• Tidak ada hasil yang ditemukan

KATA PENGANTAR. Denpasar, 12 Januari Penulis

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2022

Membagikan "KATA PENGANTAR. Denpasar, 12 Januari Penulis"

Copied!
18
0
0

Teks penuh

(1)

i

KATA PENGANTAR

Puji syukur saya panjatkan kehadirat Tuhan Yang Maha Esa, Ida Sang Hyang Widhi Wasa karena berkat rahmatnya penulis dapat menyelesaikan skripsi dengan judul “Prevalensi dan Karakteristik Obesitas pada Anak di SD Saraswati V Kota Denpasar Tahun 2016” tepat pada waktu yang telah ditentukan.

Terselesaikannya skripsi ini tidak lepas dari dukungan moral, arahan, kritik yang positif, saran serta doa dari semua pihak. Sebagai rasa syukur, dalam kesempatan kali ini penulis ingin menyampaikan terima kasih kepada:

1. Dekan Fakultas Kedokteran Universitas Udayana atas ijin yang diberikan

kepada penulis untuk mengikuti program S1

2. dr. I Made Arimbawa, Sp.A(K) selaku pembimbing yang telah membimbing, memberikan arahan, kritik, dan saran yang membangun dalam proses penyusunan skripsi ini

3. dr. I Gusti Ngurah Sanjaya Putra, SH., Sp.A(K) selaku penguji yang telah memberikan masukan, saran, dan kritik sehingga skripsi ini dapat terwujud dengan baik

4. Orang tua penulis yang memberikan dukungan penuh secara moral dan material dan selalu membantu memberikan dukungan kepada penulis 5. Kepala Sekolah SD saraswati V Kota denpasar yang telah memberikan

ijin untuk melakukan penelitian dan pengambilan data

6. Para guru wali kelas SD saraswati V Kota Denpasar yang telah membantu dalam pengambilan data penelitian ini

7. Anandari Putri yang senantiasa memberikan dukungan, serta motivasi, dan mendampingi penulis selama proses penyusunan skripsi ini

8. Sahabat penulis yang selalu mendampingi yaitu Dian Noviyani, Maythalia Joni, Nandasari, Bagus Adidharma, Okti Cahyani, Satrya Wirawan, Dicky Arimbawa, Geza Gajendra, Candra Nirmala

9. Semua pihak yang tidak dapat disebutkan satu persatu yang telah memberikan dukungan dalam penyelesain skripsi ini

Penulis menyadari bahwa skripsi ini masih jauh dari sempurna. Oleh karena itu, kritik dan saran sangat penulis harapkan demi kemajuan penulis untuk ke depannya. Semoga skripsi ini dapat bermanfaat bagi pembaca

Denpasar, 12 Januari 2017

Penulis

(2)

ii

PERNYATAAN KEASLIAN KARYA TULIS SKRIPSI

Dengan ini saya menyatakan bahwa dalam skripsi ini tidak terdapat karya tulis yang pernah diajukan untuk memperoleh gelar kesarjanaan di suatu perguruan tinggi, dan sepanjang pengetahuan saya tidak terdapat karya atau pendapat yang pernah ditulis atau diterbitkan orang lain, kecuali yang secara tertulis diacu dalam naskah ini dan disebutkan dalam daftar pustaka.

Apabila kemudian hari terbukti bahwa saya melakukan tindakan menyalin atau meniru tulisan orang lain sebagai hasil pemikiran saya sendiri, maka gelar dan ijazah yang telah diberikan oleh universitas batal saya terima.

Denpasar, 12 Januari 2017 Yang Membuat Pernyataan

Materi Rp 6.000,-

Kadek Adi Suryamulyawan

(3)

iii

ABSTRAK

PREVALENSI DAN KARAKTERISTIK OBESITAS PADA ANAK DI SD SARASWATI V KOTA DENPASAR TAHUN 2016

Salah satu masalah kelebihan gizi yang terjadi pada anak dan mendapatkan perhatian khusus di dunia kesehatan adalah obesitas. Obesitas sendiri dapat didefinisikan sebagai akumulasi lemak berlebih yang menimbulkan risiko gangguan kesehatan. Prevalensi obesitas pada anak di dunia tahun 1980 sampai 2013 meningkat 47.1%. Obesitas pada anak memiliki berbagai efek baik langsung maupun jangka panjang pada kesehatan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui prevalensi dan karakteristik obesitas pada anak sekolah dasar.

Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif cross sectional, yang dilakukan di SD Saraswati V Kota Denpasar, pada bulan Nopember – Desember 2016, dengan mengambil sampel anak yang obesitas di SD Saraswati V Kota Denpasar tahun 2016.

Dari hasil penelitian didapatkan anak obesitas 17,2%, anak overweight 18,2%, anak dengan IMT normal 54,6%, dan anak underweight 10,0% dari total siswa sebanyak 1003 orang. Sedangkan karakteristik anak yang obesitas didapatkan: 62,2% anak obesitas berusia <9 tahun, 73,4% anak obesitas laki-laki, 86,7% anak obesitas berat badan lahirnya ≥2500 gram, 62,9% melakukan sarapan pagi, 98,6% diantar kesekolah, 67,8% mempunyai ayah obesitas dan 34,3%

mempunyai ibu obesitas, 99,3% ayahnya berpendidikan lanjutan dan 97,2%

ibunya berpendidikan lanjutan.

Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa prevalensi obesitas pada anak SD Saraswati V Kota Denpasar tahun 2016 adalah 17,2%, sedangkan karakteristik obesitasnya adalah: 62,2% berusia <9 tahun, 73,4% laki-laki, 86,7%

berat badannya ≥2500 gram, 62,9% melakukan sarapan pagi, 98,6% diantar ke sekolah, 67,8% ayahnya obesitas dan 34,3% ibunya obesitas, 99,3% ayahnya berpendidikan lanjutan dan 97,2% ibunya berpendidikan lanjutan. Saran peneliti selanjutnya perlu dilakukan penelitian mengenai obesitas anak di kota denpasar.

Kata kunci: Prevalensi, karakteristik, obesitas, anak

(4)

iv

ABSTRACT

PREVALENCE AND CHARACTERISTICS OF OBESITY IN CHILDREN AT SARASWATI V DENPASAR ELEMENTARY

SCHOOL IN 2016

One of the problems of excess nutrients that occur in children and received special attention in the world of health is obesity. Obesity itself can be defined as the accumulation of excess fat raises the risk of health problems. The prevalence of obesity in children in the world between 1980 and 2013 increased by 47.1%.

Childhood obesity has both immediate effects and long-term health. This study aims to determine the prevalence and characteristics of obesity in children at elementary school.

This research is a descriptive cross sectional study, conducted in Saraswati V Denpasar elementary school, November - December 2016, by taking samples of obese children in Saraswati V elementary school Denpasar 2016.

From the results, 17.2% children with obese, 18.2% children with overweight, 54.6% children with normal BMI, and 10.0% children with underweight from total students many as 1003 children. While the characteristics of obese children obtained: 62.2% of obese children aged <9 years, 73.4% of obese children of boy, 86.7% of obese children have birth weight ≥2500 gram, 62.9% do breakfast, 98,6% escorted to school, 67.8% had obese father and 34.3%

had obese mothers, 99.3% had educated father and 97.2% had educated mother.

Based on the results of this study concluded that the prevalence of obesity in children at Saraswati V Denpasar elementary school in 2016 was 17.2%, while the characteristics of obesity are: 62.2% aged <9 years, 73.4% boy, 86.7% have birth weight ≥2500 gram, 62.9% do breakfast, 98.6% escorted to the school, 67.8% had obese father and 34.3% had obese mother, 99.3% had educated father and 97.2% had educated mother. The researchers suggest further research must be done about childhood obesity in the city of Denpasar.

Keywords: prevalence, characteristics, obesity, child

(5)

v

RINGKASAN

PREVALENSI DAN KARAKTERISTIK OBESITAS PADA ANAK DI SD SARASWATI V KOTA DENPASAR TAHUN 2016

Kadek Adi Suryamulyawan, Fakultas Kedokteran Program Studi Pendidikan Dokter Universitas Udayana

Salah satu masalah kelebihan gizi yang terjadi pada anak - anak dan mendapatkan perhatian khusus di dunia kesehatan adalah obesitas. Obesitas sendiri dapat didefinisikan sebagai akumulasi lemak yang abnormal atau kelebihan lemak yang menimbulkan risiko gangguan kesehatan (WHO, 2015).

