454/UN.407/01/LT/2013
PENGARUH CORPORATE SOCIAL RESPONSIBILITY DISCLOSURE TERHADAP NILAI PERUSAHAAN PERBANKAN
(Pada Perusahaan Perbankan yang Terdaftar di BEI)
SKRIPSI
Diajukan Untuk Memenuhi Salah Satu Syarat Menempuh Ujian Sidang Sarjana Ekonomi pada Program Studi Akuntansi
Disusun Oleh:
Septian Nurcholis
NIM. 0809411
PROGRAM STUDI AKUNTANSI
FAKULTAS PENDIDIKAN EKONOMI DAN BISNIS
UNIVERSITAS PENDIDIKAN INDONESIA
Pengaruh
Corporate Social
Responsibility Disclosure
terhadap
Nilai Perusahaan Perbankan
(pada Perusahaan Perbankan yang Terdaftar di BEI)
Oleh Septian Nurcholis
Sebuah skripsi yang diajukan untuk memenuhi salah satu syarat memperoleh gelar Sarjana pada Fakultas Pendidikan Ekonomi dan Bisnis
© Septian Nurcholis 2013 Universitas Pendidikan Indonesia
November 2013
Hak Cipta dilindungi undang-undang.
LEMBAR PENGESAHAN
Pengaruh Corporate Social Responsibility Disclosure Terhadap Nilai Perusahaan
Perbankan
(pada Perusahaan Perbankan yang Terdaftar di BEI)
Skripsi ini telah disetujui oleh :
Pembimbing I, Pembimbing II,
Dr. Ikin Solikin.,SE.,M.Si.,Ak.,CA Agus Widarsono., SE, M.Si.,Ak.,CA NIP. 1965.10.12.2001.12.1.001 NIP. 1977.0827.2008.01.1.011
Mengetahui,
Ketua Prodi Studi Akuntansi,
Septian Nurcholis, 2013
Pengaruh Corporate Sosual Responsibility Disclosure Terhadap Nilai Perusahaan Perbankan Universitas Pendidikan Indonesia | repository.upi.edu | perpustakaan.upi.edu
ABSTRACT
THE INFLUENCE OF CORPORATE SOCIAL RESPONSIBILITY DISCLOSURE TOWARDS BANKING FIRM VALUE
(A Case Study on Banking Companies Listed on the BEI)
By: Social Responsibility (CSR) of banking companies listed ini BEI in the period of 2010-2012; (2) to describe the firm values in the period of 2010-2012; and (3) to find out the influence of CSR disclosure towards the firm values in the period of 2010-2012. This Research consists of one independent variabel, i.e. CSR Disclosure, and one dependent variabel, i.e. firm values.
This research uses regression and determination coefficient method. The research population is the banking companies that are listed in BEI in the period of 2010-2012. Through purposive sampling, as many as 28 companies are selected.
The findings show that Corporate Social Responsibility (CSR) has given a positive influence towards firm value. The findings reveal that: (1) the CSR disclosure from period 2010, 2011 and 2012 are 51%, 52%, and 54% respectively; (2) the firm values of the companies listed in BEI with PBV rasio from year 2010, 2011 and 2012 are 2.44, 1,80, and 1,76; and (3) the influence of Corporate Social Responsibility Disclosure towards the firm values in Banking Company is 6,2%, whereas the influence of other factors such as divident policy, capital stucture, pofitability, firm value, logit model, including other factors which are not analyzed in this study is counted 93,8%.
Septian Nurcholis, 2013
Pengaruh Corporate Sosual Responsibility Disclosure Terhadap Nilai Perusahaan Perbankan Universitas Pendidikan Indonesia | repository.upi.edu | perpustakaan.upi.edu
ABSTRAK
PENGARUH CORPORATE SOCIAL RESPONSIBILITY DISCLOSURE
TERHADAP NILAI PERUSAHAAN PERBANKAN
(Pada Perusahaan Perbankan yang Terdaftar di BEI)
Penelitian ini bertujuan untuk: (1) menjelaskan gambaran Corporate
Social Responsibility Disclosure (CSRD) pada perbankan yang terdaftar di BEI
tahun 2010-2012; (2) menjeleskan gambaran Nilai Perusahaan pada perbankan yang terdaftar di BEI tahun 2010-2012; dan (3) Untuk mengetahui pengaruh CSRD terhadap Nilai Perusahaan pada perbankan yang terdaftar di BEI tahun 2010-2012. Penelitian ini mememiliki variabel Independent CSRD., dan variabel dependent Nilai Perusahaan.
Septian Nurcholis, 2013
Pengaruh Corporate Sosual Responsibility Disclosure Terhadap Nilai Perusahaan Perbankan Universitas Pendidikan Indonesia | repository.upi.edu | perpustakaan.upi.edu
Penelitian ini menunjukan bahwa Corporate Social Responsibility
Disclosure (CSRD) memiliki pengaruh positif terhadap Nilai Perusahaan. Hasil
penelitian ini menunjukan bahwa: (1) gambaran CSRD periode tahun 2010, 2011 dan 2012 adalah 51%, 52%, dan 54% ; (2) gambaran nilai perusahaan yang terdaftar di BEI menggunakan rasio PBV dari tahun 2010, 2011 dan 2012 adalah 2.44, 1,80, adalah 1,76; and (3) Penguruh Corporate Social Responsibility
Disclosure terhadap Perbankan yang terdaftar di BEI adalah 6,2%, dan sisanya
dipengaruhi faktor lain yang tidak diteliti dalam penelitian ini seperti; divident
policy, capital stucture, pofitability, firm value, logit model, dan factor lainnya
sampai 93,8%.
