• Tidak ada hasil yang ditemukan

DAILY RESEARCH. Market Preview. Senin, 21 Agustus 2017

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2021

Membagikan "DAILY RESEARCH. Market Preview. Senin, 21 Agustus 2017"

Copied!
10
0
0

Teks penuh

(1)



Tambah produk, laba TPIA menggemuk.



KIJA bidik pendapatan Rp 60 miliar dari golf.



WSBP tambah batching plant menjadi 80 unit.



WTON menargetkan Rp 600 miliar dari readymix.

DAILY RESEARCH

Statistics

Highlight

Opening Today Nikkei AORD

 Change  

 

 

Market Preview

i  tengah  meningkatnya  resiko 

pasar  global  dan  kawasan  Asia 

akhir  pekan  lalu,  IHSG  cenderung 

bergerak  di  teritori  positif,  sempat 

menguat  hingga  21  poin,  meskipun 

akhirnya  tutup  hanya  menguat  tipis 

1,892  poin  (0,03%)  di  5893,841. 

Penguatan  IHSG  terjadi  di  tengah 

koreksi  yang  umumnya  melanda 

bursa  kawasan  Asia  menyusul  men‐

ingkatnya  kekhawatiran  pasar  atas 

serangan  teroris  di  Barcelona  dan 

kisruh  politik  di  AS  yang  bisa  meng‐

gagalkan  rencana  Trump  melakukan 

reformasi  perpajakan.  Penguatan 

IHSG turut ditopang aksi beli selektif 

atas  saham  tambang  menyusul  tren 

bullish  harga  komoditas  batubara 

dan  logam.  Selain  ditopang  pengua‐

tan  saham  tambang,  penguatan 

IHSG turut ditopang kenaikan saham sektor konsumsi dan infrastruktur.  

 

Selama sepekan IHSG berhasil menguat 2,2% menguji resisten kuat di 

5910.  Sentimen  positif  sepekan  kemarin  terutama  ditopang  dari  data  ekonomi 

domestik  dan  pergerakan  bullish  harga  sejumlah  komoditas.  Sementara  Wall 

Street akhir pekan lalu tutup di teritori negatif namun berhasil mengurangi ko‐

reksinya.  Indeks  DJIA  koreksi  0,35%  di  21674,51.  Indeks  S&P  setelah  sempat 

koreksi  0,5%  akhirnya  tutup  koreksi  0,18%  di  2425,55.  Sentimen  positif  Wall 

Street di akhir sesi akhir pekan lalu dipicu pengunduran diri salah satu penase‐

hat  penting  Trump  yaitu  Steve  Bannon  yang  kurang  disukai  pasar  karena  men‐

ganut paradigma ekonomi yang nasionalistik. Sebelumnya pasar bereaksi negatif 

atas pertentangan di dalam tim penasehat Trump yang dinilai sebagai hambatan 

dalam  meloloskan  agenda  reformasi  pajak  melalui  parlemen.  Indeks  DJIA  dan 

S&P  selama  sepekan  kemarin  masing‐masing  koreksi  0,84%  dan  0,65%.  Terkait 

pergerakan  harga  komoditas,  harga  minyak  mentah  akhir  pekan  lalu  di  AS  re‐

bound 3% di USD48,51/barel. Harga nikel di LME melanjutkan tren bullish men‐

guat 3% di USD11000/MT. Selama sepekan harga nikel menguat 3,4% melanjut‐

kan penguatan pekan sebelumnya 3%.  

 

Melanjutkan  perdagangan  awal  pekan  ini,  IHSG  berpeluang  melanjut‐

kan penguatannya mencatatkan level tertinggi baru. Redahnya resiko pasar ek‐

sternal,  pergerakan  bullish  harga  sejumlah  komoditas  seperti  nikel  dan  ba‐

tubara, dan spekulasi penurunan bunga acuan BI bulan ini menjadi katalis positif 

penguatan IHSG.  IHSG diperkirakan bergerak di kisaran 5860 hingga resisten di 

5930 cenderung menguat.       

 

 

S1 5860  S2 5830  R1 5930  R2 5960   

Index Last Chg % DJIA  21674.51  (76.22)  (0.35)  S&P 500  2425.55  (4.46)  (0.18)  FTSE 100  7323.98  (63.89)  (0.86)  CAC 40  5146.85  0.00   0.00   DAX  12165.19  (38.27)  (0.31)  NIKKEI 225  19481.45  (37.88)  (0.19)  HANGSENG  27047.57  (296.65)  (1.08)  STI  3251.99  (7.76)  (0.24)  SHENZHEN  1902.25  (7.13)  (0.37)  SHANGHAI  3268.72  0.29   0.01   Commodities Price Chg % Oil (US$/barrel)  48.53  1.60   3.41   CPO (RM/M.T)  2658.00  0.00   0.00   Gold (USD/T.oz)  1290.20  (3.40)  (0.26)  Nikel (USD/M.T  10780.00  170.00   1.60   Timah (USD/M.T)  20250.00  300.00   1.50   Coal (USD/M.T)  94.55  (0.40)  (0.42)  Exchange Rates Chg % IDR/USD  13361.00  (10.00)  (0.07)  USD/EUR  1.175  0.00   0.25   JPY/USD  109.21  (0.28)  (0.25)  IDR/SGD  9802.24  11.97   0.12   IDR/AUD  10588.80  38.71   0.37   TLKM USD IDR Chg % TLK.NYSE  35.45  4736  0.02   0.06  

Top Gainers IDR % Chg

FISH  3,000  25.00   600  TGRA  500  25.00   100 

WAPO  101  24.70   20 

CMPP  304  24.60   60 

ALKA  304  24.60   60 

Top Losers IDR % Chg

BPFI  450  (10.00)  (50) 

WINS  242  (8.30)  (22) 

KBLV  900  (8.20)  (80) 

BBHI  170  (7.10)  (13) 

BKSL‐W  41  (6.80)  (3)  Top Value IDR % (miliar)

