PROGRAM KEGIATAN STRATEGIS TAHUN PELAJARAN 2014/2105
Program Dan
Kegiatan Penanggungjawab/ Pelaksana
Kegiatan
Indikator Kegiatan Tindakan
Pengembangan Kompetensi Lulusan
1.Peningkatan rata-rata nilai ketuntasan
kelompok mata pelajarn IPTEK di atas 6,5.
Guru kelas VI Rata-rata niai ketuntasan kelompok mapel
IPTEK di atas minimal 6,5. Memperbaiki KKM.
2.Pengisian
papan pajangan di setiap kelas.
Guru kelas Papan pajangan yang sudah terpasang diisi
dengan hasil karya siswa. Hasil karya siswaterpasang pada papan pajangan.
3. Peningkatan rata-rata Ujian Sekolah
Guru kelas VI Nilai rata-rata kriteria kelulusan UN di atas
5,50. Mengadakan les.
4.Peningkatan nilai laporan hasil belajar peserta didik.
Guru kelas
Guru mata pelajaran Nilai laporan hasil belajar siswa naik minimal0,5. Memperbaiki KKM.Melakukan remidial teaching.
Melakukan tindakan kelas.
5. Mempertahanka n angka kelulusan.
Guru kelas VI Angka kelulusan bertahan pada angka 100%. Mengadakan les.
6.Peningkatan persentase
lulusan yang melanjutkan.
Guru kelas VI Persentase lulusan yang melanjutkan
7.Peningkatan persentase
lulusan yang melanjutkan ke sekolah favorit.
Kepala sekolah Persentase lulusan yang melanjutkan
mencapai 10%. Identifikasi bibit.Pemberian treatment.
8.Pembiasaan bagi siswa untuk memperoleh pengalaman belajar dari perpustakaan, kliping,
kelompok
belajar, laporan ilmiah, internet dan sebagainya.
Guru kelas Pengelola perpustakaan
230 orang siswa mencari sumber belajar
secara mandiri Pembentukankekompok belajar. Pembukaanlayanan perpustakaan.
9.Peningkatan prestasi
lomba/olimpiade mata pelajaran.
Guru pembimbing 4 orang siswa masuk finalis lomba/olimpiade
mapel. Identifikasimelalui tes minat.bibit Pemberian pelatihan. 10. Peningkatan
prestasi non mata pelajaran.
Guru pembimbing 4 orang siswa memperoleh prestasi non
akademik. Identifikasimelalui seleksi. bibit Pemberian pelatihan. Pengembangan
Kurikulum Penanggungjawab/ Pelaksana
Kegiatan
Indikator Kegiatan Tindakan
1. Pengembangan & Implementasi Kurikulum 2013 .
Kepala sekolah Dewan guru Komite
Kurikulum sekolah tersusun. Penyusunan & implementasi
2. Pelibatan para
dalam
pengembangan & Implementasi Kurikulum
2013.
Komite kurikulum 2013.
3. Penyusunan kalender akademik.
Kepala sekolah
Dewan guru Kalender akademik tersusun. Penyusunan,pengkajian & revisi. 4. Penyusunan
silabus. Dewan guru Silabus tersusun. Penyusunan,pengkajian & revisi. 5. Penyusunan
RPP. Dewan guru RPP tersusun. Penyusunan,pengkajiann & revisi. 6. Implementasi
program bimbingan konseling.
Kepala sekolah Program bimbingan & konseling terlaksana. Pelaksanaan, koreksi & perbaikan
7. Implementasi program perpustakaan
Pengelola
perpustakaan Layanan perpustakaan beroperasi. Pelaksanaan, koreksi& perbaikan 8. Implementasi
program multi media.
Kepala sekolah Program multi media terimplentasi Pelaksanaan, koreksi & perbaikan
Pengembangan
Pembelajaran Penanggungjawab/ Pelaksana
Kegiatan
Indikator Kegiatan Tindakan
1. Pembelajaran PAIKEM
sehingga
prestasi belajar siswa
meningkat.
Guru kelas III dan
Kelas VI Pembelajaraan PAIKEM terimplementasi pada2 (dua) kelas. Implementasi.
2. Pembelajaran
integratif dengan pendekatan saintifik
(delapan) kelas.
3. Pengelolaan kelas, termasuk menyesuaikan daya tampung dan jumlah siswa
perrombel.
