• Tidak ada hasil yang ditemukan

Dalam Pokok bahasan ini akan diuraikan secara ringkas berbagai pendekatan dan bentuk

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2021

Membagikan "Dalam Pokok bahasan ini akan diuraikan secara ringkas berbagai pendekatan dan bentuk"

Copied!
12
0
0

Teks penuh

(1)

B

B

B

E

E

E

N

N

N

T

T

T

U

U

U

K

K

K

B

B

B

E

E

E

N

N

N

T

T

T

U

U

U

K

K

K

P

P

P

E

E

E

N

N

N

D

D

D

E

E

E

K

K

K

A

A

A

T

T

T

A

A

A

N

N

N

D

D

D

A

A

A

N

N

N

P

P

P

A

A

A

R

R

R

T

T

T

I

I

I

S

S

S

I

I

I

P

P

P

A

A

A

S

S

S

I

I

I

/

/

/

P

P

P

E

E

E

R

R

R

A

A

A

N

N

N

S

S

S

E

E

E

R

R

R

T

T

T

A

A

A

M

M

M

A

A

A

S

S

S

Y

Y

Y

A

A

A

R

R

R

A

A

A

K

K

K

A

A

A

T

T

S

S

S

E

E

E

R

R

R

T

T

T

A

A

A

P

P

P

E

E

E

N

N

N

G

G

G

O

O

O

R

R

R

G

G

G

A

A

A

N

N

N

I

I

I

S

S

S

A

A

A

S

S

S

I

I

I

A

A

A

N

N

N

D

D

A

A

A

N

N

N

P

P

P

E

E

E

N

N

N

G

G

G

E

E

E

M

M

M

B

B

B

A

A

A

N

N

N

G

G

G

A

A

A

N

N

N

M

M

A

A

A

S

S

S

Y

Y

Y

A

A

A

R

R

R

A

A

A

K

K

K

A

A

A

T

T

T

T

D

M

IM

D

D

alam Pokok bahasan ini akan diuraikan secara ringkas berbagai pendekatan dan bentuk – bentuk partisipasi / peran serta masyarakat yang secara garis besar meliputi ; Primary Health Care

(PHC), Pengembangan Kesehatan Masyarakat Desa (PKMD) dan Posyandu sebagai bentuk

pelayanan kesehatan yang melibatkan secara langsung peran aktif dari masyarakat. Disamping itu juga akan dibahas tentang Metode Pendekatan Edukatif dalam mengajak masyarakat untuk berperan aktif dalam pembangunan kesehatan serta Pengorganisasian Dan Pengembangan Masyarakat

(PPM).

P

P

P

R

R

R

I

I

M

M

A

A

A

R

R

R

Y

Y

Y

H

H

H

E

E

E

A

A

A

L

L

L

T

T

T

H

H

H

C

C

C

A

A

A

R

R

R

E

E

E

(

(

(

P

P

P

H

H

H

C

C

C

)

)

)

H

Haanndd OOuutt IIKKMM –– PPHHCC aatt aallll //SSeemmeesstteerr IIVV -- 22000088 Pada Jurusan Kebidanan Poltekkes Surakarta

O Olleehh :: IIgg.. DDooddiieett AAddiittyyaa SSeettyyaawwaann,,SSKKMM.. C Caattaattaann :: 1 A. LATAR BELAKANG

World Health Essembly tahun 1977 telah menghasilkan kesepakatan global untuk

mencapai “Kesehatan Bagi Semua atau Health For All” Pada Tahun 2000 ( KBS 2000 / HFA by The Year 2000 ), yaitu Tercapainya suatu derajat kesehatan yang optimal yang memungkinkan setiap orang hidup produktif baik secara social maupun ekonomi.

Selanjutnya pada tahun 1978, Konferensi di Alma Ata, menetapkan Primary Health Care

(PHC) sebagai Pendekatan atau Strategi Global untuk mencapai Kesehatan Bagi Semua (KBS)

atau Health For All by The Year 2000 ( HFA 2000 ). Dalam konferensi tersebut Indonesia juga ikut menandatangani dan telah mengambil kesepakatan global pula dengan menyatakan bahwa

untuk mencapai Kesehatan Bagi Semua Tahun 2000 ( HFA’200 ) kuncinya adalah PHC

( Primary Health Care ) dan Bentuk Opersional dari PHC tersebut di Indonesia adalah PKMD ( Pengembangan Kesehatan Masyarakat Desa ).