Septian Nurcholis, 2013
Pengaruh Corporate Sosual Responsibility Disclosure Terhadap Nilai Perusahaan Perbankan Universitas Pendidikan Indonesia | repository.upi.edu | perpustakaan.upi.edu
DAFTAR ISI
1.3Maksud dan Tujuan Penelitian ... 8
1.3.1 Maksud Penelitian ... 8
1.3.2 Tujuan Penelitian ... 8
1.4Kegunaan Penelitian ... 9
BAB II KAJIAN PUSTAKA, KERANGKA PEMIKIRAN DAN HIPOTESIS 2.1Kajian Pustaka ... 10
2.1.1 Agency Theory ... 10
2.1.2Corporate Social Responsibility... 11
2.1.2.1 Pengertian Corporate Social Responsibility ... 11
2.1.2.2 Manfaat Corporate Social Responsibility ... 13
2.1.2.3Corporate Social Responsibility Disclosure ... 14
2.1.4 Nilai Perusahaan ... 16
2.1.4.1 Pengertian nilai perusahaan ... 16
2.1.5 Penelitian Terdahulu………..18
Septian Nurcholis, 2013
Pengaruh Corporate Sosual Responsibility Disclosure Terhadap Nilai Perusahaan Perbankan Universitas Pendidikan Indonesia | repository.upi.edu | perpustakaan.upi.edu
2.3 Hipotesis ... 26
BAB III METODE PENELITIAN 3.1 Objek Penelitian ... 27
3.2 Metode Penelitian... 27
3.2.1Desain Penelitian ... 27
3.2.2Definisidan Operasionalisasi Variabel ... 29
3.2.2.1 Definisi Variabel ... 29
3.2.2.1.1 Variabel Bebas (Independent) ... 29
3.2.2.1.2Variabel Terikat (Dependent) ... 29
3.2.2.2 Operasionalisasi Variabel ... 34
3.2.3 Populasi dan sampel ... 34
3.2.3.1 Populasi ... 34
3.2.3.2 Sampel ... 34
3.2.4 Teknik Pengumpulan Data ... 36
3.2.5 Teknik Analisis Data ... 36
3.2.5.1 Uji Normalitas ... 37
3.2.5.2 Analisis Regresi Linear Sederhana ... 38
3.2.5.3 Koefisien Determinasi ... 38
3.2.5.4 Pengujian Hipotesis... 39
BAB IVHASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN 4.1 Hasil Penelitian ... 41
4.1.1Gambaran Umum ... 41
Septian Nurcholis, 2013
Pengaruh Corporate Sosual Responsibility Disclosure Terhadap Nilai Perusahaan Perbankan Universitas Pendidikan Indonesia | repository.upi.edu | perpustakaan.upi.edu
4.1.2.1 Deskripsi tentang CSRD ... 73
4.1.2.2 Deskripsi Tentang Nilai Perusahaan ... 76
4.1.3 Analisis Data dan Pengujian Hipotesis ... 78
4.1.3.1 Uji Normalitas ... 78
4.1.3.2 Analisis Regresi Linier Sederhana... 79
4.1.3.3 Pengujian Hipotesis ... 80
4.1.3.4 Koefisien Determinasi ... 81
4.2 Pembahasan ... 82
4.2.1 Gambaran Corporate Social Responsibility Disclosure ... 82
4.2.2 Gambaran Nilai Perusahaan ... 84
4.2.3 Pengaruh CSRD terhadap nilai perusahaan ... 85
BAB V KESIMPULAN DAN SARAN ... 89
5.1 Kesimpulan ... 89
5.3 Saran ... 90
Septian Nurcholis, 2013
Pengaruh Corporate Sosual Responsibility Disclosure Terhadap Nilai Perusahaan Perbankan Universitas Pendidikan Indonesia | repository.upi.edu | perpustakaan.upi.edu
DAFTAR TABEL
Tabel 1.1Nilai Perusahaan pada Perusahaan Perbankan di BEI... 3
Tabel 2.1 Penelitian Terdahulu ... 18
Tabel 3.1Operasional Variabel ... 33
Tabel 3.2Daftar Perusahaan Perbankan di BEI ... 35
Tabel 4.1 Gambaran CSRD ... 73
Tabel 4.2 Gambaran CSRD perbidang pada perusahaan perbankan ... 75
Tabel 4.3 Gambaran Data Nilai Perusahaan PBV ... 76
Tabel 4.4 Hasil Pengujian Asumsi Normalitas... 79
Tabel 4.5 Hasil Regresi CSRD terhadap nilai perusahaan ... 80
Septian Nurcholis, 2013
Pengaruh Corporate Sosual Responsibility Disclosure Terhadap Nilai Perusahaan Perbankan Universitas Pendidikan Indonesia | repository.upi.edu | perpustakaan.upi.edu
DAFTAR GAMBAR
Septian Nurcholis, 2013
Septian Nurcholis, 2013
Pengaruh Corporate Sosual Responsibility Disclosure Terhadap Nilai Perusahaan Perbankan Universitas Pendidikan Indonesia | repository.upi.edu | perpustakaan.upi.edu
1 BAB I
PENDAHULUAN
1.1Latar Belakang Penelitian
Perusahaan perbankan merupakan lembaga yang memegang peranan
penting dalam kegiatan perekonomian suatu negara. Meningkatnya kinerja
perusahaan perbankan di suatu negara dapat dijadikan tolak ukur kemajuan negara
yang bersangkutan. Semakin maju suatu negara, maka semakin besar peranan
perbankan dan semakin dibutuhkan baik oleh pemerintah maupun masyarakat.
Kemajuan ini ditunjukkan dengan semakin berkembangnya peranan perbankan di
Indonesia.
Dalam menjalankan aktivitasnya, bank menghadapi berbagai risiko, baik
risiko dari dalam dan resiko yang berasal luar. Oleh karena itu, bank harus
dikelola secara hati-hati oleh manajemen yang profesional dan berintegritas tinggi
dengan menerapkan sistem perbankan yang sehat, kuat dan efisien guna
menciptakan kestabilan sistem keuangan dalam rangka mendorong pertumbuhan
ekonomi nasional. Karakteristik perusahaan perbankan berbeda dengan
perusahaan lain yang ada di Indonesia. Perusahaan perbankan mempunyai
regulasi yang lebih ketat dibandingkan dengan perusahaan lain. Bank Indonesia
menggunakan laporan keuangan sebagai dasar dalam penentuan status suatu bank,
2
Septian Nurcholis, 2013
Pengaruh Corporate Sosual Responsibility Disclosure Terhadap Nilai Perusahaan Perbankan Universitas Pendidikan Indonesia | repository.upi.edu | perpustakaan.upi.edu
Perusahaan perbankan merupakan perusahaan yang sebagian besar
dananya berasal dari publik dan perusahaan yang mengandalkan kepercayaan.
Oleh sebab itu, akuntabilitas dan keterbukaan informasi diutamakan untuk
menjaga kepercayaan publik.
Perusahaan perbankan yang terdaftar di BEI sejak tahun 2010 dan
memberikan laporan keuangan tahunan yang lengkap dari 2010-2012 di BEI
tercatat ada 31 perusahaan. Dari 31 perusahaan perbankan tersebut yang
memenuhi kriteria hanya 28 perusahaan, dapat dilihat gambaran nilai perusahaan
yang di ukur dengan rasio PBV menjadi indikator suaatu perusahaan ditentukan
oleh nilai pasar selama periode 2010-2011. Dari data tersebut diketahui bahwa
gambaran nilai perusahaan pada sebagian besar perusahaan perbankan terjadi
penurunan. Untuk lebih jelasnya dapat dilihat pada tabel berikut ini:
Tabel 1.1
3
Septian Nurcholis, 2013
Pengaruh Corporate Sosual Responsibility Disclosure Terhadap Nilai Perusahaan Perbankan Universitas Pendidikan Indonesia | repository.upi.edu | perpustakaan.upi.edu
9 Bank ICB Bumiputera Tbk. BABP 1.04 0.93 -0.11
26 Bank Windu Kentjana International Tbk. MCOR 1.08 1.27 0.19
27 BPD Jawa Barat dan Banten Tbk. BJBR 2.82 1.64 -1.18
28 Bank OCBC NISP Tbk. NISP 2.18 1.15 -1.03
Terendah 0,85 0,7 -2,92 Tertinggi 5,89 4,69 0,34 Rata-rata 2,44 1,80 -0,64
Sumber : BEI, data diolah
Dari tabel diatas menunjukan bahwa nilai perusahaan perbankan dari tahun
2010 ke tahun 2011 pada beberapa perusahaan perbankan terjadi 4 kenaikan nilai
perusahaan dan sisanya terjadi penurunan. Penurunan nilai perusahaan ini sangat
tidak sesuai dengan apa yang diharapkan oleh setiap perusahaan perbankan yang
menghendaki adanya kenaikan nilai perusahaan setiap tahunnya. Penurunan nilai
4
Septian Nurcholis, 2013
Pengaruh Corporate Sosual Responsibility Disclosure Terhadap Nilai Perusahaan Perbankan Universitas Pendidikan Indonesia | repository.upi.edu | perpustakaan.upi.edu
menginvestasikan dananya akibat menurunnya kepercayaan masyarakat untuk
berinvestasi di bank hal ini menyebabkan menurunnya harga saham dan
mengakibatkan menurunnya nilai perusahaan.