Guru kelas 10 (sepuluh) kelas dikelola oleh guru kelas
secara efeisien dan efektif. Pembetukanorganisasi kelas.
Pembetukan kelompok belajar.
Pembentukan regu piket.
Pemajangan di dinding kelas.
Pengembangan
Sistem Penilaian Penanggungjawab/ Pelaksana
Kegiatan
Indikator Kegiatan Tindakan
1. Penyampaian informasi tentang
rancangan dan kriteria
penilaian
kepada peserta didik.
Guru kelas Setiap kali diadakan akan ulangan peserta didik diberi tahu tentang rancangan dan kriteria penilaian.
Pemberitahuan.
2. Penyampaian hasil penilaian kepada siswa dan orang tua.
Guru kelas 241 eksemplar buku raport (model KTSP maupun Kurikulum 2013) yang memuat informasi perkembangan belajar dibagikan kepada wali murid tepat waktu setiap semester.
Pembagian raport kepada peserta didik melalaui orang tua.
3. Pengembangan komponen
penilaian oleh pendidik.
Guru kelas
Guru mata pelajaran Guru terlibat pada penyusunan instrumenpenilaian baik pada ulangan harian, ulangan semester maupun ulangan kenaikan kelas.
Penyusunan
Sekolah. kenaikan kelas maupun ujian akhir terlaksana
objektif, transparan, efisien dan efefktif. Pelaksanaan ulanganKoreksi dan remidi. Pelaporan kepada wali murid
Pendidik Dan Tenaga Kependidikan
Penanggungjawab /
Pelaksana Kegiatan
Indikator Kegiatan Tindakan
1. Pendayagunaan guru secara optimal,
termasuk menyesuaikan beban kerja guru.
Kepala sekolah Tersusunnya pembagian tugas mengajar
pada setiap awal tahun pelajaran. Kepalamelakukan pembagiansekolah tugas mengajar.
2. Peningkatan kompetensi guru
kompetensi (pedagogi, kepribadian, profesional dan sosial).
Kepala Sekolah 13 (tiga belas) orang guru berkembang kompetensinya baik pedagogi, kepribadian, sosial maupun profesional.
Guru mengikuti KKG,
workshop maupun
diklat.
3. Peningkatan kualifikasi
akademik 3 (tiga) orang guru agar minimal
berpendidikan S-1.
Kepala Sekolah Persentase guru yang memiliki kualifikasi
4. Peningkatan jumlah guru yang
memperoleh sertiikat pendidik.
Kepala Sekolah 1 (satu) orang guru segera memperoleh sertifikat pendidik sehingga berdampak pada peningkatan produktifitas kerja dan kualitas mengajar.
Bimbingan, motivasi dan advokasi untuk mengikuti PLPG.
5. Peningkatan kompetensi kepala sekolah.
Kepala Sekolah 1 (satu) orang kepala sekolah berkembang kompetensinya baik pedagogi, kepribadian, profesional, supervisi maupun kewirausahaan.
Kepala Sekolah mengikuti KKKS, workshop maupun diklat.
6. Pelakasanaan evaluasi diri guru
Kepala Sekolah 15 (orang ) orang tenaga pendidik
melaksanakan evaluasi diri guru. Evaluasi diri gurudilaksanakan oleh Kepala Sekolah.
7. Pelaksanaan Penilaian
Kinerja Guru (PKG)
Kepala Sekolah 13 orang guru memahami penilaian kinerja
guru (PKG) PKG terimplentasi.
Pengembangan Sarana & Prasarana
Penanggungjawab /
Pelaksana Kegiatan
Indikator Kegiatan Tindakan
1. Pavingisasi halaman kelas I & II
Kepala Sekolah Terwujud halaman kelas I&II yang bersih,
rata, keras dan indah Melakukanpavingisasi. 2. Pemasangan
papan nama: sekolah, gugus depan sekolah, dan usaha kesehatan
sekolah (UKS)
Kepala Sekolah 3 (tiga) unit papan nama terpasang. Pengadaan,
pemasangan, dan pemeliharaan.
3. Pembukaan website sekolah.
Kepala Sekolah Sekolah memiliki website. Peracangan,
4. Pemasangan antena jaringan internet
Kepala Sekolah Sekolah memilki antena jaringan internet. Perencanaan,
pelaksanaan, tindakan dan koreksi.
