LAPORAN
Ekonomi Politik
Ringkasan Eksekutif
Selama pantauan bulan Agustus, eksposur berita daring dalam pantauan klaster ekonomi politik (ekopol) terdeteksi meningkat, meskipun secara proporsi relatif menurun dari bulan lalu akibat peningkatan konten berita di klaster lainnya. Berbeda dari bulan sebelumnya, pemberitaan terkait ekopol tidak lagi berfokus kepada kebijakan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Darurat dan Level 4 melainkan lebih banyak dipengaruhi oleh Pidato Kenegaraan Presiden pada acara Sidang Tahunan MPR RI Tahun 2021.
Terdapat dua isu utama yang dianalisis lebih lanjut pada laporan ini, pertama, isu program dan upaya digitalisasi Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) yang melonjak karena Pidato Kenegaraan Presiden dan peluncuran sistem Online Single
Submission (OSS) berbasis risiko. Kedua, isu kontraksi ekonomi meningkat signifikan
karena kekhawatiran penurunan kinerja ekonomi kuartal ketiga akibat kebijakan PPKM, meskipun rilis data kuartal kedua telah berhasil tumbuh positif.
Eksposur Topik Pantauan Klaster Ekonomi Politik
China Utang Indikator Ekonomi Fiskal Moneter BUMN Infrastruktur Liberalisasi Koperasi-UMKM Blok Perdagangan Kelautan dan Perikanan Investasi Ekonomi Syariah 0 2.000 4.000 6.000 8.000 10.000 12.000 14.000
Analisis Ekonomi Politik Pendahuluan
Dalam pantauan kali ini, total konten berita yang masuk ke dalam empat klaster pantauan meningkat cukup signifikan. Peningkatan yang paling signifikan terdeteksi pada klaster perempuan sehingga menyebabkan proporsi klaster ekopol turun ke 44,8%.
Bagan 1. Agregat Maha Data (Agustus 2021)
Analisis Isu Utama
Berbeda dari pantauan bulan sebelumnya, pemberitaan di klaster ekopol kali ini lebih banyak dipengaruhi oleh Pidato Kenegaraan Presiden pada acara Sidang Tahunan MPR RI. Pemberitaan terkait Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Darurat dan Level 4 di Jawa-Bali menurun signifikan dibandingkan dengan bulan Juli kemarin. Pidato Kenegaraan tersebut mempengaruhi lonjakan eksposur yang signifikan terhadap hampir seluruh topik pantauan. Beberapa peristiwa penting dari setiap topik pantauan selama bulan Agustus telah dirangkum dalam Tabel 1.
Tabel 1 Rangkuman Pantauan Topik Ekonomi Politik (Agustus 2021)
Bagan 2 Eksposur Topik Pantauan Klaster Ekonomi Politik (Agustus 2021)
No Topik N Topik Keterangan
1 Koperasi-UMKM 11.811
Presiden ungkap digitalisasi UMKM sebagai salah satu strategi besar ekonomi Indonesia. Pidato kenegaraan presiden membahas peningkatan kelas UMKM. Peluncuran dan penambahan program BPUM untuk merespons PPKM Level 4. Tren perbaikan UMKM di mana 85% sudah kembali normal. Peluncuran Sistem OSS berbasis Risiko bagi investor dan UMKM.
2 Infrastruktur 10.375
Peresmian Tol Kelapa Gading-Pulo Gebang dan Balikpapan-Samarinda oleh presiden. Anggaran infrastruktur yang lebih besar daripada kesehatan di RAPBN 2022. Program pembiayaan hunian dari BSI dan BTN. Pidato kenegaraan presiden membahas pembangunan infrastruktur.Pengangkatan Emir Moeis sebagai komisaris PT Pupuk Iskandar Muda.Target penyelesaian Tol Bocimi. 3 Moneter 9.382 Rakornas pengendalian inflasi 2021. Suku bunga acuan tetap di angka 3,5%. Pelemahan nilai tukar rupiah terhadap dolar AS akibat sentimen eksternal. Penolakan kasasi kasus korupsi Jiwasraya di MA. Perguliran kasus korupsi Asabri.
4 Fiskal 7.135
Pidato kenegaraan terkait RAPBN 2022, termasuk target defisit RAPBN 2022 sebesar 4,85% terhadap PDB dan anggaran pembayaran bunga utang. Keberlanjutan burden sharing dengan BI sebesar Rp224 T pada 2022. Penyaluran bansos dalam rangka penurunan kasus Covid-19. Realisasi insentif pajak, termasuk PPnBM, PPh, dan PPN. Polemik data ganda penerima bansos antara DKI Jakarta dan Kemensos. Temuan data ganda bansos tahun 2020 oleh BPK. Realisasi defisit APBN hingga bulan Juli 2021.