BMRI  13,100  (1.70)  941 B  TLKM  4,780  0.20   692 B  SRIL  344  (1.10)  524 B  GGRM  74,000  4.30   497 B  BBRI  15,150  (0.70)  479 B 

Top Volume IDR % (juta)

RIMO  358  (0.60)  656.966  MLPL  218  1.90   611.720  MYRX  130  (0.80)  606.500  IIKP  220  (1.80)  601.321  MPPA  750  8.70   283.426  IHSG 5,893.84 Change 2.84 Change (%) 0.05 Change (%/ytd) 11.27 Total Value (IDR triliun) 6.648 Total Volume (miliar saham) 6.464 Net Foreign Buy (IDR miliar) (278.000) Up: 181 Down: 289 Unchange: 129

(2)

News Update

2



Tambah produk, laba TPIA menggemuk. Perusahaan petrokimia terbesar di Indonesia, PT Chandra Asri Petrochemical Tbk, semakin gencar berekspansi. Untuk mendanai ekspansi, emiten dengan kode saham TPIA ini menerbitkan saham baru melalui rights issue sebesar Rp 5,03 triliun atau sekitar US$ 378 juta. Hak memesan efek terlebih dulu (HMETD) TPIA tercatat efektif sejak Senin, (14/8). Perseroan ini menawarkan sebanyak 279,74 juta saham baru, dengan nilai nominal Rp 1.000 per saham. Setiap pemegang 47 saham lama berhak atas 4 HMETD (rights). Setiap 1 HMETD memiliki hak untuk membeli 1 saham baru dengan harga pelaksanaan Rp 18.000. Penawaran Chandra Asri diterima dengan baik di pasar, hingga terjadi kelebihan order book. Sebagian besar order book tersebut berasal dari investor besar Thailand, investor jangka panjang lokal dan internasional, dana multi strategi serta perusahaan asuransi. Penempatan order book dialokasikan sangat ketat, dengan lima investor teratas memperoleh 90% dari total order book dan 10 investor teratas mendapatkan 95% dari total order book. TPIA memperkirakan dapat meraup dana hasil rights issue sebanyak-banyaknya sekitar Rp 5 triliun. Perolehan dana hasil rights issue tersebut akan dimanfaatkan untuk membiayai belanja modal guna meningkatkan skala usaha. Salah satunya, untuk menambah kapasitas produksi dan diversifikasi produk. Dalam prospektus, tertulis bahwa TPIA akan menggunakan dana hasil rights issue untuk membiayai enam proyek. Pertama, perluasan pabrik butadiena, yang diestimasi memakan biaya US$ 42 juta. Pabrik baru tersebut ditargetkan bisa beroperasi pada kuartal II-2018. Kedua, TPIA akan meningkatkan kapasitas naphtha cracker. Ekspansi ini diperkirakan menelan biaya US$ 45 juta dan direncanakan beroperasi kuartal I-2020. Ketiga, perseroan ini menargetkan akan mengoperasikan pabrik polietilena baru pada kuartal IV-2019. Investasi ini bakal memakan biaya sebesar US$ 356 juta. Harry mengatakan dengan menambah satu pabrik, kapasitas produksi pabrik polietilena yang saat ini 336.000 ton per tahun bisa bertambah 400.000 ton per tahun. Jadi, total kapasitas produksi polietilena mencapai 736.000 ton per tahun. Keempat, proyek yang masih dalam perencanaan, TPIA akan melakukan perluasan pabrik polipropilena yang diestimasi membutuhkan dana sebesar US$ 15 juta. Harry mengatakan perluasan pabrik polipropilena bisa menambah kapasitas produksi dari 480.000 ton per tahun, menjadi 590.000 ton atau naik 110.000 ton per tahun. Kelima, TPIA juga berencana melakukan diversifikasi produk dengan membangun pabrik methyl tertiary butyl ether (MTBE) dan butene-1. "Pabrik yang belum pernah kami miliki adalah MTBE dan butene-1, diharapkan dengan terbangunnya pabrik tersebut kami bisa menambah portofolio dalam produk turunan kami," kata Harry. Keenam, TPIA berencana membangun kompleks petrokimia kedua yang diestimasikan membutuhkan dana sekitar US$ 455 juta. Terlihat belanja modal TPIA sejalan dengan strategi bisnis perusahaan dalam upaya untuk meningkatkan kapasitas produksi dan efisiensi. Perluasan variasi produk melalui proyek integrasi produk hilir dilakukan guna mempertahankan posisi sebagai pemimpin pasar di dalam industri petrokimia Indonesia. Harry memprediksi laju bisnis TPIA ke depan masih akan cerah, seiring dengan harga minyak dunia yang masih dalam level rendah. Sebagai gambaran, harga minyak WTI Jumat (18/8) mencapai US$ 47 per barel. TPIA menggunakan naphtha cracker yang merupakan ekstrak dari minyak bumi sebagai bahan baku. "Margin masih bisa terjaga di harga minyak sekarang," kata Harry. (Kontan)