(2)

B. PERKEMBANGAN KONSEP PHC

PHC merupakan hasil pengkajian, pemikiran, pengalaman dalam pembangunan kesehatan di banyak Negara yang diawali dengan kampanye masal pada tahun 1950-an dalam pemberantasan penyakit menular, karena pada waktu itu banyak Negara tidak mampu mengatasi dan menaggulangi wabah penyakit TBC, Campak, Diare dsb.

Pada tahun 1960 teknologi Kuratif dan Preventif dalam struktur pelayanan kesehatan telah

mengalami kemajuan. Sehingga timbulah pemikiran untuk mengembangkan konsep ”Upaya Dasar Kesehatan ”.

Pada tahun 1972/1973, WHO mengadakan studi dan mengungkapkan bahwa banyak negara

tidak puas atas sistem kesehatan yang dijalankan dan banyak issue tentang kurangnya pemerataan pelayanan kesehatan di daerah – daerah pedesaan. Akhirnya pada tahun 1977 dalam Sidang Kesehatan Sedunia ( World Health Essembly ) dihasilkan kesepakatan ”Health For All by The Year 2000 atau Kesehatan Bagi Semua Tahun 2000 dengan Sasaran Semesta Utamanya adalah : ”Tercapainya Derajat Kesehatan yang Memungkinkan Setiap Orang Hidup Produktif Baik Secara Soial Maupun Ekonomi”. Oleh karena itu untuk mewujudkan hal tersebut diperlukan perubahan orientasi dalam pembangunan kesehatan yang meliputi perubahan – perubahan dari :

• Pelayanan Kuratif ke Promotif dan Preventif • Daerah Perkotaan ke Pedesaan

• Golongan Mampu ke Golongan Masyarakat Berpenghasilan Rendah • Kampanya Massal ke Upaya Kesehatan terpadu.

Sebagai tindak lanjut, pada Tahun 1978 Konferensi Alma Ata menetapkan ”Primary Health Care” ( PHC ) sebagai Strategi Global atau Pendekatan untuk mencapai ”Health For All by The Year 2000” ( HFA 2000 ) atau Kesehatan Bagi Semua Tahun 2000 ( KBS 2000 ).

H

Haanndd OOuutt IIKKMM –– PPHHCC aatt aallll //SSeemmeesstteerr IIVV -- 22000088 Pada Jurusan Kebidanan Poltekkes Surakarta

O Olleehh :: IIgg.. DDooddiieett AAddiittyyaa SSeettyyaawwaann,,SSKKMM.. C Caattaattaann :: 2 C. DEFINISI PHC

Primary Health Care ( PHC ) adalah : Pelayanan kesehatan pokok yang berdasarkan kepada metode dan teknologi praktis, ilmiah dan sosial yang dapat diterima secara umum baik oleh individu maupun keluarga dalam masyarakat melalui partisipasi mereka sepenuhnya, serta dengan biaya yang dapat terjangkau oleh masyarakat dan negara untuk memelihara setiap tingkat perkembangan mereka dalam semangat untuk hidup mandiri ( self

(3)

reliance ) dan menentukan nasib sendiri ( self determination ).

D. TUJUAN PHC Tujuan Umum

Mencoba menemukan kebutuhan masyarakat terhadap pelayanan yang diselenggarakan, sehingga akan dicapai tingkat kepuasan pada masyarakat yang menerima pelayanan.

Tujuan Khusus :

1. Pelayanan harus mencapai keseluruhan penduduk yang dilayanai 2. Pelayanan harus dapat diterima oleh penduduk yang dilayani

3. Pelayanan harus berdasarkan kebutuhan medis dari populasi yang dilayani

4. Pelayanan harus secara maksimum menggunkan tenaga dan sumber – sumber daya lain dalam memenuhi kebutuhan masyarakat.

E. FUNGSI PHC

PHC hendaknya memenuhi fungsi – fungsi sebagai berikut : 1. Pemeliharaan Kesehatan

