PERBANDINGAN KEEKONOMIAN ANTARA DESAIN ULANG ELECTRIC SUBMERSIBLE PUMP (ESP) DAN PENGGUNAAN SUCKER ROD PUMP (SRP) DI SUMUR ALK-20 LAPANGAN-X
Teks penuh
Gambar
Dokumen terkait
Penerapan Unit ESP dengan pompa tipe REDA DN1750, 124 stage pada Sumur Beta- 20 tidak tepat, berhubung laju alir total berada jauh dibawah optimum range pompa (downthrust)
Metode pemakaian Pompa Angguk atau Sucker Rod Pump (SRP) digunakan apabila suatu sumur minyak sudah tidak dapat lagi mengangkat fluida dari dasar sumur ke atas permukaan secara
Desain ulang yang di sarankan untuk Electric Submergible Pump yang sesuai dengan produktivitas sumur ”X” menggunakan metode yang pertama yaitu dengan PSD Berubah, Tipe
Pada Sumur Beta-20 unit ESP yang terpasang menggunakan tipe Reda DN1750 60Hz dengan optimum range berkisar antara 1200 hingga 2050 BFPD, dimana berdasarkan hasil tes produksi
Pompa pada rangkaian Electrical Submer-sible Pump dibuat dengan stage bertingkat, dan setiap stage terdiri dari satu impeller yang dikunci dengan shaft yang merupakan bagian
Hasil penentuan laju yang diharapkan selanjutnya digunakan dalam perhitungan perencanaan peralatan Electric Submersible Pump yang meliputi pompa, motor, kabel, transformer dan
Hasil validasi dengan simulasi pada pipesim software tidak menunjukan perbedaan yang signifikan dan pemasangan pompa ESP meningkatkan produksi fluida dari 245.4 BFPD menjadi 773.9 BFPD,
Productivity Index PI merupakan suatu besaran yang menunjukkan kemampuan berproduksi dari suatu lapisan dalam suatu formasi, dimana secara definisi merupakan perbandingan laju produksi