Seperti yang dikemukakan wahyudi (dalam Nurlela dan Islahudin, 2008)
menyebutkan bahwa nilai perusahaan merupakan harga yang bersedia dibayar
oleh calon pembeli andai perusahaan tersebut di jual. Nilai perusahaan dapat
memberikan kemakmuran bagi pemegang saham secara maksimum apabila harga
saham perusahaan meningkat. Semakin tinggi harga saham, maka semakin tinggi
pula kemakmuran pemegang saham.
Saat ini banyak perusahaan perbankan menjadi semakin berkembang,
maka pada saat itu pula kemungkinan untuk memperbaiki hubungan dengan
investor semakin beragam. Terlebih kasus yang dialami perbankan bisa
menghilangkan kepercayaan publik, yang harus dilakukan perbankan adalah
mengungkapkan informasi sebanyak mungkin dalam laporan keuangan dan
mengungkapkan kegiatan sosialnya yang disebut juga corporate sosial
responsibility disclosure (CSRD) yang tertuang dalam laporan tahunan
perusahaan. Banyak perusahaan perbankan kini mengembangkan apa yang disebut
CSR. “Agar bisnis korporasi bisa tumbuh secara berkelanjutan hanya ada satu
pilihan, yaitu menyelaraskan pencapaian kinerja laba (profit) dengan kinerja sosial
(people) dan kinerja lingkungan (planet) secara berkesinambungan” Jhon
5
Septian Nurcholis, 2013
Pengaruh Corporate Sosual Responsibility Disclosure Terhadap Nilai Perusahaan Perbankan Universitas Pendidikan Indonesia | repository.upi.edu | perpustakaan.upi.edu
Sadar akan kepedulian terhadap karyawan, pemegang saham, masyarakat
dan lingkungan sekitarnya, perbankan mencari pola kemitraan yang biasa disebut
corporate social responsibility (CSR) atau tanggung jawab sosial perusahaan.
“CSR harus diperlukan sebagai suatu investasi jangka panjang yang akan
mendatangkan keutungan dan meningkatkan nilai korporasi serta nilai ekuitas
pemodal” Lako (2011:77).
Dikemukakan oleh Retno (2012) “Dalam proses memaksimalkan nilai
perusahaan akan muncul konflik kepentingan antara manajer dan pemegang
saham (pemilik perusahaan) yang disebut agency problem.”Tidak jarang pihak manajemen yaitu manajer perusahaan mempunyai tujuan dan kepentingan lain
yang bertentangan dengan tujuan utama perusahaan dan sering mengabaikan
kepentingan pemegang saham. Dana pelaksanaan CSR sendiri berasal dari laba
yang disisihkan ini perlu diungkapkan kepada para stakeholder perusahaan
dengan pelaporan akuntansi yang andal serta di audit untuk memberikan
kepastiaan informasi kepada stakeholder perusahaan tersebut karena dapat
menimbulkan agency conflict. Pengungkapan CSR juga nantinya akan direspon
oleh investor apakah akan terus berinvestasi atau mengalihkan investasinya ke
perusahaan lain, karena dana CSR tersebut berasal dari laba yang disisihkan dan
mengurangi deviden yang nantinya akan diterima investor dan ini akan
menyebabkan reaksi naik atau turunnya investasi dan mempengaruhi nilai
6
Septian Nurcholis, 2013
Pengaruh Corporate Sosual Responsibility Disclosure Terhadap Nilai Perusahaan Perbankan Universitas Pendidikan Indonesia | repository.upi.edu | perpustakaan.upi.edu
Di Negara Indonesia CSR diatur dalam suatu peraturan yang bersifat
wajib. CSR diatur dalam undang-undang nomor 40 Tahun 2007 Tentang
Perseroan Terbatas (UU PT), yang disahkan pada 20 Juli 2007. Pasal 74
Undang-Undang Perseroan Terbatas menyatakan: (1) Perseroan yang menjalankan
kegiatan usahanya di bidang dan/atau berkaitan dengan sumber daya alam wajib
melaksanakan Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL). (2) TJSL
merupakan kewajiban perseroan yang dianggarkan dan diperhitungkan sebagai
biaya Perseroan yang pelaksanaannya dilakukan dengan memperhatikan kepatutan
dan kewajaran. (3) Perseroan yang tidak melaksanakan kewajiban dikenai sanksi
sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan.
CSR berhubungan erat dengan pembangunan berkelanjutan, dimana suatu
perusahaan dalam melaksanakan aktivitasnya harus mendasarkan keputusannya
tidak semata berdasarkan faktor keuangan, misalnya keuntungan atau profit
melainkan juga harus berdasarkan konsekuensi sosial dan lingkungan untuk saat
ini maupun jangka panjang dan program CSR di perbankan diharapkan mampu
menaikan nilai perusahaan.
CSR diwajibkan pada perusahaan yang berkaitan langsung dengan sumber
daya alam dan BUMN. Perkembangan saat ini selain perusahaan tersebut juga
mulai menerapkan CSR, alasan perusahaan khususnya di bidang perbankan
melakukan pelaporan sosial adalah karena adanya perubahan paradigma
pertanggungjawaban, dari manajemen ke pemilik saham menjadi manajemen
7
Septian Nurcholis, 2013
Pengaruh Corporate Sosual Responsibility Disclosure Terhadap Nilai Perusahaan Perbankan Universitas Pendidikan Indonesia | repository.upi.edu | perpustakaan.upi.edu
di Indonesia dapat dilihat melalui IAI dalam Pernyataan Standar Akuntansi
Keuangan (PSAK) No.1 (2012) paragraf 15 secara implicit menyarankan untuk
mengungkapkan tanggung jawab akan masalah lingkungan dan sosial.
Entitas dapat pula menyajikan, terpisah dari laporan keuangan, laporan mengenai lingkungan hidup dan laporan nilai tambah (valueadded
statement), khususnya bagi industri dimana faktor lingkungan hidup
memegang peranan penting dan bagi industri yang menganggap karyawan sebagai kelompok pengguna laporan yang memegang peranan penting. Laporan tambahan tersebut di luar ruang lingkup Standar Akuntansi Keuangan.
Saat ini perusahaan sudah memandang CSR bukan sebagai biaya, tetapi
sebagai alat marketing yang baru bagi perusahaan bila itu dilaksanakan
berkelanjutan. Dengan melaksanakan CSR, citra perusahaan akan semakin baik
sehingga loyalitas konsumen semakin tinggi. Seiring meningkatnya loyalitas
konsumen dalam waktu yang lama, maka kinerja perusahaan akan semakin baik.
Jadi, CSR berperan penting dalam meningkatkan nilai perusahaan sebagai hasil
dari peningkatan kinerja perusahaan.
Menurut pendapat Rustiarini (2010) Perusahaan melakukan pengungkapan
CSR dengan harapan dapat meningkatkan reputasi dan nilai perusahaan.