Prevalensi obesitas di dunia antara tahun 1980 dan 2013 telah meningkat sebanyak 27.5% pada orang dewasa dan 47.1% pada anak – anak (Ng dkk., 2014).

Berdasarkan data dari RISKESDAS tahun 2013 secara nasional masalah kelebihan berat badan pada anak umur 5-12 tahun masih tinggi yaitu 18.8%, terdiri dari overweight 10,8% dan obesitas 8,8%. Bali masuk kedalam daftar Provinsi dengan prevalensi obesitas diatas rata - rata nasional (RISKESDAS, 2013). Obesitas pada anak memiliki berbagai efek baik langsung maupun jangka panjang pada kesehatan anak tersebut. Beberapa faktor risiko yang menyebabkan meningkatnya prevalensi obesitas pada anak adalah akibat perubahan pola hidup seperti kurangnya aktivitas fisik dan makan makanan yang cendrung tinggi kalori.

Perubahan pola hidup anak berhubungan dengan perubahan karakteristik dari anak tersebut, Sehubungan dengan hal tersebut Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui prevalensi dan karakteristik obesitas pada anak sekolah dasar.

Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif cross sectional, yang dilakukan di SD Saraswati V Kota Denpasar, pada bulan Nopember – Desember 2016. Dalam penelitian ini, teknik pengambilan sampel menggunakan total sampling, dimana semua anak di sekolah tersebut yang memenuhi kriteria inklusi dan eksklusi dijadikan sampel penelitian.

Dari hasil penelitian ini didapatkan anak yang mengalami obesitas sebanyak 172 anak (17,2%), anak overweight sebanyak 183 anak (18,2%), anak dengan IMT normal sebanyak 548 anak (54,6%), dan anak underweight sebanyak 100 anak (10,0%) dari total siswa yang terdaftar di sekolah tersebut yaitu 1003 anak. Sedangkan karakteristik anak obesitas yang didapatkan pada penelitian ini ialah 62,2% anak yang mengalami obesitas berusia <9 tahun, 73,4% anak yang mengalami obesitas berjenis kelamin laki-laki, 86,7% anak yang mengalami obesitas memilki riwayat berat badan lahir ≥2500 gram, 62,9% anak yang mengalami obesitas rutin melakukan sarapan pagi, 98,6% dari anak yang mengalami obesitas berangkat ke sekolah dengan cara diantar, 67,8% dari anak yang mengalami obesitas memiliki ayah obesitas, 34,3% anak yang mengalami obesitas memiliki ibu obesitas, 99,3% dari anak yang mengalami obesitas memilki ayah yang berpendidikan lanjutan dan 97,2% dari anak yang mengalami obesitas memilki ibu yang berpendidikan lanjutan.

Berdasarkan hasil penelitian yang telah dilakukan dapat diperolah beberapa kesimpulan yaitu bahwa prevalensi obesitas pada anak SD Saraswati V Kota Denpasar tahun 2016 adalah 17,2%, sedangkan karakteristik anak-anak yang mengalami obesitas di sekolah tersebut adalah: 62,2% berusia <9 tahun, 73,4%

(6)

vi

berjenis kelamin laki-laki, 86,7% memilki berat badan lahir ≥2500 gram, 62,9%

rutin melakukan sarapan pagi, 98,6% berangkat ke sekolah dengan cara diantar, 67,8% ayahnya obesitas, 34,3% ibunya obesitas, 99,3% ayahnya berpendidikan lanjutan dan 97,2% ibunya berpendidikan lanjutan. Saran yang dapat diberikan dari penelitian ini yaitu perlu dilakukan penelitian lebih lanjut seperti mencari angka prevalensi anak obesitas di kota denpasar, melakukan penelitian analitik cross sectional, dan pengambilan data penelitian dengan pengukuran dan wawancara secara langsung pada subjek yang di teliti.

