KONSEP KONSEP
PERENCANAAN PERENCANAAN
LINK RADIO DIGITAL LINK RADIO DIGITAL
Sistem Transmisi
KONSEP PERENCANAAN LINK RADIO DIGITAL KONSEP PERENCANAAN LINK RADIO DIGITAL
PERENCANAAN SISTEM KOMUNIKASI RADIO, MELIPUTI : PERENCANAAN SISTEM KOMUNIKASI RADIO, MELIPUTI :
* * Perencanaan Link Radio ( Perencanaan Link Radio ( radio link design) radio link design)
* Perencanaan Sub-sistem Radio (
* Perencanaan Sub-sistem Radio ( equipment design) equipment design)
* * Perencanaan Jaringan (network design) Perencanaan Jaringan ( network design) Sebelum perencanaan selalu didahului dengan
Sebelum perencanaan selalu didahului dengan Penelitian Propagasi (research Penelitian Propagasi ( research on propagation
on propagation) )
FOKUS PEMBAHASAN pada PELATIHAN ini : FOKUS PEMBAHASAN pada PELATIHAN ini :
* Perencanaan Link Radio (
* Perencanaan Link Radio ( radio link design) radio link design) dengan memperhatikan :
dengan memperhatikan :
* Perencanaan Sub-sistem Radio (
* Perencanaan Sub-sistem Radio ( radio subsystem design) radio subsystem design)
*
* Penelitian Propagasi ( Penelitian Propagasi ( research on propagation) research on propagation ) OBYEKTIF PERENCANAAN
OBYEKTIF PERENCANAAN : : Kinerja Sinyal Informasi
Kinerja Sinyal Informasi (BER ; C/N ( BER ; C/N ; dll) dan ; dll) dan Kehandalan Sistem
Kehandalan Sistem ( ( Path Availability Path Availability dan dan Equipment Availability/ Equipment Availability/
Reliability
Reliability ) )
LANJUTAN LANJUTAN
KONSEP PERENCANAAN LINK RADIO DIGITAL KONSEP PERENCANAAN LINK RADIO DIGITAL
Pre-design : Research on Propagation Pre-design : Research on Propagation
Obyektif Tahap Perencanaan ini : Obyektif Tahap Perencanaan ini :
Memilih model kanal yang cocok pada link radio terestrial yang akan Memilih model kanal yang cocok pada link radio terestrial yang akan direncanakan. Dengan cara melakukan penelitian terhadap kondisi
direncanakan. Dengan cara melakukan penelitian terhadap kondisi atmosphere/iklim, kondisi lingkungan/
atmosphere/iklim, kondisi lingkungan/ contour contour pada link radio tersebut. pada link radio tersebut.
MODEL KANAL LINK RADIO TERESTRIAL, umumnya dimodelkan sebagai MODEL KANAL LINK RADIO TERESTRIAL, umumnya dimodelkan sebagai
Large Scale Path Loss _ Large Scale Path Loss _ Free Space Propagation Model Free Space Propagation Model
Jika dilihat dari kondisi lingkungan dapat dibedakan menjadi : Jika dilihat dari kondisi lingkungan dapat dibedakan menjadi :
Free Space, Line of Sight/ non LOS, Limited Obstacle, Fading, atmosphere : Free Space, Line of Sight/ non LOS, Limited Obstacle, Fading, atmosphere : clear
clear
Free Space, Line of Sight/ non LOS, Limited Obstacle, Fading, atmosphere : Free Space, Line of Sight/ non LOS, Limited Obstacle, Fading, atmosphere : rainy
rainy
Free Space, Line of Sight/ non LOS, Multi Obstacle, Fading, atmosphere : Free Space, Line of Sight/ non LOS, Multi Obstacle, Fading, atmosphere : clear
clear
Free Space, Line of Sight/ non LOS, Multi Obstacle, Fading, atmosphere : Free Space, Line of Sight/ non LOS, Multi Obstacle, Fading, atmosphere : rainy
