Keamanan Wireless
Presentasi
Wifi menggunakan
gelombang radio pada
frekuensi milik umum
yang bersifat bebas
digunakan oleh semua
kalangan dengan
batasan batasan
tertentu. Setiap wifi
memiliki area jangkauan
tertentu tergantung
power dan antenna
yang digunakan. Tidak
mudah melakukan
pembatasan area yang
dijangkau pada wifi.
Wireless Security merupakan
salah satu sistem keamanan
jaringan yang terdapat pada
jaringan nirkabel atau jaringan
tanpa kabel ( Wi-fi ), semakin
banyaknya kebutuhan akan akses
internet, membuat para penyedia
jasa layanan Wi-fi seperti warnet
atau Internet Hotspot semakin
was - was dengan adanya
Jenis Serangan WLAN
a). Jamming
b). Passive attacks (eavesdropping)
Jamming
“Denial of Service Attack/ DOS Attack” mudah untuk diterapkan ke
dalam jaringan wireless. Dimana penyerang membangkitkan satu frekuensi yang sama dengan frekuensi WLAN dengan daya (power) yang lebih besar daripada daya WLAN eksisting. Dengan demikian sistem WLAN seolah-olah mendapatkan noise yang besar dari luar sehingga komunikasi antara AP dan client tidak bisa dilakukan
(terputus
Disamping itu penyerang juga bisa memanfaatkan hardware standard
Passive attacks (eavesdropping)
Passive attacks merupakan teknik yang paling simple dilakukan oleh
seorang penyusup (intruder). Cukup komputer atau PDA yang telah dilengkapi dengan WLAN card, penyusup dapat melakukan passive attacks. Agar penyusup tidak mudah diketahui oleh admin WLAN, maka jarak (lokasi) penyusup dengan jaringan WLAN harus cukup jauh. Hal tersebut dapat dilakukan dengan menambahkan antena directional yang disambungkan dengan WLAN card di komputer penyusup.
Bagi admin jaringan WLAN eksisting, penyusup dengan kategori ini
tidak terlalu berbahaya karena tidak merusak jaringan. Namun bagi perusahaan akan sangat merugikan karena akan mengetahui
Active attacks
Active attacks lebih berbahaya dibanding dengan passive attacks.
Disamping bertujuan untuk masuk ke jaringan WLAN, attacker akan berusaha mengambil confiential data bahkan mungkin merusak
jaringan. Attaker akan mengoprek sampai ke level admin jaringan WLAN sehingga dapat melakukan perubahan konfigurasi layaknya seorang admin. Dampaknya dari tipe attaker tidak sebatas pada jaringan WLAN saja, namun bisa melebar ke seluruh jaringan
Jenis-Jenis Pengamanan Wireless
1. WEP ( Wired Equivalent Privacy )
Kelebihan WEP - User lebih mudah menggunakan tipe kemanan
jaringan ini karena akan secara otomatis masuk ke jaringan dengan hanya memasukan Username dan Password.
Jenis-Jenis Pengamanan Wireless
2. Wi-Fi Protected Access ( WPA )
Kelebihan WPA - Enkripsi data yang digunakan adalah Temporal Key Integrity Protocol (TKIP). enkripsi yang digunakan masih sama dengan WEP yaitu RC4, karena pada dasarnya WPA ini merupakan perbaikan dari WEP dan bukan suatu level keamanan yang benar – benar baru, walaupun beberapa device ada yang sudah mendukung enkripsi AES yaitu enkripsi dengan keamanan yang paling tinggi.
Kelemahan WPA - Kelemahan WPA sampai saat ini adalah proses
kalkulasi data yang lama. Dengan kata lain, proses transmisi data akan menjadi lebih lambat di bandingkan jika kita menggunakan protokol
Jenis-Jenis Pengamanan Wireless
3. Wifi Protected Access II ( WPA2 )
WPA2 Personal
WPA2 personal menggunakan metode Pre-Shared Key sebagai passwordnya, namun bisa di sadap dengan metode dictionary
attack/brute force attack. Karena itu WPA2 personal ini tidak cocok digunakan untuk sistem pengamanan perusahaan besar.
WPA2 Enterprise
WPA2 enterprise memiliki 3 bagian utama, yaitu suppicant (client),
Jenis-Jenis Pengamanan Wireless
4. MAC Filter
Kelemahan MAC - MAC Address bisa di ketahui dengan software
5. Menyembunyikan SSID
SSID disembunyikan dengan maksud agar hanya yang mengetahui SSID yang dapat terhubung ke jaringan tertentu. Hal ini tidak sepenuhnya
benar karena SSID tidak dapat disembunyikan secara sempurna.