmen

tugas

Kerja sama

Ketelitian Minat Jumlah Nilai 1

2 3 4

Skor Nilai = 0 – 100

(17)

PENILAIAN KETERAMPILAN

Materi : SistemGerak (Tulang-TulangPenyusunRangkaTubuh) Kelas : VIII

Hari/Tanggal :

No. Aspek yang Dinilai Skor

Maksimal

Skor yang diperoleh Kelompok

1. Sistematika laporan 4

2. Kelengkapan laporan 4

3. Kejelasan dan keruntutan

penulisan 4

4. Kebenaran konsep ide yang

dipaparkan 4

5. Ketepatan pemilihan kosakata 4

6. Kemampuan kelompok

menjelaskan isi laporan 4 7. Usaha kelompok dalam

menyusun laporan 4

8. Presentasi laporan percobaan 4 Skor Maksimal = 20/20 x 100 = 100

Referensi

Dokumen terkait

Melalui tayangan video di youtube, siswa dapat mengidentifikasi berbagai macam gangguan yang dapat mempengaruhi organ peredaran manusia dengan benar.. Melalui kegiatan diskusi

Melalui diskusi tentang peredaran darah, siswa dapat menjelaskan berbagai macam gangguan yang dapat mempengaruhi organ peredaran darah manusia dengan tepat.. Melalui diskusi

 Peserta didik (A=Audien) dapat mempraktikkan (B= Behavior) kombinasi gerak rangkaian langkah dan ayunan lengan mengikuti irama (ketukan) dalam aktivitas gerak berirama dengan

Aspek Baik Sekali (4) Baik (3) Cukup (2) Perlu Bimbingan (1) Membuat bagan atau diagran alur untuk menjelaskan berbagai macam gangguan organ peredaran darah manusia

c. Melalui diskusi kelompok LKPD 3 “Gangguan System Peredaran Darah dan Upaya Menjaga Kesehatan Sistem Peredaran Darah”, peserta didik membuat kesimpulan

 Peserta didik diminta untuk mencoba gerak dasar berirama tanpa music (Gerakan mengayun kedua lengan keatas, mengayun lengan kesamping dan mengayun kedua tangan

Peserta Peserta didik diajak membahas materi kombinasi gerak langkah dengan ayunan lengan Peserta didik diminta membaca teks kombinasi gerak dasar langkah dengan

1) Lakukan tes senam ritmik berupa variasi dan kombinasi rangkaian gerak yang telah disusun mengenai gerakan langkah kaki serta ayunan lengan, dalam rangkaian senam irama tanpa