(7)

vii

SUMMARY

PREVALENCE AND CHARACTERISTICS OF OBESITY IN CHILDREN AT SARASWATI V DENPASAR ELEMENTARY

SCHOOL IN 2016

Kadek Adi Suryamulyawan, Faculty of Medicine, Medical Education Program Udayana University

One of the problems of excess nutrients that occur in children - and the children get special attention in the world of health is obesity. Obesity itself can be defined as an abnormal accumulation of fat or excess fat raises the risk of health problems (WHO, 2015). The prevalence of obesity in the world between 1980 and 2013 has increased by 27.5% in adults and 47.1% in children (Ng et al., 2014). Based on data from RISKESDAS in 2013 at Indonesia problem of overweight in children aged 5-12 years are still high at 18.8%, comprising 10.8%

overweight and 8.8% obese. Bali entered into the list of provinces with the prevalence of obesity above the average (RISKESDAS, 2013). Childhood obesity has both immediate effects and long-term health of the child. Some of the risk factors that lead to increased prevalence of obesity in children is due to changes in lifestyle such as lack of physical activity and eating high-calorie foods tend.

Children lifestyle changes associated with changes in the characteristics of the child, Relative to the research aimed to determine the prevalence and characteristics of obesity in elementary school children.

This research is a descriptive cross sectional study, conducted in Saraswati V Denpasar elementary school, November - December 2016. In this study, the sampling technique using total sampling, which all children in the school who meet the inclusion and exclusion criteria of the research.

From the results of this study, the children who are obese as many as 172 children (17.2%), overweight children as many as 183 children (18.2%), children with normal BMI as many as 548 children (54.6%), and underweight children as much as 100 children (10.0%) of the total of students enrolled in schools are 1003 children. While the characteristics of obese children were found in this study was 62.2% of obese children aged <9 years, 73.4% of children who are obese male sex, 86.7% of children who are obese have birth weight ≥2500 grams, 62.9% of children who are obese routine breakfast, 98.6% of children who are obese escorted to the school, 67.8% of children who are obese have obese father, 34.3%

obese children have obese mothers, 99.3% of children who are obese has an educated father and 97.2% of children who are obese has an educated mother.

Based on the research that has been done can be obtained some conclusions, that the prevalence of obesity in children at Saraswati V Denpasar elementary school in 2016 was 17.2%, while the characteristics of children who are obese at the school: 62.2% aged <9 years , 73.4% were boy, 86.7% have the birth weight ≥2500 gram, 62.9% regularly eat breakfast, 98.6% escorted to the school, 67.8% had obese father, 34.3% had obese mother, 99.3% had educated father and 97.2% had educated mother. Advice can be given from this research that needs to be done further research such as finding the prevalence of obese

(8)

viii

children in the city of Denpasar, conduct cross sectional analytical research and data collection study with measurements and interviews directly to the subject examined.

(9)