5. Pengisan papan
data kelas. Guru kelas 10 papan data terisi. Pengisian. 6. Pemeliharaan
ruang dan perabot.
Penjaga Sekolah 10 ruang kelas , 1 ruang guru, 1 ruang kepala sekolah/tamu 1 ruang perpustakaan, 2 ruang WC, 1 buah gudang terawat.
Pemeliharaan.
7. Pengadaan
buku di sekolah. Guru kelasGuru mata pelajaran Rasio buku: siswa = 1:1 Identifikasipemenuhan dan kekurangan buku pelajaran.
8. Pengadaan peralatan pembelajaran.
Guru kelas
Guru mata pelajaran Tersedianya peralatan pembelajaran setiapmapel. Identifikasipemenuhan dan kekurangan alat pelajaran.
9. Pengadaan sarana penunjang administrasi sekolah.
Bendahahara Sarana penunjang administrasi sekolah
tersedia. Identifikasipemenuhan dan kekurangan sarana administrasi sekolah. 10. Pemeliharaa
n sarana penunjang administrasi sekolah.
Bendahara Sarana penunjang administrasi sekolah
terawat. Melakukan perawatan.
11. Pengadaan sarana
pendukung sekolah.
Bendahara Sarana penunjang administrasi sekolah
tersedia. Melakukan perawatan.
12. Pemeliharaa n sarana pendukung sekolah.
13. Pembanguna n gedung perpustakaan
Kepala sekolah Tersedia 1 unit gedung perpustakaan Identifikasi kebutuhan, pengajuan,
pembentukan panitia, pelaksanaan,
monitoring, pelaporan.
Pengembangan Manajemen
Sekolah
Penanggungjawab /
Pelaksana Kegiatan
Indikator Kegiatan Tindakan
1. Penyusunan
RKT dan RKAS. Kepala SekolahBendahara RKT dan RKAS tersusun. Penyusunan draft.Diskusi & revisi. Seminar/sosialilsasi. 2. Penerapan
kepemimpinan efektif agar seluruh
stakeholder Sekolah
bergerak untuk mencapai
tujuan sekolah.
Kepala Sekolah 10 orang guru kelas, 3 orang mapel , 1 orang penjaga beserta 10 orang komite agar bergerak dan bersinergi untuk mencapai tujuan sekolah.
Kepala sekolah menginfomasikan, mengajak,
mempengaruhi, mendorong
stakeholder agar bergerak dan bersinergi untuk mencapai tujuan sekolah.
3. Penyempurnaan pendelegasian tugas kepada guru.
Kepala Sekolah Kegiatan pendelegasian tugas terlaksana
efektif dan efisien Kepalamemdelegasikansekolah tugas kepada seluruh pegawai sekolah.
4. Penerapan pendekatan total quality manajemen (TQM) pada setiap kegiatan
sekolah. 5. Peningkatan
kepuasan seluruh takeholder
pada berbagai bidang layanan.
Kepala Sekolah Kepuasan stakeholders meningkat Mendengarkan,
mengolah, dan menindaklanjuti
keluhan guru, karyawan, peserta didik, orang tua murid maupun komite (Pemasangan kotak saran/surat)
6. Peningkatan akses dan kemitraan
dengan legeslatif, eksekutif, lembaga swadaya masyarakat maupun swasta guna
mempercepat pengembangan sekolah.
Kepala Sekolah Akses sekolah berkembang. Komunikasi, lobi
7. Pemantauan pelaksanaan program
sekolah oleh Kepala Sekolah.
Kepala Sekolah Kegiatan sekolah terkendali dan mencapai
target. Pemantuantindaklanjut dan
8. Penyusunan anggaran sekolah.
Kepala Sekolah Bendara
Komite
Anggaran sekolah yang berbasis kinerja berdasarkan prinsip 3 E (efisien, efektif dan ekonomis). Efisien bermakna tidak boros, efektif : mengutamakan pencapaian tujuan,
dan ekonomis: menerapkan sifat bijak pada setiap pengambilan keputusan yang berdampak pada pengeluaran anggaran. 9. Restrukturisasi
honorarium guru wiyata bakti, guru praktik/tidak tetap/pegawai tidak tetap.
Kepala Sekolah
Bendahara Terwujudnya honorarium yang wajar,proporsional sejalan dengan kenaikan BOS. Pengajuan,Penyerapan pendapat, Tindakan.