rainy
Pengaruh Pemilihan Model Kanal pada Perencanaan Link Radio Pengaruh Pemilihan Model Kanal pada Perencanaan Link Radio Pada tahap Pemilihan Sub-sistem Radio
Pada tahap Pemilihan Sub-sistem Radio
LANJUTAN LANJUTAN
KONSEP PERENCANAAN LINK RADIO DIGITAL KONSEP PERENCANAAN LINK RADIO DIGITAL
LANJUTAN Pre-design : Research on Propagation LANJUTAN Pre-design : Research on Propagation
Contoh Pengaruh Pemilihan Model Kanal Contoh Pengaruh Pemilihan Model Kanal
Pada tahap Pemilihan Sub-sistem Radio Pada tahap Pemilihan Sub-sistem Radio
Jika ternyata dari penelitian propagasi, diprediksi bahwa Fade Jika ternyata dari penelitian propagasi, diprediksi bahwa Fade Depth yang terjadi cukup besar atau diprediksi rawan terhadap Depth yang terjadi cukup besar atau diprediksi rawan terhadap selective fading atau diprediksi bahwa redaman atmosfer (hujan selective fading atau diprediksi bahwa redaman atmosfer (hujan atau gas-gas) cukup besar, maka harus dipertimbangkan teknik atau gas-gas) cukup besar, maka harus dipertimbangkan teknik untuk mengkompensasinya
untuk mengkompensasinya
Pada tahap Power Link Budget Pada tahap Power Link Budget
Secara langsung akan berpengaruh pada kebutuhan daya yang Secara langsung akan berpengaruh pada kebutuhan daya yang harus disediakan, karena akan mempengaruhi
harus disediakan, karena akan mempengaruhi path loss, path loss, yaitu : yaitu :
Kondisi free space : free space loss Kondisi free space : free space loss
Kondisi non Line of sight + limited obstacle Kondisi non Line of sight + limited obstacle : : diffraction loss diffraction loss
Kondisi Kondisi Multi Obstacle Multi Obstacle : : multi diffraction loss multi diffraction loss
Kondisi rainy Kondisi rainy : rain loss : rain loss
LANJUTAN LANJUTAN
KONSEP PERENCANAAN LINK RADIO DIGITAL KONSEP PERENCANAAN LINK RADIO DIGITAL
LANJUTAN
LANJUTAN
Pre-design : Research on Propagation Pre-design : Research on Propagation
LANJUTAN LANJUTAN
KONSEP PERENCANAAN LINK RADIO DIGITAL KONSEP PERENCANAAN LINK RADIO DIGITAL
TAHAP-TAHAP PERENCANAAN LINK RADIO TAHAP-TAHAP PERENCANAAN LINK RADIO * Inisialisasi Inisialisasi
* * Site planning Site planning
* * Pemilihan Sub-sistem Radio Pemilihan Sub-sistem Radio
* * Power Link Budget Power Link Budget
* * Evaluasi Kinerja Sistem Hasil Rancangan Evaluasi Kinerja Sistem Hasil Rancangan * * Perbaikan Sistem/Rekonfigurasi Perbaikan Sistem/Rekonfigurasi (optional) (optional)
* * Konfigurasi Sistem Hasil Rancangan Akhir Konfigurasi Sistem Hasil Rancangan Akhir
INISIALISASI INISIALISASI
Suatu hasil rancangan sistem yang bagus adalah yang efisien dan Suatu hasil rancangan sistem yang bagus adalah yang efisien dan optimal. Sehingga pada tahap awal perlu dikompilasi segala infor- optimal. Sehingga pada tahap awal perlu dikompilasi segala infor-
masi dan data yang berkaitan dengan kondisi real dilapangan. Hal ini masi dan data yang berkaitan dengan kondisi real dilapangan. Hal ini
akan terkait dengan strategi perancangan yang akan diterapkan.
akan terkait dengan strategi perancangan yang akan diterapkan.