2. Pencegahan Penyakit 3. Diagnosis dan Pengobatan 4. Pelayanan Tindak Lanjut 5. Pemberian Sertifikat

F. UNSUR UTAMA PHC

Tiga ( 3 ) Unsur Utama yang terkandung dalam PHC adalah : 1. Mencakup Upaya – upaya Dasar Kesehatan

2. Melibatkan Peran Serta Masyarakat 3. Melibatkan Kerja Sama Lintas Sektoral

G. PRINSIP DASAR PHC

Lima ( 5 ) Prinsip Dasar PHC adalah : 1. Pemerataan Upaya Kesehatan 2. Penekanan Pada Upaya Preventif 3. Menggunakan Teknologi Tepat Guna

H

Haanndd OOuutt IIKKMM –– PPHHCC aatt aallll //SSeemmeesstteerr IIVV -- 22000088 Pada Jurusan Kebidanan Poltekkes Surakarta

O

Olleehh :: IIgg.. DDooddiieett AAddiittyyaa SSeettyyaawwaann,,SSKKMM..

C

Caattaattaann ::

3

(4)

5. Melibatkan Kerjasama Lintas Sektoral

H. ELEMEN – ELEMEN PHC

Dalam pelaksanaan PHC harus memiliki 8 elemen essensial yaitu :

1. Pendidikan mengenai masalah kesehatan dan cara pencegahan panyakit serta pengendaliannya.

2. Peningkatan penyediaan makanan dan perbaikan gizi 3. Penyediaan Air Bersih dan Sanitasi Dasar

4. Kesehatan Ibu dan Anak termasuk KB

5. Imunisasi terhadap Penyakit – penyakit Infeksi Utama 6. Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Endemik Setempat 7. Pengobatan Penyakit Umum dan Ruda Paksa

8. Penyediaan Obat – obat Esensial

I. CIRI – CIRI PHC

1. Pelayanan yang utama dan intim dengan masyarakat 2. Pelayanan yang menyeluruh

3. Pelayanan yang terorganisasi

4. Pelayanan yang mementingkan kesehatan individu maupun masyarakat 5. Pelayanan yang berkesinambungan

6. Pelayanan yang progresif

7. Pelayanan yang berorientasi kepada keluarga

8. Pelayanan yang tidak berpandangan kepada salah satu aspek saja

J. TANGGUNG JAWAB TENAGA KESEHATAN DALAM PHC

Tanggung jawab tenaga kesehatan dalam PHC lebih dititik beratkan kepada hal – hal sebagai berikut :

1. Mendorong partisipasi aktif masyarakat dalam pengembangan dan implementasi pelayanan kesehatan dan program pendidikan kesehatan.

2. Kerja sama dengan masyarakat, keluarga dan individu

3. Mengajarkan konsep kesehatan dasar dan teknik asuhan diri sendiri pada masyarakat

4. Memberikan bimbingan dan dukungan kepada petugas pelayanan kesehatan dan kepada masyarakat

H

Haanndd OOuutt IIKKMM –– PPHHCC aatt aallll //SSeemmeesstteerr IIVV -- 22000088 Pada Jurusan Kebidanan Poltekkes Surakarta

O

Olleehh :: IIgg.. DDooddiieett AAddiittyyaa SSeettyyaawwaann,,SSKKMM..

C

Caattaattaann ::

4

(5)

P

P

P

E

E

E

M

M

B

B

B

A

A

A

N

N

N

G

G

G

U

U

U

N

N

N

A

A

A

N

N

N

K

K

K

E

E

E

S

S

S

E

E

E

H

H

H

A

A

A

T

T

T

A

A

A

N

N

N

M

M

M

A

A

A

S

S

S

Y

Y

Y

A

A

A

R

R

R

A

A

A

K

K

K

A

A

A

T

T

T

D

D

D

E

E

E

S

S

S

A

A

A

(

(

(

P

P

P

K

K

K

M

M

M

D

D

D

)

)

)

M

A A..DDEEFFIINNIISSII

PKMD adalah :

Rangkaian kegiatan masyarakat yang

dilaksanakan atas dasar gotong royong dan swadaya

dalam rangka menolong diri sendiri dalam memecahkan

masalah untuk memenuhi kebutuhannya dibidang

kesehatan dan dibidang lain yang berkaitan agar

mampu mencapai kehidupan sehat sejahtera

.