10. Inventarisasi barang/aset sekolah
Bendahara
Pengelola Barang Terwujudnya daftar inventaris pada setiapruangan/kelas. Penyusunan format,Distribusi ke pegawai sekolah,
Pembuatan dan pemasangan.
11. Kualitas partisipasi masyarakat terus
ditingkatkan melalui
pembentukan paguyuban wali murid,
pengawasan jalannya jam pelajaran
maupun
bantuan tenaga pengajar.
Guru kelas Terbentuk paguyuban wali murid pada setiap
kelas. Undanganpengambilan rapot
dan pembentukan
12. Upaya agar wali murid mau datang ke sekolah bukan
Kepala Sekolah Dewan Guru Komite
Jumlah wali murid yang ke sekolah
meningkat. Penyediaantamu ruangyang representatif.
hanya untuk menanyakan kemajuan anak-anak tetapi juga untuk bertukar pikiran tentang
kemajuan sekolah.
tamu.
Layanan prima (excelent service)
13. Perencanaan kegiatan
sekolah akan senantisa
melibatkan para guru, komite sekolah, wali murid, tokoh
masyarakat, tokoh agama, tokoh budaya, tokoh pemuda serta
pemerintah setempat.
Kepala Sekolah Dewan Guru Komite
Tingkat partisipasi stakeholders baik secara
kuatintitatif maupun kualitatif meningkat. Penyusunan draft,Diskusi & revisi, Seminar/sosialilsasi.
14. Pelaksanaan evaluasi diri terhadap
kinerja sekolah.
Kepala Sekolah
Dewan Guru Kinerja sekolah setiap tahun dievaluasi. Perencaanpelaksanaan & Koreksi & tindakan 15. Evaluasi
pendayagunaan pendidik dan tenaga
kependidikan.
Kepala Sekolah
16. Pembinaan secara terus-menerus
tentang perlunya
menjadi pioner kemajuan.
Kepala Sekolah Motivasi dan minat warga sekolah tentang kemajuan meningkat secara terus menerus dibuktikan dengan peningkatan kinerja sekolah.
Diskusi, curah pendapat, rapat & pembinaan.
Pembinaan
Kesiswaan Penanggungjawab/ Pelaksana
Kegiatan
Indikator Kegiatan Tindakan
1. Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB)
Panitia Peserta didik baru terekrut menurut
ketentuan yang berlaku. Rapat,rekrutmen sosialisasi,dan pengadministrasian. 2. Membantu
peserta didik kurang mampu secara
ekonomi.
Bendahara Sekolah
Guru kelas - Peserta didik kurang mampu secaraekonomi teridentifikasi. - Bantuan disalurkan pada sasaran yang
tepat.
Identifikasi, Penganggaran, Penyaluran.
3. Membantu
peserta didik kurang siap.
Guru kelas
Guru mata pelajaran - teridentifikasi.Peserta didik yang kurang siap - Program bimibingan disusun dan
dilaksanakan.
Perencanaan & pelaksanaan,
koreksi & tindakan. 4. Pengembangan
kegiatan sesuai kecerdasan, bakat, dan
Guru kelas
Guru mata pelajaran Guru pembimbing
- Program tersusun. - Tersedianya pengampu. - Kegiatan terlaksana. - Kegiatan terevaluasi.
Perencanaan & pelaksanaan,
minat peserta didik
5. Penanganan peserta didik yang putus sekolah.
Guru kelas Jumlah peserta didik yang putus sekolah
menurun Perencanaanpelaksanaan, & koreksi & tindakan. 6. Penanganan
peserta didik yang tinggal kelas/tidak lulus.
Guru kelas Jumlah peserta didik yang tinggal kelas
menurun. Perencanaanpelaksanaan, & koreksi & tindakan.
7. Penyelenggaraa n bimbingan untuk
pengembangan diri peserta didik.
Guru pembimbing Muncul juara pada lomba akademis/nonakademis. Perencanaanpelaksanaan, & koreksi & tindakan.
8. Pengembangan kegiatan
ekstrakurikuler.
Guru pembimbing Muncul juara pada lomba non akademis. Perencanaan & pelaksanaan,
koreksi & tindakan. 9. Pengadaan
seragam olah raga dan baju identitas
sekolah
Panitia Anak kelas I, II, III, IV, V & VI berpakaian identitas sekolah pada hari Rabu & Kamis. Anak kelas I, II, III, IV, V, VI berpakaian olah raga pada kegiatan olah raga.