Perbankan adalah perusahaan yang dalam kegiatan usahanya tidak berkaitan
langsung dengan exploitasi sumber daya alam tetapi perannya dalam
pengungkapan kegiatan CSR cukup signifikan yaitu sebesar 22% dengan standar
Global Reporting Initiative (GRI) hal inimenyamai jumlah pengungkapan dari
perusahaan manufaktur yang dalam kegiatan usahanya berkaitan dengan
8
Septian Nurcholis, 2013
Pengaruh Corporate Sosual Responsibility Disclosure Terhadap Nilai Perusahaan Perbankan Universitas Pendidikan Indonesia | repository.upi.edu | perpustakaan.upi.edu
Pada penelitian terdahulu Retno & Pratinah (2012) CSR berpengaruh
terhadap nilai perusahaan tapi tidak signifikan. Selain itu Nurlela dan Islahuddin
(2008) menyimpulkan Variabel Corporate Social Responsibility Dengan
Prosentase Kepemilikan Manajerial Sebagai Variabel Moderating berpengaruh
signifikan terhadap nilai perusahaan.
Sejalan dengan penelitian sebelumnya yang meneliti pengaruh CSR
terhadap nilai perusahaan yang menunjukkan adanya pengaruh yang signifikan
dan juga berpengaruh tetapi tidak signifikan maka penulis tertarik untuk kembali
melakukan penelitian dengan judul ”Pengaruh Corporate Social Responsibility
Disclosure terhadap Nilai Perusahaan Perbankan”. (pada Perusahaan Perbankan yang Terdaftar di BEI).
1.2Rumusan Masalah
1. Bagaimana gambaran Corporate Social Responsibility Disclosure pada
perusahaan perbankan yang terdaftar di BEI tahun 2010-2012.
2. Bagaimana gambaran nilai perusahaan perbankan yang terdaftar di
BEI 2010-2012.
3. Bagaimana Corporate Social Responsibility Disclosure berpengaruh
terhadap nilai perusahaan perbankan.
1.3Maksud dan Tujuan Penelitian
9
Septian Nurcholis, 2013
Pengaruh Corporate Sosual Responsibility Disclosure Terhadap Nilai Perusahaan Perbankan Universitas Pendidikan Indonesia | repository.upi.edu | perpustakaan.upi.edu
Maksud dilakukannya penelitian ini adalah untuk memberikan gambaran
mengenai pengaruh Corporate Social Responsibility Disclosure terhadap Nilai
Perusahaan Perbankan yang terdaftar di BEI.
1.3.2 Tujuan Penelitian
Tujuan dilakukan penelitian ini adalah untuk mengetahui:
1. Gambaran Corporate Social Responsibility Disclosure pada perusahaan
perbankan yang terdaftar di BEI pada tahun 2010-2012.
2. Gambaran nilai perusahaan perbankan yang terdaftar di BEI 2010-2012.
3. Pengaruh corporate social responsibility disclosure terhadap nilai
perusahaan perbankan.
1.4Kegunaan Penelitian
Dari penelitian ini, diharapkan dapat berguna dan bermanfaat bagi
semua pihak, yakni:
1. Untuk pengembangan ilmu Akuntansi, bahwa dari hasil penelitian
ini diharapkan dapat memberikan sumbangan terhadap kemajuan
ilmu pengetahuan untuk masa yang akan datang dan pada akhirnya
dari hasil penelitian ini dapat dijadikan sebagai bahan referensi
untuk melakukan penelitian lanjutan.
2. Bagi Penulis, hasil penelitian ini diharapkan dapat menambah
pengetahuan mengenai corporate social responsibility disclosure
10
Septian Nurcholis, 2013
Pengaruh Corporate Sosual Responsibility Disclosure Terhadap Nilai Perusahaan Perbankan Universitas Pendidikan Indonesia | repository.upi.edu | perpustakaan.upi.edu
3. Bagi perusahaan perbankan, penelitian ini diharapkan dapat menjadi
bahan masukan bagi perbankan dalam membantu memecahkan dan
mengantisipasi masalah khususnya yang berkaitan dengan
corporate social responsibility disclosure dan pengaruhnya
Septian Nurcholis, 2013
Pengaruh Corporate Sosual Responsibility Disclosure Terhadap Nilai Perusahaan Perbankan Universitas Pendidikan Indonesia | repository.upi.edu | perpustakaan.upi.edu
BAB III
METODE PENELITIAN
3.1 Objek Penelitian
Pengertian objek penelitian menurut Sugiyono (2010:13) “Objek
penelitian adalah sasaran ilmiah untuk mendapatkan data dengan tujuan dan
kegunaan tertentu tentang sesuatu hal objektif dan reliable tentang suatu hal
(variable tertentu).” Objek yang akan diteliti dalam penelitian ini adalah
Corporate Social Responsibility Disclosure dan Nilai Perusahaaan.
Sumber data dari penelitian ini adalah data yang tersedia pada pihak ketiga
yang merupakan objek penelitian itu sendiri seperti dokumen–dokumen serta
laporan keuangan peusahaan perbankan yang diperoleh dari situs BEI, alamat web
masing-masing perusahaan dan laporan tanggungjawab perusahaan yang terpisah
dari laporan keuangan. Pemilihan perusahaan yang listing di BEI sebagai sumber
data penelitian karena perusahaan-perusahaan tersebut adalah perusahaan terbuka
atau go public yang telah menerapkan program CSR dan selalu merilis laporan
tahunannya sehingga dapat dengan mudah untuk mendapatkan data dari
perusahaan tersebut.
3.2 Metode Penelitian
28
Septian Nurcholis, 2013
Pengaruh Corporate Sosual Responsibility Disclosure Terhadap Nilai Perusahaan Perbankan Universitas Pendidikan Indonesia | repository.upi.edu | perpustakaan.upi.edu
Dalam penelitian ini, untuk menganalisis masalah yang akan dibahas
penulis akan menggunakan metode deskriptif dan verifikatif. Menurut Eferin dkk
(2008:12), “Penelitian deskriptif bertujuan memberikan gambaran tentang
detil-detil spesifik dari sebuah situasi, lingkungan sosial, atau hubungan”. Sehingga
melalui metode penelitian secara deskriptif dapat diketahui secara jelas mengenai
gambaran atau deskripsi tentang variabel penelitian.
Sedangkan Arikunto (2006:8) menyatakan bahwa “penelitian yang
bertujuan untuk mengecek hasil penelitian lain inilah yang diberi nama penelitian
verifikatif”. Jenis penelitian verifikatif menguji kebenaran suatu hipotesis yang
dilakukan melalui pengumpulan data di lapangan.
Desain penelitian adalah framework dari suatu penelitian ilmiah,dengan
adanya desain penelitian akan membuat penelitian menjadi terarah pada berbagai
hal yang harus dilakukan dalam upaya untuk melakukan suatu penelitian ilmiah.
Desain penelitian juga mencerminkan standar mutu yang hendak diraih oleh
peneliti, dalam arti, pembaca dapat dengan mudah menilai kualitas dari suatu
penelitian hanya dengan mencermati desain suatu penelitian Eferin dkk,
(2008:48).