5 Indikator Ekonomi 5.873 Rilis pertumbuhan ekonomi kuartal II: 7,07%. Pidato kenegaraan terkait target pertumbuhan ekonomi tahun 2022 dan target menurunkan kemiskinan dan pengangguran. Kekhawatiran kontraksi ekonomi pada kuartal III.
6 Blok Perdagangan 4.103 Presiden melepas ekspor komoditas pertanian dalam program Merdeka Ekspor. Kedatangan vaksin Pfizer dan Astrazeneca. 7 BUMN 2.973 Tiga komisaris Garuda Indonesia mundur dari jabatan. Kinerja buruk keuangan Garuda Indonesia. Laporan keuangan semester I beberapa BUMN. Pengangkatan Emir Moeis sebagai komisaris PT Pupuk Iskandar Muda.
8 Liberalisasi 2.326 Peluncuran Sistem OSS berbasis Risiko bagi investor dan UMKM. Kritik terhadap Pidato Kenegaraan terkait pengesahan UU Cipta Kerja. 9 Investasi 1.882 Pengambilalihan Blok Rokan oleh Pertamina.terkait investasi, termasuk EBT. Financial close proyek PLTS Cirata dari sindikasi tiga bank.Peluncuran Sistem OSS berbasis Risiko bagi investor dan UMKM. Pidato Kenegaraan
10 Kelautan dan
Perikanan 1.353
Kasus dugaan korupsi Perum Perindo. Penerapan kebijakan penangkapan terukur untuk meningkatkan kontribusi terhadap PDB.
Refocusing anggaran KKP tahun 2021 yang keempat. Peresmian PP No. 85/2021 terkait PNBP di KKP.
11 China 642 Kedatangan 34 TKA asal China pada saat pemberlakuan PPKM.
12 Ekonomi Syariah 586 Kinetik Wapres terkait pengembangan ekonomi syariah di Sumatera Barat. Penguatan UMKM dalam pengembangan industri halal.
13 Utang 266 Peningkatan rasio utang terhadap PDB. Alokasi pembayaran bunga utang pada RAPBN 2022.
TOTAL 58.707
Legenda:
Isu penting Isu lintas topik berwarna sama
China Utang Indikator Ekonomi Fiskal Moneter BUMN Infrastruktur Liberalisasi Koperasi-UMKM Blok Perdagangan Kelautan dan Perikanan Investasi Ekonomi Syariah 0 2.000 4.000 6.000 8.000 10.000 12.000 14.000
pertama, rilis data pertumbuhan ekonomi kuartal ketiga pada tanggal 5 Agustus.
Kemudian, peluncuran sistem OSS berbasis risiko, yang merupakan turunan dari UU Cipta Kerja, pada tanggal 9 Agustus. Lonjakan tertinggi pada tanggal 16 Agustus bertepatan dengan Pidato Kenegaraan Presiden pada acara Sidang Tahunan MPR RI yang membahas capaian kinerja ekonomi tahun ini dan target ekonomi tahun depan. Terakhir, lonjakan eksposur terjadi pada saat Presiden menghadiri Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) Pengendalian Inflasi Tahun 2021.
Terdapat dua isu utama yang menjadi perhatian pada pantauan kali ini, antara lain (1) program dan upaya digitalisasi UMKM berkaitan dengan kinetik pemerintah, dan (2) kontraksi ekonomi berkaitan dengan kekhawatiran ekonomi ke depan. Pertama, eksposur program dan upaya digitalisasi UMKM meningkat signifikan karena dua hal yaitu Pidato Kenegaraan Presiden dan peluncuran sistem OSS berbasis risiko. Secara natural, isu ini memiliki daya tarik tersendiri bagi aktor-aktor di luar pejabat pemerintah pusat, baik pejabat pemerintah daerah maupun pelaku swasta, sehingga cenderung memiliki eksposur yang tinggi pada setiap pantauan. Namun, lonjakan eksposur pada bulan ini justru disebabkan oleh kinetik Presiden yang membahas pentingnya perkembangan UMKM. Temuan ini dapat mengindikasikan bahwa kinetik yang dilakukan oleh Presiden Joko Widodo masih memiliki daya tarik yang tinggi di media terlepas isu apa yang dibicarakan.
Kedua, isu kontraksi ekonomi meningkat signifikan meskipun rilis pertumbuhan
ekonomi kuartal kedua pada awal Agustus kemarin tumbuh positif. Penyebab utama lonjakan isu ini adalah kekhawatiran pertumbuhan ekonomi yang semu mengingat kebijakan PPKM Darurat dan Level 4 kembali membatasi pergerakan aktivitas ekonomi. Kekhawatiran ini juga dikonfirmasi oleh Presiden yang mengatakan bahwa tidak boleh terlena dengan capaian pertumbuhan ekonomi. Beberapa ekonom juga memprediksi adanya ekonomi yang akan kembali kontraksi pada kuartal ketiga. Oleh karena itu, lonjakan isu kontraksi ekonomi ini menjadi sinyal penting bagi pemerintah untuk memperhatikan rilis pertumbuhan ekonomi pada tanggal 5 November mendatang.