B

B..TTUUJJUUAANN

Tujuan Umum

Untuk meningkatkan kemampuan masyarakat menolong diri sendiri dibidang kesehatan dalam rangka meningkatkan mutu hidup.

Tujuan Khusus

1. Menumbuhkan kesadaran masyarakat akan potensi yang dimilikinya untuk menolong diri mereka sendiri dalam meningkatkan mutu hidup mereka

2. Mengembangkan kemampuan dan prakarsa masyarakat untuk berperan secara aktif dan berswadaya dalam meningkatkan kesejahteraan mereka sendiri

3. Menghasilkan lebih banyak tenaga – tenaga masyarakat setempat yang mampu, terampil serta mau berperan aktif dalam kegiatan pembangunan desa

4. Meningkatnya kesehatan masyarakat dalam arti memenuhi beberapa indikator : a. Angka kesakitan menurun

b. Angka kematian menurun ; terutama Angka Kematian Bayi & Anak c. Angka kelahiran menurun

d. Menurunnya angka kekurangan gizi pada anak balita.

H

Haanndd OOuutt IIKKMM –– PPHHCC aatt aallll //SSeemmeesstteerr IIVV -- 22000088 Pada Jurusan Kebidanan Poltekkes Surakarta

O

Olleehh :: IIgg.. DDooddiieett AAddiittyyaa SSeettyyaawwaann,,SSKKMM..

C

Caattaattaann ::

(6)

C

C..CCIIRRII –– CCIIRRII PPKKMMDD

1. Kegiatan dilaksanakan atas dasar kesadaran, kemampuan dan prakarsa masyarakat sendiri : dalam arti bahwa kegiatan dimulai dengan kegiatan untuk mengatasi masalah kesehatan yang memang dirasakan oleh masyarakat sendiri sebagai kebutuhan.

2. Perencanaan kegiatan ditetapkan oleh masyarakat secara musyawarah dan mufakat.

3. Pelaksanaan kegiatan berlandaskan pada peran serta aktif dan swadaya masyarakat dalam arti : memanfaatkan secara optimal kemampuan dan sumber daya yang dimiliki masyarakat. 4. Masukan dari luar hanya bersifat memacu, melengkapi dan menunjang ; tidak

mengakibatkan ketergantungan.

5. Kegiatan dilakukan oleh tenaga – tenaga masyarakat setempat 6. Memanfaatkan teknologi tepat guna

7. Kegiatan yang dilakukan sekurang – kurangnya mencakup salah satu dari 8 unsur PHC.

D

D..PPRRIINNSSIIPP –– PPRRIINNSSIIPP PPKKMMDD

1. Kegiatan masyarakat sebaiknya dimulai dengan kegiatan yang memenuhi kebutuhan masyarakat setempat walaupun kegiatan tersebut bukan merupakan kegiatan kesehatan secara langsung. Ini berarti bahwa : Kegiatan tidak hanya terbatas pada aspek kesehatan saja, melainkan juga mencakup aspek – aspek kehidupan lainnya yang secara tidak langsung menunjang peningkatan taraf kesehatan.

2. Dalam membina kegiatan masyarakat diperlukan kerja sama yang baik antara :

a. Dinas – dinas, Instansi – instansi, Lembaga – lembaga lainnya yang bersangkutan b. Dinas – dinas, Instansi – instansi, Lembaga – lembaga tersebut dgn. Masyarakat. 3. Dalam keadaan dimana masyarakat tidak dapat memecahkan masalah atau kebutuhannya

sendiri, maka pelayanan langsung diberikan oleh sektor yang bersangkutan.

H

Haanndd OOuutt IIKKMM –– PPHHCC aatt aallll //SSeemmeesstteerr IIVV -- 22000088 Pada Jurusan Kebidanan Poltekkes Surakarta

O Olleehh :: IIgg.. DDooddiieett AAddiittyyaa SSeettyyaawwaann,,SSKKMM.. C Caattaattaann :: 6 E E..WWAADDAAHH KKEEGGIIAATTAANN PPKKMMDD

Karena kegiatan PKMD merupakan bagian integral dari pembangunan desa, sedangkann wadah partisipasi masyarakat dalam pembangunan desa adalah LKMD, maka Wadah Kegiatan PKMD adalah LKMD.

