• Tidak ada hasil yang ditemukan

Laporan Pendahuluan L P YYN

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2018

Membagikan "Laporan Pendahuluan L P YYN"

Copied!
18
0
0

Teks penuh

(1)

BAB I

PENDAHULUAN

1.1. Umum

1.1.1 Pekerjaan Fisik Penguatan Tebing Sungai Tinombo Desa Dusunan Kab. Parigi Moutong.

Sebagian besar pemukiman yang berada ditepi pantai sering mengalami genangan air apabila terjadi hujan dan pasang surutnya air laut, Hal semacam ini diakibatkan oleh kondisi topografinya yang cenderung datar sehingga aliran air akibat hujan sulit mengalir kedaerah yang lebih rendah.

Permasalahan pokok yang dijumpai adalah:

 Penurunan kualitas lingkungan  Genangan akibat banjir

Talud memiliki kegunaan sebagai pelindung pinggran sungai dan juga melindungi pinggiran sungai dari gerusan yang dapat mengakibatkan longsor, selain itu Talud juga dapat meredam kecepatan air sungai saat terjadi banjir. pinggiran sungainya mulai tergerus dan meluas di takutkannya jika tidak segera di antisipasi akan mengakibatkan longsor.

Antisipasi terhadap masalah-masalah ini memang mendapat

tanggapan positif dari pemerintah dengan rencana pekerjaan fisik pekerjaan penguatan Tebing Sungai Tinombo Kab. Parigi Moutong.

(2)

1.2. Data Kontrak Pengawasan

a. Nama Konsultan : CV. SARANA STRUKTUR b. Nomor Kontrak : 826.c/Und.03/PJ-BPBD/2017 c. Tanggal Kontrak : 18 September 2017

d. Nilai Kontrak :

e. Nomor Spmk/mob : 826.c/Und.03/PJ-BPBD/2017 f. Tanggal Spmk/mob : 18 September 2017

g. Nama Site Engineer’s : RAMLY AHMAD, ST h. Tanggal Mobilisasi :

-i. Tanggal Demobilisasi :

-1.3. Data kontrak fisik

1.3.1 Pekerjaan Fisik Penguatan Tebing Sungai Tinombo Desa Dusunan Kab. Parigi Moutong.

a. Lokasi Kegiatan : Desa Dusunan Kab. Parigi Moutong b. Nama Kontraktor : CV. SINAR MUTIARA INDAH c. Nomor Kontrak : 627/BAPPHP/BID.III/2017 d. Tanggal Kontrak : ...

e. Tanggal Spmk : ...

f. Nilai Kontrak : Rp. 1.124.927.000,00 g. Waktu Pelaksanaan : 120 Hari Kalender h. Rencana Pho :

-i. Rencana Fho :

-1.4. Tujuan survey pendahuluan

1.4.1 Pekerjaan Fisik Penguatan Tebing Sungai Tinombo Desa Dusunan Kab. Parigi Moutong.

(3)

mengenai tipe dan ukuran luasan rencana pekerjaan. Tujuan dilakukan survey adalah meliputi:

1. Menentukan perkembangan dari kerusakan sungai. 2. Mengindentifikasi dan mencatat kerusakan sungai.

3. Mengindentifikasi dan mencatat lokasi penempatan saluran talud penahan tebing.

(4)

1.5. Jadwal pelaksanaan pengawasan

Satuan Kerja : Badan Penanggulangan Bencana Daerah Propinsi Sulawesi Tengah

Pekerjaan : Pengawasan Pekerjaan Penguatan Tebing Sungai Tinombo Desa Dusunan, Kab. Parigi Moutong L o k a s i : Desa Dusunan, Kab. Parigi Moutong

(5)

BAB II

HASIL SURVEY

PENDAHULUAN

2.1. Kondisi Umum Lapangan

2.1.1 Pekerjaan Fisik Penguatan Tebing Sungai Tinombo Desa Dusunan Kab. Parigi Moutong.

Berdasarkan hasil identifikasi lapangan kondisi existing lokasi pemukiman desa Dusunan belum memiliki talud Penahan ombak yang permanen. Dengan kondisi seperti itu mengakibatkan banyak genangan pada daerah-daerah yang rendah, maka dari itu perlu dilakukan pekerjaan talud Penahan ombak secara permanen sebagai upaya penanggulangan genangan air pada daerah yang rendah.

Rencana penanganan pekerjaan talud sesuai dengan gambar rencana.