Bagan 3 Pergerakan Isu Ekopol (Agustus 2021)
Analisis Aktor Utama
Posisi aktor-aktor ekonomi politik periode Agustus 2021 utamanya dipengaruhi oleh isu-isu terkait Moneter, Koperasi UMKM dan Infrastruktur. Pada posisi aktor di Bagan 4, empat dari sepuluh aktor dengan eksposur tertinggi membicarakan ketiga topik di atas sesuai dengan tugas dan bidang kerjanya. Presiden Joko Widodo memperoleh eksposur tertinggi sehubungan dengan penyampaian pidato Rancangan Undang-Undang (RUU) Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) Tahun Anggaran 2022 dalam Sidang Tahunan MPR RI Tahun 2021 dan Sidang Bersama DPR dan DPD RI dalam rangka HUT Ke-76. Eksposur tinggi Gubernur BI Perry Warjiyo terekam melalui penyampaian tentang tingkat inflasi s.d. Juli 2021 yang terjaga rendah di angka 1,52% (y-o-y). Selain itu, eksposur Perry Warjiyo turut diperoleh sejalan dengan pembahasan terkait keputusan BI mempertahankan BI 7-days Reverse
Repo Rate (BI 7DRR) sebesar 3,5%. Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat
Basuki Hadimuljono menyampaikan strategi Kementerian PUPR dalam mengentaskan kemiskinan, yakni dengan menyiapkan peningkatan sejumlah program pemberdayaan masyarakat di tahun 2022 melalui penyediaan infrastruktur pelayanan dasar bagi masyarakat seperti perumahan, air minum/air bersih, dan
Jabodetabek dan kota-kota besar turun ke PPKM Level 3 Kedatangan 34 TKA
China pada saat PPKM Respons Mensos terkait
data ganda penerima bansos di DKI Jakarta 4 Agu
Penerbitan Sprindik Dugaan Korupsi Perum Perindo
Isu Kontraksi Ekonomi Isu Program dan
Upaya Digitalisasi Isu Lainnya
Keterangan:
16/08Pidato Kenegaraan Presiden Joko Widodo
25/08Rakornas Pengendalian Inflasi Tahun 2021
Pengambilalihan Blok Rokan oleh Pertamina 9 Agu 05/08Rilis data pertumbuhan
ekonomi oleh BPS 09/08Peluncuran Sistem OSS Berbasis Risiko
Agustus Minggu Ke- 1 2 3 4 5
Tiga Komisaris Garuda Indonesia mundur dari jabatan 13 Agu 2 Agu
Program Merdeka Ekspor komoditas pertanian 14 Agu
Program Gernas BBI di Sulawesi 26 Agu 23 Agu
Bagan 4 Analisis Aktor Ekopol terhadap Topik dalam Klaster Ekopol (Agustus 2021)
Pemetaan aktor dalam isu dominan yang dibahas dalam bagian isu secara kuantitatif dipetakan dalam Bagan 5 dan 6, yakni terkait isu program dan upaya digitalisasi serta kontraksi ekonomi. Dalam ontologi ditemukan irisan yang relevan. Aktor yang beririsan yakni Presiden Joko Widodo dan Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto sebagai aktor yang berbicara dan dibicarakan terkait semua isu dominan. Selain aktor pemerintah pusat, beberapa ekonom turut terlihat aktif membicarakan isu kontraksi ekonomi. Mereka terekam ke dalam isu ini karena pembahasan perbaikan performa ekonomi kuartal II 2021 yang diikuti dengan kewaspadaan pada tantangan di kuartal III 2021 sehubungan dengan dampak penyebaran COVID-19 varian delta. Adapun isu program dan upaya digitalisasi didominasi oleh aktor pemerintah pusat, terutama yang memiliki bidang kerja terkait. Pembahasan secara umum berfokus terhadap pentingnya digitalisasi bagi UMKM dalam menjawab tantangan dan disrupsi akibat pandemi. Selai itu, turut dibicarakan perihal strategi dan langkah yang dilaksanakan dalam rangka mencapai target, salah satunya yakni target UMKM terhubung dalam ekosistem digital sebanyak 30 juta pada 2024.
Dirut Pertamina
Menteri Komunikasi dan Informatika Menteri Kelautan dan Perikanan
Kadiv Riset dan Analisis PT Monex Investindo Futures (MIFX)
Menteri Koordinator Kemaritiman dan Investasi
Kepala BPS Menteri Koperasi dan UKM Menteri PUPR
Gubernur BI Presiden RI
Bagan 5 Jejaring Ontologi Aktor yang Aktif Membicarakan terkait Isu Utama dalam Klaster Ekopol (Agustus 2021)
Bagan 6 Jejaring Ontologi Aktor yang Aktif Dibicarakan terkait Isu Utama dalam Klaster Ekopol (Agustus 2021)