• Tidak ada hasil yang ditemukan

DOKUMEN PERENCANAAN SKPD LAMPIRAN 1

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2017

Membagikan "DOKUMEN PERENCANAAN SKPD LAMPIRAN 1"

Copied!
4
0
0

Teks penuh

(1)

Lampiran 1. : Analisis Pilihan Strategi dan Asumsi ” Analisis SWOT ”

PLI

PLE

KEKUATAN ( S )

1. Potensi sumberdaya alam dan sumberdaya manusia yang cukup memadai.

2. Letak geografis wila-yah yang sangat stra-tegis.

3. Telah terbentuknya lembaga ekonomi pe-tani (Koperasi Primer dan Kelompok Tani) disetiap sentra Pro-duksi.

4. Kondisi agroklimat yg sangat menunjang pengembangan perke-bunan.

5. Kebijakan Pemda Pro- pinsi Sul-Sel tentang Peningkatan & Peme rataan Kesejahteraan, Perwujudan keunggu lan lokal, penguatan kelembagaan masya- rakat dan penguatan kelembagaan peme- rintah

KELEMAHAN (W)

1. Daya saing komoditas yang masih rendah

2. Struktur ekonomi ser-ta kemampuan mana-jemen dan permo-dalan petani masih rendah.

3. Sistem informasi dan komunikasi yang be-lum memadai dalam menghadapi

perdagangan bebas.

4. Lemahnya penegakan hukum dan kurang-nya jaminan keama-nan dalam berusaha maupun dalam meng-hdapi kehidupan ma-syarakat.

5. Kawasan sentra produksi belum kompak / ekonomis

(2)

PELUANG ( O )

1. Besarnya animo ma-syarakat dan dunia usaha untuk me-ngembangkan ko-moditas perkebunan.

2. Terbukanya perdaga-ngan bebas yang me-mungkinkan produk unggulan perkebunan mendapatkan pasar yang lebih luas.

3. Masih besarnya po-tensi lahan untuk pe-ngembangan komodi-tas perkebunan.

4. Permintaan pasar manca Negara terha-dap komoditas perke-bunan cukup besar.

5. Kondisi Agroklimat Sul-Sel yang Spesifik membuat keunggulan komparatif komoditas perkebunan.

Asumsi Strategi (SO)

1. Memanfaatkan sum-berdaya alam untuk memenuhi animo ma-syarakat dan dunia usaha melalui penge-lolaan sumberdaya manusia yang profe-sional.

2. Memanfaatkan letak geografis yang strate-gis untuk menunjang efektifitas dan efisi-ensi perdagangan be-bas komoditas ung-gulan perkebunan.

3. Menafaatkan kelem-bagaan petani yang terbentuk di pedesaan, untuk memenuhi per-mintaan pasar komo-ditas perkebunan yang cukup besar di manca-negara.

4. Memanfaatkan lahan yang kosong untuk pengembangan komo-ditas perkebunan de-ngan menyesuaikan kondisi agroklimat.

5. Melalui kebijakan PEMDA Propinsi Sul-Sel, maka komoditas perkebunan yang me-miliki keunggulan kom-paratif dapat ditingkat-kan produksi & Kualitasnya.

Asumsi Strategi (WO)

1. Meningkatkan Daya saing komoditas unggulan perkebunan sehubungan dengan meningkatnya animo masyarakat dan dunia usaha untuk pengembangan per-kebunan.

2. Meningkatkan Struk-tur ekonomi serta kemampuan mana-jemen dan permo-dalan petani yang masih rendah dalam rangka mengantisi-pasi perdagangan bebas.

3. Meningkatkan Sistem informasi dan komu-nikasi yang belum memadai dalam menghadapi perda-gangan bebas.

4. Menerapkan penega-kan hukum dan jami-nan keamajami-nan beru-saha dalam menge-lola potensi lahan untuk pengemb. Ko-moditas perkebunan 5. Membangun

(3)

TANTANGAN ( T )

1. Serangan hama / pe-nyakit terhadap tana-man perkebunan ma-sih banyak.

2 Ketatnya standarisasi internasional terhadap mutu produk-produk perkebunan.

3 Persaingan yang ting-gi di pasar global me-nuntut peningkatan daya saing produk.

4 Infra struktur (jalan usahatani) pada sen-tra produksi perkebu-nan kurang dan be-lum tertatah dengan baik.

5 Arus informasi global mudah mempenga-ruhi prilaku dan tata-nan kehidupan ma-syarakat.

Asumsi Strategi (TS)

1. Memanfaatkan sum-berdaya manusia yang memadai dan profess-sional untuk mengati-sipasi serangan hama penyakit tanaman per-kebunan.

2 Menata infra struktur (Jalan usaha tani) sesuai letak geografis wilayah yang sangat strategis.

3. Memanfaatkan lem-baga ekonomi petani (Koperasi Primer dan Kelompok Tani) di-setiap sentra Pro-duksi dalam rangka persaingan yang tinggi di pasar global terhadap daya saing produk.

4. Meningkatkan arus in-formasi global tentang Kondisi agroklimat yg sangat menunjang pengembangan perke-bunan.

5. Mengantisipasi ketat-nya standarisasi inter-nasional terhadap mutu produk-produk perkebunan melalui Komitmen PEMDA Sul-Sel melalui ekspan 2001.

Asumsi Strategi (WT)

1. Meningkatkan Daya saing komoditas per-kebunan melalui pe-ngendalian hama / penyakit.

2. Meningkatkan Struktur ekonomi serta ke-mampuan manaje-men dan permo-dalan petani dalam rangka persaingan yang tinggi di pasar global.

3.. Meningkatkan Sistem / arus informasi dan komunikasi dalam mempegaruhi prilaku dan tatanan kehidu-pan masyaraat meng-hadapi perdagangan bebas.

4. Menegakkan super-masi hukum dan ja-minan keamanan da-lam berusaha mau-pun dalam meng-hadapi kehidupan ma-syarakat.

(4)

Referensi

Dokumen terkait

Putar posisi knop pada posisi dan range dari DCV untuk pengukuran tegangan DC atau pada ACV untuk pengukuran tegangan AC, pada saat awal apabila ragu ragu posisikan pada range

Menyediakan baucer pembetul (Journal Voucher) untuk dihadapkan ke Jabatan Perbendaharaan dengan menyertakan penyata perbelanjaan, salinan resit perbendaharaan bagi

penyelesaian secara mediasi dimana mediasi merupakan salah satu penyelesaian wanprestasi yang dapat dipilih oleh kedua belah pihak yang bersengketa sesuai

Melihat perkembangan mengenai lembaga keuangan yang berbasis Syariah saat ini, perlu dikemukakan pandangan Zainul Arifin mantan Direktur Bank Muamalat Indonesia (1996-1999)

Keadaan fisik siswa tunagrahita dan siswa autis yang peneliti teliti tidak berbeda dengan siswa normal lainnya, tidak ada kecacatan tubuh baik dari segi pertumbuhan

Hasil eksperimen Westhuis, dkk (2001) memperlihatkan bahwa pemuncakan elevasi gelombang yang tinggi dipengaruhi oleh perbandingan amplitudo dan selisih bilangan

Sumber dhata primer saka panliten TPMB Medang, Kecamatan Glagah, Kabupaten Lamongan yaiku (1) Bapak Abdul Mutholib minangka juru kunci pasareyan mbah Boyopatih

Penerapan intervensi keperawatan pemberdayaan keluarga (family empowerment) untuk meningkatkan koping keluarga dengan diabetes militus tipe-2 masih sangat jarang dilakukan