Jadi bisa dikatakan bahwa desain penelitian adalah proses yang diperlukan
dalam merencanakan dan melaksanakan analisis data sehingga memperoleh
jawaban atas pertanyaan-pertanyaan penelitian. Tahap-tahap yang dilakukan
dalam penelitian ini adalah sebagai berikut:
29
Septian Nurcholis, 2013
Pengaruh Corporate Sosual Responsibility Disclosure Terhadap Nilai Perusahaan Perbankan Universitas Pendidikan Indonesia | repository.upi.edu | perpustakaan.upi.edu
2. Merumuskan masalah penelitian
3. Menentukan tujuan penelitian
4. Menelusuri sumber-sumber kepustakaan
5. Perumusan kerangka pemikiran
6. Menetapkan hipotesis
7. Memilih pendekatan yang digunakan dalam penelitian
8. Mengumpulkan data
9. Menyajikan data deskriptif dan menganalisis data yang telah terkumpul
10.Memberikan interpretasi dari hasil analisis
11.Menarik kesimpulan dan menyusun laporan hasil penelitian
3.2.2 Definisi dan Operasionalisasi Variabel
3.2.2.1. Definisi Variabel
Menurut Sugiyono (2010:58), definisi variabel penelitian adalah sesuatu
hal yang berbentuk apa saja yang ditetapkan oleh peneliti untuk dipelajari
sehingga diperoleh informasi tentang hal tersebut, kemudian ditarik
kesimpulannya. Untuk menjawab dan mengungkapkan masalah serta tujuan
penelitian, perlu dikemukakan terlebih dahulu variabel-variabel yang terkandung
dalam penelitian ini. Penelitian dengan judul “Pengaruh Corporate Social
Responsibility Disclosure terhadap Nilai Perusahaan memiliki dua variabel.
30
Septian Nurcholis, 2013
Pengaruh Corporate Sosual Responsibility Disclosure Terhadap Nilai Perusahaan Perbankan Universitas Pendidikan Indonesia | repository.upi.edu | perpustakaan.upi.edu
Menurut Sugiyono (2010:33) “Variabel bebas (Independent) adalah
variabel yang mempengaruhi atau yang menjadi sebab perubahannya atau
timbulnya variabel dependen (terikat)”. Variabel bebas dalam penelitian ini adalah
pengungkapan Corporate Social Responsibility.
Menurut pendapat Lako (2008:180) mendefinisikan CSR sebagai:
Komitmen berkelanjutan dari suatu perusahaan untuk bertanggung jawab secara ekonomik, legal, etis dan sukarela terhadap dampak-dampak dari tindakan ekonominya terhadap komunitas masyarakat dan lingkungan serta proaktif melakukan upaya-upaya berkelanjutan untuk mencegah potensi-potensi dampak negatif resiko aktivitas ekonomi koperasi terhadap masyarakat dan lingkungan serta meningkatkan kualitas dan lingkungan yang menjadi stakeholder-nya.
Mengingat masih sedikitnya perusahaan di Indonesia yang melaporkan
kinerja ekonomi, sosial, dan lingkungannya dalam bentuk sustainability reporting,
maka penelitian ini terbatas hanya pada data-data yang terdapat dalam laporan
tahunan perusahaan. Hal ini agar tidak terjadi kesenjangan antara perusahaan yang
sudah membuat sustainability reporting dengan perusahaan yang belum
membuatnya (Dahli dan Siregar, 2008).
Bidang pengungkapan CSR menurut Khan (2010), yaitu sebagai berikut:
1. Bidang kesehatan
2. Bidang kemasyarakatan
3. Bidang untuk aktifitas bantuan bencana alam
4. Bidang donasi lain-lain
31
Septian Nurcholis, 2013
Pengaruh Corporate Sosual Responsibility Disclosure Terhadap Nilai Perusahaan Perbankan Universitas Pendidikan Indonesia | repository.upi.edu | perpustakaan.upi.edu
6. Bidang lingkungan
7. Bidang pengungkapan produk, jasa dan pelayanan
Corporate Social Responsibility adalah komitmen perusahaan atau dunia
bisnis untuk berkontribusi dalam pengembangan ekonomi yang berkelanjutan
dengan memperhatikan tanggung jawab sosial dengan menitikberatkan pada
keseimbangan antara perhatian terhadap aspek ekonomis, sosial, dan lingkungan.
(Untung, 2008:1)
Pengungkapan CSR dalam penelitian ini diukur dengan menggunakan
Corporate Social Responsibility Reporting Index (CSRRI). Perhitungan yang
terlebih dahulu dilakukan dengan cara checklist item. Item pengungkapan dalam
penelitian ini kemudian dinyatakan dalam bentuk indeks pengungkapan sosial
atau disebut dengan CSRRI. Apabila item pengungkapan tersebut ada dalam
laporan tahunan perusahaan maka diberi skor 1, dan jika item pengungkapan
tersebut tidak ada dalam laporan tahunan perusahaan maka diberi skor 0. Setelah
semua pengungkapan dicatat kemudian dijumlahkan dan dibagi jumlah
keseluruhan pengungkapan sebanyak 60.
Rumus perhitungan CSRRI adalah sebagai berikut Khan (2010):
CSRRI=
60
Dimana :
CSRRI : Corporate Social Responsibility Reporting Index
32
Septian Nurcholis, 2013
Pengaruh Corporate Sosual Responsibility Disclosure Terhadap Nilai Perusahaan Perbankan Universitas Pendidikan Indonesia | repository.upi.edu | perpustakaan.upi.edu
60 : jumlah seluruh CSRRI yang di ungkapkan
3.2.2.1.2 Variabel Terikat (Dependent)
Pengertian variabel depeden menurut Sugiyono (2010:39) adalah
“Variabel dependen merupakan variabel yang dipengaruhi atau yang menjadi
akibat karena adanya variabel independen (bebas).” Penelitian ini menggunakan
variabel nilai perusahaan sebagai variabel dependen yang akan disimbolkan
dengan (Y).
Salah satu alternatif yang digunakan dalam menentukan nilai perusahaan
adalah dengan menggunakan (PBV). Rasio ini merupakan konsep yang berharga
karena menunjukkan estimasi pasar keuangan saat ini tentang nilai hasil
pengembalian dari setiap rupiah investasi yang ditempatkan. Untuk mengukur
nilai price to book value (PBV) dapat dihitung dengan rumus sebagai berikut
(Fahmi, 2013:84) :
PBV =�� ℎ�
� �� ℎ�
Keterangan :
PBV = Nilai Perusahaan
Market price per share = Harga penutupan pasar akhir tahun
33
Septian Nurcholis, 2013
Pengaruh Corporate Sosual Responsibility Disclosure Terhadap Nilai Perusahaan Perbankan Universitas Pendidikan Indonesia | repository.upi.edu | perpustakaan.upi.edu
3.2.2.2 Operasionalisasi Variabel
Ringkasan operasionalisasi variabel dapat dilihat pada tabel berikut ini.
Tabel 3.1
Operasionalisasi Variabel
Variabel Dimensi Indikator Variabel Skala
Corporate Social
Responsibility
(Y)
(Khan, 2010)
Luas
Pengungkapan
CSR
1. Bidang kesehatan
2. Bidang kemasyarakatan
3. Bidang untuk aktifitas
bantuan bencana alam
4. Bidang donasi lain-lain
5. Bidang aktivitas karyawan
6. Bidang lingkungan
7. Bidang pengungkapan
34
Septian Nurcholis, 2013
Pengaruh Corporate Sosual Responsibility Disclosure Terhadap Nilai Perusahaan Perbankan Universitas Pendidikan Indonesia | repository.upi.edu | perpustakaan.upi.edu
produk, jasa dan pelayanan
Y:
Nilai Perusahaan
(Fahmi, 2013)
PBV 1.Nilai Perusahaan (PBV)
2.�� ℎ�
3. Book value per share
Rasio
3.2.3 Populasi dan Sampel Penelitian
3.2.3.1 Populasi
Definisi populasi menurut Suharyadi (2009:73), yaitu; “Populasi adalah
kumpulan dari semua kemungkinan orang-orang, benda-benda, dan ukuran lain,
yang menjadi objek perhatian atau kumpulan seluruh objek yang menjadi
perhatian.” Berdasarkan pengertian di atas, populasi dalam penelitian ini adalah
seluruh laporan tahunan perusahaan perbankan yang terdaftar di BEI selama tahun
2010-2012.