ix

DAFTAR ISI

Halaman

SAMPUL DALAM ... i

LEMBAR PERSETUJUAN... ii

PENETAPAN PANITIA PENGUJI ... iii

KATA PENGANTAR ... iv

LEMBAR KEASLIAN KARYA TULIS SKRIPSI ... v

ABSTRAK ... vi

ABSTRACT ... vii

RINGKASAN ... viii

SUMMARY ... x

DAFTAR ISI ... xii

DAFTAR TABEL ... xiv

DAFTAR GAMBAR ... xv

DAFTAR SINGKATAN, DAN TANDA ... xvi

DAFTAR LAMPIRAN ... xvii

BAB I PENDAHULUAN ... 1

1.1 Latar Belakang ... 1

1.2 Rumusan Masalah ... 3

1.3 Tujuan Penelitian.. ... 4

1.4 Manfaat Penelitian ... 4

BAB II KAJIAN PUSTAKA ... 5

2.1 Definisi ... 5

2.2 Epidemiologi ... 5

2.3 Faktor Resiko ... 7

2.4 Patofisiologi ... 11

2.5 Diagnosis ... 13

2.6 Komplikasi ... 18

BAB III KERANGKA BERPIKIR, DAN KONSEP PENELITIAN ... 21

3.1 Kerangka Berpikir ... 21

3.2 Konsep Penelitian... 22

BAB IV METODE PENELITIAN ... 23

4.1 Jenis Rancangan Penelitian ... 23

4.2 Lokasi dan Waktu Penelitian ... 23

4.2.1 Lokasi Penelitian ... 23

4.2.2 Waktu Penelitian ... 23

4.3 Populasi dan Sampel Penelitian ... 23

4.3.1 Populasi Penelitian ... 23

4.3.2 Kriteria Sampel ... 24

4.3.3 Teknik Pengambilan Sampel ... 24

4.4 Persetujuan Setelah Penjelasan (PSP) ... 24

4.5 Variabel Penelitian ... 25

4.5.1 Identifikasi dan Klasifikasi Variabel ... 25

4.5.2 Definisi Operasional Variabel ... 25

4.6 Prosedur Pengambilan atau Pengumpulan Data ... 27

4.7 Alur Penelitian ... 27

(10)

x

4.8 Cara Pengolahan dan Analisis Data ... 28

BAB V HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN ... 29

5.1 Prevalensi Obesitas ... 29

5.2 Karakteristik Sampel ... 30

5.3 Keterbatasan Penelitian ... 34

BAB VI SIMPULAN DAN SARAN ... 35

6.1 Simpulan ... 35

6.2 Saran ... 35

DAFTAR PUSTAKA ... 36

LAMPIRAN ... 41

Lampiran 1 ... 41

Lampiran 2 ... 42

Lampiran 3 ... 43

Lampiran 4 ... 44

Lampiran 5 ... 46

Lampiran 6 ... 49

Lampiran 7 ... 51

Lampiran 8 ... 54

(11)

xi

DAFTAR TABEL

Halaman

Tabel 2.1 Kategori Status Berat Dengan Jangkauan Persentil ... 16

Tabel 2.2 Klasifikasi IMT Menurut WHO Tahun 2006 ... 17

Tabel 5.1 Status Gizi Siswa dan Siswi SD Saraswati V Kota Denpasar ... 29

Tabel 5.2 Karakteristik Anak Obesitas di SD Saraswati V Kota Denpasar ... 30

(12)

xii

DAFTAR GAMBAR

Halaman Gambar 2.1 Grafik Persentil BMI Pada Anak Laki-Laki Usia 2-20 Tahun,

CDC 2000 ... 15 Gambar 2.1 Grafik Persentil BMI Pada Anak Perempuan Usia 2-20 Tahun,

CDC 2000 ... 15 Gambar 3.1 Konsep Penelitian ... 22 Gambar 4.1 Alur Penelitian... 27

(13)

xiii

DAFTAR SINGKATAN ATAU TANDA SINGKATAN

AAP : American Academy Of Pediatrics ALT : Alanine transaminase

AST : Aspartate transaminase

BB : Berat Badan

BMI : Body Mass Index

CDC : Centers for Disease Control and Prevention dkk : dan kawan kawan

HDL : High-density lipoprotein

IMT : Indeks Massa Tubuh

Kg : Kilogram

M : Meter

MRI : Magnetic Resonance Imaging NASH : Non Alcoholic Steatohepatitis OSAS : Obstructive Sleep Apneasyndrome PC : personal computer

RISKESDAS : Riset Kesehatan Dasar SD : Sekolah Dasar

SMP : Sekolah Menengah Pertama TB : Tinggi Badan

TK : Taman Kanak-Kanak TV : Televisi

USG : Ultrasonografi

WHO : World Health Organization TANDA

≥ : artinya lebih besar atau sama dengan

> : lebih besar dari

< : lebih kecil dari

% : persentase

± : lebih kurang

(14)

xiv

DAFTAR LAMPIRAN

Halaman

Lampiran 1. Uraian Jadwal Kegiatan ... 41

Lampiran 2. Lembar Informasi/Penjelasan Penelitian ... 42

Lampiran 3. Persetujuan Setelah Penjelasan (PSP) ... 43

Lampiran 4. Kuesioner ... 44

Lampiran 5. Output Analisis Hasil Penelitian... 46

Lampiran 6. Ethical Clearance ... 49

Lampiran 7. Surat Izin Penelitian ... 51

Lampiran 8. Curriculum Vitae ... 54

(15)