1) Pekerjaan talud pasangan batu

2.2. Kesiapan Kontraktor 2.2.1. Peralatan

a. Pekerjaan Fisik Penguatan Tebing Sungai Tinombo Desa Dusunan Kab. Parigi Moutong.

No Jenis Peralatan Satua

n Jumlah Keterangan

1 Excavator unit 1 Ada 2 Dump Truck unit 1 Ada

2.2.2. Material

(6)
(7)

BAB III

proses pengamatan dari seluruh bagan organisasi untuk menjamin agar semua pekerjaan yang dilaksanakan berjalan sesuai dengan rencana, ketentuan dan kebijaksanaan yang ditetapkan.

Secara lebih spesifik untuk bidang jalan adalah usaha untuk mengontrol, mengawasi dan membimbing atau menuntun pelaksanaan agar betul-betul memenuhi persyaratan-persyaratan teknis yang disebutkan didalam kontrak dengan disertai kewenangan membedakan petunjuk untuk tindakan turun tangan.

beberapa sifat pengawasan yang belaku umum adalah: 1).Preventif :

(8)

Lingkup kegiatannya meliputi menentukan :

a) Sistim komparatif yaitu membandingkan kemajuan pekerjaan dengan rencana serta laporan-laporan hasil pelaksanaan dengan rencana

b) Sistim verifikatif yaitu merumuskan prosedur pemeriksaan dljabarkan, menyusun laporan untuk setiap pemeriksaan diteruskan pptk, meneliti dan mempelajari laponan-laporan

c) Sistim inspektif yaitu mengecek kebenaran laporan, memberikan koreksi, memberikan kejelas tentang pelaksanaan

d) Sistim investigatif, lebih bersifat pada penelitian terhadap dugaan adanya penyimpangan.

3.2. Tugas dan fungsi pengawas

Secara umum kegiatan konsultan pengawas, yang lebih dikenal sebagai engineer representative (karena mendampingi peran pembantu pptk) adalah membantu pptk dalam tugas-tugas teknis dilapangan

Pemeriksaan kualitas pekerjaan tanah, terutama untuk tanah dasar, apakah itu tanah asli, timbunan atau galian, ditekankan pada faktor-faktor terpenting yang akan mempengaruhi karakteristik bahan tanah, antara lain : gradasi, kadar air, keseragaman bahan, kestabilan, daya dukung dan metoda pelaksanaan yang digunakan. pengujian dilapangan maupun dilaboratorium dilakukan untuk memperoleh mutu yang disyaratkan di spesifikasi, melalui sejumlah contoh uji. test bahan yang penting dilakukan untuk bahan pekerjaan pasangan.

3.3. Personil konsultan

Sesuai dengan kontrak yang telah ditandatangani maka praktis tugas sebagai team supervisi telah berjalan sehingga dapat mengumpulkan data administrasi seperti kontrak fisik dan pre construction meeting bersama pptk, kontraktor dan seluruh team yang ada yang tercantum dalam surat mobilisasi dengan personil sebagai berikut :

(9)

2 SURYADI BENNU Inspector

3.4. Layanan Konsultan Tugas - Tugas Konsultan

Menyadari bahwa salah satu kunci suksesnya suatu pekerjaan adalah ketersediaan tenaga professional yang berpengalaman pada bidang yang akan dilaksanakan dan familier dengan aturan-aturan yang berlaku, selain faktor penguasaan materi pekerjaan yang akan ditangani, para professional staf juga harus mempunyai tingkat manejerial yang tinggi khususnya dalam hal mengelola sumber daya manusia yang ada, termasuk dapat hubungan kerjasama yang baik dengan pihak pemilik pekerjaan. Konsultan menjamin bahwa tugas dan kewajiban tim pengawas teknis mencakup akan tetapi tidak terbatas pada hal-hal sebagai berikut :

(a) Membantu pemimpin kegiatan dalam melaksanakan tugas dan kewajibannya dalam mengendalikan pelaksanaan pekerjaan agar dapat diselesaikan sesuai dengan desain, persyaratan dan ketentuan-ketentuan yang tercantum dalam dokumen kontrak serta jadwal kontrak dan jadwal waktu pelaksanaan yang telah ditetapkan.

(b) Membantu pemimpin kegiatan dalam memahami dan melaksanakan ketentuan-ketentuan hukum yang tercantum dalam dokumen kontrak, terutama sehubungan dengan pemenuhan kewajiban dan tugas kontraktor.