LANJUTAN LANJUTAN
KONSEP PERENCANAAN LINK RADIO DIGITAL KONSEP PERENCANAAN LINK RADIO DIGITAL
LANJUTAN
LANJUTAN INISIALISASI INISIALISASI
Beberapa contoh informasi/data yang dimaksud : Beberapa contoh informasi/data yang dimaksud :
Apakah ada Apakah ada perangkat keras yang perangkat keras yang bisa dimanfaatkan ulang bisa dimanfaatkan ulang ? misal : menara ? misal : menara antena, antena, RF Stage (Tx/Rx), dll
antena, antena, RF Stage (Tx/Rx), dll
Data koordinat lokasi Tx – Rx (end to end) (untuk menentukan : route yang Data koordinat lokasi Tx – Rx (end to end) (untuk menentukan : route yang dipilih, jumlah hop/repeater, jarak antar repeater dll )
dipilih, jumlah hop/repeater, jarak antar repeater dll )
Kualitas link Kualitas link (end to end) yang akan dirancang (high grade, medium grade or (end to end) yang akan dirancang ( high grade, medium grade or local grade link
local grade link ) )
Frekuensi Kerja Frekuensi Kerja yang dipilih yang dipilih
Macam Informasi Macam Informasi yang dilayani, akan menentukan yang dilayani, akan menentukan kualitas sinyal informasi kualitas sinyal informasi yang harus dipenuhi (BER, C/N dll) dan
yang harus dipenuhi (BER, C/N dll) dan bandwidth bandwidth yang harus disediakan yang harus disediakan
Peta Topografi Peta Topografi , digunakan untuk membuat ‘path profile , digunakan untuk membuat ‘ path profile’ untuk masing-masing ’ untuk masing-masing hop hop
Prediksi calon Pelanggan Prediksi calon Pelanggan , akan menentukan jumlah kanal yang harus disediakan , akan menentukan jumlah kanal yang harus disediakan
Bandwidth yang tersedia Bandwidth yang tersedia
N o.
Macam informasi Baseband bandwidth
1. Voice 3.5 KHz
2. Audio channel 4 KHz
3. Video channel 4 MHz
4. Television channel 6 MHz
5. Multiplexed voice
12 ch. 48 KHz
40 ch 160 KHz
100 ch 400 KHz
500 ch 2 MHz
1000 ch 4 MHz
LANJUTAN LANJUTAN
KONSEP PERENCANAAN LINK RADIO KONSEP PERENCANAAN LINK RADIO
DIGITAL DIGITAL
SITE PLANNING SITE PLANNING
Tujuan perencanaan ini adalah merencanakan route siskom radio, Tujuan perencanaan ini adalah merencanakan route siskom radio, end to end, end to end , menentukan letak dan jenis repeater (aktif atau pasif) dan tinggi menara antena menentukan letak dan jenis repeater (aktif atau pasif) dan tinggi menara antena pada setiap stasiun radio, dengan memperhatikan syarat
pada setiap stasiun radio, dengan memperhatikan syarat line of sight. line of sight.
Berikut ini adalah langkah-langkah umum yang dilakukan pada tahap Berikut ini adalah langkah-langkah umum yang dilakukan pada tahap perencanaan ini :
perencanaan ini :
Menyiapkan peta topografi yang memuat link radio, end to end Menyiapkan peta topografi yang memuat link radio, end to end
θ V
θ H
C E
B D
LANJUTAN LANJUTAN
KONSEP PERENCANAAN LINK RADIO KONSEP PERENCANAAN LINK RADIO
DIGITAL DIGITAL
LANJUTAN
LANJUTAN SITE PLANNING SITE PLANNING
Menentukan route, dengan memperhatikan demand/trafik yang akan Menentukan route, dengan memperhatikan demand/trafik yang akan dilayani
dilayani
Membagi link radio menjadi hop-hop, jumlah dan letak masing-masing Membagi link radio menjadi hop-hop, jumlah dan letak masing-masing repeater (aktif/pasif)
repeater (aktif/pasif)
Membuat Membuat path profile path profile untuk setiap hop untuk setiap hop
Menentukan letak menara antena untuk masing-masing hop, menghitung Menentukan letak menara antena untuk masing-masing hop, menghitung jarak setiap hop, menetunkan faktor
jarak setiap hop, menetunkan faktor k, k, dengan memperhatikan data dengan memperhatikan data atmosphere pada link radio tersebut
atmosphere pada link radio tersebut
Menentukan tinggi menara antena agar memenuhi syarat LOS Menentukan tinggi menara antena agar memenuhi syarat LOS
Melakukan analisis apakah pada hop tersebut perlu repeater pasif ? atau Melakukan analisis apakah pada hop tersebut perlu repeater pasif ? atau perlu peru-bahan route ? disesuaikan dengan kondisi lingkungan yang ada.