xv BAB I PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang

Masalah kesehatan yang ada pada masyarakat terutama pada anak-anak saat ini tidak hanya berfokus pada masalah kekurangan gizi, namun kini telah timbul masalah kesehatan akibat kelebihan gizi yang membuat double burden di banyak negara berkembang dan diperkirakan menjadi faktor risiko dari perkembangannya penyakit non communicable pada onset dewasa. Salah satu masalah kelebihan gizi yang terjadi pada anak - anak dan mendapatkan perhatian khusus di dunia kesehatan adalah obesitas. Obesitas sendiri dapat didefinisikan sebagai akumulasi lemak yang abnormal atau kelebihan lemak yang menimbulkan risiko gangguan kesehatan. Anak yang mengalami kelebihan berat badan dan obesitas cenderung tetap menjadi gemuk pada saat dewasa dan lebih berisiko meningkatkan prevalensi penyakit tidak menular seperti diabetes mellitus dan penyakit kardiovaskular di usia muda (WHO, 2015)

Prevalensi obesitas di dunia antara tahun 1980 dan 2013 telah meningkat sebanyak 27.5% pada orang dewasa dan 47.1% pada anak – anak (Ng dkk., 2014).

Pada tahun 2014, lebih dari 1,9 miliar orang dewasa yang telah berumur 18 tahun keatas mengalami kelebihan berat badan dan dari jumlah tersebut lebih dari 600 juta orang mengalami obesitas. Pada tahun 2013, sekitar 42 juta anak - anak di bawah usia 5 tahun telah mengalami kelebihan berat badan dan obesitas. Di negara-negara berkembang laju peningkatan obesitas dan kelebihan berat badan pada anak - anak 30% lebih tinggi dibandingkan dengan negara-negara maju (WHO, 2015). Angka prevalensi kelebihan berat badan dan obesitas berdasarkan

(16)

xvi

penelitian yang dilakukan oleh NG dkk. (2014) pada anak – anak dan remaja di negara negara berkembang, meningkat dari 8.1% pada tahun 1980 menjadi 12.9 % pada tahun 2013 untuk anak laki – laki dan 8.4% menjadi 13.4% pada anak perempuan (Ng dkk., 2014). Berdasarkan data dari RISKESDAS tahun 2013 secara nasional masalah kelebihan berat badan pada anak umur 5-12 tahun masih tinggi yaitu 18.8%, terdiri dari overweight 10,8% dan obesitas 8,8%. Bali masuk kedalam daftar Provinsi dengan prevalensi obesitas diatas rata - rata nasional (RISKESDAS, 2013)

Obesitas pada anak memiliki berbagai efek baik langsung maupun jangka panjang pada kesehatan dan kesejahteraan. Efek kesehatan langsung anak obesitas lebih cenderung memiliki faktor risiko untuk penyakit sindroma metabolik seperti kardiovaskular, diabetes mellitus, kolesterol tinggi atau tekanan darah tinggi (Schwarz, 2015). Dalam populasi, pada sampel yang berumur 5 sampai 17 tahun, 70% dari remaja obesitas memiliki setidaknya satu faktor risiko penyakit kardiovaskular. Remaja obesitas lebih rentan untuk memiliki pradiabetes, suatu kondisi di mana kadar glukosa darah menunjukkan risiko tinggi untuk diabetes.

Anak-anak dan remaja yang mengalami obesitas berada pada risiko yang lebih besar untuk masalah tulang, sleep apnea, dan masalah-masalah sosial dan psikologis seperti stigmatisasi dan miskin harga diri. Sedangkan efek kesehatan jangka panjang yaitu: anak-anak yang menjadi obesitas sejak usia 2 tahun lebih cenderung menjadi gemuk pada saat dewasa dan lebih beresiko untuk masalah kesehatan dewasa seperti penyakit jantung, diabetes tipe 2, stroke, beberapa jenis kanker, dan osteoarthritis. Kegemukan dan obesitas pada anak juga berhubungan dengan peningkatan risiko berbagai jenis kanker, termasuk kanker payudara, usus

(17)

xvii

besar, endometrium, esofagus, ginjal, pankreas, kandung empedu, tiroid, ovarium, serviks, dan prostat, serta multiple myeloma dan limfoma Hodgkin (Cdc.gov, 2015).