(c) Menyiapkan rekomendasi sehubungan dengan “contract change order” dan “addenda” sehingga perubahan-perubahan kontrak yang diperlukan dapat dibuat secara optimal dengan mempertimbangkan aspek dana yang tersedia.

(d) Membantu melaksanakan pengumpulan data oleh kontraktor di lapangan yang diperlukan secara terperinci untuk mendukung peninjauan desain (review design), menyusun perhitungan desain, membuat gambar desain dan menyiapkan perintah-perintah kepada kontraktor sehingga perubahan desain dapat dilaksanakan.

(10)

volume dan pembayaran berdasarkan ketentuan yang tercantum dalam dokumen kontrak.

(f) Melaporkan kepada pemimpin kegiatan semua masalah yang berhubungan dengan pelaksanaan pekerjaan termasuk keterlambatan pencapaian target fisik, serta usaha-usaha penanggulangan dan memenuhi semua ketentuan dan persyaratan yang telah ditentukan. konsultan harus memberitahukan secara tertulis kepada kontraktor atas adanya penyimpangan-penyimpangan dari ketentuan dan persyaratan, baik mutu maupun volume bahan pekerjaan dan copy surat-surat pemberitahuan tersebut harus disampaikan kepada pemimpin kegiatan dan diarsipkan dengan baik.

(h) Melakukan pemeriksaan dan persetujuan agar gambar-gambar terlaksana “as built drawing” yang menggambarkan secara terperinci serta bagian pekerjaan yang telah dilaksanakan oleh kontraktor, serta membantu pemimpin kegiatan meneruskan gambar-gambar tersebut kepada sub din prasarana jalan.

(i) Membantu pemimpin kegiatan menyusun laporan bulanan tentang kegiatan pelaksanaan pekerjaan untuk dilaporkan kepada direktorat jenderal bina marga.

(j) Membantu pemimpin kegiatan dalam melaksanakan “provisional hand over” dan final hand over”, terutama dalam penyusunan daftar kerusakan dan penyimpangan yang perlu diperbaiki.

(11)

Berdasarkan hal tersebut diatas maka di bawah ini akan diuraikan tugas dan tanggung jawab personil sesuai dengan bidang keahlian atau jabatan yang nantinya diemban oleh personil yang bersangkutan.

(a) Site Engineer

Site Engineer adalah pendidikan sarjana Teknik Pengairan berpengalaman di bidang pengairan mengetahui dengan baik proses pengawasan teknis dengan segala permasalahannya sudah terbiasa dan bisa mengatasinya dengan solusi yang diterima semua pihak dalam pengawasan ini Site Engineer sebagai ketua tim konsultan pengawas yang bertanggung jawab langsung kepada pejabat pembuat komitmen.

kewajiban dan tugas-tugas site engineer akan meliputi, namun tidak terbatas pada hal-hal tersebut dibawah ini :

 merencanakan, mengkoordinasi dan mengendalikan semua

kegiatan dan personil yang terlibat dalam pekerjaan ini sehingga pekerjaan dapat diselesaikan dengan baik serta mencapai hasil yang diharapkan.

mengawasi dan meneliti dari semua pengukuran/rekayasa lapangan

yang dilakukan oleh kontraktor dengan maksud agar pemimpin kegiatan memungkinkan untuk menentukan hal-hal yang diperlukan menyangkut pekerjaan pengembalian kondisi dan pemeliharaan rutin serta rekayasa terperinci lainnya untuk pekerjaan utama.

 Memberikan rekomendasi terhadap Inspector untuk mengawasi

kinerja kontraktor di lapangan, agar pekerjaannya dapat mencapai sasaran yang ditetapkan.

(12)

Inspector dalam pengawasan ini mengawasi serta memberikan rekomendasi atas jadwal pelaksanaan pekerjaan kontraktor untuk pelaksanaan harian serta setiap rencana atau program-program serupa yang dianjukan oleh kontraktor. Selain itu inspektor mengawasi kualitas pekerjaan untuk menjamin bahwa, pekerjaan dilaksanakan sesuia dengan dokumen kontrak.

kewajiban dan tugas-tugas Inspector akan meliputi, namun tidak terbatas pada hal-hal tersebut dibawah ini :

melaksanakan pengawasan yang terus menerus atas pelaksanaan

pekerjaan termasuk secara teratur memeriksa pekerjaan pada semua lokasi pekerjaan di lapangan dimana pekerjaan konstruksi sedang dilaksanakan serta memberikan penjelasan tertulis kepada kontraktor dengan maksud agar menjadi jelas apa yang sebenarnya dituntut dalam pekerjaan tersebut bila dalam kontrak hanya dinyatakan umum.