perlu peru-bahan route ? disesuaikan dengan kondisi lingkungan yang ada.
Melakukan survey lapangan Melakukan survey lapangan
Membuat lay-out lokasi Membuat lay-out lokasi
LANJUTAN LANJUTAN
KONSEP PERENCANAAN LINK RADIO DIGITAL KONSEP PERENCANAAN LINK RADIO DIGITAL
LANJUTAN
LANJUTAN SITE PLANNING SITE PLANNING
Menginventarisasi Menginventarisasi kondisi kondisi lingkungan lingkungan sekitar sekitar stasiun/repeater stasiun/repeater (aktif/pasif) :
(aktif/pasif) :
·
· Posisi & ketinggian setiap obstacle Posisi & ketinggian setiap obstacle
·
· Power availability Power availability
· Ketersediaan bahan bakar & pengirimannya
· Ketersediaan bahan bakar & pengirimannya
·
· Kontraktor lokal, bahan bangunan, perangkat Kontraktor lokal, bahan bangunan, perangkat
· Aturan lokal/nasional berkaitan dengan tinggi menara.
· Aturan lokal/nasional berkaitan dengan tinggi menara.
· · Apakah letak stasiun/repeater cukup jauh dari airport/fasilitas Apakah letak stasiun/repeater cukup jauh dari airport/fasilitas umum vital lain ?
umum vital lain ?
· Data temperatur, kelembaban udara, hujan, angin, topan dll
· Data temperatur, kelembaban udara, hujan, angin, topan dll
·
· Menguji EMI (electromagnetic interference) di lokasi tersebut. Menguji EMI (electromagnetic interference) di lokasi tersebut.
LANJUTAN LANJUTAN
KONSEP PERENCANAAN LINK RADIO DIGITAL KONSEP PERENCANAAN LINK RADIO DIGITAL
PEMILIHAN SUB-SISTEM RADIOPEMILIHAN SUB-SISTEM RADIO
Pemilihan spesifikasi perangkat antara lain berkaitan dengan pemilihan Pemilihan spesifikasi perangkat antara lain berkaitan dengan pemilihan frekuensi kerja, hasil penelitian propagasi, bit rate dll.
frekuensi kerja, hasil penelitian propagasi, bit rate dll.
