• Tidak ada hasil yang ditemukan

J.D.I.H. - Dewan Perwakilan Rakyat

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2017

Membagikan "J.D.I.H. - Dewan Perwakilan Rakyat"

Copied!
3
0
0

Teks penuh

(1)

UNDANG-UNDANG REPUBLIK INDONESIA NOMOR 9 TAHUN 1950

TENTANG

PENETAPAN TARIP PADJAK PENDAPATAN UNTUK TAHUN 1950

PRESIDEN REPUBLIK INDONESIA,

Menimbang : a. bahwa dal am masa peral ihan berl aku dua mat j am Undang-undang mengenai padj ak j ang dipungut at as pendapat an, ial ah Ordonnant ie op de inkomst enbel ast ing 1932 dan Ordonnant ie op de Overgangsbel ast ing 1944;

b. bahwa unt uk t ahun anggaran 1950 diperl ukan penet apan t arip unt uk padj ak pendapat an;

c. bahwa dianggap perl u unt uk menj amakan adanj a t ekanan padj ak at as pendapat an di sel uruh daerah Republ ik Indonesia;

Mengi ngat : pasal 20 aj at 1, pasal 23 aj at 2 dan pasal IV At uran Peral i han Undang-undang Dasar dan Makl umat Wakil Presiden t anggal 16 Okt ober 1945 No. X.

Dengan perset udj uan Badan Pekerdj a Komit e Nasional Pusat ;

Memut uskan:

Menet apkan perat ur an sebagai berikut :

UNDANG-UNDANG TENTANG PENETAPAN TARIP PADJAK PENDAPATAN UNTUK TAHUN 1950

Pasal 1.

1. Buat menent ukan besarnj a padj ak pendapat an unt uk t ahun 1950 maka isi dari pasal 27 dan pasal 30 dari Ordonnant ie op de Inkomst enbel ast ing 1932 digant i dengan isi dari pasal 8 dan 8a dari Ordonnant ie op de Overgangsbel ast ing 1944, sepert i masing-masing t el ah dirobuh dengan Undang-undang t anggal 30 Desember 1948 (St bl . 1949 No. 261). Sel andj ut nj a maka dari Undang-undang Padj ak Pendapat an 1932;

2. pasal 29 t idak dil akukan;

3. pasal 22a dibat j a, sesuai dengan penggant ian t ersebut dal am aj at 1;

www.djpp.depkumham.go.id

(2)

dj uml ah, ,f 900, _” dibat j a, ,f 1. 200, _” ;

4. pasal 11 huruf k: dj uml ah, , f 900, _” dibat j a, ,f 1. 200, _” ;

5. pasal 30 aj at 2 huruf a: dj uml ah , ,f 1. 200, _” dibat j a, ,f 1. 500, _” ;

dj uml ah, ,f 900, _” dibat j a, ,f 1. 200, _” ;

6. pasal 50 aj at 5 dj uml ah, , f 1. 200, _” dibat j a, , f 1. 500, _” .

Pasal 2.

Buat ket et apan padj ak pendapat an unt uk t ahun 1950, maka perkat aan , , drie vierden” dal am pasal 73 aj at 1, pasal 73a aj at 1 dan pasal 75 aj at 1 dan 6 dari Ordonnant ie op de Inkomst enbel ast ing 1932 dibat j a, , vij f en t acht ig t en honderd” .

Pasal 3.

Buat t ahun padj ak 1949 maka ket et apan j ang dimaksud dal am pasal 75 dari Ordonnant ie op de Inkomst enbel ast ing 1932 menj impang dar i pada at uran yang t el ah dit et apkan, t idak dil akukan unt uk waj ib padj ak yang dal am t ahun it u pendapat annj a j ang harus kena padj ak buat 90% at au l ebih t erdir i at as upah j ang harus kena padj ak upah.

Pasal 4.

Undang-Undang ini mul ai berl aku pada har i diundangkan dan di sahkan kembal i sampai t anggal 1 Dj anuari 1950.

Agar perat uran i ni di ket ahui ol eh umum, maka diperint ahkan supaj a diundangkan dal am Berit a Negara.

Dit et apkan di Jogj akart a Pada t anggal 4 Dj ul i 1950

PRESIDEN REPUBLIK INDONESIA, (PEMANGKU DJABATAN SEMENTARA)

ASSAAT.