mengawasi dan memeriksa pembuatan gambar terlaksana/

terpasang (as built drawing) dan mengupayakan agar semua gambar tersebut dapat diselesaikan sebelum penyerahan pertama pekerjaan.

memeriksa dengan teliti setiap gambar-gambar kerja dan analisa/

perhitungan konstruksinya atau kuantitasnya yang dibuat oleh kontraktor sebelum pelaksanaan.

membuat laporan bulanan dan triwulan mengenai kemajuan fisik

(13)

memberi keterangan lengkap, termasuk sketsa-sketsa yang benar

serta perhitungan yang diperlukan oleh pemimpin kegiatan sebagai bahan untuk mengeluarkan perintah perubahan pekerjaan.

menyusun/memelihara arsip korespondensi proyek, laporan

mingguan, bagan kemajuan pekerjaan, pengukuran dan lain-lain.

menjamin bahwa kontraktor memahami isi dokumen kontrak

secara benar, melaksanakan pekerjaannya sesuai spesifikasi serta gambar-gambar dan menerapkan teknik pelaksanaan konstruksi yang tepat/cocok dengan keadaan lapangan untuk berbagai macam kegiatan pekerjaan.

membuat rekomendasi kepada pemimpin kegiatan untuk menerima

atau menolak pekerjaan atau material yang mutunya diragukan.

mencatat kemajuan setiap hari yang dicapai kontraktor pada

lembar rencana kemajuan pekerjaan (progress schedule) yang telah disetujui.

memeriksa dengan teliti semua kuantitas hasil pengukuran setiap

pekerjaan yang telah selesai yang disampaikan oleh inspector

menjamin bahwa sebelum kontraktor diijinkan melaksanakan

pekerjaan berikutnya, maka pekerjaan-pekerjaan sebelumnya yang akan tertutup atau menjadi tidak tampak harus sudah diperiksa/ diuji dan sudah memenuhi persyaratan dokumen kontrak.

membuat rekomendasi kepada pemimpin kegiatan untuk menerima

atau menolak pekerjaan dan material.

(14)

3.5. Jadwal penugasan konsultan

Satuan Kerja : Badan Penanggulangan Bencana Daerah Propinsi Sulawesi Tengah

Pekerjaan : Pengawasan Pekerjaan Penguatan Tebing Sungai Tinombo Desa Dusunan, Kab. Parigi Moutong L o k a s i : Desa Dusunan Kab. Parigi Moutong

(15)

3.6. Struktur Organisasi Pengawasan

Satuan Kerja : Badan Penanggulangan Bencana Daerah Propinsi Sulawesi Tengah

Pekerjaan

:

Pengawasan Pekerjaan Penguatan Tebing Desa Dusunan Kab. Parigi Moutong

L o k a s i : Desa Dusunan Kab. Parigi Moutong Tahun Anggaran : 2017

3.7. Metode Kerja Konsultan

Secara umum pekerjaan pengawasan teknis adalah suatu kegiatan pengawasan atau controling seluruh kegiatan konstruksi yang telah dikontrakkan, mulai dari prosedur kerja sampai kepada hasil akhir serta kontrol administrasi pekerjaan tersebut. adapun kontrol-kontrol mendasar yang dilaksanakan melalui langkah-langkah sebagai berikut :

Pematokan dan kontrol topografis untuk menjamin bahwa proyek

dilaksanakan sesuai dengan alignment dan grade yang telah direncanakan.

CV. SARANA STRUKTUR Engineering Consultant HAWATI HAMRUN,SE

Direktur

SUARDI, ST Site Engineer

SURYADI BENNU

(16)

Kontrol bahan untuk menjamin bahwa material yang digunakan dalam

pelaksanaan pekerjaan memenuhi rencana dan spesifikasi.

Kontrol terhadap prosedur pelaksanaan untuk menjamin bahwa

metode yang digunakan dalam melakukan pekerjaan telah diselesaikan dan memberi hasil sesuai dengan rencana dan spesifikasi.

Kontrol teknis untuk menjamin bahwa setiap penyesuaian desain dan

prosedur pelaksanaan yang dibutuhkan berdasarkan dari rencana yang ada, atau karena perubahan keadaan lapangan yang tidak memungkinkan, telah dilakukan dengan baik dari segi teknis dan ekonomis.