DEMOD Rx MOD
Tx
Ld
DEMOD Rx MOD
Tx
Ld
A B
Lf Lp+M Lf
LANJUTAN LANJUTAN
KONSEP PERENCANAAN LINK RADIO DIGITAL KONSEP PERENCANAAN LINK RADIO DIGITAL
LANJUTAN
LANJUTAN PEMILIHAN SUB-SISTEM RADIO PEMILIHAN SUB-SISTEM RADIO
SUB-SISTEM RADIO PEMANCAR/PENERIMA YANG SUB-SISTEM RADIO PEMANCAR/PENERIMA YANG DIPILIH ANTARA LAIN ADALAH :
DIPILIH ANTARA LAIN ADALAH :
Sistem Antena Sistem Antena
RF Stage (Pemancar maupun Penerima), dengan RF Stage (Pemancar maupun Penerima), dengan
memperhatikan kebutuhan akan daya pancar, sensitivitas memperhatikan kebutuhan akan daya pancar, sensitivitas penerimaan, noise figure dll
penerimaan, noise figure dll
Saluran Transmisi yang tepat Saluran Transmisi yang tepat
Sistem Modulasi yang cocok Sistem Modulasi yang cocok
Baseband subsystem, misal PCM, Multiplex dll Baseband subsystem, misal PCM, Multiplex dll
LANJUTAN LANJUTAN
KONSEP PERENCANAAN LINK RADIO DIGITAL KONSEP PERENCANAAN LINK RADIO DIGITAL
POWER LINK BUDGET POWER LINK BUDGET
Obyektif dari tahap perencanaan ini merencanakan kebutuhan daya agar Obyektif dari tahap perencanaan ini merencanakan kebutuhan daya agar menperoleh kualitas sinyal informasi (BER, C/N dll) sesuai dengan macam menperoleh kualitas sinyal informasi (BER, C/N dll) sesuai dengan macam
sinyal informasi yang dilayani (suara/data/ mutimedia) dan menjamin sinyal informasi yang dilayani (suara/data/ mutimedia) dan menjamin
kehandalan sinyal informasi (
kehandalan sinyal informasi ( path availability path availability ) sesuai dengan grade link yang ) sesuai dengan grade link yang diinginkan.
diinginkan.
Untuk mencapai obyektif perencanaan di atas, dapat diikuti langkah- Untuk mencapai obyektif perencanaan di atas, dapat diikuti langkah- langkah berikut :
langkah berikut :
Untuk memperoleh kualitas sinyal informasi yang telah dipilih (misal Untuk memperoleh kualitas sinyal informasi yang telah dipilih (misal sinyal informasi : suara, BER 10
sinyal informasi : suara, BER 10
-6-6), dan dengan memperhatikan sistem ), dan dengan memperhatikan sistem modulasi yang telah dipilih sebelumnya, maka dihitung mundur dengan modulasi yang telah dipilih sebelumnya, maka dihitung mundur dengan
urutan sebagai berikut : urutan sebagai berikut :
BER BER Eb/No Eb/No C/N C/N RSL RSL
min_utk_min_utk_BERBER (System Gain) (System Gain) P P
TX TX
Untuk menjamin path availability Untuk menjamin path availability terhadap pengaruh Fading, maka terhadap pengaruh Fading, maka
Dimana :
System Gain ≥ FM + Lfs + Latmosfer + LTx + LRx – GTx - GRX
FM adalah Fading Margin sesuai dengan
reliability/availability objective
system yang sedang dirancang tersebut Lfs adalah free space loss
Latmosfer adalah rugi-rugi hujan + gas + awan/kabut (optional)
LTx , LRx adalah rugi-rugi di Tx dan Rx, meliputi waveguide feeder loss/
transmission line dan branching loss GTx, GRX adalah Gain antenna di TX dan RX Hubungan BER Eb/No tergantung dari jenis
sistem modulasi
Hubungan antara Eb/No dengan C/N dipengaruhi
LANJUTAN LANJUTAN
KONSEP PERENCANAAN LINK RADIO DIGITAL KONSEP PERENCANAAN LINK RADIO DIGITAL
EVALUASI KINERJA HASIL RANCANGAN EVALUASI KINERJA HASIL RANCANGAN
Obyektif tahap perencanaan ini adalah melakukan evaluasi kinerja sistem hasil Obyektif tahap perencanaan ini adalah melakukan evaluasi kinerja sistem hasil rancamgan.
rancamgan.