KIJA bidik pendapatan Rp 60 miliar dari golf. Kalau disandingkan total pendapatan PT Kawasan Industri Jababeka Tbk, kontribusi bisnis golf memang masih seujung kuku. Meskipun begitu, Kawasan Industri Jababeka melalui cucu perusahaan bernama PT Padang Golf Cikarang, tak mau menyia-nyiakan potensi bisnis dari olah raga kaum The Have tersebut. Padang Golf Cikarang adalah pengelola lapangan golf bernama Jababeka Golf & Country Club di Bekasi, Jawa Barat. Luas lapangan itu 72 hektare (ha) dan memiliki 18 international holes. Tahun ini, Padang Golf Cikarang membidik pendapatan Rp 60 miliar. Mamin Kasdiamah, General Manager PT Padang Golf Cikarang, memprediksi, kontribusi pendapatan terbesar berasal dari biaya pendaftaran anggota jenis corporate membership. Sisanya dari tiket masuk, turnamen dan pendapatan lain. Layaknya pengelola lapangan golf lain, Padang Golf Cikarang mematok tarif berbeda untuk anggota dan non anggota. Tarif hari biasa untuk pengunjung non anggota adalah Rp 715.000 per orang. Kalau tarif pada akhir pekan dan libur nasional bisa sampai Rp 2 juta per orang. Sementara tarif bermain bagi anggota hanya Rp 300.000 per orang. Tarif berlaku sama setiap hari. Namun, anggota harus membayar keanggotaan dengan tiga pilihan. Rentang tarif keanggotaan Jababeka Golf & Country Club yang berlaku selamanya, yakni Rp 150 juta-Rp 220 juta. Menurut catatan Padang Golf Cikarang, saban bulan ada 4.500 pengunjung. Kunjungan terbanyak terjadi akhir pekan atau hari libur nasional. Frekuensi kunjungan itu stabil dibandingkan dengan tahun sebelumnya. Demi menggaet pengunjung, Padang Golf Cikarang bukan cuma mengincar peminat golf di sekitar lokasi lapangan. Strategi lain, Padang Golf Cikarang rajin mengadakan turnamen. Setiap bulan, mereka menyelenggarakan tiga turnamen. Salah satunya adalah Senior Golf Tournament Selain turnamen rutin, ada pula turnamen tematik. Bulan ini misalnya, Padang Golf Cikarang menjadwalkan Merdeka Tournament pada 31 Agustus 2017. Tak kalah penting, secara berkala Padang Golf Cikarang melakukan perawatan dan pemeliharaan lapangan golf. Anggarannya sebesar Rp 500 juta per bulan. "Perawatan ini termasuk perawatan rumput, membeli pasir, mesin-mesin, pemupukan tanaman, dan lainnya," terang Mamin. Informasi saja, tahun lalu Kawasan Industri Jababeka mencatatkan pendapatan golf sekitar Rp 64,88 miliar. Nilai itu setara dengan 2,21% terhadap total pendapatan yang mencapai Rp 2,93 triliun. Sementara pada semester I 2017, pendapatan golf tercatat Rp 34,28 miliar atau 2,12% terhadap total pendapatan, yakni Rp 1,62 triliun. (Kontan)



WSBP tambah batching plant menjadi 80 unit. Kebutuhan readymix yang meningkat turut mendorong perusahaan beton menambah kapasitas. Direktur Utama PT Waskita Beton Precast Tbk (WSBP), Jarod Subana menyebut bahwa pihaknya telah memiliki batching plant (mesin pengaduk) readymix sejumlah sekitar 70 unit saat ini. “Sampai akhir tahun akan menjadi sekitar 80 unit,” ujar Jarod kepada KONTAN, Minggu (20/8). Sekadar gambaran, untuk satu lokasi batching plant flat dengan alat pendukungnya memakan biaya Rp 15 miliar. Adapun saat ini kapasitas produksi batching plant per jam adalah 90 meter kubik. “Seluruh proyek tol kami menggunakan beton readymix maupun beton precast,” sebut Jarod. Sebagai contoh, proyek Waskita melingkupi Pantura Pejagan Pemalang-Pemalang Batang, Batang-Semarang, Tol Legundi Bunder, dan Tol Jakarta Cikampek Elevated. “Dari kontrak dikelola tahun ini yang mencapai Rp 16 triliun, 40% adalah dari beton readymix,” kata Jarod. Adapun jumlah volume beton siap pakai yang dipasok sekitar 6 juta meter persegi. (Kontan)



WTON menargetkan Rp 600 miliar dari readymix. PT Wijaya Karya Beton Tbk (WTON) mulai serius menggarap bisnis beton siap pakai (readymix). Manajer Investor Relations WTON, Yushadi mengatakan, WTON memanfaatkan kemampuan produksi yang sudah ada sebelumnya. “Kami pun memanfaatkan captive market dari holding sendiri, yakni Wika Group,” ujarnya kepada KONTAN, Minggu (20/8). Saat ini beton siap pakai WTON digunakan untuk proyek Wijaya Karya yakni, tol Balikpapan-Samarinda. “Nilainya sekitar Rp 600 miliar untuk readymix,” kata Yushadi. Adapun volume beton siap pakai, Yushadi menjabarkan sesuai dengan volume jalan yang panjangnya 120 kilometer. Maka dengan tebalnya yang 30 sentimeter dan lebar 6x12 meter, setidaknya dibutuhkan beton siap pakai 650.000-850.000 meter kubik. Proyek yang dimulai sejak Desember tahun lalu itu mempunyai durasi 1,5 tahun. Yushadi mengatakan, setidaknya WTON minimal harus suplai 1.000 meter kubik setiap harinya. “Saat ini kami punya enam titik lokasi produksi readymix, setiap lokasi ada 1-2 batching plant (mesin pengaduk),” urai Yushadi. Dengan settingan jam kerja 3 shift 6 hari, maka WTON memiliki kemampuan produksi lebih dari 700.000 ton per tahun. (Kontan)

(3)

Stock Picks

3

AKRA 6600‐6900. Harga saham emiten perdagangan kimia dan distribusi BBM, AKR Corporindo Tbk (AKRA) 

kemarin melanjutkan tren bullishnya setelah bergerak konsolidasi. Saat ini support bergeser ke Rp6600 dari 

Rp6500  sebelumnya.  Harga  sahamnya  akhir  pekan  lalu  berhasil  break  Rp6700  dan  tutup  di  Rp6750.  Pe‐

luang penguatan lanjutan akan menguji resisten kuat di kisaran Rp6900 hingga Rp7000. Awal Agustus ke‐

marin  harga  sahamnya  sempat  menguji  resisten  di  Rp7000.  Akhir  tahun  lalu  harganya  tutup  di  Rp6000. 

