AMOBILISASI BROMELIN DENGAN MENGGUNAKAN KITOSAN SEBAGAI MATRIKS PENDUKUNG
Teks penuh
Dokumen terkait
Kondisi optimum amobilisasi pektinase didapat pada konsentrasi larutan Na-alginat 3% dan konsentrasi enzim 2,83 mg/mL dengan jumlah protein terjebak yaitu 2,83 mg/gram
Supernatan yang diperoleh berwarna kuning dan residunya berwarna kuning muda, supernatan tersebut digunakan sebagai substrat, kemudian dilakukan uji pengurangan
1. Mengetahui karakteristik pati talas meliputi kadar pati, kadar air, kadar abu, kadar amilosa, kadar amilopektin, kadar protein, kadar lemak dan profil gelatinisasi pati
Berdasarkan hasil penelitian terlihat bahwa kadar protein pada tahu yang dibuat dengan penambahan enzim bromelin dari sari buah nenas lebih tinggi dibandingkan
Kondisi optimum amobilisasi xilanase adalah pada konsentrasi alginat 3% dan konsntrasi xilanase 0,314 mg/mL dengan jumlah enzim yang terjebak 0,849 mg dan aktivitas sebesar
Menurut Wang et al., (1979), penggunaan enzim amobil dalam industri mempunyai beberapa keuntungan, di antaranya adalah pemakaian yang dapat dilakukan berulang kali,
Permasalahan pada penelitian ini adalah bagaimana cara mengamobilisasi enzim papain dengan menggunakan kitosan dari limbah udang sebagai matriks pendukung, dan mengetahui
Pengaruh pH terhadap aktivitas enzim papain dilakukan untuk mengetahui suhu optimal yang terjadi pada papain murni dan papain yang telah terimmobilisasi matriks