• Tidak ada hasil yang ditemukan

2 Serangan terhadap kriptografi

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2017

Membagikan "2 Serangan terhadap kriptografi"

Copied!
29
0
0

Teks penuh

(1)

Serangan Terhadap

Kriptografi

(2)

Pendahuluan

Keseluruhan

point

dari kriptografi adalah

menjaga kerahasiaan plainteks atau kunci (atau

keduanya) dari penyadap (

eavesdropper

) atau

kriptanalis (

cryptanalyst

).

Kriptanalis berusaha memecahkan cipherteks

(3)

Serangan (

attack

)

Serangan

: setiap usaha (

attempt

) atau percobaan yang

dilakukan oleh kriptanalis untuk menemukan kunci atau

menemukan plainteks dari cipherteksnya.

Asumsi: kriptanalis mengetahui algoritma kriptografi yang

digunakan

Prinsip Kerckhoff

: Semua algoritma kriptografi harus

publik; hanya kunci yang rahasia.

(4)

Jenis-jenis Serangan

Berdasarkan keterlibatan penyerang dalam

komunikasi

1. Serangan pasif (

passive attack

)

- penyerang tidak terlibat dalam komunikasi antara pengirim dan penerima

- penyerang hanya melakukan

(5)

Jenis-jenis Serangan

Alice Bob

…hyTRedcyld[ pu6tjkbbjudplkjsdoye6hnw…

Eve

(6)

Jenis-jenis Serangan

Metode penyadapan:

1.

Wiretapping

(7)

Jenis-jenis Serangan

2. Serangan pasif (

active attack

)

- penyerang mengintervensi komunikasi dan ikut mempengaruhi sistem untuk keuntungan dirinya - penyerang mengubah aliran pesan seperti:

menghapus sebagian cipherteks, mengubah cipherteks,

menyisipkan potongan cipherteks palsu, me-replay pesan lama,

(8)

Jenis-jenis Serangan

Man-in-the-middle-attack

(9)

User A

I'm A. My public key is 34..A1

Man in the middle

I'm B. My public key is 27..E5

I'm B. My public key is 57..83

I'm A. My public key is 57..83

Hi B. We now have our own secret key using Diffie-Hellman

Hi A. We now have our own secret key using Diffie-Hellman

Yes Yes

User B

(10)

Man-in-the-middle-attack

(11)

Jenis-jenis Serangan

Berdasarkan teknik yang digunakan

untuk menemukan kunci:

1. Exhaustive attack

/

brute force attack

Mengungkap plainteks/kunci dengan mencoba

semua kemungkinan kunci.

Pasti berhasil menemukan kunci jika tersedia

(12)

Jenis-jenis Serangan

Tabel 1 Waktu yang diperlukan untuk exhaustive key search

(Sumber: William Stallings, Data and Computer Communication Fourth Edition)

Ukuran kunci

Jumlah kemungkinan kunci

Lama waktu untuk 106 percobaan per detik

Lama waktu untuk 1012 percobaan per detik 16 bit 216 = 65536 32.7 milidetik 0.0327 mikrodetik 32 bit 232 = 4.3  109 35.8 menit 2.15 milidetik 56 bit 256 = 7.2  1016 1142 tahun 10.01 jam

128 bit 2128 = 4.3  1038 5.4  1024 tahun 5.4  1018 tahun

(13)

Jenis-jenis Serangan

2. Analytical attack

Menganalisis kelemahan algoritma

kriptografi untuk mengurangi kemungkinan

kunci yang tidak mungkin ada.

Caranya: memecahkan

persamaan-persamaan matematika (yang diperoleh dari

definisi suatu algoritma kriptografi) yang

mengandung peubah-peubah yang

(14)

Jenis-jenis Serangan

Metode

analytical attack

biasanya lebih

cepat menemukan kunci dibandingkan

dengan

exhaustive attack

.

Solusi: kriptografer harus membuat

(15)

Jenis-jenis Serangan

Data yang digunakan untuk menyerang

sistem kriptografi:

1. Chipertext only.

(16)

Jenis-jenis Serangan

Berdasarkan ketersediaan data:

1. Chipertext- only attack

Kriptanalis hanya memiliki cipherteks

Teknik yang digunakan: exhaustive key search

Diberikan: C1 = Ek(P1), C2 = Ek(P2), …, Ci = Ek(Pi)

(17)

Jenis-jenis Serangan

2.