Hingga  kemarin  di  Rp6750  harganya  telah  menguat  12,5%  (YTD).  Harga  sahamnya  tahun  ini  berpeluang 

ditransaksikan dengan PE 25x atau mencapai Rp8135. Dari harga saat ini di Rp6750, ada ruang penguatan 

20,5%. Sepanjang paruh pertama tahun ini, perseroan mencatatkan laba bersih Rp588,43 miliar atau tum‐

buh tipis 0,5% dibandingkan periode yang sama 2016 sebesar Rp585,56 miliar. Pendapatan dan penjualan 

bersih tumbuh 25% mencapai Rp9,22 triliun dibandingkan periode yang sama 2016 sebesar Rp7,37 triliun. 

Bila dilihat secara kuartalan, penjualan dan pendapatan usaha perseroan di 2Q17 tumbuh 12,4% mencapai 

Rp4,88 triliun dibandingkan 1Q17 sebesar Rp4,34 triliun.  Sebelumnya diperkirakan penjualan dan penda‐

patan perseroan tahun ini mencapai Rp16,23 triliun atau naik 6,7% dari tahun lalu sebesar Rp15,21 triliun. 

Hingga  1H17  pencapaian  penjualan  dan  pendapatan  usaha  perseroan  telah  mencerminkan  57%  dari 

proyeksi tahun ini. Sedangkan laba bersih di 2Q17 mencapai Rp330 miliar atau tumbuh 27,71% (qoq) di‐

bandingkan kuartal sebelumnya sebesar Rp258,41 miliar. Marjin bersih di 2Q17 terlihat meningkat menca‐

pai 6,76% bila dibandingkan 1Q17 yang hanya 5,95%. Pencapaian marjin bersih ini masih di bawah target 

perseroan tahun ini sebesar 8%. Sebelumnya tahun ini diproyeksikan laba bersih mencapai Rp1,29 triliun 

atau tumbuh 27,72% dari 2016 lalu sebesar Rp1,01 triliun. Pencapaian laba bersih hingga 1H17 baru men‐

cerminkan  45,6%  dari  proyeksi  laba  bersih  tahun  ini.  EPS  proyeksi  tahun  ini  diperkirakan  mencapai 

Rp325,42. Maintain Buy, SL 6450       

(4)

4

Stock Picks

CPIN  2860‐2980. Harga saham emiten pakan ternak, Charoen Pokphand Indonesia Tbk (CPIN) akhir pekan 

lalu  berhasil  melanjutkan  rebound  dan  meninggalkan  rentang  konsolidasinya.  Harga  sahamnya  berhasil 

break Rp2860 dan tutup di Rp2920. Ini mengindikasikan bullish reversal terkonfirmasi. Peluang penguatan 

lanjutan akan menguji resisten di Rp2980. Support bergeser ke Rp2860. Sentimen positif pasar atas saham 

emiten barang konsumsi ini dipicu ekspektasi pertumbuhan konsumsi masyarakat di paruh kedua tahun ini. 

Harga  sahamnya  diperkirakan  berpeluang  mencapai  Rp3440  dengan  PE  17x  (E/17).  Dari  harga  saat  ini  di 

Rp2920 ada ruang penguatan 17,8%. Sepanjang 1H17 penjualan bersih mencapai Rp24,9 triliun naik 32% 

dari  1H16  sebesar  Rp18,8  triliun.  Pencapaian  penjualan  hingga  1H17  mencerminkan  48,79%  dari  target 

penjualan  tahun  ini  yang  diperkirakan  mencapai  Rp51,12  triliun  atau  tumbuh  33,66%  dari  tahun  2016 

sebesar  Rp38,25  triliun.  Bila  dilihat  secara  kuartalan,  pencapaian  penjualan  di  2Q17  berhasil  tumbuh 

31,17%  (yoy)  mencapai  Rp12,9  triliun  dari  2Q16  sebesar  Rp9,8  triliun  dan  dibandingkan  1Q17  naik  7,6%. 

Sedangkan di bottom line, laba bersih  sepanjang 1H17 turun 12%  (yoy) mencapai  Rp1,5 triliun dari 1H16 

sebesar Rp1,7 triliun. Marjin bersih turun menjadi 6,11% dari 9,18% di 1H16 namun naik bila dibandingkan 

2016  (FY)  sebesar  5,80%.  Secara  kuartalan,  laba  bersih  di  2Q17  mencapai  Rp898  miliar  turun  7,4%  (yoy) 

dari 2Q16 sebesar Rp969,5 miliar. Namun laba bersih di 2Q17 berhasil tumbuh 43,5% dibandingkan 1Q17 

sebesar Rp625,7 miliar. Jadi kinerja perseroan di 2Q17 berhasil tumbuh dibandingkan 1Q17. Marjin bersih 

2Q17  juga  naik  menjadi  6,95%  ketimbang  1Q17  sebesar  5,21%.  Pencapaian  laba  bersih  sepanjang  1H17 

mencerminkan  45,78%  dari  target  laba  bersih  tahun  ini  yang  sebelumnya  diperkirakan  mencapai  Rp3,32 

triliun  atau  naik  49,7%  dari  tahun  sebelumnya  Rp2,22  triliun.  EPS  proyeksi  tahun  ini  Rp202,64.  Maintain 

Buy, SL 2700      

  

(5)

5

Stock Picks

ADRO  1840‐1920. 

Harga  emiten  batubara  tahun  ini  bergerak  bullish  seiring  tren  bullish  harga 

komoditasnya  yang  berhasil  mengangkat  kinerjanya.  Saham  Adro  Energy  Tbk  (ADRO)  menjadi  salah  satu 

saham emiten batubara yang terimbas positif dengan tren penguatan harga batubara dunia saat ini yang 

berada  di  USD97,55/MT  (17/8).  Saat  ini  pergerakan  harga  sahamnya  konsolidasi  di  tengah  tren  bullish 

jangka  menengah.  Akhir  pekan  lalu  harga  ADRO  tutup  di  Rp1875.  Secara  technical,  support  saat  ini  di 

kisaran Rp1820 hingga Rp1840. Peluang penguatan akan menguji resisten terdekat di Rp1920. Akhir tahun 

lalu  harganya  tutup  di  Rp1695.  Saat  ini  pemodal  tengah  menanti  rilis  kinerja  2Q17.  Sebelumnya 

diperkirakan  harga  sahamnya  berpeluang  ditransaksikan  dengan  PE  14x  (E/17)  atau  mencapai  Rp1950. 