Pembangunan PKMD yang bersifat lintas sektoral dengan sendirinya merupakan bagian dari tugas Tim Pembina LKMD.

(7)

F

F..SSTTRRAATTEEGGII PPEEMMBBIINNAAAANN

1. Tim pembina PKMD di masing – masing tingkat sekaligus dijadikan sebagai forum koordinasi dimasing – masing tingkat

2. Setiap kegiatan partisipasi masyarakat yang akan dipromosikan oleh salah satu sektor, terlebih dahulu dibahas dalam forum koordinasi untuk memungkinkan bantuan dari sektor – sektor lain untuk menghindari tumpang tindih.

3. Jenis bantuan apapun yang akan dijalankan harus selalu berdasarkan pada proporsi kebutuhan masyarakat setempat.

4. Seluruh tahap kegiatan, mulai dari persiapan, perencanaan, pelaksanaan, penilaian, pembinaan sampai pada perluasan dilakukan oleh masyarakat sendiri dan di mana perlu dibantu oleh Pemerintah secara lintas program dan lintas sektoral.

5. Wadah kegiatan PKMD adalah LKMD sesuai Surat Keputusan Presiden No. 28 tantang Penyempurnaan dan Penempatan Fungsi Lembaga Swadaya Desa menjadi LKMD. Maka pada dasarnya LKMD merupakan wadah partisipasi masyarakat dalam pembangunan desa. 6. PKMD adalah kegiatan yang dilakukan oleh masyarakat dari masyarakat dan untuk

masyarakat. Pengembangan dan pembinaan yang dilakukan oleh pemerintah adalah suatu pendekatan bukan program yang berdiri sendiri.

G

G..PPEENNGGEEMMBBAANNGGAANN DDAANN PPEEMMBBIINNAAAANN

1. Pengembangan dan pembinaan PKMD berpedoman kepada GBHN

2. Pengembangan dan pembinaan PKMD dilaksanakan dengan kerja sama lintas program dan lintas sektoral melalui pendekatan edukatif

3. Koordinasi pembinaan melalui jalur fungsional pada tiap kegiatan ; tingkat propinsi oleh gubernur, tingkat kabupaten oleh bupati, tingkat kecamatan oleh camat.

4. PKMD merupakan bagian integral dari pembangunan desa secara keseluruhan

5. Kegiatan dilaksanakan dengan membentuk mekanisme kerja yang efektif antara instansi yang berkepentingan dalam pembinaan masyarakat desa.

6. Puskesmas sebagai pusat pengembangan dan pembangunan kesehatan berfungsi sebagai dinamisator.

H

Haanndd OOuutt IIKKMM –– PPHHCC aatt aallll //SSeemmeesstteerr IIVV -- 22000088 Pada Jurusan Kebidanan Poltekkes Surakarta

O

Olleehh :: IIgg.. DDooddiieett AAddiittyyaa SSeettyyaawwaann,,SSKKMM..

C

Caattaattaann ::

(8)

H

H..HHAALL –– HHAALL YYGG.. DDIIPPEERRLLUUKKAANN DDLLMM.. PPEELLAAKKSSAANNAAAANN KKEEGGIIAATTAANN PPKKMMDD

1. Masyarakat perlu dikembangkan pengertiannya yang benar tentang kesehatan dan tentang program – program yang dilaksanakan pemerintah.

2. Masyarakat perlu dikembangkan keadarannya akan potensi dan sumber daya yang dimiliki serta harus dikembangkan dan dibina kemampuan dan keberaniannya, untuk berperan secara aktif dan berswadaya dalam meningkatkan mutu hidup dan kesejahteraan mereka. 3. Sikap mental pihak penyelenggara pelayanan perlu dipersiapkan terlebih dahulu agar dapat

menyadari bahwa masyarakat mempunyai hak dan potensi untuk menolong diri mereka sendiri dalam meningkatkan mutu hidup dan kesejahteraan mereka.

4. Harus ada kepekaan dari para pembina untuk memahami aspirasi yang tumbuh dimasyarakat dan dapat berperan secara wajar dan tepat.

5. Harus ada keterbukaan dan interaksi yang dinamis dan berkesinambungan baik antara para pembina maupun antara pembina dengan asyarakat, sehingga muncul arus pemikiran yang mendukung kegiatan PKMD.