35
Septian Nurcholis, 2013
Pengaruh Corporate Sosual Responsibility Disclosure Terhadap Nilai Perusahaan Perbankan Universitas Pendidikan Indonesia | repository.upi.edu | perpustakaan.upi.edu
Definisi sampel menurut Suharyadi (2009:7)“Sampel adalah suatu bagian
dari populasi”. Adapun dalam penelitian ini menggunakan sampel purposive atau
laporan keuangan Perusahaan Perbankan yang memenuhi kriteria yang telah
ditentukan, yang memenuhi kriteria sebanyak 28 perusahaan.
Adapun dalam penelitian ini yang memenuhi kriteria yaitu laporan tahunan
perusahaan perbankan yang terdaftar di BEI periode 2010-2012. Pertimbangan
kriteria dalam menentukan sampel tersebut adalah:
1. Perusahaan yang menyelenggarakan kegiatan perbankan yang
mempublikasikan laporan keuangannya di BEI pada periode 2010-2012.
2. Perusahaan perbankanyang melakukan penerapan CSR di Indonesia dan
menerbitkan laporan tahunanannya di BEI.
3. Data yang digunakan untuk mencari nilai perusahaan digunakan rasio
PBV.
Dari syarat-syarat di atas dapat diambil 28 perusahaan dari 31 perusahaan
perbankan yang memenuhi persyaratan.
Tabel 3.2
Daftar Perusahaan Perbankanyang terdaftar di BEI yang memenuhi persyaratan Tahun 2010 – 2012
No Nama Perusahaan Emiten
1 Bank Agroniaga Tbk. AGRO
2 Bank Artha Graha Internasional Tbk. INPC
3 Bank Bukopin Tbk. BBKP
4 Bank Capital Indonesia Tbk. BACA
5 Bank CIMB Niaga Tbk. BNGA
6 Bank Danamon Indonesia Tbk. BDMN
36
Septian Nurcholis, 2013
Pengaruh Corporate Sosual Responsibility Disclosure Terhadap Nilai Perusahaan Perbankan Universitas Pendidikan Indonesia | repository.upi.edu | perpustakaan.upi.edu
8 Bank Himpunan Saudara 1906 Tbk. SDRA
9 Bank ICB Bumiputera Tbk. BABP
10 Bank Internasional Indonesia Tbk. BNII
11 Bank Mandiri (Persero) Tbk. BMRI
12 Bank Mayapada Internasional Tbk. MAYA
13 Bank Mega Tbk. MEGA
14 Bank Mutiara Tbk. BCIC
15 Bank Nusantara Parahyangan Tbk. BBNP 16 Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk. BBNI
17 Bank Pan Indonesia Tbk. PNBN
18 Bank Permata Tbk. BNLI
19 Bank Central Asia Tbk. BBCA
20 Bank Pundi Indonesia Tbk. BEKS
21 Bank QNB Kesawan Tbk. BKSW
22 Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk. BBRI
23 Bank Sinarmas Tbk. BSIM
24 Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk. BBTN 25 Bank Victoria International Tbk. BVIC 26 Bank Windu Kentjana International Tbk. MCOR 27 BPD Jawa Barat dan Banten Tbk. BJBR
28 Bank OCBC NISP Tbk. NISP
Sumber : BEI
Dalam penelitian ini penulis menggunakan sampel purposive. Menurut
Suharyadi (2009:17), “Sampel purposive adalah penarikan sampel dengan
pertimbangan tertentu”. Sampel dalam penelitian ini adalah Laporan Tahunan
perusahaan perbankan periode 2010-2012.
3.2.4 Teknik Pengumpulan Data
Data yang digunakan dalam penelitian ini adalah data sekunder. Menurut
Umar (2008:60) “Data sekunder merupakan data primer yang telah diolah lebih
37
Septian Nurcholis, 2013
Pengaruh Corporate Sosual Responsibility Disclosure Terhadap Nilai Perusahaan Perbankan Universitas Pendidikan Indonesia | repository.upi.edu | perpustakaan.upi.edu
sehingga lebih informatif jika digunakan oleh pihak lain.” Dengan kata lain data
sekunder ini adalah data yang sudah tersedia sehingga kita tinggal mencari dan
mengumpulkannya.
3.2.5 Teknik Analisis Data
Menurut pendapat Umar (2008: 107) mengemukakan bahwa, “Setelah data
yang dibutuhkan terkumpul, langkah berikutnya adalah melakukan pengolahan
data agar data yang masih terkesan bertebaran dapat disusun sedemikian rupa,
sehingga lebih mudah untuk dianalisis dalam rangka menjawab tujuan risetnya”.
Teknik analisis dalam penelitian ini menggunakan statistik parametris,
karena jenis data yang digunakan adalah data yang berbentuk rasio. Penelitian ini
terdiri dari satu variabel bebas dan satu variabel terikat. Berdasarkan hal tersebut,
metode statistik yang digunakan untuk menguji hipotesis dalam penelitian ini
menggunakan regresi linier sederhana untuk mengetahui pengaruh dari variabel
bebas terhadap variabel terikat.
3.2.5.1 Uji Normalitas
Menurut Imam Ghozali (2007 :110) tujuan dari uji normalitas adalah
sebagai berikut:
38
Septian Nurcholis, 2013
Pengaruh Corporate Sosual Responsibility Disclosure Terhadap Nilai Perusahaan Perbankan Universitas Pendidikan Indonesia | repository.upi.edu | perpustakaan.upi.edu
asumsi ini dilanggar maka uji statistik menjadi tidak valid dan statistik parametrik tidak dapat digunakan.
Uji normalitas data dilakukan untuk melihat apakah suatu data berdistribusi
normal atau tidak. Untuk mendeteksi suatu data berdistribusi normal, peneliti
menggunakan Uji Kolmogorov Smirnov dengan bantuan software SPSS 16.0 for
Windows. “Uji K-S dilakukan dengan membuat hipotesis” (Imam Ghozali,
2007:114):
1. HO : Data berdistribusi normal
Jika signifikansi di atas 0,05 (SIG) > 0.05 artinya tidak terjadi perbedaan
yang signifikan berarti data tersebut normal.
2. HA : Data tidak berdistribusi normal
Jika signifikansi di bawah 0,05 (SIG) < 0.05 artinya terdapat perbedaan
yang signifikan, berarti data tersebut tidak normal.
3.2.5.2Analisis Regresi Linier Sederhana
Sujarweni (2012:83) “Regresi yang memiliki satu variabel dependen dan
satu variabel independen”. Adapun persamaan regresi adalah sebagai berikut:
Ŷ = α + βX
39
Septian Nurcholis, 2013
Pengaruh Corporate Sosual Responsibility Disclosure Terhadap Nilai Perusahaan Perbankan Universitas Pendidikan Indonesia | repository.upi.edu | perpustakaan.upi.edu
Keterangan:
Ŷ = Corporate Social Responsibility Discloure
X = Nilai Perusahaan
α= Konstanta
β = Koefisien arah analisis regresi yang menunjukan angka peningkatan atau
penurunan variabel dependen yang didasarkan pada variabel independen, bila β
positif (+), maka terjadi kenaikan, dan bila β (-) maka terjadi penurunan.