Kontrol finansial untuk menjamin bahwa seluruh pembayaran kontrak

benar-benar dilakukan berdasarkan pekerjaan yang telah dilaksanakan atau dengan material yang terkirim. dan untuk menjaga biaya akhir proyek tetap terkontrol dan memenuhi rencana anggaran/kontrak dan variasi-variasi yang telah disetujui.

Kontrol schedule untuk mengingatkan kontraktor agar menepati

jadwal kerja yang telah disetujui, dan

Kontrol kontrak untuk menjamin bahwa kondisi kontrak telah dipenuhi

dan kemungkinan adanya klaim atu keberatan sebagaimana yang dijelaskan dalam ketentuan kontrak.

3.7.1 Pertemuan dan Pelaporan. (a) Rapat Lapangan

site engineer bersama-sama dengan staf di lapangan mengadakan rapat lapangan secara teratur setiap minggu atau apabila diperlukan dengan kontraktor.

rapat ini membahas antara lain :

- penerimaan atau penolakan dari bagian pekerjaan yang telah

dilakukan.

- jadwal kerja kontraktor

- pekerjaan-pekerjaan sementara (b) Rapat Gabungan

(17)

dimasukkan dalam laporan, masalah-masalah dalam pekerjaan, kemajuan pekerjaan kontraktor dan masalah-masalah keuangan.

(c) Buku Harian Lapangan

site engineer harus menyimpan satu tembusan buku harian lapangan untuk tiap-tiap hari kerja di kantor lapangan.

buku harian lapangan berisikan minimal :

- cuaca

- pekerjaan utama yang diselesaikan, diterima atau ditolak

- instruksi tertulis yang diberikan kepada kontraktor

- masalah yang terjadi/dihadapi - rapat lapangan

- temu resmi/inspeksi dinas. (a) Pelaporan

Laporan-laporan yang diserahkan oleh konsultan meliputi :

a. Laporan pendahuluan

b. Laporan bulanan

(18)

BAB IV

KOMENTAR DAN

REKOMENDASI

4.1. Komentar

Berdasarkan hasil identifikasi lapangan kondisi existing Penguatan Tebing Sungai Tinombo Desa Dusunan, Kab. Parigi Moutong memiliki bahan dasar yang berpasir. Dengan kondisi seperti itu mengakibatkan banyak grusan pada daerah-daerah yang mengalami tikungan yang cukup tajam. Untuk mengantisipasi permasalahan tersebut diatas maka perlu diproteksi dengan dilakukannya pembuatan tanggul sebagai upaya penanggulangan yang memiliki sifat sementara pasca bencana alam.

4.2. Rekomendasi

Referensi

Dokumen terkait

HST, Pekerjaan Pengawasan Teknis Kegiatan Pembangunan Konstruksi Perkuatan Tebing Sungai Tahun Anggaran 2013 menyatakan Seleksi Gagal. Dokumen Lelang BAB II Pasal 33

Pekerjaan : Pengadaan Peralatan Pendidikan Jasmani Olahraga dan Kesehatan SD Lokasi : Kab. PUTRA MI

Sehubungan dengan akan dilaksanakannya Klarifikasi dan Negosiasi Teknis dan Biaya untuk paket pekerjaan Pengawasan Pembangunan Pengaman Tebing Sungai Krueng Babahrot Gp. Pante

Sehubungan dengan akan dilaksanakannya Klarifikasi dan Negosiasi Teknis dan Biaya untuk paket pekerjaan Pengawasan Pembangunan Tanggul Pengaman Tebing Sungai Kr. Beukah (Tahap

Pekerjaan Pengawasan Teknik Pembangunan Jalan Di Kabupaten Inhil Paket I Lokasi Tersebar di

Nama Paket Pekerjaan : Belanja Jasa Konsultasi Pengawasan Belanja Modal Pengadaan Aula dan Ruang Serba Guna. Lokasi :

Sehubungan dengan hasil evaluasi dokumen kualifikasi saudara, perihal Penawaran Pekerjaan Kegiatan RR Penguatan Tebing Sungai Sembakung Desa Naputi RT 01 Kecamatan Tulin Onsoi ,

Kegiatan : Pembangunan Gedung Kantor Pekerjaan : Pengawasan Kantor DPPKAD.. Lokasi : Desa Bora Kecamatan Sigi