Tahun  ini  perseroan  menargetkan  volume  produksi  batubara  sekitar  52‐54  juta  ton  relatif  sama  dengan 

tahun  sebelumnya.  Harga  jual  rata‐rata  batubara  tahun  ini  diperkirakan  naik  sekitar  10,6%  di  kisaran 

USD50/mt. Tahun ini volume penjualan batubara diperkirakan mencapai 54,8 juta ton. Tahun ini proyeksi 

pendapatan usaha mencapai USD2,75 miliar atau naik 9%. Sedangkan di bottom line, marjin diperkirakan 

12,17% atau laba bersih mencapai USD334,85 juta atau relatif stagnan dari tahun lalu. EPS proyeksi 2017 

diperkirakan  USD0,01047  atau  setara  dengan  Rp139,25  dengan  asumsi  1USD=Rp13300.  Hingga  1Q17 

pencapaian pendapatan usaha telah mencerminkan 26,41% dari proyeksi pendapatan tahun ini. Sedangkan 

pencapaian laba bersih hingga 1Q17 telah mencerminkan 29% dari proyeksi laba bersih tahun ini. Trading 

Buy, SL 1780         

  

Senin, 21 Agustus 2017

Saham Pilihan

ASII 7750-8100 Buy, SL 7700

BBTN 2740-2850 TB, SL 2640

INCO 2650-2820 TB, SL 2540

PGAS 2120-2230 TB, SL 2200

RALS 960-1050 Buy, SL 920

HRUM 2300-2500 TB, SL 2270

INDY 920-990 Buy, SL 820

(6)

Stock View

6

Senin, 21 Agustus 2017

EMITEN LAST R1 R2 S1 S2 REV 2015 G (%) EPS 2015 G (%) PE

IHSG 

5893.84  5914.26  5934.69  5871.27  5848.71 

               PERKEBUNAN AALI  14850  14,925.00  15,000.00  14,800.00  14,750.00  13,059,216.00  ‐19.91  393.15  ‐75.27  45.02  BWPT  216  218.67  221.33  214.67  213.33                LSIP  1380  1,388.33  1,396.67  1,373.33  1,366.67  4,189,615.00  ‐11.36  91.36  ‐32.01  18.72  SGRO  2000  2,006.67  2,013.33  1,996.67  1,993.33                SIMP  505  510.00  515.00  500.00  495.00  13,835,444.00  ‐7.53  16.72  ‐68.60  25.18  UNSP  228  236.00  244.00  222.00  216.00               

PERTAMBANGAN BATU BARA

ADRO  1875  1,900.00  1,925.00  1,850.00  1,825.00  37,032,346.42  ‐10.48  65.74  ‐5.12  10.50  BORN  50  33.33  16.67  33.33  16.67                BRAU  82  54.67  27.33  54.67  27.33                BUMI  288  292.67  297.33  284.67  281.33                DEWA  50  50.00  50.00  50.00  50.00  3,312,510.21  13.47  0.30  48.03  166.35  HRUM  2360  2,393.33  2,426.67  2,333.33  2,306.67                ITMG  20575  20,775.00  20,975.00  20,425.00  20,275.00  21,925,897.16  ‐9.27  770.46  ‐65.05  8.53  PTBA  13150  13,250.00  13,350.00  13,100.00  13,050.00  13,733,627.00  5.01  883.59  0.98  7.64  PTRO  1125  1,243.33  1,361.67  993.33  861.67               

PERTAMBANGAN MINYAK & GAS BUMI

BIPI  101  103.00  105.00  100.00  99.00               

ELSA  254  258.67  263.33  250.67  247.33  3,775,323.00  ‐10.56  51.43  ‐8.99  7.17 

ENRG  120  123.67  127.33  117.67  115.33               

ESSA  2510  2,513.33  2,516.67  2,503.33  2,496.67               

MEDC  2820  2,860.00  2,900.00  2,780.00  2,740.00               

PERTAMBANGAN LOGAM DAN MINERAL LAINNYA

ANTM  685  696.67  708.33  671.67  658.33  10,531,504.80  11.79  ‐151.06  85.85  ‐3.10  INCO  2720  2,766.67  2,813.33  2,626.67  2,533.33  10,894,532.28  ‐15.64  70.11  ‐67.49  26.24  TINS  865  875.00  885.00  855.00  845.00  6,874,192.00  ‐6.74  13.64  ‐84.08  56.09  SEMEN INTP  19800  19,858.33  19,916.67  19,733.33  19,666.67  17,798,055.00  ‐10.99  1,183.48  ‐17.34  17.00  SMCB  840  845.00  850.00  835.00  830.00  9,239,022.00  ‐12.25  22.85  ‐73.80  47.91  SMGR  9200  9,308.33  9,416.67  9,108.33  9,016.67  26,948,004.47  ‐0.14  762.28  ‐18.76  14.07 

LOGAM DAN SEJENISNYA

GDST  97  97.67  98.33  95.67  94.33                JPRS  143  144.67  146.33  141.67  140.33                KRAS  565  571.67  578.33  561.67  558.33                PAKAN TERNAK CPIN  2920  2,973.33  3,026.67  2,843.33  2,766.67                JPFA  1205  1,221.67  1,238.33  1,191.67  1,178.33  25,022,913.00  2.31  43.92  40.87  18.44  OTOMOTIF DAN KOMPONENNYA