MENTERI KEUANGAN,

LOEKMAN HAKIM,

Diundangkan pada t anggal 4 Dj ul i 1950. MENTERI KEHAKIMAN,

A. G. PRINGGODIGDO.

www.djpp.depkumham.go.id

(3)

PENDJELASAN

1. Sedj ak t ahun 1942 sampai dengan t ahun 1949 berl aku t arip menurut St bl . 1942 No. 53 j ang mer upakan gabungan dar i pokok padj ak menur ut t ar ip dal am Undang-Undang Padj ak Pendapat an 1932 dan t ambahan pokok padj ak unt uk Negara!

Sel ama it u, berl akunj a dit et apkan t iap-t iap t ahun unt uk sat u t ahun dengan Undang-Undang.

2. Dal am masa peral ihan sekar ang bel um l agi dapat disel enggarakan sebuah Undang-Undang baru j ang dapat menggant i baik Undang-Undang Padj ak Pendapat an 1932 maupun Undang-Undang Padj ak Per al ihan 1944.

3. Wal aupun demikian, pat ut kir anj a mul ai t ahun ini dj uga diusahakan agar t erdapat t ekanan padj ak at as pendapat an j ang t idak banj ak bedanj a di sel uruh daerah Republ ik Indonesia.

4. Kenj at aan, bahwa t arip dari Undang-Undang Padj ak peral ihan 1944 sepert i t el ah dirobah menurut St bl . 1948 No. 342 l ebih rendah dari t arip Undang-undang padj ak pendapat an 1932 St bl . 1942 No. 53, mengi ngat keadaan perekonomian, merupakan sat u al asan unt uk mengut amakan t arip padj ak peral ihan l ebih dar i t arip padj ak pendapat an. Wal aupun demikian dapat diharapkan bahwa dengan sist im pemungut an padj ak per al ihan pemasukan uang padj ak t idak akan t urun, bahkan akan mel ebihi pener imaan dengan t j ara pemungut an menurut padj ak pendapat an. Mel angsungkan t arip padj ak pendapat an j ang berl aku dal am t ahun 1949 unt uk t ahun 1950 dan menj esuaikan t j ara pemungut annj a dengan t j ara pemungut an padj ak per al ihan akan memperl ukan wakt u pengl aksanaan j ang banj ak sekal i dan ol eh karenanj a akan memperl ambat pemasukan uang padj ak. Mengi ngat akan hal -hal ini maka diusul kan supaj a unt uk t ahun 1950 t ar ip padj ak pendapat an disesuaikan dengan t arip padj ak peral i han.

5. Beberapa akibat j ang pent ing dari penggant ian t arip it u disel enggar akan dal am pasal 1 aj at 3 sampai dengan aj at 6.

6. Penget j ual ian dal am mel akukan pasal 75 buat t ahun 1949, t er hadap kaum buruh sudah sepant asnj a, apabil a diingat keadaan l uar biasa j ang dial ami ol eh mereka dal am t ahun 1949.

www.djpp.depkumham.go.id

Referensi

Dokumen terkait

Linea mediana posterior Linea mediana posterior ,, garis khayal yg merupakan perpotongan garis khayal yg merupakan perpotongan antara bidang median dengan permukaan belakang

[r]

Seluruh berkas asli yang tercantum didalam dokumen kualifikasi perusahaan yang saudara sampaikan pada paket pekerjaan tersebut di atas (Khusus Ijazah, cukup menunjukan

Obligasi (utang) – Pembayaran bunga kepada pemegang saham merupakan beban yang dapat mengurangi besarnya pajak penghasilan.. Saham (modal) – Pembayaran deviden berasal

Sehubungan dengan pembuktian Kualifikasi untuk Pekerjaan Jasa Konsultansi Kegiatan Pembangunan Kantor Graha Usaha Mikro Kecil Menengah (Multi Years) Pekerjaan Pengawasan

[r]

Sesuai dengan jadwal pelelangan pekerjaan Jasa Konsultasi Data Base Kebutuhan Peningkatan Sarana dan Prasarana Energi (PKT-38) pada SPSE, bersama ini kami harapkan kehadirannya pada

Kelompok Kerja Biro Kerumahtanggaan Unit Layanan Pengadaan Sekretariat Jenderal MPR RI akan melaksanakan Pelelangan Umum ulang dengan pascakualifikasi untuk paket pekerjaan