Ada 2 hal yang perlu dievaluasi Ada 2 hal yang perlu dievaluasi
Apakah sistem yang kita rancang telah menjamin kehandalan subsistem radio Apakah sistem yang kita rancang telah menjamin kehandalan subsistem radio ( ( equipment subsystem availability equipment subsystem availability ) ? Jika belum maka perlu diterapkan suatu ) ? Jika belum maka perlu diterapkan suatu mekanisme perbaikan kinerja, misal dipasang
mekanisme perbaikan kinerja, misal dipasang hot standby, cold standby hot standby, cold standby atau atau frequency diversity
frequency diversity
Apakah sistem yang kita rancang telah menjamin kehandalan kualitas sinyal Apakah sistem yang kita rancang telah menjamin kehandalan kualitas sinyal informasi pengaruh propagasi (misal terjadinya Fading)? Untuk terhadap informasi pengaruh propagasi (misal terjadinya Fading)? Untuk terhadap menguji hal itu dapat diikuti langkah-langkah berikut ini :
menguji hal itu dapat diikuti langkah-langkah berikut ini :
Mengevaluasi : apakah RSL Mengevaluasi : apakah RSL
rancangrancang< P < P
th-receiverth-receiver
jika ya : rekonfigurasi sistem hasil rancangan jika ya : rekonfigurasi sistem hasil rancangan
jika tidak : evaluasi dilanjutkan jika tidak : evaluasi dilanjutkan
Menghitung Availability standar/ITU_R Menghitung Availability standar/ITU_R
Menghitung Fading Margin standar/ITU-R Menghitung Fading Margin standar/ITU-R
LANJUTAN LANJUTAN
KONSEP PERENCANAAN LINK RADIO DIGITAL KONSEP PERENCANAAN LINK RADIO DIGITAL
LANJUTAN
LANJUTAN EVALIASI KINERJA HASIL RANCANGAN EVALIASI KINERJA HASIL RANCANGAN
Membandingkan Fading Margin sistem hasil raancangan dengan Membandingkan Fading Margin sistem hasil raancangan dengan Fading Margin standar/ITU-R
Fading Margin standar/ITU-R
FM FM
rancangrancang< FM < FM
standar-ITU-Rstandar-ITU-R? ?
jika ya : rekonfigurasi sistem hasil rancangan jika ya : rekonfigurasi sistem hasil rancangan
jika tidak : evaluasi dilanjutkan jika tidak : evaluasi dilanjutkan
Mengevaluasi apakah selisih FM Mengevaluasi apakah selisih FM
rancangrancangdengan FM dengan FM
standar-ITU-Rstandar-ITU-Rcukup besar ? cukup besar ? (sistem ‘terlalu bagus’)
(sistem ‘terlalu bagus’)
jika ya : rekonfigurasi sistem hasil rancangan jika ya : rekonfigurasi sistem hasil rancangan
jika tidak : evaluasi dilanjutkan jika tidak : evaluasi dilanjutkan
Mengechek apakah sistem hasil rancangan belum dilengkapi perangkat Mengechek apakah sistem hasil rancangan belum dilengkapi perangkat pendukung (supervisory & control) ?
pendukung (supervisory & control) ?
jika ya : rekonfigurasi sistem hasil rancangan jika ya : rekonfigurasi sistem hasil rancangan
jika tidak : evaluasi selesai jika tidak : evaluasi selesai
LANJUTAN LANJUTAN
KONSEP PERENCANAAN LINK RADIO DIGITAL KONSEP PERENCANAAN LINK RADIO DIGITAL
REKONFIGURASI (
REKONFIGURASI (OPTIONAL OPTIONAL ) )
Tidak ada suatu prosedur yang baku pada tahap rekonfigurasi Tidak ada suatu prosedur yang baku pada tahap rekonfigurasi
/perbaikan sistem ini, semua tergantung pada kekurangan sistem dan /perbaikan sistem ini, semua tergantung pada kekurangan sistem dan kondisi yang ada. Sistem hasil rancangan yang bagus adalah yang kondisi yang ada. Sistem hasil rancangan yang bagus adalah yang
optimal, tidak berlebihan, sesuai standar link yang dirancang, baik dari optimal, tidak berlebihan, sesuai standar link yang dirancang, baik dari sisi penyediaan daya, kualitas sinyal maupun harga.
sisi penyediaan daya, kualitas sinyal maupun harga.