ASII  7900  7,983.33  8,066.67  7,808.33  7,716.67  184,196,000.00  ‐8.68  357.28  ‐24.59  20.71 

GJTL  960  973.33  986.67  953.33  946.67               

INDUSTRI BARANG KONSUMSI

ICBP  8700  8,775.00  8,850.00  8,550.00  8,400.00                INDF  8400  8,466.67  8,533.33  8,316.67  8,233.33                MYOR  1980  2,010.00  2,040.00  1,935.00  1,890.00                ROTI  1190  1,198.33  1,206.67  1,183.33  1,176.67                GGRM  74000  76,083.33  78,166.67  70,808.33  67,616.67                INAF  2670  2,706.67  2,743.33  2,646.67  2,623.33  1,621,898.67  17.41  2.12  463.17  184.06  KAEF  3180  3,220.00  3,260.00  3,160.00  3,140.00  4,860,371.48  7.51  44.81  6.06  28.68  KLBF  1750  1,785.00  1,820.00  1,725.00  1,700.00               

KOSMETIK DAN BARANG KEPERLUAN RUMAH TANGGA

(7)

7

EMITEN LAST R1 R2 S1 S2 REV 2015 G (%) EPS 2015 G (%) PE

PROPERTI DAN REAL ESTAT

APLN  232  235.33  238.67  229.33  226.67                ASRI  366  370.67  375.33  362.67  359.33                BKSL  133  135.00  137.00  132.00  131.00                BSDE  1815  1,821.67  1,828.33  1,806.67  1,798.33  6,209,574.07  11.45  1,164.55  460.00  1.60  COWL  1170  1,208.33  1,246.67  1,148.33  1,126.67                CTRA  1215  1,228.33  1,241.67  1,188.33  1,161.67                CTRP  1215  1,228.33  1,241.67  1,188.33  1,161.67                CTRS  1215  1,228.33  1,241.67  1,188.33  1,161.67                ELTY  50  50.00  50.00  50.00  50.00                KIJA  312  313.33  314.67  309.33  306.67                MDLN  274  276.67  279.33  270.67  267.33  2,962,460.90  4.32  69.69  22.80  5.94  KONSTRUKSI BANGUNAN ADHI  2080  2,126.67  2,173.33  2,056.67  2,033.33  9,389,570.10  8.51  130.22  43.08  20.93  DGIK  69  72.33  75.67  67.33  65.67                PTPP  2890  2,950.00  3,010.00  2,850.00  2,810.00  14,217,372.87  14.40  152.88  39.17  25.74  SSIA  670  683.33  696.67  648.33  626.67                TOTL  760  765.00  770.00  750.00  740.00                WIKA  2300  2,343.33  2,386.67  2,233.33  2,166.67  13,908,504.01  11.60  101.65  1.60  26.02  INFRASTRUKTUR, UTILITAS DAN TRANSPORTASI

PGAS  2160  2,200.00  2,240.00  2,120.00  2,080.00  42,333,969.71  ‐0.16  228.31  ‐38.44  11.61  JALAN TOL, PELABUHAN, BANDARA DAN SEJENISNYA

CMNP  1340  1,343.33  1,346.67  1,333.33  1,326.67                JSMR  5500  5,600.00  5,700.00  5,425.00  5,350.00  9,848,242.05  7.33  213.14  3.23  26.27  TELEKOMUNIKASI BTEL  50  33.33  16.67  33.33  16.67                EXCL  3440  3,463.33  3,486.67  3,403.33  3,366.67  22,876,182.00  ‐2.49  ‐2.97  ‐97.16  ‐1,348.39  ISAT  6450  6,700.00  6,950.00  6,300.00  6,150.00                TLKM  4530  4,686.67  4,843.33  4,336.67  4,143.33  102,470,000.00  14.24  153.66  5.81  21.51  TRANSPORTASI GIAA  338  340.00  342.00  336.00  334.00  52,627,783.53  7.55  40.78  ‐122.73  10.94  MBSS  366  380.67  395.33  350.67  335.33                WINS  270  270.67  271.33  268.67  267.33  1,378,353.91  ‐37.37  ‐19.45  ‐129.08  ‐10.95  KONSTRUKSI NON BANGUNAN

INDY  935  956.67  978.33  906.67  878.33                BANK BBCA  18700  18,858.33  19,016.67  18,583.33  18,466.67  47,081,728.00  7.56  730.83  9.30  18.47  BBKP  600  605.00  610.00  595.00  590.00  8,303,973.00  17.07  105.70  32.57  5.58  BBNI  7400  7,458.33  7,516.67  7,333.33  7,266.67  36,895,081.00  10.58  486.18  ‐15.91  10.90  BBRI  15150  15,283.33  15,416.67  14,983.33  14,816.67  85,434,037.00  13.73  1,029.53  4.77  10.95  BBTN  2800  2,850.00  2,900.00  2,700.00  2,600.00  14,966,209.00  16.86  174.91  65.91  10.43  BDMN  5525  5,566.67  5,608.33  5,466.67  5,408.33  22,420,658.00  ‐2.48  249.70  ‐8.09  16.40  BJBR  2530  2,596.67  2,663.33  2,496.67  2,463.33  10,084,451.00  14.70  142.02  23.39  6.79  BMRI  13100  13,175.00  13,250.00  13,050.00  13,000.00  71,570,127.00  14.26  871.50  2.33  11.76  BNGA  1405  1,420.00  1,435.00  1,390.00  1,375.00  22,318,759.00  7.24  17.02  ‐81.74  34.36 

PERDAGANGAN BESAR BRANG PRODUKSI

AKRA  6750  6,858.33  6,966.67  6,608.33  6,466.67  19,764,821.14  ‐12.03  261.74  27.59  27.03  INTA  312  315.33  318.67  309.33  306.67                UNTR  24150  24,550.00  24,950.00  23,575.00  23,000.00  49,347,479.00  ‐7.14  1,033.07  ‐28.24  14.86  PERDAGANGAN ECERAN MAPI  6625  6,716.67  6,808.33  6,441.67  6,258.33                RALS  1000  1,026.67  1,053.33  961.67  923.33               

ADVERTISING, PRINTING DAN MEDIA

MNCN  1450  1,503.33  1,556.67  1,423.33  1,396.67               

PERUSAHAAN INVESTASI

BRMS  68  69.33  70.67  66.33  64.67               

(8)