Adapun untuk mencari nilai α dan nilai β, dapat dicari dengan
menggunakan rumus berikut:
= Σ Σ
2 − Σ Σ
Σ 2 − Σ 2
= Σ − Σ Σ Σ 2 − Σ 2
(Sugiyono, 2010: 262)
3.2.5.4Koefisien Determinasi
Suharyadi (2009:162) “Koefisien determinasi adalah bagian dari keragaman
total variabel terikat Y (variabel yang dipengaruhi atau dependent) yang dapat
diterangkan atau diperhitungkan oleh keragaman variabel bebas X (variabel yang
memengaruhi atau independent).” Koefisien determinasi digunakan sebagai upaya
40
Septian Nurcholis, 2013
Pengaruh Corporate Sosual Responsibility Disclosure Terhadap Nilai Perusahaan Perbankan Universitas Pendidikan Indonesia | repository.upi.edu | perpustakaan.upi.edu
variabel dependen. Rumus untuk mencari koefisien determinasi adalah sebagai
berikut:
�
=
2�
100%
(Sugiyono, 2010: 231)
Keterangan:
Kd = Koefisien determinasi
r = Koefisien korelasi antara X dan Y
Berdasarkan rumus koefisien determinasi dapat diketahui seberapa besar
pengaruh variabel independen yaitu corporate social responsibility disclosure
terhadap variabel dependen yaitu nilai perusahaan pada perusahaan perbankan
yang terdaftar di BEI.
3.2.5.4 Pengujian Hipotesis
Menurut Suharyadi (2009:82) “Pengujian hipotesis adalah prosedur yang
didasarkan pada bukti sampel yang dipakai untuk menuntukan apakah hipotesis
merupakan suatu pernyataan yang wajar dan oleh karenanya tidak ditolak, dan
hipotesis tersebut tidak wajar dan oleh karena itu harus ditolak.” Selanjutnya
pengambilan keputusan penerimaan atau penolakan hipotesis bahwa corporate
social responsibility disclosure memiliki pengaruh positif terhadap nilai
perusahaan dapat ditulis sebagai berikut, Sujarweni & Endrayanto. Poly
41
Septian Nurcholis, 2013
Pengaruh Corporate Sosual Responsibility Disclosure Terhadap Nilai Perusahaan Perbankan Universitas Pendidikan Indonesia | repository.upi.edu | perpustakaan.upi.edu
H1: : Corporate Social Responsibility Disclosure memiliki pengaruh positif
terhadap Nilai Perusahaan.
β≤ 0 : Corporate Social Responsibility Disclosure memiliki pengaruh negatif
terhadap Nilai Perusahaan.
β≥ 0 : Corporate Social Responsibility Disclosure memiliki pengaruh positif
Septian Nurcholis, 2013
Pengaruh Corporate Sosual Responsibility Disclosure Terhadap Nilai Perusahaan Perbankan Universitas Pendidikan Indonesia | repository.upi.edu | perpustakaan.upi.edu
BAB V
KESIMPULAN DAN SARAN
5.1 Kesimpulan
Berdasarkan hasil penelitian dan pembahasan mengenai pengaruh
corporate social responsibility disclosure terhadap nilai perusahaan perbankan
yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia, maka pada bagian akhir dari penelitian ini
penulis menarik kesimpulan sebagai berikut.
1. Gambaran corporate social responsibility disclosure pada perusahaan
perbankan yang terdaftar di BEI periode 2010-2012 menunjukkan
pergerakan yang cenderung meningkat. Di tahun 2010-2011 terjadi
peningkatan dari 51% menjadi 52% dan di tahun 2011-2012 terjadi
peningkatan sebesar 52% menjadi 54%.
2. Gambaran nilai perusahaan perbankan yang terdaftar di BEI periode
2010-2012 mengalami penurunan dan kenaikan yang di ukur dengan rasio PBV.
Dari tahun 2010 ke 2011 terjadi penurunan dari 2,44 menjadi 1,80 dan dari
tahun 2011 ke 2012 terjadi penurunan dari 1,80 menjadi 1,76.
3. Corporate social responsibility disclosure berpengaruh positif terhadap
nilai perusahaan perbankan yang terdaftar di BEI. Pengaruh corporate
90
Septian Nurcholis, 2013
Pengaruh Corporate Sosual Responsibility Disclosure Terhadap Nilai Perusahaan Perbankan Universitas Pendidikan Indonesia | repository.upi.edu | perpustakaan.upi.edu
perubahan nilai perusahaan perbankan. Sedangkan sisanya sebesar 93,8%
dipengaruhi oleh Dividend policy, Capital Stucture, Pofitability, Firm
Value, Logit model dan faktor lain yang tidak diteliti dalam penelitian ini.
5.2 Saran
Saran yang dapat direkomendasikan penulis dalam penelitian ini sebagai
berikut:
1. Bagi perusahaan perbankan yang terdaftar di BEI kegiatan di bidang
corporate social responsibility disclosure memiliki pengaruh positif
terhadap nilai perusahaan maka hendaknya perusahaan meneruskan
kegiatan tersebut dan membuat laporan tahunan mengenai kegiatan sosial
dengan lebih baik.
2. Bagi investor dalam melihat suatu perusahaan untuk berinvestasi
diperhatikan juga faktor-faktor yang berkaitan dengan kegiatan sosialnya
karena perusahaan yang memiliki andil dalam kegiatan sosial lebih disukai
lingkungannya.
3. Bagi peneliti selanjutnya diharapkan tidak hanya meneliti pada satu jenis
perusahaan yang bergerak di bidang yang sama, tetapi memperbanyak
jenis perusahaan yang diteliti seperti; pertambangan, manufaktur,
Septian Nurcholis, 2013
Pengaruh Corporate Sosual Responsibility Disclosure Terhadap Nilai Perusahaan Perbankan Universitas Pendidikan Indonesia | repository.upi.edu | perpustakaan.upi.edu
DAFTAR PUSTAKA
Anggraini, F.R R. 2006. ”Pengungkapan Informasi Sosial dan Faktor-Faktor yang mempengaruhi Pengungkapan Informasi Sosial dalam Laporan Keuangan
Tahunan”. Simposium Nasional Akuntansi IX. Padang
Aras, Guller dan David Crowther. 2008. Corporate Social Responsibility. Ventush Publishing Aps.
Arikunto, Suharsimi, (2006), Prosedur Penelitian: Suatu Pendekatan Praktek.
Edisi. Revisi, Jakarta :PT. Rineka Cipta,
Brigham dan Houston .2006. Dasar–Dasar Manajemen Keuangan buku 1. Edisi
10. Jakarta: Salemba Empat.
Dahli, L dan Siregar, V.S. 2008. “Pengaruh Corporate Social Responsibility
terhadap Kinerja Perusahaan (Studi Empiris pada Perusahaan yang tercatat
di Bursa Efek Indonesia pada Tahun 2005 dan 2006)”. Simposium Nasional Akuntansi XI. Pontianak.
Efferin, Sujoko dan Stevanus Hadi Darmadji dan Yuliawan Tan. 2008. Metode
Penelitian Akuntansi Pengungkapan Fenomena dengan Pendekatan Kuantitatif dan Kualitatif. Edisi 1. Yogyakarta: Graha Ilmu.
Etty Murwaningsari. (2009). Hubungan Corporate Governance, Corporate Social
Responsibilities dan Corporate Financial Performance Dalam Satu
Kontinum. Universitas Trisakti.
Fabozzi, Frank J dan Pamela P, Peterson. 2003. Financial Management and
Analysis. Edisi 2. New Jersey: John Willey & Son Inc.
Fahmi, Irham (2013). Pengantar Manajemen Keuangan. Bandung: Alfabeta.
