• Tidak ada hasil yang ditemukan

Laporan Resmi Mineral Optik

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2021

Membagikan "Laporan Resmi Mineral Optik"

Copied!
135
0
0

Teks penuh

  • Sekolah: Universitas
  • Mata Pelajaran: Geologi
  • Topik: Laporan Resmi Mineral Optik
  • Tipe: praktikum
  • Tahun: 2023
  • Kota: Indonesia

I. Pendahuluan

Laporan ini membahas analisis mineral optik yang dilakukan melalui pengamatan sayatan tipis batuan. Analisis ini penting karena sifat fisik dan perilaku mineral dalam batuan tidak dapat diamati secara megaskopis di lapangan. Mineral yang dianalisis termasuk batuan beku, sedimen, dan metamorf. Alat utama yang digunakan adalah mikroskop polarisasi, yang memungkinkan pengamatan sifat optis mineral dan petrografi batuan. Dengan menggunakan alat ini, mahasiswa diharapkan dapat mengidentifikasi mineral dan batuan serta memahami analisis petrografi.

1.1. Latar Belakang

Analisis sayatan tipis batuan dilakukan untuk memahami sifat fisik dan komposisi mineral yang tidak dapat diobservasi di lapangan. Proses ini melibatkan penggunaan mikroskop polarisasi untuk menganalisis berbagai jenis batuan, termasuk batuan beku, sedimen, dan metamorf. Dengan alat ini, sifat optis mineral dapat diidentifikasi, yang sangat penting dalam studi geologi dan petrografi.

1.2. Maksud dan Tujuan

Praktikum ini bertujuan untuk memberikan pemahaman kepada mahasiswa tentang cara menganalisis sifat optis mineral melalui pengamatan nikol sejajar dan nikol silang. Dengan demikian, mahasiswa dapat mengidentifikasi mineral dan batuan dalam sayatan tipis serta memahami analisis petrografi dari berbagai jenis batuan.

1.3. Metode Penulisan

Metode penulisan laporan ini didasarkan pada materi praktikum mineral optik dan petrografi, serta pemahaman dari pemeriksaan tekstur, komposisi mineral, dan struktur batuan. Melalui studi pustaka, informasi yang relevan dikumpulkan untuk mendukung analisis dan penulisan laporan.

II. Dasar Teori

Dasar teori dalam laporan ini mencakup pemahaman tentang alat dan metode yang digunakan dalam analisis mineral optik. Mikroskop polarisasi adalah alat utama yang digunakan untuk mengamati sifat optis mineral di bawah kondisi tertentu. Penggunaan alat ini sangat penting untuk mendapatkan informasi yang akurat mengenai mineral dan batuan.

2.1. Pengenalan Alat

Mikroskop polarisasi adalah alat yang digunakan untuk analisis mineral optik. Terdapat beberapa jenis mikroskop polarisasi, baik yang binokuler maupun trilokuler, yang memungkinkan pengamatan yang lebih mendalam terhadap sayatan tipis batuan. Alat ini mengandalkan pencahayaan dan lensa polarizer untuk memfasilitasi analisis mineral dengan akurasi tinggi.

2.2. Mineral Optik

Mineral optik merujuk pada analisis sifat optis mineral di bawah mikroskop polarisasi. Setiap mineral memiliki sistem kristal dan sifat optis yang unik, yang dapat diobservasi melalui pengamatan nikol sejajar dan nikol silang. Ini memungkinkan identifikasi mineral berdasarkan karakteristik optiknya yang berbeda.

2.3. Sifat Optis Mineral

Sifat optis mineral meliputi berbagai parameter seperti relief, pleokroisme, dan birefringence. Pengamatan dilakukan pada posisi nikol sejajar dan silang untuk mendapatkan informasi yang akurat tentang sifat-sifat ini. Sifat-sifat ini sangat penting dalam identifikasi mineral dan analisis petrografi.

Referensi Dokumen

  • Introduction to Optical Mineralogy ( W.D. Nesse )
  • Petrography ( William, et al )
  • Ore Microscopy & Ore Petrography ( Craig and Vaughan )
  • Ore Minerals and Their Intergrowths ( Ramdohr )

Gambar

Gambar 10. Sifat optis relief tinggi pada mineral olivin (atas) dan relief rendah (bawah)  yang diamati pada posisi nikol sejajar
Gambar 20. Warna birefringence plagioklas pada berbagai kedudukan sudut pemadalam  dalam suatu sayatan tipis
Gambar 24. Kembarran sederhana Carlsbad, Polisintetik albit dan Pericline pada  Plagioklas
Gambar 27. Contoh singkapan yang direkomendasikan untuk pengambilan contoh  batuan; yaitu pada lokasi penambangan (quarry)
+7

Referensi

Dokumen terkait

Foto Megaskopis Granit dengan Kondisi Segar dari Litodem Fine-Grain Granit Klabat pada LP 24 .... Foto Sayatan Tipis Petrografi Granit Lapuk pada Lokasi Pengamatan

Berdasarkan hasil analisis petrografi dari conto sayatan tipis (thin section), maka litologi penyusun batuan sumur SR-1 terdiri dari lava berjenis Andesit dan Tufa yang

Pada proses pemotongan sampel, hendaknya perlu ditentukan pada bagian mana yang sekiranya perlu atau pantas untuk dijadikan sebagai sayatan tipis batuan agar dapat diamati

Gambar 4.34 Hasil pengamatan sayatan petrografi dari sampel batuan pada bagian bawah Formasi Sentolo yang memperlihatkan material vulkanik yang ikut serta menyusun batuan di

Berdasarkan hasil analisis petrografi dari conto sayatan tipis (thin section), maka litologi penyusun batuan sumur SR-1 terdiri dari lava berjenis Andesit dan Tufa yang

Suatu mineral yang mempunyai sifat trikroik, dalam satu sayatan tipis maka tidak akan memperlihatkan tiga kali perubahan warna, tetapi hanya dua hali perlubahan

Berdasarkan kenampakan batuan di lapangan, geometri dan hubungan antar batuan, serta pengamatan sayatan tipis diinterpretasikan bahwa petrogenesa batuan beku di daerah Semono dimulai