Corporate Action

8

Code

Name

Type

Date

Time

Venue

ARTI   Ratu Prabu Energi Tbk   AGM   03/08/2016   00:10:00   GD. Ratu Prabu 1 Lt. 10 Jl. TB. Simatupang Kav. 20,  Jakarta Selatan   

ARTI   Ratu Prabu Energi Tbk   EGM   03/08/2016   00:10:00   GD. Ratu Prabu 1 Lt. 10 Jl. TB. Simatupang Kav. 20,  Jakarta Selatan   

SCPI   Merck Sharp Dohme 

Pharma Tbk.   AGM   03/08/2016   00:10:00     

MYRX   Hanson International Tbk.   AGM   28/07/2016   00:14:00   Merchantile Athletic Club , World Trade Center    MYRX   Hanson International Tbk.   EGM   28/07/2016   00:14:00   Merchantile Athletic Club , World Trade Center    GMCW   Grahamas Citrawisata Tbk.   AGM   27/07/2016   00:09:00   Financial Club, Graha Niaga lt 28, Jl. Jend. Sudirman 

Kav 58 Jakarta    PTIS   Indo Straits Tbk   AGM   22/07/2016   00:09:00  

Gedung Graha Kirana, Lantai 9, Ruang Rapat PT Indo  Straits Tbk, Jl.Yos Sudarso Kav.88, Jakarta Utara 

14350, Indonesia   

BSSR   Baramulti Suksessarana Tbk   EGM   22/07/2016   00:10:00   Boardroom CEO Suite, Sahid Sudirman Center Lt.56,  Jl. Jend. Sudirman Kav. 86 ‐ Jakarta Pusat    ISSP   Steel Pipe Industry of Indo‐ nesia Tbk   AGM   21/07/2016   00:10:00   Gedung Baja Lt 9 Tower C , Pangeran Jayakarta no  55 , Jakarta    ISSP   Steel Pipe Industry of Indo‐ nesia Tbk   EGM   21/07/2016   00:10:00   Gedung Baja Lt 9 Tower C , Pangeran Jayakarta no  55 , Jakarta   

SKYB   Skybee Tbk   AGM   21/07/2016   00:09:00     

WTON   Wijaya Karya Beton Tbk   EGM   20/07/2016   00:14:00   Ruang Serbaguna Gedung WIKA Lt. 11 Jl. D. I. Panjai‐ tan Kav. 9, Jakarta Timur   

CTBN   Citra Tubindo Tbk.   AGM   20/07/2016   00:10:30   Kantor Pusat Perseroan Jalan Hang Kesturi I No 2,  Kawasan Industri Terpadu Kabil, Batam   

TRIO   Trikomsel Oke Tbk   EGM   15/07/2016   00:10:00     

LMAS   Limas Indonesia Makmur 

Tbk   AGM   14/07/2016   00:09:30  

Auditorium Sequis Center, Gedung Sequis Center  Lantai 11, Jalan Jenderal Sudirman No.71, Jakarta 

12190   

BEKS   Bank Pundi Indonesia Tbk.   EGM   11/07/2016   00:15:00   Kantor Pusat Perseroan, Jl. RS. Fatmawati No.12,  Jakarta Selatan   

JPFA   Japfa Comfeed Indonesia 

Tbk.   EGM   01/07/2016   00:10:00  

HARRIS Hotel, Unique Room, Jl. Dr. Saharjo No. 191,  Jakarta 12960   

INCO   Vale Indonesia Tbk   EGM   01/07/2016   00:09:00   Financial Club, Board Room I, Graha Niaga Lt. 27 Jl.  Jend. Sudirman Kav. 58, Jakarta    MITI   Mitra Investindo Tbk.   EGM   30/06/2016   00:10:00  

Ruang Seminar Tower II Lantai I, PT Bursa Efek Indo‐ nesia, Jl. Jend. Sudirman Kav.52‐53 Jakarta Selatan ‐ 

12950    NIRO   Nirvana Development Tbk   AGM   30/06/2016   00:10:00  

Ruang Seminar Bursa Efek Indonesia Tower II, Lantai  1, Jalan Jendral Sudirman Kav. 52‐53, Jakarta Selatan 

12190    NIRO   Nirvana Development Tbk   EGM   30/06/2016   00:10:00  

Ruang Seminar Bursa Efek Indonesia Tower II, Lantai  1, Jalan Jendral Sudirman Kav. 52‐53, Jakarta Selatan 

12190   

PKPK   Perdana Karya Perkasa Tbk   AGM   30/06/2016   00:10:00   Hotel Nite & Day Jakarta ‐ Roxy Jl. Biak no.54 Jakarta  Pusat 10150   

GREN   Evergreen Invesco Tbk   AGM   30/06/2016   00:09:00   Mawar Room, Hotel Mulia, Jl. Asia Afrika Senayan,  Jakarta   

ECII   Electronic City Indonesia 

Tbk   AGM   30/06/2016   00:10:00     

(9)

Corporate Action

9

EMITEN

JUMLAH DIVIDEN CUM DIVIDEN RECORDING DATE PEMBAYARAN DIVIDEN

TIFA 

24‐Jun‐16 

27‐Jun‐16 

21‐Jul‐16 

SQBB 

16000 

23‐Jun‐16 

24‐Jun‐16 

20‐Jul‐16 

SQBI 

16000 

23‐Jun‐16 

24‐Jun‐16 

20‐Jul‐16 

DPNS 

23‐Jun‐16 

24‐Jun‐16 

20‐Jul‐16 

GEMA 

16 

23‐Jun‐16 

24‐Jun‐16 

20‐Jul‐16 

MREI 

50 

23‐Jun‐16 

24‐Jun‐16 

20‐Jul‐16 

JTPE 

14 

22‐Jun‐16 

23‐Jun‐16 

15‐Jul‐16 

PEGE 

10 

22‐Jun‐16 

23‐Jun‐16 

15‐Jul‐16 

CPIN 

29 

22‐Jun‐16 

23‐Jun‐16 

15‐Jul‐16 

TALF 

22‐Jun‐16 

23‐Jun‐16 

12‐Jul‐16 

KBLI 

22‐Jun‐16 

23‐Jun‐16 

15‐Jul‐16 

SRTG 

32 

22‐Jun‐16 

23‐Jun‐16 

15‐Jul‐16 

KKGI 

20 

22‐Jun‐16 

23‐Jun‐16 

15‐Jul‐16 

CTRP 

22‐Jun‐16 

23‐Jun‐16 

13‐Jul‐16 

CTRS 

22 

22‐Jun‐16 

23‐Jun‐16 

13‐Jul‐16 

CTRA 

22‐Jun‐16 

23‐Jun‐16 

15‐Jul‐16 

IDPR 

21‐Jun‐16 

22‐Jun‐16 

30‐Jun‐16 

UNVR 

424 

21‐Jun‐16 

22‐Jun‐16 

15‐Jul‐16 

(10)

Disclaimer : Laporan ini dibuat dari opini analis hanya sebagai informasi untuk membantu investor dalam memahami pasar saham Indonesia dan bukan ditujukan untuk memberikan rekomendasi kepada siapa pun untuk membeli atau menjual suatu efek tertentu. Informasi yang ada pada laporan ini diambil dari sumber yang dianggap bisa dipercaya. Namun demikian PT. First Asia Capital tidak menjamin dan bertanggung jawab atas kebenaran dan keakuratan dari informasi dan pendapat yang ada pada laporan ini.

KANTOR CABANG

Taman Palem Lestari :

Taman Palem Lestari Blok B 17/8

Jakarta Barat 11730

Phone : +62 21 7799 888

Yogyakarta :

Ruko Gajah Mada Square Kav. E

Jl. Juminahan No. 26

Yogyakarta 55212

Phone : +62 274 557559

Makassar :

Jl. Gunung Bawakareng No. 71

Makassar 90157

Phone : +62 411 361 3122

Jambi :

Kantor Perwakilan BEI Jambi

Jl. Kolonel Abunjani No. 11A dan

11B

Jambi 36129

Phone : +62 741 591 1819

GALERI INVESTASI

Universitas Sarjanawiyata

Tamansiswa Yogyakarta :

Fakultas Ekonomi Universitas

Sarjanawiyata Tamansiswa

Yogyakarta

Jl. Kusumanegara 157

Yogyakarta 55165

Phone : +62 274 562265

Panin Bank Centre

4

th

Floor Jl. Jend. Sudirman No. 1

Jakarta 10270, Indonesia

Phone

: +62 21 727 99888

Fax

: +62 21 571 0895

Web

: www.firstasiacapital.com

E-mail :

[email protected]

Universitas Muhammadiyah

Yogayakarta :

Universitas Muhammadiyah

Yogayakarta

Jl. Lingkar Selatan

Tamantirto, Bantul

Yogyakarta 55183

Phone : +62 274 387656

Universitas Muhammadiyah

Surakarta :

Universitas Muhammadiyah

Surakarta

Jl. A. Yani Tromol Pos 1

Pabelan Kartasura, Surakarta

Jawa Tengah 57161

Phone : +62 271 717417

Sampit :

Universitas Darwan Ali

Jl. Batu Berlian No. 10

Kalimantan Tengah 74322

Phone : +62 531 31992

Banjarmasin :

Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi

Indonesia

Jl. Brigjend Hasran Basri Kayu

Tangi

Banjarmasin 70124

Phone : +62 511 3265783

Bireun :

Institut Agama Islam

Almuslim Aceh

Jl. Banda Aceh – Medan,

Simpang Paya Lipah

Matang Glumpangdua, Bireuen

Aceh 24261

Phone : +62 644 441989

Padang :

Universitas Putra Indonesia

“YPTK” Padang

Jl. Raya Lubuk Begalung

Lubuk Begalung, Kota Padang

Sumatera Barat 25145

Phone : +62 751 776666

Bengkulu :

IAIN Bengkulu

Jl. Raden Patah

Bengkulu 38211

Phone : +62 736 51276

Jambi

IAIN Jambi :

Fakultas Ekonomi dan Bisnis

Islam IAIN Sultan Thaha

Syaifuddin

Jl. Arif Rahman Hakim No. 01

Telanaipura

Jambi 36363

Phone : +62 741 582573

Referensi

Dokumen terkait

Adapun hak pasien dalam praktik kedokteran yaitu mendapatkan penjelasan lengkap tentang tindakan medis (hak informasi), meminta pendapat dokter dan dokter gigi lain (hak atas

Perhatian tersebut ditujukan kepada keberadaan kondisi perumahan yang telah ditempati oleh penderita, bahwa berdasarkan study pada program Cakupan Hygiene

Strategi untuk WO (Weaknesses dan Opportunities) BUMNag Rangkiang Maimbau Nagari Sungayang berbasis Syariah yaitu pertama BUMNag perlu melakukan pelatihan dan sosialiasi

Kemudian program akan melakukan pencarian string teks dengan tiap pola yang telah diprogram dan jika ditemukan string dengan pola yang sesuai maka string akan

Semua spesimen nyamuk yang dapat tertangkap dengan perangkap cahaya pada setiap lokasi dikumpulkan menjadi satu, demikian pula spesimen yang tertangkap dengan

Perusahaan belum pernah melakukan penjualan ekspor, sehingga Dokumen V-Legal untuk produk yang wajib dilengkapi dengan Dokumen V-Legal tidak diverifikasi.. Prinsip Kriteria

Implementasi kebijakan pengendalian DBD di Kota Banjarmasin, Provinsi Kalimantan Selatan secara umum masih taraf kurang, khususnya pada faktor sarana dan SDM, dan

daerah yang memiliki pendapatan per kapita yang tinggi akan lebih dapat tekanan dalam melakukan pelaporan keuangan karena semakin tinggi tingkat kebutuhan dan