Ferdinand, dkk. (2005). Dasar-Dasar Keuangan Bisnis. Jakarta: PT. Gramedia
Ghozali, Imam 2007. Manajemen Risiko Perbankan. Semarang : BPUNDIP
Hendri R. G. (2010) “ Faktor-faktor yang mendorong penciptaan nilai perusahaan
Septian Nurcholis, 2013
Pengaruh Corporate Sosual Responsibility Disclosure Terhadap Nilai Perusahaan Perbankan Universitas Pendidikan Indonesia | repository.upi.edu | perpustakaan.upi.edu
Husnan, Suad dan Pudjiastuti, Enny (2006). Dasar-Dasar Manajemen Keuangan. Yogyakarta :UPP STIM YPKN
Ikhsan, A. (2008). Metodologi Penelitian Akuntansi Keperilakuan. Yogyakarta: Graha Ilmu.
Ikatan Akuntan Indonesia. (2009). Pernyataan Standar Akuntansi Keuangan. Jakarta: Salemba Empat
Jensen, Michael C. dan William H. Meckling. (1976). “Theory of the Firm: Managerial Behavior, Agency Costs and Ownership Structure”. Journal of
Financial Economics. Vol. 3 No. 4. pp. 305-360.
Khan, M.H.U.Z. (2010), “The Effect of Corporate Governance elements on
Corporate SocialResponsibility (CSR) Reporting: Empirical Evidence from Private Commercial Banks ofBangladesh”, International Journal of
Law and Management, Vol.52 No 2, pp.82-109.
Lako, Andreas. (2011). Dekonstruksi CSR & Reformasi Paradigma Bisnis
&Akuntansi. Jakarta: Erlangga
Linda, dkk. (2011). “Komite Audit dan Kinerja Perusahaan: Agency Theory
atauStewardship Theory?”. Simposium Nasional Akuntansi XIV. Aceh.
21-22 Juli.
Luthan, Elvira. (2010). Keterkaitan Antara Corporate Social Responsibility
(CSR) dan Good Corporate Governance (GCG) Dalam Meningkatkan Kinerja Perusahaan. Bandung: Unpad Press
Nurlela, Rika dan Islahudin. (2008). “Pengaruh Corporate Social responsibility
Terhadap Nilai Perusahaan Dengan Prosentase Kepemilikan Manajemen
Sebagai Variabel Moderating” (Studi Empiris Pada Perusahaan yang
terdaftar Di Bursa Efek Jakarta). Simposium Nasional Akuntansi XI
Pontianak 23-24 2008.
.
PSAK. (2012) PSAK Edisi Revisi 2012. Jakarta. IAI
Septian Nurcholis, 2013
Pengaruh Corporate Sosual Responsibility Disclosure Terhadap Nilai Perusahaan Perbankan Universitas Pendidikan Indonesia | repository.upi.edu | perpustakaan.upi.edu
Rustiarini, Ni Wayan. (2010). ” Pengaruh Corporate Governance Pada Hubangan Corporate Social Responsibility dan Nilai Perusahaan
Scoot, William R. (2003). Financial Accounting Theory 3rd . Toronto: Prentice-Hall.
Sihombing, Gregorius. 2008. “Kaya dan Pinter Jadi Trader & InvestorSaham”.Yogyakarta :Penerbit Indonesia Cerdas
Solihin, Ismail. (2009). Corporate Social Responsibility From Charity to Sustainability. Jakarta : Salemba Empat.
Sudjana, (2002), Metode Statistika, Bandung : Tarsito.
Suharyadi dan S.K Purwanto, Statistika Untuk Ekonomi dan Keuangan Modern. Edisi 2. 2009. Jakarta : Salemba Empat
Sugiyono. (2009). Metode Penelitian Pendidikan (Pendekatan Kuantitatif,
Kualitatif dan R&D). Bandung: Alfabeta.
Sugiyono, (2010), Metode Penelitian Bisnis. Bandung: Alfabeta
Suhardjono. (2004). Manajemen Perkreditan Usaha Kecil dan Menengah. Yogyakarta: UPP AMP YKPN
Sujarweni. Wiratna V & Endrayanto. Poly (2012). Statistika Untuk Penelitian. Yogyakarta: Graha Ilmu.
Syaiful & Jan, 2006, “Defining Corporate Social Responsibility”, Journal of Public Affairs August-November, London UK; 176-184
Tryfino. 2009. Cara Cerdas Berinvestasi Saham. Jakarta: Transmedia Pustaka
Umar, Husein (2008). Desain Penelitian Akuntansi Keperilakuan. Jakarta: PT. Raja grafindo Persada.
Untung. B. Hendrik. (2008). Corporate Social Responsibility. Yogyakarta: Sinar Grafika.
Yuniasih, Ni Wayan dan Wirakusuma, Made Gede. (2007). ”Pengaruh Kinerja Keuangan Terhadap Nilai Perusahaan Dengan Pengungkapan Corporate
Social Responsibility dan Good Corporate Governance sebagai Variabel
Septian Nurcholis, 2013
Pengaruh Corporate Sosual Responsibility Disclosure Terhadap Nilai Perusahaan Perbankan Universitas Pendidikan Indonesia | repository.upi.edu | perpustakaan.upi.edu
Sumber internet:
Bank Negara Indonesia.(2011). Penghargaan CSR.[Online]. Tersedia:
http://www.republika.co.id/berita/ekonomi/keuangan/12/11/18/mdo4le-csr-bni-raih-predikat-terbaik-di-asean[13 oktober 2012]
Bank Mandiri. (2011). Bank Mandiri Raih Penghargaan. [Online]. Tersedia:
http://csr.bankmandiri.co.id/detail-pers-77-%20Bank%20Mandiri%20Raih%20Penghargaan%20CSR.html[23 Februari
2013]
Bank Central Asia. (2011). Bakti BCA [Online]. Tersedia: www.bca.co.id/id/about/bakti-bca/bakti_bca.jsp[23 Februari 2013]
Bali Post. (2011). Media Detail Berita. [Online]. Tersedia:
http://www.balipost.co.id/mediadetail.php?module=detailberita&kid=2&id=56245[ 23 Februari 2013]
Dewan CSR Indonesia. (2011). Pengungkapan CSR di Indonesia. [Online]. Tersedia:
www.csrindonesia.com [13 Oktober 2012]
GlobalReorting. (2011). Global Reporting. [Online] Tersedia:
http://www.globalreporting.org// [13Oktober2012]
Info CSR. (2011). CSR PT Danamon Kerjasama Dengan Kampus. [Online]. Tersedia:
Septian Nurcholis, 2013
Pengaruh Corporate Sosual Responsibility Disclosure Terhadap Nilai Perusahaan Perbankan Universitas Pendidikan Indonesia | repository.upi.edu | perpustakaan.upi.edu
Okezone.com (2011). Bank Danamon siapkan 12 Miliar Untuk CSR. [Online]. Tersedia:
http://kampus.okezone.com/read/2011/06/04/320/464479/bank-danamon-siapkan-rp12-miliar-untuk-csr[23 Februari 2013]
Tempo.com (2011) Delapan Kasus Perbankan yang Ditangani Mabes Polri.
[Online]. Tersedia:
http://www.tempo.co/read/news/2011/04/04/063324927/Delapan-Kasus-Perbankan-yang-Ditangani-Mabes-Polri [23 Februari 2013]
Wikipedia.(2011). Wikipedia. [Online]. Tersedia: