GURUKU
Saya sering sekali menemui guru yang memiliki perilaku seperti yang disebutkan dalam pilar-pilar pendidikan baik di SD, SMP, maupun SMA. Walaupun seiring jalan ada pula guru yang tidak pantas di contoh bahkan sama sekali tidak memiliki satupun sifat dari pilar-pilar pendidikan, Alhamdullilah jumlahnya sangat sedikit di bandingkan sosk guru yang baik. Saya akan menceritatakan sosok seorang guru yang amat saya kagumi semasa SMA yang pernah menjadi wali kelas saya di kelas 11 dan berita yang amat
menggembirakan saat kelas 12 saya masih bisa merasakan proses belajar-mengajar bersama beliau. Dra.Hj. Budi Utami lahir di banyumas, 12 agustus 1967, motto hidupnya adalah “berpikir positifdan optimis. Hal yang saya kagumi dari beliau banyak sekali, salah satunya adalah bisa membedakan kewajiban saat menjadi walikelas dan saat
menjadi guru yang tugasnya mengajar. Baru kali ini saya menemui walikelas yang sangat perhatian,rajin dan sangat dekat dengan murid-muridnya, beliau sering menemani kami saat kerjabakti ataupun mendekor kelas pada saat hari libur dan membawa anak yang paling kecil untuk berkenalan dengan kami.Sifatnya yang keibuan dan penuh kasih saying yangmembuat kita enggan kehilangan sosok walikelas seperti ini. Tapi berbeda lagi suasana yang beliau berikan saat proses belajar mengajar di kelas yang kondusif, serius tapi tetap nyaman. Kewibawaan, bersahaja, kasih sayang, menguasai materi dan memiliki fasilitas yang lengkap untuk keberlangsungan belajar. Dan tanggung jawabnya yang tak pernah lepas saat ada muridnya yang tidak mengerti bahkan remedial saat ulangan, beliau membuat persiapan untuk murid yang remedial yaitu pembelajaran kembali materi yang diremedialkan sampai tuntas. Sifat inilah yang membuat kami segan untuk melanggar kesepakatan yang telah dibuat. Dan semoga saya bisa menjadi sosok guru seperti ini. (amin)