I

I..PPEERRSSIIAAPPAANN BBAAGGII PPEELLAAKKSSAANNAA

Persiapan bagi pelaksana dari masyarakat sangat penting artinya. Persiapan yang dimaksud dapat dilakukan melalui :

1. Pelatihan Kader 2. Kunjungan Kerja 3. Studi Perbandingan

J

J..PPEENNGGAADDAAAANN FFAASSIILLIITTAASS

Kelestarian PKMD akan lebih terjamin bila fasilitas yang disediakan dari swadaya masyarakat melalui potensi dan sumber daya yang ada di masyarakat yang dapat digali dan dimanfaatkan. Bila masyarakat tidak memilikinya barulah para penyelenggara pembinaan PKMD berusaha untuk memberikan bantuan sesuai dengan kebutuhan masyarakat, dengan ketentuan tidak menimbulkan ketergantungan bagi masyarakat.

H

Haanndd OOuutt IIKKMM –– PPHHCC aatt aallll //SSeemmeesstteerr IIVV -- 22000088 Pada Jurusan Kebidanan Poltekkes Surakarta

O

Olleehh :: IIgg.. DDooddiieett AAddiittyyaa SSeettyyaawwaann,,SSKKMM..

C

Caattaattaann ::

(9)

P

P

P

E

E

E

N

N

N

G

G

G

G

G

G

E

E

E

R

R

R

A

A

A

K

K

K

A

A

A

N

N

N

P

P

P

E

E

E

R

R

R

A

A

A

N

N

N

S

S

S

E

E

E

R

R

R

T

T

T

A

A

A

M

M

M

A

A

A

S

S

S

Y

Y

Y

A

A

A

R

R

A

A

A

K

K

K

A

A

A

T

T

T

(

(

(

P

P

P

S

S

S

M

M

M

)

)

)

R

P

P

E

E

N

N

G

G

E

E

R

R

T

T

I

I

A

A

N

N

P E R A N S E R T A M A S Y A R A K A T ( P S M ) a d a l a h P r o s e s d i m a n a i n d i v i d u , k e l u a r g a d a n l e m b a g a m a s y a r a k a t t e r m a s u k s w a s t a : a ) . M e n g a m b i l t a n g g u n g j a w a b a t a s k e s e h a t a n d i r i , k e l u a r g a d a n m a s y a r a k a t . b ) . M e n g e m b a n g k a n k e m a m p u a n u n t u k m e n y e h a t k a n d i r i , k e l u a r g a d a n m a s y a r a k a t . c ) . M e n j a d i p e l a k u p e r i n t i s k e s e h a t a n d a n p e m i m p i n y a n g m e n g g e r a k k a n k e g i a t a n m a s y a r a k a t d i b i d a n g k e s e h a t a n b e r d a s a r k a n a t a s k e m a n d i r i a n d a n k e b e r s a m a a n .

T

T

U

U

J

J

U

U

A

A

N

N

T u j u a n u m u m

U n t u k m e n i n g k a t k a n j u m l a h d a n m u t u u p a y a m a s y a r a k a t d i b i d a n g k e s e h a t a n .

T u j u a n K h u s u s

a ) . M e n i n g k a t k a n k e m a m p u a n p e m i m p i n / p e m u k a m a s y a r a k a t d a l a m m e n g g e r a k k a n u p a y a k e s e h a t a n . b ) . M e n i n g k a t k a n k e m a m p u a n o r g a n i s a s i m a s y a r a k a t d a l a m m e n y e l e n g g a r a k a n u p a y a k e s e h a t a n c ) . M e n i n g k a t k a n k e m a m p u a n m a s y a r a k a t d a l a m m e n g g a l i , m e n g h i m p u n d a n m e n g e l o l a d a n a / s a r a n a m a s y a r a k a t u n t u k k e s e h a t a n . H Haanndd OOuutt IIKKMM –– PPHHCC aatt aallll //SSeemmeesstteerr IIVV -- 22000088 Pada Jurusan Kebidanan Poltekkes Surakarta

O

Olleehh :: IIgg.. DDooddiieett AAddiittyyaa SSeettyyaawwaann,,SSKKMM..