Beberapa parameter yang perlu diperhatikan dalam rekonfigurasi Beberapa parameter yang perlu diperhatikan dalam rekonfigurasi sistem rancangan ini adalah :
sistem rancangan ini adalah :
kualitas sistem/availability terjamin kualitas sistem/availability terjamin
power sekecil mungkin power sekecil mungkin menghindari menghindari overreach overreach
biaya semurah mungin biaya semurah mungin
dapat direalisasikan dapat direalisasikan
LANJUTAN LANJUTAN
KONSEP PERENCANAAN LINK RADIO DIGITAL KONSEP PERENCANAAN LINK RADIO DIGITAL
LANJUTAN
LANJUTAN REKONFIGURASI ( REKONFIGURASI (OPTIONAL OPTIONAL ) )
Beberapa alternatif untuk menjamin Beberapa alternatif untuk menjamin radio subsystem availability radio subsystem availability / / reliability : reliability :
memasang redundancy system : memasang redundancy system :
hot standby hot standby
cold standby cold standby
memasang sistem diversitas, misal frequency diversity, polarization diversity memasang sistem diversitas, misal frequency diversity, polarization diversity
Beberapa alternatif untuk memperbesar Fading Margin sistem hasil rancangan Beberapa alternatif untuk memperbesar Fading Margin sistem hasil rancangan
memasang space diversity memasang space diversity
memperbesar daya pancar (sistem GMD umumnya memperbesar daya pancar (sistem GMD umumnya ≤ 30 dBm) ≤ 30 dBm)
memilih antena dengan gain lebih besar (dimensi lebih besar atau efisiensi memilih antena dengan gain lebih besar (dimensi lebih besar atau efisiensi lebih besar)
lebih besar)
memilih perangkat antena yang lebih bagus penguatannya memilih perangkat antena yang lebih bagus penguatannya
menambahkan teknik pengkodean menambahkan teknik pengkodean
LANJUTAN LANJUTAN
KONSEP PERENCANAAN LINK RADIO DIGITAL KONSEP PERENCANAAN LINK RADIO DIGITAL
menurunkan frekuensi kerja (perhatikan bandwidth / bit rate yang akan menurunkan frekuensi kerja (perhatikan bandwidth / bit rate yang akan dipancarkan)
dipancarkan)
memperpendek jarak antar repeater memperpendek jarak antar repeater
memilih saluran transmisi dengan redaman lebih kecil memilih saluran transmisi dengan redaman lebih kecil
Jika hasil rancangan terlalu bagus maka sistem hasil rancangan juga perlu Jika hasil rancangan terlalu bagus maka sistem hasil rancangan juga perlu direkonfigurasi:
direkonfigurasi:
daya pancar diperkecil daya pancar diperkecil
dimensi antena diperkecil dll dimensi antena diperkecil dll
Agar hasil rekonfigurasi sistem optimal, sebelum menentukan spesifikasi perangkat Agar hasil rekonfigurasi sistem optimal, sebelum menentukan spesifikasi perangkat baru, terlebih dahulu dihitung :
baru, terlebih dahulu dihitung :
Berapa dB kelebihan atau kekurangan cadangan daya hasil rancangan awal. Berapa dB kelebihan atau kekurangan cadangan daya hasil rancangan awal.
Contoh : Contoh :
Fm Fm
rancang rancang> FM > FM
standar-ITU-Rstandar-ITU-R
P P
lebihlebih(dB) = FM (dB) = FM
rancangrancang- FM - FM
standar-ITU-Rstandar-ITU-R
RSL < RSL < P P
LANJUTAN LANJUTAN
KONSEP PERENCANAAN LINK RADIO DIGITAL KONSEP PERENCANAAN LINK RADIO DIGITAL
KONFIGURASI HASIL RANCANGAN AKHIR KONFIGURASI HASIL RANCANGAN AKHIR