• Tidak ada hasil yang ditemukan

Peningkatan Kualitas Pembelajaran Serta Aktifitas Belajar Siswa pada Pelajaran Pkn melalui Penerapan Model Pembelajaran Kooperatif Tipe Bermain Kocok Dadu di SMP Negeri 5 Kota Serang

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2021

Membagikan "Peningkatan Kualitas Pembelajaran Serta Aktifitas Belajar Siswa pada Pelajaran Pkn melalui Penerapan Model Pembelajaran Kooperatif Tipe Bermain Kocok Dadu di SMP Negeri 5 Kota Serang"

Copied!
14
0
0

Teks penuh

Gambar

Gambar 1. Siklus Penelitian Tindakan Kelas
Tabel 1.   Tanggapan Siswa Kelas VIII.G SMP Negeri 5 Kota Serang   Terhadap Proses Pembelajaran pada Kegiatan Pra Siklus
Grafik 2. Peningkatan Ketuntasan Belajar Siswa pada Siklus-1 dan Siklus-2

Referensi

Dokumen terkait

Model pembelajaran kooperatif tipe Number Head Together (NHT) adalah suatu model pembelajaran dimana guru membuat kelompok kecil dan setiap siswa dalam kelompok diberi nomor,

beranggotakan 6 orang siswa, sedangkan 2 kelompok beranggotakan 7 orang siswa. 2) Siswa memperhatikan penyampaian dari guru secara garis besar mengenai materi pembelajaran. 3)

Dari beberapa definisi tersebut dapat disimpulkan bahwa pembelajaran kooperatif merupakan pembelajaran kelompok yang beranggotakan empat sampai enam orang dalam menguasai materi dari

Model pembelajaran ini menekankan pada empat unsur utama: (1) siswa bekerja dalam kelompok yang beranggotakan 4-5 orang siswa, (2) siswa bekerjasama dengan anggota

Dari beberapa hasil penelitian yang ada, dapat disimpulkan bahwa hasil belajar kognitif siswa dipengaruhi oleh model pembelajaran yang inovatif, dimana pada penerapan

Dari uraian di atas pembelajaran koo-peratif tipe NHT dapat meningkatkan aktivitas siswa, tercermin pada diskusi kelompok dimana aktivitas bertanya antar anggota

Dari pemaparan diatas, maka dapat disimpulkan bahwa pembelajaran kooperatif merupakan salah satu model pembelajaran dimana siswa belajar dalam kelompok kecil

Pada model pembelajaran Group Investigastion siswa dibentuk menjadi beberapa kelompok yang diwakili ketua kelompok untuk mendapat tugas yang berbeda antar kelompok dari guru, kemudian