Know n-plaintext attack

Diberikan:

P1, C1 = Ek(P1), P2, C2 = Ek(P2), … ,

Pi, Ci = Ek(Pi)

Deduksi: k untuk mendapatkan Pi+ 1 dari Ci+ 1 =

(18)

Jenis-jenis Serangan

Beberapa pesan yang formatnya terstruktur membuka peluang untuk menerka plainteks dari cipherteks yang bersesuaian.

Contoh:

From dan To di dalam e-mail,

”Dengan hormat”, wassalam, pada surat resmi.

(19)

Jenis-jenis Serangan

3.

Chosen-plaintext attack

Kriptanalis dapat memilih plainteks

tertentu untuk dienkripsikan, yaitu

plainteks-plainteks yang lebih

(20)

Jenis-jenis Serangan

Diberikan:

P

1

,

C

1

=

E

k

(

P

1

),

P

2

,

C

2

=

E

k

(

P

2

), …,

P

i

,

C

i

=

E

k

(

P

i

)

(21)

Jenis-jenis Serangan

Kriptanalis ke-1 mengubah PIN lalu memasukkan PIN

tsb ke ATM

Cipher(k, PIN)

ATM mengenkripsi PIN dengan kunci k lalu mengirim cipherteks ke komputer di bank

Kriptanalis ke-2 menyadap cipherteks dan mempelajarinya

untuk mendeduksi kunci k

(22)

Jenis-jenis Serangan

4

.

Adaptive-chosen-plaintext attack

Kriptanalis memilih blok plainteks yang

besar, lalu dienkripsi, kemudian memilih

blok lainnya yang lebih kecil berdasarkan

hasil serangan sebelumnya, begitu

(23)

Jenis-jenis Serangan

5. Chosen-ciphertext attack

Diberikan:

C1, P1 = Dk(C1), C2, P2 = Dk(P2), …, Ci, Pi = Dk(Ci)

Deduksi: k (yang mungkin diperlukan untuk

(24)

Serangan jenis lainnya:

6. Chosen-key attack

Kriptanalis memiliki pengetahuan mengenai

(25)

Serangan jenis lainnya:

7.

Rubber-hose cryptanalysis

Mengancam, mengirim surat gelap, atau melakukan penyiksaan sampai orang yang memegang kunci

(26)

 Dengan mempublikasikan algoritma kriptografi,

(27)

Jika

banyak

pakar

telah

mencoba

memecahkan

algoritma

selama

5

tahun

(28)

Sebuah algoritma kriptografi dikatakan aman

(

computationally secure

) bila ia memenuhi

tiga kriteria berikut:

1.

Persamaan matematis yang menggambarkan

(29)

2.

Biaya untuk memecahkan cipherteks

melampaui nilai informasi yang terkandung

di dalam cipherteks tersebut.

3.

Waktu yang diperlukan untuk memecahkan

cipherteks melampaui lamanya waktu

informasi tersebut harus dijaga

Gambar

Tabel 1 Waktu yang diperlukan untuk exhaustive key search (Sumber: William Stallings, Data and Computer Communication Fourth Edition)

Referensi

Dokumen terkait

Algoritma Asimetris, sering disebut juga kunci publik didesain sehingga kunci yang digunakan untuk enkripsi berbeda dengan kunci untuk dekripsi dimana kunci untuk enkripsi

verifikasi (hal ini karena kunci publik yang digunakan oleh penerima pesan tidak berkoresponden dengan kunci privat pengirim). Bila MD = MD’ , ini berarti pesan yang

Kriptografi adalah ilmu yang mempelajari bagaimana membuat suatu pesan yang dikirim oleh pengirim, dapat tersampaikan dengan aman pada penerima dengan cara menyamarkannya

Paper ini mendefinisikan beberapa metode untuk menganalisa pengukuran power consumption sehingga dapat menemukan kunci rahasia dari sebuah sistem kriptografi, serta

Untuk lebih memahami teknik enkripsi pada algoritma Hill Cipher , berikut dijelaskan dengan menggunakan enkripsi pesan dan kunci yang digunakan

Kelemahan dari sistem ini adalah baik pengirim maupun penerima pesan harus memiliki kunci yang sama, sehingga pengirim pesan harus mencari cara yang aman untuk memberitahukan

Tanda tangan digital pada PGP memiliki format yang sama yaitu merupakan hasil enkripsi hash dari pesan dengan menggunakan kunci privat pengirim. Namun berbeda

Algoritma sandi kunci Asimetris  Skema ini adalah algoritma yang menggunakan kunci yang berbeda untuk proses enkripsi dan dekripsinya.Skema ini disebut juga sebagai sistem