C

Caattaattaann ::

(10)

B

B

E

E

N

N

T

T

U

U

K

K

P

P

S

S

M

M

1 . I k u t d a l a m m e n e l a a h s i t u a s i m a s a l a h 2 . I k u t t e r l i b a t d a l a m m e n y u s u n p e r e n c a n a a n , p e l a k s a n a a n , t e r m a s u k p e n e n t u a n p r i o r i t a s . 3 . M e n j a l a n k a n k e b i a s a a n h i d u p s e h a t d a n a t a u b e r p e r a n s e r t a s e c a r a a k t i f d a l a m m e n g e m b a n g k a n k e t e n a g a a n , d a n a d a n s a r a n a .

S

S

A

A

S

S

A

A

R

R

A

A

N

N

P

P

S

S

M

M

:

:

1 . T o k o h M a s y a r a k a t ( T o - G a ) 2 . O r g a n i s a s i M a s y a r a k a t d a n O r g a n i s a s i P r o f e s i 3 . K e l u a r g a d a n D a s a W i s m a 4 . K e l o m p o k M a s y a r a k a t d e n g a n K e b u t u h a n K h u s u s 5 . M a s y a r a k a t U m u m d i D e s a , K o t a d a n P e m u k i m a n K h u s u s .

F

F

A

A

K

K

T

T

O

O

R

R

F

F

A

A

K

K

T

T

O

O

R

R

Y

Y

G

G

.

.

M

M

E

E

M

M

P

P

E

E

N

N

G

G

A

A

R

R

U

U

H

H

I

I

P

P

S

S

M

M

1 . F a k t o r M a s y a r a k a t p a d a U m u m n y a : a . M a n f a a t k e g i a t a n y a n g d i l a k u k a n b . A d a n y a k e s e m p a t a n b e r p e r a n s e r t a c . K e t e r a m p i l a n t e r t e n t u y a n g d a p a t d i s u m b a n g k a n d . R a s a m e m i l i k i 2 . F a k t o r T o k o h M a s y a r a k a t d a n P i m p i n a n K a d e r 3 . F a k t o r P e t u g a s 4 . F a k t o r C a r a K e r j a y a n g D i g u n a k a n 5 . F a k t o r l a i n : a . P e r i l a k u I n d i v i d u : s i k a p , m e n t a l & k e b u t u h a n i n d i v i d u . b . P e r i l a k u M a s y a r a k a t : K e a d a a n e k o n o m i , p o l i t i k , s o s b u d , p e n d i d i k a n , a g a m a . H Haanndd OOuutt IIKKMM –– PPHHCC aatt aallll //SSeemmeesstteerr IIVV -- 22000088 Pada Jurusan Kebidanan Poltekkes Surakarta

O

Olleehh :: IIgg.. DDooddiieett AAddiittyyaa SSeettyyaawwaann,,SSKKMM..

C

Caattaattaann ::

(11)

T

T

O

O

L

L

O

O

K

K

U

U

K

K

U

U

R

R

K

K

E

E

B

B

E

E

R

R

H

H

A

A

S

S

I

I

L

L

A

A

N

N

P

P

S

S

M

M

1 . M e n i n g k a t n y a k e m a m p u a n k e p e m i m p i n a n m a s y a r a k a t 2 . M e n i n g k a t n y a p e n g o r g a n i s a s i a n k e s e h a t a n o l e h m a s y a r a k a t 3 . M e n i n g k a t n y a p e r a n s e r t a m a s y a r a k a t d a l a m m e n g e l o l a d a n a u n t u k k e s e h a t a n 4 . M e n i n g k a t n y a p e n e r i m a a n m a s y a r a k a t t e r h a d a p p r o g r a m k e s e h a t a n .

T

T

E

E

K

K

N

N

I

I

K

K

P

P

E

E

N

N

G

G

G

G

E

E

R

R

A

A

K

K

A

A

N

N

P

P

S

S

M

M

1 . M e n g g u n a k a n A n c a m a n 2 . P e m b e r i a n I m b a l a n 3 . M e n i m b u l k a n K e s a d a r a n 4 . T e k n i k K o m b i n a s i

T

T

I

I

N

N

G

G

K

K

A

A

T

T

P

P

S

S

M

M

1 . P S M k a r e n a I m b a l a n 2 . P S M k a r e n a P a k s a a n / P e r i n t a h 3 . P S M k a r e n a I d e n t i f i k a s i 4 . P S M k a r e n a T u n t u t a n H a k A s a s i & T a n g g u n g J a w a b 5 . P S M y a n g D i s e r t a i K r e a s i d a n d a y a C i p t a .

