• Tidak ada hasil yang ditemukan

PERSEPSI PEMUSTAKA TENTANG KINERJA PUSTAKAWAN PADA LAYANAN SIRKULASI DI PERPUSTAKAAN DAERAH KABUPATEN SRAGEN - Diponegoro University | Institutional Repository (UNDIP-IR)

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2017

Membagikan "PERSEPSI PEMUSTAKA TENTANG KINERJA PUSTAKAWAN PADA LAYANAN SIRKULASI DI PERPUSTAKAAN DAERAH KABUPATEN SRAGEN - Diponegoro University | Institutional Repository (UNDIP-IR)"

Copied!
4
0
0

Teks penuh

(1)

   

BAB VI

PENUTUP

A. Simpulan

Sesuai dengan tujuan penelitian mengenai persepsi pemustaka

tentang kinerja pustakawan yang bertugas di bagian layanan sirkulasi

dengan menggunakan beberapa aspek seperti aspek kehandalan, aspek

daya tanggap, aspek kompetensi, aspek kesopanan, aspek komunikasi serta

aspek keamanan. Dapat diketahui kemampuan individual pustakawan

sangat berpengaruh dengan kenyamanan pemustaka dalam memanfaatkan

layanan sirkulasi perpustakaan. Dari beberapa aspek yang penulis telah

sebutkan di atas, maka dapat ditarik simpulan sebagai berikut:

1. Persepsi pemustaka tentang kinerja pustakawan dilihat dari aspek

kehandalan, disimpulkan bahwa kinerja pustakawan dalam proses

kepengurusan prosedur pendaftaran, peminjaman, ataupun

pengembalian bahan koleksi anggota perpustakaan telah mendapatkan

apresiasi positif dari pemustaka. Hal ini diketahui melalui ketelitian

petugas dalam proses pencatatan daftar pendaftaran anggota baru

maupun peminjaman koleksi. Sedangkan dalam penataan koleksi,

adanya koleksi yang tidak tertata sesuai dengan kode rak yang tersedia

membuat informan merasa bingung. Selain hal tersebut, belum adanya

katalog penelusuran khusus untuk pemustaka membuat pencarian

koleksi lebih lama.

(2)

82   

2. Persepsi pemustaka tentang kinerja pustakawan dilihat dari aspek daya

tanggap memperoleh apresisasi yang positif dari pemustaka. Hal ini

dapat diketahui melalui respon dan kesiap sediaan pustakawan dalam

menjelaskan setiap informasi kepada pemustaka.

3. Persepsi pemustaka tentang kinerja pustakawan dilihat dari aspek

kompetensi, diperoleh simpulan bahwa kemampuan petugas dalam

aspek kompetensi masih kurang. Hal ini diketahui dalam kemampuan

pustakawan menjelaskan keberadaan koleksi berbahasa asing yang

masih dianggap kurang oleh pemustaka.

4. Persepsi pemustaka tentang kinerja pustakawan dilihat dari aspek

kesopanan, disimpulkan bahwa pustakawan sudah bersikap sabar,

ramah, bersahabat, serta sikap adil tanpa membeda-bedakan status

sosial pemustaka sehingga membuat pemustaka merasa nyaman untuk

memanfaatkan layanan sirkulasi perpustakaan.

5. Persepsi pemustaka tentang kinerja pustakawan dililhat dari aspek

komunikasi, diketahui bahwa interaksi yang dilakukan pustakawan

dengan pemustaka masih kurang. Hal ini diketahui dari jawaban

pustakawan yang terkesan acuh, serta bantuan penelusuran koleksi

yang masih dianggap kurang oleh pemustaka.

6. Persepsi pemustaka tentang kinerja pustakawan dilihat dari aspek

keamanan, disimpulkan bahwa pustakawan mempunyai sikap disiplin

(3)

83   

merasa aman dan nyaman untuk memanfaatkan layanan sirkulasi

perpustakaan.

B. Saran

Berdasarkan kesimpulan yang telah dikemukakan diatas, saran

yang dapat penulis sampaikan sebagai masukan bagi kinerja pustakawan

ialah sebagai berikut:

1. Perlu adanya penataan koleksi yang sesuai dengan kode rak di layanan

sirkulasi, sehingga pemustaka dapat dengan mudah mencari koleksi

yang dibutuhkan.

2. Perlu adanya alat pendukung kinerja pustakawan, seperti katalog

penelusuran (OPAC), sehingga kelancaran kinerja pustakawan dapat

dilakukan secara maksimal serta penambahan kunci loker untuk

layanan sirkulasi perpustakaan.

3. Perlunya komunikasi yang lebih harmonis dalam pelayanan

pustakawan, sehingga pemustaka tidak merasa sungkan untuk bertanya

kepada petugas jika pemustaka tersebut merasa bingung dalam

mencari koleksi.

4. Perlu adanya peningkatan pengetahuan dan wawasan kepustakaan bagi

setiap pustakawan, seperti ketrampilan mengoperasikan software

perpustakaan dan ketrampilan mengoperasikan sistem informasi

(4)

84   

5. Berkenaan dengan sikap pustakawan dalam berinteraksi dengan

pemustaka, pustakawan harus memiliki pribadi yang prima, yaitu

pustakawan harus berpenampilan ramah, sopan, penuh hormat,

meyakinkan, rapi, tampil ceria dan berupaya untuk menyenangkan

orang lain.

Dalam penelitian ini, peneliti masih merasa banyak kekurangan

dan keterbatasan. Oleh karena itu, peneliti berharap akan ada penelitian

selanjutnya mengenai kinerja pustakawan, sehingga penelitian ini akan

lebih sempurna bagi pembaca selanjutnya.

Referensi

Dokumen terkait

Persepsi mahasiswa tentang media pendidikan pemustaka yang digunakan.. oleh pustakawan untuk menyampaikan pendidikan pemustaka dirasa

Grafik 5.8 Persepsi Pemustaka Terhadap Penataan Koleksi Layanan Deposit yang dapat Memudahkan Pencarian Informasi

Persepsi pemustaka terhadap tampilan layanan deposit menunjukkan bahwa sebesar 52,6% mempersepsikan penataan eksterior dan interior ruang layanan deposit cukup

tertentu lainnya. Proses analisis yang digunakan dalam penelitian ini ialah.. 242) yaitu melalui proses reduksi data, penyajian data, penarikan. simpulan

Dari hasil penelitian dan pembahasan mengenai persepsi pemustaka pada layanan sirkulasi (umum atau dewasa) di Perpustakaan Daerah Jawa Tengah, maka penulis

Dari hasil penelitian dan pembahasan mengenai persepsi pemustaka pada layanan sirkulasi (umum atau dewasa) di Perpustakaan Daerah Jawa Tengah, maka penulis

Berdasarkan hasil analisis data mengenai persepsi pemustaka terhadap kinerja pustakawan di Perpustakaan SMA Negeri 1 Slawi pada bab sebelumnya, dapat disimpulkan

Dapat disimpulkan bahwa terdapat hubungan yang signifikan antara persepsi pemustaka tentang layanan sirkulasi mandiri dengan tingkat kepuasan pemustaka di Perpustakaan