Beberapa faktor risiko yang menyebabkan meningkatnya prevalensi obesitas khususnya obesitas pada anak dan remaja adalah terjadinya perubahan pola hidup, dan terjadinya aktivitas yang berkurang pada anak dan remaja akibat perubahan pola transportasi, anak yang sebelumnya berjalan kaki atau menggunakan sepada dayung ke sekolah akhirnya diantar ke sekolah dengan menggunakan sepeda motor atau mobil, sehingga tenaga yang dikeluarkan untuk kehidupan sehari hari berkurang, begitu juga dengan banyaknya waktu yang dipakai anak untuk menonton televisi yang tidak banyak mengeluarkan kalori.

Perubahan pola hidup terjadi juga pada perubahan pola makan anak dan remaja yang cendrung makan makanan yang tinggi kalori sehingga kalori yang tidak terpakai akan disimpan dalam bentuk lemak dan mengakibatkan obesitas.

Perubahan pola hidup anak berhubungan dengan perubahan karakteristik dari anak tersebut, Sehubungan dengan hal tersebut kami ingin mengetahui prevalensi dan gambaran obesitas pada anak di SD Saraswati V kota Denpasar tahun 2016.

1.2 Rumusan Masalah

1.2.1 Berapakah prevalensi obesitas pada anak di SD Saraswati V kota Denpasar tahun 2016?

1.2.2 Bagaimanakah karakteristik obesitas pada anak di SD Saraswati V kota Denpasar tahun 2016?

(18)

xviii 1.3 Tujuan Penelitian

1.3.1 Tujuan umum

Untuk mengetahui prevalensi dan karakteristik dari obesitas pada anak Sekolah Dasar.

1.3.2 Tujuan khusus

1. Untuk mengetahui prevalensi obesitas pada anak di SD Saraswati V kota Denpasar tahun 2016.

2. Untuk mengetahui karakteristik obesitas pada anak di SD Saraswati V kota Denpasar tahun 2016.

1.4 Manfaat Penelitian 1.4.1 Manfaat akademik

Dengan mengetahui prevalensi dan karakteristik obesitas pada anak di SD Saraswati V kota Denpasar, penelitian ini bisa digunakan sebagai data dasar untuk penelitian-penelitian selanjutnya yang berhubungan dengan obesitas.

1.4.2 Manfaat praktis

Dengan mengetahui prevalensi dan karakteritik obesitas pada anak di SD Saraswati V kota Denpasar, penelitian ini bisa digunakan sebagai pegangan dalam promosi kesehatan khususnya untuk mencegah terjadinya obesitas.

Referensi

Dokumen terkait

The HAM10000 Dataset merupakan dataset yang digunakan sebagai input dari sistem yang akan dibuat, dataset ini sendiri tersedia untuk umum melalui arsip International

Enjo Kōsai adalah kegiatan atau praktek yang dilakukan oleh remaja putri yang dibayar oleh laki-laki tengah umur dengan menemani mereka berkencan ataupun sampai berhubungan

LPPM (Lembaga Penelitian dan Pengabdian pada Masyarakat) adalah sebuah unit kegiatan yang berfungsi mengelola semua kegiatan penelitian dan pengabdian kepada

Dengan menerapkan metode pembelajaran yang terintegrasi dengan teknologi komputer (seperti SPC) akan memberikan suatu model yang berbasis unjuk kerja, hal ini

kekurangannya.pendapatan dari sumber-sumber lain yang berkaitan dengan proyek atau pembatasan yang dilakukan oleh pemerintah dalam hal ini peningkatan tarif atau juga

Keluaran dari penelitian ini adalah (1) model pola curah hujan; (2) model kecenderungan dan prediksi curah hujan; (3) model perubahan ketersediaan air tanah, lama masa tanam,

Ada perbedaan yang bermakna durasi menangis bayi pada bayi prematur yang dilakukan tindakan facilitated tucking dan musik saat dilakukan tindakan pengambilan

Perilaku yang berhubungan dengan harga diri rendah meliputi: mengkritik diri sendiri atau orang lain, penurunan produktivitas, destruktif yang diarahkan pada orang lain,