Perencanaan & pelaksanaan
koreksi & tindakan
Budaya dan
Lingkungan
Indikator Kegiatan Tindakan
1.Pembaharuan terhadap kultur sekolah
sehingga
Kepala Sekolah Dewan Guru Komite Sekolah
1 orang kepala sekolah, 12 orang guru kelas, 3 orang guru mapel dan 1 orang penjaga sekolah semakin mantap, stabil, dewasa, arif, dan berwibawa serta bersedia
terbentuk masyarakat sekolah yang dewasa,
demokratis, dan madani.
menghargai perbedaan.
2.Peningkatan kebersihan, keindahan,
ketertiban dan keamanan
sekolah.
Kepala Sekolah Dewan Guru Penjaga Sekolah
Halamansekolah/kelas/beranda/tamansekola h/WC/parkir/pa gar sekolah semakin rapi, bersih, indah dan rapi.
Penigkatan dan pemeliharaan
3.Pemeliharaan fungsi tempat sampah organik maupun non organik,
pelaksanaan hidup bersih dan sehat.
Bendahara Sekolah
Dewan Guru - 8 keranjang sampah organik maupun nonorganik siap pakai di depan ruang - 1 buah tempat pembakaran sampah terawat - 1 buah lobang sampah terawat
Sosialisasi dan pembiasaan.
4.Efektifitas
penerapan tata tertib sekolah.
Kepala Sekolah
Dewan Guru Tata tertib siswa termasuk klasifikasipelanggaran dan sanksinya terpampang pada setiap kelas serta berlaku efektif.
Sosialisasi dan pembiasaan.
5.Peningkatan keterlibatan masyarakat sekolah dalam penyusunan, pelaksanaan dan
pemantauan tata tertib sekolah/madras ah.
Kepala Sekolah Sosiallisasi tata tertib sekolah terhadap 230
6. Pemeliharaan
WC sekolah. Bendahara SekolahPenjaga Sekolah 5 ruang WC anak dan 1 ruang WC gurumemilki ventilasi, bersih, terang dan dilengkapi sabun, lap, sikat dll.
Perencanaan & Pelaksanaan.
Koreksi & tindakan Penanaman
Karakter & Budi Pekerti
Penanggungjawab /
Pelaksana Kegiatan
Indikator Kegiatan Tindakan
1. Penyelenggaraa n hari besar agama.
Guru PAI Terselenggaranya peringatan hari besar
agama 1 kali dalam 1 tahun. Perencanaanpelaksanaan, & Koreksi & tindakan, 2.Mendorong
siswa
menerapkan ajaran agama masing-masing.
Guru PAI Peserta didik kelas IV, V & VI melaksanakan
sholat wajib. Pembiasaan
3. Penanaman perilaku akhlakul karimah siswa melalui:ucapan salam/berjabat tangan baik pada saat bertemu dengan teman maupun guru datang. Berdoa baik pada awal maupun akhir kegiatan belajar mengajar,
hormat kepada guru dan kakak kelas serta menyayangi adik kelas.
Kepala Sekolah
Dewan Guru -241 peserta didik berjabattangan denganguru peseta didik lainnya saat datang ke sekolah.
-241 peserta didik berdoa saat mengawali maupun mengakhiri pembelajan.
-Berkurangnya pertengkaran perkelahian maupun pemalakan antarpeserta didik.
4. Penyediaaan sarana dan prasarana
ibadah.
Guru PAI Tersedianya 1 buah ruang musola. Penataan ruang
5. Peningkatan transparansi pengelolaan sekolah.
Kepala Sekolah
Bendahara 15 orang pegawai sekolah, 10 orang komitesekolah mengetahui arus keuangan sekolah. Laporan tertulis padapapan pajangan, laporan lesan pada pada rapat-rapat sekolah.
6. Penanaman nilai-nilai kejujuran.
Kepala Sekolah
Dewan Guru 241 orang peserta didik mengerjakanulangan sendiri (tidak menyontek pada teman).
Pembiasaan.
7.Penanaman nilai-nilai demokrasi.
Kepala Sekolah
Dewan Guru Warga sekolah berani mengemukakanpendapat, ide, masukan/saran kepada sekolah.
Penyelenggaraan