A

A

R

R

T

T

I

I

P

P

E

E

N

N

T

T

I

I

N

N

G

G

P

P

S

S

M

M

1 . D a l a m P e m b a n g u n a n K e s e h a t a n : a . M e r u p a k a n u n s u r m u t l a k d a l a m p e m b i n a a n k e s e h a t a n b . K e m a m p u a n h i d u p s e h a t h a n y a d a p a t d i c a p a i m e l a l u i p e r a n i n d i v i d u a t a u m a s y a r a k a t c . K e m a n d i r i a n m a s y a r a k a t u n t u k m e n g a t a s i m a s a l a h H Haanndd OOuutt IIKKMM –– PPHHCC aatt aallll //SSeemmeesstteerr IIVV -- 22000088 Pada Jurusan Kebidanan Poltekkes Surakarta

O

Olleehh :: IIgg.. DDooddiieett AAddiittyyaa SSeettyyaawwaann,,SSKKMM..

C

Caattaattaann ::

(12)

k e s e h a t a n s e b a g a i k u n c i k e b e r h a s i l a n p e m b i n a a n k e s e h a t a n . 2 . D a p a t D i k a j i d a r i T e r c a n t u m n y a d a l a m D o k u m e n R e s m i , s e p e r t i : a . G B H N 1 9 9 3 b . U U N o . 2 3 T a h u n 1 9 9 2 c . S K N .

L

L

A

A

N

N

G

G

K

K

A

A

H

H

P

P

E

E

M

M

B

B

I

I

N

N

A

A

A

A

N

N

P

P

S

S

M

M

1. Pertemuan / Pendekatan Tingkat Desa

2. Survey Mawas Diri ( Community Self Survey / CSS ) 3. Musyawarah Masyarakat Desa

4. Pelatihan Kader

5. Pelaksanaan Upaya Kesehatan Oleh Masyarakat 6. Pembinaan Pelestarian Kegiatan

7. Pengenalan Sosio – Budaya Masyarakat Setempat

H

Haanndd OOuutt IIKKMM –– PPHHCC aatt aallll //SSeemmeesstteerr IIVV -- 22000088 Pada Jurusan Kebidanan Poltekkes Surakarta

O

Olleehh :: IIgg.. DDooddiieett AAddiittyyaa SSeettyyaawwaann,,SSKKMM..

C

Caattaattaann ::

Referensi

Dokumen terkait

Menurut Faqih (2001: 58) fitrah itu dapat tumbuh dan berkembang menjadi baik atau tidak baik. Maka dari itu, manusia harus dihindarkan dari segala sifat yang dapat

Lingkup pembahasan mengenai pameran dan kontes kompetisi otomotif adalah pembahasan berbagai kebutuhan, kelengkapan, sarana dan fasilitas yang menunjang minat modifikasi otomotif

Penelitian ini akan menganalisis cerbung Esem Ing Lingsir Sore karya Naryata dengan membongkar unsur struktural dari Robert Stanton yang meliputi fakta-fakta cerita

Dari hasil validasi tersebut, maka bahan ajar berbasis masalah ini telah siap untuk di gunakan dan diuji coba pada mahasiswa dalam perkuliahan matematika

Berdasarkan data hasil penelitian dapat diketahui bahwa semua jenis susu pasteurisasi yang diteliti jika ditinjau dari aspek mikrobiologis tidak satupun yang

Hasil penelitian ini diharapkan dapat menjadi referensi bagi jurusan dan mahasiswa pendidikan fisika dalam mengetahui ayat-ayat Al- Qur’an yang dapat digunakan

Sır altı tekniğinde yapılmış olan çini süsle­ mede, lâcivert zemin üzerinde beyaz renkte sülüs yazı yer alır.. Harflerde firuze renk dolgular

Sel makhluk hidup pada umumnya tersusun dari bahan hidup yang disebut protoplasma komponeni dan bahan mati (inklusio) yang dikenal dengan ergastiki yang terdiri dari dinding sel